September 28, 2016

Woman With a Suitcase Episode 1 - 1

Episode 1: Wanita Yang Membawa Tas Ratu Monako.


Cha Geum Joo (Choi Ji Woo) menyeret koper besarnya ke penjara. Ia adalah seorang paralegal di Firma Hukum Yale dan koper besarnya itu berisi semua dokumen kerjanya.


Dia datang untuk menemui seorang tersangka pembunuhan dan setelah mempelajari laporan kasus itu sesaat, Geum Joo langsung menetapkan saat itu juga bahwa si tersangka sekaligus suami korban, Na Gil Tae, bersalah.



Begitu dia masuk, Gil Tae langsung jelalatan seperti orang cabul dan mengomentari kecantikan Geum Joo "kau cantik juga, pantas saja kau mahal. Kudengar kau yang terbaik"

"Aku mahal bukan karena wajahku tapi karena aku memang cakap"

Gil Tae langsung tertawa senang, mengira Geum Joo akan bisa membebaskannya. Tapi Geum Joo malah menyatakan kalau Gil Tae tidak akan bisa keluar dari sini karena dia bersalah. Dia datang hanya sebagai pengunjung biasa, jadi dia hanya punya waktu sepuluh menit. Dan sekarang waktunya hanya tinggal 8 menit 30 detik. Geum Joo menyuruh Gil Tae untuk memutuskan sendiri dalam kurun waktu itu untuk mengakui kejahatannya atau tidak.


"FYI, kau harus mengakui bahwa kau mencekik istrimu agar aku bisa menangani ini" perintah Geum Joo dengan santainya "Kasus penyangkalan hanya akan membuatku sakit kepala. Jika kau mengaku maka kau hanya akan dipenjara 7 tahun. Jika tidak maka kau akan dipenjara 20 tahun. Jika membuat keputusan yang masuk akal, aku akan menemanimu sepanjang jalan ke pengadilan"

Jelas saja Gil Tae tak terima dengan vonis sepihak itu padahal seharusnya Geum Joo datang kemari untuk membelanya dan bukannya menjatuhkan vonis padanya. Geum Joo mengklaim bahwa itu adalah tugasnya untuk menentukan apakah dia bersalah atau tidak dan apakah kasus ini cuma akan buang-buang waktu atau tidak. Kesal, Gil Tae langsung meludahinya, walaupun tentu saja cuma kena kaca.

Geum Joo tetap santai dan memberitahu Gil Tae kalau dia masih punya waktu 6 menit 30 detik "Mau lanjut atau tidak?"


Ham Bok Gu (Joo Jin Moo) adalah seorang CEO K-Facts, sebuah perusahaan media paparazi yang saat ini tengah tersangkut masalah hukum atas tuduhan penghinaan terhadap seorang blogger yang K-Fact tuduh punya affair dengan seorang aktor. Tapi Bok Gu sama sekali tidak takut sedikitpun dengan kasus hukumnya itu, bahkan dengan pedenya dia mengklaim kalau kalau dia akan menangani kasus itu sendiri.


Di sebuah penjara, seorang remaja bernama Oh Gyeong Hwan tampak meringkuk ketakutan, dia didakwa atas tuduhan penyerangan dan pemerkosaan.

6 bulan yang lalu...


Gyeong Hwan adalah anak gelandangan yang tinggal sekamar bersama beberapa remaja gelandangan lainnya. Saat itu dia sedang santai baca komik saat dia melihat seorang teman perempuannya, Mi Na, sedang mengetik pesan balasan di Pagebook untuk menemui seseorang.

Pesan itu tampak mencurigakan tampak mencurigakan hingga membuat Gyeong Hwan bertanya-tanya apakah Min Na dibayar sebagai imbalan sex. Dia juga memperhatikan hape Min Na tampak seperti hape baru walaupun Min Na menyangkalnya.

"Berhati-hatilah. Pria-pria tua aneh akan mengantri" Gyeong Hwan memperingatkannya.


