December 4, 2016

The Good Wife Episode 15 - 2


Pengacara Lee menemui Hye Kyung di ruangannya dan memberikan rangkuman dana investasi kedua anaknya sampai mereka kuliah. Dia juga sudah mengatur agar Hye Kyung dan Tae Joon masing-masing membayar sebagian.




"Jangan khawatirkan soal uang. Ingatanku tidak bagus akhir-akhir ini. Jadi, aku bingung jika kamu sedang berpisah, akan bercerai, atau akan merujuk dengannya. Itulah sebabnya kubuat itu untuk berjaga-jaga," ucap pengacara Lee dan dia kemudian membahas tentang Hye KYung yang akan menjadi saksi pada sidang berikutnya. Tahu maksud ucapan pengacara Lee, Hye KYung  pun menyuruhnya untuk tidak merasa khawatir karena dia akan mengusahakan yang terbaik.

Hye Kyung kemudian memberitahu Pengacara Lee kalau dia sudah memutuskan untuk bercerai dari Tae Joon, bahkan dia juga sudah memberikan surat cerai pada Tae Joon. Mendengar itu pengacara Lee terkejut dan bertanya apa Hye Kyung tak mau memikirkannya lagi. Hye Kyung tak menjawab dan dia meminta Pengacara Lee untuk tidak merasa khawatir dengan masalah kesaksian, karena dia yang akan mengurusnya.



Hye KYung pergi ke pantry dan disana dia bertemu dengan Dan. Pada Dan, Hye Kyung bertanya apa foto itu direkayasa atau tidak, Dan pun menjawab tidak dan apa yang dia ucapkan kemarin, semuanya jujur. Hye KYung mengerti dan dia kemudian hendak mengatakan sesuatu pada Dan, namun dia urungkan.


Hye Kyung bersaksi dan dia dengan yakin menjawab kalau Pengacara Lee tidak menyewa wanita untuk menggoda Dong Min. Mendengar itu, Soo Yeon terlihat tak senang dan dia berusaha membuat Hye Kyung mengaku kalau dia sudah memaksa Yoo Jung untuk bercerai.

“Saat itu, suaminya berselingkuh dan dia memilih untuk bercerai. Namun, mereka berubah pikiran dan kembali untuk menuntut kami. Seolah-olah mereka melepas tanggung jawab akan hal itu. Keputusan sudah dibuat dan sudah berlalu. Tidak akan ada masa depan jika mereka tidak mengakuinya dan bertanggung jawab,” ucap Hye Kyung dan Soo Yeon terdiam.



Pengacara Oh menemui Tae Joon dan memberitahunya kalau semua orang sedang memperhatian dirinya saat ini. Jadi apakah Tae Joon tetap akan meneruskan tuntutannya pada Joong Won, karena senat dan pengadilan akan merasa tak senang pada Tae Joon. Tae Joon hanya akan menjadikan semua orang yang disekitarnya jadi musuh.

“Aku hanya menyelidiki setelah menerima laporan. Maksudmu, tindakanku salah?” tanya Tae Joon.

“Kita tahu betul alasanmu terobsesi dengan kasus ini. Alasanku membantumu karena aku percaya tindakanmu benar. Kejahatanmu adalah kesalahan karena menangkap orang berkuasa yang kotor. Itulah sebabnya aku berpikir bahwa situasi akan berubah jika kamu memperoleh lebih banyak kekuatan,” jawab Pengacara Oh dan Tae Joon berkata kalau dia menyelidiki tentang Joong Won karena dia merasa curiga padanya. Namun Pengacara Oh sudah bisa memahami sifat Tae Joon, dimana dia tidak akan memaksa saat orang mencoba menghentikan dirinya. Tapi sekarang dia sudah terbiasa melawan, dia sendiri akan berhenti ketika dia merasa lawannya terlalu unggul. Pengacara Oh pun mengingatkan Tae Joon, kalau dia seharusnya melakukan hal tersebut pada musuhnya saja dan orang yang menjadi musuh Tae Joon sekarang adalah Hye Kyung.

