April 27, 2015

Unkind Women Episode 11

Sinopsis Unkind Women Episode 11


Kakek mengenali Hyun Jung sebagai pembawa acara di Rabu sore. Sedangkan Hyun Jung langsung terpana karena Kakek itu mirip sekali seperti ayahnya. Saat Kakek mengacungkan kedua jarinya membentuk V karena dipuji sebagai Mi Nam (tampan), hal itu persis seperti ayahnya saat gembira karena dipuji ketika berhasil memasang lampu di pohon Natal.




Ingatan  Kakek tentang Ahn Guk Dong (rumah Ibu), kesukaan akan mie dingin dengan kimchi lobak, tempat penggilingan beras Kim yang dulu p, membuat Hyun Jung mengerutkan kening. Pada Ma Ri, jika ayahnya masih hidup, maka Ayah akan mirip dengan Kakek itu.


Hyun Jung terkesiap saat Kakek pergi dan melambaikan tangan. Ia melilhat tanda lahir di pergelangan tangan Kakek. Hyun Jung menggelengkan kepala, merasa semua ini sangat aneh.


Saat Ibu dan Mo Ran  sedang tarik-menarik seprei yang baru saja dicuci, agar tidak kusut, Asisten Park memberitahu kalau salah satu murid Ibu mengundurkan diri. Mo Ran yang dari dulu ingin melihat Ibu mengajar, mendaftarkan diri menggantikan murid itu dengan membayar uang les penuh, di muka. Akhirnya, setelah berhasil menjatuhkan Mo Ran dalam tarik-tarikan seprei, Ibu memperbolehkan Mo Ran ikut.

Mo Ran usul untuk mengikutkan Hyun Sook dalam kursus memasak karena masakan nasi tauge bumbu yang mereka makan minggu lalu rasanya enak sekali. Ia meminta Ibu untuk membujuk Hyun Sook menekuni keahlian masak-memasak ini. Ibu tak mengiyakan tapi juga tak menolak. Yang sebal mendengar usul itu siapa lagi kalau bukan Asisten Park.


Saat ia pulang ia melihat Hyun Sook, Goo Min dan Jong Mi yang sedang minum-minum untuk merayakan kemenangan kecil mereka. Mereka bertiga sudah separuh mabuk. Ia menyapa mereka dan memandang Goo Min dengan lebih manis saat menerima gelas penuh soju.

Hyun Sook dan Goo Min sudah cukup mabuk untuk menyadarinya. Tapi tidak dengan Jong Mi. Saat Hyun Sook ke kamar mandi dengan ditemani Goo Min, ia memperingatkan Asisten Park untuk tak menggoda Goo Min karena Goo Min akan selalu mencintai Hyun Sook dan tak akan menceraikannya.


Senyum Asisten Park lenyap. Ia membanting gelas dan dengan sengaja ia mendorong Jong Mi yang sempoyongan mabuk hingga terjatuh. Kebetulan Hyun Sook dan Goo Min muncul dan Asisten  Park berubah panik dan khawatir karena Jong Mi jatuh sendiri. Ia ikut membantu Jong Mi berdiri dengan mencubit lengan Jong Mi keras-keras.

Jong Mi menjerit kesakitan tapi karena mabuk, ia tak tahu apa yang baru saja dilakukan Asisten Park. Setelah Asisten Park pergi, Jong Mi meminta Hyun Sook berhati-hati pada Asisten Park. Dan ia pingsan karena mabuk.

Roo Oh menemukan pesan di pintu studio-nya yang memintanya datang ke tempat lama pukul 08.30. Jae Rim tersenyum lebar membacanya.


Dan yup! Roo Oh menemui Doo Jin yang ternyata adalah kakak tirinya. Melihat mereka sangat akrab saat bermain basket, membuat saya ingin teriak, Argghh… Kenapa Roo Oh? Kenapa Roo Oh yang jadi anak Hyun Ae?

Roo Oh bertanya tentang keadaan ibunya, tapi ia masih tak mau menemuinya. Menurutnya Ibu harus kembali ke akal sehatnya. Tak bisa ibunya terus-terusan hidup seperti ini. Doo Jin meminta Roo Oh tak begitu keras pada ibu mereka.


Tapi Roo Oh tak mau. Kalau bukan dirinya, lalu siapa lagi yang bisa melakukannya. Doo Jin tak bisa. “Waktu aku kecil, aku tak bisa mengerti dirimu. ‘Kenapa ia tak berteriak? Kenapa ia terus seperti itu?’


