March 23, 2016

Six Flying Dragon Episode 29

Six Flying Dragon Episode 29


Hampir saja Boon Yi ketahuan. Tapi Boon Yi pintar, bisa menjawab pertanyaan Pendekar Cheok dengan cerdas, dan bahkan bisa mengetahui kalau Gil Sun Mi ada di Jichuntae. Ia memberitahukan hal ini pada Bang Won yang kemudian memecahkan sandi. Huruf Pohon Ash (Gyu Mok) jika digabung menjadi Gye, nama akhir ayahnya. Bunga gye artinya adalah ayahnya. Jadi arto sandi itu adalah bunuh Yi Seong Gye pada tanggal 5 pada jam mishi (jam 1-3 siang).



Bang Won pernah mendengar Guru Hong berkata ada kiriman dari Raja Woo untuk ayahnya pada tanggal 5 dan ingat Bang Ji minta ijin pada tanggal 5 karena ke daerah barat. Ia menceritakan semua pada Bang Ji dan Bang Ji sadar kalau permintaan Gil Sun Mi adalah jebakan untuknya agar meninggalkan rumah Yi Seong Gye.


Ketika barang kiriman Raja Woo datang dengan tandu, tentara Yi Seong Gye langsung mengepung mereka. Beberapa pengawal langsung bunuh diri di tempat dan Yeo Jeo, yang mendapat perintah dari seorang pria berjanggut putih sebelumnya, langsung bunuh diri dengan meneriakkan, ‘Hidup Raja terdahulu!”


Setelah terdengar kalimat Yeo Jeo, Pendekar Cheok keluar dari tandu dan menyerang Yi Seong Gye. Tapi Bang Ji muncul dan berhasil menangkis serangan itu. Bahkan Yi Seong Gye berhasil memanah kakinya. Menggunakan bom asap, Pendekar Cheok berhasil melarikan diri.


Joo Sang Won, orang Sadaebu yang ikut dalam iring-iringan itu ditangkap dan diinterogasi. Ia benar tak tahu apa-apa dengan rencana pembunuhan yang dilakukan Yeo Jeo. Ia pergi ke rumah Yeo Joo yang kemudian mengajaknya pergi ke rumah Raja Woo. Nam Eun bertanya alasan Joo Sang Won pergi ke rumah Yeo Joo. Joo Sang Wong berkata karena ia disuruh oleh Lee Saek.


Lee Saek yang mendengar rencana pembunuhan ini juga heran, kenapa Yeo Joo tiba-tiba membawa-bawa nama Raja Woo, karena hal ini akan menyeret Raja mereka yang sekarang, Raja Chang. Ia tak bisa memprediksi apa yang akan terjadi di kemudian hari.


Da Kyung yang pintar menganalisa langsung menduga kalau semua ini adalah rencana Moo Myeong. Bang Won menyadari hal itu dan penasaran apa yang dilakukan Poeun sekarang?


Benar saja. Poeun yang tahu kalau umur tahta Raja Chang tinggal menunggu waktu, bertekad harus berbuat lebih dulu sebelum kubu Yi Seong Gye.


Yi Seong Gye sadar rencana pembunuhannya akan berdampak besar dan bisa menimbulkan pertumpahan darah karena pengikut setianya ada di mana-mana. Jo Joon membungkuk pada Yi Seong Gye saat mengusulkan cara untuk mencegah pertumpahan darah itu. “Saya mohon, duduklah di tahta itu.”


Mengetahui Gil Sun Mi menggunakan nama ibunya untuk menjebaknya, menjadi semakin yakin kalau ibunya tak tergabung dalam Moo Myeong dan ia harus menyelamatkan ibu secepatnya. Boon Yi mendengar ini hanya bisa membantah tapi dalam hati. 

Ia tak pernah menceritakan ke orang lain bagaimana kalimat sandi yang diucapkan ibunya sudah menyelamatkan nyawanya. Yang berarti ibunya memang bergabung dalam organisasi itu.


Perkembangan yang terjadi ini sesuai dengan rencana Moo Myeong. Nenek, yang dibimbing oleh Yeon Hyang, menemui Gil Sun Mi dan Jukryeong dan berkata sekarang mereka hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mengarahkan pedang ke arah yang tepat.


