February 16, 2016

Signal Episode 7 - 2

Signal Episode 7 - 2

Tahun 2015,


Soo Hyun bertanya bingung pada Kapten Ahn, memangnya kenapa dengan walkie talkie itu. Kapten Ahn langsung menyinggung masalah Soo Hyun yang selalu pergi ke pusat forensik setiap kali mereka menemukan kerangka mayat "Tapi, bukan kau saja yang mencari Jae Han. Park Hae Young juga mencari Lee Jae Han."




Kapten Ahn memberitahu Soo Hyun bahwa Hae Young pernah bertanya padanya tentang Jae Han. Jelas Jae Han yang dicari Hae Young adalah Jae Han yang mereka kenal karena yang Hae Young tanyakan adalah Lee Jae Han dari kepolisian Jinyang divisi pembunuhan. Soo Hyun heran, bagaimana Hae Young bisa kenal dengan Jae Han?

Kapten Ahn juga merasa aneh dengan hal itu. Dia sudah pernah menyelidiki latar belakang Hae Young dan sama sekali tidak mendapati hubungan apapun antara Hae Young dan Jae Han. Lagipula saat Jae Han menghilang, Hae Young masih kecil jadi rasanya tidak mungkin kalau mereka pernah bertemu.

Dan yang lebih anehnya lagi, Hae Young diam-diam meminta data pribadi Jae Han dari bagian HRD. Hal itu menunjukkan kalau Hae Young memang tidak mengenal Jae Han. Tapi jika mereka tidak saling mengenal dan tidak punya hubungan apapun, lalu kenapa dia menyelidiki Jae Han?


Di kantor, semua orang sibuk membahas masalah makanan. Hun Gi ingin makan pasta, Detektif Kim ingin makan semur, Eui Kyung mengusulkan makan sup jeroan yang langsung ditolak mentah-mentah oleh Detektif Kim. Hun Gi lalu bertanya pada Hae Young. Hae Young berkata kalau dia suka makan omurice (nasi omelet).


Tak lama kemudian, Soo Hyun datang langsung mengkonfrontasi Hae Young. Tapi belum sempat mengatakan apapun, mereka tiba-tiba kedatangan tamu.
 

Pria itu langsung menyapa Soo Hyun tapi Soo Hyun tidak mengenalnya. Pria itu berkata bahwa Soo Hyun mungkin sudah lupa padanya tapi mereka berdua dulu pernah bertemu. 20 tahun yang lalu Soo Hyun pernah datang bersama detektif Lee Jae Han.


"Detektif Lee Jae Han?" tanya Hae Young tertarik. Soo Hyun langsung menoleh padanya dengan curiga, apa Hae Young kenal dengan Jae Han? Hae Young beralasan kalau dia hanya mengenal seorang detektif lain yang namanya sama.


Pria itu adalah seorang fotografer bernama Kim Min Sung yang berkata kalau dia pernah menonton berita tentang mereka yang sukses menyelesaikan kasus pembunuhan berantai Gyeonggi. Dan karena itulah sekarang dia ingin meminta bantuan tim kasus dingin untuk memecahkan kasusnya yang misterius. Dua puluh tahun yang lalu dia memiliki seorang tunangan bernama Shin Da Hye.


Dulu, Da Hye ingin sekali menjadi seorang artis. Mereka bertemu di sebuah studio pemotretan, dimana Da Hye waktu itu jadi model sementara dia jadi asisten fotografer. Tapi pada suatu hari, tiba-tiba saja Da Hye bunuh diri. Mayatnya ditemukan di danau dan dia juga meninggalkan sebuah surat bunuh diri.


"Jadi, apa alasanmu kemari?" tanya Soo Hyun

"Tolong... temukan dia" pinta Min Sung.

Hah? Semua orang jelas langsung bingung dengan pemintaannya, dia mau mereka mencari wanita yang sudah mati 20 tahun yang lalu? Min Sung menjelaskan kalau dia memang mengira kalau Da Hye sudah mati 20 tahun yang lalu.


Dia lalu menunjukkan foto Da Hye yang tampak duduk di dekat jendela sebuah cafe. Dia memotret foto itu 20 tahun yang lalu dan itu adalah pertemuan terakhir mereka.