Doo Jin berkata ia bisa menahannya. Ibu mereka sangat baik padanya. Tapi ia sekarang mengerti apa yang dirasakan oleh Roo Oh setelah bertemu dengan murid Ibu yang pernah disakiti oleh ibu mereka. Roo Oh berkata kalau murid yang dilukai Ibu pasti jumlahnya tak sedikit. Walau begitu, Doo Jin meminta Roo Oh untuk tetap memperhatkan ibu mereka karena Ibu pasti merasa kesepian setelah ditinggal Ayah.


Ucapan Doo Jin itu membuat Roo Oh terdiam. Melihat adiknya yang mulai melunak, Doo Jin tersenyum dan menepuk Roo Oh, mengajaknya untuk kembali ke rumah. Kalau bukan sekarang, mau kapan lagi?

Roo Oh mengernyitkan kening mendengar Doo Jin yang sok tua. Apa Doo Jin sudah mau menikah? Doo Jin menggeleng. Ia masih tak punya rencana. Ada gadis yang ia sukai, tapi sepertinya gadis itu tak menyukainya. Roo Oh heran pada gadis yang berani-beraninya menolak kakaknya dan menyuruh Doo Jin membawa gadis itu ke hadapannya.



Doo Jin balik menanyakan hal yang sama pada Roo Oh. Roo Oh hanya tersenyum rahasia, “Aku ini selalu populer. Ngapain tanya?” Doo Jin terbelalak mendengar kepedean Roo Oh dan mengungkit seorang gadis di studio Roo Oh dulu yang berhasil memukulnya, membuat Roo Oh kesal dan menggelitiki kakaknya.


Mo Ran memamerkan celemek kursusnya pada Hyun Sook. Kelihatan sekali kalau ia senang, apalagi menurut Hyun Sook, hal itu berarti Ibu sudah mulai melunak pada Mo Ran. Hyun Sook tak bisa ikut kursus karena ada janji dengan seseorang.

Mo Ran membantu Asisten Park menyiapkan bahan masakan dengan mengambil tampah di dalam rumah. Hyun Ae datang lebih awal dan mengagumi dapur Ibu yang sangat apik. Mo Ran hampir saja masuk ke dalam dapur kalau ia tak melihat siluet Hyun Ae dari luar.


Ia terbelalak menyadari kalau salah satu peserta kursus adalah guru Hyun Sook yang jahat itu, yang pernah ia jambak. Ia buru-buru menemui Hyun Sook. Tapi Hyun Sook sudah pergi lebih dulu. Maka ia pun segera memindah foto-foto keluarga yang ada di dalam rumah.

Hyun Ae yang ingin ke toilet melihat Mo Ran dari belakang dan menyapanya. Mo Ran tak tahu harus menjawab apa, akhirnya berkata dalam bahasa Perancis dan ngacir ke dalam kamar, membuat Hyun Ae heran melihat keanehannya. Tapi ia tak peduli. Dari dalam kamar, ia juga menelepon Ibu untuik minta ijin absen di pertemuan pertamanya karena tak enak badan.


Ibu langsung menemui Mo Ran di kamar dan bertanya sebenarnya ada apa. Mo Ran sudah ingin bercerita, tapi Asisten Park muncul dan mengatakan kalau seluruh peserta sudah datang. Ibu yang tak pernah telat, meminta Mo Ran untuk bercerita nanti.

Ternyata tak ada yang perlu dikhawatirkan oleh Mo Ran karena Ibu tak mengenali Hyun Ae, begitu pula sebaliknya. Walau Ibu sedikit curiga karena Hyun Ae bertanya tentang peserta kursus yang berbahasa Perancis di dalam rumah.


Ma Ri muncul dan menyapa Hyun Ae. Tapi neneknya yang tegas, menyuruhnya untuk meninggalkan dapur. Ia akan masuk ke kamarnya saat Mo Ran memanggilnya dan bertanya-tanya tentang peserta baru di tempat kursus Ibu. Mo Ran ingin bercerita tapi karena Ma Ri harus bekerja, maka ia meminta Ma Ri untuk menemuinya nanti malam.


Sesuai dengan rencana Moon Hak, Hyun Sook diajak makan oleh Moon Hak dan Doo Jin dengan alasan mereka ingin minta maaf atas kejadian kemarin. Hyun Sook tak mempermasalahkannya dan ingin buru-buru pergi karena ingin bertemu dengan Ibu Doo Jin.. eh.. istri Reporter Lee Moon Soo yang hadir di pertemuan pertama kursus memasak.


