October 21, 2016

Woman With a Suitcase Episode 5 - 1

Episode 5: Membuktikan Bahwa Pria Itu Menyukaimu.


Geum Joo berniat merobek surat kontrak mereka yang tidak masuk akal itu. Tapi Bok Gu cepat menghentikannya, mencengkeram erat kedua bahunya dan menyatakan bahwa dia tidak akan pernah melepaskan Geum Joo. Tepat saat itu juga, Suk Woo datang membawakan roti untuk Geum Joo tapi malah melihat Geum Joo dan Bok Gu dalam posisi sangat dekat dan mesra.



Dengan senyum licik, Bok Gu menjauh lalu mengambil surat kontrak itu dari tangan Geum Joo sambil memutuskan bahwa dia harus menghormati pendapat Geum Joo juga. Bok Gu pun merobek sedikit surat kontrak itu. Geum Joo yang tadinya berniat merobek surat kontraknya, malah jadi panik sendiri melihat kontrak itu robek beneran. LOL!

Dia berusaha merebut surat kontraknya, tapi Bok Gu langsung menjauhkannya. Ujung-ujungnya mereka malah rebutan surat kontrak itu dan begitu berhasil mendapatkan surat kontrak itu kembali, Geum Joo cepat-cepat mengamankannya di dalam tas ratu monako-nya.


Bok Gu mengakui kesalahannya yang meninggalkan Geum joo seorang diri dan karenanya dia mengizinkan Geum Joo untuk menyatakan permintaannya. Geum Joo meminta Bok Gu untuk melepaskannya dari masalah ujian negara. Tapi Bok Gu menolak, lebih baik dia menggantikan tas palsu itu saja.

"Memangnya apa salah Celly-ku?" protes Geum Joo sambil memeluk tas kesayangannya itu "Tas ini sangat berarti bagiku"

Terserah saja. Bok Gu pun berbalik mau pergi. Tapi Geum Joo tiba-tiba menyatakan permintaan lain. Dia ingin Bok Gu mengubah pasal yang menyebutkan kalau Geum Joo harus segera datang dalam waktu satu jam jika Bok Gu memanggilnya. Apa Bok Gu tahu betapa sulitnya memebuhi syarat itu, ditambah lagi dia harus naik bis.

"Ah, jadi kau meminta mobil?" duga Bok Gu

Geum Joo menyangkal. Dia hanya ingin pasal itu diubah. Dia menegaskan bahwa dia tidak mau Bok Gu mengganggunya lagi saat dia sedang bekerja, jadi jika ada perlu dia laporkan maka dia akan datang sendiri menemui Bok Gu.Bok Gu setuju.



Saat Geum Joo kembali ke kamar asramanya, dia menempelkan perban ke robekan surat kontraknya dan menyimpannya ditengah buku hukumnya yang sangat tebal. Tiba-tiba dia menyesal karena menolak mobil yang ditawarkan Bok Gu tadi. Sementara itu, Bok Gu senyam-senyum sendiri dalam perjalanan pulang.


Suk Woo kembali ke kantornya dengan sedih. Dia berusaha melupakan kedekatan Bok Gu dan Geum Joo yang dilihatnya tadi dengan bekerja. Tapi dia sama sekali tidak bisa konsentrasi. Akhirnya dia membuka roti yang tak jadi diberikannya pada Geum Joo dan memakannya sendiri.


Sekretarisnya Bok Gu melapor bahwa ada gadis lain seperti Min Ah yang lari dari rumah lalu diculik dan dikenalkan pada selebritis. Keberadaan Ji Ah sendiri tidak diketahui saat ini. Bok Gu memerintahkannya untuk menyelidiki siapa dalang dibalik pesta selebritis itu.


Berita tentang Geum Joo dan Bok Gu yang datang bersama ke acara lelang dan menawar lukisan mahal, menyebar cepat ke para pegawai Ohsung. Saat Hye Joo datang, mereka langsung terang-terangan menyindir Hye Joo dan Geum Joo yang kelakuannya sama persis walaupun mereka tidak punya hubungan darah. Mereka lalu memperlihatkan foto Bok Gu dan Geum Joo di acara lelang. Hye Joo jadi semakin kesal pada Geum Joo.


Saat Geum Joo tiba di kantor, dia melihat ada beberapa orang pelamar kerja yang sedang menunggu di lobi sambil mempelajari kasus tes yang diberikan pada mereka. Anna memberikan laporan kasus tes untuk perekrutan pengacara hari ini. Kasus uji coba itu adalah kasus seseorang yang dituduh melakukan kekerasan terhadap menantunya.

