October 12, 2016

The Good Wife Episode 14 - 1


Won Seo menelpon Tae Joon dan mengatakan padanya kalau dia sudah tahu tentang apa yang terjadi pada Tae Joon dan Hye Kyung. Bagi  Won Seo, dia tak perduli mau Tae Joon dan Hye Kyung berhubungan sebagai suami istri atau sebagai mitra bisnis, yang penting mereka tetap bersama. Tae Joon pun menjawab kalau dia akan menanganinya, jadi dia meminta agar Won Seo mengabaikan masalah tersebut. 



Hye Kyung dan Seo bersaudara sedang menyaksikan video bunuh diri dari Bae Dong Joon. Apa yang membuat mereka melihat video bunuh diri itu? ternyata itu adalah kasus yang harus mereka tangani dimana Tuan Bae di duga bunuh diri karena stres kerja. Dia merupakan salah satu pegawai yang diperlakukan tidak adil oleh perusahaan tempat dia bekerja karean menolak diberhentikan. Selama 7bulan dia bekerja sendiri di dekat toilet. Selain Tuan Bae ada 7 pegawai lagi yang bernasib sama, namun mereka tak sampai sedepresi Tuan Bae hingga bunuh diri. Mereka tetap bertahan dan menggugat perusahaan bersama istri Tuan Bae. 




Memikirkan strategi yang harus mereka gunakan, Hye Kyung menyarankan agar mereka menggunakan istri Tuan Bae sebagai saksi pertama, agar mereka bisa meningkatkan jumlah artikel tentang kasusnya dan perusahaan akan lebih memilih untuk berdamai. Namun yang jadi masalahnya, si istri belum melihat videonya, Seo bersaudara takut kalau istri Tuan Bae malah tak bisa bersaksi setelah melihat rekaman itu. Hye Kyung pun langsung berkata kalau dia yang akan membujuk si istri. 

“Dia ibu rumah tangga beranak tiga. Dia pasti membutuhkan uang. Mungkin dia juga tidak ingin kematian suaminya terpendam. Kita harus kuat dari awal agar perusahaanmeminta maaf dan memberikan ganti rugi yang layak. Kurasa itu solusi terbaik kitauntuk mendiang Pak Bae dan anak-anaknya,” ucap Hye Kyung dan tepat disaat itu ponsel Hye Kyung berbunyi dan nada deringnya adalah suara anak kecil yang berkata, "Ibu, jawab panggilanku".



Karena itu adalah telepon dari anak Hye Kyung, jadi Myung Hee pun mempersilahkan Hye Kyung untuk mengangkatnya. Setelah Hye Kyung pergi, Myung Hee langsung berkomentar kalau Hye Kyung sekarang lebih agresif dari biasanya, tapi hal itu dalam segi positif sebagai pengacara.

“Itu benar, tapi kita tidak bisa berhenti setelah melewati batas. Kita akan berpikir, "Sedikit lagi," Lalu reputasi kita rusak,” ucap Joong Won. 

“Kamu membicarakan dirimu sendiri?” tanya Myung Hee dan Joong Won tak menjawab. “Jalan kita masih panjang, terlalu cepat untuk cemas,” tambah Myung Hee dan Joong Won hanya menjawab dengan anggukan.


Joon Ho bersama Tae Joon dan DO Sub sedang mendiskusikan tentang siapa saja hakim yang menerima suap. 

“Mantan direktur, Yun Jeong Ki, yang kabur ke AS mengabarilewat pengacaranya bahwa dia ingin kembali ke Korea. Dia ingin pengurangan hukuman sebagai balasan berkas tentang dana taktis Dream UCT. Kita harus bagaimana?” tanya Do Sub dan Joon Ho bertanya bukankah hal itu termasuk hal ilegal karena tawar menawar hukuman yang lebih ringan. Do Sub pun menjawab kalau memang seperti itu yang harus mereka lakukan daripada mereka harus menghentikan penyelidikan. 