Moon Hak mencoba mengulur waktu dengan menawari Hyun Sook memilih buku-buku di kantornya, tapi Hyun Sook menolaknya. Ia akan melakukannya di lain kesempatan. Duh.. Moon Hak dan Doo Jin hanya bisa panik, cemas namun pasrah.


Untungnya, walau Hyun Sook pulang ke rumah, ia tak bertemu dengan ibu Doo Jin karena Jong Mi muncul untuk melabrak Asisten Park yang membuat lengannya lebam. Ia sudah ingat semua atas apa yang terjadi semalam. Tentang perlakuan Asisten Park, tentang cubitan itu dan semuanya. Buru-buru Hyun Sook mengamankan Jong Mi dengan membawanya keluar rumah.

Untung saja Hyun Sook dan Jong Mi cepat-cepat pergi karena les sudah selesai. Hyun Ae menemui adiknya yang menunggui mobil dan berkomentar kalau ia senang karena bisa menjalin networking dengan ibu-ibu kaya.


Ma Ri menemui Roo Oh yang memakai kaos couple. Hehe.. padahal Ma Ri-nya engga pake karena terburu-buru terburu-buru. Ia memuji Roo Oh yang tampak keren dengan kaos pilihannya dan berniat membelikan lagi untuk Roo Oh.

Roo Oh langsung menggeleng-geleng, beralasan kalau yang berikutnya harus ia yang membelikan sesuatu untuk Ma Ri. Ha, takut kekecilan lagi, kali.

Mereka membicarakan tentang jurusan yang akan diambil Roo Oh. Roo Oh mengambil jurusan Pendidikan Olah Raga, tapi ia berniat untuk mengubahnya menjadi Psikologi Olah Raga. Ma Ri merasa jurusan yang Roo Oh ambil sangatlah menarik dan bertanya apa sudah banyak dosen yang mengajar ilmu itu di Korea?


“Ada beberapa, tapi tak banyak.” Roo Oh menoleh pada Ma Ri dan berkata, “Segera setelah aku menetapkan keputusanku, aku berencana untuk belajar ke luar negeri.”

Ha.. cute. Roo Oh ingin melihat reaksi Ma Ri, dan ia tak kecewa karena melihat Ma Ri diam mengerutkan kening. “Kau kecewa, kan? Apa sebaiknya aku tak pergi?”

Ma Ri mengubah ekspresi wajahnya dan membantah, “Kenapa kau berpikir macam-macam? Aku harus pergi sekarang. Bye!”


Roo Oh tak dapat menyembunyikan senyum melihatnya dan berjanji akan datang ke rumah Ma Ri nanti malam.

Masih merasa penasaran, Hyun Jung menemui Kakek di tempat syuting untuk berbincang-bincang dengannya. Seekor anjing lewat dan Kakek memanggil anjing itu dengan sebutan Hyun Dol, membuat Hyun Jung terpana. Saat mereka punya anjing baru dan memilih nama, ayahnya ingin menamai anjing itu sebagai Hyun Dol. Hyun Jung, Hyun Sook dan Hyun Dol.

Mengapa Kakek sekarang memanggil anjing itu dengan nama Hyun Dol? Kakek sendiri tak tahu. Ia merasa mungkin ia pernah punya anjing sewaktu kecil dulu. Hyun Jung pun mencoba satu hal lagi.


Tahu kalau Kakek ingin mie soba dingin, ia membawakan mie soba buatan Ibu dan meminta Kakek merasakannya. Entah harus merasa gembira atau sedih, saat melihat Kakek makan mie dengan lahap dan mata melebar karena nikmatnya mie itu. Hyun Jung hampir tak dapat menyembunyikan air matanya saat bertanya pada Manajer Han tentang pertemuannya pertama kali dengan Kakek.

Manajer Han bercerita kalau Kakek tergeletak  tak sadarkan diri, dengan luka di wajah dan tanpa jaket maupun dompet. Sepertinya Kakek dirampok.


Saat makan malam, Hyun Sook heran melihat Hyun Jung yang terus termenung. Hyun Jung sekarang harap-harap cemas karena tadi ia mengambil sehelai rambut Kakek dan rambutnya sendiri untuk dikirimkan ke laboratorium kenalannya. Diam-diam ia melakukan tes DNA.