Masih mengharapkan kehadiran Suk Woo, Geum Joo bertanya-tanya apakah cuma itu saja yang datang untuk wawancara kerja hari ini?

"Kenapa? Apa ada lagi yang akan datang?"

"Tidak" sangkal Geum Joo walaupun dia tampak jelas dia sangat mengharapkan kedatangan Suk Woo.


Sebelum wawancara dimulai, Paralegal Hwang membawa Geum Joo untuk melihat lukisan pohon emas yang sekarang sudah tergantung di dinding kantor. Paralegal Hwang memberitahu Geum Joo bahwa Bok Gu sendiri yang memaku dan menggantung lukisan itu.

"Anna bilang ada rumor yang beredar tentang kau dan CEO Ham. Apa itu benar?" tanya Paralegal Hwang. Tapi Geum Joo langsung menyangkalnya.


Hye Joo bertemu dengan seorang wanita bernama Song Min Jeong, dia adalah istri mendiang Kang Hyeon Ho - pemain baseball terkenal yang baru saja meninggal dunia. Min Jeong bersikeras bahwa suaminya adalah korban malpraktek. Tapi Hye Joo yang tak mempercayainya, langsung bertanya bukti apa yang Min Jeong miliki atas tuduhannya itu.

Flashback,


Di sebuah ruang operasi, Kang Hyeon Ho tengah menjalani operasi sedot lemak di bagian perut. Tapi tiba-tiba kita melihat yang mengalir di selang alat sedotnya bukan lemak, melainkan darah.


3 hari setelah operasi, Kang Hyeon Ho kembali ke rumah sakit dalam keadaan sakit parah. Dokter yang bertugas langsung memanggil dokter bedah yang melakukan operasi sedot lemaknya Kang Hyeon Ho. Dokter yang lebih muda itu memberitahu dokter bedah bahwa dia sudah memerintahkan pemeriksaan X-Ray karena dia menduga pasien menderita peforasi (perlubangan pada saluran cerna).

Tapi si dokter bedah ngotot menyuruh si dokter muda untuk membatalkan pemeriksaan X-Ray dan siapkan operasi saja dengan alasan pasien mungkin terkena peritonitis (peradangan pada selaput rongga perut).


Saat operasi kedua berlangsung, seorang dokter bedah lainnya menyadari pasien mengalami peforasi tapi si dokter bedah pertama langsung mempelototinya hingga membuat si dokter itu terdiam ketakutan. Si dokter bedah ngotot melanjutkan operasi dan si dokter muda menulis catatan bahwa pasien mengalami peforasi.

Si dokter bedah malah marah dan terus ngotot bahwa pasien tidak mengalami peforasi, dia malah memerintahkan si dokter muda untuk mencatat bahwa pasien salah perawatan pasca operasi sehingga menyebabkan pasien mengalami enterocleisis (peradangan akut pada usus).

Lalu dengan sengaja si dokter bedah bertanya-tanya apakah pasien minum-minum pasca operasi. Si dokter muda cuma bisa tercengang mendengar ucapan si dokter bedah, sementara dokter bedah lainnya hanya diam tak berani melawan.

Flashback end,



Hye Joo menunjukkan foto yang memperlihatkan Kang Hyeon Ho yang tampak sedang minum-minum bersama teman-temannya. Min Jeong bersikeras mengklaim bahwa mendiang suaminya tidak minum-minum, tapi Hye Joo tak yakin pengadilan akan berpendapat sama, apalagi dia dengar pengacara Min Jeong yang sebelumnya berhenti setelah foto ini diunggah ke internet.


Hye Joo menyarankan agar mereka menyelesaikan kasus ini dengan jalan damai. Dan karena Kang Hyeon Ho adalah orang terkenal jadi mereka sudah menyiapkan kompensasi cukup besar... tapi dengan syarat, Min Jeong harus mau mengakui bahwa Kang Hyeon Ho meninggal dunia karena kesalahannya sendiri.

Berita tentang kematian Kang Hyeon Ho yang dicurigai karena adanya malpraktek, menjadi headline news dan langsung jadi perbincangan hangat di masyarakat. Pihak keluarga menuntut pihak rumah sakit atas tuduhan malpraktek sementara pihak rumah sakit mengklaim bahwa pasien mengalami ileus yang disebabkan karena perawatan pasca operasi yang salah.


Di K-Fact, Goo Tae mengklaim bahwa Kang Hyeon Ho memang punya masalah dengan minum-minum. Bahkan saat Kang Hyeon Ho bermain di Amerika, dia pernah terlibat perkelahian di sebuah bar. Dia pernah mempublish berita itu tapi malah dituntut. Mereka menduga kalau kasus ini benar-benar kesalahan Kang Hyeon Ho sendiri yang kecanduan alkohol.


