July 13, 2013

Spoiler Itazura na Kiss Episode 15


Sebuah pagi di akhir pekan. Naoki turun untuk sarapan, namun hanya ada Yuki yang duduk di meja. Mama Irie mengatakan kalau Kotoko sedang pergi kencan. 

"Kencan?" tanya Naoki.

"Ia berdandan sangat manis dan pergi keluar," tambah Yuki.


Naoki teringat ucapan Kinchan di malam itu dan berkata,"Ahh.. aku mengerti. Selera pemuda itu ternyata buruk." Seakan tak peduli, Naoki menuangkan kopi di bawah tatapan mata menyelidik dari Mama Irie dan Yuki. Mama Irie bertanya khawatir, "Naoki apakah kau benar-benar merasa yakin?"


Naoki berbalik pergi dan berkata,"Maaf, tapi aku harus membaca beberapa dokumen untuk rapat hari Senin."


Namun di dalam kamar saat membaca dokumen, Naoki malah tertarik pada sinar matahari yang menyinari dokumennya. Ia menatap jendela, memikirkan sesuatu.


Naoki baka, apakah kau menginginkan sesuatu di luar sana?


Di luar sana, Kotoko menikmati kencan dengan Kinchan. Mereka nonton film, makan dan main di arena permainan seperti Timezone.

Spoiler Itazura na Kiss Episode 15 : Selamat tinggal, Irie-kun


Jinko dan Satomi kaget mendengar cerita Kotoko yang berkencan dengan Kinchan. Mereka bahkan lebih kaget lagi saat mendengar kalau Kotoko ternyata suka dengan kencan itu, sehingga waktu seakan berlalu sangat cepat. Kotoko pun juga berkata kalau ia akan berkencan lagi dengan Kinchan 

Satomi dan Jinko meminta Kotoko untuk menikmati kencan-kencan itu, dan tak terburu-buru mempunyai pacar. Yang penting Kotoko dapat melupakan Naoki terlebih dulu dan bersenang-senang. Kotoko merasa hal ini terlalu  kejam untuk Kinchan.


Jinko dan Satomi gembira mendenganya karena itu berarti Kotoko walaupun sedikit, Kotoko pasti mencintai Kinchan, "Karena kau lebih mementingkan perasaannya daripada perasaanmu sendiri. "


Naoki dan Sohoko baru saja selesai menonton konser musik klasik, yang menurut Naoki ia sangat menyukai musik Stravinsky. 


Sejak kapan?


Sohoko mengatakan Stravinsky mirip dengan Naoki, gaya Stravinsky bisa berubah tergantung apa yang sedang ia kerjakan, "Seperti bunglon, musiknya sangat misterius sepertimu." Dan ia benar-benar menikmati konser tadi. Hanya ada satu yang mengganggunya. Orang yang duduk di depan mereka malah tidur ketika pertunjukkan dimulai ,"Kepalanya bergoyang-goyang saat ia ngantuk."


Bukannya membayangkan orang itu, Naoki malah membayangkan Kotoko ngantuk saat mendengar musik klasik, kepalanya bergoyang-goyang dan akhirnya kepalanya terjatuh di bahunya saat terlelap. Ia tak dapat menyembunyikan tawanya saat membayangkan hal itu.


Sohoko yang masih berkeluh kesah akan orang ngantuk itu heran melihat Naoki yang tersenyum-senyum sendiri. Naoki buru-buru menghentikan tawanya dan mengajak Sohoko untuk makan di restoran juga menyajikan musik opera. Sohoko langsung menyambut tawaran itu, "Aku suka musik opera. Akan lebih baik lagi kalau musiknya Tristan."

"Tristan? Kedengarannya bagus," jawab Naoki.


Mama Irie menunggu kedatangan Naoki yang pulang malam, tapi ternyata Kotoko pulang lebih malam dari Naoki. Mama Irie bertanya apakah Kotoko juga berkencan sehingga pulang malam? 

Kotoko membantah hal itu. Ia ingin memberitahu Mama Irie kalau mulai malam ini ia akan membantu-bantu ayahnya di restoran. Kocaknya, Mama Irie langsung khawatir mendengar hal ini, karena ia pikir Kotoko akan menjadi chef seperti Papa Aihara. Haha.. 


Kotoko juga membantah hal yang tak mungkin itu, dan Naoki langsung menyambar, "Baguslah.. jadi akan lebih sedikit orang yang sakit."

Mama Irie menatap anaknya kesal, tapi Kotoko langsung berkata kalau ia akan menjadi pelayan di restoran ayahnya, "Aku harus banyak belajar. Tapi ada Kinchan di sana sehingga ia dapat mengajariku."

Naoki melipat tangan dan berkata, "Jadi tetap saja seperti kencan."


Senyum Kotoko hilang, dan ia menatap Naoki tajam, "Aku tak mencampuradukkan cinta dan pekerjaan seperti seseorang." 

"Hal itu tergantung pada siapa yang sedang kau bicarakan," timpal Naoki.

"Beraninya kau! Kau harus minta maaf pada Kinchan!" seru Kotoko marah. 

"Betul, kan? Dugaanku memang benar."

"Kalaupun benar, itu juga bukan urusanmu!"

Naoki tak bersandar lagi, dan mendekati Kotoko, "Benar. Aku memang tak tertarik pada masalah cintamu."

