September 3, 2016

High End Crush Episode 17


Sebelumnya: High End Crush Episode 16

High End Crush Episode 17


 

Se Hoon heran siapa yang menelepon Yi Ryung malam-malam begini. Ia sangat marah ketika mendengar Yi Ryung menyebut nama CEO Jang. Garpu yang masih dipegangnya untuk makan buah tadi bahkan bisa dibengkokannya haha. Terbakar api cemburu, Se Hoon bentak-bentak Yi Ryung nggak jelas. Curiga karena dirinya nggak dikontak, tapi CEO Jang malah bisa menelponnya. Yi Ryung juga tidak pernah bicara formal dengannya, tapi berbeda dengan CEO Jang. Apa jangan-jangan CEO Jang juga dapet hidangan 9 macam seperti dirinya?


Yi Ryung jengah mendengar ocehan Se Hoon. Ia menegaskan nggak ada apa-apa antara dia dan CEO Jang. Tapi mana bisa Se Hoon percaya omongan Yi Ryung, mereka baru jadian dan emsi Se Hoon...yah segitu labilnya :P CEO terhormat kita ini pun meninggalkan rumah bibi Yi Ryung. Yi Ryung yang melihatnya jadi gemas. Haduuuuu gara-gara telepon itu, kencan mereka nggak berasa kencan.


Esok hari waktunya curhat ke kabag Heo. Udah macam klinik cinta nih^^


Kabag Heo bilang kalau mungkin saja Yi Ryung lebih nyaman dengan CEO Jang dibanding atasan di depannya ini. Kemudian ia seperti memunculkan hologram CEO Jang, menganalisisnya dengan kriteria: mudah diajak berunding, dewasa, dan mudah mengubah kata-kata dan blablabla yang pokoknya enak bin nyambung sesuai keinginan Yi Ryung. Mau dibandingin sama CEO-nya yang kasar, pemarah, seenaknya sendiri dan blablabla yang benar-benar berkebalikan?

 

Se Hoon bangkit kesal setelah mendengarnya. Pergi sambil komat-kamit mengungkap amarah. Kabag Heo segera menyusul usai mencerna kalimatnya haha. Takut bosnya melakukan sesuatu yang luar biasa besar, "Jangan CEO Choi!!!"

 

Sementara itu Min Joo menelepon Yi Ryung untuk datang ke pestanya. Ia sudah menerima tawaran untuk memainkan peran istri yang baik dalam drama sageuk atas saran Yi Ryung. Jadi Yi Ryung jangan sampai tidak datang. Yi Ryung bersin tanpa sebab.

 

Malam tiba. Yi Ryung datang ke pesta dan disambut hangat rekan-rekannya. Awww padahal cuma sebentar ya Yi Ryung di sana, tapi banyak yang sedih Yi Ryung tak mengontak mereka. Hehe Yi Ryung juga kangen kok.


Min Joo lalu memperhatikan pakaian Yi Ryung. Ia tak ingin Yi Ryung menurunkan derajat pestanya dengan berpakaian seperti sekarang. Yi Ryung beralasan ia tidak punya pekerjaan jadi nggak bisa beli baju pesta. Namun Mi Joo membesarkan hatinya, berujar bahwa tidak perlu pekerjaan untuk mendapat baju. Ia lalu membawa Mi Joo untuk dimake up dan didandani dengan pakaian yang cantik. 

 


Se Hoon yang melihat perubahan Yi Ryung jelas terpana. tapi ia tidak memperlihatkannya. Ia yang berjalan menghampiri Mi Joo dan anggota MonstaX, hanya memperingatkan mereka agar tidak minum alkohol dan cukup bersenang-senang saja. Ia bahkan mengacak rambut Mi Joo tanpa memandang Yi Ryung.

 


Yi Ryung hanya menatapnya. Haha padahal sehabis dari sana, ia memukul tangan yang sudah mengacak rambut Mi Joo dan menerima rayuan wanita (model yang suka Se Hoon itu bukan?) untuk membuat Yi Ryung cemburu. Kekanakan ya? Se Hoon berkata dia memang ingin membuat Yi Ryung menangis.


Tapi yang terjadi kayaknya justru terbalik. Se Hoon malah murung. Ia sebenarnya ingin memperlihatkan perasaannya ini kan ke Yi Ryung? Bahwa dia sedih ditinggalin Yi Ryung, kata Kabag Heo. Kabag Heo juga menebak Se Hoon bertahan sampai akhir di pesta untuk bersama Yi Ryung, namun apa mau dikata Se Hoon masih gengsi dan menghiraukan Yi Ryung. 

 

Se Hoon kagum pada kemampuan menerawang kabag Heo. Menerima pujian begitu Kabag Heo membual, kalau ada kelas tentang perasaan di Universitas Kesakitan, mungkin dia dekannya. Maka wajar bila Se Hoon mengatakan akan mulai menghormati Kabag Heo mulai saat ini. Kabag Heo semakin melayang. Ia tersenyum bangga. Kabag Heo menyarankan Se Hoon untuk lebih melunak sehingga tidak ada alasan Yi Ryung menghubungi CEO Jang lagi.


Tetapi sepertinya sulit buat Se Hoon. Ia kembali menengadahkan kepala dan menutupnya kembali dengan selembar kain pink bergambar yang lucu ^^"


Di tempat lain, CEO Jang masih membujuk Yi Ryung untuk menjadi artis di bawah naungan agensinya. Namun kita juga sangat tahu apa jawaban Yi Ryung. Walau CEO Jang bersikeras pertemuan mereka sudah seperti takdir (di Odaesan dan di gedung miliknya ini-restoran Bibi Yi Ryung), Yi Ryung tetap menolak. Bukannya dulu CEO Jang tidak mengatakan apa-apa mengenai kontrak? Kenapa sekarang...


CEO Jang membantah. Dia sudah tahu dari dulu kalau Yi Ryung cocok jadi artis. Cuma ngomong-ngomong apa benar CEO Choi menyukaimu? Eaaaaa udah ketebak kan udang di balik CEO Jang #eh


Sangat menyukai Yi Ryung hingga sudah membuat rencana matang mengenai karir Yi Ryung di masa depan? Bila belum seperti kata Yi Ryung, lalu tidak ada alasan Yi Ryung ke agensi Se Hoon sebab dia sudah merencanakannya. 

 

CEO Jang lantas pergi setelah pesanannya jadi. Dengan isyarat ia bilang akan mengawasi Yi Ryung. Hhhh...Yi Ryung mendesah tidak melihat ada missed calls di ponselnya.


LOL. Nggak tahu aja Yi Ryung si Se Hoon sedang diceramahin dekan Universitas kesakitan jurusan perasaan Kabag Heo. Kabag Heo yang melihat CEO-nya tidak konsentrasi mendengar laporan bisnis akhirnya memaparkan,

 

"Hal yang aneh adalah ada waktunya ketika Anda tidak 'mendesak' orang yang biasanya Anda suka sepanjang waktu, Dan jika Anda memikirkannya, Anda punya alasan untuk itu. Karena kalian memiliki gaya yang berbeda. Anda pun sadar bahwa  seluruh waktu di mana kalian menghabiskan waktu bersama secara biasa itu justru sangat romantis."


Yi Ryung masih terlihat bersin di dalam bus yang membawanya ke suatu tempat. Entah merenungkan siapa.


Jadi maksud kabag Heo, kencan biasa asal bisa saling ngerti itu lebih manis daripada maksain kehendak ke pasangan??? Haha sotoy nih saya.

No comments :

Post a Comment