November 12, 2016

Woman With a Suitcase Episode 9 - 1

Episode 9: Aku Menuntut Sidang Ulang Untuk Hidupku.


Geum Joo memeluk Bok Gu erat-erat dan berterima kasih sambil menangis penuh haru karena Bok Gu telah menyelamatkan Min Ah. Bok Gu senang banget dapat pelukan tapi kemudian menyarankan agar mereka berpelukan setelah makan saja.



Geum Joo akhirnya sadar dan cepat-cepat melepaskan pelukannya. Setelah Geum Joo menyapa Min Ah dan memperkenalkan dirinya, mereka pun makan bersama dengan gembira. Geum Joo memberikan sepotong dagingnya untuk Min Ah dan Bok Gu pun memberikan side dish untuk Min Ah.


Sementara mereka makan bersama, Suk Woo merana sendirian di kantor. Dia terus menunggu tapi sampai beberapa lama, Geum Joo masih belum kembali juga. Suk Woo akhirnya memutuskan untuk keluar ke balkon. Tapi dari sana, dia malah melihat Geum Joo sedang duduk berdua dengan Bok Gu di halaman depan.


Melihat Geum Joo diam terus, Bok Gu jadi bingung, Geum Joo begitu terharu atau marah karena dia tidak memberitahukan masalah ini? Tapi Geum Joo hanya sedang berpikir, siapa kira-kira wanita yang bersama Yoo Tae Ho?

"Bersabarlah sedikit" ujar Bok Gu

"Baiklah"

Bok Gu heran mendengar jawabannya, dia kira Geum Joo bakalan langsung pergi mencari wanita itu. Geum Joo mengaku bahwa dia tidak menyangka kalau Bok Gu ternyata bisa dipercaya. Karena itulah dia memutuskan untuk menunggu.


Bok Gu lalu mengantarkan Geum Joo pulang ke asramanya. Tapi di sana, mereka malah beritahu salah satu penghuni bahwa kamarnya Geum Joo diobrak-abrik, entah siapa pelakunya, apalagi CCTV-nya rusak. Geum Joo dan Bok Gu langsung masuk dan mendapati kamar itu sudah porak poranda, bahkan isi kopernya berantakan.

Geum Joo langsung mengeluh sedih dan kesal karena dokumennya sekarang jadi kacau balau. Bok Gu melihat ruangan itu dengan cemas. Tapi karena tak ingin membuat Geum Joo cemas, dia berusaha mengomentari kejadian ini dengan nada bercanda dan berkata kalau perampoknya sedang tidak beruntung karena dia masuk ke tempat orang yang tidak memiliki benda berharga.

"Apa maksudnya tidak ada benda berharga?" protes Geum Joo. Walaupun dia tidak punya emas atau semacamnya, tapi dokumen kasus-kasusnya ini sangat berharga baginya.


Keesokan harinya, Geum Joo memberitahu Anna dan Paralegal Hwang tentang Min Ah yang ternyata masih hidup. Anna sennag bukan main, berarti sekarang mereka bisa melanjutkan kasus gadis tunawisma itu. Paralegal Hwang menanggapi kabar ini dengan lebih bijak dan memberitahu Anna untuk bersabar dalam menghadapi kasus seperti ini.

Pengacara Goo datang tak lama kemudian dan penasaran dengan apa yang sedang mereka bicarakan. Anna langsung memberitahunya tentang kasus yang membuat Geum Joo dipenjara dan korbannya ternyata masih hidup. Pengacara Goo langsung gemetar saking shocknya mendengar kabar itu.


Tim K-Fact rapat membahas kasus ini. Intinya, Min Ah mengikuti pesta bersama ahjussi yang diadakan Oh Sung Group. Lalu kemudian dalam perjalanan pulang, dia merekam Yoo Tae Ho bersama seorang wanita. Dia lalu didesak untuk menyerahkan ponsel itu hingga akhirnya koma saat dia dibuang di taman. (ponsel itu sendiri ketinggalan dan diambil Oh Gyeong Hwan yang dikambinghitamkan sebagai pelaku dalam kasus Min Ah)

Kasus itu sendiri pada akhirnya menyeret Geum Joo yang awalnya hanya ingin membuktikan Gyeong Hwan tidak bersalah, hingga akhirnya Geum Joo harus mendekam di penjara. Bok Gu menyimpulkan bahwa kasus ini membawa mereka pada pertanyaan, siapa wanita yang bersama Yoo Tae Ho malam itu. Bok Gu memutuskan bahwa mereka harus membuntuti Yoo Tae Ho.


