May 7, 2015

Unkind Women Episode 13

Sinopsis Unkind Women Episode 13


Ibu histeris melihat roh jahat yang menyerupai suaminya bahkan sampai pingsan. Dan setelah sadar pun Ibu masih tetap tak mau menerima. Hyun Sook ingin terus bertemu dengan Ayah, sementara Hyun Jung ingin hidup seperti sekarang ini. Ibu memutuskan akan memberi kesempatan.



Hyun Sook memang berbakat memasak. Setelah Ayah dilempar garam oleh Ibu, Hyun Sook memasak, menggantikan Ibu dan Asisten Park yang libur. Hasilnya enak sekali dan masakannya dipuji oleh ayahnya. Bahkan Hyun Jung juga mengakuinya.


Hyun Sook terharu melihat ayahnya masih sama seperti ayah yang dulu. Walau hilang ingatan, tapi Ayah tetap tak mau mengalah walau sudah kalah main kartu. Ketika Jong Mi muncul dan ingin ikut main kartu, Ayah langsung mengajaknya dan mengumpulkan semua kartunya untuk dikocok kembali. Hyun Sook tertawa terharu campur sebel, sih karena ia sudah menang banyak.


Setelah menyiapkan mental, Ibu pun bersedia keluar untuk menemui Ayah. Tak disangka Mo Ran juga pulang ke rumah, karena tak enak telah menyinggung perasaan eonni-nya. Dan tahu apa yang diucapkan Chul Hee pada Mo Ran? Chul Hee terbelalak melihat Mo Ran dan memanggilnya separuh bertanya, “Istri?” 

Soon Ok pingsan mendengarnya.


Begitu sadar, ia langsung cegukan, lemas mendengar Chul Hee yang merasa yakin kalau Mo Ran mengenalnya. Mo Ran bingung dan meminta pertolongan Soon Ok. Tapi Soon Ok terlalu lemas dan shock.Tapi ketika Chul Hee bertanya apakah Mo Ran ini adalah istrinya, Soon Ok tak kuat lagi.

Ia menendang Chul Hee hingga kakek itu terjengkang dan pingsan.


Di kantor, Ma Ri minta maaf pada Doo Jin karena mengajak Doo Jin nonton, padahal sebenarnya ingin berencana  nonton dengan pria lain yang tak pernah menghubunginya lagi. Ia tak ingin Doo Jin beranggapan macam-macam akan maksud nonton kemarin. Dan ia menolak bukan karena perseteruan ibu mereka, tapi karena ia terus memikirkan pria itu.


Ma Ri pergi mengambil seragam saat Roo Oh sedang berlatih dan Roo Oh mengucapkan selamat tinggal. Hal itu membuat Ma Ri marah. Ia mencoba memikirkan kesalahan apa yang telah ia lakukan, tapi ia tak menemukannya. Ia memberi tahu kalau ia nonton film dengan pria lain, tapi Roo Oh bersikap tak peduli dan hal itu membuat Ma Ri semakin frustasi.


Ia pergi, tapi Roo Oh mengejarnya, memintanya berjanji untuk tak pernah menonton film dengan pria lain. Ma Ri tak mau karena ia akan menghapus Roo Oh dari dalam hatinya. Roo Oh berteriak, apakah selama ini dia pernah ada di dalam hati Ma Ri? “Apakah aku pernah ada di dalam hatimu?”

“Banyak. Kau memenuhi banyak tempat di hatiku.”


Roo Oh mencoba percaya, tapi apa yang ia lihat di depan rumah Ma Ri benar-benar membekas di ingatannya. Ia akan menunggu Ma Ri sampai ia memenuhi seluruh hati dan pikiran Ma Ri. Ia menunjuk hati dan keningnya, “Karena aku, di sini dan di sini, sudah penuh oleh Jung Ma Ri.”

Ma Ri menangis mendengarnya namun saat Roo Oh pergi, ia tersenyum.


Keesokan paginya, Doo Jin jogging bersama Roo Oh dan cerita kalau cintanya bertepuk sebelah tangan. Roo Oh ingin bertemu dengan gadis yang ditaksir Doo Jin. Berani-beraninya gadis itu menolak kakaknya, orang yang paling berharga dalam hidupnya.

