May 20, 2015

The Producer Episode 2

Sinopsis Producer Episode 2-1

Tahun 1989 – Apartemen Shibu Yeouido


Joon Mo kecil mengantarkan Ye Jin kecil pulang sekolah. Seperti biasanya anak kecil, mereka main dorong-dorongan, hingga Ye Jin mendelik dan memukul Joon Mo dengan tas bekalnya hingga Joon Mo terjatuh. Whaa… Ye Jin ternyata memang seperti itu dari kecil.



Menurut Joon Mo, ia mengantarkan Ye Jin bukan karena Ye Jin cantik atau ingin melindungi gadis kecil itu. Tapi karena ia selalu terkesima oleh lift di apartemen Ye Jin yang membuatnya ingin selalu naik lift itu. Di depan sebuah pintu yang bertuliskan Apartemen Ye Jin, ia mengungkapkan betapa beruntungnya Ye Jin karena bisa naik turun lift setiap hari.


Ye Jin menyuruhnya untuk minta pada ayahnya agar beli apartemen. Ayah Joon Mo tak punya uang. Ye Jin menyuruhnya untuk minta pada ibunya. Joon Mo menuruti saran Ye Jin dengan merengek pada ibunya agar beli apartemen. Ibunya menuruti permintaannya.

Berkat krisis moneter, bisnis keluarga Ye Jin mengalami masalah keuangan, sehingga ibunya membeli apartemen itu amat sangat murah yang nilainya kemudian naik berkali-kali lipat. Dan tak hanya itu saja. Ibunya juga membeli real estate di daerah Yeouido, Bundang dan Banpo dan mensejahterakan keluarganya, yang tak akan pernah bisa dilakukan oleh ayahnya.

 

Dan apartemen di Yeouido menjadi miliknya. Hingga 2 bulan yang lalu, semuanya berubah.

Dua bulan yang lalu


Ye Jin dan Joon Mo bertemu dan minum-minum. Ye Jin menceritakan masalahnya. Ia akan pindah ke apartemen barunya akhir bulan Juni sementara kontrak dengan apartemennya sudah berakhir sekarang. Ada jeda 4 bulan dan jika ingin memperpanjang kontrak, Ye Jin harus menaruh uang muka 20 juta won, yang besar kemungkinan uang itu tak dapat diambil kembali.


Jika ingin menyewa bulanan, ia harus membayar  biaya makelar dan biaya pindah dua kali.Memindah semua kabel, bayar sewa lift dan semua tetek bengek.

Rempong..Pindahan itu tak enak sama sekali. Dan sekarang ia terancam tidur di jalanan. Joon Mo bertanya apa rencana Ye Jin sekarang? Ye Jin tak tahu. Mungkin ia akan menginap di motel atau tempat lainnya. Ia ingin melupakan masalahnya sejenak dan mengajak Joon Mo minum. Dan mereka bersulang.

“Dan sampai situ saja ingatanku saat itu.”


Paginya, Joon Mo terbangun karena mendengar suara ribut di luar kamarnya. Betapa terkejutnya ia melihat Ye Jin membawa tukang pindahan meletakkan semua barangnya di ruang tengah.  Ia semakin terkejut membaca surat perjanjian yang ia tulis yang menyatakan kalau ia mengijinkan Ye Jin untuk  tinggal di apartemennya selama 4 bulan. Ada cap jarinya pula.


Ye Jin melipat surat perjanjian itu dan bertanya, “Kok bisa password pintumu masih tetap 0000?” Ye Jin berdecak dan menepuk lengan Joon Mo, “Aku akan merubahnya menjadi tanggal lahirku.”


Hahaha..haduhh… kesian Joon Mo. Ia hanya bisa menatap punggung Ye Jin yang menghilang melalui pintu apartemennya yang masih tersisa tulisan samar Apartemen Ye Jin. Joon Mo mengerang putus asa. “Hanya seperti itu, berkat janji yang tak dapat aku ingat, kami mulai hidup bersama.”


Dan melanjutkan apa yang terjadi hari itu, mereka duduk berdua dengan minum-minum. Ye Jin mengeluhkan harinya yang buruk karena ia membuat lecet sebuah mobil impor. Joon Mo berkata, “Apa kau bercanda? Hari ini programku dihentikan.”

Ye Jin menyadari kalau Joon Mo mengalami hari yang lebih buruk darinya. Ia yang malah mengomeli Kadep yang ketelaluan, melakukan semua ini pada Joon Mo yang ia tahu sangat bekerja keras.

Menurutnya, Joon Mo telah melakukan aksi heroik dalam program 1 Night 2 Days dengan berhasil meng-casting Yoon Yeo Jung. Di matanya, Joon Mo terlihat sangat professional “Hei, bagaimana caranya kau meyakinkannya untuk bisa tampil di acaramu? Bukannya saat itu dia sedang didekati untuk acara Three Meals a Day?”