Sejak Da Hye meninggal, kadang-kadang dia masih mengunjungi cafe itu karena cafe itu adalah tempat kenangan mereka, di cafe itulah mereka sering berkencan dulu. Sampai sekarang, cafe itu masih tetap ada.

 
Beberapa hari yang lalu, dia pergi ke cafe itu lagi. Dia melihat seorang wanita duduk didekat jendela, dia memutuskan untuk memotret wanita itu tepat saat wanita itu menoleh padanya. Dan yang membuatnya shock, wajah wanita itu sama persis dengan Da Hye walaupun dia terlihat lebih tua. Min Sung langsung cepat-cepat masuk cafe tapi setibanya didalam, dia mendapati meja itu sudah kosong.


Min Sung lalu menyerahkan foto wanita yang dia curigai adalah Da Hye. Curiga kalau mungkin Da Hye masih hidup, dia memohon pada Soo Hyun untuk menemukan wanita itu.

Tahun 1995,


Jae Han mendatangi sebuah toko perhiasan dimana pemilik toko memberitahunya bahwa beberapa hari yang lalu ada seorang wanita muda datang ke toko ini membawa kalung berlian biru, Pemilik toko curiga kalau kalung itu adalah kalung curian. Jae Han memperlihatkan foto kalung berlian biru dan pemilik toko membenarkan bahwa memang benda itulah yang dibawa wanita itu padanya.


Mereka kemudian mengecek CCTV, yang memperlihatkan Da Hye-lah yang membawa kalung berlian biru itu untuk dijual.

Da Hye beralasan kalau kalung itu hadiah tapi dia menolak menjawab saat Pemilik toko bertanya alasannya ingin menjual kalung itu. Da Hye melotot kaget saat dia mendengar pemilik toko memberitahunya kalau kalung berlian biru itu harganya sekitar 80,000 dollar.


Jae Han memperhatikan ada sebuah benda kotak kecil didekat kotak perhiasan itu. Pemilik toko berkata kalau isi kotak itu adalah disket yang dia temukan didalam kotak perhiasan. Tanpa mencurigai apapun, si pemilik toko menyerahkan disket itu pada Da Hye. Da Hye kemudian menyimpannya didalam tasnya.


Curiga bahwa mungkin disket itu adalah bukti kunci dari kasus korupsi besar yang dilakukan beberapa pejabat negara dan pengusaha, Jae Han langsung bertanya apakah wanita itu meninggalkan nomor kontak. Pemilik toko berkata wanita itu memang meninggalkan nomor telepon tapi sejak awal dia sudah curiga nomor itu palsu. Dia sudah pernah mencobanya dan ternyata memang benar, nomor itu tidak terdaftar.


Jae Han melihat informasi nomor kontak itu. Tapi saat tak sengaja melirik keluar jendela, dia melihat ada seseorang yang membuntutinya. Tahu kalau si penguntit itu adalah suruhannya Bum Joo, Jae Han langsung menyobek informasi nomor kontak itu lalu meminta Pemilik toko menghapus rekaman CCTV yang memperlihatkan kedatangan Da Hye itu.

Saat dia kembali ke kantor, Jae Han langsung melirik semua orang. Mengira-ngira siapa yang bisa dia ajak kerja sama dan bisa dipercaya... sampai matanya tiba-tiba tertuju pada Soo Hyun yang tampak sedang menganggur. Jae Han lalu mengajak Soo Hyun keluar dengan alasan mau mengajarinya menyetir lagi.


Di tengah jalan, Jae Han tiba-tiba bertanya-tanya. Kalaupun Soo Hyun tidak ada di meja kerjanya, tak akan ada orang yang peduli kan? Ruang jaga malam khusus wanita punya pesawat telepon kan? Soo Hyun mengiyakannya... tapi dia tidak mengerti memangnya kenapa?

Jae Han lalu menyerahkan informasi nomor kontak palsu yang ditinggalkan Da Hye dimana dalam informasi itu Da Hye mencoret 2 angka terakhir dan menggantinya dengan 2 angka lain. Karena itulah, Jae Han memerintahkan Soo Hyun untuk mencoba semua nomor telepon yang 2 angka terakhirnya berbeda dan mencari seorang wanita yang berusia sekitar 20 tahunan.

