February 2, 2016

Signal Episode 4 - 1

Sinopsis Signal Episode 4 - 1

 

Panik, Jae Han berlari keliling gang sambil terus memanggil-manggil Won Kyung. Di tengah jalan, tiba-tiba dia berpapasan dengan Lee Chun Goo, si supir bis 95, dan langsung bertanya pada Chun Goo, apakah dia melihat wanita berambut panjang lewat gang ini.


Chun Goo tampak tegang tapi kemudian dia menunjuk ke sebuah arah. Jae Han pun langsung cepat-cepat berlari ke arah yang ditunjuk Chun Gyoo.




Jae Han baru sampai ujung gang saat tiba-tiba saja dia mendengar suara teriakan Won Kyung... yang kedengarannya cukup jauh di arah yang berlawanan dari tempatnya berada sekarang.



Di tahun 2015, 



Detektif Kim sedang sibuk meneliti rekaman black box truk. Hun Gi datang tak lama kemudian dengan membawa hasil analisis pecahan kaca yang dia temukan dari bawah tubuh korban. Dia baru saja mendapati sosok Chun Goo di layar monitor tepat saat Hun Gi mengatakan bahwa hasil analisa sidik jari yang ada dalam pecahan kaca adalah sidik jarinya Chun Goo. Pembunuh Jung Kyung Soo (mantan kondektur bis 95) adalah Chun Goo.


Sementara itu Hae Young pergi ke perusahaan bis untuk mencari informasi tentang Jung Kyung Soo. Sayangnya, setibanya disana dia malah diberitahu kalau sudah ada detektif yang pernah datang sebelumnya untuk mencari informasi yang sama. Hae Young langsung kesal menyadari tim Gyeonggi sudah mendahuluinya.

Tapi kemudian dia bertanya apakah tim Gyeonggi juga menanyakan masalah bis 95. Si petugas bilang tidak, Hae Young dengan antusias langsung bertanya apa di perusahaan ini ada orang yang tahu tentang bis yang beroperasi 26 tahun yang lalu itu.


Tak lama kemudian, Hae Young pergi menemui seorang supir bis yang dulu merupakan rekan kerjanya Chun Goo. Pak supir itu tidak banyak tahu tentang kasus kematian Hwang Min Joo. Yang dia tahu hanyalah, Chun Goo berhenti kerja tak lama setelah kejadian itu karena putranya mengalami kecelakaan.


Soo Hyun pergi ke rumah sakit untuk mencari Chun Goo. Tapi suster mengatakan bahwa Chun Goo bukanlah pasien tapi wali pasien. Tiba-tiba Detektif Kim menelepon dan mengabarkan tentang Chun Goo yang ternyata pembunuh Kyung Soo.


Detektif Kim buru-buru ke rumah sakit sambil menelepon Hae Young juga untuk mengabarkan berita ini. Hae Young langsung bingung karena Chun Goo jelas tidak sesuai profil pembunuh Gyeonggi Nambu. Umurnya tidak sesuai dengan profil pembunuh Gyeonggi Nambu dan ditambah lagi dengan kenyataan kalau Chun Goo sedang menyetir bis saat percobaan pembunuhan Lee Mi Sun terjadi.


Hae Young langsung berpaling kembali ke pak supir dan menanyakan umur putranya Chun Goo saat dia mengalami kecelakaan dulu. Pak supir bilang sekitar umur 20 tahunan. Istri Chun Goo meninggal saat anaknya masih kecil dan Chun Goo membesarkan putranya sendirian.

Chun Goo sangat amat menyayangi putranya. Dia tidak pernah meninggalkan anaknya di rumah sendirian jadi dia selalu membawa anaknya ikut naik bisnya setiap hari. Bahkan sampai dia besar, anak itu terus ikut naik bis sampai di pemberhentian terakhir.


"Jadi setiap hari dia naik bis 95?" tanya Hae Young shock.

Dia langsung berpikir si pembunuhnya pasti putranya Chun Goo yang bisa dengan santainya memilih korban-korbannya saat dia numpang bis 95. Chun Goo mengetahui perbuatan putranya tapi dia memutuskan untuk berbohong demi melindungi putra yang sangat disayanginya itu.


Dugaannya ini makin diperkuat saat pak supir berkata bahwa Chun Goo sering kali menyatakan pada semua orang bahwa dia akan melakukan apapun demi putranya.

