March 28, 2014

Spoiler Three Days Episode 8


Sepertinya episode 8 ini adalah babak kedua dari Three Days-Baca keterangannya di kdramatized-. Setelah penembakan presiden, sekarang adalah Pengajuan Pemakzulan (Impeachment).


20 Maret – 20.00
Pengajuan Pemakzulan


Mendengar permintaan Presiden, Tae Kyung mengaku tak yakin bisa melakukannya karena ia sudah kehilangan kepercayaan. Dulu semuanya terlihat benar, tapi ia sekarang tak yakin lagi. Ia tak dapat menjadi tim PSS lagi. Dan sekarang ia akan mundur.

Presiden meminta Tae Kyung tak meragukan ayahnya. Han Ki Joon adalah orang yang selama 16 tahun ini menyakinkan orang-orang untuk bekerja sama dengannya untuk membuka kebenaran. Jadi walau Tae Kyung meragukannya, ia meminta agar Tae Kyung tak meragukan ketulusan Han Ki Joon.


Walau ia menolak, tapi hati Tae Kyung sebenarnya masih memikirkan permintaan Presiden. Ia memikirkan ucapan almarhum Chief Ham yang menginstruksikan anak buahnya untuk tetap melindungi presiden, bagaimanapun orangnya, karena Presiden adalah orang yang dipilih oleh rakyat.


Chief Shin melaporkan kalau 35 staf Blue House termasuk beberapa Chief mengundurkan diri. Presiden bertanya apakah Chief Shin tak mau mengundurkan diri? Chief Shin menjawab kalau ia akan berada di sisi Presiden sampai akhir. Chief Shin tersenyum samar saat berbalik pergi.

Presiden meminta Direktur Kim untuk melakukan sesuatu rahasia yang hanya ia dan Direktur Kim yang tahu.


Perdana Menteri Korea baru pulang dari kunjungan tak resminya di China. PM Korea bertanya tentang pengunduran diri para pegawai Blue House. Chief Shin menjawab kalau hal ini tak terelakkan lagi karena dokumen dari tim Jaksa Choi adalah benar. Dan tugas menurunkan Presiden berada di pundak Perdana Menteri. Tapi sebelum itu ada seseorang yang ingin menemui Perdana Menteri.


Pada Cha Young, Tae Kyung memberikan surat pengunduran dirinya. Cha Young meminta Tae Kyung untuk tak mundur. Tae Kyung pun bertanya, “Jika kau jadi aku, dan aku adalah Chief Ham yang akan menembak presiden. Kau harus menembak dan membunuhku. Bagaimana perasaanmu?”


Cha Young tak bisa menjawab dan Tae Kyung pergi meninggalkannya.


Tae Kyung bertemu dengan Bo Won yang menunggunya. Tae Kyung minta maaf, karenanya Bo Won malah diskors. Bo Won berkata kalau sekarang ia tak peduli pada hukuman yang ia terima. Sebelumnya ia mendatangi 3 pemakaman keluarga Kolonel Yang, Kim Ki Bum dan Kim Woo Hyung untuk mencari  bukti tentang kebenaran ucapannya agar ia tak diskors.

Ia tak menemukan bukti itu, tapi ia menemukan kenyataan kalau sekarang yang terpenting bukanlah pembelaan dirinya. Dan ia menyadari kalau yang terpenting bukanlah pekerjaannya, tapi ia ingin mengungkapkan kebenaran.



Tae Kyung memandang Bo Won yang menjelaskan kalau semua bermula dari kecelakaan ayah Tae Kyung, dan jika mereka mulai melakukan penyelidikan dari kasus kecelakaan ayah Tae Kyung, maka mereka dapat menemukan bukti alasan orang-orang itu meninggal.


Tae Kyung menyela, ingin menyuruhnya menghentikan penyelidikan. Tapi Bo Won hanya tersenyum tabah, “Aku ini hanya polisi biasa. Tapi aku ingin melakukan yang terbaik yang bisa kulakukan.”


Cha Young menyimpan surat pengunduran diri Tae Kyung di laci. Di laci itu ada bukti kirim Jenderal Kwon, dan ia membaca berat dokumen yang ada di nota.

