November 21, 2016

Woman With a Suitcase Episode 10 - 2

 

Bok Gu dan anak-anak buahnya masih di sana sampai malam tiba. Smenetara anak buahnya tidur, Bok Gu menghubungi Geum Joo via video chat yang saat itu masih bekerja jadi pelayan di rumah keluar Ohsung. Geum Joo protes, Bok Gu beralasan kalau dia ingin bertatap muka dengan Geum Joo.

Geum Joo tersipu mendengarnya. Tapi saat Bok Gu mempertanyakan bando pelayan yang sedang dipakainya, Geum Joo langsung malu dan mematikan sambungan mereka.



Keesokan harinya, Suk Woo menemani Geum Joo mengunjungi Nyonya Han yang kemarin disebut-sebut oleh pelayan. Nyonya Han sepertinya sudah pikun, ia bahkan tidak ingat sekarang tahun berapa.

Hari berikutnya, Bok Gu dan Geum Joo sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing, Bok Gu masih memata-matai tempat itu sementara Geum Joo dan Suk Woo terus mengunjungi Nyonya Han.

Hari itu, Geum Joo membuatkan teh sirup maple kesukaan Nyonya Han saat tiba-tiba Nyonya Han bertanya kemana Ji Hoon pergi. Geum Joo mencoba bertanya apakah Ji Hoon yang Nyonya Han maksud adalah Han Ji Hoon dari Ohsung. Nyonya Han membenarkannya, Ji Hoon juga menyukai teh sirup maple.

Geum Joo memanfaatkan saat itu untuk mensugesti Nyonya Han bahwa sekarang ini adalah tahun 1999 lalu bertanya dimana sekarang. Nyonya Han berkata kalau ini adalah rumahnya Ji Hoon di Toronto, Kanada. Lalu apa yang Nyonya Han lakukan di sini? tanya Geum Joo. Mengasuh bayi, jawab Nyonya Han.


Gara-gara harus melakukan pengintaian 3 malam, Bok Gu jadi berewokan tapi dia tetap narsis seperti biasanya dan menilai dirinya sendiri masih sangat tampan setelah begadang 3 hari berturut-turut. hehe.


Dalam perjalanan pulang dari rumah sakit, Suk Woo memuji Geum Joo yang sukses membuat penemuan besar. Geum Joo tak menyangka kalau Han Ji Hoon punya anak di luar nikah yang disembunyikan, apalagi itu terjadi sebelum dia menikah dengan Ye Ryeong.

"Bagaimanapun, kau membuat ingatan nenek bisa kembali sedikit" puji Suk Woo sekali lagi.

"Kan sudah kubilang, menunggu adalah keahlianku"

Suk Woo termenung sejenak sebelum berkata bahwa dia merasa kalau dia tidak bisa tanpa Geum Joo. Tapi Geum Joo yakin kalau mulai sekarang akan baik-baik saja tanpanya, buktinya Suk Woo bisa menyiapkan pembelaannya seorang diri dengan baik. Tapi Suk Woo ngotot kalau dia tidak akan bisa sendirian, pokoknya dia akan terus menempel pada Geum Joo seperti cicada.


Anak buahnya Bok Gu baru bangun saat tiba-tiba saja dia melihat seorang wanita mencurigakan keluar dari tempat yang mereka intai berhari-hari. Reporter Baek langsung membidik wanita itu dengan kameranya. Tapi sayangnya dia tidak bisa mendapatkan wajah wanita itu karena wanita itu memakai topi besar yang menutupi wajahnya.

Mereka langsung membuntuti wanita itu, anak buahnya Bok Gu mensejajarkan mobilnya dengan mobil wanita itu. Tentu saja wanita itu Ye Ryeong, tapi satu-satunya yang berhasil dipotret Reporter Baek hanyalah foto buram, Reporter Baek merasa sepertinya dia pernah melihat dengan wanita itu. Bok Gu memerintahkannya untuk mengambil foto dari berbagai sudut lalu mencoba mencocokkan wajah wanita ini kedalam aplikasi K-program mereka.


Geum Joo menelepon Ye Ryeong untuk memintanya bertemu dan bicara. Saat Ye Ryeong datang, Geum Joo agak ragu sebelum akhirnya memantapkan diri untuk memberitahu Ye Ryeong bahwa suaminya Ye Ryeong memiliki seorang anak haram yang disembunyikannya di Kanada.

Ye Ryeong diam, Geum Joo mengira dia kaget hingga tak bisa berkata-kata. Tapi alih-alih sedih, Ye Ryeong malah sibuk berpikir lalu memutuskan bahwa ini adalah penemuan yang bagus, karena bukti ini bisa menguntungkan baginya.