Wawancara kerja dimulai. Pelamar yang pertama bernama Cheon Doong yang tampak sangat kikuk, dia bahkan tidak bisa menaruh gambar dengan benar di proyektor. Dia berusaha menjelaskan pembelaannya terhadap kasus uji coba itu, tapi jawabannya sama sekali tidak sesuai harapan mereka.

Pengacara Goo bahkan dengan dinginnya bertanya apakah dia punya kemampuan lain yang dikuasainya? Saat Cheon Doong tak bisa menjawabnya, Pengacara Goo langsung mengusirnya secara halus. Tapi Cheon Doong tiba-tiba saja menunjukkan kemampuan lainnya yaitu nge-rap. wkwkwk!

"Keluar!" usir Pengacara Goo dan Geum Joo langsung menyemburkan tawa yang sedari tadi berusaha ditahannya.


Cheon Doong akhirnya keluar dengan langkah lesu. Tepat setelah dia pergi, Suk Woo datang dengan penampilan resmi. Paralegal Hwang mengira dia datang untuk bertemu Geum Joo jadi dia memberitahu bahwa Geum Joo sedang sibuk saat ini. Tapi Suk Woo mengaku bahwa dia datang untuk wawancara kerja.

Dalam pembelaannya terhadap kasus uji coba, Suk Woo mengklaim bahwa ada sesuatu yang hilang dari kasus ini. Yaitu motif terdakwa. Dalam laporan kasus itu hanya disebutkan fakta bahwa terdakwa memukul menantunya tapi tidak disebutkan alasan terdakwa melakukan itu.

Jadi sebagai pembela, dia harus mengetahui hal itu untuk menentukan apakah dia akan mendebatkan hukuman tambahan atau pengurangan hukuman. Jawabannya benar-benar tepat sasaran sampai membuat Pengacara Goo curiga jangan-jangan Geum Joo membocorkan kasus tes ini pada Suk Woo.


Goo Tae melapor pada Bok Gu bahwa Firma Hukum Ohsung mengirimi mereka foto Kang Hyeon Ho yang minum-minum passca operasi, mereka bahkan menyertakan pendapat ahli yang menyatakan bahwa foto itu tidak dimanipulasi. Tapi Bok Gu memutuskan untuk menahan artikelnya dulu.

Tiba-tiba Sekretarisnya Bok Gu menerobos masuk dengan begitu terburu-buru untuk memberitahu Bok Gu bahwa Golden Tree sudah mendapatkan pengacara baru.

"Terus kenapa?"

"Anda tahu saat anda memperkosa?" kata si sekretaris saking bingungnya

"Apa?!"

"Maksudku bukan anda pelakunya... saat anda dituduh memperkosa..."

"Kasusnya Yoo Ri?"

"Betul-betul. Itu yang anda bilang tidak berguna, tampan dan manis saat tersenyum... yang itu... pengacara yang selalu bersama Paralegal Cha"

"Ma Suk Woo?"

 

Geum Joo dan Anna sedang mengantarkan Suk Woo ke meja kerja barunya saat Anna melihat Bok Gu ada di dekat mereka pura-pura sedang asyik menyesap kopinya. Dia bahkan pura-pura kaget melihat Suk Woo ada di sini dan pura-pura menduga kalau Suk Woo datang hanya untuk mampir. Dia terang-terangan berusaha mengusir Suk Woo secara halus dengan menyuruh Suk Woo pergi setelah dia selesai bermain di sini.

Saat Geum Joo hendak memberitahu kalau Suk Woo sudah bergabung bersama mereka, Bok Gu langsung menghindar dengan pura-pura mengklaim bahwa dia ada tamu. Saat dia berjalan pergi, Anna bergumam bahwa Bok Gu bersikap seperti itu pasti karena tidak menyukai Suk Woo.


Langkah Bok Gu langsung terhenti seketika mendengar gumamamnya. Akhirnya dia berbalik kembali dan dengan sengaja menyindir Suk Woo yang dulu pernah menolak tawarannya dengan alasan bahwa pengacaralah yang seharusnya merekrut paralegal dan bukan sebaliknya. Seharusnya pria punya harga diri dong.

Geum Joo menghentikan sindiran Bok Gu dengan mengumumkan pada Suk Woo sekarang bergabung dengan mereka. Bok Gu langsung melempar tatapan kesal padanya. Saat Geum Joo membalas pelototan Bok Gu, Suk Woo menyatakan bahwa bukan Geum Joo yang memilihnya, melainkan dia sendiri yang memilih Golden Tree.