Ibu pun juga heran dengan Hyun Jung yang di luar kebiasaan, ingin tidur dengan Ibu. Hyun Sook bergabung tidur dengan mereka, tapi menebak kalau tindakan Hyun Jung yang di luar kebiasaan ini berkaitan dengan Lee Moon Hak. Mungkin ada yang ingin Hyun Jung sampaikan di makan siang akhir pekan nanti.

Haha.. Hyun Sook pikir Hyun Jung pengen tidur bareng-bareng untuk terakhir kali sebelum dilamar oleh Moon Hak. Tentu saja Hyun Jung judes membantahnya, ia hanya ingin tidur bareng. Kalau ayah mereka, biarkan saja Ayah tidur di halaman.


Hyun Sook tertawa geli mendengar ucapan Hyun Jung dan malah teringat anjing mereka, Hyun Dol yang juga tidur di halaman. Ibu ikut tertawa mengingatnya. Tapi Hyun Jung tidak. Ia malah meminta Ibu untuk makan yang banyak dan agar badannya kuat. Ibu heran mendengar ucapan Hyun Jung yang aneh itu.


Begitu pula dengan Hyun Sook. Ucapan itu seperti akan ada kabar buruk saja, seperti Hyun Jung hamil duluan. Hyun Jung kesal mendengarnya dan menendang Hyun Sook. Dibalas oleh Hyun Sook. Haha.. padahal ada Ibu di antara mereka. Ibu hanya bisa berteriak pada anak-anaknya yang tak bersikap dewasa sedikitpun.

Doo Jin mengirim SMS pada Ma Ri. Ia ingin bertemu untuk membicarakan sesuatu. Sebelum Ma Ri sempat pergi, Mo Ran memanggilnya untuk membicarakan apa yang tadi sempat terputus di siang hari.


Mengalirlah cerita tentang perlakuan Guru Na Mal Nyeon aka Hyun Ae dulu pada Hyun Sook dan apa yang terjadi saat di pameran lukisan. Tak dapat dibayangkan shock yang dialami Ma Ri saat mendengarnya.


Ma Ri hampir tak percaya jika Doo Jin tak datang menemuinya. Ia menduga kedatangan Doo Jin malam-malam ini berhubungan dengan ibunya dan Hyun Ae. Ma Ri terduduk lemas mendengar Doo Jin meminta maaf atas nama ibunya, yang menguatkan cerita Mo Ran.


Doo Jin memegang bahu Ma Ri, menguatkannya. Tak mereka sadari, ada Roo Oh yang datang untuk menemui Ma Ri dan melihat semuanya.


Puk-puk-puk, Roo Oh-ssi..


Hyun Sook dijemput Goo Min dan ia tak sabar untuk menceritakan dugaannya kalau Hyun Jung pasti akan mengumumkan sesuatu hari ini. Dan ia menebak kalau pengumuman itu adalah pernikahannya dengan Lee Moon Hak dan berkata kalau beda dengan pernikahan mereka berdua yang tanpa pesta.


Goo Min memandangi istrinya yang berjalan mendahuluinya. Rambutnya berkibas terkena angin, sama seperti 30 tahun yang lalu. Saat sedang menjelaskan pelajaran pada Hyun Sook yang terkantuk-kantuk, rambut Hyun Sook mengenai wajahnya, membuatnya mencium wangi rambut gadis itu. Itulah saat pertama kali ia jatuh cinta pada Hyun Sook.

Perasaan itu semakin dalam saat menyelamatkan Hyun Sook dari manajer gadungan yang ternyata adalah manajer panggung di bar. Pada Hyun Sook, ia meminta agar mulai sekarang Hyun Sook terus mendengarkan ucapannya.


Ia tersenyum dan menyusul Hyun Sook, memuji istrinya yang ingat akan cerita Beneath the Wheel. Tanpa basa-basi, Goo Min memeluk bahu Hyun Sook, membuat Hyun Sook langsung melepaskan diri dari pelukannya.


Moon Hak dan Doo Jin datang memenuhi undangan makan siang di rumah Ibu. Tak terduga, Ibu memperkenalkan Mo Ran sebagai Second. Mo Ran terbelalak mendengarnya dan was-was karena Ibu akan mengumbar aib keluarganya. Tapi tidak. Ibu menjelaskan maksudnya second itu : Mo Ran adalah wanita tercantik kedua di Ahnguk-dong. Dan Mo Ran adalah teman dari kampung halamannya.


Doo Jin mengangguk-angguk dan bertanya, siapa yang pertama. Dengan senyum lebar, Ibu menjawab, “Tentu saja aku. Kenapa kau harus bertanya?”

