November 20, 2013

Sinopsis The Heirs Episode 12 - 2

Sinopsis The Heirs Episode 12 -2


Di koridor sekolah, Eun Sang melihat Tan sedang mengambil buku di lokernya. Buru-buru Eun Sang menghampiri lokersnya sendiri, pura-pura menyibukkan diri mengambil buku pelajarannya.


Melihat Tan berjalan melewatinya, ia menunduk walau ekor matanya tetap memperhatikan Tan. Tapi Tan berjalan tanpa melihat sedikitpun pada Eun Sang.


Akhirnya Eun Sang yang memberanikan diri untuk melihat punggung Tan, seperti ingin memastikan apakah Tan benar-benar mengacuhkannya. Ia menghela nafas, menyadari kalau semua itu memang terjadi.



Di ruang broadcasting, Eun Sang terkejut melihat banyak hadiah di atas meja. Bo Na mengatakan kalau hadiah-hadiah itu adalah hadiah dari para fans Hyo Sin, karena Hyo Sin menang dalam Asian Youth Film Award. 


Tapi ada kabar yang lebih mengejutkan lagi yang dimiliki Bo Na. Bo Na meminta agar Eun Sang tak terlalu terkejut pada apa yang akan ia beritahukan, “Choi Young Do menyukaimu.”

Eun Sang berusaha pura-pura terkejut. Bo Na meminta agar Eun Sang diam-diam saja mengenai hal itu. Hanya Myung Soo dan ia saja yang tahu jadi ia meminta Eun Sang untuk tetap menjaga ini sebagai rahasia.


Hyo Sin muncul dan melihat kedua gadis itu bisik-bisik, ia bertanya apakah mereka sedang membicarakan dirinya? “Kelihatannya kalian menjadi berteman karena menggunjingkanku.”


Ha.. Bo Na langsung menyanggah kalau ia tak berteman dengan Eun Sang. Tiba-tiba Tan masuk dan mengetuk pintu. Heheh.. bukannya kebalik, ya? Ketuk pintu dulu baru masuk? Melihat siapa yang datang, Eun Sang langsung mengalihkan pandangan matanya, menghindari Tan.


Hyo Sin melarang orang yang tak dikenal masuk ke ruangan broadcasting. Tan langsung menimpali, “Apa di ruangan ini ada yang tak kukenal?”


Eun Sang merasa tersindir, tapi Bo Na lebih tersindir lagi. Ia berbisik pada Eun Sang, “Uhh.. ia membuatku gila. Pasti ia berkata begitu agar aku mendengarnya.” LOL, narsis satu lagi, nih.


Tanpa menoleh, Tan berkata pada Bo Na kalau ia mendengar bisikan itu. Pada Hyo Sin, ia berkata kalau ia datang karena membaca di papan pengumuman tentang kemenangan Hyo Sin. Hyo Sin menimpali, “Aku tak memenangkan penghargaan itu agar kau mau main ke ruanganku.”

Tan tertawa dan bertanya apa genre film yang dibuat Hyo Sin. Horror? Film yang menakutkan seperti Friday the 13th? Eun Sang akhirnya menoleh pada Tan karena mendengar nama film itu disebut. Hyo Sin menjawab kalau selera filmnya selalu mengarah cinta dan nafsu dan genre yang disebut Tan tadi lebih ke genre favorit Eun Sang.

Bo Na kaget mendengar jenis film kesukaan Eun Sang adalah horror. Eun Sang menambahkan kalau ia menyukai film horror, thriller, occult dan splatter. Hyo Sin terkejut akan jenis horror yang dipilih Eun Sang. Eun Sang mengatakan kalau ia bercita-cita membuat film horror yang penuh mimpi dan harapan.


Tan diam dan tak ikut dalam pembicaraan itu. Hyo Sin menyadari hal itu dan bertanya mengapa Tan dan Eun Sang saling menghindar dan tak mau saling melihat? Bo Na menatap keduanya dan berkata, “Eh, kalian tak perlu melakukan itu untuk menjaga perasaanku!”


Hahaha… narsis dan clueless..


Tapi Tan malah menggunakan ke-clueless-an Bo Na itu dengan mengatakan kalau ia ketahuan. Jadi sebaiknya ia pergi. Hyo Sin heran melihat Tan pergi begitu saja dan bertanya lagi, kenapa Tan kemari?


Tanpa menoleh ke belakang, Tan menjawab, “Aku hanya ingin menemui.” Tanpa menjelaskan obyek kalimatnya, Tan berlalu pergi.