Oh Gyeong Hwan sekarang sudah bebas dan bekerja di sebuah mini market. Malam itu, tiba-tiba Tomy Kim mendatanginya dengan alasan membeli lolipop lalu langsung to the point bertanya apakah dia Oh Gyeong Hwan.

Saat Gyeong Hwan bertanya balik, Tomy Kim berkata kalau dia adalah seorang pesuruh yang datang kemari untuk mendapatkan sesuatu dari Gyeong Hwan dan memusnahkannya. Gyeong Hwan langsung ketakutan menyadari sesuatu yang dimaksudnya. Tomy Kim pun menegaskan maksudnya dengan membuat isyarat ponsel.


Geum Joo yang juga sedang dalam misi mencari Gyeong Hwan, masuk ke mini market itu tak lama kemudian dan menunjukkan foto Gyeong Hwan pada kasir. Sayangnya, kasirnya sekarang sudah ganti jadi Tomy Kim yang menyamar dan mengklaim kalau dia tidak pernah melihat bocah dalam foto itu.

Gyeong Hwan sendiri sedang bersembunyi di belakang. Awalnya dia berusaha meraih kenop pintu untuk melarikan diri mumpung perhatian Tomy Kim sedang teralih. Tapi sayangnya, Geum Joo pergi dengan cepat dan dia sendiri pun terlalu ragu-ragu, jadilah dia gagal melarikan diri.


Reporter Baek, menunjukkan beberapa foto-foto Geum Joo yang diambilnya secara diam-diam dan menunjukkan beberapa foto yang membuatnya cemas karena dalam beberapa foto itu tampak seorang pria asing sedang membuntuti Geum Joo. Reporter Baek mengaku tak tahu siapa pria itu karena wajahnya tak ada dalam database mereka.

Bok Gu jadi cemas dan langsung menelepon Geum Joo yang saat itu baru keluar dari mini market. Saat Geum Joo memberitahu kalau dia sedang melakukan sesuatu di luar, Bok Gu protes menuntut Geum Joo untuk memenuhi janjinya untuk tidak berkeliaran seorang diri. Geum Joo meremehkan protesnya, sama sekali tidak menyadari Bok Gu benar-benar mengkhawatirkannya.

 

Bok Gu lalu membawa Geum Joo ke sebuah toko baju, membeli jaket untuk Min Ah. Geum Joo memilihkan yang paling hangat dan cute untuk Min Ah. Saat Bok Gu sedang membayar, dia melihat Geum Joo sedang mencoba jaket untuk dirinya sendiri. Tapi sayang, harganya terlalu mahal.

Bok Gu langsung meminta pelayan toko untuk membungkus jaket yang dipakai Geum Joo itu juga sambil berkata bahwa wanita harus memakai pakaian seperti ini untuk menyamarkan kalau dia miskin.


Keesokan harinya, Bok Gu bersama anak buahnya dan Reporter Baek ngebut membuntuti Yoo Tae Ho yang saat itu sedang bersama seorang wanita. Reporter Baek ingin mendapatkan foto yang lebih jelas, jadi dia menyuruh anak buahnya Bok Gu untuk mendekati mobilnya Yoo Tae Ho.

Yoo Tae Ho sadar kalau dia sedang dibuntuti dan langsung menghubungi managernya yang membuntuti mereka dari belakang. Bok Gu dan timnya terus membuntuti, berkelok-kelok melewati mobil-mobil lain hingga mereka sukses bersejajar dengan Tae Ho dan Reporter Baek bisa memotret mereka dari jarak dekat.


Sayangnya, mereka tiba-tiba dihadang mobil managernya Tae Ho, Tae Ho langsung keluar untuk mengkonfrontasi mereka. Tapi bukannya menyembunyikan gadis dalam mobilnya itu, Tae Ho malah terang-terangan menunjukkan gadis yang ada dalam mobil itu pada Bok Gu.

Dia pede menunjukkan wanita itu karena wanita yang bersamanya itu bukan pacarnya, melainkan koordinatornya. Tim K-Fact langsung kesal menyadari mereka sudah gagal dalam perburuan mereka. Bok Gu tetap bersikap tenang saat dia pamit.