Dan kita melihat bagaimana Joon Mo membujuk Yeo Jung.  Ia mengatakan kalau PD Na (Na Young Seok yang terkenal dengan 1N2D season 1 dan sekarang Three Meals a Day) kali ini salah menentukan konsep. “Hari gini tak akan ada orang yang mau menonton orang makan tiga kali sehari. Acara itu sudah pasti gagal. Selama kami berhasil menanamkan karaker yang tepat untuk Anda, saya perkirakan minimal 5 iklan akan Anda raih.”


Yeo Jung buru-buru berkata kalau ia tak berminat dengan hal begituan. Tapi kelihatan kalau Yeo Jung memikirkan ucapan Joon Mo.


Dan sekarang, Joon Mo hanya bisa mengerang putus asa mengingat semua bujuk rayunya itu. Ye Jin menduga kalau Yeo Jung pasti sangat gusar menerima pemberitahuan ini. Joon Mo menjawab kalau ia belum memberitahukannnya. Ye Jin menatap temannya dengan panik membuat Joon Mo mendesah putus asa.

Episode 2 : Pemberitahuan Pembatalan yang Tak Diinginkan.

Pk. 23.00 – Kamar PD Pemula Baek Seung Chan


Seung Chan sibuk menonton variety show dan mencatat. Cameraman bertanya apa yang sedang dikerjakan Seung Chan. Seung Chan menjawab kalau ia akan menjadi PD acara variety, jadi ia harus mempelajari segala sesuatu tentang pekerjaannya melalui sejarah komedi di Korea. Lantas apa yang Seung Chan pelajari?


Seung Chan mulai menjelaskan karakter komedi klasik Young Gu dan Meng Gu dan menjelaskan perbedaan 2 karakter itu secara ilmiah dengan cara pengucapan mereka. Lucu? Nggak. Yang lucu adalah melihat wajah lempeng Seung Chan ketika menirukan dua karakter itu.


Ia terus menjelaskan pada cameraman bahkan sampai ia membuang sampah dan baru berhenti ketika bertemu dengan noona yang ia puja selama ini. Ia yang tadinya lancar saat menjelaskan tentang Young Gu dan Meng Gu, sekarang tergagap-gagap menjawab kalau ia tinggal di daerah ini.

Ia bertanya apakah noona tinggal di daerah ini. Hae Joo menjawab ceria kalau bukan dia yang tinggal di sini, tapi pacarnya. Doeng. Apalagi Hae Joo menyebutkan siapa pacarnya itu, PD 1N2D, Ra Joon Moo. Tapi kekecewaan Seung Chan terobati karena Hae Joo mengajaknya untuk magang di acaranya, Entertainment Weekly.

Tapi mood Seung Chan jatuh lagi saat Hae Joo bergumam apa Joon Mo sudah pulang atau belum. Oh, sudah pulang. Itu mobilnya, tunjuk Noona ke mobil putih Joon Mo.


Pada kamera, Seung Chan berkata kalau ia baik-baik saja. Ia gampang move on, kok, walau memang sebelumnya ia sempat kaget melihat kejadian tadi sore. Namanya juga manusia. Tapi ia sekarang bisa mendoakan keduanya berbahagia.

Seung Chan berbalik pergi dan kamera mengarah pada mobil Seung Chan. Plastik sampah yang tadi dipegang Seung Chan sekarang bertenger manis di kedua spionnya. Hahaha.. Kamera kembali ke arah Seung Chan yang sekarang lari terbirit-birit.


Joon Mo mengambil jaket, bersiap-siap keluar. Ye Jin langsung menebak tepat sasaran kalau Joon Mo mau pergi menemui Hae Joo dan menceritakan kalau semua orang di control room melihat Joon Mo berdua-duaan dengan Hae Joo.

Joon Mo kaget apalagi mendengar gosip yang mengatakan kalau ia dan Hae Joo akan menikah di musim gugur tahun ini. Padahal ia sudah mengatakan dengan jelas pada Hae Joo melalui SMS. Sebaiknya kita berhubungan seperti saat kita berhubungan dalam bekerja. Seperti itulah. Dan Hae Joo menjawab, Aku semakin menyukai sisi professionalmu. OK. OK. Mulai sekarang cinta hanya saat kita tak bekerja


Tepok jidat. Ye Jin bertanya siapa yang akan bisa memahami Joon Mo kalau Joon Mo bicara seperti itu? Apa Joon Mo itu lumba-lumba yang hanya berkomunikasi dengan ultrasound? “Kalau kau pikir bukan dia orangnya, maka kau harus mengatakannya dengan jelas. Pria-pria seperti kalian itu yang paling buruk. Kau tak ingin menjadi orang jahat dan selalu menyuruh orang lain untuk mengerjakan pekerjaan kotor kalian. Putus pun juga harus pakai etika.”