Eun Sang menatap kepergian Tan dengan sedih. Hyo Sin berteriak, bertanya, “Siapa? Aku?” Bo Na menimpali Hyo Sin, “Tentu saja dia bicara tentang aku.” LOL.


Tan menemui Nyonya Jung dan meminta agar Nyonya Jung mengundang Rachel dan ibunya ke rumahnya. Mulanya Nyonya Jung ingin menolak permintaan Tan, tapi ia teringat ancamannya pada Nyonya Han. Bagaimana ia akan menunjukkan istri simpanan suaminya itu, serendah apa posisi Nyonya Han yang sebenarnya. Maka ia pun menyetujui usulan Tan.


Esther mengadakan fashion show dengan mengundang hanya orang-orang elit. Dan ia mengerutkan kening tak suka melihat ibu Ye Seul yang datang ke acara fashion show ini. Rachel yang sedari tadi bosan dan ingin cepat pergi dari tempat itu, heran akan sikap ibunya. Bukankah ibu Ye Seul memiliki bisnis air kemasan? Esther memberitahu kalau usaha ibu Ye Seul itu bukanlah bisnis air seperti itu, “Dia adalah pemilik bar terbesar di Gangnam.”

Rachel terbelalak mendengar informasi itu. Mereka memandangi ibu Ye Seul yang asyik bicara di telepon, dan tak menyadari jati dirinya sudah terkuak.


Ibu Ye Seul sedang bicara dengan Nyonya Han yang menceritakan tentang hubungan antara Tan dan Eun Sang. Ibu Ye Seul mengatakan Eun Sang menusuk Nyonya Han dari belakang walau sudah dibantu dengan berpura-pura sebagai ibunya dan membiayai semua biaya kemah untuk satu sekolah.


Tapi Nyonya Han mengatakan kalau sepertinya Tan-lah yang suka pada Eun Sang dan Tan yang mengikuti Eun Sang terus. Ia juga mengatakan kalau ibu Eun Sang akan keluar dari pekerjaannya dan ia sudah mengijinkannya.

Ibu Ye Seul langsung keluar logat daerahnya, walau langsung ia perbaiki. Ia menyuruh temannya untuk tak membiarkan ibu Eun Sang keluar karena ibu Eun Sang sudah memegang banyak rahasia Nyonya Han.


Pembicaraan mereka terhenti karena Ibu Eun Sang muncul untuk memberitahukan kalau Nyonya Jung datang dan akan mengundang Rachel dan ibunya ke dalam rumah ini. Nyonya Han terkejut setengah mati. Ia segera keluar dan menemui Nyonya Jung yang sedang mengawasi pelayan yang sedang membersihkan debu di foto keluarga Kim.

Inilah rupanya alasan mengapa tak ada foto keluarga di rumah sebesar ini. Foto keluarga itu berisi empat orang tanpa Nyonya Han di dalamnya. Hhh… keluarga yang aneh.


Nyonya Han langsung protes. Dengan banyaknya restoran di luar sana, mengapa Nyonya Jung mengundang keluarga Rachel  ke rumah ini hanya untuk makan malam saja? Dia kan juga tinggal di rumah ini?


Nyonya Jung tak mempedulikan protes Nyonya Han, bahkan menyuruh pelayan untuk menggantung foto keluarga itu di tempat yang kosong. Nyonya Han marah karena Nyonya Jung ingin menggantung foto tanpa konsultasi dengannya sebagai pemilik rumah. Nyonya Jung pun menyalak, “Kau bergurau ya? Kau ini hanya istri simpanan yang numpang tinggal di sini!”

“Benar. Aku ini istri simpanan yang numpang tinggal di sini. Dan Rachel pasti akan sangat menghargai istri simpanan yang tinggal di rumah ini, kan?” ancam Nyonya Han. “Beraninya kau melakukan ini tanpa bertanya pada Pak Presdir terlebih dulu.”

“Tentu Saja Pak Presdir tahu akan hal ini,” jawab Nyonya Jung sangat manis. “Apa kau tak mendengar hal ini dari Tan?”

Nyonya Han terkejut mendengar Tan juga tahu hal ini. Ia hampir menangis saat tahu kalau Tan-lah yang merencanakan semua ini.


Eun Sang  pergi ke kafe tempatnya bekerja. Betapa terkejutnya ia karena melihat Tan sudah berdiri di depan kafe, menunggunya. Dan menatap ke arahnya. Bahkan berjalan menghampirinya.


Eun Sang gugup namun menatap Tan penuh harap, “Apakah .. kau dapat melihatku sekarang?”


