November 15, 2016

Woman With a Suitcase Episode 9 - 2


Anna berdecit heboh saat tahu bahwa wanita yang mengaku pacarnya Tae Ho datang karena dia penggemar Tae Ho.

Dia langsung semangat ingin pergi melihat wanita itu, tapi anak buahnya Bok Gu menghentikannya. Dia tidak mengerti kenapa Anna menyukai pria seperti Tae Ho, bahkan ada rumor yang mengatakan kalau dia brengsek di lokasi syuting. Pokoknya, sebaiknya Anna jangan menyukainya deh.

Anna tak terima dan langsung membela idolanya itu. Dia jadi curiga dengan sikap anak buahnya Bok Gu itu, jangan-jangan dia menulis komentar jahat pada Tae Ho.





Goo Tae tiba-tiba curiga, jangan-jangan wanita yang mengaku pacarnya Tae Ho itu bukan pacarnya yang sebenarnya, sama seperti saat terungkapnya hubungan Kim Tae Hee dan Rain yang mana waktu itu ada seorang kurir yang bikin kekacauan dan mengklaim dirinya sebagai pacarnya Kim Tae Hee dan bersikeras mengklaim kalau artikel mereka tidak benar.


Yups! Tebakannya benar. Bahkan saat ini wanita itu sedang ngotot memaksa Bok Gu untuk segera merilis artikel koreksi bahwa dialah pacar Tae Ho yang sebenarnya. Bok Gu mengiyakannya saja lalu membuat-buat alasan untuk menanyakan nomor kontak managernya Tae Ho.


Paralegal Hwang datang tak lama kemudian dengan membawa banyak bekal untuk semua orang. Membahas kasus gadis tunawisma, Suk Woo berpikir bahwa jika Min Ah tidak menyembunyikan ponsel berisi rekaman video itu maka pasti Gyeong Hwan yang memilikinya.

Dia berpikir seperti ini setelah mempelajari laporan hasil deteksi kebohongan Gyeong Hwan. Semua jawabannya jujur kecuali saat dia ditanyai tentang masalah ponselnya Min Ah. Dia mengusulkan agar mereka melakukan sidang ulang. Tapi Geum Joo mengaku kalau mereka masih belum bisa menemukan keberadaan Gyeong Hwan sekarang.


Gyeong Hwan sendiri sedang disekap di sebuah bangunan kosong oleh Tomy Kim. Wajahnya tampak lebam dan berdarah yang pastinya setelah dihajar Tomy Kim. Dia memperingatkan Gyeong Hwan bahwa Gyeong Hwan takkan bertahan lama karena dia lemah.

Tomy Kim mengaku kalau dia sendiri sebenarnya punya kelemahan, kelemahannya adalah gampas lepas kontrol. Karena itulah mumpung dia masih bisa mengendalikan dirinya, sebaiknya Gyeong Hwan mengaku saja tentang dimana dia menyembunyikan ponsel itu. Saat Gyeong Hwan masih saja diam, Tomy Kim langsung bersiap untuk melanjutkan siksaannya. Gyeong Hwan ketakutan hingga akhirnya mengakui keberadaan ponsel itu.


Beberapa saat kemudian, Tomy Kim menyerahkan ponsel itu ke Dong Soo. Yang tak disangkanya, rekaman video itu bukan tentang Bincang Kuliner melainkan video Yoo Tae Ho bersama wanita. Di akhir video, wanita itu berbalik ke arah kamera, memergoki si pengintip. Dong Soo tertawa ngakak saat melihat wanita itu ternyata Ye Ryeong.


Beberapa orang petugas dari kejaksaan mendatangi kantor Ye Ryeong dengan membawa surat perintah penggeledahan dan penyitaan. Mereka mendapat informasi yang menyatakan bahwa Pusat Seni Ohsung menimbun dana gelap. Tepat setelah para petugas kejaksaan itu pergi, Ji Eun datang dan menyarankan agar sebaiknya Ye Ryeong menyerah saja. Tapi saran itu langsung ditolak mentah-mentah oleh Ye Ryeong.