“Jika kamu menyikapi orang di sekitarmu seperti ini, mereka akan meninggalkanmu,” ucap pengacara Oh mengingatkan Tae Joon dan kemudian pergi.



Saat sendirian, Tae Joon melihat kembali surat pengajuan cerai yang sudah Hye Kyung tanda tangani. Tak lama kemudian dia sudah berada di parkiran rumah Hye Kyung. Dia disana untuk bertemu dengan Hye Kyung yang baru pulang kerja. Namun Hye Kyung tak mau bicara, dia menyuruh Tae Joon mengirim surat cerainya jika Tae Joon sudah mengecapnya. Tae Joon lalu bertanya apa Hye Kyung sangat ingin dirinya menghentikan penyelidikan terhadap Joong Won. Hye Kyung memastikan kalau dia tetap akan berpisah dengan Tae Joo, mau Tae Joon meneruskan penyelidikan ataupun tidak dan dia akan berjuang mati-matian membela Joong Won jika Tae Joon meneruskan penyelidikan.



Mendengar itu, Tae Joon pun bertanya apa Hye Kyung tak punya lagi perasaan terhadapnya dan Hye Kyung menjawab kalau dia melawan Tae Joon bukan karena perasaan suka atau tidak, semua itu karena dia merasa apa yang Tae Joon lakukan tidak adil. Selain itu, Hye Kyung juga ingin berjuang untuk firmanya dan orang yang tertindas secara tak adil gara-gara dirinya. Tae Joon mengerti dan dia kemudian berpesan pada Hye Kyung  untuk menyampaikan salamnya pada anak-anak, lalu pergi.


Di dalam mobil, Tae Joon menelpon pengacara Oh dan memintanya untuk percaya pada apa yang dia lakukan kali ini. Tae Joon juga meyakinkan pengacara Oh kalau dia melakukan semua itu bukan karena Hye Kyung. Pengacara Oh pun mengerti.


Tae Joon kemudian menghubungi Do Sub dan meminta dia untuk mengerahkan orang sebanyak mungkin untuk menyelidiki Joong Won. Tapi mereka harus memastikan agar media tidak tahu. Do Sub pun bertanya apa hal itu tak apa-apa dan Tae Joon pun menjawab kalau sasaran mereka sebenarnya bukan Joong Won, melainkan hakim yang menerima suap.

“Sebaiknya kita penjarakan semuanya jika mereka membuat putusan dari hasil suap,” ucap Tae Joon dan Do Sub pun mengiyakan. Namun setalah dia menutup telepon dari Tae Joon, Do Sub terlihat kesal pada perintah itu, sampai-sampai dokumen yang hendak dia letakkan di meja Tae Joon, dia lempar begitu saja dengan kesal.


Di kamar, Hye Kyung terdiam seperti sedang memikirkan sesuatu. Dia kemudian keluar dan memanggil anak-anaknya karena dia ingin menyampaikan sesuatu pada mereka.


Hye Kyung kembali dijadikan saksi dan Soo Yeon menunjukkan surat kesepakatan penjualan dari Bubble Elastics, dimana MJ Firma punya andil dalam penjualan perusahaan tersebut dan karena keandilannya itu, MJ Firma pun mendapat komisi, sedangkan kedua pasangan suami istri yang bercerai itu malah mendapatkan kerugian. Jadi Soo Yeon pun meminta Hye Kyung menjelaskan semuanya, kenapa kedua pasangan itu malah jadi rugi.

“Saya hanya menyiapkan dokumen kesepakatan. Saya tidak mengetahui hal lain,” jawab Hye Kyung.