“Apakah kau baik-baik saja?” tanya Tan. Eun Sang mengangguk dan menunduk. “Apakah kau suka tidur di luar? Apakah kau suka tak melihatku? Apakah kau suka melepaskan tanganku?” Eun Sang hanya diam, mendengar Tan seakan memarahinya. Dengan suara lebih lembut, Tan berkata, “Senang bertemu denganmu dalam mimpi, kemarin malam.”


Eun Sang mencoba tak mengindahkan ucapan Tan dan berkata kalau ia sudah terlambat, “Aku harus pergi sekarang. Kau juga harus pergi. Jika aku terlambat, maka..”


Mendadak Tan mencondongkan badannya dan mengecup bibir Eun Sang, mengejutkan Eun Sang sehingga ia terdiam.


Tan tersenyum dan bertanya, “Apa kau pikir aku akan mendengarkanmu saat kau menyuruhku pergi? Kau sudah meninggalkanku di tengah jalan yang berbahaya. Tanpa pesan, tanpa menelepon kembali. Dan kini kau menyuruhku pergi dengan mudahnya. Padahal kau juga kangen padaku”

“Aku tak kangen padamu..” bantah Eun Sang. Namun ia mendapat hukuman dengan kecupan di bibir sekali lagi.

Eun Sang berusaha membentaknya, tapi Tan malah mengancam, “Jangan coba-coba untuk berbohong lagi.” Eun Sang akhirnya menutup mulutnya.

Tan mengatakan kalau ia datang kemari untuk melarang Eun Sang agar tak datang ke rumahnya. Eun Sang menjawab kalau ia memang sudah pindah dari rumah itu. Tapi Tan menambahkan kalau Eun Sang tetap tak boleh datang walau ibunya menyuruhnya datang.

Eun Sang heran akan maksud larangan itu. Tapi Tan hanya tersenyum dan beranjak pergi. Eun Sang menatap kepergian Tan dan menduga-duga apa maksud ucapannya.


Pelayan memberitahukan kalau tamu Nyonya Jung sudah datang. Nyonya Han bertanya apakah ini cara Nyonya Jung untuk membalas dendam padanya? Dengan sinis Nyonya Jung berkata, “Sudah kukatakan kalau aku akan memberitahukanmu di mana tempatmu yang sebenarnya.”

Nyonya Han sudah hampir menangis, apalagi saat Nyonya Jung menyuruhnya segera masuk ke kamar sebelum ia membuka pintu itu. Di dalam kamar ia menangis tanpa suara. Ibu Eun Sang masuk ia memalingkan wajahnya agar air matanya tak terlihat.


Tapi Ibu Eun Sang sudah melihatnya. Ia meletakkan segelas air di meja, dan menuliskan apa yang terjadi di luar sana. Nyonya Han bertanya apakah Tan sudah hadir? Ibu Eun Sang hanya bisa menatapnya dengan iba.


Di ruang makan, mereka berempat makan malam dengan ceria. Esther menggoda anaknya yang sangat bawel saat fashion show karena ingin segera datang ke rumah Tan, membuat Rachel malu.


Presdir Kim dan Nyonya Jung memuji Rachel. Bahkan Presdir Kim juga mengagumi Rachel yang menggemari permainan baduk. Rachel berkata kalau ia menyukainya karena sangat mengesankan. Untuk selalu berada di dekat musuh, seseorang harus melawan secara agresif dengan memasang wajah setenang mungkin.


Presdir Kim sangat senang sekali mendengar jawaban Rachel. Tan muncul dan meminta maaf karena datang terlambat. Rachel tersenyum dan berkata kalau ia tak menunggu lama.


Tan mengajak Rachel untuk ke kamarnya. Ajakan itu membuat Rachel terkejut karena sikap Tan yang tak biasanya. Ia minta ijin dulu kepada Nyonya Jung sebelum mengiyakan ajakan Tan. Nyonya Jung memperbolehkan.

Mereka pun naik ke atas dengan pujian dari Esther, “Tan nampak seperti orang ningrat.” Dan ditimpali oleh Nyonya Jung, “Maka dari itu, Tan bertemu dengan Rachel yang seperti putri.”


Mereka naik ke atas. Tapi di depan kamar, Rachel tak masuk. Ia ingat pada apa yang dikatakan Young Do saat datang ke rumah Tan. Karena ia ingin menjadi tunangan yang baik, maka ia akan memberi kesempatan pada Tan untuk menyembunyikan hal itu. Tan berkata kalau tak ada yang ia sembunyikan, “Hanya jangan terlalu terkejut kalau aku mengungkapkan segalanya.”

