August 10, 2016

38 Task Force Episode 8 - 2


Berita tentang permintaan Bang untuk melakukan pengadilan terbuka terhadap tunggakan pajaknya, sampai ke telinga tim divisi 3. Petugas Kim langsung mengeluh tak suka mendengar berita ini, apalagi setelah apa yang terjadi pada Ketua Kang dan Chang Ho.

Sung Il 2 yang mendengar keluhannya, langsung membela Bang. Memang apa masalahnya, pengadilan terbuka kan hak setiap warga negara. Tak terima, Petugas Kim langsung menyalahkan Bang sebagai penyebab pengunduran dirinya Ketua Kang dan terlukanya Chang Ho.



Sung Il 2 membantah hubungan masalah itu dengan Bang, lagipula apa Petugas Kim punya bukti kalau Bang yang melakukannya.

Kesal, Petugas Kim langsung menyindir Sung Il 2 "Apa sekarang kau menjadi tisu toilet yang menyeka kotoran Komisaris Ahn?"

Sung Il 2 langsung tersinggung, apalagi Petugas Kim tidak mau diam dan terus menyindir pedas. Mereka hampir saja berkelahi, tapi Sung Hee langsung berdiri diantara mereka dan meminta mereka berdua untuk berhenti. Dia memberitahu petugas Kim bahwa pertengkaran mereka ini tidak akan mengubah apapun.


Lagipula mereka juga tahu betul bahwa begitu pengadilan dimulai, Bang pasti akan membeli pengacara terbaik dan menggunakan semua koneksi yang dimilikinya untuk memanipulasi hakim. Mereka tidak akan pernah bisa membuat Bang membayar tunggakan pajaknya, dan mereka tidak akan bisa berbuat apa-apa.

Kenapa juga mereka harus bertengkar padahal mereka tahu betul kalau mereka tidak akan bisa mengubah apapun. Pada akhirnya, hanya orang-orang seperti mereka yang akan menderita. Sementara orang-orang seperti Bang tidak akan kenapa-kenapa.


Dia bertemu Sung Il di luar saat dia hendak pulang. Sung Il cemas melihat wajah Sung Hee, ada apa dengannya. Sung Hee pun memberitahunya tentang pengadilan terbukanya Bang. Sung Il mengaku sudah mengetahuinya, tapi dia menyatakan kalau itu tidak akan terjadi. Sung Hee terkejut mendengarnya, apa Sung Il berniat melakukan penipuan lagi.

"Aku harus melakukannya" jawab Sung Il

Sung Hee memberitahunya kalau Bang didukung oleh Walikota Chun. Tapi Sung Il menanggapinya hanya dengan diam. Sung Hee tercengang melihat reaksinya, tak menyangka kalau Sung Il mengetahui hal itu juga.

"Apa (penipuan) ini satu-satunya cara?" tanya Sung Hee. Sung Il tak menjawab dan hanya menepuk bahunya lalu pergi.


Yoo Ha Na aka Mi Joo sekarang sukses menyandang status baru sebagai Wakil Kepala. Setelah semua pegawai pergi, Jung Do datang menemuinya dan bertanya apakah Mi Joo sudah sukses mendekati Ho Seok. Mi Joo mengaku kalau kadang mereka makan bersama, tapi Ho Seok sepertinya tidak memandangnya sebagai wanita karena dia selalu membicarakan istrinya.

"Kalau begitu, haruskah kita memulainya?"

"Sekarang? Ini tentang 50 juta dollar, bukan 5000 dollar"

"Aku tahu"

"Apa rencanamu untuk menipu 50 juta dollar?"


Pertama, Jung Do menyuruh Mi Joo untuk mengajak Ho Seok makan bersama dulu. Lalu langkah selanjutnya adalah memuji-muji Ho Seok. Tapi saat Mi Joo mencoba memuji-muji cara makan Ho Seok dengan nada merayu, Ho Seok tidak ngeh dengan rayuannya, malah nyerocos tentang istrinya yang jatuh cinta padanya karena cara makannya.