“Meskipun tidak ada masalah dalam proses perceraiannya, Firma Hukum MJ melakukan kesalahan besar saat membagi aset. Singkatnya, Firma Hukum MJ masih bertanggung jawab atas kerugian perusahaan sebesar 10 juta dolar,” ucap Soo Yeon dan Myung Hee lalu mengajukan keberatannya. Dia berkata kalau argumen yang Soo Yeon katakan tidak masuk ke dalam pengaduan awal, jadi pihak Myung Hee ingin memeriksa terlebih dahulu. Hakim pun mengabulkan dan sidang ditunda sampai pukul 2 siang.


Saat berdiskusi, Hye Kyung ingat kalau dia sudah menandatangani klausul yang berisi, “Jika ada konflik kepentingan antara suami istri,maka perusahaan tidak bertangggung jawab atas kesalahan atas pembagian aset.” Mendengar itu Joong Won, Myung Hee dan pengacara Lee langsung terlihat senang, karena dengan menggunakan klausul tersebut mereka bisa terhindar dari tuntutan uang sebesar 10 jt dolar.


Menggantikan Myung Hee, Joong Won memberitahu hakim kalau penggugat menandatangani klausul tentang konflik kepentingan, jadi walau ada kesalahan saat menjual perusahaan, pihak MJ Firma tak bisa bertanggung jawab. Joong Won menambahkan kalau persidangan ini tidak ada artinya.


Mendengar itu, Soo Yeon langsung mencari klausul tersebut di beberapa tumpukan berkasnya, saking sibuknya dengan berkas-berkasnya, dia sampai tak menjawab pertanyaan dari hakim, yang menanyakan tanggapan dari pengguggat mengenai pernyataan Joong Won. Soo Yeon bertanya pada Yoo Jung tentang kebenaran klausul itu, namun dia menjawab tak terlalu tahu karena dia hanya menandatangani semua berkas sesuai kata-kata pengacaranya.

Soo Yeon kemudian berkata pada hakim kalau dia ingin memeriksa kontraknya lebih dulu, jadi dia pun meminta waktu.

Rombongan pengacara MJ Firma pulang ke kantor dengan langkah puas. Myung Hee kemudian meminta Hye Kyung untuk memberikan kontrak plus klausul yang sudah Hye Kyung katakan tadi, karena mereka harus memeriksanya terlebih dahulu sebelum di bawa ke pengadilan.



Masalah datang lagi, klausul yang Hye Kyung katakan tadi, tidak ada di kontrak yang mereka pegang. Bersama Joong Won, Myung Hee menanyai Hye Kyung kembali tentang klausul tersebut. Hye Kyung sangat yakin sudah menandatangi klausul tersebut, walaupun di akhir dia sedikit ragu dengan hal tersebut. Myung Hee pun meminta Hye Kyung untuk tidak cemas dan tertekan, karena dia takkan membiarkan Hye Kyung mempertanggung jawabkan semuanya sendiri. Namun Hye Kyung masih tidak bisa ingat dimana dia meletakkan klausul tersebut.


Tepat disaat itu, pengacara Lee dan Kim Dan datang membawa klausul tersebut. Mereka mengaku mendapatkannya di laci kerja Joon Ho. Melihat klausul tersebut, Hye kYung merasa ragu kalau itu klausul yang asli karena tanda tangannya berbeda dengan miliknya. Namun dia tak mengatakan apa-apa, dia hanya melihat ke arah Kim Dan. Ya.... Hye Kyung bisa dengan cepat menebak kalau Kim Dan lah yang sudah membuatnya. Tak mau membuang waktu lagi, Joong Won langsung pergi untuk menyerahkan kontraknya ke pengadilan dan Pengacara Lee ikut dengannya.


Saat hanya berdua, Hye Kyung mengaku pada Myung Hee kalau tanda tangannya sedikit berbeda dari tanda tangannya. Myung Hee tak mempermasalahkannya, karena mereka hanya bisa bergantung pada ingatan Hye Kyung.

