January 28, 2017

Woman With a Suitcase Episode 14 - 2

Bok Gu menelepon Geum Joo dan memberitahunya kalau video perselingkuhan Ye Ryeong akan dirilis hari ini. Di jalanan, tampak ramai orang berkumpul menyaksikan berita yang menayangkan video perselingkuhan Tae Oh dan Ye Ryeong itu dan bahwa video itu direkam oleh korban kasus gadis tunawisma.



Jaksa Choi dan Hye Joo menyaksikan berita itu dalam perjalanan. Jaksa Choi heran, dari mana K-Fact mendapatkan video itu. Hye Joo tentu saja pura-pura tak tahu menahu dan mengklaim kalau dia juga penasaran dengan nasib Tae Oh, entah dia masih hidup atau sudah mati.


K-Fact kebanjiran telepon gara-gara berita itu. Jaksa Choi datang tak lama kemudian untuk menuntut mereka memberikan sumber video itu. Goo Tae menolak, Jaksa Choi pun langsung memerintahkan anak-anak buahnya untuk menyita K-Fact. Goo Tae dan Reporter Baek santai-santai saja.


Geum Joo datang ke kantor dengan tangan masih di-gips, dia bahkan berencana memakainya di persidangan nanti. Pengacara Goo minta bicara berdua. Ia mengaku pesimis dengan sidang ulang ini, terutama nasib Min Ah dan Gyeong Hwan.

Geum Joo menyadari kalau sidang ulang tidak akan menghasilkan uang, tapi dia tetap bertekad melakukannya. Karena itulah, dia memutuskan untuk memecat Pengacara Goo. Tapi saat Pengacara Goo memprotesnya, Geum Joo malah memberinya kejutan, beasiswa ke Sekolah Hukum Harvard selama satu tahun.


Geum Joo memberitahu kalau wawancaranya minggu depan dan menyarankan Pengacara Goo untuk pergi saja. Pengacara Goo tidak perlu berterima kasih, toh dia memang pengacara terbaik di Korea. Tapi begitu dia kembali nanti, dia harus bergabung kembali ke Golden Tree. Pengacara Goo begitu terharu dan menyatakan kalau dia ingin memeluk Geum Joo. Kedua wanita itu pun berpelukan dengan tangis haru.


Dong Soo shock saat Hye Joo memberitahunya tentang beredarnya video itu. Dong Soo heran, bagaimana bisa video itu sampai ke tangan Bok Gu. Dia lalu menanyakan reaksi Ye Ryeong. Hye Joo berkata kalau Ye Ryeong juga sedang menunggu penjelasan mereka. Dong Soo langsung menelepon Kang Pro untuk menanyakan siapa yang memberikan video itu pada K-Fact, Eun Tae pura-pura tak tahu.


Hye Joo lalu pergi menemui Ye Ryeong yang gelisah gara-gara tersebarnya video itu. Dia memberitahu Ye Ryeong rencananya untuk menangani masalah ini adalah dengan menyangkal kalau wanita dalam video itu bukan dirinya dan bahwa video itu cuma manipulasi.

Dia lalu berusaha mengarahkan Ye Ryeong untuk mencurigai Dong Soo sebagai penyebar video itu dan memberitahunya tentang sebuah informasi yang diketahuinya dari Jaksa Choi. Bahwa Dong Soo bekerja sama dengan Hedge Fund Milliet. Rencananya sukses membuat Ye Ryeong mencurigai Dong Soo.


Dong Soo datang tak lama kemudian. Hye Joo pamit lalu keluar dengan senyum licik. Dong Soo meminta maaf atas bocornya video itu, tapi Ye Ryeong menatapnya tajam dan bertanya kenapa Dong Soo menggandeng tangan Milliet padahal dia sudah memberikan segalanya pada Dong Soo.


Suk Woo berkata kalau dia sungguh ingin menjadi rekan yang terpercaya bagi Geum Joo. Geum Joo merasa kalau sekarang pun Suk Woo adalah rekan yang sangat membanggakan baginya. Suk Woo tersanjung mendengarnya.