Setelah Ye Ryeong pergi, Geum Joo memberitahu Suk Woo bahwa dia merasa agak aneh dengan reaksi Ye Ryeong dalam menanggapi berita ini. Tapi pada akhirnya dia tidak terlalu ambil pusing dengan reaksi aneh Ye Ryeong itu dan berpikir bahwa reaksi Ye Ryeong karena dia adalah seseorang yang tinggal di dunia yang berbeda dari mereka.


Saat Tim Golden Tree baru tiba di pengadilan untuk persidangan ketiga, mereka berpapasan dengan tim lawan. Kesal dengan kesombongan Hye Joo yang bahkan tidak memberinya hormat, Pengacara Goo menyatakan bahwa hari ini dia akan mencengkeram leher belakangnya Hye Joo. Tapi Hye Joo hanya menanggapinya dengan remeh.


Saat persidangan dimulai, Pengacara Goo mengajukan permintaan untuk bernegosiasi dengan pihak penggugat, jadi dia meminta Hakim untuk menetapkan tanggal untuk sidang berikutnya. Tapi tim pengacara Ohsung langsung menolak dan memutuskan kalau mereka sudah menetapkan hari ini sebagai hari pembelaan terakhir.

Tapi kemudian Pengacara Goo menunjukkan sebuah map dan berkata bahwa setelah melihat ini, dia yakin kalau mereka akan menyetujui permintaannya. Ia lalu meminta izin Hakim untuk memperlihatkan informasi yang mereka miliki itu pada pihak penggugat.


Saat menyerahkan bukti itu, Suk Woo menekankan bahwa alasan utama kehancuran rumah tangga Ye Ryeong dengan Han Ji Hoon, sepenuhnya adalah kesalahan Ji Hoon.

Dia lalu mengeluarkan akta kelahiran anak haramnya Ji Hoon lengkap dengan foto bayinya. Hye Joo shock, apalagi saat melihat ekspresi frustasi Ji Hoon. Suk Woo lalu bertanya apakah mereka masih mau meneruskan sidang ini atau ditunda?

"Pengacara Park Hye Joo, sekedar informasi saja. Informasi penting ini, ditemukan oleh orang awam, Cha Geum Joo" (Pfft)


Setelah persidangan usai, Ji Hoon dan tim pengacara Ohsung berkumpul di ruangannya Dong Soo. Ji Hoon cemas dan meminta Dong Soo untuk merahasiakan tentang anaknya ini dari Ketua untuk sementara waktu. Saudaranya Han Ji Eun menyindirnya karena terjatuh dalam masalah sebesar ini.

Dong Soo memberitahu mereka bahwa dengan keberadaan anak haramnya Ji Hoon ini, pihak pengadilan akan mengabulkan tuntutan Ye Ryeong. Ji Eun tak setuju karena Ye Ryeong menuntut uang tunjangan yang sangat besar.


Tim Golden Tree sedang rapat saat Hye Joo tiba-tiba datang ke sana. Pengacara Goo bertanya apakah dia mau menyerahkan pembatalan gugatan. Hye Joo membenarkannya dengan menyerahkan surat permohonan pembatalan gugatan. Setelah Pengacara Goo memeriksanya, Hye Joo langsung pamit pergi.

Paralegal Hwang menghentikannya untuk menawarinya minum dan ngobrol bersama mereka. Tapi Hye Joo menolak dengan alasan tak punya luang. Anna langsung menggerutui ketidaksopansantunan Hye Joo.

 

Pengacara Goo menyusul Hye Joo untuk memberinya riset rasio kemenangan Hye Joo yang diteliti seseorang. Dia berkomentar kalau rasio kemenangan Hye Joo menurun drastis padahal dulu Geum Joo sudah bekerja keras untuk membuat ratio kemenangan Hye Joo meningkat 100%.

Dia juga memberitahu Hye Joo bahwa sekarang Geum Joo tinggal bersama Bok Gu "Jadi, kuharap kau berhenti datang mencari CEO Ham. Kau jadi kelihatan menyedihkan, mengerti?"


Malam harinya, Hye Joo bertemu Jaksa Choi di bar. Jaksa Choi memberitahu Hye Joo tentang adanya kelompok Bincang Kuliner. Dan demi melindungi kelompok inilah, Dong Soo memenjarakan Geum Joo dulu. Dan karena ini juga, Jaksa Choi menyelidiki Bok Gu.

