July 26, 2016

Sinopsis The Good Wife Episode 5 - 1



Ji Hoon kembali ke kamar dan melihat rekamannya. Dia melihat ada seseorang berusaha membuka kunci pintu rumahnya. Ji Hoon pun kemudian menemui ayahnya dan langsung menutup pintu kamar sang ayah, karena tak ingin Hye Kyung tahu tentang masalah tersebut. Tak bisa bicara banyak dengan sang ayah, Ji Hoon pun hanya memberikan ponsel miliknya dan memberitahu pola kuncinya. 



Joong Won meminta Dan untuk membawakan berkas mengenai kasus Tae Joon. Dan pun memberikan catatan panggilan telepon Tae Joon dan juga catatan penyidikannya. Dia juga memberitahu kalau ada satu foto yang tidak dirilis ketika sidang dan foto itu ada di halaman terakhir. Saat di tanya kenapa Joong Won meminta berkas itu, Joong Won pun menjawab kalau dia harus meninjau semua yang berhubungan dengan Pembangunan Dokwang.



Saat Dan akan pergi, Joong Won memanggilnya dan bertanya orang seperti apa Tae Joon itu. Dan pun menjelaskan kalau Tae Joon adalah orang yang pintar, ramah dan setia. Dia juga punya banyak teman dan punya tipikal seorang kakak. Selain itu, Tae Joon selalu ingin memiliki apa yang dia inginkan, baik itu untuk penyidikan, orang atau informasi. Karena sifat itulah, Tae Joon punya banyak musuh. 

Setelah Dan pergi, Joong Won melihat foto yang Dan maksud. Ternyata itu adalah potongan gambar dari video yang di kirim ke rumah Hye Kyung. 


Tae Joon menghampiri Hye Kyung yang sedang merapikan meja makan. Dia pun mengaku kalau rasanya aneh, melihat Hye Kyung pergi kerja dan dia sendiri tetap di rumah. Hye Kyung pun menjawab kalau setidaknya, Tae Joon harus membantu Hye Kyung melakukan pekerjaan rumah seperti mencuci piring, Tae Joon tak keberatan melakukannya. Dia bahkan langsung mencuci piring-piringnya. 


Tae Joon kemudian bertanya apa Eun Sook mengatakan hal lain lagi. Mendengar pertanyaan itu Hye Kyung terlihat kesal, dia langsung melempar serbetnya dan pergi. Tae Joon pun langsung mendekati Hye Kyun dan Hye Kyung dengan nada tak senang memberitahu Tae Joon kalau Jaksa Choi sudah menyadap teleponnya. Hye Kyung berkata kalau hanya itu yang Eun Sook tahu, lagi pula Tae Joon pasti sudah tau apa yang terjadi selanjutnya. 

“Apapun yang kau lakukan, jangan membahayakan kami lagi,” pesan Hye Kyung dan pergi.



Dan memberikan beberapa berkas pada Hye Kyung dan ketika melihat Hye Kyung, Dan berkomentar kalau Hye Kyung terlihat lelah akhir-akhir ini. Hye kYung pun menjawab kalau dia memang sibuk belakangan ini. Dan kemudian bertanya tentang Tae Joon dan Hye Kyung menjawab kalau suaminya itu masih sama seperti sebelumnya, hanya saja suaminya yang sekarang lebih berhati-hati dari sebelumnya. 

Dan kemudian berpesan agar Hye Kyung jangan sampai memaafkan Tae Joon. Karena disaat Hye Kyung mulai memaafkan Tae Joon, maka kejadian seperti kemarin akan terulang lagi. Dan bahkan menawarkan diri untuk mencarikan pria lain untuk Hye Kyung.  

“Aku terlalu sibuk bertemu dengan Cho Guk Gyun,” jawab Hye Kyung menolak tawaran Dan. Tak putus asa untuk mencomblangkan, Dan pun menanyakan pendapat Hye Kyung tentang Joong Won. Dengan yakin, Hye Kyung menjawab kalau mereka berdua hanyalah berteman, karena hanya Joong Won lah temannya yang masih tersisa sampai sekarang. 


Ketika keluar ruangan, Joon Ho memanggil Hye Kyung dan berkata kalau ada tamu untuk Hye Kyung. Siapa tamu Hye Kyung? Ternyata dia adalah Jae Yeol. Teman Ji Hoon di sekolah yang lama. Jae Yeol datang untuk meminta bantuan Hye Kyung, dia ingin Hye Kyung menjadi pengacaranya. 