Jung Do menyuruhnya untuk mencari informasi tentang Bang Min Ah, Mi Joo pun langsung menanyakan apa yang sebenarnya dikerjakan Min Ah dan kenapa dia tidak pernah melihat Min Ah datang ke kantor.

Ho Seok yang tidak sedikitpun mencurigai apapun, memberitahu Mi Joo untuk tidak usah mempedulikan Min Ah karena yang dipedulikan oleh kakaknya itu hanyalah barang-barang antik. Min Ah sering bilang bahwa jika kita menurunkan barang-barang antik pada anak-anak kita maka anak-anak kita tidak perlu membayar pajak.

Mi Joo pun pura-pura mengaku kalau dia juga sangat tertarik pada barang-barang antik lalu bertanya barang antik apa yang sedang diminati Min Ah sekarang. Ho Seok berkata kalau kakaknya suka mengoleksi barang-barang kemarik, dia tidak banyak tahu tapi kakaknya itu selalu mengunjungi kawasan Insa-dong.

Jung Do memutuskan bahwa Sung Il, Nyonya Noh dan Keyboard lah yang akan mengurusi Min Ah. Dan setelah mendapatkan informasi tentang Min Ah, Jung Do menyuruh Mi Joo untuk menghubungkan Ho Seok padanya. Mi Joo harus berkata pada Ho Seok bahwa dia mengenal seorang pebisnis yang punya bisnis besar Cina.

Mi Joo melakukan perintah Jung Do dan memberitahu Ho Seok bahwa pebisnis besar itulah yang telah banyak membantunya hingga dia naik status ke level diamond dengan cepat. Ho Seok menduga pasti orang itulah yang membeli ratusan produk mereka melalui Mi Joo.

Mi Joo membenarkannya lalu memberitahu Ho Seok bahwa si pebisnis itu akan mengadakan seminar besar dan memesan lebih banyak produk lagi sebagai oleh-oleh untuk para peserta seminarnya. Tapi Ho Seok tampak tidak terlalu tertarik dan hanya berkomentar kalau orang itu sepertinya hebat lalu melanjutkan makannya lagi.


Mi Joo sudah cemas, bagaimana jika Ho Seok tidak memakan umpan mereka. Tapi Jung Do sangat yakin kalau Ho Seok pasti akan memakan umpan mereka karena orang-orang seperti Ho Seok pasti tertarik dengan uang.

Dan ternyata keyakinan Jung Do memang benar. Walaupun selama makan di restoran Ho Seok tampak tidak tertarik tapi dalam perjalanan pulang, Ho Seok meminta Mi Joo untuk membawanya ikut serta saat Mi Joo mengantarkan barang-barang pesanan si pebisnis itu nanti.

Tentu saja agar semakin meyakinkan, acara seminar palsu itu harus diadakan di sebuah hotel. Beberapa aktor disewa untuk menjadi peserta seminar dan Burner bertugas untuk memberi mereka instruksi.


Pada saat yang bersamaan, Ho Seok sedang dalam perjalanan menuju tempat seminar bersama Mi Joo. Di tengah perjalanan, Bang menelepon Ho Seok karena Ho Seok tak datang untuk makan siang bersama sekeluarga, kenapa Ho Seok mengirim istrinya datang tapi dia sendiri tidak datang.

Ho Seok tidak memberitahukan apa yang sedang dilakukannya sekarang dan beralasan kalau dia sedang sibuk bekerja. Ho Seok meminta maaf dan berjanji tidak akan melewatkannya lagi lain kali lalu mengakhiri teleponnya dengan berkata "Appa, aku mencintaimu"

Mi Joo langsung terdiam canggung, pastinya sedang menahan senyum geli mendengar ucapan Ho Seok yang sangat kekanak-kanakan pada ayahnya. Tapi kemudian dia melihat sisi lain Ho Seok yang sangat kasar pada supirnya.