Hahaha… Ibu pede banget, nih..


Semua tertawa kecuali Hyun Jung yang baru saja menerima telepon. Ia minta ijin untuk keluar sebentar untuk menemui kurir yang membawakan sebuah dokumen untuknya. Tangannya gemetar saat membuka dokumen itu dan ia jatuh terduduk, menangis.


Bagaikan zoomibie, Hyun Jung duduk bergabung dengan yang lainnya di meja makan. Doo Jin melihat seniornya itu tak begitu sehat dan tanpa  basa-basi Hyun Sook bertanya pada Moon Hak, apakah ada yang ingin Moon Hak umumkan?

Moon Hak hanya ingin berkata kalau ia sangat gembira karena Hyun Jung mengundangnya ke rumah ini. Ibu memintanya mencicipi makanan dan ternyata.. mmhh.. rasanya seperti di surga. Ia menaruh daging yang sama yang ia makan tadi.


Hyun Jung menyuapkan makanan itu ke mulutnya walau berbagai perasaan campur aduk di dalam hatinya. Ketika merasakan masakan Ibu yang lezat, pertahanannya bobol. Ia menutup mulutnya dan menangis tersedu-sedu.


Semua terkejut, bingung melihat hal itu dan memandang Moon Hak dengan tatapan menuduh.

Bersambung Ke Sinopsis Unkind Women Episode 12

9 comments :

  1. whoa......ngga sabar tunggu episode 12.. drama kluarga yang nyentuh banget...smangat terus ya buat sinopx...
    thanks a lot udah milih drama ini buat projekx....malah penasaran pingin nonton langsung....

    ReplyDelete
  2. mbak dee sengaja nulis jae rim ya di atas.... bukannya roo oh...
    kik kik kik....

    ReplyDelete
  3. sama mbak dee, saat memang benar-benar tau roo oh itu anah mal nyeon....
    iiihhhh .. idih idih dech.........

    kenapa coba...........

    ReplyDelete
  4. minggu kemarin setelah nonton tanpa sub, entah kenapa sempat tersersit, pengen stop nonton ....
    alasannya karena maroo couple yg susahhhhh banget kayanya....

    trus aku baca komen di episode 10, ada juga kan yang komen mau stop nonton, tapi dibalas mbak dee, sebaiknya dilanjutin aja,

    aku mah, dah bener2 ... gimana gitu..
    pertama, doo jin lebih dulu kenal dgn semua keluarga ma ri, bahkan kayanya mulus bgt jalannya .....
    sedangkan roo oh cuma kenal sama babe nya ma rin aja....
    ditambah lagi hyun suk gak suka sama roo oh,
    dan juga saat ibu dan mo ran dRS saat mencari kakek (episode selanjutnya), kan roo oh ikut juga, saat roo oh mengambilkan air untuk nenek ma ri, mo ran mengatakan bahwa jangan cepat2 mengambil keputusan, saat ma rin mengatakan bahwa doo jin hanya teman kerja,
    aduhhhh nee gmana....

    tapi setelah nonton episode 18 (blm full nonton)....
    wekwekwek.... yuhuuuuu
    aku mendapat keyakinan lagi kalo ma ri bakalan sama roo oh,
    jadi semangat lagi nontonnya :)

    mian mbak dee kalo ada spoiler, maksud aku cuma pengen ngasih semangat seperti aku yg punya semangat lagi nerusin drama ini

    ReplyDelete
  5. rasanya juga gak mungkin kan ma ri pindah haluan dalam sisa episode ini,
    jadi bagi pendukung maroo couple,

    himnae yaaaaaa

    ReplyDelete
  6. Haduhhhhh penasaran tingkat dewa....gmna itu akhr nya. ......
    mksh mba....^_^

    ReplyDelete
  7. Eonnie,coment sy yg di ep 10.g masuk..jd sy ulang di ep ni sja.
    sy hanya mau mengucpkn TRIMAKSH byk,eonnie mau melanjutknny lg.
    Sy tunggu episod slanjutny eonnie.
    Dan untuk sinop" yg lain y,sy tunggu dan trimaksh byk.
    Sy suka skali bgaimana eonnie mencritakn setiap drama yg eonni tulis.
    Eonnie FIGHTING~~~d^^b

    ReplyDelete
  8. Yah...mesti menanti lagi..setiap hari selalu ga sabar menunggu sinopsis ini..
    Semangat ya,mba Penulis...

    ReplyDelete