Doo Jin meminta Roo Oh untuk menemui ibu mereka, karena Hyun Ae kesepian akhir-akhir ini. Roo Oh meminta Doo Jin untuk tak menceritakan tentang warisan Ayah mereka pada Ibu, karena ia yakin ibunya akan merebut warisan itu dari tangan Doo Jin. Doo Jin tak mempermasalahkannya. Tapi Roo Oh yang sewot. Kalau bukan berkat Doo Jin, ia sekarang pasti jadi remaja berandalan.


Chul Hee bangun di rumah sakit dan langsung ngomel-ngomel pada Manager Han. Ia ingin melaporkan kejadian itu ke kantor polisi, rumah yang penuh orang aneh. Soon Ok muncul dan Chul Hee langsung buang muka. Tapi beda dengan saat sebelumnya,Soon Ok sekarang sangat ramah dan perhatian.

Soon Ok mengeluarkan cincin berlian dan mengatakan kalau Chul Hee adalah suaminya. Cincin itu adalah bukti cinta Chul Hee yang diberikan sebagai hadiah Natal terakhir sebelum Chul Hee dinyatakan hilang dan meninggal. Chul Hee masih belum ingat sama sekali, tapi Soon Ok menenangkan, “Aku akan menemukan semua kenangan itu untukmu.”


Ternyata perbedaan sikap itu atas usulan Jong Mi and the gang. Jika Ayah memang lupa, maka mereka yang akan mengisi ingatan Ayah. Ayah selama hidupnya hanya mencintai Ibu dan Jang Mo Ran hanyalah teman sekampung yang pinjam uang ke ayah.

Dan itulah yang Ibu beritahukan pada Ayah, walau Ayah sedikit ragu.


Mo Ran juga tak kalah stress melihat kemunculan Chul Hee kembali. Apalagi Hyun Sook yakin kalau perlahan-lahan ingatan ayah Hyun Sook akan kembali. Ia pun memutuskan untuk pulang keesokan harinya.

Ia menulis surat pengakuan kejadian malam itu, yang ditujukan pada Soon Ok. Tapi ia masih belum punya nyali untuk memberikan surat itu, jadi ia menyimpan surat itu di dalam koper.


Hyun Sook akhirnya melihat Hyun Ae yang akan ikut kursus.Untung Hyun Ae belum sempat melihat. Tapi pertemuan itu tak terelakkan.


Hyun Ae menjadi gunjingan para murid yang lain karena ia adalah istri kedua Lee Moon Soo. Sementara istri pertama Lee Moon Soo adalah anak presiden direktur, ia bukanlah siapa-siapa. Hyun Ae hanya bisa meredam kemarahannya dengan memotong sayur keras-keras, dan tak sengaja mengiris jarinya.

Darah bercucuran dan Asisten Park memanggil Hyun Sook untuk membawa kotak P3K. Hyun Sook muncul dan mereka berdua kaget melihat musuh bebuyutannya. Semakin kaget saat mengetahui Doo Jin dan Ma Ri adalah anak mereka.


Hyun Ae tak sudi diobati oleh Hyun Sook. Keadaan semakin parah saat Mo Ran muncul dan bertanya bagaimana kabar kepalanya. Apakah ada yang botak? Hyun Ae langsung mengatakan keluar dari kursus memasak dan meminta uang dikembalikan.


Ia pulang dan menelepon Doo Jin untuk melarang anaknya berhubungan dengan Ma Ri. Ia semakin marah mendengar Doo Jin sudah tahu siapa ibu Ma Ri sebenarnya. Adik Hyun Ae yang menyetirinya berseru, meminta Doo Jin untuk menutup telepon sekarang juga.

Hyun Ae kesal sekali karena Doo Jin menutup telepon. Dan ia merasa berhak kesal karena anaknya dan anak murid pembuat onar itu berhubungan. Adik Hyun Ae menjawab, “Kalau ada yang membuatmu merasa bersyukur, lebih baik Doo Jin yang berhubungan dengan gadis itu daripada Roo Oh.”

“Kau gila! Doo Jin tak boleh, tapi dengan Roo Oh jelas tak akan pernah boleh!” seru Hyun Ae.


Moon Hak meminta Hyun Jung untuk memberi kesempatan pada ayah Hyun Jung. Ia adalah anak bungsu dari orang tua yang terlalu tua untuk mempunyai anak, sehingga ia hanya memiliki sedikit kesempatan bersama ayah ibunya.