Hye Joo langsung mengerti kenapa Dong Soo membawanya ke Ohsung. Jaksa Choi mengkonfirmasinya, Hye Joo dibawa ke Ohsung sebagai sandera. Hye Joo bisa dimanfaatkan oleh Dong Soo untuk melawan Geum Joo jika Geum Joo membuka kembali kasus gadis tunawisma. Jaksa Choi penasaran siapa yang akan jadi pemenangnya nanti, Dong Soo, Geum Joo atau Bok Gu.

Jaksa Choi mengaku bahwa dia berencana untuk mengguncang Ohsung dan berhenti menjadi menantu keluarga berada. Karena itulah dia meminta Hye Joo untuk percaya padanya dan bertahan sedikit lagi.


Bok Gu baru selesai membaca buku saat dia melihat Geum Joo ketiduran di sofa. Dia langsung membopong Geum Joo ke kasurnya dan menyelimutinya. Dia tersenyum melihat wajah damai Geum Joo dalam tidurnya sebelum akhirnya membaringkan dirinya sendiri di sofa sambil memohon semoga Geum Joo lulus ujian advokat.


Keesokan harinya, tim K-Fact berkumpul untuk melihat hasil foto-foto wanita misterius yang diambil Reporter Baek dan dicocokkan dengan wajah dalam database program mereka. Tapi mereka malah terkejut saat program mereka menunjukkan wajah wanita misterius itu cocok dengan wajah Ye Ryeong.


Di tempat lain, Dong Soo dan Tomy Kim memperlihatkan pada Ye Ryeong video rekaman Bok Gu dan kedua anak buahnya yang sedang menyelidiki layanan parkir mobil yang dipakainya saat dia bertemu Tae Ho. Ye Ryeong langsung menyuruh mereka untuk mencegah Bok Gu bagaimanapun caranya.

Dong Soo memberitahunya bahwa Bok Gu adalah orang yang tidak mudah diajak bernegosiasi. Ye Ryeong tetap bersikeras agar Dong Soo melakukan segala cara. Jika dia gagal menyuap Bok Gu, maka dia bisa menggunakan perangkap. Jika Dong Soo berhasil menghentikannya, dia berjanji akan menyerahkan Ohsung pada Dong Soo.

Dong Soo puas mendengarnya. Tapi dia penasaran dengan akan hubungan Ye Ryeong dengan Geum Joo, apa Ye Ryeong akan membuang hubungan pertemanannya dengan Geum Joo. Ye Ryeong langsung mendengus remeh, siapa juga yang mau berteman dengan seseorang yang cuma paralegal seperti Geum Joo. Puas mendengar jawabannya, Dong Soo pun berjanji akan mencoba memikirkan suatu cara.


Bok Gu tengah merenungkan hasil penemuannya yang mencengangkan saat tiba-tiba dia ditelepon Dong Soo. Dia kemudian pergi menemui Dong Soo di Ohsung. Dong Soo berkata bahwa dia sempat lupa orang seperti apa Bok Gu dan kasus yang membuat Bok Gu harus melepaskan posisinya sebagai jaksa.

Membicarakan kasus itu, Dong Soo tiba-tiba menawarkan kerja sama. Tapi Bok Gu langsung menolaknya. Dia punya informasi penting sekarang, jadi kenapa juga dia harus bekerja sama dengan Dong Soo. Dong Soo berkata karena Bok Gu bisa mendapat banyak keuntungan.

Dong Soo menawarkan akan berbagi Ohsung dengan Bok Gu jika dia mau bekerja sama. Mereka berdua bisa menguasai Ohsung bersama. Tapi Bok Gu cuma menanggapinya dengan senyum sinis dan mempersilahkan Dong Soo untuk memiliki Ohsung seorang diri.


Dalam perjalanan bersama Dong Soo, Hye Joo teringat akan informasi yang didapatnya dari Jaksa Choi. Entah apa yang dipikirkannya, tapi kemudian dia memberikan laporan tentang anak haram Ji Hoon sambil berkomentar bahwa dia tidak bisa memprediksi masa depan Ohsung nantinya.

Hye Joo penasaran, apa yang akan Dong Soo lakukan pada Bok Gu. Dong Soo heran dengan pertanyaan Hye Joo, sepertinya dia tidak tertarik untuk mengetahui nasib Geum Joo. Hye Joo dengan entengnya berkata bahwa nasib Geum Joo sudah jelas, dia akan ditendang ke jalanan lagi.

Saat itu, Dong Soo ditelepon seseorang. Dong Soo langsung memberi perintah pada orang itu "Lanjutkan sesuai rencana"


Ji Ah ketakutan saat Tomy Kim memaksanya untuk membuka Pagebook-nya dan membalas pesan Bok Gu yang dulu. Bok Gu pasti sudah menanti-nantikan jawaban darinya. Ji Ah bertanya dia harus bilang apa?

