November 28, 2015

Imaginary Cat Episode 1

Imaginary Cat Episode 1

Sinopsis Imaginary Cat Episode 1

Yuk kenalan dulu dengan Hyun Jong Hyun (Yoo Seung Ho) si pemilik kucing bernama Bok Gil. Sepertinya Jong Hyun separuh mabuk saat pulang ke rumah. Bok Gil yang ada di rumah sendirian, mendengar kepulangan tuannya dan melihat Jong Hyun membawa sekantung makanan kucing. Horee.. makan.


Dan, hei.. kenapa Jong Hyun menatap kamera saat bicara dengan Bok Gil? Apa kita adalah si Bok Gil? Hmm.. pasti gak ada yang nolak disamakan dengan kucing kalau bisa dipeluk Jong Hyun? :p



Bok Gil sudah menantikan Jong Hyun memberinya makan. Tapi, lah.. kok cuman semangkok air? Padahal Bok Gil sudah kelaparan.



Itu karena Jong Hyun ingin minum soju lagi, dan kali ini bersama kucinginya. Ia membuka botol soju dan bersulang dengan mangkok Bok Gil. Bok Gil pun minum. Jong Hyun akhirnya sadar kalau ia belum memberi makan Bok Gil dan mengambil sekaleng makanan. Yay, Bok Gil senang sekali dan menunggu-nunggu kaleng itu terbuka.


Tapi Jong Hyun terlalu mabuk untuk bisa membuka kaleng itu dan malah ketiduran. Bok Gil mendekati Jong Hyun dan mencoba membangunkannya. Tapi Jong Hyun malah memeluknya dan bergumam sedih, “Bok Gil-ah.. Besok pasti akan lebih baik, kan? Katakan padaku kalau besok lebih baik..”

Dan Jong Hyun pun tertidur.


Kita flash back di pagi harinya ketika Jong Hyun mulai bekerja hari itu. Ia adalah komikus wannabe yang akhirnya berhasil menyelesaikan karyanya. Betapa gembiranya ia dan yang pertama kali karya itu ia tunjukkan tentu saja pada Bok Gil. Ia akan menyerahkan hasil karyanya hari ini dan ia menggosokkan wajahnya pada bulu-bulu Bok Gil untuk menyerap energy positif agar ia beruntung.


Menemui calon editornya Dokko Soon, yang heran saat membaca komiknya itu. Apa kehidupan Jong Hyun segelap dan tak ceria seperti komiknya? Dokko Soon mencontohkan kopi americanonya. Kadang pembaca tertarik dengan materi yang ringan-ringan saja. Apa karya Jong Hyun ini mencermikan sikapnya yang selalu serius dan tak bisa having fun?

Jong Hyun menjawab kalau karyanya bukan untuk menyenangkan semua dan ia berpikir kalau pembaca akan melihat kesungguhannya. Sadar kalau karyanya tak lolos, ia pun mengemasi kertas-kertasnya. Tapi Dokko mengambil kertas-kertas itu kembali dan berjanji akan mempertimbangkannya.


Betapa gembiranya Jong Hyun mendengar hal itu.


Jong Hyun tak langsung pulang. Ia memandangi poster komikus terkenal dan menghela nafas. Wajahnya semakin suram saat mendengar suara seseorang. Park Jin Sung, komikus terkenal itu sekaligus rival Jong Hyun. Separuh mengejek, Jin Sung bertanya-tanya apa mungkin Jong Hyun yang keras kepala dan pekerja keras ini akhirnya menyerah dan masuk ke dunia penerbitan.

Jong Hyun membantah hal itu. Ia suka bekerja di toko buku karena bisa membaca banyak buku, tak seperti orang yang ia kenal. Ucapan Jong Hyun itu membuat Jin Sung kesal. Ia sudah mulai mengomel, tapi suara Dokko menyela mereka.


Dokko senang mengetahui Jong Hyun dan Jin Sun sudah saling kenal. Jin Sung kaget mendengar Dokko merencanakan untuk mempopulerkan Jong Hyun.


Jong Hyun buru-buru pergi ke toko buku tempatnya bekerja. Tentu saja ia telat dan si bos memarahinya. Jong Hyun menahan diri untuk bersabar selama 3 menit, karena 3 menit adalah waktu yang ia perlukan untuk berhenti marah pada Bok Gil ketika Bok Gil mulai mencakarnya. Hahaha… si bos disamain sama kucing.


Dan memang berhenti. Tapi lebih karena si bos melihat ada pengunjung pria mencoba mencuri buku. Menyadari kalau aksinya ketahuan, pengutil itu menaruh buku saat melewati seorang gadis, dan masuk ke dalam tas gadis itu, sehingga nampak seperti keduanya bekerja sama.