Hmm.. lebih berat dari selembar kertas.


Tae Kyung membongkar laptop ayahnya dan menemukan dokumen Yangjinri yang ditulis ayahnya. Yang sebenarnya terjadi adalah Kim Do Jin melakukan perundingan dengan Korea Utara sendiri dengan membayar 1 milyar won kepada Korea Utara, sebagai pengganti satu kapal selam dan 10 nyawa tentara yang akan dikorbankan. 100 juta won sebagai uang muka dan 900 juta sisanya setelah semua selesai.


Padahal sebelumnya Lee Dong Hwi dan Korea Utara sudah setuju dengan uang 100 juta won untuk membayar kapal selam Korea Utara yang muncul di Yangjinri untuk menakut-nakuti. Jadi Korea Utara mendapat uang baik dari Lee Dong Hwi dan Kim Do Jin, untuk memenuhi permintaan pemberi uang terbanyak, yaitu Kim Do Jin.


Chief Shin memberikan laporan Jaksa Choi pada Perdana Menteri dan meyakinkan kalau laporan itu asli. Kim Do Jin muncul dan mencoba meyakinkan Perdana Menteri kalau sekarang ini Perdana Menteri adalah orang yang terkuat yang bisa menurunkan Presiden. Perdana Menteri nampak mempertimbankan usulan ini.


Kim Do Jin menerima foto tahun 1998. Saat ia menjadi salah satu anggota tim perundingan ekonomi bilateral Korut dan Korsel. Dan dari pihak Korut adalah Jenderal Hwang dan Mayor Lee Chul Kyu.



Di dokumen ayah Tae Kyung juga tertulis nama Mayor Lee Chul Kyu. Bahkan ayah Tae Kyung mendapatkan informasi tersebut dari Lee Chul Kyu. Uang 100 juta yang semestinya adalah donasi Korea Selatan untuk subsidi pangan Korea Utara, ternyata digunakan untuk membuat senjata yang akan dijual Korea Utara tak hanya milyaran tapi triliunan won. Dan uang itu pun juga hanyalah uang muka yang berarti ada tambahan setelahnya. Ia akan memberi bukti valid, namun sebagai gantinya ia meminta jaminan suaka untuk dirinya.

Ayah Tae Kyung tak percaya mendengar semua ini. Ia mencengkeram jaket Mayor Lee, berkata kalau Lee Chul Kyu telah membohonginya.


Saat itu, Tae Kyung teringat kalau saat remaja dulu ia pernah terbangun dan melihat ayahnya mencengkeram seseorang. Ia memeluk ayahnya dan memintanya untuk tak marah. Menurut dokumen itu, ayahnya tak pernah menemui Lee Chul Kyu lagi setelah Lee Chul Kyu dieksekusi di tahun yang sama.


Ia pun pergi ke sebuah restoran dan menemui seorang makelar yang mengurusi pengungsi illegal Korea Utara. Ia bertanya apakah Lee Chul Kyu benar-benar telah dieksekusi? Makelar itu berkata kalau ia juga mendengar hal tersebut. Dan sepengetahuan makelar tersebut, Lee Chul Kyu tak memiliki kerabat di Korea Selatan.


Sementara itu Bo Won meneliti daftar telepon milik Han Ki Joon dan menemukan satu nomor yang setelah diteliti adalah dari sebuah telepon umum. Daerah itu terasa menyeramkan, maka Bo Won pun menelepon Tae Kyung dan bertanya apakah ayah Tae Kyung mengenal orang dari daerah Incheon?



Belum juga Bo Won menyelesaikan ucapannya, ia merasa ada orang ada di belakangnya.


Tae Kyung langsung panik karena tak mendengar apapun dari Bo Won. Ia pun segera menuju ke Incheon dan mencari telepon umum yang dipakai Bo Won untuk menelepon. Dan ketemu. Dari kertas-kertas milik Bo Won yang tercecer, membuktikan kalau Bo Won tadi ada di sini.