Sesaat kemudian, Bok Gu tiba-tiba mendapat inbox dari Ji Ah yang berbunyi "Ahjussi, ini aku"

Tanpa mencurigai apapun, Bok Gu membalas pesan itu dan menanyakan keadaan Ji Ah. Sementara Ji Ah sedang diawasi ketat oleh Tomy Kim saat dia memberitahu bahwa dia akan menutup akun Pagebook ini. Bok Gu menawarkan agar mereka berkomunikasi lewat aplikasi lain.


Bok Gu membawa Geum Joo makan malam di sebuah restoran yng cukup bagus. Geum Joo heran, untuk apa Bok Gu membawanya makan malam di sini. Bok Gu dengan santainya menjawab, memangnya perlu ada alasan bagi dua orang yang tinggal bersama.

Geum Joo langsung protes, takut ada yang salah paham kalau omongan Bok Gu itu sampai didengar orang lain. Tapi Bok Gu malah semakin mengeraskan suaranya "Bukankah kita memang tinggal bersama"

Saat Geum Joo terus berusaha mendiamkannya, Bok Gu malah semakin getol mengeraskan suaranya yang sontak saja membuat semua mata langsung berpaling menatap mereka. Geum Joo langsung memprotes mulut nakalnya Bok Gu itu, dan Bok Gu malah menggodanya dengan memonyongkan bibirnya.

Saat Bok Gu melihat Geum Joo memakai gelang borgol pemberiannya, dia langsung menggodanya, sepertinya Geum Joo memang sangat menyukai borgol. Geum Joo menyangkalnya, bukannya dia menyukai borgol, dia memakai gelang ini hanya sebagai jimat keberuntungan saja.


Bok Gu mulai serius saat dia bertanya apakah Geum Joo benar-benar berteman dengan Ye Ryeong. Geum Joo menjawab tak yakin, tapi kenapa Bok Gu menanyakan itu.

"Pertemanan palsu terkadang bisa menjadi hambatan. Maksudku, jangan mempercayai pertemanan dengan orang seperti mereka"

Bok Gu lalu menyudahi acara makan malam bersama mereka dengan alasan kalau besok pagi-lagi, dia harus melakukan hal penting. Geum Joo penasaran, apa yang harus dilakukannya pagi-pagi. Tapi Bok Gu tidak mau memberitahu.


Subuh-subuh, Bok Gu sudah berada di dapur membuat makanan bekal. Setelah semuanya jadi, dia memasukkan semua makanan itu ke tas lengkap dengan sebuah kertas pesan. Tepat saat itu juga, aplikasi di ponselnya Bok Gu menyala.


Hari ini ternyata hari ujiannya Geum Joo. Dia sedang mempersiapkan segala keperluan ujiannya di kamar saat tiba-tiba dia mendengar suara-suara dari luar. Tapi saat dia keluar kamar, Bok Gu sudah tak ada di sana. Dia hanya menemukan tas berisi makan siang yang disiapkan Bok Gu untuknya. Bok Gu sendiri ternyata pergi untuk melacak Ji Ah lewat aplikasi di ponselnya.


Ji Ah sudah berada di tepi danau di sebuah taman saat itu, gelisah melihat aplikasi di ponselnya sementara Tomy Kim duduk mengawasinya, di tangannya yang memakai sarung tangan, dia melihat kancing bajunya Bok Gu yang dipungutnya waktu itu.

Dengan takut-takut Ji Ah bertanya apa yang akan Tomy Kim lakukan padanya. Tomy Kim bangkit dan menghampirinya sambil bertanya-tanya bagaimanakah Bok Gu akan terlepas dari perangkap ini. Dia memberitahu Ji Ah bahwa karakter asli orang tidak pernah berubah, sekali pengkhianat akan tetap jadi pengkhianat.

Dia mengatai Ji Ah sebagai orang yang tak tahu terima kasih dan hari ini Bok Gu akan menyadari bahwa usahanya menyelamatkan Ji Ah dari rawa aadalah sebuah kesalahan terbesar dalam hidupnya. Ji Ah mulai gemetar mendengarnya, dia menangis saat dia berusaha memohon ampunan Tomy Kim. Dengan pura-pura iba, Tomy Kim memegangi wajah Jia Ah dan bertanya-tanya apa yang harus dia lakukan pada Ji Ah.


Bok Gu tiba tak lama kemudian dan berusaha mencari Ji Ah yang menurut aplikasi ponselnya, berada tak jauh darinya. Dia terus mengikuti petunjuk arah aplikasi itu hingga akhirnya dia menemukan Ji Ah... mati mengambang di atas danau.