“Iya. Iya. Aku mengerti! Apa kau itu istriku? Kenapa cerewet sekali..,” gantian Joon Mo yang mengomel. Ye Jin berteriak kalau pria baik-baik itu hidupnya harus bersih. Terdengar bunyi bel, tapi Joon Mo tak membuka walau ia sudah ada di depan pintu. Ia balas berteriak, “Hambatan terbesarku untuk mempunyai hidup bersih adalah dirimu!”


Terdengar bunyi password dan pintu terbuka. Joon Mo menunjuk cowok cakep yang baru datang, “Dan dirinya! Kalian berdua itu batu sandunganku untuk menjalani kehidupan yang bersih!”

Ahh.. ternyata cowok itu adalah adik Ye Jin, yang langsung bertanya apakah ia salah datang kemari? Apa sebaiknya ia datang ke rumah setiap 3 hari sekali saja? Joon Mo tak menjawab dan langsung pergi, membuat si adik meminta kakaknya untuk menjaga perasaan Joon Mo.


Ye Jin tak menjawab, malah pergi ke balkon untuk mengintip. Ternyata benar. Joon Mo pergi menemui Hae Joo. Adik Ye Jin kecewa karena mengira kakaknya punya hubungan spesial dengan Joon Mo. Ia bahkan selalu memencet bel sebelum membuka password, jaga-jaga kalau-kalau Ye Jin dan Joon Mo sedang melakukan sesuatu. “Wahh.. aku benar-benar sopan, kan?” adik Ye Jin bertepuk tangan memuji dirinya sendiri.

Ye Jin melotot pada adiknya. Tapi adiknya malah menyuruh Ye Jin untuk mengambil alih apartemen yang dulunya adalah milik mereka ini. Caranya? Dengan menikahi Joon Mo. Ye Jin menghardik adiknya dan menyuruhnya cepat bekerja dan membeli apartemen ini.


Adiknya malah menjawab kalau sebagai calon dokter ia harus mengatakan kalau dokter jaman sekarang itu beda dengan jaman dulu. Statistik malah mengatakan kalau 2 dari 5 kebangkrutan adalah orang yang bekerja sebagai dokter. “Lebih cepat kalau kau menikah dengan hyung.”

Ye Jin mengeluh mendengar saran adiknya. Ia bertanya apakah si adik punya uang karena ia baru saja membuat sebuah mobil impor penyok. Adiknya malah bertanya apakah pemilik mobil itu pria? Kalau iya, Ye Jin nikah saja dengan pria itu. Hahaha.. harus dijitak nih si adek.

Ye Jin berharap karena pemilik mobil adalah ayah Seung Chan, maka mungkin saja ayahnya tak akan menerima uang ganti rugi.


Padahal si ayah jelas-jelas mau menerima uang ganti rugi itu. Apalagi katanya, Ye Jin menganggap Seung Chan tak sopan kalau tak menerima uang ganti rugi itu.

Sambil lalu, Ayah minta Seung Chan untuk mewartakan berita tentang temannya yang punya usaha roti di Hongjaedong tapi diusir keluar oleh pemilik gedung tanpa mengembalikan uang deposit. Seung Chan bertanya kenapa ayahnya menceritakan hal ini padanya? Tentu saja karena Seung Chan adalah PD dan Ayah ingin berita itu ditayangkan di PD Notebook.

Ibu yang menjawab, “Itu di MBC.”

Hahaha… tapi Ayah kemudian menyebutkan In Depth 60 Minutes, membuat Seung Chan akhirnya menjelaskan kalau ia adalah calon PD di variety show. Ayah sangat terkejut mendengarnya. Menganggap kalau variety show kurang keren, Ayah berjanji akan menghubungi temannya di KBS yang menangani parkiran mobil. “Apa aku perlu meneleponnya?”

LOL. Jangan-jangan secure parking yang outsourcing..


Perhatian Seung Chan teralih karena mendengar suara Joon Mo yang ngomel karena ada kantong sampah terikat di spionnya. Siapa yang melakukannya?! Orang tuanya yang melihat kejadian itu berkata kalau banyak orang gila akhir-akhir ini.


Seung Chan diam-diam menciutkan tubuhnya, jongkok kembali agar tak kelihatan. Hahaha.. orang gilanya ada dideketnya tuh, Pak.

Pk. 09.00 di KBS


Tae Ho mulai menempatkan anak-anak baru itu di beberapa variety show bukan pilihan mereka. Termasuk Seung Chan yang ingin ditempatkan di Entartainment Weekly, malah disuruh magang di 1N2D. “Mood mereka sedang tidak bagus. Jadi pergilah dan angkat lagi semangat mereka.”