"Sudah, sudah," lerai Mama Irie. Tapi ia merasakan sesuatu, "Ahh.. kalian seperti pasangan suami istri yang sedang bertengkar."


"Kami tidak seperti itu," bantah Naoki dan Kotoko bersamaan.

Ahh... Naoki dan Kotoko ini mengempiskan harapan Mama Irie, deh..


Dan harapan itu semakin tipis saat Papa Irie memberitahu istrinya kalau Direktur Oizumi ingin meresmikan pertunangan Naoki dan Sohoko setelah ia keluar dari rumah sakit. Papa Irie pun sebenarnya juga khawatir dengan masalah ini.


Naoki ke rumah sakit untuk mengunjungi ayahnya, dan saat melewati sebuah kamar, ia melihat seorang pasien yang gembira dan berterima kasih pada dokternya yang telah berhasil mengoperasinya. Ia teringat pada mimpinya dan Kotoko yang mencemaskannya akan melepaskan mimpi itu.


Papa Irie berkata kalau sebelum dioperasi, ia akah kembali bekerja dulu dan menyelesaikan semua masalah perusahaannya sendiri. Naoki mengingatkan kalau jantung ayahnya akan tertekan lagi jika ayahnya kembali bekerja. Papa Irie melakukan hal ini karena tak ingin membiarkan Naoki menikah dengan seseorang tanpa cinta. 

Naoki diam sejenak dan bertanya, "Seseorang yang tidak aku cintai?" Ia mengalihkan pandangannya dan berkata, "Ayah jangan berprasangka."

"Naoki.. kau adalah putraku. Kebahagiaanmu lebih penting dibanding perusahaanku ataupun yang lainnya," ayah mencoba menjelaskan, "Karena itu.."


"Ayah tak usah memberitahuku. Aku sendiri yang memutuskan pilihan hidupku!" sergah Naoki. "Karena itu jangan berpikiran macam-macam, Yah. Dan pusatkanlah perhatian ayah pada pemulihan tubuh Ayah."


Dan seakan mantap pada keputusannya, sepulangnya ke rumah, Naoki mengemasi buku-buku kedokterannya dan menyimpannya dalam sebuah tas.


Kotoko sudah mulai membantu di restoran. Dan seperti yang bisa dilihat ayahnya dan teman Kinchan, Kotoko dan Kinchan dapat bekerja sama dengan baik.


Akhirnya Papa Irie kembali ke rumah dan seluruh keluarga Irie dan Aihara merayakannya dengan makan-makan. Mama Irie sangat senang sekali karena seluruh keluarganya berkumpul.

Namun Naoki ternyata mengundang dua orang lagi. Direktur Oizumi dan Sohoko. 


Astaga...


Ruang keluarga langsung penuh, dan Kotoko yang tak mendapat tempat duduk akhirnya mengambil kursi meja makan agar bisa ikut berkumpul. Sohoko datang dengan membawa bungkusan makanan, yang dipuji oleh Papa irie dan Yuki. Bahkan Mama Irie pun yang tak ingin memuji, diam-diam menikmati masakan Sohoko.


Papa Aihara langsung mengenali bahan makanan yang dipilih Sohoko, yang semua sehat untuk jantung Papa Irie, dan Papa Aihara dengan tulus memuji masakan Sohoko yang tak kalah enak dengan makanannya, membuat Kotoko kecil hati. Dan tahu jawaban Sohoko saat ditanya dimana ia belajar memasak? "Saya belajar dari ibu saya sendiri." Doenkk.. makin kecillah hati Kotoko.

Direktur Oizumi ingin tahu tentang gadis yang tinggal di rumah Irie, dan saat diperkenalkan, Direktur Oizumi menatap Kotoko dan akan terus memandang jika Sohoko tak menegur kakeknya. Sohoko pun mengajak Kotoko untuk berbicara berdua saja.


Mereka pun ke teras samping dan Sohoko meminta maaf karena ketidaksopanan kakeknya, "Hal ini karena kami berdua iri denganmu. Kau sudah tinggal dengan Naoki selama 2 tahun ini dan bahkan ibunya pun menyukaimu."


Kotoko hanya tersenyum canggung dan setelah sama-sama diam, ia bertanya mengapa Sohoko menyukai Naoki? Sohoko berkata kalau ia bertemu dengan Naoki sebelum pertunangan dan jatuh cinta padanya. Tak disangka ia bertemu dengannya lagi saat acara perkenalan, "Aku merasa takdir yang telah mempertemukan kami."


Kotoko termenung. Ia juga jatuh cinta pada pandangan pertama pada Naoki dan terpendam selama 2 tahun. Tak disangka mereka tinggal di rumah yang sama, tapi ia tak pernah memiliki kesempatan, merasakan kalau itu adalah takdir dan waktu berlalu tanpa sedikitpun kemajuan dalam hubungan mereka. Kotoko yang selama itu hanya membatin, tak sengaja mendesah cukup keras, "Kuharap aku bertemu dengannya seperti yang kau lakukan."


Sohoko kaget mendengar hal ini, dan Kotoko buru-buru memperbaiki ucapannya, "Maksudnya, kuharap aku bisa menemukan seseorang.." Sohoko menunduk dan mengatakan kalau ia sangat suka dengan Naoki, tapi ia takut karena ia merasa kalau semakin ramah Naoki, semakin jauh pula Naoki darinya.