Di rumah Tae Joon melakukan pekerjaan rumah, seperti mencuci piring, membersihkan debu, bahkan dia juga mencuci baju. Setelah melakukan semua itu, Tae Joon kemudian membuka ponsel Ji Hoon. Dia melihat rekaman dimana ada seseorang yang mencoba masuk rumahnya. Tepat disaat itu, Tae Joon merasa ada  seseorang di depan pintu, jadi Tae Joon pun langsung membuka pintu dan ternyata yang datang bukan pria yang ada di rekaman, melainkan Joong Won. 



Hye Kyung mengajak Jae Yeol ke ruangannya, agar Jae Yeol menceritakan kejadian yang sebenarnya. Karena percaya Hye Kyung akan merahasiakan semua yang dia katakan, Jae Yeol pun mulai bercerita. Dia mengatakan kalau Dong Hyun bercanda mengajaknya untuk mencuri kertas ujian, namun ketika mereka akan pulang, mereka melihat ruang guru tak di kunci. Rencana yang tadinya hanya becandaanpun mereka praktekkan. Jae Yeol bertugas menjaga pintu sedangkan Dong Hyun yang mengambil kertas ujiannya. Tepat disaat itu satpam datang dan Jae Yeol pun langsung berlari pergi meninggalkan Dong Hyun. Keesokanharinya, Jae Yeol melihat mobil polisi di sekolahnya dan saat dia mencoba menghubungi Dong Hyun, Dong Hyun tak menjawab teleponnya. 



“Katakan semuanya pada ibumu dan minta maaf di sekolah. Jangan memperburuk keadaan. Turuti kata-kata Bibi,” nasehat Hye Kyung dan kemudian keluar ruangan untuk bicara dengan Dan. Dia meminta  Dan untuk mencari tahu mengenai apa ada yang melaporkan pada polisi tentang SMU Sasong tadi malam. Setelah meminta tolong pada Dan, Hye Kyung pun hendak mencari Joong Won, namun Joong Won sedang tak ada di tempat, jadi diapun menemui Myung Hee. Dia menemui Myung Hee untuk minta izin mengantatkan Jae Yeol. Myung Hee pun mengizinkan Hye Kyung pergi, namun dia mengingatkan Hye Kyung, agar mulai bekerja selayaknya pengacara. Dia harus mencari klien sendiri. 



Kita beralih pada Joong Won dan Tae Joon. Tujuan Joong Won menemui Tae Joon adalah untuk menanyakan tentang Presdir Cho karena sekarang firma hukumnya mulai bekerja sama dengan perusahaam Presdir Cho. Joong Won menanyakan rasa penasarannya, kenapa Presdir Cho selalu terhindar dari tuntutan jaksa padahal namanya selalu ada di catatan kasus Tae Joon. Tae Joon pun hanya mengaku kalau dia hanya beberapa kali bertemu dengan Presdir Cho untuk mengumpulkan beberapa informasi. 

Joong Won kemudian membahas tentang Tuan Kang, orang yang terkait dengan kecelakaan Hye Kyung dulu. Dia dengar kabar kalau Presdir Cho sudah banyak membantu dalam penyelesaian kasus tersebut. 

“Aku sangat senang setelah lulus dari Institut Pelatihan Yudisial. Aku menyesal karena tidak menghentikannya,” jawab Tae Joon.

“Ya, itu sangat disayangkan. Kalau aku ada di sana saat itu, itu tidak akan terjadi,”ucap Joong Won. 

“Kita bisa apa dengan masa lalu? Kita tidak bisa memutarbalikkan waktu.”

“Kamu benar. Tetapi, kita tidak boleh biarkan lalu menjatuhkan kita. Kamu sudah banyak menderita. Pak. Bicaralah dengan Presdir Cho. Sepertinya banyak yang ingin dia katakan padamu. Jangan libatkan Pengacara Kim Hye Kyung. Bicaralah secara pribadi,” saran Joong Won dan Tae Joon mengerti. Joong Won kemudian mengaku kalau dia melakukan semua itu, karena dia peduli pada Hye Kyung. Joong Won juga berniat membahas tentang gosip tentang dirinya dan Hye Kyung, namun Tae Joon langsung memotongnya dengan berkata kalau berita itu bisa muncul gara-gara Tae Joon tak ada di rumah.