 

Dalam perjalanan kembali bersama managernya, Tae Ho langsung menghubungi seseorang yang dia panggil 'noona'. Dia memberitahu noona itu bahwa Bok Gu sedang mengikuti mereka.


Bok Gu baru kembali malam harinya bersamaan dengan Geum Joo yang hendak pulang. Bok Gu mengajaknya pergi bersama, tapi Geum Joo menolak dan mengingatkan Bok Gu bahwa sekarang dia sudah punya mobil sendiri jadi dia tidak perlu lagi dianterin pulang.

"Kau tidak bisa pulang naik mobil" kata Bok Gu dengan entengnya.

Saat Geum Joo bertanya kenapa begitu, Bok Gu menunjuk lantai atas sambil berkata bahwa mulai sekarang rumahnya Geum Joo adalah di sana. Karena Geum Joo masih bingung, Bok Gu mengajaknya naik ke rumahnya. Di sana, Geum Joo shock mendapati semua barang-barangnya sudah dipindahkan kemari.

Dia langsung protes tak terima karena Bok Gu melakukan ini tanpa membicarakannya dulu dengannya. Apa Bok Gu secemas itu padanya sampai dia melakukan ini? Bok Gu mengklaim kalau dia memang cemas, tapi bukan mencemaskan Geum Joo, melainkan mencemaskan Min Ah.

"Apa kau tidak peduli jika Min Ah kesepian atau tidak? Wah, Cha Geum Joo-ssi, kau tega sekali"

Min Ah langsung mendukung Bok Gu dengan memasang wajah memelas hingga akhirnya Geum Joo mengalah dan mau tinggal di sini, bukan demi Bok Gu, melainkan demi Min Ah.


Sementara itu, Suk Woo sedang membantu melayani pelanggan di restoran udon milik orang tuanya. Berkat ketampanannya, restoran hari itu jadi ramai pengunjung yang rata-rata wanita. Setelah restoran tutup, dia makan bersama kedua orang tuanya. Ayah bertanya kapan Suk Woo akan membawa orang itu (Geum Joo)? Suk Woo beralasan kalau orang itu sangat sibuk sekarang ini.

"Dia orang seperti apa? Kami penasaran" tanya Ibu

"Dia orang yang sangat baik, seperti ibu"


Setelah itu, Suk Woo pergi ke asramanya Geum Joo dengan membawakan makanan. Dia mengsms Geum Joo untuk memberitahukan kedatangannya, tapi kemudian seorang penjaga asrama memberitahunya bahwa Geum Joo sudah pindah dari sini, tadi ada ahjussi tampan yang datang membawa pergi semua barang-barang Geum Joo.


Suk Woo langsung menghubungi Geum Joo dan memberitahu bahwa dia ada di asramanya Geum Joo membawakan makanan dari orang tuanya untuk Geum Joo. Bok Gu ada di sana saat Geum Joo menjawab teleponnya Suk Woo dan langsung kesal. Tak enak memberitahu kebenarannya, Geum Joo memutuskan untuk berbohong dan berkata kalau sekarang ini dia sedang bertemu klien.

Bok Gu tambah kesal mendengar kebohongannya dan langsung mengungkap kebohongan Geum Joo dengan berteriak keras-keras agar didengar Suk Woo "Cha Geum Joo-ssi, jangan lupa handuk di laci atas! Ah, dan akan kuambilkan sikat gigi baru! Kau mau yang merah, kan? Punyaku yang biru, jangan sampai tertukar!"


Suk Woo shock mendengar semua itu. Bahkan keesokan paginya, dia cuma melamun sedih di meja kerjanya. Anna dan Paralegal Hwang mencoba menanyainya. Tapi Suk Woo cuma menjawabnya dengan pasang senyum seolah tak terjadi apapun.

Geum Joo datang tak lama kemudian dengan ceria... sampai saat Anna dan Paralegal Hwang menunjuk ke Suk Woo yang menatapnya dengan kecewa dan sedih. Geum Joo langsung galau dan tak enak hati tapi tak tahu harus bilang apa.


Jaksa Choi menghadang Hye Joo di tengah jalan dan setelah melihat dokumen yang dibawanya, dia berkomentar bahwa perang perebutan warisan Keluarga Oh Sung sudah dimulai. Saat Hye Joo langsung merebut dokumennya kembali, Jaksa Choi meminta Hye Joo untuk menangani kasus perceraiannya, dia tidak mau lagi jadi menantu konglomerat dan ingin Hye Joo kembali padanya. Hye Joo tidak benar-benar tertarik pada Bok Gu, bukan?