Kim Do Jin memberikan foto itu pada Min Hyung Ki. Min Hyung Ki heran bagaimana ada orang yang tahu, padahal perundingan itu bukanlah perundingan resmi yang tak diketahui orang. Kim Do Jin pun memberikan satu foto lagi. Foto seseorang yang muncul di hotelnya. Mayor Lee Chul Kyu.


Tae Kyung melihat ada hotel di dekat telepon umum itu, maka ia masuk dan berjalan menyusuri gang. Bo Won ada di dalam, mulutnya masih disekap oleh orang misterius itu. Hotel itu sangat sepi, jadi saat Bo Won mengeluarkan suara, Tae Kyung mendengarnya.


Tae Kyung berbalik ke arah suara itu, dan membuka pintu. Tapi pintu itu terdorong  oleh penyekap yang akan melarikan diri. Tae Kyung pun mencoba menangkapnya dan mereka pun berkelahi. Saat Tae Kyung berhasil mengalahkannya, mata Tae Kyung terbelalak menyadari siapa penyekap Bo Won, “Mayor Lee Chul Kyu!”


Kim Do Jin dan Min Hyung Ki pun mengenali pria tersebut, karena saat pria itu menyerahkan foto ke resepsionis, pria itu melihat CCTV dan tersenyum ke arah kamera. Lee Chul Kyu sengaja memperlihatkan wajahnya kepada mereka. Kim Do Jin sangat marah karena Min Hyung Ki melaporkan kalau Lee Chul Kyu telah dieksekusi, padahal ternyata masih hidup.


Kim Do Jin mulai menganalisa apa tujuan Lee Chul Kyu mengirimkan foto padanya yang berarti akan  membuka identitasnya. Ia menduga kalau Lee Chul Kyu memiliki bukti dan ingin bernegosiasi, karena itu Lee Chul Kyu menghubunginya.

Min Hyung Ki menyarankan untuk membunuh Lee Chul Kyu. Tapi Kim Do Jin menginginkan bukti yang dimiliki Lee Chul Kyu lebih dulu sebelum membunuhnya.


Tae Kyung menemui Presiden dan memberitahukan kalau Mayor Lee masih hidup di Korea Selatan dan mereka bisa menggunakan Lee Chul Kyu untuk membantu mereka. Presiden kaget karena sepengetahuannya, Lee Chul Kyu sudah mati.


Tapi yang membuat Presiden heran, mengapa Tae Kyung ingin membantunya padahal sebelumnya sudah menolaknya. Tae Kyung menjawab karena ada seseorang yang ingin mengungkap kebenaran. “Banyak hal buruk yang terjadi padanya dan ia juga tak bertanggung jawab akan semuanya ini. Tapi ia masih ingin tetap mengungkapkan kebenaran. Setelah mendengarkannya, saya menyadari apa ang benar-benar penting, karena itulah saya melakukan hal yang sama.”

Presiden bertanya satu hal lagi, apakah Tae Kyung percaya pada rekan-rekan PSS? Pada  Lee Cha Young? Tae Kyung menjawab ia percaya. Kenapa? Presiden menjawab kalau ia hanya ingin tahu pendapat Tae Kyung.




Chief Shin menemukan kode 09000 + 3595 = guyuran hujan di balik salah satu dokumen yang diserahkan pada Presiden. Ia tak mengerti maksudnya. Tiba-tiba banyak staf bergegas berlari dan Chief Publikasi melaporkan kalau Presiden mendadak akan melakukan konferensi pers dan tak memberitahukan materi konferensi pers pada departemen publikasi.


Mereka bertemu dengan Direktur Kim dan mendapat informasi kalau tak seperti biasanya, konferensi pers akan dilakukan di luar Blue House.


Saat Kim Do Jin cs sedang menduga-duga apa tujuan Presiden harus melakukan konferensi pers di luar Blue House, pria bertato melapor pada mereka kalau ia telah menemukan tempat tinggal Lee Chul Kyu. Tapi Lee Chul Kyu sudah pergi tadi pagi dan menurut pemilik hotel, ada orang yang mengunjungi Lee Chul Kyu semalam yaitu Tae Kyung dan Bo Won.