Soo Hyun menatapnya  heran sampai-sampai dia tidak lihat jalan dan hampir saja menabrak mobil lain, Untunglah Jae Han sigap menghentikannya sebelum terjadi sesuatu yang serius. Jae Han memberitahu Soo Hyun bahwa penyelidikan itu adalah rahasia diantara mereka berdua saja. Soo Hyun mengerti dan sangat senang mendengarnya.


Begitu kembali ke ruang jaga malam, Soo Hyun langsung mengerjakan tugas yang diberikan Jae Han padanya. Dia mulai menulis berbagai kombinasi angka-angka yang berbeda dari 2 angka terakhir. Lalu malam harinya, dia mulai menelepon semua nomor itu, satu per satu dengan sangat tekun.


Keesokan harinya, akhirnya dia mendapatkan hasil lalu melaporkannya pada Jae Han. Dengan bangga dia melapor bahwa dari 100 nomor telepon yang dia coba, dia mendapati bahwa hanya 5 orang saja yang merupakan wanita berusia 20 tahunan. Jae Han melihat Soo Hyun menyingkap rambutnya ke belakang telinga dengan gaya anggun dan tampaknya dia cukup terkesan melihat itu.


Dia lalu mengajak Soo Hyun untuk pergi menemui kelima wanita itu. Saking kagetnya, Soo Hyun sampai membuat mobilnya oleng lagi. Jae Han langsung mendengus kesal tapi Soo Hyun merasa senang.


Malam harinya, mereka akhirnya tiba di salah satu rumah. Soo Hyun memaksa mau ikut masuk karena dialah yang menemukannya jadi dia ingin melihat wanita itu. Soo Hyun penasaran siapa sebenarnya wanita yang mereka cari itu tapi Jae Han tidak menjawabnya. Mereka memang masuk ke rumah yang tepat... tapi sesampainya di dalam, mereka malah mendapati foto Da Hye terletak di atas meja altar pemakaman. Saat itulah, mereka pertama kali bertemu dengan Min Sung.

Tahun 2015,


Setelah menyerahkan kartu namanya, Min Sung akhirnya pamit. Detektif Kim dan Hun Gi meremehkan kasus itu karena mereka yakin kalau Min Sung itu cuma orang pikun saja. Soo Hyun tidak setuju karena foto wanita misterius itu memang terlihat mirip dengan mendiang Da Hye. Hun Gi tidak percaya, angle dan pencahayaan foto bisa membuat orang yang berbeda jadi tampak mirip. Detektif Kim juga setuju dengan Hun Gi, lagipula mana mungkin ada orang yang tidak melupakan seseorang setelah 20 tahun lamanya.

"Mungkin saja" ujar Soo Hyun

"Tidak mungkin" celetuk Hun Gi "Orang kan selalu datang dan pergi setiap saat"

Celetukannya itu sontak membuat semua orang langsung melempar tatapan tajam padanya. Detektif Kim tidak setuju dengan kasus ini, dia masih bersikeras meminta Soo Hyun untuk menangani kasus dingin yang lain saja. Hun Gi juga menolak. Lagipula akan sulit bagi mereka untuk menemukan bukti ilmiah karena jasad Da Hye sudah dikremasi.

Tapi Soo Hyun berkata bahwa mungkin ada bukti yang bisa mereka temukan di cafe tempat foto itu diambil. Hun Gi pesimis karena cafe itu tempat umum yang pastinya banyak orang keluar masuk setiap saat.

"Kau tidak akan tahu sebelum memeriksanya" ujar Soo Hyun keras kepala "Jika yang dia katakan benar, maka jenazah yang ditemukan di danau adalah mayat yang tak dikenal. Itu berarti kasus ini adalah kasus dingin"

Detektif Kim dan Hun Gi langsung mengeluh frustasi mendengarnya. Tapi mereka belum mendengar pendapat Hae Young yang sedari tadi diam saja. Detektif Kim dan Hun Gi sangat yakin kalau Hae Young juga pasti tidak akan setuju. Bukannya langsung menjawab, Hae Young malah bertanya penasaran tentang hubungan Soo Hyun dengan Jae Han.


"Kenapa kau tertarik pada sunbaeku?"