Sebelum dia bisa membahas masalah ini lebih lanjut, Bok Gu mendapat telepon. Bok Gu kembali ke kantornya dimana Hye Joo sedang berdandan cantik untuknya. Hye Joo datang untuk menanyakan masalah file Kang Hyeon Ho yang mereka kirimkan pada K-Fact dan kenapa mereka belum menerbitkan artikelnya sampai sekarang. Bukankah K-Fact dan Kang Hyeon Ho punya hubungan yang buruk.

"Aku tidak ingin membunuhnya dua kali. Tolong beritahu CEO Lee tentang itu" jawab Bok Gu


Geum Joo keluar bersama Suk Woo sambil membahas masalah kasus tes itu. Tapi Geum Joo penasaran, kenapa Suk Woo memilih datang ke Golden Tree padahal dia kira kalau Suk Woo sudah tidak mau lagi bekerja dengannya.

Suk Woo memikirkan kedekatan Geum Joo dan Bok Gu yang dia lihat malam itu. Dia hendak menjawab, tapi tepat saat itu juga, hujan tiba-tiba turun. Mereka langsung balapan kembali ke kantor.


Saat mengantarkan Hye Joo keluar, Bok Gu menawarinya untuk menemui Geum Joo. Tapi Hye Joo langsung menolak dengan alasan dia ada sidang hari ini. Mumpung membahas masalah Geum Joo, Hye Joo memanfaatkan saat ini untuk menanyakan kebenaran rumor mengenai Bok Gu dan Geum Joo.

Bok Gu mengklaim bahwa seharusnya ada rumor lain hanya saja sepertinya Hye Joo belum mengetahuinya. Hye Joo mencoba menanyakannya, tapi Bok Gu hanya berkata bawha Hye Joo akan segera mengetahuinya nanti.



Mereka tiba di lobi, tepat saat Geum Joo dan Suk Woo baru tiba sambil ketawa-ketiwi akrab. Suasana jadi canggung seketika. Sambil berusaha menahan cemburunya, Bok Gu memerintahkan Geum Joo untuk menyerahkan laporan ke ruangannya sekarang.

Tapi Geum Joo menolak perintah itu dan mengingatkan Bok Gu akan perubahan pasal dalam kontrak mereka. Kalau ada urusan mendesak, dia sendiri yang akan datang menemui Bok Gu nantinya. Dia mengklaim bahwa mereka ada rapat sekarang lalu masuk kembali ke kantor bersama Suk Woo. Setelah mereka pergi, Hye Joo dengan sengaja menyinggung betapa dekatnya hubungan Geum Joo dan Suk Woo.


Suk Woo penasaran pasal apa yang Geum Joo dan Bok Gu bicarakan tadi, apa ada aturan khusus diantara mereka berdua. Geum Joo membenarkan walaupun dia tidak memberitahukan detilnya.


Tim Golden Tree rapat untuk menyambut pengacara baru mereka. Pengacara Goo penasaran apakah Suk Woo punya kasus untuk mereka. Geum Joo tidak berniat cepat-cepat memberikan kasus pada Suk Woo, tapi Suk Woo malah berkata bahwa dia punya dua kasus. Yang pertama kasus kebangkrutan dan yang kedua adalah kasus malpraktek Kang Hyeon Ho.


Kasus kedua jelas menarik perhatian semua orang. Pengacara Goo langsung menyindir tak percaya, siapa juga yang membawa kasus sebesar itu pada anak baru seperti Suk Woo. Tapi Suk Woo membuktikannya dengan menunjukkan kontrak gugatan yang dibuat sendiri oleh Istrinya Kang Hyeon Ho. Semua orang sontak melongo kagum pada Suk Woo.


Beberapa saat kemudian, Suk Woo duduk berdekatan dengan Geum Joo untuk membahas kasus itu. Sementara itu, Bok Gu tidak bisa konsen kerja gara-gara terus memikirkan keakraban Geum Joo dengan Suk Woo. Bok Gu menggerutu kesal dan menyesal karena menyetujui perubahan pasal kontrak itu. Tapi, tunggu dulu... walaupun menurut kontrak sekarang dia tidak bisa memanggil Geum Joo, tapi dia sendiri bisa mendatangi Geum Joo

.

Bok Gu pun langsung keluar sambil membawa palu dengan alasan mau memindahkan lukisan pohon emas itu... ke ruangannya Geum Joo. Tapi Anna bisa membaca jelas maksud Bok Gu. Karena itulah dia memberitahu Bok Gu bahwa Geum Joo sedang tidak ada di kantor, dia sedang keluar bersama Suk Woo untuk mengerjakan kasus.