Tapi apa Geum Joo akan terus merahasiakan keberadaan Tae Oh darinya. Geum Joo mengaku kalau sebenarnya dia tidak tahu dimana Tae Oh berada. Dia curiga mungkin Alan Baston yang menculiknya, tapi dia tidak tahu pasti.

Suk Woo tak percaya mendengarnya, padahal saat diwawancara Geum Joo tampak begitu percaya diri. Geum Joo mengaku kalau dia berbohong waktu itu. Dia sengaja melakukannya agar permohonan bandingnya terkabul dan menemukan Tae Oh.


Anak Buah Bok Gu mengunjungi Bok Gu di penjara dan menanyakan pendapat Bok Gu. Apa menurutnya Kang Pro yang membawa Tae Oh. Dia menghilang pada malam Geum Joo tertembak. Dia mengejarnya malam itu dan menurutnya Tae Oh masih belum meninggalkan villa Ohsung.


Dong Soo memanggil Hye Joo ke kantornya dan bertanya apakah Hye Joo pelakunya. Kang Pro mendadak tidak bisa dihubungi dan video itu bocor ke media. Sepertinya seseorang sedang berusaha menyingkirkannya dari Ohsung dan dia merasa orang itu adalah Hye Joo.

Hye Joo pura-pura sedih dituduh sebagai mata-mata. Tapi kemudian, senyum liciknya mulai mengembang saat dia bertanya apa yang akan terjadi jika Keluarga Ohsung tahu kalau Dong Soo dikendalikan oleh Milliet.

Saat Dong Soo berusaha menyangkal hubungannya dengan Milliet, Hye Joo memutar rekaman suara yang mengatakan kalau Dong Soo dikendalikan oleh Milliet, dia membeli saham Ohsung dan mengendalikan Ohsung sesuka hatinya.


Dong Soo bertanya apa sebenarnya yang Hye Joo inginkan. Apa dia ingin kembali ke asalnya? Hye Joo menatap papan nama Dong Soo dan menyangkalnya, dia sudah terlalu jauh untuk kembali. Dong Soo sudah salah perhitungan dengan menawannya di Ohsung.

"Cha Geum Joo bisa merelakan segalanya demi aku. Tapi aku tidak bisa. Aku tidak tertarik dengan hidup Cha Geum Joo. Jadi, daripada menjadi tawanan menyedihkan. Aku lebih memilih kursi ini," ujar Hye Joo sambil mengelus papan nama Dong Soo.

Dong Soo cuma bisa tertawa miris menyadari dia sudah dibodohi.


Hye Joo membujuk Ye Ryeong untuk menghadiri rapat direktur hari ini. Ye Ryeong tampak kusut, merasa tak sanggup untuk rapat itu. Hye Joo meyakinkannya untuk hadir saja, dia berjanji akan membantu Ye Ryeong jadi Ye Ryeong tidak usah cemas. Dia menginstruksikan Ye Eyeong untuk diam saja dan pura-pura bingung jika dia mendapat pertanyaan yang berbahaya.


Ye Ryeong akhirnya menghadiri rapat direktur itu dengan ditemani Hye Joo. Para direktur langsung menuntut pengunduran diri Ye Ryeong karena telah merusak reputasi perusahaan. Sesuai instruksi Hye Joo, Ye Ryeong mengklaim kalau video itu dimanipulasi. Para direktur tak ada yang percaya tapi Hye Joo langsung mengakhiri rapat sampai di sini dan jika ada protes maka mereka bisa menyerahkannya secara tertulis kepadanya.


Geum Joo mengunjungi Bok Gu dipenjara. Bok Gu menggodanya yang sekarang jadi terkenal lalu protes karena sekarang Geum Joo hanya memikirkan sidang banding kasus gadis tunawisma. Apa Geum Joo berniat membiarkannya membusuk di tempat ini?