Gadis itu menerima telepon dan langsung keluar toko. Si bos menyuruh Jong Hyun untuk mengejar gadis itu. Tapi gadis itu cepat sekali larinya dan Jong Hyun kehilangan gadis itu. Gadis itu ternyata berbelok karena melihat kucing kelaparan dan ia berhenti untuk memberi makan.


Dan dapat diduga, si Bos marah pada Jong Hyun dan mengultimatum Jong Hyun mengganti kehilangan itu dengan gajinya atau Jong Hyun mencari buku itu hingga ketemu. Tentu saja Jong Hyun tak terima dengan keputusan itu.


Walau begitu, Jong Hyun tetap bekerja dan mendata buku-buku di toko. Ia mengacuhkan SMS teman-temannya yang janjian untuk ketemu. Ia tak tergoda dengan foto makanan yang dikirimkan temannya. Hingga ia mendapat kiriman gambar foto makanan kucing. Ia terbelalak dan langsung pergi saat itu juga.


Semua temannya sudah pulang kecuali Yook Hae Gong, teman yang mengirim gambar makanan kucing. Hae Gong menyerahkan makanan kucing organik dan separuh gondok karena sahabatnya itu lebih mempedulikan kucing daripada dia.

Di rumah, Bok Gil menunggu Jong Hyun dengan sabar. Dan kelaparan.

Hae Gong yang sudah separuh mabuk menyuruh Jong Hyun untuk segera menandatangani kontrak dan menjadi komikus webtoon yang lebih terkenal dari Jin Sung. Ia bahkan sudah memberitahukan ke orang di meja sebelah kalau temannya ini akan terkenal.


Jong Hyun salah tingkah dan meminta Hae Gong untuk tak bicara seperti itu dulu. Dan benar saja. Ia mendapat SMS kalau karyanya tak diterima.  


Kembali ke rumah, kita sudah melihat apa yang terjadi. Jong Hyun sekarang sudah berbaring di tempat tidur saat Bok Gil melompat, ikut berbaring di sebelahnya. Jong Hyun mengira Bok Gil sudah tak keberatan dengan bau alcohol lagi.

“Aku akan tahan tapi hanya untuk malam ini saja,” Bok Gil mengeong. Dan saat Jong Hyun menghela nafas sedih, ia berpikir, “Eh, manusia. Semua akan baik-baik saja. Semua pasti akan baik-baik saja. Percayalah padaku.” Seperti mendengar suaranya, Jong Hyun tersenyum dalam tidurnya.


Jong Hyun bangun dengan sakit kepala karena mabuk. Ia kaget melihat Bok Gil sudah hinggap di kantong makanan organik yang semalam ia bawa pulang. Semakin kaget lagi melihat Bok Gil sudah menghabiskan banyaaakk sekali isi kantong itu.

Jong Hyun langsung memerahi Bok Gil yang membuka kantong itu. Ia mengangkat tangan Bok Gil, menggerak-gerakkan tangannya, menghukumnya untuk olah raga. Ia khawatir Bok Gil akan menjadi kucing gendut.

“Dulu kau suka aku yang seperti ini,” Bok Gil menggerutu, “Pengkhianat.”


Jong Hyun bahkan membeli tikus-tikusan online untuk memancing Bok Gil untuk bergerak. Tentu saja Bok Gil tak tertarik. Jong Hyun semakin khawatir karena jika Bok Gil tak mau bergerak, Bok Gil bisa menjadi babi.

Hahaha… kucing atau manusia, siapapun yang bergender cewek pasti akan tersinggung dikatai seperti itu.


Jong Hyun sedang di jalan saat mendengar seorang pria memarahi seorang gadis yang memberi makan kucing liar. Karena tindakan gadis itu, Oh Han Woo (Jo Hye Jung), para kucing malah mengeong semakin keras di malam hari. Jong Hyun langsung menahan tangan pria itu, mencegahnya melakukan kekerasan pada gadis itu.


Setelah hanya berdua, Jong Hyun menyarankan agar Han Woo lebih berhati-hati. Han Woo menjawab kalau ia tak akan kenapa-napa. Jong Hyun menghela nafas dan berkata wajar jika orang di lingkungan ini merasa marah. Ia bertanya apakah Han Woo memberi makan kucing-kucing itu dua hari yang lalu?


Han Woo tak melakukannya karena saat itu hujan. Jong Hyun merasa hal itu adalah alasan saja. Jika Han Woo ingin memberi makan binatang-binatang itu, ia harusnya terus melakukan, apapun kondisinya. “Jangan mencemaskan mereka kalau kau tak mau bertanggung jawab.”