Pk. 09.30, Seung Chan pergi ke ruang meeting. Dan benar, semua orang tampak lesu sekali. Agenda meeting mereka adalah Wrap Up party.  Seung Chan mulai memperkenalkan diri, tapi Joon Mo menatapnya tajam, menyuruhnya diam.

Joon Mo meminta ide-ide dari anak buanya, bagaimana memberitahukan pada keempat aktris 2D1N tentang berakhirnya acara mereka. Masalah terbesar adalah memberitahukan berita buruk ini pada aktris paling senior, Yoon Yeo Jung. Seung Chan diam-diam mengambil kursi dan duduk.


“Itu rusak.” Gedubrak. Seung Chan terjatuh karena kursi terbalik. Semua memandangnya, tapi meeting terus lanjut. Seung Chan bangkit dan duduk perlahan-lahan di kursi itu agar tidak terbalik lagi.


1N2D sekarang akan berakhir dan mereka harus mengabarkan berita buruk itu. Joon Mo bertanya pada Seung Chan, apa yang sebaiknya mereka lakukan untuk memberitahukan pada para aktris itu. Seung Chan terlihat bingung dan ragu, membuat yang lain memintanya untuk ngomong saja tanpa takut. Kadang ide dari orang baru itu adalah ide-ide bagus.


Seung Chan pun menjawab kalau sebaiknya semua aktris itu dikumpulkan di sebuah tempat dan menceritakan secara jujur. Semuanya mengerang mendengar ide buruk itu. Apa Seung Chan tak tahu bagaimana parahnya jika ada sekumpulan ahjumma marah-marah?


Note: don’t mess with us, trio ahjumma, when we get angry.

Semua menganggap si anak baru itu tidak pintar dan menyuruhnya untuk mengambil tinta printer karena tinta mereka habis. Seung Chan mematuhi dan pergi, walau harus terjatuh lagi dari kursinya.


Seung Chan menemui seorang wanita berdandan super glamour yang jutek, yang langsung menolak permintaan Seung Chan karena tim 1N2D telah mengambil tinta bulan kemarin. Seung Chan kembali lagi saat tim sedang membicarakan tentang pengaturan tempat di wrap up party nanti.


Pada acara sebelumnya, mereka menempatkan Shin Hye lebih tinggi daripada Bo Ra yang ternyata lahir di tahun yang sama. Joon Mo mengusulkan menaruh Shin Hye di tempat terbaik, tapi menaruh Bo Ra di samping Tae Ho yang notabene adalah posisi tertinggi, sehingga tak kelihatan jelas tempat duduk mana yang paling penting.


Semua setuju. Tinta pun ditagih dan Seung Chan menjawab sama seperti jawaban si wanita jutek. Tapi mereka tak mau tahu dan menyuruh Seung Chan kembali lagi. Seung Chan balik dan meneruskan permintaan timnya. Wanita jutek itu menyuruh untuk mengocok tonernya dulu. Seung Chan pun balik lagi dan menerima jawaban, “Aku sudah mengocoknya. Kau pikir aku tak melakukan itu sebelumnya?”


Salah satu senior kasihan dan menemani Seung Chan pergi menemui wanita jutek itu. Ia menjelaskan siapa wanita itu. Yang Mi, admin yang memegang kekuasaan di variety show. Tak pernah ada tim yang berhasil jika menyinggung Yang Mi.


Senior itu membawakan burger dan membantu Yang Mi memegangkan kertas untuk distaples. Burger langsung ditolak oleh Yang Mi yang tak suka junk food dan sudah mendapat kiriman juice detox dari tim Superman Returns. Kiriman dari tim yang sukses pasti beda, kan ya?


Si senior tak tersinggung dan terus memuji Yang Mi yang langsing dan berjanji membawakan snack organik untuk Yang Mi. Yang Mi berbisik kalau mau bawa, ya bawa saja. Senior itu tersenyum dan terus membantu pekerjaan Yang Mi sambil bertanya, “Eonni, bolehkah aku meminta toner printer?”

Zingg… udara seperti berhenti saat Yang Mi menatap tajam pada senior dan pada Seung Chan. Ia bergeser menjauh dan .. mengambilkan toner yang diminta. Seung Chan terbelalak sementara senior tersenyum menerima toner itu.


Tapi Yang Mi belum melepaskan toner itu. Ia melirik pada Seung Chan dan berkata, “Gunakan bersama-sama.” Senior itu berterima kasih dan pergi.