Poeun menemui Pangerang Wang Yo dan membujuknya untuk menjadi raja pengganti Raja Chang. Pangeran menolak karena tak sanggup membereskan masalah di kerajaan ini. Raja Gong Min yang bertahta selama 23 tahun saja tak bisa apalagi dirinya.


Poeun bertekad untuk menaikkan kebesaran Goryeo lagi. “Karena itu adalah tugas hamba sebagai seorang konfusianis. Dan ini adalah tugas Paduka sebagai keturunan kerajaan. Jadi hamba mohon terimala tanggung jawab ini demi tradisi itu.”


Pangeran Wang Yo minta waktu untuk berpikir. Poeun keluar rumah Pangeran dengan diawasi oleh Young Kyu. Tapi yang membuat Young Kyu terkejut mengetahui salah seorang pegawai Pangeran adalah Baek Gun Soo (pengkhianat dari Hamju di episode 1). Ia memberitahukan hal ini pada Bang Won.


Poeun menuju rumah Yi Seong Gye dan memberitahukan usulan mengangkat Pangeran Wang Yo sebagai raja baru. Pada Yi Seong Gye ia berkata kalau reformasi pemerintahan akan semakin mudah dengan Pangeran Wang Yo menjadi raja dan Yi Seong Gye yang mumpuni dalam pertahanan. Pada Jung Do Jeon, Poeun mengingatkannya kalau mereka adalah satu dan ia akan berusaha sekuat tenaga dengan seluruh kekuatannya. “Mari kita jadikan Pangeran Wang Yo sebagai Raja.”


Secara terpisah, Jung Do Jeon menyampaikan kecurigaannya kalau rencana pembunuhan itu dilakukan oleh Moo Myeong dan saat itu Poeun juga menemukan rahasianya di goa. Poeun merasa Jung Do Jeon menuduhnya sebagai anggota Moo Myeong. Jung Do Jeon tak menuduh tapi ia merasa kalau Poeun diposisikan sebagai itu dan ini mungkin rencana Moo Myeong.


Jung Do Jeon tahu tujuan akhir Moo Myeong adalah menghentikan survey tanah. Ia hanya minta Poeun agar tetap melanjutkan survey itu, bahkan jika harus menyerang guru mereka, Lee Saek. Poeun menyanggupinya.


Tapi ada masalah yang tak diketahui Poeun. Pangeran Wang Yo tak berniat untuk menduduki tahta itu. Baginya tahta itu adalah cara paling sempurna jika orang menginginkan kematian, dan hal ini juga sangat membahayakan nyawa Yoon Rang. Maka ia berniat untuk melarikan diri dengan Yoon Rang malam ini.


Bang Won memberitahu Jung Do Jeon tentang Baek Geun Soo yang berarti ada penyusup Moo Myeong di rumah Pangeran Wang Yo. Melihat keberadaan Poeun, Bang Won khawatir Poeun akan jatuh dalam rencana Moo Myeong. Dan setelah kejadian di goa, ia merasa Sambong dan ayahnya kelihatannya mengambil langkah mundur.


Jung Do Jeon membantahnya. Ia malah sekarang berusaha jauh lebih keras daripada sebelumnya. Dan kenapa ia ngotot membujuk Poeun, karena Poeun memiliki peran besar di dalamnya. Bang Won bertanya, bagaimana jika Poeun tak akan pernah setuju? Jung Do Jeon menjawab, “Maka aku akan membunuhnya sendiri.”


Young Kyu memberitahu kalau Baek Geun Soo ternyata adalah pengawal pribadi Pangeran Wang Yo. Bang Won menyuruhnya untuk mengirim pembunuh untuk membunuh Baek Geun Soo.


Boon Yi menanyakan tentang Jichuntae pada Yeon Hee. Yeon Hee tak tahu apa Jichuntae itu. Sementara Guru Hong, yang melihat Bang Ji latihan menangkap mangkok air dengan pedangnya dan selalu gagal, mengatakan kalau latihan itu sia-sia. Tak ada yang bisa melakukan hal itu. Bang Ji heran melihat Guru Hon tak ahli silat tapi bisa menemukan jurus pedang dan bahkan mengajari orang lain.