Chief Shin menelepon dan melaporkan kalau Presiden dan PSS sedang merencanakan sesuatu, karena ia menemukan kode. Dan ia berhasil mengartikan kode itu. 09000 artinya pukul 9, 35 : media, 95 : hubungi, guyuran hujan : tamu. Artinya pukul 09.00 akan ada konferensi pers dengan menghadirkan tamu.

Kim Do Jin terkejut. Ia akhirnya menyadari alasan konferensi pers diadakan di luar Blue House. Pengungsi dari Korea Utara ataupun orang tak dikenal tak dapat masuk ke Blue House, karena itulah Presiden mengadakan konferensi pers di luar sehingga Lee Chul Kyu dapat bicara. “Lee Chul Kyu, hentikan dia!”


Kim Do Jin menyuruh Chief Shin untuk mencari tahu rencana PSS, dan bagaimana Lee Chul Kyu nanti bisa masuk ke konferensi pers. Ia mengancam jika Lee Chul Kyu buka mulut, pembunuh Jenderal Kwon juga akan terkuak.


Chief Shin pun mencetak rencana PSS di ruangan PSS. Mendadak muncul Lee Cha Young, membuat Chief Shin panik. Tapi Cha Young meminta Chief Shin untuk segera pergi sebelum agen PSS yang lain datang.

O oh.. apakah itu berarti Cha Young adalah salah satu penjahat? Di sisi jahat mana ia berdiri?                      

Chief Shin memberitahukan rencana PSS dan ada mobil dengan plat nomor 5198 membawa Lee Chul Kyu.


Dan kita melihat mobil 5198 dikejar oleh beberapa mobil. Sangat sulit melihat mobil mana yang dikendarai Tae Kyung (5198) dan mobil mana yang memburunya, karena semua hitam. Tapi Tae Kyung berhasil meloloskan diri. 

Namun muncul 2 mobil lain dan salah satunya putih sehingga cukup mudah mencari mobil Tae Kyung.Tae Kyung berhasil meloloskan diri setelah menembak salah satu ban mobil putih sehingga mobil hitam menabrak mobil putih dan terguling. Tae Kyung berhasil meloloskan diri.


Pukul 08.50, Presiden memasuki gedung tempat Konferensi Pers. Mobil Tae Kyung juga sudah tiba di depan gedung dan menuju parkiran lantai bawah tanah, tempat menurunkan Lee Kyul Chu. Tapi di  tempat parkir beberapa mobil muncul dan keluar orang yang membawa senapan.

Tae Kyung dan Lee Kyul Chu keluar dan berlindung dari tembakan beruntun itu.  Mereka berhasil lolos setelah Tae Kyung menembak hidran portable.

Pukul 08.57, Tae Kyung dan Lee Kyul Chu belum juga muncul.


Mereka naik melalui tangga darurat dan muncul 2 kelompok yang dipimpin pria Jae shin dan pria bertato. Mereka mencoba meloloskan diri dengan masuk ke beberapa ruangan, tapi dua kelompok itu terus mengikuti mereka. Seperti tikus yang dikejar dalam sebuah labirin, mereka pun akhirnya terpojok.

Pukul 09.00, Direktur Kim bertanya apakah Presiden akan membatalkan konferensi pers? Presiden berdiri dan berkata penuh tekad kalau konferensi pers tetap harus dilakukan.
  

Maka muncullah Presiden Lee Dong Hwi di depan seluruh media yang menyiarkan langsung ke seluruh negeri untuk disaksikan semua rakyat Korea Selatan, termasuk Bo Won.


Di antara para pemburu yang memojokkan, muncullah Kim Do Jin yang tersenyum sambil menyapa, “Halo Mayor Lee Kyul Chu, lama sekali kita tak bertemu.”

Presiden mengumumkan kalau laporan yang dikeluarkan Jaksa Choi tidaklah benar dan ia memiliki buktinya.

Kim Do Jin melangkah maju semakin memojokkan Tae Kyung dan Lee Chul Kyu. Ia menawarkan 50 juta dolar dan identitas baru pada Lee Chul Kyu, karena bagaimanapun juga pengakuan pengungsi Korea Utara tak akan didengar.