Tomy Kim yakin kalau Ye Ryeong menyuruh orang untuk melukai Min Ah demi mendapatkan video itu. Dong Soo senang. Karena usaha Ye Ryeong dalam membela dirinya, sama artinya dengan memberikan senjata kepada Dong Soo secara tak sengaja. Dong Soo memuji kerja bagus Tomy Kim, tapi Tomy Kim sendiri tampak tidak tenang entah memikirkan apa.


Berita tentang Ye Ryeong disiarkan TV dan ditonton oleh tim Golden Tree. Diberitakan bahwa Ye Ryeong mengirim dana gelap itu ke luar negeri. Cemas, Geum Joo dan Suk Woo langsung pergi mencari Ye Ryeong.

 

Ye Ryeong sedang diinterogasi Jaksa Choi. Tapi Ye Ryeong bersikeras tidak mengakui tuduhan itu karena dia tahu alasan investigasi ini hanyalah untuk menyerangnya dalam kasus perceraian. Kalau begitu Jaksa Choi menyarankan agar Ye Ryeong menyerah saja.

Tapi tepat saat itu juga, Geum Joo dan Suk Woo muncul. Suk Woo menyatakan dirinya sebagai pengacaranya Ye Ryeong dan Ye Ryeong langsung setuju untuk menggunakan jasa Suk Woo sebagai pengacara pembelanya.

 

Setelah interogasi selesai, Ye Ryeong datang ke Golden Tree dan langsung disambut Pengacara Goo yang terlalu antusias untuk menangani kasus perceraiannya (karena kasus perceraian Ye Ryeong ini nilainya sangat besar).

Dalam rapat, Ye Ryeong memberitahu mereka bahwa dia sudah beberapa tahun ditekan untuk bercerai. Dia yakin dia dijadikan tertuduh untuk menekannya bercerai. Suk Woo heran, menekan Ye Ryeong dengan membuatnya jadi tertuduh itu kan ilegal. Pengacara Goo menjelaskan bahwa ini adalah sebuah bentuk ancaman bagi Ye Ryeong, pilih cerai atau penjara.


Geum Joo mempelajari laporan kasus Ye Ryeong itu dengan cepat dan akhirnya memutuskan kalau Ye Ryeong sudah pasti kalah dan bercerai karena pihak Ohsung sudah mempersiapkan segala macam bukti dan saksi dengan sangat baik.

Tapi Ye Ryeong bersikeras tidak mau bercerai, bahkan sekalipun mereka membunuhnya. Geum Joo menyetujui keinginannya karena keinginan klien adalah yang paling penting bagi tim firma hukum mereka.


Geum Joo lalu menemui Bok Gu untuk melapor bahwa Ye Ryeong sudah mempercayakan kasus perceraiannya pada mereka. Tapi dia menduga kasus ini mungkin akan ada dampaknya. Melihat dari ekpresi Geum Joo, Bok Gu tahu kalau Geum Joo tetap ingin mengerjakan kasus ini.

"Kalau kau mengizinkan, kami ingin melakukannya" ujar Geum Joo

Bok Gu heran mendengar ucapan Geum Joo, kenapa hari ini dia tiba-tiba jadi patuh. Lagipula kalau dia bilang tidak, maka Suk Woo pasti akan langsung menerobos untuk protes.

"Jadi kau memberi izin?"

"Tapi, kau harus berjanji satu hal... jangan berkeliaran seorang diri. Tepati janji itu" omel Bok Gu. Dia mengaku kalau belakangan ini dia tidak tidur nyenyak karena memikikan kasus Min Ah dan kasus pertempuran antar anggota keluarga Ohsung.


Ji Eun pergi menemui tim hukum Ohsung. Dia menyarankan pada Hye Joo untuk bicara kakak tirinya itu dan membujuk Geum Joo untuk mengalah dengan iming-iming akan diberi kompensasi besar. Tapi Hye Joo berkata bahwa uang tidak bisa menyelesaikan segalanya.