Guru Hong berkata kalau matanya sangat jeli dan saat kecil ia ikut sebuah keluarga yang sangat ahli pedang. Bercerita tentang hal itu mengingatkan Guru Hong kalau bekas sabetan pedang keluarga Cheok itulah yang ia lihat di mayat surveyor dulu.


Di tempat lain, Moo Hyul memberitahu Nam Eun dan Bang Woo kalau pendekar misterius itu bernama Pendekar Cheok dari Guksan. Keduanya terkejut karena pendekar itu berarti keturunan Cheok Goon Yang yang legendaris, yaitu keturunan keempatnya, Cheok Sa Gwang (yang dulu membunuh murid Zhang Samhong). Nama yang juga keluar dari mulut Guru Hong.


Malam hari, Baek Geun Soo mengawal Pangeran dan Yoon Rang untuk melarikan diri. Tapi di tengah jalan, seseorang menembakkan racun ke paha Pangeran Wang Yo. Baek Geun Soo segera memapah Pangeran ke sebuah rumah kosong yang ada di sekitar mereka.


Ia melihat kalau racun ini sangat berbahaya dan Pangeran tak boleh bergerak karena racun dapat cepat menyebar. Orang suruhan Young Kyu yang melihat ini belum berani bergerak dan memilih terus mengawasi mereka.


Muncul seorang berjanggut putih (yang dalam pembicaraan Gil Sun Mi dan Jukryeong disebut namanya adalah Guru Yok San) membawa penawar racunnya. Ia akan memberikan penawarnya dengan syarat Pangeran Wang Yo mau menjadi Raja dan menyelamatkan Goryeo. Dia memperkenalkan diri sebagai kelompok yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu yang dikenal sebagai Moo Myeong (tak bernama).


Kelompoknya memiliki surat perjanjian dengan Raja Taejo (Raja Goryeo pertama) yang menerapkan bunga tinggi. Dengan surat itu mereka mendukung kebijakan Raja dan sejak itu terjadi hubungan yang erat antara kelompoknya dengan keluarga Raja. Dan jika Pangeran Wang Yo naik menjadi raja, maka mereka akan membantu sepenuhnya sehingga pemerintahan akan selalu damai. Musuh Raja adalah musuh Moo Myeong juga sehingga mereka akan membantu untuk melenyapkan mereka.


“Tapi jika Paduka melarikan diri, Yi Seong Gye akan berkuasa dan seluruh keluarga kerajaan akan dibunuh semua. Jadi kami mohon Paduka minum penawar racun ini dan menerima tahta. Jika tidak, maka Paduka boleh membuangnya ke lantai. Kami juga akan membuang Goryeo dan mencari negara lainnya.”


Pangeran Wang Yo tak ingin meminumnya karena jika ia jadi raja, maka ia akan dikendalikan oleh Moo Myeong. Yoon Rang tak peduli, ia hanya ingin kekasihnya itu hidup dan membujuk Pangeran untuk meminum penawarnya segera. Mereka bisa melarikan diri setelah penawarnya diminum. Pangeran menduga mereka sudah mengepung pegunungan ini agar mereka tidak lari.


Kali ini suara Yoon Rang tak hanya halus tapi penuh tekad, “Tidak. Jika Paduka memang berkehendak pergi, kita bisa melewati gunung dan pergi kemanapun yang Paduka inginkan.”


Moo Hyul memberitahu Bang Ji kalau para tentara berhasil menemukan jejak Pendekar Cheok Sa Gwang. Bang Ji mengajak Guru Hong untuk melakukan pengejaran itu karena Guru Hong yang pernah melihat sosoknya dan tentu bisa mengenalinya.


Mereka pun ke hutan dan melihat Pendekar Cheok yang terduduk tak bernyawa karena kehabisan darah. Bang Ji mempersilakan Guru Hong untuk mengenali mayatnya.