"Kau sudah tahu tapi kenapa kau bersikap seperti ini? Demi membebaskanmu, kami harus menggali kasus gadis tunawisma. Kau lihat sendiri di sidang terakhir kita, walaupun aku berpendapat tentang kemunfkinan adanya pihak ketiga yang melakukan pembunuhan, tapi Hakim tidak bergeming"

 "Kau sungguh akan sidang ulang?"

Tentu saja, jika permintaan sidang ulangnya disetujui maka Bok Gu akan jadi saksi nanti. Jadi Bok Gu harus mempersiapkan diri. Bok Gu penasaran, apa sumber yang memberikan video itu adalah Park Hye Joo? Geum Joo menolak memberitahunya. Tapi jawaban itu cukup bagi Bok Gu sebagai konfirmasi.

Tapi kenapa Hye Joo memberikan video itu pada Geum Joo? Apa Geum Joo tidak pernah memikirkan motif Hye Joo melakukan itu? CEO firma hukum Ohsung sekarang sudah diganti, Hye Joo lah yang sekarang menggantikan Dong Soo.


Di Ohsung, Hye Joo membanting papan nama Dong Soo sampai hancur lalu tersenyum puas melihat papan nama barunya, CEO Park Hye Joo.


Dong Soo pergi ke suatu tempat sambil mengingat percakapannya dengan Hye Joo dimana waktu itu Hye Joo memberitahunya kalau Tae Oh dikubur di salah satu villa milik Dong Soo.

Dong Soo dengan kesal mengingatkan Hye Joo kalau dialah yang telah melemparkan tali untuk menyelamatkannya disaat Hye Joo diambang kehancuran. Tapi Hye Joo dengan entengnya berkata kalau Dong Soo bisa saja memotong tali itu setiap saat. Dong Soo penasaran, bagaiamana caranya Hye Joo mengendalikan Kang Pro?

"Kumanfaatkan pencapaianmu untuk melawanmu. Kau dan dia punya hubungan istimewa. Ah, masalah itu kau dengar saja sendiri darinya," tawa Hye Joo.

Dong Soo langsung mencengkeram bahu Hye Joo dan menuntut di villa mana Tae Oh dikubur. Hye Joo menampik tangannya dan menyuruh Dong Soo mencarinya sendiri saja. Begitu mayat Tae Oh ditemukan, Dong Soo akan jadi penjahat yang sebenarnya.


Dong Soo pergi ke salah satu villa-nya. Dia tengah mengedarkan pandangannya ke sekeliling villa saat Kang Pro datang dan menduga kalau Dong Soo kemari pasti untuk mencari jasad Tae Oh. Dong Soo bersumpah kalau Kang Pro akan membayar atas semua pengkhianatannya ini. Tapi Kang Pro berkata kalau dia sudah membayarnya. Dong Soo bertanya ada dendam apa sebenarnya antara dia dan Kang Pro.

"Kau akan segera tahu," jawab Kang Pro lalu pergi sambil bersiul riang.


Gyeong Hwan akhirnya menandatangani permintaan banding. Tapi di sisi lain dia merasa tak enak karena tidak punya uang untuk membayar jasa pengacara. Suk Woo mendesah dan pura-pura mau membatalkan sidang bandingnya. Tapi kemudian dia meminta Gyeong Hwan mengeluarkan bola baseball-nya. Gyrong Hwan protes karena hanya itu yang dia miliki sekarang.

"Kalau begitu kau sudah mempertaruhkan segala yang kau miliki untuk sidang ini. Karena sekarang kau sudah kehilangan semua milikmu maka kau harus mengejarnya dengan kekuatan penuh, mengerti?" ujar Suk Woo.


Geum Joo dan Suk Woo lalu pergi ke pengadilan untuk menyerahkan formulir permohonan banding. Mereka lalu berjalan pergi dengan ceria. Suk Woo mengaku senang sekaligus gugup. Geum Joo yakin kalau persidangannya pasti nanti akan lancar. Tapi Suk Woo masih penasaran dengan nasib Tae Oh.