Saat si supir menyetir dengan lambat, Ho Seok langsung menendanginya dan memaksanya menambah kecepatan. Lalu saat mereka tiba di hotel, Ho Seok melempar selembar uang makan pada si supir dengan kasar. 


Bang bertanya-tanya pada Min Ah, apakah Ho Seok sedang melakukan sesuatu yang bodoh. Min Ah dengan santainya mengingatkan ayahnya kalau Ho Seok itu memang selalu melakukan sesuatu yang bodoh. Istrinya Ho Seok duduk paling ujung dan terus diam, tampak jelas dia tak nyaman dengan keluarga mertuanya.


Begitu para aktor sewaan itu sudah berkumpul, Burner menginstruksikan mereka tentang bagaimana harus bereaksi saat presdir mereka (Jung Do) muncul nanti dan apa saja yang harus mereka lakukan saat mendengar pidatonya Jung Do. Sementara Jung Do sedang sibuk sendiri menghapal pidatonya di ruangan lain.

Dalam perjalanan masuk ke tempat seminar, Ho Seok menanyakan pendapat Mi Joo tentang penampilannya. Apa dia terlihat oke, dia tidak terlihat seperti orang miskin kan. Mi Joo berkata tidak dan memuji Ho Seok tampak seperti orang Cina kaya raya.


Mereka pun masuk ke tempat seminar bersamaan dengan munculnya Jung Do ke atas podium. Dan sesuai instruksi, para aktor itu langsung menyambutnya dengan tepuk tangan meriah. Saat Jung Do memperkenalkan namanya sebagai Cho Hee Joon, para aktor itu bertepuk tangan makin meriah hingga membuat Ho Seok terkagum-kagum dan berpikir kalau bisnis yang dimiliki Cho Hee Joon itu pastilah bisnis yang sangat besar, dia bahkan ikut bertepuk tangan.


Sementara itu, Nyonya Noh sedang bersama Sung Il dan Keyboard di gudang. Mereka saling terdiam sampai Nyonya Noh mulai kesal dan menanyakan apa rencana mereka untuk memancing Bang Min Ah. Sung Il dengan agak ragu mengaku bahwa dia memikirkan suatu rencana, tapi dia ragu untuk menunjukkannya pada Nyonya Noh.

Nyonya Noh langsung menuntut Sung Il untuk memperlihatkan buku catatannya. Saat Sung Il bersikeras dengan keraguannya, Nyonya Noh langsung menyuruh sekretarisnya untuk mengambil buku catatan itu dari tangan Sung Il. Begitu membaca rencana Sung Il, Nyonya Noh langsung mendengus kagum.


Para aktor itu bereaksi sesuai instruksi saat mendengarkan ceramah Jung Do tentang Cina sebagai negara yang penuh dengan berbagai artifak berharga yang tersembunyi di bawah tanah dan saat ini tengah dilakukan penggalian besar-besaran untuk mencari artifak berharga, dan juga tentang perusahaannya yang berkecimpung menangani barang-barang artifak Cina yang sangat berharga itu. Dan para aktor itu langsung menanggapinya dengan melenguh heboh "Aaaah!!!"... "Ooooh!!!"

Dengan gaya penuh percaya dirinya dan semangat berapi-api, Jung Do meyakinkan para peserta bahwa jika mereka berinvestasi pada perusahaannya maka mereka akan mendapat untung 100%. Mereka akan untung dobel hanya dalam kurun waktu 2 bulan, jadi dalam kurun waktu 5 bulan mereka akan untung berapa? tanyanya.

"5 kali lipat!!!" jawab para peserta heboh.

Jung Do meyakinkan mereka bahwa impian mereka akan menjadi kenyataan dan mengajak mereka untuk menjadi bagian dari masyarakat konglomerat yang makin lama makin kaya, dan para peserta langsung menanggapinya dengan standing ovation yang sangat heboh hingga membuat Ho Seok mulai terpengaruh.