Kotoko pun tersenyum dan menenangkan Sohoko kalau kecemasan Sohoko itu karena Sohoko sangat mencintai Naoki dan  Naoki juga benar-benar mencintai Sohoko. 


Pesta itu berakhir juga dan atas permintaan Sohoko, Naoki mengantarkan Sohoko sendiri, terpisah dari Direktur Oizumi.


Kotoko sedang mencuci piring-piring kotor, namun Mama Irie meminta Kotoko untuk melanjutkannya esok hari karena pasti juga capek. Tapi Kotoko mengatakan kalau ia masih belum ngantuk dan lebih baik ia menyelesaikannya sekarang, "Lebih baik ibu beristirahat saja karena pasti sangat lelah."

"Tapi aku tak enak padamu."

"Tak apa-apa.. Hanya tinggal sedikit kok," jawab Kotoko sambil tersenyum dan melanjutkan cuciannya.


Mama Irie tak segera pergi, malah menatap Kotoko lama dan akhirnya ia tak kuat lagi, "Kotoko-chan.. maafkan aku."


Kotoko terkejut melihat Mama Irie membungkuk padanya dan meminta maaf karena selalu mengatakan kalau Kotoko akan menikah dan masuk ke dalam keluarganya, "Tapi ini semua yang terjadi. Aku ingin selalu mendukungmu, tapi aku akhirnya malah melukai perasaanmu."


Kotoko berkata kalau semua ini bukan salah Mama Irie. Tapi Mama Irie berkata kalau ia masih tak ingin menyerah dengan keadaan ini. Kotoko terdiam sejenak dan tersenyum, 


"Terima kasih. Aku sangat bahagia karena Ibu memikirkan aku seperti itu. Aku menganggap ibu sebagai ibuku yang sebenarnya. Sekarang dan selamanya. Tak peduli dengan siapa Irie-kun akan menikah."


Mama Irie malah semakin menangis mendengar ucapan Kotoko dan berlari masuk kamar. 


Naoki pulang dan rasanya saya pengen Naoki mendengar percakapan ibu dan 'anak' itu. Tapi tidak, karena hanya Kotoko yang masih tinggal di bawah. Kotoko pun mengatakan kalau Sohoko adalah gadis yang sangat menyenangkan. 


"Dia sangat cantik, kan?" Whaaa... kejam sekali, Naoki baka! "Keahlian memasaknya juga sangat mengagumkan."

Jahat-jahat-jahat!!


Kotoko malah tersenyum mendengar pujian itu dan berkata pelan, "Tak hanya itu. Saat aku berbicara padanya, aku bisa mengetahui kalau ia benar-benar mencintaimu. Jika gadis sepertina mencintaimu, tak mungkin kau tak akan jatuh cinta padanya."


Naoki terus memandang Kotoko yang berbalik membelakanginya, dan hanya berkata,"Kau juga harus menemukan pacar yang baik juga." Dan ia pun meninggalkan Kotoko.


Sendirian, Kotoko terisak-isak dalam gelap.


Kotoko ke restoran untuk bekerja. Dan betapa sedihnya saya saat melihat Kotoko memasang wajah ceria saat masuk ke dalam restoran, mengira ada orang lain selain ayahnya. Dan ketika tahu kalau hanya ada ayahnya sendiri, topeng kegembiraannya itu langsung terlepas.


Ayahnya pun menyadari hal itu dan mengajak Kotoko bicara. Ayah menyadari betapa tersiksanya Kotoko dan mengajak Kotoko untuk pindah rumah, "Penting untuk tahu kapan waktu yang tepat untuk menyerah. Kau sebaiknya segera melupakan Naoki-kun."


Dan hanya di depan ayahnya, Kotoko bisa menangis tersedu-sedu.


Walau tak mereka sadari, Kinchan yang sudah datang, mendengar hal itu.


Di perjalanan pulang, Kotoko melihat bintang jatuh lagi. Tapi mulai sekarang ia berjanji akan berhenti untuk membuat harapan lagi. 


Upacara pertunangan akan dilakukan hari ini dan Mama Irie masih belum bisa percaya harus melakukan hal ini, "Ini adalah hari terburuk dalam hidupku."


Dan Papa Irie mencoba menghibur istrinya, "Mama.. bukannya aku ingin membuatmu tambah sedih, tapi.. setelah ini masih ada akad nikah, juga resepsi pernikahan."

Bwahaha.. Papa Irie nih mau buat Mama Irie gantian masuk rumah sakit, ya. Mama Irie langsung histeris dan menutup telinganya. LOL.


Naoki turun dan mengajak kedua orang tuanya untuk pergi. Kotoko ternyata ada di dapur dan melihat kepergian mereka.


Saat upacara pertunangan terjadi, Kotoko pun ternyata juga akan kencan dengan Kinchan. Walau Kinchan datang dengan melucu dan menaikkan mood Kotoko, tapi Kotoko seakan mati rasa dan hanya bisa menutupinya dengan tersenyum pada Kinchan 


Namun perasaan itu tak dapat dibendung saat Kotoko melihat bridal shop dan melihat gaun pengantin yang terpajang di depan. Ia kembali teringat pada Naoki yang sekarang pasti sedang melakukan upacara pertunangan. 


Kinchan melihat apa yang dilihat oleh Kotoko, tapi Kotoko segera menutupinya dengan mengatakan dengan lebih bersemangat kalau ia ingin pergi ke arena permainan lagi, "Aku ingin kau mengambilkan boneka untukku. Bonekanya lucu, memakai topi merah dan ada ceri kecil.."