Han Woo tahu kalau ucapan itu benar, tapi terasa sangat menyakitkan. Jong Hyun sendiri juga menyadari kalau ia bicara terlalu keras, walau ia tak memikirkan lebih jauh lagi dan makan ramen cup-nya.


Hae Gong muncul dan mengajaknya double blind date bersamanya. Jong Hyun tak menyukai ide itu karena saat ini baginya tak ada gadis lain yang lebih cocok untuknya daripada Bok Gil. Hae Gong menduga kalau Jong Hyun masih belum bisa berpaling dari Soo In yang sudah tak ada di dunia ini. Ia bertanya apa yang membuat Jong Hyun selama ini hingga tak membiarkan ada gadis mendekatinya.
Pertanyaan ini malah membuat Jong Hyun beranjak pergi dengan marah.


Sementara Bok Gil ragu melihat semangkuk makanan di depannya. Makan atau nggak, ya? Padahal ia lapar. Tapi pada akhirnya ia meninggalkan mangkuk itu tak tersentuh.

Hah? Kok bisa? Kok bisa kucing ga tergoda dengan makanan padahal lapar? *speechless* *ambil Cheetos lagi*


Di depan toko buku, Jong Hyun melihat gadis dengan tas selempang yang kemarin mencuri buku. Ia segera mengejarnya dan ternyata gadis itu adalah gadis yang kemarin ia temui. Ia langsung menuduh gadis itu pencuri buku.

Ia tak memberi kesempatan Han Woo untuk menjelaskan lebih jauh dan menarik tasnya untuk membawa gadis itu kembali ke toko. Karena tarik-tarikan, tas Han Woo lepas dan isinya berhamburan semua. Jong Hyun merasa bersalah, apalagi saat Han Woo mengambil tas dan mengosongkan sisanya, meminta Jong Hyun untuk mencari bukunya.


Tapi buku itu memang tak ada karena Han Woo sudah mengembalikan buku yang entah kenapa ada di dalam tasnya ke toko. Ia juga memberikan plastic makanan kucing dan berkata kalau ia kembalikan makanan itu pada Jong Hyun, “Padahal kupikir kau ini orang baik.”


Jong Hyun bingung karena ia tak merasa memiliki makanan kucing itu. Ia memungut lonceng yang ada di tanah, dan tiba-tiba teringat apa yang ia lakukan semalam.


Malam itu, saat ia mabuk, ia melihat kucing mengeong kelaparan. Ia membuka kantong makanan kucingnya dan memberi makan kucing itu. Ia tak sadar kalau membawa kantong makanannya miring, sehingga isinya berjatuhan.

Han Woo yang melihat ia memberi makan kucing itu, mencoba memanggilnya. Tapi ia tak mendengar karena mabuk. Han Woo pun memunguti makanan kucing yang berserakan. Jong Hyun menyesali dirinya sendiri yang juga menuduh Bok Gil merobek kantong makanan itu tadi pagi.


Han Woo pergi ke restoran sepupunya (yang tadi pagi hampir menyiram air ke Jong Hyun) dan sepupunya membujuk Han Woo untuk tak lagi mengurusi kucing liar. Han Woo berjanji akan melakukannya jika diijinkan untuk memelihara kucing lagi. Tapi sepupunya mengingatkan kalau dulu Han Woo pernah kehilangan kucing dan mungkin kucing itu sekarang sudah mati.

Sepupunya langsung berhenti ngomong, sadar kalau ia sudah keterlaluan. Ia minta maaf, tapi hal itu sudah keburu membuat Han Woo sedih.


Di rumah Jong Hyun mencoba minta maaf pada Bok Gil dengan memberinya semangkok makanan. Tapi hei.. kucing juga manusia. Punya rasa punya hati. Bok Gil memalingkan wajahnya, jual mahal dan pergi. Jong Hyun menghela nafas dan mengeluarkan lonceng yang tadi ia temukan.


Mendengar bunyi lonceng, Bok Gil langsung mengeong, mendekat dan menjilat lonceng itu. Tapi Jong Hyun menjauhkan lonceng itu dan malah pergi. Bok Gil mengeong, minta Jong Hyun meninggalkan lonceng itu.


Jong Hyun menemukan Han Woo sedang bicara dengan kucing kecil yang ia beri makan. Han Woo menganggap kucing itu mengenal kucingnya, Haru, dan meminta kucing itu menyampaikan pesan kalau ia tak pernah membuang Haru.

Han Woo melihat Jong Hyun dan berkata kalau hari ini ia sudah bertanggung jawab dengan memberi makan kucing. Jong Hyun salah tingkah dan teringat ucapan kasarnya kemarin. Ia memberikan lonceng yang kata Han Woo adalah milik Haru dan meminta Han Woo untuk tak menyimpan dendam padanya.