Tiba-tiba dia menyadari kalau Min Na sedang memakai bajunya. Tapi dia tidak mempermasalahkannya dan membiarkan Min Na memakainya. Min Na lalu pergi tapi lupa membawa hapenya. Dia tampak menunggu dengan cemas, tapi tepat saat dia baru sadar kalau hapenya ketinggalan, orang yang menjemputnya datang. Seorang wanita berpakaian modis dan bermobil mewah.


Tak berapa lama setelah itu, seorang satpam menemukan tubuh Min Na dibuang diantara sesemakan. Dia masih hidup tapi dalam keadaan koma. Semua anak yang tinggal sekamar bersamanya langsung diinterogasi polisi. Sementara semua anak ribut, Gyeong Hwan sendiri cuma diam dan tampak sangat gelisah. Dan sikap anehnya itu diperhatikan oleh seorang polisi.


Saat mereka kembali ke kamar mereka, semua anak menggerutu kesal karena mereka bahkan tidak terlalu mengenal Min Na. Tapi mereka tahu kalau Gyeong Hwan cukup dekat dengan Min Na, jadi apakah Gyeong Hwan mengetahui sesuatu? Apa jangan-jangan Gyeong Hwan yang sudah mengambil hapenyaMin Na yang katanya menghilang itu. Gyeong Hwan terdiam gelisah tepat saat polisi menerobos masuk untuk menangkap Gyeong Hwan.

Kembali ke masa kini...


Di sebuah gedung perkantoran tempat berbagai macam firma hukum berada, beberapa pengacara wanita tengah menunggu lift sambil menggosipkan kasus K-Facts yang tengah ditangani oleh Pengacara Goo yang sangat yakin kalau dia pasti akan bisa memenangkan kasus ini. Tapi beberapa pengacara lainnya lebih tertarik dengan Bok Gu yang tampan dan seksi itu daripada kasusnya.


Tepat saat lift hendak menutup, Geum Joo tiba-tiba muncul dan mengganjal pintu lift dengan kopernya. Pengacara Goo dengan kesal berusaha mendorong keluar kopernya Geum Joo tapi Geum Joo bersikeras masuk dan mendorong-dorong semua orang agar dia dan koper kesayangannya bisa muat di lift itu.

Pengacara Goo memanggil kopernya Geum Joo dengan sebutan JooJoo dan sengaja menyindir Geum Joo yang suka membawa membawa banyak copy dokumen dengan kopernya itu kemana-mana. Semua orang langsung tertawa mendengar sindiran Pengacara Goo, tapi Geum Joo dengan tenangnya membalas sindiran Pengacara Goo dengan menunjukkan sebuah tas baru yang baru saja dibelinya.


Geum Joo dengan bangga memperkenalkan tas barunya itu sebagai Celly. Dia mengklaim kalau itu adalah tas yang digunakan Ratu Monako untuk menutupi perutnya saat sang ratu sedang hamil, dan tas barunya itu baru diimpor dari Paris beberapa hari yang lalu. Pengacara Goo langsung terdiam dan berusaha menyembunyikan tasnya dengan malu.


Saat Geum Joo akhirnya sampai di lantai firma hukumnya, dia pamit pada semua orang dengan ceria. Tapi sebelum pintu lift sempat menutup, dia sempat mendengar mereka semua menggosipkannya. Mereka yakin kalau Geum Joo bisa dipecat kalau dia terus main-main seperti itu, lagipula dia kan bukan pengacara.

Sesaat Geum Joo tampak sedih, tapi dia cepat-cepat tersenyum dan menabahkan dirinya sebelum melangkah masuk kedalam firma hukumnya. Pengacara Goo tampaknya sangat benci dengan Geum Joo, bahkan bersumpah akan mengalahkannya di persidangan hari ini.


Di tempat lain, Park Hye Joo (Jeon Hye Bin) sedang bertemu Lee Dong Soo, direktur Firma Hukum Ohsung. Hye Joo adalah pengacara di kantor firma hukumnya Geum Joo, tapi tampaknya dia berencana pindah ke Firma Hukum Ohsung.