Selain itu adalah ada masalah dalam pernyataan kesaksian para pelayan. Tertulis kalau si pelayan bersaksi bahwa Ye Ryeong melupakan ultah suaminya. Tapi setelah dia selidiki, ada catatan kalau Ye Ryeong sudah membelikan sebuah hadiah untuk suaminya sebulan sebelumnya. Hal seperti ini sudah pasti akan langsung diketahui oleh Geum Joo, jadi dia menyarankan agar semua kesaksian diperiksa ulang.

Ji Eun tak suka mendengar nada bicara Hye Joo dan langsung balas mengkritiknya. Tapi Hye Joo dengan tenangnya mengingatkan Ji Eun bahwa dia sendirilah yang datang kemari untuk meminta saran pengacara dan menuduh Ye Ryeong punya selingkuhan padahal dia tidak punya bukti kuat. Ji Eun langsung emosi dan hampir saja menyiram Hye Joo kalau saja Dong Soo tidak segera menyudahi pertemuan ini.


Pengacara Goo berniat mengajukan gugatan sangat tinggi yang pastinya sulit diterima Ohsung agar mereka ragu untuk melakukan perceraian. Saat Ye Ryeong ragu, Pengacara Goo langsung emosi memberitahu Ye Ryeong bahwa dia mengerjakan kasus ini dengan mempertaruhkan lisensi pengacaranya dan tekanan yang harus diterimanya dari Dong Soo pastinya.


Geum Joo berusaha membujuk Ye Ryeong untuk mempercayai Pengacara Goo saja, dia ahli dalam kasus perceraian. Ye Ryeong akhirnya setuju, tapi dia juga punya syarat. Jika nantinya mereka menemukan sebuah informasi yang mungkin merugikan klien, mereka harus merahasiakannya. Pengacara Goo mendengus remeh mendengar saran itu, tapi baiklah, dia setuju. Ye Ryeong pun pergi dengan senyum licik.


Tim K-Fact bertemu dengan seorah ahli komputer. Goo Tae berpikir, apa mungkin mereka sebenarnya sudah tahu kalau mereka sedang diikuti paparazi. Si ahli komputer akhirnya berhasil melacak nomor yang digunakan managernya tae Ho. Dari penyelidikannya, si manager juga menelepon pada hari kejadian itu.


Ye Ryeong sedang bekerja saat Dong Soo meneleponnya. Dia lalu pergi menemui Dong Soo dan memberitahu kalau kedatangan Dong Soo kemari hanya akan sia-sia karena dia sudah berniat untuk menuntut balik. Dia mau pergi, tapi Dong Soo tiba-tiba berucap "Yoo Tae Ho... rekaman video itu ada padaku"

Ye Ryeong sontak membeku di tempat. Sambil memuji kehebatan Dong Soo dalam menemukan video itu lebih dulu, Ye Ryeong bertanya-tanya apa sebenarnya yang Dong Soo inginkan? Dana gelapnya? Dong Soo mengaku kalau dia menginginkan hal yang sama dengan Ye Ryeong... "Aku menginginkan Oh Sung"


Hye Joo kaget saat Geum Joo memberitahunya kalau Bok Gu memberi Golden Tree izin untuk mengerjakan kasus perceraian Ye Ryeong. Geum Joo heran melihat reaksinya, memangnya Hye Joo meminta Bok Gu untuk tidak menangani kasus ini? Yang tidak disangkanya, Hye Joo mengiyakannya. Dia meminta Bok Gu untuk tidak ikut campur demi masa depan K-Fact sendiri.

Geum Joo memberitahu Hye Joo untuk tidak menggunakan masalah dana gelap sebagai alasan perceraian. Tapi Hye Joo menyarankan Geum Joo untuk mengalah saja padanya dan tidak usah ikut campur jika Geum Joo tidak mau kembali ke penjara.


"Aku juga punya saran untukmu. Bayar hutangmu padaku" ujar Geum Joo.

Hye Joo tak percaya mendengarnya "Apa? Uang untuk membesarkanku? Ah, Biaya pendidikanku?"