"Ayo kita menikah."


Kotoko terkejut dan berbalik. Kinchan menghampiri Kotoko dan mengulangi permintaannya lagi. Ia mengeluarkan boneka ke hadapan Kotoko. Boneka yang persis seperti yang digambarkan oleh Kotoko. Kotoko terbelalak, "Ini.. bagaimana kau bisa tahu?"


"Kan sudah kukatakan padamu," jawab Kinchan pelan. "Aku tahu apa yang sedang kau pikirkan."

Kotoko terdiam. Dan terkejut saat Kinchan berlutut di hadapannya dan berteriak "Aihara Kotoko-san, maukah kau menikah denganku?"


Komentar :


Lagi puasa. Nggak ada komentar. Naoki.. tunggu saja sampai saya buka puasa nanti, biar saya bisa full marah-marahnya.

Sudah buka puasa, sudah tidur, jadi emosi udah turun. Haha.. yuk kita menebak, sebenarnya apa sih yang dipikirkan Naoki?

Tapi setiap saya memikirkan sikap Naoki di 2 episode terakhir dan membandingkan dengan episode-episode sebelumnya, saya tetap nggak habis pikir akan sikapnya Naoki.


Okee.. mungkin ia juga pengen pergi kencan pas weekend itu Mungkin ia cemburu saat ia tahu kalau Kotoko pulang malam dan ternyata kerja di restoran ayahnya (yang langsung dianggap kencan). Tapi semua itu kan akibat pilihannya Naoki.

Nggak ada yang memaksa Naoki untuk menikahi Sohoko. Papa dan Mama Irie ini kebalikan dengan Maminya Gu Jun Pyo di Boys Before Flower. Mereka itu super duper baik, mikirin kepentingan anaknya dulu.

Tapi mungkin karena itulah Naoki jadi semakin khawatir. Kalau Papa Irie keluar rumah sakit dan bekerja dengan kondisi perusahaannya masih acak adul, mungkin jantungnya nggak akan kuat. Jadi Naoki berkorban, memutuskan melepaskan mimpinya dan meneruskan usaha Papa Irie.

Naoki memang cerdas dan ber-IQ 200. Tapi kepandaian tetaplah kepandaian. Naoki masih kurang pengalaman, jadi yang ia ketahui hanya textbook saja. Merger atau suntikan dana adalah cara tercepat untuk menangangi krisis perusahaan.


Coba kalau Naoki mau berdiskusi dengan Papanya, mungkin jalan keluarnya akan berbeda. Papa Irie jauh lebih berpengalaman daripada dirinya. Banyak hal yang di luar textbook yang dapat dipelajari dari Papa Irie (makanya itu Naoki diminta magang dulu).

Tapi lagi-lagi kembali pada ketakutan Naoki akan kehilangan ayahnya jika ia memberati pikiran Papa Irie dengan masalah perusahaan. Maka lagi-lagi ia balik lagi ke square one. Dan ia panik. Selama ini cobaan terbesarnya adalah Kotoko. Tapi sekarang cobaan yang ia terima jauh lebih besar daripada Kotoko.


Maka jalan keluar yang dipilih Naoki sangatlah instan. Menikahi cucu seorang konglomerat. Klise? Nggak juga, karena ini adalah keinginan Naoki sendiri. Naoki berbeda dengan anak chaebol di  drama-drama lainnya, yang dipaksa dijodohkan dengan anak rekan bisnisinya.

Nggak.. Naoki menolak gadis yang dijodohkan oleh orang tuanya dan memilih sendiri gadis yang akan dinikahinya. Naoki menolak gadis yang biasanya dipilih, misalnya oleh Gu Jun Pyo di Boys Before Flowers, Dao Ming Tse di Meteor Garden ataupun Domyoji Tsukasa di Hana Yori Dango.

Kebalikan dari mereka, ia memilih gadis yang tak disetujui orang tuanya yang membuat perusahaan yang akan ia pimpin menjadi lebih kuat.

Jadi, happily ever after, kan Naoki?

Saya mencoba merasionalkan pikiran Naoki saat mengundang Direktur Oizumi dan Sohoko. Saya juga mencoba memahami pikiran Naoki saat Naoki membangga-banggakan Sohoko di depan Kotoko. Tapi saya tak menemukan jawabannya. Saya merasa Naoki tulus saat meminta Kotoko untuk segera mencari pacar yang lebih baik.

Lalu kenapa harus menyiksa Kotoko? Kenapa harus cemburu dengan Kinchan?

Mungkin karena IQ saya nggak 200, jadi nalar saya nggak nyampe.. Tapi ngomong-ngomong EQ Naoki berapa, ya?

Selanjutnya : Itazura na Kiss episode 16

69 comments :

  1. mbak dee ga marah tapi udh es mosi, d bagian akhirnya


    pengen jitak2 naoki.....

    gemessss,,,,ikut sedih waktu kotoko senyum pdhl nangis


    ratna

    ReplyDelete
  2. barusan baca komen terakhirnya...... lucu bgt mbak.....

    met ibadah puasa aja semuanya

    ReplyDelete
  3. mbak, tuh naoki itu kesurupan ato kenapa? padahal udh jelas" suka sama kotoko eh malah mau tunangan sama sohoko. secantik apapun dan sehebat-hebatnya sohoko tak ada yg bisa buat naoki tersenyum dan tertawa tulus selain kotoko... bikin aku nangis (kasihan kotoko). semangat terus tulis sinopsis,spoiler,&preview itazura na kiss!