Dia juga adik tiri Geum Joo, tapi saat Dong Joo menyinggung masalah hubungannya dengan Geum Joo, Hye Joo tampak tidak nyaman membicarakan masalah itu dan sepertinya dia terlibat dalam sebuah skandal.


Saat Hye Joo kembali ke firma hukumnya, Geum Joo memberinya catatan penting untuk persidangan Hye Joo melawan Pengacara Goo nanti. Geum Joo juga menyuruh Hye Joo untuk mengganti pakaian kerjanya karena hakim di persidangan nanti terkenal suka pada wanita cantik.


Sesampainya di pengadilan, Hye Joo dan Geum Joo berpapasan dengan Pengacara Goo dan Bok Gu. Hye Joo cemas melihat kedatangan Bok Gu, sepertinya mereka yakin sekali bisa memenangkan persidangan ini. Geum Joo meyakinkan Hye Joo untuk tidak cemas, dia bersumpah akan membuat Bok Gu menyesal sudah datang kemari hari ini.


Saat pengadilan dimulai, dugaan Geum Joo ternyata benar, Hakim langsung melotot begitu melihat baju seksi berenda yang dikenakan Hye Joo. Saksi pertama adalah si penulis artikel yang menulis skandal affair si blogger Do Yeo Jung dan aktor Choi Min Woo. Si penulis artikel mengklaim kalau dia menulis skandal itu setelah membaca postingan antar dua blogger.


Saksi kedua adalah blogger yang memposting berita affair-nya Yeo Jung dan si aktor sekaligus temannya Yeo Jung. Si blogger tampak gugup hingga membuat Pengacara Goo bisa menyudutkannya dengan mudah.

Walaupun dia sendiri yang memposting berita skandal itu, tapi si blogger dengan gugup mengklaim bahwa dia tidak mengetahui skandal itu secara langsung dan tidak ingin membuka fakta tentang temannya itu di pengadilan ini. Jelas saja Pengacara Goo dengan mudahnya menuduh si blooger telah melakukan sumpah palsu dan secara tak langsung sudah mengakui bahwa Yeo Jung memang terlibat skandal.


Melihat situasi yang membuat mereka hampir kalah, Geum Joo berpikir cepat untuk mengatasi keadaan ini. Dia melihat ada dua kamera CCTV di kedua ujung ruangan dan langsung menyuruh Paralegal Hwang untuk menutupinya dari kedua CCTV itu lalu melakukan sesuatu entah. Hampir sepanjang persidangan, Bok Gu duduk di belakangnya Geum Joo dan tampak sangat santai membaca buku seolah dia sangat amat yakin kalau dia akan memenangkan kasus ini.


Tapi saat dia menutup bukunya tak lama kemudian, dia malah melihat resleting baju Geum Joo terbuka. Oh, ternyata itu rencana Geum Joo. Bok Gu bingung, tangannya terulur ingin menepuk bahu Geum Joo untuk memperingatkannya tentang resleting bajunya yang terbuka tapi ragu. Geum Joo sendiri sudah gugup menanti Bok Gu untuk menepuk pundaknya.

 

Tak lama kemudian, Bok Gu akhirnya memantapkan diri untuk menepuk bahu Geum Joo. Tapi Geum Joo langsung menangkap tangannya secepat kilat dan menuduhnya melakukan pelecehan seksual. Persidangan itu jadi kacau gara-gara ulah Geum Joo hingga akhirnya Hakim memutuskan untuk menunda persidangan selama 10 menit. Pengacara Goo cuma bisa memberengut kesal setengah mati dengan ulah Geum Joo itu.



Saat Geum Joo sedang berjalan tak lama kemudian, Bok Gu tiba-tiba menyeretnya masuk ke ruang sidang kosong dan menyudutkan Geum Joo ke tembok sambil mencondongkan wajahnya sangaaaat dekat ke wajah Geum Joo hingga membuat Geum Joo jadi ketakutan. Tapi Bok Gu memang hanya bermaksud menakut-nakuti Geum Joo dan mengingatkan Geum Joo bahwa pelecehan seksual itu seharusnya seperti ini.