Tae Kyung membenarkan ucapan Kim Do Jin, “Kecuali kalau kami punya sesuatu yang lain.” Kim Do Jin mengerutkan kening, “Karena itulah aku bersedia menjadi umpan.”


Presiden berkata kalau bukan bukti, tapi lebih tepatnya adalah saksi. Presiden mengarahkan pandangannya ke salah satu pintu. Semua wartawan refleks mengikuti arah pandangan Presiden.

Dan dari pintu itu, muncullah Mayor Lee Chul Kyu.


Whoaa… bagaimana mungkin? Ternyata saat mobil Tae Kyung memasuki tempat parkir, di salah satu lantai, sudah ada beberapa agen PSS yang menunggunya dengan salah seorang menggantikan Lee Chul Kyu di dalam mobil.

Tae Kyung pun berkata lagi, “Untuk mendukung kesaksian Lee Chul Kyu, kami membutuhkan saksi hidup.”


Kim Do Jin terbelalak melihat Jaksa Choi muncul dari salah satu pintu.


9 Maret- 09.18
13 jam 18 menit setelah Pengajuan Pemakzulan

Komentar :

Whoaa… speechless saya melihat 10 menit terakhir ini. Saya sudah berpikir kalau pasti Lee Chul Kyu yang dibawa Tae Kyung itu gadungan dan dugaan saya kalau Lee Chul Kyu gadungan itu adalah Bo Won. 

Tapi melhat Bo Won ada di jalan dan melihat acara itu di televisi, membuat saya deg-degan. Kalau bukan Bo Won, berarti beneran dong..

Jadi lega banget melihat ternyata salah satu anggota PSS yang menjadi Lee Chul Kyu gadungan.

Tapi saya menjadi deg-degan lagi saat melihat Jaksa Choi yang keluar. Apa yang membuat saya cemas? Tatapan antara Kim Do Jin dan Jaksa Choi itu loh.. kok kayanya aneh. 

Lee Chul Kyu juga. Kita belum mendengar satu katapun dari mulut Lee Chul Kyu. Bagaimana jika Lee Chul Kyu berkhianat saat konferensi pers. Cha Young juga, kok bisa-bisanya membiarkan Chief Shin lolos?

Jaksa Choi, Lee Chul Kyu dan Cha Young. Sebenarnya mereka ada di pihak mana?



5 comments :

  1. Mbak.. metadata itu apa sih? Aku penasaran soalnya mbak kalo posting ada kata itu terus di akhirnya.. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya. kata suamiku, katanya ada script html yang kepotong. tapi aku ga tau dimana script yang kepotong itu dan belum tau gimana cara nyari script yang kepotong itu.

      Delete
  2. dibuat terkejut di hampir setiap episode nya :O

    tatapan kim do jin di gmbr yg terakhir itu sprti berkata, "jaksa choi, apa yg ia lakukan disana ....?"
    kim do jin mrasa dkhianati gtu sm jaksa choi....?

    kalo tatapan jaksa choi aku ga bs nebak XD
    lempeng gtu tatapannya ..

    ReplyDelete
  3. Benar² KEJUTAAAAAN....Bikin mata melotot mulut melongoooo...hmmmm...tahan nafaasss...seru mbak dee...lanjuuuttt

    ReplyDelete
  4. Waa mba dee rajin deh bikin spoiler dan aku gagal kemarin buat ga baca dl krna blm nntn :D

    Hmm mmg byk kejutan ya tiap episode nyaa kereenn! Penasaran gmn kelanjutannya.. mgkn ga ya jaksa choi trnyata d pihak do jin trs tae kyung yg speechless. Gaahh ga mungkin deng hehe trs cha young.. kirain jahat ngasih rencana pss ke chief shin tp trnyata yg d chief shin itu mengecoh soalnya infonya lee chul kyu di b5.. jd smpe saat ini cha young msh baik di mata ku walau msh misterius dan blm tau apa hub nya sm tae kyung d masa lalu :p

    Makasih dan ditunggu sinop lengkapnya ya mba dee fightiiiing^^b

    ReplyDelete