 

Bok Gu langsung cemburu berat dan melampiaskan kekesalannya dengan memaku paku keras-keras ke dinding dan membuat Anna, Paralegal Hwang dan Pengacara Goo heran.


Di Ohsung, Pengacara Jang mengusulkan pada Dong Soo agar mereka menaikkan jumlah uang kompensasinya. Tapi Hye Joo merasa itu tidak akan berhasil. Istrinya Kang Hyeon Ho tidak akan mempertaruhkan reputasi mendiang suaminya dengan uang. Pengacara Jang menggerutu cemas karena sekarang Cha Geum Joo ikut campur dalam kasus ini.

Hye Joo yakin kalau pihak penggugat masih belum punya bukti malpraktek. Dong Soo pun menyuruh Hye Joo untuk mencari tahu kenapa Song Min Jeong memilih Firma Hukum Golden Tree dan apakah Bok Gu memiliki bukti penting akan kasus ini.


Tim Golden Tree rapat bersama Min Jeong. Pengacara Goo menyimpulkan bahwa korban mengalami masalah setelah sedot lemak dan harus menjalani operasi langsung tanpa pemeriksaan X-Ray. Geum Joo melapor bahwa berdasarkan keterangan dokter lain, korban diduga mengalami enterocleisis jadi mereka tidak melakukan X-Ray.

Keanehan lainnya adalah rekaman CCTV di ruang operasi dimulai di pertengahan operasi. Pihak rumah sakit beralasan itu karena operasi darurat jadi mereka tak sempat merekam bagian awal operasi.


Laporan otopsi menyatakan bahwa pihak rumah sakit mengambil sebagian usus kecil korban tapi tidak diketahui apa alasannya dan di beberapa organ lain pasien memang terlihat ada infeksi parah. Dipastikan apakah korban minum-minum atau tidak karena sudah lewat 72 jam sejak korban meninggal dunia.

Tentu saja Pengacara Goo keheranan sendiri mendengar laporan yang serba aneh itu. Dia jadi curiga, jangan-jangan Ohsung melakukan sesuatu dalam kasus ini.


Setelah rapat usai, Geum Joo dan Suk Woo mempelajari ilmu kedokteran yang berhubungan dengan kasus ini sambil bercanda tawa. Tiba-tiba syalnya Geum Joo terjatuh. Suk Woo langsung mengambilnya dan bersikeras membantu memakaikan syal itu kembali ke leher Geum Joo.


Setelah selesai, dia bercanda mengatakan bahwa Geum Joo jadi mirip pramugari. Geum Joo langsung menarik kopernya, pura-pura berakting jadi pramugari. Mereka bercanda tawa dengan riangnya sampai kaget sendiri saat melihat Bok Gu tiba-tiba ada di sana... menatap mereka dengan cemburu.

Saat Bok Gu menyindir candaan mereka, Geum Joo bertanya-tanya heran kenapa Bok Gu sering sekali datang kemari? Bok Gu beralasan karena Geum Joo sendiri yang tidak memperbolehkannya menelepon.

Bok Gu masih belum bisa menerima kehadiran Suk Woo, bahkan saat Suk Woo memberitahunya bahwa 'kami' sedang mengerjakan kasus malpraktek, Bok Gu langsung mempermasalahkan penggunaan kata 'kami' itu.

"Kukira kalian sedang mengerjakan kasus maskapai penerbangan" sindir Bok Gu.


Tapi kemudian dia mulai penasaran dengan kasus yang mereka tangani itu. Bok Gu ragu mengingat firma hukum meeka tidak ada pengacara spesialis medis. Bok Gu yakin kasus ini tak ada harapan karena foto Kang Hyeon Ho yang tampak minum-minum itu bukan foto manipulasi. Jadi lebih baik mereka mempertimbangkannya lagi.

Suk Woo tidak mau menyerah semudah itu dan langsung mengingatkan Suk Woo akan sebuah pasal yang menyatakan bahwa pengacara harus melaksanakan tugasnya dan menerima kasus secara mandiri dan bebas, dan apa yang Bok Gu lakukan ini adalah menekannya dan membatasinya dalam menerima kasus.

Kesal, Bok Gu akhirnya menyetujui mereka untuk menerima kasus ini. Tapi dengan syarat. Jika Suk Woo kalah maka dia akan dipecat dan harus angkat kaki dari firma hukum ini. Geum Joo ingin protes tapi Suk Woo langsung menyetujuinya. Dia bahkan bersedia menulis kesepakatan mereka dalam kontrak.

Bersambung ke part 2

No comments :

Post a Comment