November 10, 2013

Sinopsis The Heirs Episode 9 - 2

Sinopsis The Heirs Episode 9 – 2


Entah karena khawatir Eun Sang tak masuk sekolah atau penasaran dengan status Eun Sang, akhirnya Young Do menemukan rumah lama Eun Sang dari form identitas yang diberikan Rachel. 


Tapi rumah itu sekarang sudah kosong dengan kertas tertempel di depan pintu yang tertulis kalau rumah itu disewakan. Young Do menggumam kalau Orang Kaya Baru itu hanya omong kosong belaka.



Seorang ahjumma menyapanya dan bertanya apakah Young Do mencari rumah kontrakan? Dengan sopan Young Do berkata kalau ia mencari rumah temannya, Cha Eun Sang. Ahjumma itu mengatakan kalau Eun Sang sudah pindah ke Pyongchang-dong.


Hyo Sin pulang ke rumah dan ibunya mengatakan kalau guru lesnya sudah datang. Tapi guru les yang baru karena Hyun Joo keluar. Hyo Sin kaget dan bertanya apakah ibu memecat Hyun Joo? Jawab ibu,”Untungnya dia sudah minta keluar dulu sebelum aku memecatnya.”


Hyo Sin tak mempedulikan ajaran guru lesnya itu. Ia malah memotret soal yang dikerjakan gurunya itu, membuat guru lesnya heran. Hyo Sin berkata kalau soal itu tak bisa dikerjakan dengan cara itu. Ia mengirim foto soal itu kepada Hyun Joo dan pada guru lesnya ia berkata, “Aku ini ingin meningkatkan rangking nasionalku. Bukan hanya untuk menjadi nomor satu di kelas.”


Tak berapa lama kemudian, Hyun Joo mengirimkan jawabannya dan Hyun Sik menunjukkan jawaban itu pada guru lesnya. Hyo Sin pun kembali membalas pesan Hyun Joo, Bagaimana mungkin kau keluar tanpa mengucapkan selamat tingal?


Hyun Joo tak menjawab pertanyaan itu. Ia malah menulis kalau ia akan meng-email file tentang bahan yang belum sempat mereka pelajari dan Hyo Sin bisa menanyainya kapan pun jika Hyo Sin tak mengerti dalam pelajaran. Terlihat jawaban kekecewaan di pesan Hyo Sin setelahnya, Kurasa selamanya aku akan selalu menjadi murid di matamu.”


Hyun Joo menemui Sekretaris Yoon yang menawarkan sebuah pekerjaan di Grup Jeguk. Hyun Joo langsung menangkap kalau begitu ia bekerja, pasti akan muncul artikel yang mempromosikan tentang dirinya, “Anak yang dibesarkan oleh Grup Jeguk, sekarang bekerja di Grup Jeguk. Artikel-artikel seperti itulah yang akan muncul di halaman pertama jika aku meng-google namaku.”


Sekretaris Yoon yang memahami maksud Hyun Joo berkata kalau Hyun Joo bisa menolak tawaran itu. Hyun Joo tersenyum dan berkata kalau ia memang punya hak untuk menolaknya. Tapi mengetahui kalau ini adalah tawaran dari Presdir Kim, ia tak bisa menolaknya. Ia hanya meminta agar Sekretaris Yoon tak memberitahukan hal ini pada Won karena ia sendiri yang akan memberitahukannya.


Pertemuannya dengan Hyun Joo membuat Sekretaris Yoon berpikir keras. Saat sedang mempersiapkan makan malam, ia bertanya pada Chan Young bagaimana kabar Eun Sang di sekolah itu. Chan Young merasa heran karena akhir-akhir ini ayahnya sering bertanya tentang Eun Sang.


Sekretaris Yoon menjawab, “Aku menyekolahkanmu ke SMA Jeguk karena aku ingin kau memiliki koneksi yang bagus dan melihat dunia yang lebih baik lagi. Tapi sekarang aku meragukan keputusanku.”


Chan Young tak mengerti maksud ucapan ayahnya. Tapi ia punya solusi. Bagaimana kalau minum-minum. “Satu gelas saja,” pinta Chan Young manis. Ayahnya berdecak kesal karena anaknya ini menyarankan sesuatu yang bukan anak-anak banget, walaupun, “Baiklah. Tapi segelas saja, ya.”

Chan Young tersenyum menang dan berkata, “Tentu saja. Hanya satu gelas. Masalah nanti baru timbul jika satu menjadi dua.”

Haha.. I love them.


Eun Sang akan tutup toko, namun masih tersisa dua pengunjung. Dua orang (siswa SMA walau ketuaan untuk jadi anak SMA) itu juga mulai mengganggu Eun Sang dengan berkata kalau ada rambut di dalam gelas. Eun Sang memeriksa gelas itu, tapi tak ada rambut di dalamnnya. Ternyata itu hanya trik kedua murid itu untuk meminta nomor telepon Eun Sang.