"Kasus gadis tunawisma. Ada kaitannya dengan Ohsung. Aku akan membuka kembali kasus itu"

Geum Joo bertanya-tanya, tak inginkah Hye Joo memulai kembali kasus yang membuat mereka jadi seperti ini? Tapi tentu saja Hye Joo tak mau kembali ke kasus itu. Dia beralasan bahwa banyak yang harus dia pertaruhkan karena dia adalah seorang pengacara Ohsung, berbeda dengan Geum Joo yang cuma seorang paralegal.


Malam harinya, Geum Joo membereskan meja ruang tamunya Bok Gu yang berantakan. Saat memasukkan dokumen itu ke laci, dia melihat sebuah album berjudul paparazi dan sebuah album lain dengan judul Golden Tree. Saat dia menemukannya, dia mendapati isinya adalah foto-foto dirinya yang dilengkapi dengan beberapa catatan tentang dirinya.

Seperti misalnya, Bok Gu menulis bahwa Geum Joo adalah orang yang tidak membedakan air dan api demi mencapai tujuannya, Geum Joo menyukai barang imitasi, bahkan ada foto dirinya saat menghancurkan kaca mobil mantan suaminya dengan catatan 'membenci mobil butut'. 😂


Dia sudah hampir sampai di halaman terakhir saat tiba-tiba saja Bok Gu muncul dan merebut album itu darinya. Geum Joo langsung mengatainya penguntit dan mengatai Bok Gu sebagai 'Hamtalker'. Dia heran, kenapa Bok Gu menyuruh paparazi membuntutinya?

"Karena aku tak tahu kau akan melompat ke arah mana" alasan Bok Gu

"Baiklah. Aku akan memaafkanmu kalau kau menunjukkan halaman terakhirnya"

Tapi Bok Gu menolak. Geum Joo berusaha merebut album itu, tapi Bok Gu terus menjauhkannya. Kesal, Geum Joo akhirnya menyerah dan kembali ke kamarnya dengan mengklaim kalau dia tidak penasaran sama sekali. Tapi beberapa saat kemudian saat keadaan sudah sepi, dia kembali lagi. Tapi album itu sudah tak ada di tempat.


Bok Gu membawa album itu ke kantornya. Halaman terakhir ternyata berisi foto saat Geum Joo menangis seorang diri dan Bok Gu menulis catatan 'Kenapa hatiku sakit (melihat Geum Joo menangis)'. Keheranan sendiri dengan catatan itu, Bok Gu menduga kalau dia pasti menulis catatan itu saat dia sedang mabuk.


Keesokan harinya, Suk Woo sedang berdiskusi tentang bukti saat Bok Gu memanggilnya dan mengisyaratkan Suk Woo untuk bicara di luar dengannya. Bok Gu bertanya apakah Suk Woo sudah menyatakan perasaannya pada Geum Joo. Saat Suk Woo mendesah, Bok Gu langsung menduga kalau dia pasti sudah ditolak.

Tapi Suk Woo membantah bahwa dia ditolak dan mengklaim kalau dia masih punya kesempatan. Bok Gu menyarannya untuk tidak menganggu Geum Joo lagi. Dalam masalah hubungan, kalau sudah ditolak maka dia harus menyerah. Saat Suk Woo tetap ngotot kalau dia masih punya banyak kesempatan, Bok Gu langsung mengomentari kepolosan Suk Woo dan kurangnya pengalamannya.


Tak berhasil meruntuhkan ketetapan tekad Suk Woo, Bok Gu akhirnya menyinggung masalah uang. Apa Suk Woo punya uang? Geum Joo itu lumayan matre, buktinya dia tak mau melepaskan tas imitasinya dan sangat senang saat dia membelikan mobil.

Tapi Suk Woo mengklaim kalau Bok Gu sudah salah menilai Geum Joo karena Geum Joo juga sangat senang saat dia membelikan penggaris melengkung yang harganya murah. Semua itu hanya prasangka Bok Gu dan yang bisa dia lakukan hanyalah menggunakan uang gila-gilaan untuk Geum Joo.

Mendengar itu, Bok Gu lagi-lagi mengomentari kenaifan Suk Woo. Dia mengaku kalau dia memanggil Suk Woo karena dia penasaran akan apa alasan yang Geum Joo gunakan untuk menolaknya. Dan setelah melihat sikap Suk Woo, sepertinya dia mengerti.