“Joon Ho... Kita berurusan dengan sampah. Hanya satu kesalahan yang bisa kita perbuat, yaitu ceroboh dan membiarkan penjahatnya kabur,” jelas Tae Joon dan Joon Ho mengerti. Do Sub kemudian menambahkan kalau Senat Kim akan menanggapi panggilan sidangnya setelah habis masa jabatannya. Tae Joon pun menjawab kalau mereka harus memberitahu media tentang penyidikan terhadapnya terutama masalah yang terkait dengan uang dan wanita. Dan mereka harus melakukan hal tersebut sampai Senat Kim bersedia datang ke pengadilan. 

Saat mereka hendak mengakhiri diskusi mereka, tiba-tiba Joon Ho mengungkapkan kalau dia melihat ada satu masalah lagi. “Aku memeriksa Firma Hukum MJ dan menemukan hal aneh, Seo Joong Won mengelola tim bisbol pengacara. Memang benar firmanya menang hampir di setiap perkarayang ditangani hakim tim tersebut. Bagaimana cara kita menanganinya?” tanya Joon Ho dan Tae Joon seperti langsung memikirkan hal tersebut, namun Do Sub yang sepertinya tak suka mengusut kasut itu langsung menambahkan kalau mereka tidak punya bukti yang kuat, selain itu mereka tak bisa mulai menyidik hanya berdasarkan kecurigaan dan semua itu bisa membuat hakim akan salah sangkat terhadap mereka. 

Tae Joon membenarkan pendapat Do Sub, namun dia berpendapat kalau mereka juga tak bisa mengabaikan kecurigaan mereka. Jadi dia menyuruh Joon Ho untuk memilih beberapa kasus mencurigakan yang diitangani Joong Won dan juga panggil Joong Won karena mereka harus mendengar keterangannya. 



Myung Hee menelpon Joong Won yang saat itu sedang makan bersama Hye Kyung di hotel. Dia berkata kalau perusahaan yang akan mereka tuntut berkata kalau mereka butuh waktu lagi untuk menyelesaikan kesepakatan dan mereka akan mengutus kuasa hukum pukul 18,00. Tepat disaat itu Kim Dan masuk menemui Myung Hee dan memberi catatan yang berisi nama pengacara yang di bayar oleh pihak perusahaan dan pengacara itu adalah Son Dong Wook.

Saat Joong Won berkata kalau dia akan segera kembali ke kantor, tiba-tiba ponsel Hye Kyung berbunyi dan Myung Hee bisa mendengarnya begitu juga dengan Kim Dan yang masih bersama Myung Hee. Kedua pasangan itupun jadi kelabakan karena mereka menyembunyikan hubungan mereka dari Myung Hee dan sekarang mereka tertangkap basah sedang bersama. 

Kim Dan yang tahu situasinya memilih keluar ruangan Myung Hee dan Myung Hee dengan nada tak senang langsung bertanya pada Joong Won tentang keberadaannya. Joong Won menjawab kalau dia hanya makan dan dia kemudian masuk kamar mandi untuk meneruskan pembicaraannya dengan sang kakak. Saat ditanya kapan Joong Won bisa kembali ke kantor, dia menjawab 30 menit kalau dia berangkat sekarang. Myung Hee pun menyuruhnya cepat kembali dan kemudian menutup telepon.


Hye Kyung mengangkat teleponnya dan ternyata Seo Yeon yang menelpon. Seo Yeon menelpon untuk meminta izin membolos kursus dan pergi ke acara ulang tahun temannya. Hye Kyung mengiyakan, namun dia kemudian bertanya teman yang mana dan Seo Yeon menjawab Han Soo Jin, teman yang dia kenal saat berada di perkemahan bahasa Inggris. Setelah tahu Seo Yeon akan pergi ke pesta siapa, Hye Kyung pun mengajak Seo Yeon untuk bicara lagi setelah mereka di rumah. 


Setelah menutup telepon dari Seo Yeon, Hye Kyung mendapat telepon dari Myung Hee yang menyuruhnya cepat kembali ke kantor. 



Saat Pengacara Son datang, Hye Kyung sengaja menyalakan video bunuh diiri Tuan Bae dan pura-pura sedang meninjau kasusnya dan dengan santai pengacara Son berkata kalau Hye Kyung tidak bisa membuktikan perusahaan bersalah hanya dengan menggunakan video itu. Tak lama kemudian Myung Hee datang dan mereka pun kemudian membicarakan tentang kesepakatan. Namun mereka tak menemukan kesepakatan, perusahaan tetap berpendapat kalau mereka benar dan tak salah. 