“Kamu menandatanganinya, bukan?” tanya Myung Hee dan Hye Kyung mengiyakan. Saksi tidak bisa menyampaikan kebenaran objektif. Saksi menyampaikan kebenaran yang mereka ingat. Jika kamu ingat sudah menandatangani klausul tambahan, itu sudah cukup. Mereka pasti juga memiliki kontrak serupa. Tidak perlu bilang jika sebagian kontrak kita hilang. Tugas mereka mencari perkara dalam bukti kita. Jangan mencarinya sendiri,” ucap Myung Hee dan Hye Kyung pun mengiyakan, walau dia merasa hal itu salah.


Keluar dari ruangan Myung Hee, Hye Kyung berpapasan dengan Joong Won yang baru pulang menyerahkan klausul. Joong Won berkata kalau dia sudah menelpon Soo Yeon untuk mengirim kontrak bertanda tangan melalui faksimile dan menutup kasusnya. Namun Soo Yeon malah menanggapi ucapannya dengan tertawa dan berkata kalau mereka akan bertemu lagi di persidangan.

“Entah apa lagi yang dia rencanakan kali ini,” tambah Joong Won yang kemudian bertanya, “Ada masalah?” karena Hye Kyung terlihat tegang. Hye Kyung menjawab bukan apa-apa, tapi dia mengaku kalau sepertinya dia sudah banyak membiat kesalahan.  Joong Won pun menyuruhnya untuk tidak khawatir, karena menurutnya dokumen sering hilang di firma hukum manapun. Lagi pula mereka sudah menemukannya, jadi Hye Kyung tak perlu cemas, karena semuanya sudah aman.

“Benar. Syukurlah kita menemukannya,” jawab Hye Kyung dan pergi, namun ekspresi wajahnya masih menunjukkan rasa cemas.


Jaksa Choi  tak sengaja bertemu dengan Joon Ho di sebuah bar dan Jaksa Choi pun langsung menghampirinya. Tahu kalau Joon Ho sedang melakukan penyelidikan kasus suap, Jaksa Choi pun memberinya penawaran.



Kembali pada persidangan dimana Soo Yeon yang mengajukan keberatan atas klausul yang diberikan pihak MJ Firma, dia menyatakan kalau tanda tangan dan  warna pena yang Hye Kyung gunakan untuk menandatangani kontrak berbeda. Jadi, Soo Yeon menuduh MJ Firma sudah memalsukan dokumen agar terhindar dari tuntutan. Untuk memastikan tuntutannya, Soo Yeon memanggil Joon Ho sebagai saksi. Melihat Joon Ho, Hye Kyung semakin tegang, karena dari dulu dia dan Joon Ho memang tak pernah akur.


Joon Ho di panggil menjadi saksi karena dia membantu Hye Kyung dalam mengurus berkas kasus cerai tersebut. Soo Yeon lalu meminta Joon Ho untuk meneliti apakah tanda tangan yang ada di klausul benar-benar tanda tangan milik Hye Kyung? Di luar dugaan, Joon Ho menjawab kalau tanda tangan itu benar-benar milik Hye Kyung dan dia memastikan kalau tidak ada masalah dengan kedua dokumen tersebut. Mendengar jawaban Joon Ho yang tak sesuai keinginannya, Soo Yeon lalu membahas tentang Joon Ho yang bekerja menjadi bawahan Tae Joon dan Soo Yeon pun bertanya apa Joon Ho bersumpah palsu karena Tae Joon yang merupakan suami Hye Kyun?

Myung Hee langsung mengajukan keberatan, “Dia saksi yang diajukan penggugat. Hanya karena jawabannya tidak sesuai keinginannya, dia tidak bisa membuatnya kehilangan kredibilitasnya,” ucap Myung Hee dan keberatan itu diterima oleh hakim.

“Akan saya jawab pertanyaannya. Saya dipindahkan ke departemen lain. Saya tidak bekerja di bawah Lee Tae Joon. Jadi, saya tidak berhak untuk membela Pengacara Kim Hye Kyung dengan bersumpah palsu,” jawab Joon Ho.