Karena Nyonya Noh menyetujui rencananya, maka Sung Il pun mulai membeberkan detil rencananya. Mengingat Min Ah sangat tertarik pada keramik dan sering pergi ke kawasan Insa-dong, maka rencana pertama mereka adalah harus mencari sebuah toko di Insa-dong yang menjual keramik antik dan menyewa toko itu selama seminggu. Jika mereka menunggu di sana selama kurang lebih seminggu, Min Ah pasti akan muncul.


Sesuai rencana, Min Ah akhirnya mendatangi toko sewaan mereka. Nyonya Noh berperan sebagai nyonya pemilik toko yang menyambut Min Ah saat dia masuk. Sesuai petunjuk Sung Il untuk bersikap jual mahal pada Min Ah, Nyonya Noh langsung mengkritik sikap Min Ah yang tidak sopan padanya dan mengingatkan Min Ah bahwa semua benda yang ada di tempat ini usianya ratusan tahun lebih tua daripada Min Ah jadi seharusnya Min Ah menunjukkan sedikit sopan santun.


Min Ah menurutinya dan mengubah cara bicaranya lebih sopan lalu menuntut Nyonya Noh untuk memperlihatkan keramik antik yang dimilikinya. Nyonya Noh lalu mengeluarkan sebuah guci berwarna hijau lalu nyerocos tentang bagaimana pembuatan guci itu hingga menghasilkan warna hijau seperti ini.

Tapi belum sempat dia menyelesaikan ucapannya, Min Ah langsung menyela tak sabaran. Sebagai pecinta barang antik, dia tahu betul bagaimana proses setiap langkah pembuatan guci hingga bisa menghasilkan warna seperti itu.


Min Ah lalu meneliti guci dan mendapati ada yang aneh. Tadi Nyonya Noh mengklaim kalau semua barang-barang di sini usianya ratusan tahun lebih tua darinya, tapi di bagian belakang guci itu, Min Ah mendapati ada bekas label harga.

Nyonya Noh langsung terdiam canggung, dia ketahuan. Tapi reaksinya itu cuma pura-pura, karena memang rencana Sung Il bukanlah membuat Min Ah membeli guci itu. Tujuan utama Sung Il adalah membangun koneksi, dia ingin mereka menunjukkan wajah mereka pada Min Ah.


Tak berapa lama kemudian, beberapa pria datang ke toko. Mereka mengaku petugas dari Kementerian Budaya dan mereka datang untuk menangkap Nyonya Noh. Jelas Nyonya Noh langsung berusaha melawan mereka dan minta penjelasan dulu, apa yang mereka inginkan darinya. Min Ah melihat semua kejadian ini dalam diam.


Semenit kemudian, Sung Il, Sekretarisnya Nyonya Noh dan Keyboard datang. Sung Il menyapa Nyonya Noh seakan mereka sudah saling mengenal lalu memerintahkan para pria itu untuk menangkap Nyonya Noh. Kali ini Nyonya Noh tidak lagi melawan mereka. Dan sesuai rencana, Min Ah memperhatikan mereka semua.


Ho Seok bertemu secara pribadi dengan Cho Hee Joon aka Jung Do. Setelah saling menyapa dan Ho Seok berterima kasih atas jasa Hee Joon yang telah membuat perusahaannya melambung tinggi, Jung Do menyuruh Mi Joo untuk keluar dulu.

Setelah itu, Jung Do mulai menjelaskan sistem bisnisnya. Jika Ho Seok membeli saham perusahaannya sebagai investor maka dia jamin uangnya Ho Seok akan menjadi berlipat ganda. Dalam kurun waktu 5 bulan, Ho Seok akan mendapatkan untung 300% dari uang investasinya dan sisa 100%-nya harus Ho Seok gunakan lagi untuk membeli saham perusahaan mereka.

