September 22, 2014

Upcoming Drama: Teaser 2 dan Long Preview Secret Door


Pintu rahasia drama Secret Door dibuka sedikit demi sedikit, berikut ini yang bisa dibongkar teasernya…

PS: karena ini translate kasar (sependengaran & sepengetahuan translator saja), saya mohon maaf jika ada yang salah atau tidak sesuai dengan aslinya.


2nd teaser


30 tahun lalu…

Raja Yeongjo: Tuan Kim Taek (Kim Taek-daegam)…

Sebuah janji yang menukarkan (hidup dengan) kematian…


Kim Taek: Terimalah, atau hanya kematian yang akan menunggumu
Perlahan sebuah rahasia terungkap…


Kim Taek: … kembalilah lagi, cepat temukan dia
Awal dari pembunuhan-pembunuhan…


Jae Hwan: Buang dokumen itu! Jika kau menyelidikinya, kau akan mati!
Mereka yang menyembunyikan kebenaran…


 


Suara seorang pria: kasus ini harus disamarkan sebagai bunuh diri
Dan mereka yang ingin mengungkap kebenaran…


Sado: siapapun mereka, sekuat apapun mereka, aku akan menemukan dan menghukum mereka atas apa yang telah mereka lakukan

Long teaser :


Dokumen yang hilang telah kembali muncul…


Kim Taek: dokumennya telah muncul kembali. Apa kau takut?

Awal dari kematian…


Raja Yeongjo: Tentu aku takut.

Kim Taek: Lakukan apa yang harus kau lakukan untuk menghentikan Putra Mahkota

Ayah yang mencoba menyembunyikan kebenaran, putra yang mendekati kebenaran…


Sado: Siapapun mereka, sekuat apapun mereka, aku akan menemukan dan menghukum mereka atas apa yang telah mereka lakukan


Raja Yeongjo: Aku akan turun dari takhta

Permainan politik yang berbahaya…


Putri Hyegyeong: Ancamannya untuk mundur adalah peringatan


Sado: Tolong tarik kembali, tolong tarik kembali ucapan anda untuk turun takhta


“Diawali dengan percobaan pembunuhan Raja Yeongjo ketika dia masih menjadi pewaris takhta (saat itu Gyeongjong adalah Raja) 


.. dan Kim Taek yang menyelamatkannya.




Dan karena itu Yeongjo harus menandatangani perjanjian rahasia dengan Noron yang dipimpin Kim Taek atau dia akan mati.


Untuk melindungi rahasianya, mereka membakar Seungjeongwon (Departemen Kesekretariatan) memungkinkan pemusnahan semua catatan (ini mungkin terkait isu hubungan Gyeongjong-Yeongjo dalam sejarah)”



Melompat ke 30 tahun kemudian, Raja Yeongjo terkejut menemukan seorang menteri kasim yang sangat muda 12 tahun ditugaskan untuk membantunya dan dia mungkin tersinggung


sehingga cukup membuatnya memutuskan turun takhta.



Sado pun mendengarnya dari Je Gong. 


Dan yang mengejutkan pula, Putri Mahkota Hyegyeong 


dan Kim Taek justru mengetahui


bahwa Raja Yeongjo sebenarnya melakukan itu untuk menguji orang-orangnya.


Sementara itu, perjanjian rahasia kemudian ditemukan oleh Heung Bok 


dan Kim Taek mengetahuinya


Ia mengutus seseorang untuk menemukan Heung Bok dan jika perlu membunuhnya.


Raja Yeongjo pun menyadari bahwa perjanjian rahasia mungkin sudah muncul ke permukaan.


Sementara itu di tempat lain, sahabat Heung Bok di kantor pelukis istana kerajaan menyarankan akan lebih baik untuk membakar dokumen tersebut.


Malam harinya Ji Dam sebagai bagian agen penjualan buku sedang dalam perjalanan mengantarkan pesanannya. 




Heung Bok rupanya juga berencana pergi ke suatu tempat dengan membawa buku saat ia merasa dibuntuti seseorang.




Dan saat itulah Ji Dam ia melihat seseorang jatuh dari jembatan.


Dialah Heung Bok yang terdorong hingga jatuh ke pinggir sungai dan tidak lagi bernyawa.


Namun saat ia kembali  dengan inspektur polisi, mayat Heung Bok menghilang...


hal yang luput dari pembawa mayat Heung Bok adalah bukti yang ditemukan di lokasi jatuhnya Heung Bok ini.

Apakah dia juga bersama Ji Dam saat menerima bungkusan buku?

Heung Bok yang sebenarnya tengah dalam perjalanan menemui Putra Mahkota pun tidak bisa menemui sahabat 20 tahunnya itu bahkan untuk yang terakhir kali :((


Sado: “Dia biasanya tidak membuat orang menunggu.”


Tidak berapa lama, ada kunjungan keluarga istana ke makam Ratu terakhir dan Raja yeongjo berniat mencuci wajahnya.


Sayangnya air dalam sumur tidak dapat ditimba dan saat Putra Mahkota Sado mencoba menenangkan ayahnya karena mungkin ada masalah dengan sumur tersebut,


mayat Heung Bok justru terangkat naik dari sumur.


Sigh, bisa dibayangkan betapa hancurnya hati Putra Mahkota melihat sahabat terbaiknya mati dengan cara seperti itu…

Dan Raja Yeongjo murka tentang itu. 

Entah tentang bagian apanya. Karena sumur untuk air minum Raja dibuat sarana pembunuhan? Atau karena yang mati adalah sahabat putranya? Saya sendiri lebih condong ke kemungkinan pertama 


karena Raja kemudian mengambil pedang dari salah seorang pengawalnya, menyuruh yang lain memaafkan putranya 


(Putra Mahkota Sado sempat memaksa maju melihat sahabatnya).


 Aih, Yang Mulia saya sungguh tidak bisa memahami anda T.T


Sang putra yang disebut hanya bisa menangis.


Apalagi saat beberapa orang mencoba menutupinya sebagai kasus bunuh diri biasa, dia sangat terkejut. 

Bagaimana mungkin kasus seperti ini, dibunuh di area makam Ratu pula ditutupi dengan gampang? Kenapa???


Tetapi sepertinya Raja tampak puas dengan hasilnya…





Sementara itu Ji Dam yang diserang gerombolan beruntungnya diselamatkan Chul Joo 


dan Ji Dam pun lalu menyadari bahwa ia berada dalam bahaya karena dialah satu-satunya saksi mata pembunuhan Heung Bok. Namun dia tidak takut…

Sama kok Ji Dam, saya juga tidak takut temehek-mehek karena drama ini wkwkwk. I come back to tragic saeguk guys. Setelah tertawa cukup puas karena Marriage Not Dating dan menangis terharu bin gemes di God Quiz Season 4, cukuplah rasanya menantang diri sendiri menonton drama ini bagaimanapun endingnya. Ada yang mau ikut? :P

Drama ini akan tayang malam ini, 22 September 2014.


Thanks a lot to nancykimlee, kaeruchan  @forumsoompi

No comments :

Post a Comment