November 27, 2016

The Good Wife Episode 15 - 1


Tae Joon langsung menyembunyikan surat cerainya di laci saat semua pegawainya berdatangan. Joon Ho memberikan segelas kopi untuk Tae Joon dan mengucapkan selamat pagi. Di kantor, Hye Kyung merasa puas dan lega dengan apa yang dia lakukan.





Myung Hee mendapatkan beberapa surat dan salah satunya adalah petisi tindakan kasus. Setelah membaca itu, Myung Hee langsung minta dipanggilkan Hye Kyung. Tak perlu menunggu waktu lama Hye Kyung pun sudah berada di ruangan Myung Hee dan Myung Hee langsung memberikan petisi tadi dan bertanya apa maksud dari petisi itu adalah untuk menuntut firma hukum mereka. Myung Hee menunjukkannya pada Hye Kyung karena itu terkait dengan kasus saat Hye Kyung mulai bekerja di firma. Kasus yang Myung Hee maksud adalah kasus gugatan perceraian yang diajukan pada Jung Yoo Jung. Hye Kyung mengingatnya karena dia mantan istri dari pengusaha modal ventura dan kasusnya sukses. Hye Kyung menerima sebagian aset yang dia inginkan.

“Aku tahu. Aku sudah memeriksa. Dia menerima rumah dan sepertiga harta suaminya. Selain itu, dia juga mendapatkan hak asuh anaknya. Yang dia dapatkan jauh melebihi standar di Korea,” ucap Myung Hee.

“Aku hanya bertugas menyarankan dan menulis kesepakatannya. Anda harus menanyakan Pengacara Lee tentang perincian kasusnya,” jawab Hye kYung.

“David pengacara yang andal, tapi dalam setahun, pasti ada satu atau dua kasus yang gagal. Untuk berjaga-jaga, tolong periksa kasusnya dan tangani gugatan ini,” perintah Myung Hee dan Hye Kyung pun menyanggupinya. Myung Hee kemudian bertanya apa Hye Kyung sudah memutuskan dan Hye Kyung mengiyakan.

Myung Hee bertanya lagi apa Tae Joon akan mendakwa Joong Won dan Hye Kyung menjawab sepertinya begitu. Mendengar jawaban itu, Myung Hee pun mengerti dan dia bisa menebak apa yang sudah Hye Kyung putuskan.

Keluar dari ruangan Myung Hee, Hye kYung berhenti sejenak didepan ruangan Joong Won dan dia tersenyum pada Joong Won yang saat itu sedang berbicara dengan seseorang di dalam ruangannya.


Pengacara Lee tak terima di gugat dan dia mengusulkan pada Myung Hee untuk menuntut balik mereka agar mereka bisa memberi peringatan atas gugatan yang menurutnya tidak masuk akal itu. Tepat disaat itu Joong Won masuk ke ruang rapat dan bertanya siapa yang menggugat mereka. Myung Hee menjawab suami dari Yoo Jung. Suami Yoo Jung menuduh mereka memalsukan bukti untuk menuntut perceraian dan dia menjual perusahaannya untuk pembagian aset, lalu merugi. Jadi suami Yoo Jung  menuntut agar mereka harus mengganti kerugiannya. Nama perusahaannya Bubble Elastics. Perusahaan itu menghasilkan banyak laba belakangan ini.

“Dahulu perusahaan itu tidak begitu menjanjikan. Keuangannya tidak pernah lancar. Perusahaannya selalu merugi. Siapa sangka perusahaannya tiba-tiba menjadi besar?” ucap Pengacara Lee.

“Apa kita terlibat dalam pembagian aset mereka?” tanya Joong Won.

“Ya, suaminya bilang uangnya tidak cukup. Jadi, kujual perusahaannya untuk dana investasi.,” jawab pengacara Lee dan Joong Won menambahkan kalau perusahaannya sekarang sukses dan diapun marah.

