August 31, 2016

High End Crush Episode 16



High End Crush Episode 16


Melepas rindu, Se Hoon tanpa babibu menarik Yi Ryung ke bangku taman. Sungai di hadapan mereka turut menyaksikan bagaimana kedua sejoli ini bertemu kembali untuk menyelesaikan kesalahpahaman sebelum ini. 



Yi Ryung dengan manisnya meminta Se Hoon diam sebentar. Ia bilang, ia sudah hendak mengatakan alasan kepergiannya ke Se Hoon waktu itu, tapi Se Hoon tidak memberinya kesempatan bicara. 


Maklum, Se Hoon belum bisa mengatasi degupan jantungnya, belum bisa mengatur sikapnya agar terlihat baik di depan Yi Ryung. Jika Se Hoon membaca niat Yi Ryung yang ingin mengatakan sesuatu, bukan justru malah menghiraukannya, mungkin Se Hoon mengerti kalau dirinya bukan kabur dari Se Hoon dan tak bertanggung jawab mengabaikan kontrak. Namun Yi Ryung rupanya tidak menyalahkan Se Hoon saja. Ia paham, ia juga kurang tepat tidak mengatakannya dengan jelas dulu.


"Aku tidak akan menandatangani kontrak. Ini janjiku pada kakekku."


Nah! Se Hoon akhirnya makin mengerti setelah mendengar Yi Ryung menceritakan sang ibu yang pergi meninggalkannya hanya untuk mengejar mimpinya yang lebih tinggi dari sekedar Miss Chunhyang. Pria di hadapan Yi Ryung tersebut kini membiarkannya melakukan apa yang Yi Ryung mau. Baru bila belum berhasil, tak apa kembali padanya. Ini jelas lebih baik berkali-kali lipat daripada tidak tahu keadaan Yi Ryung. Mereka jadi lebih terbuka dan saling melempat senyum. Yi Ryung bahkan menerima Se Hoon yang membelai rambutnya. Awww. udah resmi nih?


Beralih ke para Chief dan artis Se Hoon yang lagi kumpul-kumpul. Kita bisa melihat Min Joo membacakan ramalan hari ini CEOnya yang menurut Chief Heo berzodiak Taurus. Iya... zodiaknya orang yang sangat berambisi, serakah dan penuh perhitungan, juga tidak pernah mendengarkan orang lain. Haha.


"Cinta akan datang mendekat. kau mungkin akan menemui seorang yang telah kau tunggu, Dan bukan hal buruk untuk mengenal orang ini pelan-pelan. Tetapi sebuah halangan akan muncul."


Demikianlah bunyi ramalan Se Hoon. Mereka yang di sana pun setuju. Hidup kan memang tidak mudah. Chief Heo sih tertawa saja mendengarnya sampai ia mendengar sendiri curhatan Se Hoon yang nggak sengaja bertemu Yi Ryung seperti takdir. 

 

Se Hoon berkata ia bisa mengenal Yi Ryung lebih dekat pula. Seperti Yi Ryung yang tak akan meneleponnya tanpa sebab. Hmmm ia melihat hal bagus dalam hubung ini. 

"Benarkah?" tanya kabag Heo sangsi.

 


Ada telepon masuk yang membuat Se Hoon terdiam setelah percakapan telepon berakhir. Dikira Kabag Heo, halangannya udah muncul. Eh, kok Yi Ryung malah ngajakin Se Hoon ke rumah bibinya yang kosong (karena ditinggal pergi). Walah...mereka berdua girang nggak ketulungan.


 

Malam harinya, Se Hoon datang dengan setelan serba pink, sebuket bunga mawar dan sebotol anggur. Di dalam rumah, Yi Ryung pun menyambutnya bagai Jang Geum yang menjamu Raja. Menyajikan hidangan lengkap Korea yang sembilan macam itu #eh. Ternyata mau unjuk gigi kemampuan memasak emang, nggak sesuai dengan apa yang Se Hoon pikir. Sekalian bincang-bincang^^

 

"Kau mengatakan ini yang ingin kau lakukan (mengajak Se Hoon makan masakannya), bukan? Kalau keinginanku adalah mengatakan ini langsung. Bagaimana aku lebih tidak sabaran ketika bersamamu. Aku tidak tahu apa yang kulakukan dan bersikap ceroboh...sampai berlaku jahat padamu. Itu karena aku menyukaimu."

Se Hoon mengaku ini pertama kali baginya. Jadi dia tegang dan canggung.Tapi belum selesai ia sampaikan semuanya, telepon rumah bibi Yi Ryung berdering. Dari CEO Jang...

 

Wkwkwkwk halangan :P Kita bisa tahu dari kecemasan Yi Ryung yang melihat tatapan tajam Se Hoon ke arahnya. 

Bersambung ke High End Crush Episode 17

Kalau berhasil ngelewatin halangan, naik tingkat lho Se Hoon-ssi :) Tambah langgeng harapannya...

Ngomong-ngomong, ada apa CEO Jang telepon malam-malam? -.-

No comments :

Post a Comment