"Sunbae?"

"Dulu aku sempat jadi rekan kerjanya"

"Kenapa kau pergi ke pemakaman wanita itu?"

"Apa kau menginterogasi aku?"

"Aku bertanya karena kasus ini. Kenapa kau pergi ke rumahnya Shin Da Hye?"

Soo Hyun mengaku bahwa dia tidak tahu detilnya tapi waktu itu Jae Han berkata kalau dia mencari barang curian. Hae Young langsung bertanya barang curian apa? Sambil menatap Hae Young dengan tajam, Soo Hyun menjawab kalung berlian biru. Hae Young langsung teringat dengan ucapan Jae Han tentang kalung berlian biru yang sepertinya menyimpan rahasia besar dan menyadari kalau kasus menghilangnya Da Hye ini pasti berhubungan dengan Han Se Kyu.

"Apakah saat itu tak lama sejak Han Se Kyu ditangkap?" tanya Hae Young.


Begitu Soo Hyun membenarkannya, Hae Young langsung menyatakan persetujuannya mengambil kasus ini. Berhubung hasil voting mereka seri, Detektif Kim menyarankan agar sebaiknya mereka melupakannya saja. Tapi Eui Kyung tiba-tiba ikutan nimbrung dan bertanya apakah dia boleh ikut voting? Soo Hyun langsung menyetujuinya.

Dan berhubung sekarang hasil votingnya 2,5 banding 2, Soo Hyun langsung memerintahkan Detektif Kim dan Hun Gi untuk mencari bukti dan segala jejak yang berhubungan dengan Shin Da Hye, lalu menyuruh Hae Young keluar untuk bicara berdua dengannya.


Soo Hyun berkata kalau dia tidak suka bekerja dengan orang yang menyimpan rahasia. Karena itulah, dia menuntut Hae Young untuk mengatakan yang sejujurnya, bagaimana Hae Young bisa kenal dengan Jae Han? Hae Young bersikeras beralasan kalau nama detektif itu sama dengan detektif kenalannya saja.


Hae Young lalu pergi menemui detektif yang dulu menangani kasus bunuh dirinya Da Hye. Dari data laporan kasus itu, disebutkan kalau mayat wanita yang ditemukan di danau itu hanya dikenali melalui KTP-nya saja. Detektif menambahkan bahwa walaupun mayat itu sudah membusuk tapi pihak keluarga Da Hye mengkornfirmasi mayat itu memang mayat Da Hye berdasarkan pakaian dan barang yang dipakainya memang milik Da Hye.


Tapi yang mengherankan Hae Young, mayat Da Hye ditemukan di danau yang jaraknya sangat jauh dari rumahnya dan hanya dengan memakai piyama dan jaket. Mana mungkin seseorang pergi ke sebuah tempat yang jaraknya satu setengah jam hanya dengan memakai piyama dan jaket. Detektif mengaku kalau dia juga sempat mencurigai masalah itu. Dulu dia berpikir mungkin kasus itu bukan kasus bunuh diri, makanya dia meminta diadakan otopsi. Tapi pihak keluarga malah menentang keras permintaannya itu.


Pada saat yang bersamaan, Soo Hyun pergi menemui unnie-nya Da Hae. Soo Hyun berkata kalau dia ingin menemui ibu Da Hae tapi Unnie berkata bahwa Ibunya sekarang sedang dirawat di rumah sakit dan tidak boleh ditemui siapapun karena bunya sakit berat dan harus dirawat di ICU.

"Kudengar kau yang mengkonfirmasi jasad Shin Da Hye. Bagaimana kau bisa yakin kalau itu jasad Shin Da Hye?"

"Tinggi badan dan panjang rambutnya sama dengan adikku. Dia juga memakai pakaiannya"

Saat Soo Hyun bertanya apakah dia boleh melihat barang-barangnya Da Hye, Unni berkata kalau dia sudah membakar semua barang-barangnya Da Hye. Dia beralasan kalau itu dilakukannya karena tidak tahan melihat penderitaan ibunya atas meninggalnya Da Hye.