Shock, Bok Gu langsung menghampirinya. Tapi sebelum dia sempat mendekati mayat Ji Ah, tiba-tiba dia mendengar suara sirene mobil polisi.


Geum Joo pergi ke ujiannya naik taksi. Dia sebenarnya tegang tapi tersenyum saat melihat bekal makan siang dari Bok Gu. Di taman, tim polisi sedang memeriksa mayat Ji Ah dan menemukan kancing baju di kepalan tangannya.


Di tengah jalan, Geum Joo malah dikagetkan dengan siaran radio yang memberitakan tentang Bok Gu yang menjadi buron karena dicurigai membunuh seorang wanita yang ditemuinya lewat aplikasi kencan. Berita itu viral dengan cepat di berbagai media. Cemas, Geum Joo berusaha menghubungi Bok Gu tapi ponselnya tidak aktif.

Geum Joo berpikir bahwa ini ujian profesi advokat terakhir yang diadakan oleh negara. Dia mengira tidak akan ada apa-apa sekarang, dia sudah tak punya keluarga untuk dia sokong "Tapi dalam hidup, selalu ada perubahan mendadak dan seseorang yang harus dilindungi"

Dengan pikiran itu, Geum Joo pun meminta supir taksi untuk putar balik. Tim K-Fact diinterogasi polisi perihal keberadaan Bok Gu. Tapi mereka sungguh tak tahu Bok Gu ada dimana, dia bahkan tidak bisa dihubungi.


Tim Golden Tree keluar untuk melihat kejadian itu. Sementara Goo Tae dan Anak Buahnya Bok Gu sedang bicara dengan polisi, Suk Woo memperhatikan Reporter Baek sibuk sendiri berkutar dengan komputer-komputer di sana. Tiba-tiba Suk Woo mendapat telepon entah dari siapa.


Setibanya di depan K-Fact, Geum Joo melihat depan kantor sudah ramai orang. Dia sedang berjalan saat tiba-tiba saja seseorang menyeretnya bersembunyi. Orang itu ternyata Bok Gu yang sedang memakai penyamaran.

Bok Gu lalu membawanya ke tempat yang lebih sepi. Walaupun buron tapi sikapnya sangat santai, berbeda dengan Geum Joo yang benar-benar mencemaskannya. Dia penasaran apa yang sebenarnya terjadi, dan apa maksudnya Bok Gu jadi tersangka pembunuhan.


Dengan santainya Bok Gu mengkonfirmasi kalau dia memang sedang dalam pelarian. Tapi kenapa Geum Joo kembali kemari dan bukannya ikut ujian. Geum protes, bagaimana bisa dia ikut ujian dalam keadaan seperti ini.

Tapi Bok Gu bersikeras menyuruh Geum Joo untuk mengikuti ujian. Untuk menyemangati Geum Joo, dia meminta Geum Joo untuk memikirkan apa yang paling Geum Joo inginkan, itulah caranya dia bisa langsung lulus ujian dulu.

Dia hendak bercerita tentang pacarnya dulu. Tapi kemudian dia memutuskan bahwa sekarang ini dia tidak ada waktu untuk menceritakan kisahnya pada Geum Joo, lagipula dia takut Geum Joo akan gagal ujian karena cemburu.


Bok Gu memanggil taksi yang datang kesana tak lama kemudian. Dia langsung mendorong Geum Joo kedalam taksi itu. Saat Geum Joo masih ragu meninggalkannya, Bok Gu akhirnya memberitahunya bahwa dulu pacarnya berjanji akan menciumnya kalau dia lulus ujian.

Seseorang harus punya motivasi biar lulus ujian. Karena itulah dia berjanji, jika Geum Joo gagal ujian maka dia akan menyentil dahi Geum Joo dua kali dan kalau berhasil maka dia akan menjanjikan dua hal lainnya.

Dia lalu mendorong Geum Joo masuk sambil berkata "Kau harus menyelamatkanku, Pengacara Cha"


Bok Gu pun pergi. Geum Joo berlari secepat mungkin sementara gerbang tempat ujian mulai ditutup.

Bersambung ke episode 11

3 comments :

  1. D tunggu episide 11 nya makin seru makin penasarn lulus kah cha geum joo ujian jd pengacara nya,,,,,

    ReplyDelete
  2. D tunggu episide 11 nya makin seru makin penasarn lulus kah cha geum joo ujian jd pengacara nya,,,,,

    ReplyDelete
  3. Smngat bak ima... recapx biar c4 d update terus...

    ReplyDelete