"Aku sangat marah karena dituduh melakukan sesuatu yang tidak kulakukan"


Geum Joo langsung mendorongnya menjauh. Tapi apa yang dilakukan Bok Gu barusan malah sebenarnya sangat menguntungkan Geum Joo, karena Bok Gu menyudutkannya tepat di hadapan kamera CCTV. Karena itulah dia langsung menawarkan kesepakatan pada Bok Gu, menyuruh Bok Gu untuk menghentikan pemeriksaan terhadap saksi jika Bok Gu tidak mau dituduh melakukan pelecehan seksual.

Tapi Bok Gu menolak "Lakukan saja sesukamu, aku tidak berencana kalah dalam kasus ini, mengerti?"

Tapi Geum Joo dengan santainya mengancam bahwa jika mereka kalah dalam kasus ini maka akan muncul berita yang akan menjatuhkan image K-Fact. Selain itu, Yeo Jung menderita depresi dan jika dia sampai bunuh diri atau semacamnya maka sudah pasti K-Fact lah yang akan disalahkan.

Bok Gu berusaha menyangkal tanggung jawab K-Fact dalam masalah itu, tapi Geum Joo ternyata merekam ucapannya barusan yang bisa saja dia gunakan sebagai bukti untuk melawannya dalam kelanjutan persidangan ini.

"Apa kau selalu bekerja dengan cara seperti ini, pengacara?" sindir Bok Gu


Geum Joo dengan riang memberikan kartu namanya dan mengoreksi kalau dia bukan pengacara tapi paralegal. Bok Gu langsung kesal, jadi sedari tadi dia sedang bicara dengan seseorang yang bahkan bukan pengacara dan langsung menuduh Geum Joo menyalahi aturan dengan pura-pura jadi pengacara, apalagi sekarang Geum Joo bernegosiasi dengan pihak terdakwa hingga membuatnya mengira kalau Geum Joo adalah pengacara.

Geum Joo dengan santainya menyangkal tuduhan Bok Gu dan mengklaim dirinya hanyalah seorang paralegal yang cakap "Jika kau membutuhkan bantuan legal, kapanpun kau membutuhkan silahkan hubungi nomorku. Oh yah, aku agak mahal loh"

"Aku tidak butuh bantuanmu" dengus Bok Gu

"Mungkin nanti, kalau kau mau cerai atau semacamnya"

"Aku hidup seorang diri"

"Atau saat kau bangkrut"

"Bisnisku sedang booming"

"Bagaimana dengan penipuan? Kurasa kau orang yang mudah terpengaruh oleh orang lain"

"Aku tidak mudah tertipu oleh orang yang sama untuk kedua kalinya"

"Astaga, jangan terlalu kepedean. Aku belum pernah bertemu dengan seseorang yang tidak pernah menghadapi jatuh bangun dalam kehidupan mereka"


Hye Joo sedang mencari-cari Geum Joo saat dia berpapasan dengan Pengacara Goo yang langsung melabrak perbuatan sudara tiri Hye Joo itu dan blak-blakan menghina mereka sebagai saudara yang suka bikin ulah di persidangan. Hye Joo tampak sangat kesal dan tak suka mendengarnya disama-samakan dengan Geum Joo.

Tapi sikapnya tetap baik dan sopan saat dia menemukan Geum Joo didalam ruang sidang dan mengingatkannya kalau sidang akan segera dilanjutkan. Bok Gu masih menatap Geum Joo dengan benci, tapi Geum Joo memutuskan secara sepihak kalau mereka sudah sepakat lalu pergi... tapi tiba-tiba dia berhenti di tengah jalan karena merasa geli sendiri mendengar nama Ham Bok Gu yang kedengarannya seperti hamburger. hehe.


Gara-gara kesepakatan mereka itu, saat persidangan dimulai kembali, Pengacara Goo memutuskan untuk tidak meneruskan pemeriksaannya terhadap saksi, dan tim Geum Joo pun akhirnya menang. Pengacara Goo dan Bok Gu hanya bisa menatapnya dengan kesal.