Hye Joo tak menjawabnya tapi langsung menemui Bok Gu setelah itu dan memberitahu Bok Gu tentang kasus barunya, Ye Ryeong akan segera menerima surat cerainya. Dia memperingatkan Bok Gu untuk tidak terlibat dalam kasus ini, karena dalam pertempuran kali ini Dong Soo akan maju untuk mengincar posisi otoritas di Oh Sung. Kalau Bok Gu sampai melibatkan diri maka Dong Soo bisa saja membuat masalah untuk K-Fact dan firma hukumnya.

Dan menyangkut masalah berubah haluannya, Hye Joo berkata kalau dia akan mempertimbangkan masalah itu lebih serius setelah kasusnya ini selesai. Bok Gu menyarankannya untuk membuat keputusan dengan cepat agar dia bisa menyelamati Geum Joo saat hal baik terjadi padanya.

Hye Joo tak suka mendengarnya, tapi dia penasaran hal baik apa itu? Kedengarannya seperti Bok Gu akan melamarnya. Bok Gu hanya menjawab dengan menyuruh Hye Joo bertanya sendiri pada Geum Joo nanti.


Saat Bok Gu pulang malam harinya, dia mendapati sofa sudah dipindahkan dan Geum Joo duduk di tengah ruangan, sedang sibuk memanggang daging. Apa-apaan ini? sapanya. Geum Joo memberitahunya bahwa dia memasak daging untuk meningkatkan tenaga Min Ah.

Saat dia sendiri makan daging yang terlalu panas, Bok Gu langsung mengomelinya untuk makan pelan-pelan. Geum Joo balas protes lalu menyuapi Bok Gu. Mereka pun makan bersama dengan gembira.


Keesokan paginya, Paralegal Hwang, Anna dan anak buahnya Bok Gu melakukan voting memilih antara Bok Gu dan Suk Woo. Anna dan Paralegal Hwang memilih Suk Woo. Saat anak buahnya Bok Gu bertanya kenapa Anna memilih Suk Woo, Anna berkata karena Suk Woo itu manis.

Anak buahnya Bok Gu langsung tak suka mendengar jawabannya, sepertinya karena dia menyukai Anna dan cemburu dengan jawaban penuh pujian pada Suk Woo itu. Anak buahnya Bok Gu jelas lebih memilih Bok Gu.


Pengacara Goo ikut nimbrung tak lama kemudian dan memilih Bok Gu juga, karena menurutnya yang paling penting dari pria adalah kedewasaannya. Anna yakin kalau Pengacara Goo memilih Bok Gu pasti karena Bok Gu kaya.

"Bukan itu saja. Mereka berdua memang ditakdirkan untuk satu sama lain. Sekarang mereka bahkan tinggal bersama"

"Itu kan karena Min Ah. Mereka tidak benar-benar memutuskan tinggal bersama"

"Jadi karena itu alasannya?" kata Suk Woo yang muncul tiba-tiba setelah mendengarkan percakapan mereka. Dia langsung nyengir lebar saking senangnya mengetahui alasan Geum Joo tinggal bersama Bok Gu.
 

Sementara itu, Geum Joo menemui seorang klien yang memakai setelan kuning dari atas ke bawah dan seorang pria lainnya. Pria berbaju kuning itu adalah penyanyi yang selama ini lagunya sering dinyanyikan Geum Joo dalam memperkenalkan dirinya sebagai 'teman'.

Si penyanyi memberitahu Geum Joo bahwa dia datang untuk menuntut orang yang berkomentar jahat tentangnya. Komentar yang mengatakan dia keranjingan warna kuning, dia tidak terima dengan komentar itu jadi dia meminta Geum Joo membantunya mencari orang itu.

Geum Joo langsung canggung mendengar kasusnya yang sepele itu. Pria lain di sebelahnya si Penyanyi berpendapat bahwa itu bukan komentar jahat. Orang itu penggemarnya makanya dia tahu kalau si penyanyi menyukai warna kuning. Lagipula komentar jahat jauh lebih baik daripada tidak ada komentar sama sekali.