“Mengungkapkan apa?” tanya Rachel sambil berjalan masuk ke kamar.

“Kelemahan.”

“Jika kau tahu kelemahan musuhmu, maka kau dapat memahaminya lebih baik,” jawab Rachel. Tan pun menimpali kalau begitu hari ini Rachel akan mendapat jackpot.


Rachel masih tak mengerti apa yang Tan bicarakan. Ia melihat dreamcatcher yang tergantung di jendela dan ingat kalau barang itu tergantung di rumah Tan di America dan heran mengapa Tan menyimpan barang murahan seperti itu.


Tan tak menjawab dan meminta Rachel untuk duduk. Rachel merajuk, berkata ironis sekali karena ia bisa datang ke rumah Tan saat ia mengancam untuk memutuskan pertunangan. Tan minta maaf, dan Rachel berkata kalau Tan tak perlu minta maaf. Tapi Tan menjawab, “Aku ingin meminta maaf sebelumnya.”


“Sebelumnya?” Rachel heran mendengarnya. “Apa kau akan melakukan sesuatu yang buruk?”

“Ya. Kau penasaran, kan pada apa yang dilihat Young Do di sini? Aku akan menunjukkan padamu sekarang,” jawab Tan, membuat Rachel semakin heran.


Nyonya Jung mengunjungi istri simpanan suaminya di kamar. Ia berkata kalau sudah lama sekali sejak ia melihat Nyonya Han seperti ini. “Sudah 18 tahun, kan? Saat itu aku menangkap basah dirimu. Saat itu pasti kau tak tahu kalau tempatmu akan selalu berada di sini. Di rumah besar ini, hanya kamar inilah kau bisa menikmati kebebasanmu.”


Walau menangis, Nyonya Han tak menghiraukan ucapan Nyonya Jung. Ia menyuruh Nyonya Jung pergi karena ada tamu di luar sana, tapi Nyonya Jung menyiramkan air ke wajahnya.


“Tutup mulutmu,” bentak Nyonya Jung. “Kau sudah berlaku kasar. Kau pikir siapa dirimu menyuruhku keluar?”


Tan masuk dan melihat wajah ibunya basah kuyup dan penuh air mata. Ia segera mengeringkan wajah ibunya dengan handuk walau ibunya meminta Tan untuk tak menghiraukannya. Nyonya Han khawatir kalau Presdir Kim akan mencari-cari Tan.

Nyonya Jung menghela nafas dan sebelum pergi ia berkata sinis, “Mungkin untuk alasan inilah kenapa orang memiliki anak.”


Tan menggenggam tangan ibunya dengan erat dan meminta ibunya untuk tak pernah melepaskan tangannya. “Ayo kita kelur,” pinta Tan dan menarik tangan ibunya.


Nyonya Han meronta, namun Tan tetap membawa ibunya ke ruang tengah. Presdir Kim kaget melihat mereka muncul. Begitu pula Esther yang langsung mengenali Nyonya Han sebagai ibu Cha Eun Sang.


“Tidak. Yang Anda lihat itu salah. Wanita yang ada di sampingku ini.. “ Nyonya Han mencoba mencegah anaknya, tapi Tan menggenggam tangan ibunya semakin erat, “.. adalah ibuku.”

Semua kaget mendengarnya. Presdir Kim terbelalak mendengar Tan melanjutkan ucapannya, “Ia adalah ibu kandungku, yang telah melahirkanku.”

“Dan aku adalah anak kedua Presdir Grup Jeguk,  anak di luar nikah Kim Nam Yoon. Aku menyadari apa dampak pengakuan ini bagi ayahku, Bu Presdir, CEO Lee dan teman lamaku. Karena itu, pertunangan ini seharusnya dihentikan saja.”


Esther dan Rachel tercengang mendengar pengakuan. Presdir Kim berkata dengan tenang kalau ia akan menelepon Esther untuk memutuskan tanggal (pernikahan). Tapi Esther berdiri dan berkata kalau ia yang akan memutuskan tanggalnya. Dan ia juga yang akan menelepon Presdir Kim.

Ia langsung menarik Rachel yang masih tertegun akan kenyataan yang baru saja ia dengar ini. Nyonya Jung mengikuti mereka keluar untuk menenangkan.


Hanya bertiga, Presdir Kim langsung menampar Tan dengan keras. Dua kali. Nyonya Han meminta Tan meminta maaf, tapi Tan tetap diam bergeming di tempatnya.

Nyonya Han buru-buru mengatakan kalau Tan tak bersalah karen ia yang menyuruh anaknya melakukan pengakuan itu, “Aku yang memintanya karena aku tak tahan hidup seperti ini. Karena dia sudah dewasa, aku minta ia melakukan sesuatu..”