Flashback tahun 1989,



Putra Chun Goo berhasil naik ke bis 95 dan buru-buru menyuruh ayahnya untuk bergegas pergi... tepat saat Jae Han salah menangkap Choi Young Shin yang sebenarnya cuma orang biasa yang mengejar bis. Hwang Min Joo lah yang melihat kejadian penangkapan Choi Young Shin dan satu-satunya penumpang di bus hanya Won Kyung seorang.


Setelah sampai terminal, putra Chun Goo menolak pulang bareng ayahnya sementara Hwang Min Joo pamit pulang duluan. Saat Chun Goo berjalan pulang kemudian, dia kaget mendapati mayat Min Joo. Dia langsung celingukan mencari pelaku dan shock melihat putranya sedang melarikan diri. Maka saat diinterogasi di kantor polisi, dia langsung berbohong tanpa ragu.

Tahun 2015,


Di rumah sakit, Soo Hyun perlahan-lahan masuk ke ruang rawat putra Chun Goo, Lee Jin Hyung, dengan pistol di tangan. Tapi Chun Goo sepertinya tidak ada. Dia menurunkan pistolnya saat dia mendekati Jin Hyung yang sedang tidur (dia lumpuh dari pinggang ke bawah).


Tiba-tiba Soo Hyun ditelepon Hae Young yang memberitahunya bahwa Chun Goo bukan pembunuh berantai Gyeonggi Nambu, mungkin dia memang membunuh Kyung Soo untuk menutupi jejak tapi pembunuh Gyeonggi Nambu yang sebenarnya bukanlah Chun Goo tapi putranya.


Tepat saat itu juga, Jin Hyung terbangun dan langsung menyambar Soo Hyun dan mencekiknya dengan kabel telepon kuat-kuat. Hae Young mendengar suara cekikannya dan langsung ngebut ke rumah sakit. Cepetan!


Dia tiba di rumah sakit bersamaan dengan Detektif Kim. Setibanya di depan kamar rawat Jin Hyung mereka mendengar suara barang pecah. Sontak mereka langsung mengeluarkan pistol dan bergegas masuk ke kamar itu...


.. dan mendapati Soo Hyun terduduk di lantai setelah berhasil membebaskan dirinya dari cekikan Jin Hyung dengan cara menghantam kepala Jin Hyung dengan lampu meja.


Detektif Kim bingung melihat orang yang berkelahi dengan Soo Hyun bukan Chun Goo malah orang asing. Hae Young pun memberitahunya orang ini adalah Jin Hyung, putra Chun Goo, dan dialah pembunuh berantai Gyeonggi Nambu yang sebenarnya.


Jin Hyung menyangkalnya dan beralasan kalau dia cuma membela diri gara-gara ketakutan melihat orang asing memegang pistol.


Detektif Kim masih kebingungan saat tiba-tiba dia ditelepon Hun Gi yang menyuruhnya untuk menyalakan TV... karena Chun Goo menyerahkan dirinya pada tim kepolisian Gyeonggi dan mengklaim dirinya sebagai pembunuh Gyeonggi Nambu.


Soo Hyun berusaha meyakinkan kapten Ahn bahwa Chun Goo memang membunuh Jung Kyung Soo tapi dia bukan pembunuh berantai Gyeonggi Nambu, dia melakukannya hanya untuk melindungi semua kejahatan putranya.

Kapten Ah bertanya apakah putranya Chun Goo mengakui perbuatannya ataukah tim kasus dingin punya bukti kuat untuk membuktikan pernyataan mereka. Saat Soo Hyun menjawab tidak, kapten Ahn mengingatkan Soo Hyun bahwa tidak akan ada yang percaya pada tim kasus dingin jika mereka tidak punya bukti kuat yang bisa membalikkan pengakuan Chun Goo.


Tim kasus dingin akhirnya kembali ke kantor dengan kecewa. Hae Young berbalik menatap papan dan tidak mendapati ada perubahan apapun.


Jam dinding menunjukkan waktu sudah hampir jam 11:23, maka diapun langsung keluar dan menunggu walkie talkie-nya menyala. Tepat jam 11:23, walkie talkie-nya menyala dan Hae Young pun langsung menyapa Jae Han dan menanyakan masalah korban terakhir - Kim Won Kyung.


Tapi Jae Han di tahun 1989, tampak sedang frustasi bahkan sudah menghabiskan berbatang-batang rokok. Dia tidak menjawab pertanyaan Hae Young malah balik bertanya apakah di tahun 2015 Hae Young sudah berhasil menangkap pelakunya. Hae Young langsung cemas mendengar nada bicara Jae Han, apa yang sebenarnya terjadi?