    ReplyDelete
  4. Semoga tahan sampe buka ya mba dee .___. Biar puasanya berkah! Haha :D
    Tp tetep, komennya saya tunggu~ =))

    ReplyDelete
  5. sepanjang baca kok ikut nyesek.. kasian kotoko :'(

    ReplyDelete
  6. Keeessssseeeeellllllllllll!!!!!!!naoki baka baka baka baka baka!!!!! Nyebelin banget... :'(
    Walupun ep16 happyEnd tetep aja ngak terima sama sikap naoki di ep 14-15..

    ''Kotoko-chan sama kinchan aja... aku lebih ska ama kinchan dehhh!"

    ReplyDelete
  7. Naoki baka --" pengenku bejek2 tuh si naoki baka oAo

    GANBATTE ya mba Dee lanjutkan walaupun hanya spoiler tak apa lah bisa mengobati kegalauan menunggu recap dr mba Hazuki

    -Mirachella Caca

    ReplyDelete
  8. Bwahaahaha ngakak baca komen terakhir mba dee.. padahal saya sudah mau marah lho mba...pengen nimpuk kepalanya naoki sama batu biar sadar dia...

    Episode 14-15 naoki jahat banget sama kotoko.... jadi ikutan sedih liat penderitaan kotoko, tapi di depan orang banyak dia
    berusaha untuk tetap ceria...huhuhuhu

    Tinggal 1 episode nih mba dee... agak di panjangin ya mba dee spoilernya, sambil nunggu hazuki nulis sinopsisnya.. ganbate mba!!!

    Met berpuasa buat yang lain

    ReplyDelete
  9. ditunggu amarahnya mba dee :D
    ntr qta sama2 marahi naoki baka...!!!

    ReplyDelete
  10. nyeseeeelll kenapa harus nontonn episode pagi tadiii,, harusnyaa tar malemm jaa yaa hbs shlt terawehh,, tpi apa daya ud terlanjur,, dampaknya?? seharian inii aku komat kamit marah2 pgen ngebantai si naokii baka-stupid-IDIOT,,,

    mb dee,, kutunggu komentarmuu tar malam,,

    -oeni-

    ReplyDelete
  11. arrggghhh... I'm with u mba dee,, naoki jahat-jahat-jahat!!!

    ReplyDelete
  12. naokiiiiiiiii!!!!!
    kenapa sih kamu?? udah jelas2 kita semua ngeliat bahkan yuki yang kecil pun tau, kalau kamu itu sudah jatuh cinta sama kotoko. tapi kenapa?? kanapa kau malah menyakitinya??*T.Tnangisbombaidech*

    ReplyDelete
  13. huft,apa sih maunya naoki tu? jahat banget, pake acara manas-manasin kotoko(muji sohoko didepan kotoko). Kotoko yang malang!!

    ReplyDelete
  14. y ampun mbk dee,bca spoiler bgian awal aj amarahku rasany udah di ubun2, ,
    tp bnr kata mbk dee,tahan dl smpe buka puasa dech,

    ReplyDelete
  15. Naoki baka,baka,baka... Jahat bgt dya. Ikut merasakan apa yg kotoko rasakan..pengen nangis.

    ReplyDelete
  16. Naoki baka,baka,baka... Jahat bgt dya. Ikut merasakan apa yg kotoko rasakan..pengen nangis. Ani

    ReplyDelete
  17. sedh n mau marah rasanya pas baca eh tp ga jd pas bc komen mba dee :D

    ReplyDelete
  18. Q pngen c4 beli dvd.nya di lapak kl dh kelar ni dorama.
    Naoki BAKA
    q tau bgt i2 patah hti.ny kotoko,mau di ungkapkan pun enggk bs.
    #tp lbih nyesek sbnrny si BAKA naoki
    bahkan dy bs sempet2ny mikirin kotoko n tersenyum2 sndiri bayangin kotoko,dy pzt nekan prasaanny bgt.
    Pesan bt naoki punya otak jenius tp mikirnya ribet bgt,i2 msalahmu
    DL (derita lho) xD
    n enggk lupa dg si baek hati,n pemikiran dewasa.ny bang kinchan q salut bgt sma abang satu ini,sdikit bgt cwox sbaek dy,udh ganteng,humoris,penyayang,pengertian,pekerja keras pula,bertagungjawab jg.udh lengkap bgt lah abang ini.
    mbk dee koment.ny dkit tp udah pny pesan stlh puasa mau marah2in naoki,#ngkak bca komentny xD

    ReplyDelete
  19. Hå haa mba dee ancaman marahnya ditunggu kita kita nih hehehehe ga sabar mau baca komenmu mba dee ku sayaang :)

    ReplyDelete
  20. Oiya mbaa untuk ep terkhir nanti jangan cuma spoiler doang dong please ya mba ... Mba dee baek deh banyakin komen dan gambarnya juga okeh mba :)

    ReplyDelete
  21. Skrg udah bisa marah2 mb... :p
    Hehehe...
    Naoki oh Naoki...bikin esmosiiii!
    Ayo Katokooo, move onnn... *teriak histeris

    ReplyDelete
  22. Komen mba dee singkat tapi aku ngakak nya panjang lebar XD .