“Ibu, tolong hentikan..” sergah Tan. Nyonya Han meminta Tan untuk segera berlutut. Tapi Tan tak mau. Ia memandang ayahnya marah, “Kali ini aku tak akan berlutut dan mohon ampun. Aku akan hidup seperti ini beberapa saat. Jika setelah aku hidup seperti ini dan ternyata aku menyesali keputusan yang aku lakukan hari ini, saat itu aku akan memohon ampun. Tapi aku percaya kalau aku tak akan menyesalinya.”


“Anak bodoh,” tukas Presdir Kim geram. “Anak yang menyedihkan. Anak idiot.”

“Kalau Ayah ingin mengusirku, silahkan. Tapi tidak dengan ibu. Ibu adalah perempuan milik Ayah. Ayah yang harus menjaganya,” jawab Tan keras. Presdir Kim pergi meninggalkan mereka dan Nyonya Han menangis, memukuli putranya dengan lemah dan bertanya mengapa Tan melakukan hal ini.


Di kamar Tan, Nyonya Han terus menangis. Tan meminta ibunya agar berhenti menangis karena ibunya bisa sakit. Nyonya Han marah dan kembali bertanya, mengapa Tan melakukan hal ini? “Apa kau pikir kau melakukan semua ini untukku? Selama 3 tahun kau di Amerika, aku tak dapat bernafas karena tinggal bersama Won dan ayahmu. Aku menunggu kedatanganmu. Tapi kenapa kau melakukan hal ini?”

Dengan nada lebih lembut, Tan meminta maaf karena memiliki pikiran yang berbeda dengan ibunya. Nyonya Han hanya bisa menangis.


Di kafe, Eun Sang bekerja tapi tak dapat memusatkan perhatian pada pekerjaannya karena memikirkan pertemuan dengan Tan sebelumnya. Beberapa tugas yang harus diselesaikan, juga tak dikerjakan membuat si bos marah padanya.

Ia hanya bisa minta maaf dan akhirnya keluar untuk membuang sampah yang seharusnya sudah ia buang sejak tadi.


Saat akan kembali ke dalam café, ia melihat Tan berdiri di sana. Ia melihat kesedihan di wajah Tan. Dan saat Tan menangis, tanpa sadar ia pun menangis.


Komentar :

Hanya pada saat bersama Eun Sang, Tan berani menangis. Seperti yang ia katakan pada Hyo Sin. Ia sangat gugup saat mengaku kalau ia adalah anak di luar nikah pada Hyo Sin, orang yang ia anggap sebagai temannya.

Ia tahu rahasia Hyo Sin (yang masuk rehabilitasi karena mencoba bunuh diri) dan merasa kalau Hyo Sin tak akan seperti Young Do yang akan meninggalkannya. Ia merasa kalau Hyo Sin tak akan menjauhinya. Tapi apapun mungkin terjadi, kan? Makanya ia gugup.

Namun kegugupannya berpuluh-puluh kali lipat saat melakukan pengakuan di depan semua orang. Saat itu ia melepas semuanya. Ia menunjukkan kelemahannya pada semua orang. Ia menunjukkan kelemahan keluarga pemilik Grup Jeguk pada orang lain. RS International adalah sekutu Jeguk. Tapi sekuta bisa menjadi lawan, tergantung kebutuhan.

Ia tahu konsekuensinya. Dan ia pasti takut setengah mati pada apa yang akan terjadi padanya nanti. Namun demi ibunya, ia harus terlihat kuat. Jadi ia baru menangis saat melihat Eun Sang.

Langkah ini ia lakukan bukan untuk ibunya. Tapi demi dirinya sendiri dan demi Eun Sang.

Pernah dengar ungkapan Let’s meet in the halfway? Saat ada perbedaan mencolok dari kedua belah pihak, maka kedua pihak itu harus saling mengalah dan bertemu di tengah-tengah. Tapi tidak dengan hubungan Tan dan Eun Sang.

Eun Sang mengibaratkan Tan adalah bukit Hollywood. Mengibaratkan Tan ada di atas bukit itu, Eun Sang tak mau berjalan ke arah bukit itu, karena merasa bukit itu terlalu jauh. Ia tetap kukuh tak mau berjalan ke arah bukit walau Tan sudah mulai menuruni bukit. Bahkan di awal episode, Eun Sang sudah tak berdiri di tempatnya. Ia sudah berbalik meninggalkan Tan.