Myung Hee lalu bertanya kenapa mereka harus mendesak perceraian mereka dan Pengacara Lee menjawab kalau dia tidak mendesak perceraian mereka. Si suami hanya kehilangan akal karena keserakahannya, seharusnya dia tidak berselingkuh dari istrinya.

Setelah mendengar jawaban pengacara Lee, Myung Hee bertanya pada Hye Kyung apa mereka bisa memenangkan kasus tersebut?

“Jung Yoo Jung ingin pembagian aset, alimentasi, dan tunjangan anak, tapi suaminya tidak ingin ada penyelesaian sengketa. Jadi, kami menyelidiki latar belakangnya. Kami menemukan bukti bahwa suaminya berselingkuh. Kami menang perkara karena foto ini,” jawab Hye Kyung dan kemudian menunjukkan fotonya. Itu adalah foto dimana suami Yoo Jung sedang mencium seorang wanita.

Melihat itu, Joong Won lalu bertanya bagaimana cara pengcara Lee mendapatkan foto tersebut. Pengacara Lee mengaku kalau dia memang membuntuti suami Yoo Jung dan akhirnya mereka pun mendapatkan foto itu. setelah mendapatkan foto itu, mereka kemudian mengajak bicara suami Yo Jung dan menyelesaikan sengketa sesuai keinginan mereka. Saat itu, Yoo Jung terlihat sangat puas.

“Benar. Dia yang menyewa kita. Dia ingin bercerai dan menjual perusahaan. Kita hanya melakukan keinginannya. Kita hanya butuh kesaksian istrinya untuk mengakhiri ini,” saran Joong Won dan Myung Hee setuju. Pengacara Lee kemudian hendak menelpon Yoo Jung, namun Myung Hee melarang. Dia menyuruh Joong Won yang menghubunginya dan menayakan apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka. Joong Won pun mengiyakan.

Setelah Joong Won dan Hye Kyung meninggalkan ruangan rapat, Myung Hee meminta Pengacara Lee tinggal untuk bicara dengannya. Myung Hee ingin tahu apakah masih ada yang pengacara Lee sembunyikan dari dirinya. Namun Pengacara Lee menjawab tak ada, dia dengan tenang meminta Myung Hee untuk tidak khawatir.



Melihat Joong Won dan Hye Kyung keluar ruangan Myung Hee sambil gandengan, Kim Dan pun bisa menebak kalau mereka berdua sudah memutuskan untuk bersama.

Di ruangannya Joong Won menelpon Yoo Jung dan bertanya apa akhir-akhir ini Yoo Jung bicara dengan mantan suaminya, karena Jeon Dong Min menuntut JM firma.

“Gugatan senilai 10 juta dolar itu?” tanya Yoo Jung yang ternyata sudah mengetahui semuanya.


Saat akan kembali ke ruangannya, Hye Kyung bertemu dengan Soo Yeon yang datang ke firma bersama bayinya.  Tanpa tahu kalau Soo Yeon datang karena menjadi pengacara Yoo Jung dan Dong Min untuk menggugat mereka, Hye Kyung hampir menceritakan semua tentang kasus Yoo Jung sampai Joong Won datang dan mencegahnya. Joong Won memberitahu Hye Kyung kalau Yoo Jung lah orang dibalik semua ini dan dia ingin menuntut firma mereka sebesar 10 juta dolar.

“Benar. Dong Min dan Yoo Jung merujuk. Keduanya mengajukan gugatan. Akan kubuktikan bahwa kalian memalsukan bukti untuk mendesak perceraiannya. Joong Won. Kamu dalam masalah,” ucap Soo Yeon.


Mereka bertiga bersama si baby kemudian pergi ke ruang rapat untuk membicarakan semuanya. Saat Joong Won membahas pernyataan Soo Yeon yang berkata ingin menjadi dosen saja sampai anaknya besar, Soo Yeon pun menjawab kalau dia butuh uang tambahan untuk anaknya dan Joong Won langsung berkata apa Soo Yeon ingin mencari uang dengan cara mencuri uang 10 juta dolar dari firmanya.