Karena tak ada kesepakatan diantara mereka, jadi mereka pun harus bertemu di meja hijau. Si hakim datang dan dia langsung menghela lemas ketika melihat pengacara yang akan berseteru adalah Hye Kyung dan Pengacara Son lagi. Sebelum sidang dimulai, diapun langsung memanggil keduanya untuk maju. 

“Sungguh sial melihat kalian lagi. Bisakah kalian tidak mengacau lagi kali ini? Itu peringatan, bukan permintaan,” ucap hakim. 

“Anda tidak perlu khawatir. Aku mengambil kasus ini saat mendengar Anda hakimnya,” jawab Pengacara Son. 

“Benarkah?”

“Aku tahu Anda adil,” jelas Pengacara Son dan Hye Kyung mengamini pernyataan Pengacara Son. 

“Mendengar kalian berkata begitu, aku menjadi semakin takut,” ucap si hakim dan kemudian menyuruh mereka kembali ke tempat masing-masing.


Persidangan dimulai dan video sudah diperlihatkan. Istri Tuan Bae berkata kalau suaminya tertekan di tempat kerja karena tak ada yang memberinya tugas dan perusahaan juga berusaha membuatnya mundur. Yang membuat Tuan Bae tetap bertahan disana adalah karena mereka punya hutang dan biaya pendidikan anak-anak yang juga harus di bayar. Sang istri yang tak tahu suaminya begitu merasa tertekan jadi merasa bersalah karena dia yang mendorong suaminya untuk tetap bertahan. Hye Kyung selesai menanyai saksi dan sekarang giliran Pengacara Son. 


Pengacara Son kemudian membahas tetang penyakit depresi yang di derita Tuan Bae. Dia mengatakan kalau depresi tidak punya penyebab yang pasti dan kemudian mencontohkan dirinya sendiri yang pernah merasa depresi karena fisiknya yang cacat. 

“Biokimia, gen, dan lingkungan, semuanya berkaitan untuk memicu depresi. Anda tidak bisa menyalahkan satu,,,” ucap Pengacara Son yang kemudian di potong oleh Joong Won yang menyatakan kalau Pengacara Son sudah mengalihkan persidangan, karena kasus itu tentang perlakuan tidak adil dari perusahaan yang menyebabkan seorang pria bunuh diri. Hakim membenarkan pendapat Joong Won dan hakim juga mengatakan kalau dia tak menyukai maksud pernyataan Pengacara Son. 

Pengacara Son pun membela diri dengan berkata kalau dia hanya ingin mencoba membuktikan kalau Tuan Bae meninggal karena hal lain. Jadi dia meminta pada hakim untuk diizinkan melanjutkan pernyataannya dan hakimpun mengizinkan. 

Pengacara Son kemudian membahas tentang obat yang diminum Tuan Bae sebagai penderiat depresi dan ternyata salah satu obatnya adalah elvatil. Jadi kesimpulannya, Pengacara Son mengatakan kalau penyebab Tuan Bae bunuh diri adalah karena dia meminum elvatil. 


Tae Joon pergi ke MJ Firma dan saat berada di depan ruangan Hye Kyung, dia berhenti sejenak. Tepat disaat itu Kim Dan datang dan mengatakan padanya kalau Hye Kyung sedang melakukan persidangan. Sambil jalan Tae Joon menjawab kalau dia datang bukan untuk menemui Hye Kyung. 


Tae Joon menemui Myung Hee di ruangannya dan maksud kedatangannya adalah untuk memberitahu Myung Hee kalau nama Joong Won terus muncul ketika dia melakukan penyidikan pada hakim yang menerima suap. Jadi dia datang untuk memberi peringatan sebelum nama Joong Won benar-benar di seret. 

“Joong Won mengelola tim bisbol untuk tenaga ahli hukum, banyak hakim ada di timnya. Kami yakin dia memperkenalkan hakim kepada pengusaha kaya untuk menukar suap dengan keringanan hukuman,” jelas Tae Joon. 