Paralegal Hwang dan Anna menonton berita yang mengabarkan bahwa Tae Oh telah menghilang seminggu. Paralegal Hwang bertanya-tanya akankah permohonan banding mereka disetujui.


Dalam persidangan, Hakim menolak permohonan banding itu berdasarkan pengakuan Gyeong Hwan dan surat-surat permintaan maafnya yang dia kirimkan berulang kali setelah dia bebas dari penjara. Bahkan saat Suk Woo berusaha meminta Hakim memperhatikan pengakuan Lee Byung Dae, Hakim tetap menolak. Kasus itu sudah jadi masa lalu.
 

Tidak terima dengan keputusan Hakim, Geum Joo membanting pulpennya dan membuka pintu ruang sidang dimana sudah ada Min Ah dan puluhan fans Tae Oh di sana. Mereka masuk dengan membawa poster-poster permohonan untuk menemukan Tae Oh.

Suk Woo berkata bahwa kasus gadis tunawisma bukan masa lalu tapi masih berlanjut sampai sekarang dan berkaitan erat dengan menghilangnya Tae Oh. Jika permohonan banding ini tidak disetujui maka mereka harus menghadapi kritik masyarakat.

Hakim protes, apa mereka sedang mengancam pengadilan. Geum Joo menyangkal, pengadilan tidak boleh dikendalikan oleh media. Tapi keputusan pengadilan yang salah bisa berpengaruh besar bagi masyarakat yang menaruh kepercayaan besar pada hukum.


Hye Joo mengadakan pertemuan dengan para nyonya konglomerat dan memberitahu mereka bahwa dia akan membantu Ye Ryeong mulai sekarang. Para nyonya konglomerat terkagum-kagum padanya dan menyambutnya dengan hangat.


Setibanya kembali di kantor, Geum Joo diberitahu kalau dia ada tamu, Dong Soo. Dia datang untuk memperingatkan Geum Joo bahwa setelah aidang ulang selesai maka karirnya Geum Joo akan berakhir.

Geum Joo menyarankannya untuk memperhatikan karirnya sensiri saja. Dia lalu mengakhiri pertemuan mereka dengan alasan sibuk, tapi Dong Soo bertanya apakah Geum Joo masih menganggap Hye Joo sebagai adiknya.


Setelah pertemuan dengan Dong Soo itu, Geum Joo mendatangi Hye Joo di Ohsung untuk menanyakan keberadaan Tae Oh. Sikap Hye Joo seketika berubah. Kenapa Geum Joo menanyakan itu padanya, dia kan sudah berusaha membantu sebisanya. Sekarang Geum Joo malah memintanya mencari mayat Tae Oh.

Geum Joo tak percaya mendengarnya. Jadi Hye Joo sudah tahu kalau Tae Oh sudah mati sejak saat Hye Joo mengunjunginya di rumah sakit? Dia sudah tahu kalau Tae Oh sudah mati dan sengaja memanfaatnya untuk menyingkirkan Dong Soo. Jadi diman Yoo Tae Oh?


Hye Joo mulai kesal mendengarnya sampai-sampai dia memanggil Geum Joo sebagai Paralegal Cha dan menasehati Geum Joo untuk bersikap layaknya pengacara. Dia mengatai Geum Joo pengacara yang tidak berguna bahkan menghina konferensi press-nya Geum Joo. Dia mengatai Geum Joo tidak punya kemampuan untuk bertahan di Seochodong jadi sebaiknya Geum Joo tidak usah bermimpi.


Bahkan saat Geum Joo menunjukkan keputusan persetujuan banding, Hye Joo terus mencemoohnya dan mengklaim tidak akan ada yang berubah. Kemampuan Geum Joo ada batasnya.

"Tentu. Akan seperti itu jika aku sendirian. Karena aku tidak memiliki kemampuan untuk bertahan, jadi para pecundang harus bersatu. Apa kau tidak penasaran, siapa yang akan jatuh nantinya?"

Bersambung ke episode 15

1 comment :