    Naoki emang baka tingkat galaksi. Ckck
    _latifah

    ReplyDelete
  23. kl dpikir2,mgkin yg skit hati bkn cm kotoko aj,
    naoki pun perasaanny jga rluka,krn hrs mengorbankan cntany demi msa dpan perusahaan.
    tapiiii. . . . . . . .
    naoki te2p aj baka baka baka,
    *esmositingkatdewa

    ReplyDelete
  24. Hahaha... wktu bca smpe nangis mbak dee...tp pas bca komen mbak dee...lngsung ktawa
    Kotoko psti nyesek bgt.. tp naoki jg psti ga bhagioa dgn kptusan ny.. brhrap kincan dpt.psngan yg mncntai ny jg...

    ReplyDelete
  25. Mbak Dee...salam kenal ya. Aku dah lama jadi silent rider nih...seneng banget akhirnya Mbak Dee memutuskan buat nulis sinopsis Itakiss ini. Ayo Mbak...ni kan dah buka puasa, kita marah2 bareng sama kelakuannya si Naoki....gemes bgt deh, bisa2nya Naoki menipu perasaannya sendiri sampe segitunya. Gak tega bener liat Kotoko....lanjutin ya Mbak, tinggal 1 episode lagi. Ganbatte...^_^

    Risna

    ReplyDelete
  26. Baca spoiler episode 15 ini bikin emosi campur aduk.
    Sebel sama naoki yg baka & jahat sama kotoko, ga jujur sama perasaannya.
    Ikut sedih liat kotoko.. Berusaha tegar di depan semua org walaupun pd akhirnya nangis jg di depan ayah. :(
    Seneng sama kinchan di sini yg selalu berusaha menghibur kotoko.
    Makasih mbak dee udah posting spoilernya. Berharap bakal posting sinopsisnya. :)
    Ganbatte onee-chan!!

    ReplyDelete
  27. mau nangis gak bisa nangis. jadinya nyesek di hati! Naoki BAKA BAKAAAAA!!!!11

    ReplyDelete
  28. dari pertama baca spoilernya ..emosi ..
    emosi ..
    emosi ..
    mengharukan ..
    mengharukan ..
    mengharukan ..

    dan eng ing eng ..
    tiba" saja ketika bagian komen terakhir ..
    ga tahan pengen ketawa ..
    HAHHAHHAHHA ..

    oohhh mba dee ..
    tengkyuuu, komennya bikin maarah sama ci Naoki baka nya agak reda ..
    hahha ..

    ReplyDelete
  29. Sohoko "semakin ramah Naoki, smakin jauh" betuL betuL tinggaLin aja Naoki, cinta πŶª tuw palsu buat sohoko.
    Yg asLi tuw sama kotoko, ekspresiin πŶª dg jahil2'n.. :) smga cpet sadar. آمِيّنْ ... آمِيّنْ ... يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّن
    .Boucye.

    ReplyDelete
  30. asyik kurang satu episode lagi nich.. makin semangat nulisnya ya mbak dee.. tolong bisa nggak untuk satu eisode terakirnya mbak dee nulis sinopnya?? kan sayangkalo cuma nulis spoiler, kurang lengkap dan kurang puassss... hehe... tks.. :).. :D..

    ReplyDelete
  31. jangan2 sahoko yang minta dijodohi sama naoki, tahu naoki populer gitu wkwkwkwkwk

    ReplyDelete
  32. gengsi dia mah mba g mungkin dong dia ngejilat ludahnya sendiri tu menrut logikanya dia mpa episode sekarang.... Dia mengambil keputusan cepat dg iq 200 tp sayang kecerdasan emosionalnya jongkok hehehe. Dia melakukan pa yg dia pikirkan buka yg dia rasakan. Ko jd emosi ya mba.. :) owh ya met menjalankan ibadah puasa

    ReplyDelete
  33. sakit hati beneran ngeliat kotoko digituin ama naoki >.<

    ReplyDelete
  34. Klo udah mantepin sama Sohoko, ya mbok ya dijaga itu lidah. Sekejam-kejamnya omongan Naoki itu ya di episode 14-15 ini. Ga usah pake acara muji2 di depan Kotoko, jaga perasaanya dikit kek. Mending lo diem deh. Padahal Kotoko mendukung Sohoko, ga ada perkataan ataupun sikap yang menyudutkan Sohoko, semuanya dinilai positif sama Kotoko.

    Baru kali ini pengin dan merelakan lead female bersatu sama second lead male. Abis lead male nya tsundere dingin tingkat akut. Bahkan sampai pengin ketika pas rain kiss ep 16 si Kotoko nolak aja. Biar tau rasa tuh Naoki. Nyesel seumur2 lo!

    Bener kata Mbak Dee, Naoki ini belum punya pengalaman memimpin perusahaan. Plus perusahaanya bermasalah lagi. Jadi dia milih cara instan. Etapi..Kok berasa kurang struggle yah...

    Apakah ep 16 bisa menghapus kebencian kita2 akan sikap Naoki di ep 14 dan 15?