Hae Young yakin sekali kalau kasus ini bukan kasus bunuh diri. Biasanya saat seseorang mau bunuh diri, mereka akan memilih lokasi bunuh diri yang dekat dari rumahnya atau tempat yang memiliki arti tertentu. Sementara Da Hye dan danau tempat mayatnya ditemukan, sama sekali tidak memiliki hubungan apapun. Kalaupun dia bunuh diri di sebuah danau yang letaknya sangat jauh dari Seoul maka pastinya hal itu sudah direncanakan terlebih dulu dan bukannya secara spontan.

Tapi nyatanya, mayatnya ditemukan hanya dengan memakai piyama dan jaket. Hae Young menduga Shin Da Hye pastilah dibunuh dan pembunuhnya menyamarkannya sebagai bunuh diri. Hae Young juga curiga dengan keluarga Da Hye yang bersikeras menolak diadakan otopsi, Keluarga Da Hye pasti menyembunyikan sesuatu.


Hun Gi yang saat itu sedang di cafe, menelepon Soo Hyun dan melapor bahwa dia sudah berusaha memeriksa setiap sudut cafe itu dan menemukan ada lusinan sidik jari yang pastinya sulit diperiksa.

Tahun 1995,


Jae Han mendatangi penjaga villa Se Kyu untuk menanyakan Da Hye. Dia menunjukkan foto Da Hye dan bertanya-tanya apa hubungan Da Hye dengan Se Kyu? Da Hye memiliki salah satu barang curian Se Kyu jadi apakah dia pacarnya Se Kyu? Apa Da Hye sering datang kemari?

"Si berandal itu playboy kelas kakap. Dia cuma mempermainkannya," dengus si penjaga villa. Se Kyu dan teman-temannya sering mengadakan pesta gila-gilaan di villa dengan wanita-wanita cantik, minuman keras dan narkoba. Dan setelah selesai, mereka meninggalkan villa dalam keadaan sangat amat berantakan. Dialah yang harus selalu membersihkan semua kejorokan yang ditinggalkan anak-anak itu.

Jae Han lalu bertanya apakah Da Hye pernah datang lagi ke villa itu setelah perampokan. Penjaga villa membenarkannya, Da Hye memang pernah datang kemari satu kali setelah kejadian itu.


Dalam flashback, kita melihat Da Hye mencuri kalung berlian biru itu dari dalam mobilnya Se Kyu.

Tahun 2015,


Soo Hyun dan Hae Young pergi ke cafe. Hun Gi sekali lagi mengkonfirmasi kalau dia sudah memeriksa semua meja dan kursi tapi tidak mendapatkan apapun. Soo Hyun mengedarkan pandangannya ke seluruh cafe... sampai tiba-tiba dia melihat sesuatu yang menarik perhatiannya. Di rak buku, dia melihat ada sebuah buku bersampul biru yang sama persis dengan buku yang dibaca wanita yang mirip Da Hye di foto.


Pelayan berkata kalau buku itu adalah buku yang ditinggalkan salah satu pelanggan... tiba-tiba pelayan ingat kalau buku itu adalah buku yang ditinggalkan oleh wanita yang duduk di dekat jendela. Mendengar itu, Hun Gi langsung mengambil alih untuk mengecek sidik jari di buku itu lalu mencocokkannya dengan sidik jari Da Hye...



Dan ternyata kedua sidik jari itu cocok.


"Pria itu benar," ujar Hae Young.


Jae Han menatap foto Da Hye dan bergumam "Wanita ini memegang bukti penting dari kasus ini"


Sementara Soo Hyun shock melihat hasil sidik jari itu, "Shin Da Hye... tidak mati"

Komentar:

Ternyata kasus pencurian yang awalnya kelihatannya cuma kasus pencurian biasa ini, buntutnya jauh lebih panjang dan lebih rumit. Tapi apa hubungan kasus pencurian ini dengan Da Hye dan kasus korupsi besar yang melibatkan pejabat negara? Apa benar Da Hye masih hidup? Jika iya, lalu mayat siapa yang ditemukan di danau? Apakah kasus korupsi besar ini yang nantinya akan menjadi penyebab 'menghilangnya' Jae Han?

3 comments :

  1. Sbnrnya msih pnsrn ada hbngn apa ya, antra hae young sma jae han ?
    Krn mngkn sja yg bsa bicara sma walkie talkienya jae han cma hae young !

    ReplyDelete