Pada tim dokumenter, ia menceritakan peristiwa itu seperti pertarungan antara kedua master dan ia hampir bertepuk tangan ketika melihat seniornya mendapatkan toner itu. Ia tertawa dan menyentuh hidungnya, tanpa ia sadari kalau jarinya telah terkena tinta printer.


Tak sengaja Ye Jin berpapasan dengan Seung Chan dan bertanya apakah rincian biaya reparasinya sudah keluar? Seung Chan menjawab 830 ribu won, yang membuat Ye Jin diam-diam mengernyit dan bertanya apakah harga itu sudah final? Seung Chan berkata kalau ia akan bertanya pada ayahnya lagi. Jawban itu membuat Ye Jin lega dan memuji penampilan Seung Chan yang sudah tampak seperti calon PD.


Seung Chan tersipu dan semakin tersipu-sipu saat Ye Jin menghapus tinta dari hidungnya.


Ye Jin memberikan senyum termanisnya, tapi hampir menjambak rambut saat duduk di meja, merasa frustasi. Ia bisa mendapat uang 830 ribu dari mana? Ia menatap tagihan kartu kreditnya yang masih nangkring di atas meja.

Tapi ia buru-buru menutupi surat tagihan itu saat Chief Kim, anak buah CEO Byun muncul membawakan kue untuknya.  Ia tak percaya mendengar alasan Chief Kim yang datang sendiri karena katanya CEO Byun sedang keluar negeri ketika anak emasnya, Cindy, sibuk mengeluarkan album baru.


Chief Kim mencoba melunakkan hati Ye Jin karena toh program kemarin sukses dengan hanya sedikit kritik online dan meminta Ye Jin untuk tak membesar-besarkan. Tapi Ye Jin tak mau tahu dan minta kehadiran CEO Byun.


CEO Byun, yang tentu saja tidak keluar negeri, meminta Chief Kim untuk menangani masalah itu. Ia tak gentar ancaman Ye Jin yang tak mengijinkan artis-artisnya tampil di KBS. Artis-artisnya akan tampil di MBC dan SBS. Bukan KBS yang menendang mereka, tapi mereka yang memboikot KBS.

Cindy bertanya apakah CEO Byun sedang membicarakan PD Music Bank? CEO Byun berkata kalau ia akan mengurus masalah ini. Artis-artisnya tak perlu pusing. Cindy mengiyakan dengan nada tak peduli.


Mereka bertemu dengan sekelompok remaja atau malah anak-anak dan CEO Byun memperkenalkan Cindy pada mereka yang telah bekerja keras dan hanya makan 1 ubi setiap hari. Ia menyapa mereka dengan hangat. Tapi pada satu gadis ia berkata tajam kalau gadis itu tampak seperti  tak kehilangan berat badan padahal sudah makan 1 ubi dan berlatih 12 jam sehari.

Sebelum pergi, ia menyuruh manajer Cindy untuk memeriksa CCTV di ruangan mereka. Jika ada yang terlihat makan ramen atau roti di malam hari, mereka akan diblack list.


Cindy beranjak pergi, tapi berhenti. Ia menyebut mereka bodoh tapi menasihati mereka untuk memesan delivery saja. Dan tak ada kamera di pintu samping ruang latihan. "Dan karena kita membicarakan masalah ini, lebih baik kalian pulang saja."


CEO Byun dan Cindy menemui tiga gadis yang ternyata adalah teman girlband Cindy, Pinky4. Mereka dulunya adalah berempat sebelum Cindy bersolo karir. Ketiga gadis itu menuntut agar penghasilan Cindy juga dibagi rata untuk mereka karena absennya Cindy membuat mereka tak bisa perform di luar selama 2 tahun.


Cindy menjawab dingin kalau selama ini hanya ia yang terus bekerja sementara masing-masing dari mereka mengambil ¼ bagian dari penghasilannya. Saat itu, ia terus bekerja dan tak pernah ada waktu untuk membelanjakan uang itu, sementara yang lain bisa jalan-jalan dan kuliah. Mereka semua hidup berbahagia.


Ketiganya berkilah kalau mereka juga inginnya bekerja dan memandang CEO Byun dengan tatapan menuduh. Agency hanya memberikan pekerjaan untuk Cindy saja. CEO Byun bertanya pekerjaan apa yang diinginkan? Salah satu menjawab ingin melakukan fanmeeting untuk merayakan hari ulang tahunnya.


Tapi CEO Byun menjawab dengan matematis kalau fans gadis itu yang terdaftar dan bayar sangat sedikit (8 orang). Jika mereka mengadakan fanmeeting, hanya kerugian yang akan ia dapat. Gadis-gadis itu juga tak pernah diundang di variety show lagi, malas saat kegiatan luar. “Jadi gunakan otak kalian. Saat kalian pulang ke rumah, pikirkan sesuatu. Apa itu? Sebuah konsep!”