Berita kemenangan Yeo Jung dan kekalahan K-Fact langsung bermunculan di internet. Sekretarisnya Bok Gu meyakinkannya bahwa banyak komentar ternyata bernada positif, yang negatif cuma komentar tentang namanya Bok Gu yang kedengaran mirip hamburger. Pfft!

"Ham Bok Gu itu tampan, tapi aku tidak mempercayainya karena tampangnya" komentar salah satu netizen

"Memangnya jadi orang tampan itu kejahatan? Apa aku harus oplas?" protes Bok Gu


Kesal pada Geum Joo, Bok Gu langsung menyuruh sekretarisnya melakukan penyelidikan tentang Geum Joo. Dari Sekretarisnya, Bok Gu mengetahui bahwa Geum Joo adalah seorang paralegal yang selalu menyibukkan dirinya mondar-mandir dari kantor, penjara, pengadilan dan seterusnya dan dia terkenal suka memanfaatkan kelemahan lawannya, dan hal itulah yang membuatnya sering memenangkan kasusnya.


Geum Joo dan Hye Joo minum-minum untuk merayakan kemenangan mereka. Hye Joo mencoba membujuk Geum Joo untuk mencoba lagi mengikuti ujian negara. Tapi Geum Joo menolak dan mengalihkan topik dengan bertanya apakah Hye Joo sudah putus dengan Jaksa Kim. Hye Joo mengiyakannya tapi ekspresinya tampak canggung. Setelah mereka berpisah, Geum Joo menyeret kopernya sembari mengingat masa lalu.

Flashback 10 tahun yang lalu...


Hye Joo dan Ibunya Geum Joo mengantarkan Geum Joo ke depan sekolah tempat berlangsungnya ujian negara. Geum Joo sudah pernah mengikuti ujian sebelumnya tapi gagal, karena itulah ibunya sampai membawakan sebuah jimat keberuntungan untuknya. Sementara Hye Joo berusaha menyemangatinya dengan memberinya sebuah sapu tangannya.


Geum Joo yakin kalau kali ini dia pasti bisa. Tapi saat ujian berlangsung, dia malah tampak sangat amat gugup bahkan sampai berkeringat dingin dan gemetaran hebat. Hye Joo pasti tahu betul tentang kelemahan Geum Joo itu makanya dia memberikan sapu tangan. Saat kegugupannya semaki menjadi-jadi, Geum Joo akhirnya tak tahan lagi dan pergi tanpa menyelesaikan ujiannya.


Di luar gerbang sekolah, para orang tua sibuk mendoakan anak-anak mereka masing-masing. Tak terkecuali Ibunya Geum Joo. Hye Joo berusaha meyakinkan Ibu untuk tidak cemas karena dia yakin kalau Geum Joo pasti berhasil kali ini. Tapi Ibunya Geum Joo malah menanggapinya dengan sinis.

"Tentu saja dia harus lulus jika dia harus menafkahi anggota keluarga tambahan dan membayari semua hutang itu. Tidak ada jalan lain, dia harus menjadi pengacara. Jika bukan karena ayahmu, kita tidak akan berada dalam kesulitan ini"


Hye Joo hanya bisa meminta maaf dengan sedih lalu ikut memejamkan mata dan mendoakan Geum Joo. Mereka sama sekali tak menyadari Geum Joo yang sudah keluar saat itu. Saat dia melihat Ibu dan Hye Joo di luar, dia langsung menyembunyikan dirinya dibalik pohon dan menangis dengan penuh rasa bersalah.

Flashback end,


Walaupun itu kenangan yang menyedihkan, tapi Geum Joo berusaha menyemangati dirinya sendiri dan meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia sudha memiliki kehidupan yang sukses, sebodoh amat dengan lencana pengacara, dia tidak iri sama sekali.

"Yang paling penting, aku membawa tas Ratu Monako" ujarnya pada dirinya sendiri.

Bersambung ke part 2

2 comments :