September 22, 2016

High End Crush Episode 19


High End Crush Episode 19


 


Se Hoon tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Ada dokter yang sedang bergurau bersama Yi Ryung. Membuatnya tertawa. Tak butuh waktu lama, sang CEO langsung merecoki :P



Ia merangkul Yi Ryung untuk menunjukkan kepada dokter itu kedekatan mereka. Tapi ia malah dibuat kesal karena cardigan yang tersampir di bahu Yi Ryung rupanya milik dokter di depannya. Yi Ryung yang dirangkul juga menampakkan raut kurang suka. Nggak nyaman diperlakukan begitu di depan orang asing. Apalagi mendengar Se Hoon mengucapkan ia membesarkanya. 


Yi Ryung pun hanya tersenyum membalas dokter yang mengira Se Hoon adalah kakak laki-lakinya Yi Ryung. Lah memangnya siapa suruh pakai kata membesarkan?

 

Se Hoon segera menunjukkan kartu namanya.

"Siapa profesormu?" tanyanya kemudian karena merasa Dokter belum cukup terancam. Ia bilang akan mencari tahu bagaimana dokter Yi Ryung ini dengan menghubungi profesornya, prof. Song. Toh Profesor Song pernah bekerja dengannya. Dia mengaku ingin tahu apakah kerjaan Dokter hanya keluar bersama pasiennya, tidak melakukan penelitian, dan mengamati fotosintesis. Hahahaha skak mat. CEO Choi kok dilawan^^


Gelap menemani keduanya yang masih bercengkrama di taman rumah sakit. Yi Ryung bercerita masih bingung dengan sikap Se Hoon. Ia selalu terlihat marah dan tidak berani menatap dirinya. Apa karena ia ditelepon malam-malam? 

 


Se Hoon gemas. Ia benci ketika ia di depan Yi Ryung jadi sensitif dan pemarah. Ia lebih suka gadis yang mengerti dirinya sebab ia bisa tahu dengan pasti apa yang mereka pikirkan. Berbeda dengan Yi Ryung yang tak ia pahami. Se Hoon lalu menasihati Yi Ryung untuk tidak lagi berbicara dengan dokter tadi: dokter yang menyukai Yi Ryung. Se Hoon bahkan membuang cardigan Dokter, mengganti dengan jasnya. 

 

Yi Ryung heran. Saran Se Hoon tidak berdasar. Bagaimana bisa Dokter menyukainya yang baru pertama kali ditemui. Wah...Yi Ryung nggak tahu ya, cukup dengan 2 detik saja sudah bisa ngerasain suka lho! That's the men mah kata Se Hoon yang udah pengalaman. Yi Ryung benar-benar. Bukannya ia tidak tahu bagaimana perasaan Se Hoon, mengapa masih keras kepala menolak teori Se Hoon? Se Hoon melenggang pergi.


"Lalu apa yang kau rasakan?" Yi Ryung menghentikan langkah Se Hoon. 



CEO Choi ini kemudian tak ragu berbalik dan mencium Yi Ryung. Meski dibalas tamparan, Se Hoon tetap berusaha menjelaskan, "Ini perasaannya pada Yi Ryung. Apa Yi Ryung masih mau pura-pura tak tahu?" 


Done. Keesokan harinya adalah hari galau. Kabag Heo bisa melihatnya, namun ia memuji Se Hoon. CEO-nya itu sudah melakukan semua yang ia bisa. Dihajar (insiden Yi Ryung ganti baju), mengorbankan hidupnya (pergi ke tempat tinggal Yi Ryung yang antah berantah di pegunungan),  menyediakan tumah, ngasih bunga, makan malam, baju, bikin cemburu, dan menjenguk ke rumah sakit, bahkan menahannya dengan sayang (untuk tak dekat-dekat dengan dokter genit), harusnya sudah tidak ada penyesalan sekarang. Nggak perlu kencan beneran.

"Ini adalah naksir tingkat tertinggi yang pernah ia lihat. Sempurna! Saya dapat merasakan perbedaan kelasnya," ungkap Kabag Heo meluap-luap bahagia. Ia sungguh takjub dan tidak mempercayainya LOL. Kabag Heo menambahkan, ia tersentuh dengan perasaan innocent-nya CEO Choi. Perasaan sederhana yang justru dapat membuatnya melakukan sejauh ini.