Hye Kyung mengantarkan Jae Yeol pulang. Dalam perjalanan pulang, Jae Yeol mengaku kalau dia sudah beberapa hari bolos sekolah. Tentu saja Hye Kyung bingung kenapa Jae Yeol melakukan semua itu, padahal yang dia tahu Jae Yeol adalah anak yang pintar. Jae Yeol pun menjawab kalau dia pintar karena dia belajar seharian dan mengikuti kursus privat. Tapi sekarang dia merasa lelah dan ingin menyerah.

“Semuanya salah ibuku. Dia tahu para pelajar di sekitar rumah rajin belajar. Nilaiku akan jauh lebih baik di lingkungan rumah lamaku,” aku Jae Yeol dan Hye Kyung pun meminta Jae Yeol untuk tidak berkata seperti itu, karena orang tuanya pindah ke perumahan elit itu demi Jae Yeol. 

Jae Yeol kemudian memuji Hye Kyung keren karena berkat Hye Kyung lah, ibunya bisa bergaul dengan ibu-ibu yang lain di lingkungan itu. Namun ibunya malah  berhenti menghubungi Hye Kyung semenjak kejadian itu.

“Jae Yeol. Ibumu hanya tidak cukup kuat,” ucap Hye Kyung dan mereka pun sampai di depan rumah Jae Yeol. Namun Jae Yeol belum mau masuk rumah, dia ingin Hye Kyung yang duluan masuk dan memberitahukan semuanya pada si ibu. 



Saat akan masuk rumah Jae Yeol, Hye kYung teringat kembali ketika dia ikut berkumpul bersama para istri-istri orang kaya. Salah satu dari mereka kemudian memperlihatkan cincin berlian yang baru diberikan oleh suaminya. Tentu saja yang lain langsung melihatnya dengan rasa kagum. Tak merasa nyaman dengan obrolan itu, Hye Kyung pun pergi ke dapur dan membantu si pemilik rumah yang masih sibuk membuat makanan untuk para tamunya. 

Hye Kyung kemudian berkata pada mereka semua agar membawa piring kosong ke dapur. Wanita yang memamerkan berlian tadi langsung mengeluh kenapa Hye Kyung harus bersikap seperti itu. Dia beralasan kalau dia hanya was-was pada barang pecah belahnya, bukan karena dia ingin bermalas-malasan.  Hye Kyung lalu berkata pada si pemilik rumah kalau dia pasti belum terbiasa di lingkungan mereka karena baru pindah, tapi dia pasti akan segera terbiasa nantinya. 


Kembali lagi pada Hye Kyung sekarang yang masih berada di depan pintu. Dia kemudian mendengar suara orang ngobrol dan langsung pergi ke sumber suara. Penampilan ibu Jae Yeol sekarang sudah berubah, sekarang dia lebih modis ketika menyambut para tetangganya di rumah. Ketika Hye kYung minta waktunya sebentar untuk bicara, ibu Jae Yeol menolak dan berkata lain waktu saja karena dia sedang ngobrol dengan para tetangganya. 

“Ini tentang Jae Yeol,” ucap Hye Kyung. 


Tak ada jawaban dari ibu Jae Yeol, kita kemudian di alihkan pada Tae Joon. Dia menelpon pengacaranya dan minta dia datang ke rumah.



Ibu Jae Yeol merasa frustasi ketika mendengar apa yang sudah Jae Yeol lakukan dari Hye Kyung. Hye Kyung kemudian memeberitahu kalau sekarang Jae Yeol ada di luar dan dia menyesali perbuatannya, jadi si ibu harus bicara dengan Jae Yeol ketika dia sudah merasa tenang. 

Ibu Jae Yeol kemudian bertanya tentang anak-anak Hye Kyung. Apa mereka di tindas di sekolah? Apa nilai mereka turun? Dengan santai Hye Kyung menjawab kalau kedua anaknya baik-baik saja. Hye Kyung mengalihkan pembicaraan dengan bertanya keberadaan ibu Dong Hyun, kenapa dia tak ikut berkumpul bersama mereka. Ibu Jae Yeol menjawab kalau ibu Dong Hyun berkata kalau dia sedang ada urusan di rumah. Membahas tentang ibu Dong Hyun, Ibu Jae Yeol langsung mengeluh, semenjak Hye Kyung pergi, Ibu Dong Hyun selalu bersikap seperti bos pada mereka semua. 