“Aku akan berusaha tidak membuat firmamu bangkrut,” jawab Soo Yeon dan tepat disaat itu, Myung Hee dan Pengacara Lee masuk. Myung Hee kemudian memperkenalkan Soo Yeon dan pengacara Lee. Baru bertemu Soo Yeon dan Pengacara Lee sudah saling sindir. Soo Yeon menyebut pengacara Lee sebagai pengacara dengan nama inggris namun tak bisa bahasa Inggris, sedangkan pengacara Lee menyebut Soo Yeon sebagai pengacara yang memanfaatkan bayinya saat sidang.


“Astaga. Kamu mendesak suami istri yang saling mencintai untuk bercerai dan membuatnya menjual perusahaan yang susah payah mereka raih, bukan?” tanya Soo Yeon.

“Aku menjalani proses hukumnya karena permohonan klien,” jawab Pengacara Lee.

“Astaga. Itu menurutmu. Kalian mendesak perceraiannya demi keuntungan kalian. Hasilnya, klienku kehilangan perusahaan berpotensi tinggi. Jika kalian meminta maaf dan mau berdamai, aku bisa mengurangi jumlah yang harus kalian bayar. Pikirkanlah sejenak,” ucap Soo Yeon dan kemudian menitipkan anaknya pada Hye Kyung karena dia ingin pergi ke toilet. Untungnya Hye Kyung melihat ke dalam box bayi dan menemukan ponsel Soo Yeon yang sedang dalam mode merekam. Diapun mengembalikan ponsel itu pada Soo Yeon. Ya, rencana Seo Yeon untuk merekam pembicaraan mereka berempat jadi gagal.


Soo Yeon pergi ke toilet dan Myung Hee langsung menuntut pengacara Lee untuk mengatakan yang sebenarnya. Mendengar Myung Hee bicara dengan nada tinggi, Joong Won dan Hye Kyung pun keluar ruangan bersama anak Soo Yeon. Walaupun Myung Hee sudah terlihat sangat marah, Pengacara Lee masih tetap pada pendiriannya, dia merasa kalau dia tak bersalah.


Di ruangan Joong Won, Hye Kyung bertanya-tanya apa mereka sudah melewatkan sesuatu, karena Seo yeon terlihat sangat tenang dan santai, seolah-olah kalau mereka yang salah. Namun Joong Won tetap beranggapan kalau mereka memang benar, karena mereka melakukan semuanya sesuai prosedur. Hye Kyung kemudian menanyakan tentang kasus Joong Won sendiri, karena Tae Joon menuntutnya. Joong Won pun menjawab kalau dia akan mengurus hal itu sendiri. Tepat disaat itu Seo Yeon masuk untuk mengambil anaknya, melihat Joong Won dan Hye Kyung bersama anaknya, Seo Yeon pun berkomentar kalau mereka seperti keluarga.


“Jadi? Kalian sudah berunding?” tanya Joong Won pada Soo Yeon dan kemudian melihat Myung Hee dan pengacara Lee yang masih berdebat. Melihat itu, Joong Won berkata kalau sepertinya mereka berdua membutuhkan lebih banyak waktu lagi untuk bicara.



Joong Won menemui Kim Dan di pakiran dan Joong Won langsung mengucapkan terima kasih karena Kim Dan berhasil menemukan Seo Yeon. Kim Dan pun menjawab kalau dia memang ingin mencarinya, tapi kalau Joong Won merasa sungkan, dia bisa menagihnya sebagai uang lembur. Joong Won lalu menanyakan tentang penyidikan ulangnya, namun Kim Dan tak langsung menjawab dia malah bertanya apa Joong Won dan Hye Kyung sudah memutuskannya. Joong Won pun mengiyakan dan Kim Dan berkomentar kalau apa yang Joong Won putuskan sangatlah keren.