"Aku tanya apa kau sudah menangkap pembunuhnya? Kau sudah menangkapnya atau belum? Si supir bis itu, Lee Chun Goo, dia kan pelakunya"


"Bukan... bukan dia pelakunya"

"Lalu siapa? Aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri, katakan padaku!"

"Detektif, kenapa...?" Hae Young makin bingung dan heran mendengar emosi besar dalam nada suara Jae Han.


"Kau mungkin hanya melihat foto-foto. Hanya beberapa foto. Nama korban, pekerjaan, waktu kematian, lokasi. Hanya itu saja yang kau tahu tentang mereka. Tapi aku, tidak"


[Flashback] Jae Han mendengar suara jeritan Wo Kyung... yang berasal dari tempat yang cukup jauh dari tempatnya berada saat itu. Dia cepat-cepat berbalik arah ke ujung gang yang lain... dan mendapati Won Kyung sudah mati.


Hatinya hancur hingga ia tidak sanggup masuk ke altar pemakaman dan akhirnya memberikan penghormatan terakhirnya pada Won Kyung dari luar.



"Beberapa hari yang lalu, dia masih hidup. Dia menyemangatiku, dia tersenyum, dia baik. Dia menjalani hidupnya dengan baik. Akan kubunuh bajing*n itu! Akan kubunuh dia dengan cara yang sama! Akan kubunuh dia dengan tanganku sendiri!"


Hae Young berusaha melarangnya. Kalau Jae Han membunuhnya maka pada akhirnya dia akan jadi penjahat yang sama seperti si pelaku. Dia menasehati Jae Han untuk menginterogasi Jung Kyung Soo saja... tapi tepat saat itu juga, Jae Han sudah pergi dan meninggalkan walkie talkie-nya.


Hae Young langsung kesal saat menyadari Jae Han sudah tidak mendengarkannya. Tapi tiba-tiba punya sebuah pemikiran tentang Jung Kyung Soo.


Dia langsung bergegas kembali ke kantor dan memberitahu Soo Hyun bahwa dia menduga kalau Jung Kyung Soo pasti mengetahui pembunuhan yang dilakukan Jin Hyung dan punya bukti. Dan bukti itu pasti dimanfaatkan Kyung Soo untuk mengancam Chun Goo.


Detektif Kim pesimis karena kalau bukti itu beneran ada maka tim Gyeonggi pasti sudah menemukannya sekarang tapi buktinya mereka tidak menemukan apapun dari penggeledahan barang-barangnya Chun Goo ataupun penggeledahan di TKP.

"Benar, bahkan setelah Lee Chun Goo menggeledah rumahnya setelah membunuh, dia tetap tidak bisa menemukannya. Berarti barang itu tidak ada di rumhnya tapi di tempat lain"

Dulu statute of limitation kasus pembunuhan Gyeonggi adalah tahun 2004. Sampai tahun itu, bukti yang dimiliki Jung Kyung Soo pasti digunakan Kyung Soo untuk memeras Chun Goo. Lalu setelah itu dia pasti menyimpannya di tempat lain. Lalu belakangan ini statute of limitation dihapus dan kasus-kasus lama digali kembali. Kyung Soo juga pasti menonton berita itu dan langsung berpikir untuk memanfaatkan bukti yang dimilikinya untuk memeras Chun Goo lagi. Tapi yang pertama-tama harus dia lakukan,  pastinya mengecek kembali barang bukti yang dimilikinya.


Detektif Kim masih sangat pesimis dan berusaha meminta Soo Hyun untuk tidak usah mendengarkan Hae Young lagipula sebentar lagi Bum Joo sudah akan mengumumkan hasil investigasi.


Tapi Soo Hyun langsung bangkit dan pergi mencari barang bukti itu bersama Hae Young, dia juga memerintahkan Detektif Kim untuk melacak jejak Kyung Soo melalui daftar telepon dan kartu kredit Kyung Soo sejak tanggal 1 Oktober karena tanggal 1 Oktober adalah hari berakhirnya Statute of limitation kasus pembunuhan Gyeonggi.


Mereka sedang dalam perjalanan menuju rumah Kyung Soo saat detektif Kim menelepon dan mengabarkan kalau dia tidak menemukan apapun karena kartu kredit Kyung Soo sudah over limit dan dia juga tidak menelepon ke siapapun sejak tanggal 1 Oktober. Maka sekarang satu-satu harapan mereka adalah mencari bukti di rumahnya Kyung Soo.