Ketika Hye Kyung hendak menceritakan tentang Dong Hyun, tiba-tiba tetangga Ibu Jae Yeol muncul dan menyuruh mereka keluar. Apa yang terjadi? Ternyata Jae Yeol di tangkap polisi. Pada Hye Kyung, polisi berkata kalau mereka menangkap Jae Yeol atas tuduhan pembunuhan. 



Pengacara Oh sudah melihat rekaman yang berhasil JI Hoon dapatkan dan dia kemudian bertanya apa yang harus mereka lakukan? Apa mereka harus menghubungi polisi atau Tae Joon ingin menggelar konferensi pers untuk memancing perhatian publik dengan mengatakan kalau pihak kejaksaan sudah melakukan penyadapan ilegal dan masuk tanpa izin. 

Namun Tae Joon beranggapan kalau mereka belum punya bukti kuat kalau kejasakaan yang melakukan semua itu. Pengacara Oh paham, tapi dengan informasi itu mereka bisa membuat sebuah skandal untuk kejaksaan. Tae Joon tetap tak ingin gegabah, karena Jaksa Choi bisa saja berbuat nekad dengan menyebar rekaman penyadapan yang dia dapat ke media masa. Tae Joon masih penasaran dengan orang yang hendak masuk rumahnya itu, dia masih ragu apa orang itu adalah utusan Jaksa Choi atau bukan. 



Tepat disaat itu Ji Hoon pulang. Paham dengan apa yang ayahnya sedang bicarakan, Ji Hoon kemudian menunjukkan dua kiriman yang dia temukan di depan rumah. Melihat video pertemuan, Tae Joon dan pengacaranya menebak kalau Presdir Cho yang merekamnya. Ketika menunjukkan foto-foto syur sang ayah, Ji Hoon pun bertanya apa orang yang ada di gambar itu adalah ayahnya. Dengan yakin Tae Joon menjawab kalau itu bukan dirinya, foto itu hanyalah foto rekayasa. Tae Joon kemudian meminta Ji Hoon untuk merahasiakan semuanya dari Hye Kyung.


Hye Kyung sudah bersama Dan, mereka dalam perjalanan menuju kantor polisi. Dan menjelaskan kalau korban sudah meninggal sebelum ambulan datang. Hye Kyung kemudian berkata kalau menurut Jae Yeol, dia langsung lari setelah melihat satpam. Dan pun mengeluh, kenapa Hye Kyung harus percaya pada apa yang Jae Yeol katakan, padahal Jae Yeol adalah siswa yang dikeluarkan dari sekolah. Hye Kyung langsung meralat, Jae Yeol tidak di keluarkan dari sekolah, dia hanya membolos beberapa hari saja. 

Mendengar Hye Kyung yang begitu paham tentang Jae Yeol, Dan pun bertanya apa Hye Kyung mengenalnya. Hye Kyung menjawab kalau dia sangat mengenal baik ibunya, tapi dia langsung berhenti menghubungi semenjak kasus Tae Joon. 

“Hidup penuh pengkhianatan. Kamu mengkhianati orang lain dan orang lain juga mengkhianatimu. Kamu harus membiasakan diri,” ucap Dan yang kemudian memberitahu Hye Kyung lagi kalau dalam laporan polisi, katanya satpam itu memergoki Jae Yeol saat menyelinap ke ruang guru. Jae Yeol mendorong satpamnya saat kabur. Satpam itu mengalami perdarahan otak karena kepalanya terbentur. Lalu Jae Yeol kabur.

Baru sampai di kantor polisi, Tae Joon menelpon dan bertanya apa Hye Kyung bisa pulang cepat malam ini, karena ada yang harus Tae Joon beritahukan pada Hye Kyung. Namun Hye Kyung menjawab tidak bisa karena kliennya di tuduh dalam kasus pembunuhan. 



Hye Kyung menemui Jae Yeol yang saat itu sudah di sel. Dia bertanya apa Jae Yeol berbohong padanya dan Jae Yeol mengaku kalau dia sungguh tak tahu kalau semua itu terjadi pada satpam. Jae Yeol berkata kalau bukan dia pelakunya, karena langsung lari setelah melihat si satpam. Dia hanya bertabrakan saja dengan si satpam dan tidak mendorongnya.

Jae Yeol berusaha meyakinkan Hye Kyung kalau dia tidak membutuhkan kertas ujian itu, dia hanya menemani Dong Hyun. Mendengar nama Dong Hyun, Dan dan Hye Kyung kemudian memberitahu Jae Yeol kalau Dong Hyun lah yang melaporkan Jae Yeol. 