Geum Joo memberitahu si penyanyi bahwa pria itu ahli psikologi penggemar jadi sebaiknya si penyanyi berdiskusi dengannya saja. Dia lalu pergi meninggalkan mereka.


Saat dia keluar dari sana, dia mendapati Bok Gu sudah menunggunya untuk bertanya jam berapa Geum Joo pulang nanti. Tapi Suk Woo tiba-tiba menyela untuk menunjukkan kalau mereka punya banyak pekerjaan. Bok Gu bersikeras menginginkan Geum Joo pulang cepat, bekerja kan tidak harus di kantor terus, Min Ah juga sudah menunggunya.

"Aku juga ingin ikut. Aku juga ingin bertemu Min Ah" ujar Suk Woo. Tapi Bok Gu tak setuju, dia akan mengundang Suk Woo kapan-kapan saja.

 

Malam harinya, bel pintu rumahnya berbunyi. Bok Gu membuka pintu dan mendapati Suk Woo yang datang membawa sekantong jajan. Tapi Bok Gu langsung mengusirnya terang-terangan dengan alasan kalau mereka sedang sibuk, mengambil kantong jajannya Suk Woo lalu menutup pintu begitu saja. Tapi dia tidak menguncinya, jadilah Suk Woo bisa nyelonong masuk dengan mudah. hehe.



Mereka semua lalu duduk bersama. Suk Woo memperkenalkan dirinya pada Min Ah yang tersipu malu padanya. Geum Joo memperhatikan reaksi Min Ah dan menggodanya, Min Ah pasti malu bertemu pengacara yang tampan. Bok Gu tak terima dan langsung menyuruh Min Ah memilih siapa yang paling tampan antara dirinya dan Suk Woo.

Geum Joo hampir saja menjawab Bok Gu, tapi belum sempat terucap, Min Ah sudah menyela dan menjawab duluan "Ahjussi pengacara"

Suk Woo langsung cengengesan saking senangnya. Geum Joo langsung tutup mulut dan Bok Gu protes tak terima. Min Ah memberitahu Bok Gu bahwa wajah seperti Suk Woo ini sangat populer belakangan ini. Bok Gu tak bisa terima dan terus memaksa Min Ah memilih sekali lagi, tapi Min Ah tetap teguh pilihannya. Geum Joo langsung geleng-geleng melihat tingkah Bok Gu.


Suk Woo kembali ke kantor lamanya dan mempelajari data sebuah grafik.

 

Geum Joo juga sedang mempelajari kasusnya saat dia melihat Bok Gu ketiduran di sofa sambil memeluk bantalnya dan sebuah buku. Geum Joo berusaha menariknya secara diam-diam dan membuat bukunya terjatuh.

Bok Gu terbangun saat itu, tapi pura-pura masih tidur. Mengira Bok Gu masih tidur, Geum Joo terus menarik bantalnya. Tapi Bok Gu tiba-tiba membuka mata dan menarik Geum Joo ke pangkuannya, Geum Joo berseru kaget dan langsung canggung dengan kedekatan mereka. Saking gugupnya, dia terus duduk di atas pangkuan Bok Gu.

"Apa kau akan terus duduk di pangkuanku?" tanya Bok Gu. Baru saat itulah Geum Joo sadar dan langsung bangkit, merebut bantalnya dan kembali ke dokumen-dokumennya.


Keesokan harinya, pegawainya Bok Gu melapor bahwa ada wanita yang datang dan mengaku bahwa dia pacar asli Yoo Tae Ho. Saat Bok Gu menemui wanita itu, ternyata dia seorang wanita yang usianya agak tua. Sambil menerawang ke langit-langit, wanita itu mengklaim kalau dia bertemu Tae Ho di Roma - Italia.

Bok Gu jelas tak percaya tapi dia mempersilahkan wanita itu untuk terus bicara. Wanita itu berceloteh kalau dia bertemu Tae Ho saat libur musim panas di depan kantor pusat stasiun TV. Waktu itu ada banyak reporter dan Tae Ho menggandeng tangannya dan mereka berlari di jalan kecil. Dia mengklaim bahwa Tae Ho jatuh cinta padanya dan mereka berdua memang ditakdirkan bersama. Dia bahkan mengklaim kalau mereka bisa saja menikah, tapi cara bicaranya seperti orang yang sedang berkhayal nikah sama artis.

Bersambung ke part 2

1 comment :