 

Sayang, pujian Kabag Heo tidak mampu mencerahkan hatinya hehe. Se Hoon masih murung tuh. Nggak tergerak. Ia memerintahkan Kabag Heo pergi walau masih ada satu dokumen lagi yang harus dilihat.


Nggak jauh beda sama Yi Ryung yang ragu mau menelepon dan mengirim sms ke Se Hoon terkait biaya rumah sakit yang sudah dbayarnya.


Ngomong-ngomong MV (music video) Monsta X yang juga dibintangi Yi Ryung sudah rilis dan ditampilkan di seantero negeri. Banyak yang menyukainya dan memuji Se Hoon. Awww, hal ini semakin membuat CEO Jang ingin merebut Yi Ryung dari Se Hoon. 


Beralih ke artis Se Hoon yang lain, Min Joo lagi sembunyi-sembunyi curhat di sebuah kafe bareng Yi Ryung. Ia curhat sambil nangis karena sudah putus sama pacarnya. Ceritanya mirip dengan cerita hubungan Yi Ryung-Se Hoon. Yi Ryung mendengarnya sambil mengingat-ingat semua perkataan Se Hoon padanya. Lihat saja, Min Joo dan CEO-nya ternyata sama-sama sudah menyatakan perasaan, tapi yang dikasih tahu tetep nggak percaya. Sudah ngelakuin banyak hal, tapi si pasangan nggak berterimakasih dan memutuskannya.

 

Kata-kata Se Hoon terlintas, mengilhaminya menghibur Min Joo. Mungkin seperti kata Se Hoon, disukai orang sepertinya dan Min Joo itu bagaikan memenangkan lotre. Bisa jadi pacar Min Joo merasa Min Joo terlalu cantik untuknya, tandas Yi Ryung.


Namun tangis Min Joo tidak kunjung reda. Min Joo masih mengungkit pacarnya yang merasakan perbedaan besar di antara mereka. Yi Ryung pun tidak enak menerima tatapan orang-orang, yang memandangi Min Joo yang tersedu di sana. "Aku pikir orang-orang mengenalimu. Hapus air matamu."


Min Joo membalas, bukan dirinya yang diliatin melainkan Yi Ryung. Yi Ryung di tv sekarang. 


 

Tak berapa lama, Se Hoon datang menjemput Min Joo yang kabur syuting.hari itu. Ia sempat menanyakan keadaan Yi Ryung dan mengulurkan tangannya untuk sekedar memeriksa suhu gadis yang ditaksirnya tersebut, tapi akhirnya ia urungkan. Kalau Yi Ryung tidak mau ia antar, mereka berpisah saja. Se Hoon berpesan agar Yi Ryung menjaga dirinya.

 

Dan kita pun dibawa ke malam setelah insiden ciuman mendadak Se Hoon. "Pikirkanlah, Aku menyukaimu dan aku pikir aku tidak akan berubah setidaknya sekarang. Tidak...aku tidak berpikir aku bisa berubah. Tetapi bila kau mengatakan padaku kau tidak menyukaiku, aku akan mencoba tidak begini. Aku tidak ingin menunggu terlalu lama jadi pikirkanlah dengan cepat. Kalau kau mau, datanglah padaku. Jika memungkinkan, lebih cepat lebih baik."

  

Yi Ryung melihat mobil Se Hoon menjauh. Ragu menyusul. 


Komentar:

Setelah sekian lama terkungkung di desa, ini pertama kalinya Yi Ryung menerima pernyataan cinta terang-terangan. Orang-orang mungkin memperlakukannya dengan baik, menolongnya ini itu, tapi ia menganggapnya hal yang wajar dan biasa. Ia baru mengerti hal tersebut wujud cinta dari Se Hoon yang mengatakannya langsung. Haha biasanya yang diceritain gini cowok kan ya. Kaum Adam sering diceritakan kurang peka sama perasaan perempuan. Namun dalam drama ini dibalik. Makanya wajar sih dikasih judul High End Crush. Nah, tinggal nunggu jawaban Yi Ryung untuk endingnya.  Tolak atau terima. Terimalah >.<

No comments :

Post a Comment