“Jaksa menduga tidak ada orang yang tidak bersalah, karena itu, aku menjadi pengacara,” jawab Myung Hee dan Tae Joon menjawab kalau dia sangat yakin Myung Hee tak bersalah, namun dia belum bisa memastikan sampai penyelidikan selesai. 

“Orang yang tampak tidak bersalah bisa bersalah. Orang yang tampak bersalah bisa tidak bersalah. Sampaikan ini kepada Joong Won. Jika bersalah, dia harus memberitahuku. Jika dia mengaku sekarang dan menyebutkan nama hakim yang dia suap aku akan menawarkan kesepakatan,” ucap Tae Joon dan kalau Joong Won tidak bersalah, maka Tae Joon bersedia untuk meminta maaf padanya. 



Kembali lagi membahas efek samping Elvatil yang bisa membuat orang untuk membunuh orang dan juga membunuh diri sendiri. Untuk membuktikan kalau Tuan Bae bunuh diri karena pengaruh Elvatil, Pengacara Son bahkan menggunakan rekaman yang Hye Kyung dan Joong Won buat untuk membuktikan efek samping Elvatil di persidangan mereka sebelumnya dan hakim menerima video itu sebagai bukti. 


Selesai sidang, Joong Won berkata pada Hye Kyung kalau mereka harus menemukan bukti yang kuat kalau perusahaanlah yang mendorong Tuan Bae bunuh diri. Hye Kyung kemudian bertanya apa tak di temukan apapun di rekaman kamera pengawas? Joong Won menjawab kalau rekamannya hilang karena ada masalah dengan peladen atau apapun itu dan yang mereka punya sekarang hanyalah rekaman bunuh dirinya. 

Hye Kyung kemudian bertanya tentang jaksa, apa mereka juga tidak punya rekaman lain? Joong Won menjawab mungkin saja pihak Jaksa punya, tapi yang jadi masalahnya adalah apa pihak jaksa mau menyerahkan rekaman itu pada mereka. 

Tepat disaat itu Pengacara Son muncul dan menyatakan kekecewannya pada Hye Kyung, karena Hye Kyung sudah membuat seorang janda menyaksikan suaminya bunuh diri. Lagi-lagi Joong Won yang melindungi Hye Kyung, dia berkata pada pengacara Son kalau semua itu adalah idenya dan Hye Kyung hanya mengikuti perintahnya. Semua itu Joong Won lakukan agar Pengacara Son tak bisa menjelek-jelekan Hye Kyung pada media sehingga membuat reputasi Hye Kyung rusak. Sedangkan untuk Joong Won sendiri, reputasi tak begitu penting baginya. 



Dengan ekspresi serius, Myung Hee memanggil Joong Won untuk datang ke ruangannya. Dia kemudian memberitahu kalau Tae Joon akan mulai menyidiki Joong Won dan memberikan penawaran kesepakatan jika Joong Won mau mengaku. Dengan santai Joong Won meminta sang kakak untuk tidak khawatir karena dia tak bersalah, dia tak menyuap siapapun. 

Mengira kalau Tae Joon melakukan semua itu karena Hye Kyung, Myung Hee pun menyuruh Joong Won untuk berhenti ketemuan dengan Hye Kyung. 

“Aku,,, Tidak. Kami serius, Hye Gyeong akan segera meninggalkannya,” jawab Joong Won. 

“Aku mengerti. Kalian serius  pasti ada alasannya tapi itu tidak bijak. Kamu adalah atasan Hye Gyeong dan Tae Joon adalah jaksa favorit publik. Ini akan menghancurkanmu dan firma hukum kita. Kita sudah berjuang keras untuk melindunginya. Haruskah kamu menghancurkannya?” tanya Myung Hee dengan tegas.



Joong Won kembali ke ruangannya dan Kim Dan mengikutinya. Kim Dan berkata kalau dia akan membantu Joong Won untuk menghadapi Tae Joon, alasannya karena Kim Dan juga tak menyukai Tae Joon. Dia akan menemui Joon Ho dan mencari tahu apa Tae Joon punya bukti yang memberatkan untuk Joong Won atau hanya gertakan saja. Tentu saja Joong Won menerima tawaran Kim Dan. Karena Kim Dan akan menemui Joon Ho, jadi Joong Won pun sekalian meminta bantuannya untuk mendapatkan rekaman kamera pengawas yang dimiliki Jaksa. 