    ReplyDelete
    Replies
    1. gimna kalo bikin fanfiction ttg akhir itakis LIT yang ceritanya si Kotoko akhirnya nerima KInChan trus mereka menikah n punya anak. si Naoki nikah ma Sohoko tapi Sohoko mandul..kaciannnn dehhh

      Delete
  35. menjawab pertanyaan mbak dee,, EQ-nyaaa naoki jongkok mbak,, berbanding terbalik dengan IQ-nyaa,,,

    perasaanku sama kayak anonymous diatas setelah nonton ep 15 kok aku jdi g rela endingnya naoki-kotoko justru kepinginnya kotoko kinchan cz naoki uddah bener2 keterlaluann ma kotoko,, jugaaa pas adegan hujan akuu pengen kotoko menolak naoki,,

    di ep 16 aku g yakinn bakalan bs menghapus kebencianku ke naoki,, g yakin,, bener2 g yakinn,,

    -oeni-

    ReplyDelete
  36. Wah iya. Naoki kenapa kamu? Dingin banget. Kasian kotoko. Jadi setuju ama kinchan aja. Hmmm, udah mau final tapi emosi kita masih diubek-ubek. Gak sabar episode terakhirnya...
    Semangat mba dee....
    -Yumenas titi-

    ReplyDelete
  37. Salam kenal mbak dee ma itakiss lover smuanya... :)
    Reaksi itakiss lover di sluruh dunia sama ya...sama2 jengkel ma naoki. Org pinter biasanya gtu...gak pduli ma prasaan org lain..
    Oya..udh pada sign buat petisi itakiss season 2 blum? Klo blum, plis sign ya...spy bsa liat their after married life.:D ;) Ini linknya http://www.change.org/petitions/second-season-for-itazura-na-kiss-love-in-tokyo

    ReplyDelete
  38. Hallo mba Dee salam kenal, saya jd silent reader dr awal episode Itakiss dan baru nongol sekarang hehe gomen ya mba ^^v. Saya mau blg mba Dee itu daebak dgn pemikiran mba tntang ep. ini, saya setuju bgt sama mba Dee dan temen2 yg lain malah dr pas Naoki blg mau ikut acara perjodohan itu saya udah brharap mnding Kotoko masa Kin-chan aja deh bneran~ Naoki emg trlalu sempurna buat Kotoko, tapi Naoki juga trlalu pengecut bwt Kotoko. hah~ *tarik nafas*

    ReplyDelete
  39. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  40. Silent reader is speaking :p hehehe..

    Remake itakiz kali ini lebih menguras emosi dr yg remake yg lainnya... dan kyanya dgn 16 ep kurang bngt, terlalu buru2 di ending..
    Semoga ada season 2 nya...#crossfingering

    ReplyDelete
  41. Kakak kakak adik adik para itakiss lover...buat yg blm ngisi petisi,tolong dong ngisi petisi buat itakiss season 2. :) Kurang 4000 lagi nih...
    Biar kita bisa nntn kotoko-naoki lg... ;)

    ReplyDelete
  42. heran dehh kok angka petisinyaa ditambahh siihh,, ad yg bs bantu jwb g???

    ReplyDelete
  43. Mb dee, sehabis galau sama GFB selesai bbrp minggu Ƴğ lalu, skrng galau sama Itakiss. Apalagi kurang 1 eps, skrng ªĶů lagi ngikutin I Hear Your Voice ∂ɑπ jadi galauuuu juga. Haddeh gini deh klo ngikutin drakor :p
    Buat sinop atau spoiler I hear your voice dong mb. Tqu :)
    -trifena-

    ReplyDelete
  44. worst episode ever! kotoko tetep smangat ya!
    dr smua versi itakiss, pasti endingnya kotoko nikah sama naoki kn?
    tapi knapa naoki pake acara tunangan sgala sama si sahoko? resmi pula! doesnt it to much for sahoko if he's just gonna leave her?
    Naoki : Specialist in women haeartbreaker....

    ReplyDelete
  45. ini pertama kalinya ak dwnload episode itakiss LIT, tapi nyesel berat uda download! eeeergh! NAOKI BAKA!

    ReplyDelete
  46. Berharap kekejaman naoki ke kotoko di episode 14 dan 15, setimpal dengan kebahagiaan yg akan naoki perlihatkan ke kita smua di eps akhir nanti....kl enggak tggu aja pembalasanku naoki,.....ciiiiyaaaaaaaaaatttttt !!!!!!

    ReplyDelete
  47. ide cerita ITAKISS LIT emang ngena banget ya, sampai2 banyak yg emosi dengan tindakan naoki. Bahkan saya berharap kotoko dengan kinchan aja. Tapi... seperti perumpamaan yg mba dee bilang... api dengan api akan jadi apa? bukankah akan saling membakar... Naoki... kenapa sikapnya sampai sekejam itu? Jelas kita tahu dia emang manusia dingin, Kita semua tahu Naoki cintanya sama Kotoko, tapi... tapi cuma Naoki aja yang gak tahu... belum menyadarinya sampai... sampai ia merasa takut kehilangan... seperti di episode 16. Salut saya dengan PD-nim keren dengan ide ceritanya. jelas2 kita semua tahu dengan jalan ceritanya... tapi eksekusi penggambaran tokoh dan jalan cerita ini jelas lebih ngena. di sini menampilkan apa yang gak ditonjolkan itakiss versi lainnya. semoga endingnya gak ngecewaain semuanya.

    ReplyDelete
  48. Saya masih terheran-heran, tak habis pikir dan bertanya-tanya, mengapa naoki melakukan itu semua? Gak kasihan apa sm kotoko, ya Tuhan. Parah deh ini org, baru liat cwo yg kayak gini, untung cma film ckck -yani-

    ReplyDelete
  49. preview ep 16 udah keluar tu, ada rain kissnya juga lo

    ReplyDelete
  50. Previewnya liat dimana?