Dalam perjalanan, Bok Gu mendapat telepon dari Reporter Baek yang sedang membuntuti Geum Joo. Dia melapor bahwa Geum Joo masuk ke rumah orang.


Dengan bergaya serba mewah ala nyonya konglomerat, Geum Joo masuk ke sebuah rumah mewah bersama seorang agen real estate. Si agen menjelaskan kalau rumah ini adalah rumah keluarga Ohsung. Saat si agen mulai membahas masalah kontrak, Geum Joo menuntut si agen untuk menunjukkan bukti bahwa rumah ini benar-benar milik keluarga Ohsung, foto keluarga misalnya.

Tanpa mencurigai apapun, si agen menunjukkan sebuah foto Ye Ryeong bersama suaminya, Han Ji Hoon, dan putri mereka. Puas melihat foto itu, Geum Joo membuat-buat alasan tidak cocok dengan rumah itu lalu pergi.


Dalam perjalanan pergi, Geum Joo berpikir "Saat kau pikir semua sudah selesai, muncul kesempatan lain untuk sidang ulang. Karena itulah aku ingin mencoba kembali. Karena aku menemukan fakta penting bahwa kasus belum selesai dan keputusanku tidak salah. Karena itulah sekarang aku akan menuntut sidang ulang demi hidup Cha Geum Joo"


Di tengah jalan, Bok Gu tiba-tiba datang dan langsung protes karena Geum Joo sudah melanggar janjinya untuk tidak berkeliaran seorang diri. Geum Joo beralasan kalau dia hanya menyelidiki apakah suami Ye Ryeong punya wanita simpanan atau tidak. Dia kan tidak perlu melaporkan hal-hal seperti ini.

"Penampilanmu lebih baik daripada saat menjadi Madam Cha. Kelihatan lebih anggun" komentar Bok Gu

Geum Joo bertanya kapan mereka akan mengetahui identitas wanitanya Yoo Tae Ho. Bok Gu menyuruhnya untuk naik dulu, ada yang ingin dia katakan pada Geum Joo.


Bok Gu menghentikan mobilnya di pinggir jalan yang penuh pepohonan dan dedaunan yang berguguran. Dengan agak ragu, Bok Gu melihat sebuah kotak kecil yang ada di sakunya. Geum Joo penasaran, apa yang ingin Bok Gu katakan?


"Aku ingin kau menemaniku" ujar Bok Gu

Geum Joo langsung berpikir kalau Bok Gu pasti dapat masalah lagi. Kali ini kasus apa? Pemerkosaan? Kekerasan?

"Maukah kau menemaniku seumur hidup?"

Geum Joo langsung ternganga dan galau. Dia hendak menolak tapi bingung apa yang harus dikatakan. Bok Gu mendesah menyadari Geum Joo hendak menolaknya. Melihat ada daun jatuh ke rambut Geum Joo, Bok Gu menggunakannya sebagai alasan untuk mendekat.


Geum Joo langsung tegang dan menutup matanya. Bok Gu tersenyum lembut melihat reaksi Geum Joo. Agak jauh dari sana, Reporter Baek mengarahkan kameranya untuk memotret mereka berdua.


Tapi Bok Gu langsung menutup atap mobilnya, menghalangi pandangan kamera Reporter Baek dari mereka sebelum akhirnya mencium Geum Joo. Reporter Baek langsung menggerutu kesal.

Tapi kemudian Geum Joo tak sengaja menekan tombol buka dan atap mobil pun kembali membuka. Jadilah Reporter Baek bisa mengambil gambar mereka.


Geum Joo cepat-cepat mendorong Bok Gu menjauh darinya. Bok Gu bertanya kenapa Geum Joo malah membuka atapnya? Apa Geum Joo mau berita tentang mereka tersebar? Geum Joo mengklaim kalau dia tak sengaja.

"Cha Geum Joo-ssi, aku akan menunggu jawaban dari hatimu. Aku juga sangat sabar menunggu"

Bersambung ke episode 10

1 comment :