Joong Won kemudian mengaku kalau sebenarnya dia tak mau dipenjara tapi dia juga tak mau berpisah dengan Hye Kyung, jadi diapun memutuskan untuk melawan Tae Joon dan menang. Walau dia mungkin akan merasa menyesal jika dia nanti akhirnya kalah.

“Itu pertanda bagus. Kamu mengakui kelemahanmu.Sikapmu semakin manusiawi,” ucap Kim Dan.



Kita beralih ke persidangan Hye Kyung dimana dia bertugas membela firma hukumnya dan berhadapan dengan Soo Yeon yang datang ke persidangan dengan membawa bayinya. Orang pertama yang menjadi saksi adalah Yoo Jung sendiri dan dia mengaku kalau dulu dia bercerai dari Dong Min karena Pengacara Lee menunjukkan foto perselingkuhan Dong Min. Tapi ternyata foto itu tidak asli. Menurut Dong Mi, saat itu ada seorang wanita asing mendataginya dan mengajaknya minum dan ternyata wanita itu adalah suruhan dari pengacara Lee untuk menjebak Dong Min.

Pengacara Lee semakin tersudut saat Yoo Jung berkata kalau orang yang menyarankan dirinya bercerai adalah pengacara Lee, padahal Yoo Jung saat itu menemui pengacara Lee untuk berkonsultasi saja. Selain itu, pengacara Lee juga menyarankan agar Yoo Jung meminta uang sebanyak-banyaknya dengan menggunakan foto itu. Setelah mengetahui semua itu, Yoo Jung pun memutuskan balikan dengan suaminya dan menuntut MJ Firma.

Hye Kyung kemudian berisik pada Pengacara Lee menanyakan siapa yang sudah memotret foto tersebut dan pengacara Lee menjawab Kim Dan.



Joon Ho memberikan daftar persidangan yang pernah Joong Won tangani dan Do Sub menambahkan kalau Joong Won memang mencurigakan, namun mereka tak bisa menemukan buktinya, semua yang mereka dapatkan hanya bukti tak langsung, jadi kalau mereka melanjutkan tuntutan mereka pada Joong Won, maka pengadilan akan menganggapnya sebagai percobaan yang berlebihan.

“Pak, jika kita menyelidiki kasus ini lebih lanjut, itu hanya akan menarik perhatian karena itu tempat kerja istrimu,” tambah Do Sub.

“Istriku bukan masalah di sini. Seo Joong Won juga bukan. Masalahnya adalah jika hakimnya disuap. Ini bisa menghancurkan kepercayaan kepada mahkamah agung. Berusahalah lebih keras,” perintah Tae Joon. Joon Ho dan Do Sub tak bisa membantahnya.

Sekarang giliran Pengacara Lee yang menjadi saksi dan Soo Yeon bertanya bagaimana pengacara Lee mendapatkan foto perselingkuhan. Pengacara Lee menjawab kalau dia mendapatkannya ketika dia menyelidiki Dong Min. Emosi pengacara Lee langsung meluap ketika Soo Yeon menuduhnya telah menyewa jasa wanita untuk menggoda Dong Min. Tapi karena dia diperingatkan oleh hakim agar tak berbicara kasar, jadi pengacara Lee meredakan emosinya. Walau diperingatkan oleh Soo Yeon tentang sanksi baginya jika berkata bohong, pengacara Lee tetap bersikekeuh kalau dia tak menyewa wanita.

“Jung Yoo Jung. Antara teman yang memberi tahu Anda tentang perselingkuhan suami Anda dan yang tidak melakukannya, siapa teman sejati Anda? Saya mencoba untuk menjadi teman sejati Anda. Teganya Anda memperlakukan saya seperti ini?” tanya pengacraa Lee dan Soo Yeon langsung memanggil wanita yang ada di foto untuk bersaksi. Ternyata wanita itu sudah berada di ruang persidangan sejak tadi.