Cindy mendengarkan semua ini dengan malas dan berkata kalau ia sudah tak diperlukan lagi, ia akan pergi syuting. Ekspresi CEO Byun langsung berubah manis dan mengijinkan Cindy. Melihat tubuh kurus Cindy, ia meminta Cindy untuk pergi ke rumah sakit dan diinfus jika merasa lelah.

Pk. 14.00 –ruang meeting 1N2D


Beberapa staf telah ditugasi untuk memberitahu para aktris 1N2D, kecuali Yoon Yeoh Jung. Tak ada yang menawarkan diri untuk memberitahukan kabar buruk ini dengan berbagai alasan. Joon Mo merasa tak pantas karena dirinya yang dulu meminta Yeo Jung, masa iya sekarang ia yang memberitahukan pemberhentian itu?

Yang lain beralasan kalau Yeo Jung tak menyukainya karena katanya ia hanya ramah pada Shin Hye. Satunya beralasan kalau Yeo Jung membencinya karena pernah memintanya mengedit satu adegan tpi ia menolak. Staf lain juga tak mau ditemui Yeo Jung karena sangat buruk melakukan scheduling. Dan staf wanita terakhir juga dibenci Yeo Jung tanpa alasan, “Hanya karena aku muda dan cantik.”


Joon Mo berseru, “Lalu siapa yang akan memberitahukannya?”


“Memberitahukan apa?” terdengar suara Yeo Jung, membuat mereka berteriak kaget dan berdiri. Joon Mo segera mengisyaratkan Seung Chan untuk menutupi papan tulis. Seung Chan segera bersandar di papa tulis.


Yeo Jung datang untuk memberikan uang untuk membayari makan malam nanti. Semuanya buru-buru menolak tapi Yeo Jung bersikeras mentraktir mereka. Selama puluhan tahun berkarir, masih banyak orang tak mengenalinya. Tapi begitu ia bergabung 1N2D, banyak orang mengenalinya. Bahkan banyak anak-anak menunjuk-nunjuknya, walau menurutnya hal itu tak sopan.


Jadi mulai sekarang ia akan melakukan apapun yang diminta PD Ra dan tak akan mengeluh. Para staf mengangguk-angguk sungkan. Tapi Yeo Jung tak merasakannya. Ia bahkan berjanji akan mentraktir seluruh orang di ruangan ini makan makanan yang sangat enak.


Ketika akan pergi, ia baru menyadari kalau ada seseorang yang menempel di papan tulis. “Ahh.. aku tahu, aku tahu. Aku tak akan mengintip. Pasti kalian sedang merencanakan mengirimku ke tempat-tempat aneh lagi, kan? Baiklah.. baiklah.. aku tak akan melihatnya.”

Semua tertawa keras. Tapi ketika Yeo Jung sudah pergi, semua staf menarik nafas lega.


Di luar, Yeo Jung diwawancarai. Ia malah bertanya dan mengerutkan kening, “Aku? Aku menakutkan? Aku ini tanya karena aku tak tahu. Bagaimana bisan dan kenapa aku dibilang menakutkan? Apa aku menakutkan seperti Yong Rim? Kim Yong Rim itu menakutkan bahkan saat kau hanya menatapnya. Aku tidak seperti itu, kan?”

Note : Kim Young Rim itu aktris yang menjadi Nenek di Ojakgyo Brothers


Tae Ho bicara dengan Kim Hong Soon, salah satu PD, masalah yang sedang ia hadapi. Ada acara makan-makan di Bi Bong, sementara nanti malam ada pesta penyambutan calon PD. Enaknya mana yang harus ia datangi? Makan lengkap di Bi Bong atau ayam goreng bawang di pub? Hong Soon menyarankan keduanya. Bagi Tae Ho itu belum cukup. Ia bisa kehabisan karena ayam bawang di pub itu terbatas, hanya 50 ayam per harinya. Tapi makanan di Bi Bong itu lebih mahal.

Ha.. benar-benar masalah pelik, ya?


Hong Soon tahu kalau acara Bi Bong itu adalah acara wrap up party. Apakah itu berarti 1N2D butuh PD baru? Tae Ho heran, apakah Hong Soon mau menawarkan diri? Tentu tidak. Hong Soon mengusulkan untuk memindahkan PD Vitamin ke 1N2D, dan ia yang akan mengisi posisi PD Vitamin. “Aku tak ingin acara di pedesaan. Aku ingin ditempatkan di acara yang ada atapnya.”

Tae Ho menganggap hal itu tak mungkin karena Hong Soon itu tak disukai Kadep. Makanya itu, kata Hong Soon, Tae Ho yang mengusulkan hal itu mewakilinya. Ucapan Tae Ho itu selalu didengar oleh Kadep.