Jadi kalau misalnya Ho Seok membiarkannya selama 1 tahun maka dia akan mendapat untung 1000%. Misalnya dia berinvestasi 10000 dollar, maka uangnya akan berlipat ganda menjadi 100 ribu dollar. Ho Seok langsung tertarik lalu mengajak Jung Do untuk makan malam bersama besok.


Jung Do menyetujuinya tapi harus sesuai dengan jadwalnya. Dia lalu memanggil sekretarisnya yang dimainkan oleh Burner untuk menanyakan schedulenya besok. Burner membuka buku jurnalnya dan memberitahu bahwa besok Jung Do ada meeting dengan seorang pebisnis Cina dan malam harinya dia harus makan malam bersama istrinya.


Jung Do langsung menjelaskan bahwa si pebisnis Cina itu akan datang ke Korea hanya demi bertemu dengannya. Lalu dengan agak tersipu malu dia menjelaskan bahwa besok adalah hari ultah istrinya. Sebagai suami yang baik, dia harus merayakan ultah istrinya.

Lalu bagaimana dengan schedulenya lusa. Burner memberitahunya bahwa dia ada meeting dengan pebisnis lain bernama Louis Lai. Tapi Jung Do langsung menyuruh Burner untuk membatalkan meeting itu karena si Louis Lai itu selalu membicarakan masalah investasi tapi tidak pernah melakukannya, jadi dia menyuruh Burner untuk menggantinya dengan acara dinner bersama Ho Seok saja. Ho Seok langsung setuju.


Setelah pertemuan itu selesai, Jung Do berjalan keluar hotel bersama Burner dan Mi Joo. Saat Mi Joo menyinggung masalah 'Istrinya Hee Joo', Jung Do beralasan bahwa dia harus menyesuaikan diri dengan Ho Seok yang katanya suami yang baik. Mereka tak menyadari kalau mereka sedang dikuntit oleh dua orang anak buahnya Jae Sung


Di penjara, Jae Sung bertemu dengan Bang dan berusaha meminta Bang untuk mengeluarkannya dari sini dan meyakinkan Bang kalau dia tidak menerima suap seperti yang dituduhkan padanya. Jika Bang mengeluarkannya dari sini, dia berjanji akan memberitahu segalanya tentang apa yang sebenarnya sedang direncanakan oleh orang yang membuatnya masuk kedalam penjara.

Bang menuntut Jae Sung untuk memberitahukan informasi itu terlebih dulu, tapi Jae Sung bersikeras minta dikeluarkan dari penjara terlebih dulu dan baru setelah itu dia akan memberitahu. Bang langsung tertawa tak mempercayai klaimnya Jae Sung dan mengira kalau Jae Sung cuma memancingnya agar dia mengeluarkan Jae Sung dari penjara.

Dan karena itulah dia menolak membantu Jae Sung, lagipula hubungan mereka kan tidak dekat. Bang lalu pergi tanpa mempedulikan teriakan kesal Jae Sung.


Setelah Bang pergi, seorang anak buahnya Jae Sung mendatanginya dan bertanya kenapa Jae Sung tidak memberitahu Bang tentang anaknya yang saat ini sedang ditipu. Tapi sikap Bang padanya barusan membuat Jae Sung jadi dendam pada Bang.

Walaupun dia memberitahunya, belum tentu juga Bang akan mengeluarkannya dari penjara. Biarkan saja Bang itu hancur. Tiba-tiba dia punya ide licik lalu menyuruh anak buahnya untuk membawa Sung Il padanya.


Dalam perjalanan menuju gudang, Sung Il ditelepon Jung Do. Entah apa yang dikatakannya, tapi tiba-tiba saja Sung Il tampak cemas. Polisi anak buahnya Jae Sung mendatanginya saat itu lalu membawanya menemui Jae Sung. Sung Il bertanya-tanya bingung, kenapa Jae Sung ingin bertemu dengannya.

"Yang Jung Do. Berapa banyak yang kau ketahui tentangnya?" tanya Jae Sung

Bersambung ke episode 9

No comments :

Post a Comment