Han Woo meminta Jong Hyun untuk minta maaf lebih dulu. Tanpa menatap gadis itu, Jong Hyun meminta maaf.


Tiba-tiba Han Woo mendekati Jong Hyun, membuat Jong Hyun kembali salah tingkah karena kedekatan itu. Tapi Han Woo ingin mengambil bulu kucing yang menempel di jaket Jong Hyun. Dengan senyum lebar, Han Woo menebak kalau Jong Hyun memiliki kucing yang sangat cantik.


Jong Hyun tak bisa tidak memikirkan Han Woo lagi. Malam itu, bukannya menggambar, ia terus memikirkan Han Woo. Ia akhirnya menoleh pada Bok Gil dan berkata kalau ia bertemu dengan seorang gadis yang aneh. Bok Gil tertawa garing, apa sekarang Jong Hyun mulai memikirkan seorang gadis?

Tapi Jong Hyun kemudian meraih dan memeluknya, “Bok Gil-ah.. yang kubutuhkan hanyalah dirimu.”

Komentar :


Jujur saya nonton ini karena pengen tahu gimana sih Yoo Seung Ho sekarang? Tapi sayangnya tak ada yang ngesub drama ini, kecuali Dramabeans yang ngerecap.

Ditungguin sampai hari ini, ga ada satupun yang mau merecap. Hahaha.. Ya sutralah.. Jadinya saya menulis recap drama ini berdasarkan recap Dramabeans saja. Entah jika ada yang kelewat. Moga-moga sih enggak, karena drama ini cuman setengah jam saja setiap minggunya.

Di episode 1 ini, sudah kerasa kalau mungkin Bok Gil adalah Haru yang pernah hilang. Bok Gil langsung meng-hak-i lonceng itu. Wahh.. jadi seru tuh kalau Han Woo melihat Bok Gil dan menyatakan kalau itu kucingnya.

16 comments :

  1. yes. aku baca aja disini. mau donlot, males banget. apalagi LFnya gak sukaaaaaaaaaaaa >< tapinya LM Yoo Seung Ho. Gimana dooonkk T.T

    *klik atuk banner*

    ReplyDelete
  2. Waahh asik mba Dee buat sinopsis drama ini .. Makasih

    Oh iya di Facebook DarkSmurfSub-Indo subtitle episode 1 udah ada komba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah aku cek, dan bener emang ada. Belum QC 100% sih, tapi lumayan untuk bisa meraba2 apa maksudnya.

      Thank you hera. :)

      Delete
  3. Yoo seung ho ini yang jd hoo goo bukan yak? *lupa2 ingat

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan. Ho gu itu bukannya choi woo shik ya? Yoo Seung Ho ini terakhir main di I Miss You nya Yoo Chun dan Yoon Eun Hye

      Delete
    2. Oiyaaa.... setelah gambarnya di gedein baru deh ingat :D
      Image nya beda banget sama di i miss u.

      Delete
  4. Yang ada diotak gw gimana mbaknya tau ya kalo kucingnya Han woo itu namanya haru ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. mbaknya tuh siapa? si sepupunya atau aku? Hehehe..

      Nama haru disebut dua kali. Pas sepupunya ngingetin Han Woo kalo dia pernah kehilangan haru. Terus waktu Han Woo ngomong ke kucing terlantar itu dan minta si kucing menyampaikan pesan ke Haru kalo dia ga berniat ngilangin Haru.

      Delete
  5. Yang ada diotak gw gimana mbaknya tau ya kalo kucingnya Han woo itu namanya haru ya?

    ReplyDelete
  6. Keren mb dee...
    Ditunggu kelnjutan eps nya...
    Yoo seung hoo ohh yoo seung hoooo...😀😀😀😀
    Smga sehat selalu mb dee
    Aminnnnn...😉😉😉

    ReplyDelete
  7. waaa...untung mbak dee ngerecap drama ini jadi tau ceritanya..hehe.. bok gil lucu banget... semangat episode berikutnya...

    ReplyDelete
  8. mkasih ya mba sinopsis nya aku suka sama kucing nya :)

    ReplyDelete
  9. Seneng ada drama yang ada kucingnya, apalagi pemeran utama dramanya yoo seung ho, tambah suka banget! Lucu dramanya. Aku juga nebak kalau bok gil itu haru wkwkwk
    Terima kasih sinopsisnya, ditunggu kelanjutannya. Salam kenal!😊

    ReplyDelete
  10. terus dibuat ya mba sinopnya.. makasih! :)

    ReplyDelete
  11. mba, plis trus buat sinop ataupun recapnya ya.!?
    slalu akan ku tunggu, karna ada opa yoo seung ho disitu,, makasih :)
    hildha Yoopis

    ReplyDelete