Selesai sidang, Hye Kyung langsung memanggil Joon Ho dan mengucapkan terima kasih. Dengan tersenyum, Joon Ho pun menjawab kalau itu bukan apa-apa, dia hanya berterus terang. Joon Ho kemudian mengaku pada Hye Kyung kalau dia bukan dari keluarga kaya, dia bahkan berhutang untuk membayar kuliah dan jas yang dia gunakan adalah jas dari toko barang bekas. Tapi karena semua orang mengira dia kaya, jadi diapun memutuskan untuk berlagak seperti itu, karena dia pikir kalau dia akan mendapatkan pekerjaan dengan cara seperti itu. Sebelum pergi, Joon Ho mengatakan pada Hye Kyung kalau dia sekarang dipindahkan ke departemen Jaksa Choi, karena katanya Jaksa Choi membutuhkan dirinya.


Di ruangannya, Hye Kyung memikirkan sesuatu dan dia kemudian keluar menemui Kim Dan dan bertanya apa dia punya nomor ponsel Lee Ji Yeon. Kim Dan pun mengiyakan dan mereka berdua saling menatap mata masing-masing, seolah-olah mereka punya sebuah rencana.


Keesokanharinya, Soo Yeon dan kliennya diminta datang ke MJ Firma untuk membahas masalah mereka. Soo Yeon kemudian berkata kalau dia sedang melakukan pemeriksaan tentang tinta yang Hye Kyung gunakan untuk tanda tangan untuk membuktikan kalau surat yang mereka berikan adalah palsu dan baru dibuat.

“Apa kamu masih percaya diri setelah hasilnya keluar?” tanya Soo Yeon pada Hye Kyung. “Jika mengatur penyelesaian sengketa, akan kukurangi ganti ruginya,” tambah Soo Yeon. Tak terlalu menanggapi ucapan Soo Yeon, Hye Kyung kemudian memberikan sebuah amplop pada Yoo Jung.

Apa isi amplop tersebut? ternyata isinya adalah foto Dong Min dan Ji Yeon yang sedang berciuman. Melihat itu, Dong Min langsung merebutnya dari tangan Yoo Jung dan Soo Yeon membela Dong Min  dengan berkata kalau itu pasti foto lama.

“Apa yang kalian lakukan?” tanya Dong Min kesal.

“Kami yakin Jeon Dong Min dan Lee Ji Yeon merencanakan gugatan ini bersama,” jelas Hye Kyung.

“Omong kosong!” teriak Dong Min.

“Jeon Dong Min. Kamu sudah berjanji untuk menikahi Lee Ji Yeon setelah mendapat uang ganti rugi dan menceraikan istrimu?” ucap Hye Kyung lagi.



Flashback!
Kim Dan memergoki Dong Min yang menemui Ji Yeon dan berkata kalau urusan mereka berdua hampir selesai. Setelah memperoleh semua uangnya, Dong Min berjanji kalau mereka berdua akan bisa bersama selamanya.

“Istrimu tidak mengetahuinya, bukan?” tanya Ji Yeon.

“Tentu saja tidak. Aku bersikap baik kepadanya. Jadi, dia tidak tahu,” jawab Dong Min dan mereka berdua pun ciuman. Tanpa keduanya sadari, Kim Dan mengambil gambar mereka berdua.
Flashback End!

Setelah mendengar informasi itu dari Hye Kyung, Yoo Jung melihat kembali foto suaminya dengan Ji Yeon dan Yoo Jung mengenali kemeja yang Dong Min kenakan, itu kemeja yang Yoo Jung belikan beberapa hari yang lalu. Menyadari kalau dia sudah dibohongi, tentu saja Yoo Jung murka dan langsung menampar Dong Min yang hendak membela diri dengan alasan dijebak.