Dan tahu apa yang Tan lakukan? Ia mengambil jalan memutar sehingga tak terlihat Eun Sang, berlari menerbas pohon dan semak dan menghadang Eun Sang.

Jadi apa yang akan Eun Sang lakukan saat melihat Tan berdiri di hadapannya, babak belur penuh luka akibat menerjang apapun yang ia lalui demi mengejarnya yang melarikan diri?

Dari preview episode 13 di tempatFanny, sepertinya Presdir Kim tak akan tinggal diam. Tahu kalau ia tak bisa memaksa putranya, ia membujuk Eun Sang dengan iming-iming yang sangat diidam-idamkan Eun Sang. Eun Sang seperti mendapat baling-baling bambu dan pintu ajaib yang bisa membawanya keluar dari tempatnya berada.

Jadi apa yang akan dilakukan Eun Sang jika itu memang terjadi? 

53 comments :

  1. Replies
    1. iya setuju..
      ttap aj ny.jung dn tn.kim jhat nya ampunn deeh.
      ga tkut msuk nraka apah :D

      Delete
    2. ny jung menurutkuu g jahat,, dia hanya merasa dirinya udah diperlakukan g adil,, dikhianatii,, makanyaa jdi kayak gituu,, wajarr klo dia benciii sama ny han,, akupun klo jdii ny jung bakall kayak gitu jugag,,, yg jahat ituuu pak tua kim,, ud bau tanah msii aja jahat,,

      komentarnyaa mn dee daebak,,, 100 jempol wat mb dee,, meskii aku ud rerun ep ini berpuluh2 kaliii ampe apal dialog n ekspresi pemain tetep wajib baca koment mb dee,,,

      mari tar malam berhunting sinop ria di soompii,,, jam 8 masiii lamaaaaaaa

      Delete
    3. hehe, entahlah beberapa penulis tidak menggambarkan langsung behind that behaviournya para tokoh
      sama kayak ibunya joo won yang melarang joo won dan ra im apapun yang terjadi sampai tega memutuskan hubungan dalam dokumen resmi, atau banyak orang tua chaebol kdrama yang sebisa mungkin melakukan hal yang sama untuk anak2nya
      jahat? kalo hubungan keluarga gini saya masih maklum keegoisan mereka tapi kalo udah kayak jo gwan wong gak bisa dimaklumi lagi wkwkwkwk

      Delete
  2. gomaweo part2nya mbak Dee
    tetap semangat yaaa ^^
    gomaweoooo

    ReplyDelete
  3. smakin penasarn...
    smangat ya untuk sinopsis berikutnya.. :D

    ReplyDelete
  4. Akhirnya keluar juga part 2 nya, gomawo oenni
    Semoga eun sang bisa menjadi tempat bersandar KT
    Keep spirit oenni ntar mlm da ep 13,

    ReplyDelete
  5. kerenn.. gomawo mba dee untuk part2 ny.. di tunggu episode 13 nya..

    ReplyDelete
  6. ak berharap... eunsang tidak menerima iming2 dari presdir kim,,,
    jika melihat pengorbanan tan yg sudah bergitu besar, hanya untuk bersama dengan eunsang, sedang eunsang tidak melakukan apapun untk tan, maka itu hanya akan berakhir ironis untuk tan... poor... tan.. :'(

    ReplyDelete
  7. Hkss.. Hkss.. T_T *numpang nangis* huhuhu... :'( aku ksian bnget liat Ny. Han.. Dia hny ingin Tan jd ahli waris dan ia akan mnjadi istri sah.. Tapi Tan berbeda.. Dia juga memiliki mimpi.. Eun Sang. Stuju bangt komentar mba Dee tntang bukit Hollywood. Dan ES mengnggap Tan itu Hollywood yg jauh yg hanya bisa ia jumpai dalam mimpi.
    Apa yg akan ES lakukan slanjutnya? Cant wait for the next eps. Gomawo mba.. :')

    ReplyDelete
  8. Akhir y kluar jga yg ke,2 shri dh brpa kali nunguin lanjutan y...g nongol". D tunggu mba...episode13,y.....semangat y....

    ReplyDelete
  9.     _
       / )
    | ̄|/ └┐
    | |   |mkin keren z drama ini...
    |_|―、_ノ gomawo unnie

    ReplyDelete
  10. aku udah nonton filmnya, tapi masih suka baca sinopsis yang dibuat mbak dee sama mbak fanny n_n
    ditunggu sinopsis selanjutnya...fightingg!!!!!!n_n

    ReplyDelete
  11. Gomawo mba de,, akhirna part 2 diposting jg :)

    ReplyDelete
  12. Kim Tan dan Eun Sang :) i like them

    ReplyDelete
  13. Komentarnya Dee-lah yang membuatku semakin mengerti akan apa yang tersirat di episode ini.
    " Dan tahu apa yang Tan lakukan? Ia mengambil jalan memutar sehingga tak terlihat Eun Sang, berlari menerbas pohon dan semak dan menghadang Eun Sang.