Hyun Jung kesal mendengar ceramah Moon Hak dan memintanya diam saja. Moon Hak tak marah mendengar kejudesan Hyun Jung. Ia malah bersedia diam dan memilih tempat untuk diam dan memandangi Hyun Jung. Duduk di hadapan Hyun Jung atau duduk di luar? Moon Hak akhirnya memilih duduk di kursi piano, bergaya ala model dan memandanginya.

Hyun Jung tak tahan untuk tidak tersenyum melihat Moon Hak. Moon Hak gembira melihat senyum Hyun Jung lagi, “Tersenyumlah seperti itu untuk ayahmu.”


Ibu dan Hyun Sook mengantar kepulangan Mo Ran dengan berat hati. Bahkan Ibu memberikan bunga untuknya.


Tapi di sepanjang perjalanan, Mo Ran bermimpi kejadian naas di malam bersalju itu. Ia tak mendorong Chul Hee ke luar kereta. Yang sebenarnya terjadi adalah ia ingin bunuh diri dengan melompat dari kereta. Chul Hee berusaha mencegahnya, tapi malah ia yang terjatuh dari kereta.


Mo Ran terbangun dari tidurnya. Kekhawatiran dan ketakutan muncul. Bagaimana jika nanti Chul Hee ingat tapi mengingat sebagian hal saja dan salah?


Ibu menemui Ayah di taman. Ibu menceritakan tentang masa lalu mereka, kasih sayang Ayah pada keluarga. Ayah senang mendengar kalau mereka adalah pasangan suami istri yang mempunyai banyak kenangan manis.


Dan ada seorang berpayung mendekati dan tersenyum pada mereka. Jantung Ibu hampir meloncat melihat wajah di bawah payung itu, “Kenapa kau kembali? Bukankah kau sudah berjanji akan pergi selamanya?”


Mo Ran tersenyum sambil berkata kalau ia menyusul Ibu yang katanya pergi ke taman. “Aku ingin berada di samping Chul Hee oppa dan membantunya mengembalikan ingatannya.” Mo Ran mengalihkan pandangannya ke Chul Hee dan berkata, “Oppa, aku ini teman sekampungmu, Mo Ran. Aku akan menolongmu.”

Komentar :


Saya juga bengong, sebengong Ibu. Orang ini kenapa mau balik lagi? Yang pasti sih saya merasa Mo Ran tak ingin merebut Chul Hee dari pelukan Soon Ok. Tapi ia ingin meluruskan kejadian masalalunya.

Siapa yang merasa nanti Roo Oh nggak akan jadian dengan Ma Ri? Moga-moga dugaan saya salah.

9 comments :

  1. Tiap hari ngecek blog mbak Dee, nungguin sinop Unkind Women ep.13, akhirnya keluar juga. Makasih mbak Dee, tetap semangat ya...

    ReplyDelete
  2. Ma Ri suka Ro oh begitu jg sebaliknya tp ayah ibu nenek kakek mo ran ahjumma semuanya menyukai do jin. Tp apapun itu yg penting happy ending. Tq mba dee

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju sih sama komen kamu, yang diliat dari dramanya juga seperti itu,
      kalo aku jadi hyun suk juga, bakalan suka sama doo jin,
      mapan khan, dewasa, ....

      huuuuuuuhhhhh menyebalkan, karena aku pendukung roo oh

      Delete
  3. Sejauh. Ini yg kita tonton kan mmg roo o sama Mari bak Dee....
    Tp krn belum ep 21jd gak tau jgbyaah bak dee....masak udah 4 episode lagi is hyun ae masih saja gak berubah.....
    Kan Mon hak sdh sama hyun jung bak dee.kalo entar misalnya Mari gak jadi sama roo o masak sama do jin?
    Emang boleh yah bak dee, paman sama ponakan dapat bibi sama ponakan juga??????ah bingung......
    Pokoknya semoga semuanya happy deh bak dee...
    Gumapshimnid bak dee....

    ReplyDelete
  4. itu sebenernya mbak dee tanya, siapa yang merasa nanti Roo Oh nggak akan jadian dengan Ma Ri selain saya? hahahaha *kabur

    ReplyDelete
  5. kapan sinopsisnya lanjut mbak.

    ReplyDelete
  6. Kapan dilanjut sinopsisnya mbak? Ga sabar nihhh :(

    ReplyDelete
  7. Ga dlanjut sinopnya ya mbak dee?? Pnasaran tingkat tinggi nih😣😣

    ReplyDelete
  8. Ditunggu klnjtnya ya ke14 dst.mbak.thks

    ReplyDelete