September 21, 2015

Sado, Lee Je Hoon, dan Yoo Ah In

The Throne

*Updated and Edited

“Sa berarti pemikiran...Do berarti kesedihan...Namamu Sado sekarang.


Begitulah awal nama Sado diberikan pada putera mahkota Lee Sun. Karena sang Ayah, Raja Yeongjo selalu sedih memikirkannya.



Sebagai seorang kepala keluarga dan Raja Joseon ke-21, ia harus menghukum puteranya yang ingin membunuhnya.

“Ayah tidak menganggapku sebagai putera mahkota dan putera Ayah.”
Tapi apakah Lee Sun memang ingin mencoba membunuh ayahnya sendiri?

Benarkah ini takdir mereka menjadi keluarga yang paling tragis dalam sejarah Joseon?


Kematian Sado, seorang putera yang tidak pernah dapat menyenangkan sang Ayah dan gila karenanya (seperti yang tertulis dalam Memoirs of Lady Hyegyeong) bisa jadi akan terus terkenang sebagai misteri yang menjadikannya topik menarik untuk diangkat ke dalam drama dan film. Ada yang menyebut kematiannya merupakan permainan politik (seperti dalam Secret Door dan Fatal Encounter di mana partai Noron yang mengangkat Raja Yeongjo mendesaknya menyingkirkan Pangeran dari tahta) dan ada pula yang meyakini konspirasinya membunuh sang Ayah.

Bagaimanapun mereka menceritakan permasalahan Ayah dan puteranya itu, akhir cerita Sado tetaplah sama: Raja Yeongjo memerintahkan Sado yang berusia 27 tahun untuk masuk ke dalam peti beras hingga 8 hari dan meninggal.


Sutradara Kim Hyung Shik dan penulis Yoon Sun Joo (Hwang Jin Yi) sebelum The Throne pernah mengemas cerita Sado ke dalam drama Secret Door sepanjang 24 episode pada September tahun 2014 lalu. Dan tepat September tahun ini, sejarah Sado diangkat kembali ke layar lebar oleh sutradara Lee Joon Ik yang pernah mendapat apresiasi berkat film The King and The Clown di tahun 2005.


Ternyata baik Secret Door maupun The Throne tidak hanya memiliki tim produksi yang dikagumi, namun juga aktor dan aktris yang populer pula. Sebut saja Park Eun Bin dan Moon Geun Young sebagai Lady Hyegyeong. Kedua aktris ini sejak belia sudah bermain dalam drama sageuk, seperti The Great Queen Seondeok dan Painter of The Wind. Kemampuan mereka berdua pun dianggap mampu untuk memerankan karakter seorang permaisuri yang kelak menjadi Ibu Raja Joseon.  

 

Tak hanya aktris muda nan cantik tersebut, aktor senior Han Seok Kyu dan Song Kang Ho yang masing-masing sukses dengan drama Tree With Deep Roots dan film The Attorney juga dipercaya berakting sebagai Raja Yeongjo.


Hmmm...melihat pemain utama dan tim produksinya, maka pantas saja jika pemeran Sado sendiri diserahkan pada Lee Je Hon dan Yoo Ah In yang pernah bermain bersama dalam drama Fashion King. Kedua aktor ini memang sering dipuji berkat kemampuan akting yang memukau dalam setiap drama dan filmnya, misalnya Lee Je Hoon dengan My Paparotti, Bleak Night, dan Introduction to Architecture, sedangkan Yoo Ah In dengan dengan Secret Love Affair dan Veteran^^


Sayang, meski Secret Door sempat meraih atensi yang cukup baik di awal penayangannya, seiring bertambahnya episode drama ini justru tidak mendapat tambahan penggemar. Jalan ceritanya seperti tidak selaras dengan keinginan penonton. Jadilah Secret Door hanya bisa memasukkan pasangan Lee Je Hoon dan Park Eun Bin sebagai nominasi Best Couple dalam perhelatan SBS Drama Awards tahun lalu.


Hal ini berbeda dengan The Throne. Dengan deretan nama yang menyedot perhatian sejak awal syuting (termasuk nama So Ji Sub sebagai cameo Raja Jeongjo, putera Sado), film ini sudah menempati puncak Box Office sejak kemunculan perdananya tanggal 16 September kemarin. Bahkan sebelum tayang pun, The Throne sudah dipilih pihak komite perfilman Korea untuk mengikuti Academy Awards kategori gambar Terbaik Film Luar Negeri.

Lalu bagaimana dengan project drama mereka berikutnya setelah ‘menjadi Sado’?


Yoo Ah In masih akan tampil ala sageuk dengan rambut panjang dan pakaian gagahnya sebagai putera Raja Taejo, pendiri Joseon. Ia dipertemukan kembali dengan Shin Se Kyung yang dalam drama Fashion King dulu justru berakhir bersama Lee Je Hoon hihihi. 


Masih seperti The Throne, drama baru Yoo Ah In berjudul Six Flying Dragon ini juga memiliki Kim Myung Min (King of Drama), Chun Ho Jin (Doctor Stranger), Byun Yo Han (Ex-Girlfriend Club), dan Yoon Kyun Sang (The Time We Were Not In Love), serta penulis The Great Queen Seondeok dan Tree With Deep Roots yang bisa membuat penonton penasaran dengan ceritanya.

(dari kiri ke kanan) Lee Je Hoon, Kim Hye Soo, Jo Jin Woong

Tidak lantas turun kelas setelah membintangi drama rating rendah, Secret Door, Lee Je Hoon yang beberapa waktu lalu dikabarkan sedang syuting film Detective Hong Gil Dong, justru  sudah mengonfirmasi kesediannya berperan sebagai detektif (lagi) dalam drama terbaru PD Kim Won Seok (Misaeng) dan penulis Kim Eun Hee (Three Days) yang terkenal dengan keapik-an karya mereka. PD yang sejak lama mengincar Lee Je Hoon untuk peran Bing Geu Rae dalam Misaeng (Lee Je Hoon lebih memiih Secret Door :P) ini kembali mengajak sang aktor bekerja sama lewat drama tvN Signal yang rencananya ditayangkan setelah Reply 1988 (drama pengganti Twenty Again) tamat.

Drama Signal sendiri menceritakan bagaimana dua orang penyelidik dari zaman yang berbeda bisa berkomunikasi sehingga dapat memecahkan kasus sulit. Kasus yang sama dengan yang diangkat dalam film Memories of Murder.




Wah wah...keren ya? Tapi yang meyakinkan baru Six Flying Dragon nih. Teasernya udah keluar soalnya. Kalau Signal kan masih 2016. Bareng dramanya Song Joong Ki dan Moon Chae Won(?).

PD Kim Won Geun

"Signal merupakan project di mana kombinasi dari ketiga pemeran utama itu sangat penting. Kami berusaha mengcasting aktor terbaik untuk naskah terbaik. Ketiga aktor (ini) merupakan orang pertama yang saya pikirkan ketika membaca naskahnya. Saya pikir, 'Betapa bahagianya saya jika hal itu terjadi', tetapi sekarang ketika itu menjadi kenyataan saya begitu senang tetapi juga merasakan tanggung jawab yang besar. Saya akan melakukan yang terbaik untuk membuat drama yang mampu memenuhi ekspektasi penonton."

No comments :

Post a Comment