    Jadi apa yang akan Eun Sang lakukan saat melihat Tan berdiri di hadapannya, babak belur penuh luka akibat menerjang apapun yang ia lalui demi mengejarnya yang melarikan diri?"

    Aw aw aw untuk pria heroik seperti Tan, sangat pantas mendapatkan cinta kan???
    ayolah Eun Sang, kau "dopping"nya Kim Tan.. Karnamu Kim Tan bisa lalui apapun..

    Thanks Dee *big hug

    ReplyDelete
  14. Makin dibuat galau....makasih mbak dee...

    ReplyDelete
  15. Bo Ma paling lucu :D dan semoga Eun Sang bs sekuat Tan yg bs mgorbankn apapun, mski berat timbal balik dr usaha yg dilakukan aku percaya tak akan sia-sia..

    mnjadi Nyonya Han aku tidak bs mbayangknnya, hrta yg ia punya tak bs mbawanya dlm kbahagian bhkan status yg jelas.

    ReplyDelete
  16. semakin seru gk nyesel buat bolak balik k blog ini,,,makasi mbg updet sinopsisnya....

    ReplyDelete
  17. Ngak sabar nunggu episode 13, mbak dee makasih ya....buat episode 12 part 1 dan 2

    ReplyDelete
  18. Gumawoo mba dee, ditunggu sinopsis ke 13 nya..

    ReplyDelete
  19. Gumawoo mba dee, ditunggu sinopsis ke 13 nya..

    ReplyDelete
  20. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  21. akhirnya diposting juga part 2 nya ... dr pagi bolak balik buka blog nya belom nongol juga ampe galau hahahahahaha

    ReplyDelete
  22. Akhirnya di posting juga, Makasih Mba Dee..Makin ga sabar nunggu nanti malam...

    ReplyDelete
  23. Daebakk.. seru bgt sinopsis yg ini.... semangat ya mbk ngetik sinopnyaa... uuh pengen cepet* nonton dramanya loohh.... the heirs is the best korean drama favo♥ ^cia^

    ReplyDelete
  24. dari semalemn gestalk kutudranma, akhirnya part2 nya keluar juga :D

    ReplyDelete
  25. Mengharu biruu.. Tengkyuu dee eonni.. Sbnernya selalu mengira kisah ini sdikit dangkal untuk sbuah drama tpi makin ksni kisahnya smakin complicated..

    ReplyDelete
  26. Keren bangettlah komenya mba dee.. Penasaran nunggu ep 13.. Makasi udh buat sinopsisnya .. Mba dee FIGHTING ! (҂'̀⌣'́)9

    ReplyDelete
  27. Baru baca sinopsisnya aja udah penasaran bgt ma nih drama makin lama ceritanya makin menarik. Gak sabar nunggu sinopsis ep 13.

    ReplyDelete
  28. huhu..ikutan sedih liat ES & KT nangis, jd ga sabar nunggu episode 13 nya....tx mba dee, fighting! :)

    ReplyDelete
  29. yaaaaaa.... kok kim tan trs sih yg nyium eun sang, skli" young do donk yg nyium eun sang!! seenggakny ksih 1x ksmptan young do bwt nyium eun sang, kn ksihan young do T_T

    ReplyDelete
  30. Finally....mksh mbak...udh spechless mo ngomong ap sakong senengny di pos jg..hehe

    ReplyDelete
  31. Makasih kak part 2
    semakin seru ajja nich drama
    semakin gx sabar nunggu episode 13'a
    semangat kak,,,

    ReplyDelete
  32. gomawa part2'a ,,,tiap hri pikiran aquh ga jauh' dr the heirs rasanya mau gila,kya oppa kim tan yg menggila kalo eun sang'a susah dblgin.hahhaa..keep romantic cha eun sang and oppa kimtan

    ReplyDelete
  33. gomawo unnie udh posting sinop 12 part 2 nya..

    kalo ngeliat dr preview TH eps 13 sihh kayanya bakal ada banyak scene KT dan ES berduaan heheh tapii bakal banyak juga ini kayanya konflik2 baru yang bakal muncul. apalagi stlh kejadian KT membri tahu ibu kandung nya... konflik yg bakal trjadi antara ayah KT sm ES dan lain-lainn..