“Ia mendengarkanku karena aku tak membicarakan apapun tentang dirimu,” jawab Tae Ho. LOL.

Hong Soon merajuk dan meminta Tae Ho untuk tak memperlakukannya seperti itu. Gara-gara Tae Ho juga Kadep tak menyukainya. Tae Ho tak mau disalahkan karena kesalahan Hong Soon sendiri. Ia mengutip satu pepatah yang mengatakan sangat sulit membuat orang menyukai kita, tapi sangat mudah untuk membuat orang membenci kita.


Tiba-tiba Kadep melintas di depan mereka. Tae Ho buru-buru menemui Kadep, diikuti oleh Hong Soon. Kadep ternyata sedang mendapat masalah dengan Presdir KBS dan Tae Ho memberi banyak masukan bagaimana cara menghindari Presdir hari ini. Dari tak ada di ruangan, sampai jika presdir telepon, bilang saja kalau Kadep sedang rapat. Dengan menghindari Presdir hari ini, berarti menghindarkan Kadep dari masalah.

Kadep menyetujui usul Tae Ho. Plus 1 untuk Tae Ho. Hong Soon pun juga ingin kelihatan baik dimata Kadep. Jadi saat pintu lift hampir menutup, ia segera berlari untuk menahan pintu lift itu dan mempersilakan Kadep untuk masuk.


Yay.. plus  1!


Minus 1, ding. Karena di dalam lift sudah ada Presdir KBS yang juga akan naik. Wkwkwkwk… Hong Soon mengerang frustasi.


Mereka belum mengambil keputusan siapa yang akan memberitahukan kabar buruk pada Yeo Jung. Siapa orang yang bisa memberitahukan Yoon Yeo Jung tentang pemberhentian dengan kerugian terkecil? Siapa yang tidak meyakinkan Yeo Jung untuk melakukan acara ini dan tidak bersahabat dengan Hwang Shin Hye? Siapa yang tak pernah dimarahi oleh Yeo Jung dan bisa menemui Yeo Jung? Siapa yang tidak cantik?

Du dun du dun du dun…

Semua mata menatap Seung Chan. Joon Mo bertanya sudah berapa lama Seung Chan bergabung dengan timnya? Seung Chan menjawab lima jam. 


Joon Mo berkata yakin, “Ya. Kau cukup memenuhi syarat. Betul. Kau mampu berpikir sehat, jadi kupikir kau pantas melakukannya. Semua ini adalah apa yang harus dilakukan PD. Kau harus belajar.”


Seung Chan mengangguk bersedia. Ragu.

Komentar :

Menonton drama ini seperti menonton campuran antara Misaeng, King of Drama dan On Air. Dan melihat apa yang terjadi pada Seung Chan.. been there, done that. Canggungnya anak baru, dimarahi karena kesalahan yang dilakukan, dicuekin oleh senior;  pasti mereka yang bekerja pernah merasakannya. Seung Chan tidak bodoh. Ia hanya fresh graduate yang belum menyesuaikan diri di lingkungan barunya.

Siapa yang hari pertama kerjanya mulus? Big applause, deh buat kamu. Saya nggak pernah merasakannya.

Apalagi ini, program yang ia masuki adalah program yang bermasalah. Walau masalah mobil penyok belum menjadi masalah besar untuknya. Tapi bagi Ye Jin, sudah banget.

Biasanya nama stasiun TV disamarkan. Seperti All About Eve, TV-nya adalah MBS. Ada pula SBC (dimana saya lupa). Tapi untuk Producer, mereka menggunakan nama KBS yang sebenarnya. Bahkan gedungnya pun juga sama. Apakah Producer ingin mengatakan kalau yang terjadi di kehidupan PD yang sebenarnya adalah seperti ini?

Melihat sosok Cindy dengan anggota girlband-nya, membuat kita langsung teringat pada MissA. Bukankah gosipnya Suzy juga mengalami hal yang sama dengan Cindy?

Suzy-Cindy-IU-Dream High-Sam Dong-Seung Chan-Kim Soo Hyun. Drama ini rasanya seperti mencampuradukkan kehidupan nyata dan drama Dream High. Shipping Soo Hyun-Suzy yang sekarang kandas karena Suzy pacaran dengan Lee Min Ho, dengan shipping Sam Dong dengan Pil Sook yang sekarang mungkin berlayar kembali karena drama ini.

Ahh.. banyak banget yang mau dikomen, tapi kok ya bingung.. Random aja, ya..

CEO Byun itu siapa sih? Dari long preview, Cindy menyebutnya omma. Tapi entah kenapa kok saya setuju dengan mereka yang mengatakan kalau CEO Byun adalah ibu Joon Mo, ya?