Wanita itu bersaksi kalau di beritahu oleh seseorang kalau dia akan dibayar jika dia menggoda Jeon Dong Min, setelah itu orang tersebut lah yang akan mengurus sisanya. Dengan alasan kalau pihak firma belum memeriksa semuanya dan tak ada persiapan, jadi pengacara Lee meminta pada hakim untuk memberinya jeda, agar mereka bisa menyelidiki tentang Lee Ji Yeon. Permintaan pengacara Lee diterima.

Hye Kyung kembali berbisik menanyakan apa Pengacara Lee menyewa Ji Yeon atau tidak dan tentu saja pengacara Lee menjawab tidak. Pengacara Lee menambahkan kalau Ji Yeon sudah memberikan kesaksian palsu.


Myung Hee kembali rapat bersama Hye Kyung, Joong Won dan Kim Dam. Dia sengaja tak mengajak pengacara Lee karena dia ingin bertanya pada Kim Dan tentang apa yang pengacara Lee lakukan.

“Jung Yoo Jung menginginkan hak asuh anak penuh. Dia membutuhkan sesuatu untuk membuktikan suaminya tidak kompeten. Setelah mengetahui Dong Min pernah mengemudi saat mabuk, David menghubungiku dan menyewa seseorang untuk bersandiwara dan minum bersama Dong Min di bar. Tapi Jeon Dong Min yang mendekatinya lebih dahulu? Ya. Kami bersiap menelepon polisi jika dia mengemudi, tapi kemudian, dia mulai menciumi wanita itu. Itulah sebabnya aku memotretnya. Aku serius. Kami tidak menyewanya untuk itu. Memang benar dia busuk. Dia terus menelepon dan mengganggu Yoo Jung selama proses penyelesaian. Bagaimanapun juga, dia akan terjebak,” ungkap Kim Dan.

“Apa kamu sudah merundingkan ini dengan istrinya terlebih dahulu?” tanya Hye Kyung dan Kim Dan menjawab belum. Kim Dan kemudian mengaku kalau dia menemukan Ji Yeon setelah melalui beberapa perusahaan, jadi mereka tidak akan mendapatkan bukti kalau firma hukum mereka lah yang menyewanya. Yang pihak Soo Yeon punya hanyalah kesaksian Ji Yeon, di mana Ji Yeon bersaksi dengan kesaksian setengah bohong, karena yang sebenarnya dia hanya diminta untuk menemani Dong Min minum saja.

“Jadi, bukti yang mereka punya hanya kesaksian Lee Ji Yeon. Dia setengah berbohong karena kita hanya memintanya untuk minum. Kita bisa mengajukan argumen itu,” saran Joong Won.

Keluar ruang rapat, Myung Hee berpesan pada Hye Kyung untuk terus mengawasi pengacara Lee, jangan sampai dia mencoba lolos dengan cara yang salah. Hye Kyung pun mengerti. Setelah itu, Myung Hee mengajak Joong Won bicara.



Saat berdua Myung Hee berkata kalau Pengacara Lee terlalu bahaya, jadi Myung Hee berencana memecatnya setelah kasus ini. Walaupun Joong Won tak menyukai Pengacara Lee, tapi menurutnya, memecat dia dengan cara seperti itu terkesan sangat kejam dan hal itu bisa menjadi masalah di kemudian hari. Mendengar pendapat Joong Won, Myung Hee pun bertanya apa Joong Won takut dia akan memecat Hye Kyung juga. Walau tak akan memecat Hye Kyung saat ini, Myung Hee memperingatkan Joong Won, kalau saja hubungan mereka berdua merusak citra perusahaan, maka Myung Hee tak akan tinggal diam. Joong Won pun berjanji untuk tidak merusak reputasi perusahaan, dia akan mempertanggungjawabkan sendiri masalah yang akan dia timbulkan di kemudian hari. Dia juga meyakinkan kakaknya kalau keputusannya kali ini adalah keputusan terbaik yang pernah dia ambil selama hidupnya. Begitu juga untuk urusan penuntutan yang dilakukan Tae Joon, Joong Won akan menyelesaikannya sendiri agar tak merugikan firma.