Melihat itu, Soo Yeon kaget dan mengusulkan untuk istirahat sejenak, namun Yoo Jung menolak. Dia kemudian berkata pada Soo Yeon, kalau semuanya sudah berakhir. Yoo Jung keluar ruang rapat dan Dong Min mengejarnya.

“Tampaknya peradilannya usai,” ucap Hye Kyung dan Soo Yeon membenarkan. Dia kemudian mengeluh karena susah mendapatkan uang untuk susu bayi.


“Kamu hebat, Hye Kyung,” ucap Soo Yeon.

Hye Kyung dan Pengacara Lee juga memuji Soo Yeon hebat. Pengacara Lee bahkan bertanya apa Soo Yeon ingin dia beri uang untuk susu bayi? Tentau saja Soo Yeon menolak.


Keluar ruangan rapat, Soo Yeon berkata kalau Hye Kyung sekarang semakin kejam tapi keren. Hye Kyung pun mengaku kalau dia menyukai dirinya yang baru.



Urusan penuntutan uang sebesar 10 juta dollar selesai, tapi muncul lagi masalah yang harus MJ Firma tangani. Masalah itu adalah tentang penyelidikan terhadap Joong Won. Semua pegawai MJ Firma langsung mendapat telepon dari klien mereka yang menanyakan tentang kebenaran kasus Joong Won. Tak hanya karyawannya, Myung Hee juga sedang kerepotan menerima telepon dari kliennya, sampai-sampai dia harus merejek telepon yang masuk ke ponselnya.


Hye Kyung yang baru sampai kantor, terlihat bingung dengan semua kekacauan itu. Myung Hee kemudian keluar dan memanggilnya. Hye Kyung langsung bertanya keberadaan Joong Won dan Myung Hee menjawab kalau Joong Won sekarang sedang berada di pertandingan bisbol. Myung Hee meminta Hye Kyung yang memberitahu Joong Won tentang situasinya, agar Joong Won tak merasa kaget.


Joong Won memang berada di lapangan bibol, namun dia tak melakukan pertandingan, dia hanya sendirian disana. Kemana yang lain? Ternyata mereka semua menghindari bertemu dengan Joong Won kasus yang sedang menimpa Joong Won sekarang.


Hye Kyung sudah berada dalam perjalanan ke lapangan bisbol dan dia mengendarai mobil sambil menelpon Joong Won. Pada Hye Kyung, Joong Won berkata kalau dia sedang bertanding sekarang dan pertandingannya sangat lancar. Mendengar itu, Hye Kyung hanya diam, karena dia tahu Joong Won sedang berbohong.



Joong Won sudah berganti pakaian dan Jaksa Choi menemuinya. Dia berkata kalau Tae Joon sudah mulai menyelidiki Joong Won, jadi itulah sebabnya para hakim tak ada yang datang menemui Joong Won. Karena mereka tahu, jika mereka ada di dekat Joong Won, mereka juga dalam bahaya. Joong Won menjawab kalau dia sudah tahu tentang hal itu, jadi dia meminta Jaksa Choi untuk mengatakan sesuatu yang tidak dia ketahui. Jaksa Choi kemudian mengajak Joong Won kerja sama untuk menjatuhkan Tae Joon, namun Joong Won tak mau. Dia tak mau bekerja sama dengan Jaksa Choi, walau Jaksa Choi memberitahunya kalau dia bisa masuk penjara kalau tak mau kerja sama. Karena Joong Won sangat optimis, dia tak akan masuk pejara. Mendapat penolakan dari Joong Won, tentu saja Jaksa Choi terlihat tak senang.



Di lapangan, Jaksa Choi kemudian bertemu dengan Hye Kyung dan pada Hye Kyung, Jaksa Choi hanya berkata kalau dia tak tahu Hye Kyung menyukai bisbol, lalu pergi. Tak lama kemudian Joong Won keluar dan Hye Kyung memberitahunya kalau dia akan membela Joong Won.


bersambung



No comments :

Post a Comment