Joon Mo begitu mengenal CEO Byun dan tak menyukainya. Sangat jarang PD yang umurnya terpaut jauh bisa tak menyukai secara terang-terangan. Apalagi di awal episode diceritakan kalau ibu Joon Mo sekarang kaya karena asset property-nya dimana-mana. Kayaknya ada satu CEO ya, entah SM-JYP-YG, yang juga memiliki property dimana-mana. Dan itu juga yang menyebabkan Ye Jin tak takut pada CEO Byun. Karena ibu temannya sendiri, sih..

Itu masih dugaan juga.

Dan mengenai satu ubi setiap hari. Itu beneran? Apa para anggota girlband itu ditraining seperti itu? Wihh.. pantes kaki mereka cantik-cantik, ya.. Kaki para girlband di sini gak akan bisa nyamain mereka. Makannya cuman seiprit gitu. Dan latihan 12 jam? Menjelaskan banget kenapa gerakan mereka bisa begitu kompak di MV atau live show mereka.

Saya jarang banget nonton dan dengerin lagu-lagu Korea, jadi CMIIW ya..

Dan satu lagi. Kim Jong Kook yang memainkan Hong Soon. Sosok PD yang ambisius tapi selalu saja salah bertindak. Katanya sih Kim Jong Kook di sini bukan menjadi cameo, tapi salah satu sosok kunci di drama ini.

Lucu aja mendengar permintaan Hong Soon yang ingin menjadi PD di sebuah acara yang ada atapnya, secara Kim Jong Kook sendiri main di Running Man yang gak selalu ada atapnya.

Bagian 2 episode ini, beneran buat meringis. Meringis ga tega. Ga tega sama Seung Chan, sama Yeo Jung, sama Joon Mo juga. Tapi yang terakhir malah buat.. whaaattt?

Ga percaya? Klik deh link bagian 2-nya di sini.

6 comments :

  1. kasihan liat seung-chan dulu aku juga digituin ama senior ku XD nasib dah sabar ya eung-chan

    ReplyDelete
  2. Kemarin sempat baca di blog sebelah yg juga ngerekap ini, tapi tetep trio kece ini yang tulisannya nendang poooooll...makasih ya mba mba...

    ReplyDelete
  3. Walaupun rating tggi tapi comment netizen kok pada negatif yaa 😭😭😭😭😭 buahahahaa maksudnya apa kaa? Cindy sama kaya suzy 😱😱 kelakuannya atau apanya yaa >< tapi kan sampe sekarang suzy masih sama missA klo cindy kan di dramanya sudah solo karir xD

    Berharap miss A bisa jadi cameo ~~ soalnya disini soohyun - suzy shipper 😁😁 ngeliat para trainer yg masih kecil jd mikirnya ke SMEnt mngkin dia juga kaya gtu yaa ngelakuin ke anak didiknya ;__;;; rasanya aku tuh pengen peluk seung chan gak tega liatnya newbie tapi kerjanya udah disamain sama team yg laen -_-! Gak sabar jumat - sabtu depan ~~ thkyu 💋💋

    ReplyDelete
    Replies
    1. maklum mah kalo netizen gitu tentang idol -.-

      Delete
  4. eh, eh, eh, ada siapa tuh jadi adeknya ye jin ma ibunya seung chan^^
    hihi suka deh, jadi berasa akrab sama drama ini...
    btw notenya mbak dee manis deh, soalnya yang nyeletuk kan sebenernya joon mo bukan mbak dee sendiri wkwkwk
    yeon yeo jung bukan halmeoni ya? :P memang tambah ngerilah kalo dikumpulin bareng ahjumma >.<
    dan ngomong-ngomong tentang fanmeeting buat ngerayain ultah, udah pada tau kan yah kalo yoochun juga mau ngadain bentar lagi?
    pingin deh so hyun juga ikutan, tanggal lairnya samaan sih :D
    kalau tentang 1 ubi mah masuk akal kok mbak
    lha wong saya juga denger kalo sampe ada girlband yang makan 500kkal aja sehari atau sama dengan 4 piring nasi = 4 porsi ubi (cmiw ya apa ini diet selama training aja, karena belakangan saya malah ngeeliat mereka makan banyak ditv ;)
    gimana ga kurus coba, diet mereka udah kayak diet model-model gitu ditambah jadwal latihan dan perform yang aduhai bisa bikin mereka sejahtera plus sangat sering kelelahan
    kasihan sih, tapi balik lagi itu jalan yang mereka pilih
    thank you mbak dee...

    ReplyDelete
  5. btw yoon yoo jung emang jadi nerima 3 meals a day kok wkwkwkwkwk
    ini mah namanya mempopulerkan PD Na juga >.<

    ReplyDelete