Ji Hoon dan Seo Yeon hendak pergi dan Hye Kyung mengingatkan mereka untuk memberitahunya jika mereka hendak pergi ke suatu tempat. Khususnya pada Seo Yeon, Hye Kyung berpesan agar Seo Yeon meninggalkan pesan jika Hye Kyung tak menjawab teleponnya.

“Aku tahu. Dia juga bilang begitu,” jawab Seo Yeon.

“Siapa?” tanya Hye Kyung dan Seo Yeon pun akhirnya memberitahu Hye Kyung kalau Kim Dan lah yang mengantarkan Seo Yeon pulang waktu itu.

Hye Kyung keluar mobil dan kemudian melihat Kim Dan yang masih duduk di dalam mobilnya. Tak lama setelah Hye Kyung pergi, Ji Yeon datang bersama seorang pria. Setelah Ji Yeon pergi, Kim Dan langsung keluar dan mengambil gambar mobil Ji Yeon.


Persidangan dimulai dan saat Hye Kyung hendak maju, Pengacara Lee langsung mencegahnya karena dia yang ingin menangani kasusnya sendiri, dia ingin membuktikan kalau dirinya tak bersalah. Pengacara Lee bertanya siapa yang menyuruh Ji Yeon menggoda Dong Min, kalau dia dan pengacara Lee saja tak pernah kenal dan tak pernah bertemu. Ji Yeon pun menjawab kalau dia mendapatkan tawaran itu dari tempat kerjanya.

“Lalu bagaimana penggugat (Dong Min) bisa menemukan Anda? Anda menemui Jeon Dong Min langsung atau Anda menemuinya di bar secara kebetulan?” tanya Pengacara Lee lagi.


“Setelah saya menerima panggilan...,” jawab Ji Yeon yang langsung di potong oleh keberatan Soo Yeon dengan berkata kalau Dong Min merasa curiga saat gugatan cerai itu dilakukan. Dia kemudian menemukan saksi dan menyeledikinya. Soo Yeon meminta hakim menghentikan pertanyaan Pengacara Lee agar hubungan Yoo Jung dan Dong Min tak rusak lagi.

“Yang Mulia. Jika saksi mengaku dibayar oleh kami untuk menggodanya, bukankah dia bisa saja disewa oleh penggugatnya untuk mengatakan itu saat bersaksi? Niat di balik argumen penggugat mungkin bukan pemulihan untuk pernikahan mereka, tapi 10 juta dolarnya,” ucap pengacara Lee dan hakim menerima argumennya. Tentu saja hal itu membuat Soo Yeon merasa tak senang.

Keluar persidangan, Soo Yeon memanggil Hye Kyung dan memintanya jadi saksi untuk persidangan selanjutnya, karena dia tahu kalau Hye Kyung tidak akan pernah berbohong.



Ji Hoon sudah berada di ruang kerja Tae Joon dan dia melihat-lihat kantor Tae Joon. Dia juga mengambil gambar Tae Joon dan bertanya apa dia boleh menunjukkannya pada Hye Kyung, tentu saja Tae Joon mengizinkan, walau tak tahu apa tujuan Ji Hoon melakukannya.

“Kata Ibu, Ayah paling luar biasa saat menangkap penjahat. Ayah masih melakukannya, bukan?”  tanya Ji Hoon.

“Ya. Tapi terkadang, untuk mengerjakan hal benar, kita harus melakukan hal yang salah dahulu,” jawab Tae Joon.

“Tapi salah tetaplah salah. Mana bisa itu dianggap benar?”

“Dahulu Ayah juga berpikiran begitu, tapi kenyataannya tidak seperti itu. Ada terlalu banyak orang yang terlalu serakah.”

“Kini sudah baik-baik saja, bukan? Ayah punya wewenang. Mintalah orang-orang untuk berbuat yang benar seperti yang Ayah lakukan saat ini,” saran Ji Hoon dan Tae Joon tersenyum mendengarnya.


Bersambung 

No comments :

Post a Comment