    ReplyDelete
  51. #silent reader angkat bicara :D
    Tp aku yakin, naoki brsikap kyk gtu ke kotoko ada alasannya. Mgkn naoki brsikap kjam krn pngen kotoko bs ngira naoki pria kejam, dan akhirnya lupa sm naoki.. Tp kejamnya naoki itu terlalu bgt, aku aj yg mbca bs ksayat, ap lg kotoko? Beuh kyk apa -___-

    #izzah

    ReplyDelete
  52. kalo kalian pengen itakiss lit dibuat season 2, ayo ikuti petisi ini, kita butuh 4687 lagi supaya itakiss dibuat season 2. arigatou..
    if you want Itakiss LIT season 2. please enter this petitions. we need 4687 more :( https://www.change.org/petitions/second-season-for-itazura-na-kiss-love-in-tokyo#share

    ReplyDelete
  53. Kyahahahaha.... Kira2 tuh, makin kotoko tersiksa, ntar makin naokinya cinta mati sama kotoko... Gak rela diambil kin-chan... We want rain kiss kiss kiss kisseuuuu hahahahaha.... Moga2 dah, harapanku... Memang ada session 2... Dimana naoki ngejar impiannyacjadi dokter dan session 2 adalah masa2 naoki membayar utang kesedihan kotoko hahahaha... Aminnnn....

    ReplyDelete
  54. saya tunggu ep. brikutnya kakak
    :)

    ReplyDelete
  55. Naoki kudu minta maaf dulu sama kotoko pokoknya, atau ga kotoko nolak naoki dulu, biar naoki rasain gmn rasa patah hati... Hfffuuhhhtt >.<

    dta

    ReplyDelete
  56. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  57. mungkin gini mba dee..
    naoki fikir jalan yg dia ambil dgn menikahi sohoko bisa menyelamatkan perusahaan dan ayahnya,jdi dia rela mengorbankan perasaannya sendiri.
    dan mungkin naoki belum menyadari kalau dia sudah jatuh cinta terlalu dalam dengan kotoko(bahasanya ngga banget,tp mmg cuma itu yg pas)dan berfikir bisa melepaskan kotoko,makanya dia bersikap kejam..
    tpi yang namanya hati tetap aja hati ga bisa dinalar dengan logika,makanya setiap selesai ngomong kejam ke kotoko(agar kotoko menyerah) naoki selalu merasa bersalah..
    naoki baru sadar kalau dia ga sekedar jatuh cinta sama kotoko setelah kinchan ngomong kalau dia ngga tega terus melihat kotoko terluka karena kotoko adalah orang yang berharga buat dia..(cemburu deh)
    kalau ngga ngapain naoki pakai berhenti ditangga dan ikut dengerin omongan kotoko sama mama irie, wktu dengar kotoko juga plang kencan,padahal kan naoki mau ke atas..
    juga waktu kotoko bilang mau bntu di aihara dan diajarin kinchan,naoki langsung koment,
    naoki takut kalau di aihara kotoko nnti suka sama kinchan (seperti yg mba dee bilang witing tresno jalaran soko kulino)
    mian, semuanya masih kemungkinan,yg tau kebenarannya cuma naoki dan SWnya

    kalau boleh jujur,pengen deh kotoko nerima kinchan...
    biar naoki ngerasain apa yg juga dirasakan kotoko dan kinchan bahagia.
    walaupun akhirnya tetap sama naoki,tapi kinchan terlalu baik buat di sia siain heheheheee
    (orang kyak naoki banyak,tpi kyak kinchan jarang)

    ReplyDelete
  58. komen excalybur luna... bener tuch.... jadi pengen kotoko sama kin chan juga......

    perasaan feel nya beda sama yg versi korea dulu... naokinya gimana... gitu kejamnya.....

    ReplyDelete
  59. :D udah di wakilin semua coment'a

    ReplyDelete
  60. Kyaa~ today is the last ep INKLIT.
    Semoga ep 16 nanti nggak ngecewain dan bisa ngehapus sebel ku ke Naoki.
    Ep 14 n 15 ini Naoki nyebelin bgt, so tonight u must be sweet man, Irie-kun. Harus ! *maksa ^^"
    Mbak Dee untuk ep 16 nanti tolong buat yg versi full sinopsisnya dong dan kalo bisa postingnya jgn lama-lama, hehe
    Aku baru bisa donlod hari senin nih :-(
    so mbak Dee bakal jadi agen informasi ku dan penjawab penasaran ku, hihi :-D
    Onegaishimasu *bow

    ReplyDelete
  61. mbak dee bikin sinopsisnya donk........... Naoki nyebelin banget di episode ini.. maaf ini koment q yg pertmana dan q slalu jadi siders hehe - kharisma-

    ReplyDelete
  62. huaaaaaaa...
    ep 16 bikin senyam-senyum sendiri
    mba dee, tolong bikin sinopsis'y yahhh
    biar lebih ngerti sma dialog'y, udeh donlod tapi gak mudeng sma dialog'y
    hhehehe

    ReplyDelete
  63. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  64. temen2 itakiss buat season 2 ikutin petisi ini yaa ^^ sangkyu~ https://www.change.org/petitions/second-season-for-itazura-na-kiss-love-in-tokyo#share

    ReplyDelete