Pelayan Pangeran cemas karena waktu satu jam sudah hampir habis. Jika racun tak segera diminum maka Pangeran akan meninggal. Sambil menangis dan memohon, ia mengambil mangkok dan menyodorkan pada Pangeran. 


Mendadak ada sebuah pisau terbang dan menikam punggungnya. Mangkok yang dipegangnya terlepas …


Hanya melihat sekilas, Guru Hong langsung menyimpulkan kalau pendekar di depannya ini bukan Cheok Sa Gwang. Pendekar di depannya ini adalah kakak Cheok Sa Gwang. Kenapa? “Karena Cheok Sa Gwang adalah seorang wanita.”


… dan Yoon Rang mengambil pedang dan berputar-putar dan menangkap mangkok itu tanpa setetes airpun tumpah. Pisau itu ternyata dilempar oleh pembunuh suruhan Young Kyu yang sekarang muncul untuk menyerang mereka.


Yoon Rang melemparkan mangkok itu lagi ke udara dan bergerak secepat kilat untuk membunuh kedua orang itu, untuk kemudian menangkap mangkok itu lagi. Ia mengambil mangkok itu dan menyodorkannya pada Pangeran.


Tak hanya Baek Geun Soo, Pangeran pun terperangah melihat keahlian Yoon Rang yang sama indahnya dengan tariannya tapi kali ini sangat mematikan,“Apa yang baru saja kulihat ini? Apa kau juga menipuku?”


Yoon Rang mengaku tak ingin menipu Pangeran. “Hanya saja setelah hamba bisa memegang pedang, hamba tak suka perasaan akan membunuh orang jadi hamba tak bisa memberitahu Yang Mulia. Tapi demi melindungi Yang Mulia, hamba akan memegang pedang lagi. Walau hidup dengan memegang pedang itu sangat menyakitkan, tapi hamba akan melakukannya. Jadi, hamba mohon minumlah penawar racun ini.”


Pewaris terakhir jurus pedang Cheok Joon Gyung dari Gok San – Cheok Sa Gwang.

Komentar :

Gak adiill.. kenapa Yoon Rang sudah dapat titel di akhir episode. Naga bukan, pemeran utama juga bukan. Gimana dong nasib Moo Hyul? Kenapa dia belum dapat titel juga? Sampai episode 48, Moo Hyul masih kering titel, nih. Haduhh.. kesian amat. Padahal Moo Hyul kan udah ngarep banget untuk bisa ngetop.

Ada yang merasa curiga kalau Yoon Rang adalah orangnya Moo Myeong? Kalau ada, tos dulu kita. Soalnya kakaknya juga bekerja pada Moo Myeong. Sekarang dia membujuk Pangeran untuk minum racun, walau ada embel-embel dia akan mengawal kemanapun Raja akan pergi. Pokoknya penawar diminum dulu.

Jadi bujukan itu memang atas dasar cinta atau karena dia adalah orang Moo Myeong?

8 comments :

  1. izin donwload mas gan jangan lupa kunball

    ReplyDelete
  2. Menarik, ternyata ada yang gemar juga film2 romantis.
    Thanks ya, bermanfaat

    ReplyDelete
  3. aku pernah nonton nih filemnya, bagus banget.

    ReplyDelete
  4. Mana lanjutannya sis.....buruan donk. Makin seru nih....thanks ya

    ReplyDelete
  5. Kok gak diterusin mb dee... hiks
    Please diterusin donk mba... penasaran sm jalan ceritanya..
    Aku paling suka sm sinop bikinan mb dee..

    ReplyDelete
  6. Tolong dilanjutin mb dee...
    Aku suka banget drama ini...ada sejarahnya juga
    Sinop mb paling top soalnya
    Please lanjutin ya mb...

    ReplyDelete
  7. wah kok lum di lanjut juga sinopsisnya , meski udah nonton sampe beres tetep aja lum lengkap kalau belum lihat sinopsisnya , meski tensinya menurun di episode 26-30 an tapi kembali seru di episode 35 an , ga nyesel deh walau harus nonton 50 episode juga , SFD Daebak ,,, moga cepet di update sama mba Dee ..

    ReplyDelete