Tak perlu menunggu waktu lama, Kim Dan pun langsung ketemuan dengan Joon Ho. Tak mau rugi, Joon Ho mengajak Kim Dan barter, dia akan menyerahkan rekaman cctv dan Kim Dan harus memberikan berkas internal kasus yang Joong Won tangani. Kim Dan pun setuju dan dia kemudian minta daftar hakim yang Joon Ho curigai karena Joong Won sudah banyak menangani kasus. 


Hye Kyung menemui Joong Won di kantornya untuk mengatakan kalau dia akan pulang duluan. Joong Won mengajak Hye Kyung makan malam, namun Hye Kyung berkata kalau dia akan makan malam bersama anak-anaknya. Joong Won kemudian menawarkan diri untuk mengantar Hye Kyung dan memperkenalkan diri pada anak-anak Hye Kyung, namun Hye Kyung menjawab kalau sekarang bukanlah waktu yang tepat. Joong Won mengerti dan mempersilahkan Hye Kyung pulang.



Di rumah, Hye Kyung mengungkapkan rasa khawatirnya karena Seo Yeon bergaul dengan orang yang tinggalnya jauh dan akan pergi ke rumahnya untuk merayakan pesta ulang tahunnya. Padahal selama ini, Seo Yeon tak pernah mengunjungi satupun temannya yang ada di dekatnya. Hye Kyung berpendapat kalau Seo Yeon seharusnya tidak menghindari mereka, Seo Yeon seharusnya berbaur dengan mereka.

“Bagaimana caranya? Di sini, semua orang tahu siapa Ayah. Haruskah aku merelakan teman yang akhirnya kudapatkan?” tanya Seo Yeon dan akhirnya Hye Kyung memberi izin, tapi dengan catatan Seo Yeon tak boleh pulang sampai malam dan kalau harus pulang malam, Seo Yeon harus menghubungi Hye Kyung dan Hye Kyung akan menjemputnya. 



Kim Dan menemui Joong Won dan memberikan daftar nama hakim yang dicurigai kejaksaan. Melihat begitu banyaknya daftar hakim, Joong Won pun berkata kalau sebenarnya incaran jaksa hanya 1 atau 2 kasus. Mereka memberi banyak nama hanya untuk berjaga-jaga, barangkali Kim Dan akan berkhianat. 

“Kamu benar-benar menyuap hakim?” tanya Kim Dan dan Joong Won menjawab tidak, tapi dia tahu kenapa kasus-kasus itu yang menjadi sasarannya. 

Kim Dan kemudian meminta catatan internal dari semua kasus-kasus itu, karena dia harus menukarnya dengan rekaman kamera pengawas yang dimilik kejaksaan. Dia pun berpendapat agar Joong Won menyerahkannya saja, karena walau tak diserahkan pihak kejaksaan pasti akan mencari tahunya sendiri bagaimanapun caranya. Lagipula dengan rekaman cctv itu, Joong Won bisa memenangkan kasusnya. 

“Dan.... Kamu akan membantu, bukan?” tanya Joong Won.



Kim Dan dan Joon Ho kembali ketemuan untuk menukar barang yang sama-sama mereka inginkan satu sama lain. 



Ji Hoon sedang memperbaiki laptop di ruangan Hye Kyung dan melihat itu, Joong Won pun masuk untuk menyapanya. Karena Joong Won membahas masalah laptop, Ji Hoon pun menjelaskan kalau laptop Hye kYung terinfeksi ransomware yang bisa melumpuhkan data-data komputer dan meminta uang untuk perangkat lunak antivirus. Namun Joong Won tak mengerti tentang komputer jadi dia tak paham juga dengan apa yang Ji Hoon katakan. 

“Ibumu sering membanggakan kepintaranmu. Kamu pasti hebat,” ucap Joong Won dan Ji Hoon berkata kalau hal itu tidak terlalu rumit. Terlihat tak nyaman  berdua saja dengan Joong Won, Ji Hoon pun memutuskan pulang, dia bahkan menolak ajakan makan dari Joong Won. 

Bersambung

1 comment :