Hye Kyung melaporkan kasus Jae Yeol pada Myung Hee dan Joong Won. Karena Hye Kyung harus menang dalam kasus Jae Yeol, Joong Won pun kemudian menyuruh Hye Kyung untuk fokus pada kasus tersebut, sedangkan untuk urusan Pembangunan Dokwang, Joong Won sendiri yang akan mengurusnya. 

Hye Kyung lalu mengungkapkan kalau hubungan dia dan orang tuan Jae Yeol tidak terlalu baik setelah kasus Tae Joon, jadi Hye Kyung akan menyaranakn pengacara lain untuk mengurusnya, sedangkan dia hanya akan membantu mencari bukti dan saksi. Dengan begitu, Hye Kyung akan punya banyak waktu untuk mengurus Pembangunan Dokwang. Namun Joong Won tetap pada pendiriannya, dia ingin Hye Kyung fokus pada kasus Jae Yeol.


Hye Kyung menemui Joong Won sendirian dan membahas mengenai urusan Pembangunan Dokwang. Dia bertanya apa Joong Won melarang Hye Kyung ikut serta dikarenakan Tae Joon. Tentu saja Joong Won menjawab tidak.

“Kasus Pembangunan Dokwang adalah kasusmu. Aku akan mencantumkan namamu dalam dokumennya. Tetapi, kamu harus fokus pada kasus pembunuhan ini. Aku akan mengurus kasusmu yang lain,” jawab Joong Won. 

Tepat di saat itu Dan muncul dan memberitahu Hye Kyung kalau orang tua Jae Yeol datang. Sebelum pergi menemui orang tua Jae Yeol, Hye Kyung minta maaf karena sudah terlalu sensitif pada Joong Won. Selain itu, Hye Kyung juga berpesan pada Joong Won untuk tidak perlu melindunginya. 


Ayah Jae Yeol tak senang kalau Hye Kyung yang menjadi pengacara Jae Yeol. Dia berkata kalau pengacara kenalannya yang akan mengurusnya, jadi Hye Kyung bisa berhenti. Hye Kyung pun meyakinkan kalau pengacara di firmanya bagus-bagus, jadi ayah Jae Yeol bisa mempercayai mereka untuk menjadi pengacara Jae Yeol. Dari atas, Joong Won melihat apa yang Hye Kyung katakan. 


Hye Kyung pulang dan dia tak bisa membuka kunci pintu, ternyata password-nya sudah di ganti oleh Tae Joon. Ternyata Tae Joon tadi menelpon karena ingin memberitahu Hye Kyung kalau dia sudah mengganti password-nya. 


Di rumah, Tae Joon sedang bermain dengan kedua anaknya. Mereka terlihat sangat bahagia. Hye Kyung masuk kamar dan Tae Joon mengikutinya. Tae Joon membahas tentang Jae Yeol yang di tangkap polisi. Dia tahu tentang berita itu dari kedua anaknya, karena beritanya sudah menyebar di media sosial. Akibat kejadian itu, ujian di sekolah Jae Yeol pun di tunda. Hye Kyung kemudian bertanya apa Tae Joon percaya kalau Tae Yeol melakukan semua itu.


“Mereka tidak berpendidikan dan serakah. Kamu mengurus mereka dengan baik saat mereka pindah ke sana. Setelah kejadian yang menimpamu, mereka berhenti menghubungimu, bukan? Mereka seburuk itu. Anggap saja itu pekerjaanmu. Mereka tidak baik untuk kita,” jawab Tae Joon. 

“Lalu siapa yang baik untuk kita? Setelah skandalmu, semua orang mengabaikan kita. Ayah anak-anak kita berselingkuh. Siapa yang akan menerima kita?” tanya Hye Kyung. 



“Karena itu aku berjuang untuk membuktikan kalau aku tidak bersalah agar kamu dan anak-anak bisa hidup seperti dahulu. Hye Gyeong. Bahkan politikus pun memerhatikan kita. Setelah masalah selesai, aku akan jadi lebih baik. Jangan memedulikan orang yang pernah kita kenal dahulu. Kamu harus membantuku. Kita harus saling percaya dan bekerja sama,” ucap Tae Joon dan Hye Kyung bertanya apa yang Tae Joon ingin kan darinya. Tae Joon hanya ingin Hye Kyung percaya padanya seeprti dulu. 

Bersambung ke sinopsis The Good Wife Episode 5 - 2

3 comments :