    masih penasaran bgt juga sm maksud kata2 YD di preview eps 13 "aku akan membuatmu untuk tutup mulut" ... Itu bsa jadi tutup mulut karena R sudah tahu kalo KT itu ank dr istri simpanankan? nah brarti disini YD menunjukkan sisi lain dr dia terhadap KT. Brarti "mungkin" sebenernya YD itu baik, care, dan sayang sm KT. cuma dia gengsi untuk menunjukkannya... yaah aku sih berharapnya KT dan YD baikan. dan mereka berdua sama2 berjuang, berusaha untuk melindungi ES ... hehehehe

    satu lagi, aku sangat berharap kalo mamanya KT merestui hub KT dan ES haha *wish* .. soalnya kelihatannya mama KT itu baik kok orangnyaa... dia sbnrnya cuma mau yg terbaik untuk KT. dan mungkin menurut presepsi mamanya. KT akan bahagia dengan semua harta yg papa nya punya. krna mana adakan seorang ibu yg pengen anaknya hidup sensara?

    hehhhe maaf yah coment ku kepanjangan ^^

    Gomawoo mbak dee, nbak fanny.. tetep semangat buat bikin sinopsis TH ampe selesai!!! Fighting!!!

    ReplyDelete
  34. nangis n nyesek bgt liat episode ini.... T.T.....
    eun sang.....jangan tinggalkan kim tan....HIKS.......

    ReplyDelete
  35. episode ini sedih bangeeettt
    makasih ya mbak dee abis baca sinopsis dari mbak dee aku jadi ngerti hehe
    baru pertama kali comment sebelum2nya jadi pembaca aja gak pernah komentar. thank you mbak dee ^_^

    ReplyDelete
  36. just sharing..
    aku nemuin link sebagian rekap episode 13 dan preview episode 14
    (but all in english >.< )

    di episode 13 ini Tan diusir dari rumah,,*omigottt
    tapi jadinya Tan dan Eun Sang tidur di markas Myung Soo dan taraaaa Myungso pun nge'gep mereka berdua..
    sepertinya Won sudah mulai luluh dengan Tan, walaupun masih cuek gitu lah yahh..

    Preview di episode 14 yang aku suka nih

    Tan: Am I nothing to you?

    ES: Because just your own problems are too overwhelming for you.

    Tan: Every moment since I was born has been overwhelming.

    Tan: Should we just run away? Do you want to go to the States with me?
    *of course oppa I want

    *abaikan... ~,~

    ReplyDelete
    Replies
    1. sampe lupa..
      ini link'nya..watch it sistaa

      http://joonni.com/2013/11/20/recap-the-heirs-episode-13/

      Delete
    2. run away?
      akhirnya muncul juga di drama ini :)
      gomawo chingu^^

      Delete
  37. Semangat pembuatn sinopsis yg lainx....

    ReplyDelete
  38. Semangat pembuatn sinopsis yg lainx....

    ReplyDelete
  39. Eun Sang mengibaratkan Tan adalah bukit Hollywood. Mengibaratkan Tan ada di atas bukit itu, Eun Sang tak mau berjalan ke arah bukit itu, karena merasa bukit itu terlalu jauh. Ia tetap kukuh tak mau berjalan ke arah bukit walau Tan sudah mulai menuruni bukit. Bahkan di awal episode, Eun Sang sudah tak berdiri di tempatnya. Ia sudah berbalik meninggalkan Tan.

    Dan tahu apa yang Tan lakukan? Ia mengambil jalan memutar sehingga tak terlihat Eun Sang, berlari menerbas pohon dan semak dan menghadang Eun Sang.

    Jadi apa yang akan Eun Sang lakukan saat melihat Tan berdiri di hadapannya, babak belur penuh luka akibat menerjang apapun yang ia lalui demi mengejarnya yang melarikan diri?

    Daebak..!!!!! Suka banget sama coment mba dee yang ini.. Semangat terus mba Dee :-)

    ReplyDelete
  40. Semakin menarikk... Keaknya Eun sang bakal diasingkan keluar negri,

    Jadi ingat drama Prince hours.. "Asmara Pelayan sama pangeran,"

    Tinggal beberapa episod lagi ya....... :D

    Mba Dee, apa ada niatan bikin sinopsis Pretty man juga??? ,udah mulai tayang kan dramanya dikorea. Keaknya seru, ada Jang geun seuk sama IU :D

    ReplyDelete
  41. lee min hoo jgn biarkan hatiku jatuh padamuuu...#lahapaini

    ReplyDelete