Soo Hyun mengacak-acak rumah Kyung Soo dengan serampangan. Sementara Hae Young terlebih dulu menggunakan ilmu psikologinya untuk menilai Kyung Soo itu orang yang berantakan dan pemalas jadi sudah pasti dia tidak akan menyimpan barang-barangnya dengan detil. Cuaca tanggal 1 Oktober dingin, jadi jika waktu itu Kyung Soo pergi maka mungkin dia akan menyimpan bukti di dalam jaketnya. Dan dengan berbekal ilmu deduksinya itu, dia dengan cepat berhasil menemukan tiket Seoul-Sunyang.


Dari hasil penyelidikan, Detektif Kim mendapati bahwa Kyung Soo memang punya saudara yang tinggal di Sunyang. Soo Hyun dan Hae Young bergegas ke rumah saudara Kyung Soo di Sunyang. Dan setelah menggeledah beberapa saat, Hae Young menemukan sebuah koper yang di dalamnya ada sebuah kresek yang disembunyikan di tengah-tengah baju.


Entah apa isi kresek itu tapi begitu kembali ke Seoul, Hae Young langsung kembali ke rumah sakit lalu membalik tubuh Jin Hyung dan menemukan sebuah bekas luka di bahunya.


Semua wartawan sudah berkumpul didepan kantor polisi karena hari ini Bum Joo kan mengumumkan hasil penyelidikan dan menyatakan kalau Chun Goo adalah pembunuh berantai Gyeonggi. Tapi ditengah-tengah presentasinya, Soo Hyun tiba-tiba menerobos masuk lalu memberikan hasil tes DNA berdasarkan bukti baru pada Bum Joo.


Bum Joo membacanya dan akhirnya memutuskan untuk turun dari podium dan menyerahkan presentasi ini pada Soo Hyun. Soo Hyun pun naik ke podium dan mengumumkan bahwa selama menyelidiki pembunuhan Kyung Soo, mereka juga menemukan sebuah bukti konkret yang mengarahkan mereka pada pembunuh berantai Gyeonggi.


Flashback tahun 1989,



Chun Goo ditanya apakah malam itu ada orang yang naik bisnya, seorang pria muda umur sekitar 20 tahunan, berjaket dan bertopi hitam. Tapi Chen Goo sengaja berbohong pada polisi dan menyatakan kalau malam itu tidak ada orang yang naik bisnya.

Setelah mereka selesai interogasi mereka, Jung Kyung Soo bertanya heran bukankah ciri-ciri orang berjaket dan bertopi hitam yang disebutkan si detektif tadi, sangat mirip dengan Jin Hyung. Min Joo yakin kalau malam itu Jin Hyung naik bis 95 tapi di tidak yakin Jin Hyung naik dari halte mana. Chun Goo berkata kalau Jin Hyung sudah naik sejak awal.


Lalu pada malam pembunuhan Won Kyung, Kyung Soo sebenarnya sedang mengintip Chun Goo dari balik tembok. Dia melihat Chun Goo mengarahkan Jae Han ke arah lain tapi kemudian dia melihat Chun Goo melihat ke arah yang berlawanan sambil memegang dada dengan tegang. Setelah memastikan Chun Goo pergi, Kyung Soo langsung pergi ke arah yang dilihat Chun Goo tadi.


Dia melihat Jin Hyung menyeret Won Kyung, Won Kyung berusaha memberontak dan menyetrum bahu Jin Hyung dengan taser pemberian Jae Han. Tapi pada akhirnya Jin Hyun tetap berhasil menangkapnya dan membunuhnya.


Taser itu tergeletak di tanah dan Won Kyung memungutnya.


Selanjutnya Signal Episode 4 - 2

9 comments :

  1. Penasaraann..
    Fifgting mbak....😊

    ReplyDelete
  2. Penasaraann..
    Fifgting mbak....😊

    ReplyDelete
  3. paling penasaran dgn drama thriller,
    entah, seru aj. keyeeen ^^b

    ReplyDelete
  4. Seruuu...semangat terus ya mba...(y)

    ReplyDelete
  5. bener seeruu nih drama...jangan sampai gk di update ya sist

    ReplyDelete
  6. tetap semangat ya mbak update ceritanya...semoga sehat selalu

    ReplyDelete