Eun Sang mulai marah setelah salah satu siswa itu memegang tangannya dan memaksanya untuk memberi nomor teleponnya. Ia mengancam akan melaporkan mereka ke polisi karena semua kejadian ini terekam oleh CCTV. Namun terdengar suara, “Polisi telah datang!”

Belum sempat mereka menoleh untuk melihat siapa polisi itu, si polisi sudah menendang kursi yang diduduki si pengganggu itu hingga anak itu terjerembab. Eun Sang kaget melihat siapa polisi itu. Aww… ternyata Young Do.


Young Do senang karena mengenali kedua pengganggu, “Ahh.. sudah lama kita tak bertemu. Ini adalah pertama kali kita bertemu lagi sejak SMP, kan?” Young Do mengulurkan tangannya untuk bersalaman. Tapi anak itu ketakutan saat melihat Young Do. Buru-buru ia menolong temannya bangun dan mereka segera kabur.

Haha.. dan wow! Jadi berapa banyak sebenarnya anak yang dibully oleh Tan dan Young Do saat mereka SMP?


Eun Sang mendesah kesal melihat Young Do. Tapi Young Do juga begitu. Kalau Eun Sang diganggu oleh orang, orang itu harusnya dirinya dan bukannya kedua anak tadi. Tapi Eun Sang hanya menjawab pendek kalau cafenya sudah tutup dan meminta Young Do pergi.


Young Do heran melihat Eun Sang yang tak berterima kasih padanya karena telah diselamatkan dari kedua orang jahat tadi. Tapi Eun Sang menyelanya, “Kaulah yang jahat. Kau adalah alasan mengapa aku tak pergi ke sekolah. Kenapa kau selalu menggangguku?”


Young Do terlihat muram mendengar hardikan Eun Sang dan menjawab pelan, “Aku tak mengganggumu.” Namun hanya sesaat, karena Young Do berkata, “Apakah yang ini yang akan sedikit mengganggu? Aku pergi ke rumah yang dulu pernah kau tinggali.”


Young Do tersenyum melihat paras Eun Sang yang berubah. “Kalau begitu, dengarkan. Satu,” Young Do mengacungkan telunjukknya, “Kau tinggal di rumah yang sangaaat jelek. Kedua, sekarang kau tinggal di Pyongchang-dong. Karena itu kita bertemu di minimarket. Ketiga, smakin aku melihatmu, aku semakin yakin kalau kau adalah murid beasiswa. Karena itu keempat,..”


“Benar. Kau benar. Aku bukan orang kaya baru,” potong Eun Sang, tahu kalau itu adalah poin keempat Young Do. Young Do terdiam, sedikit kaget melihat keberanian Eun Sang yang kembali berkata, “Kau juga benar karena aku sekolah di sana karena beasiswa.”

Mungkin Young Do mengharap reaksi Eun Sang yang ketakutan, jadi Young Do hanya tersenyum canggung dan berkata kalau ia memang akan mengatakan itu. Eun Sang bertanya memang kalau Young Do tahu masalah itu, kenapa? Apa Young Do akan mengusirnya dari SMA Jeguk?


Perlahan Young Do menjawab, “Tidak. Karena aku mulai suka denganmu.” Eun Sang kaget mendengarnya, tapi Young Do belum selesai, “Tapi kau tak menyukaiku, kan?”

Eun Sang tak menyangka Young Do berkata seperti itu, jadi kali ini Eun Sang terdiam, tak menjawab.


Tan menunggu kedatangan Eun Sang. Tak kunjung melihat sosok Eun Sang muncul di halaman rumah, ia pun mememeriksa luar rumah dari kamera CCTV.


Whoa.. Harry Borrison, anyone?


Ternyata Eun Sang duduk di luar gerbang. Melihat Eun Sang termenung dan nampak sedih, Tan berniat untuk menyusulnya. Tapi ia mengurungkan niat setelah melihat ada seseorang yang menghampiri gadis itu dan kembali duduk untuk melihatnya.


Ibu Eun Sang, yang baru saja membuang sampah, menghampiri putrinya. Eun Sang bertanya apakah pihak sekolah menelepon ibu? Ia mengaku kalau hari ini ia membolos. Melihat ibu hanya mengangguk namun tak marah, membuat Eun Sang bertanya mengapa ibu tak memarahinya?


Dengan bahasa isyarat ibu berkata kalau ia tahu kalau Eun Sang tak mau masuk karena merasa sangat berat. Jadi jika ia menanyai Eun Sang, maka Eun Sang akan merasa lebih terbebani.


Eun Sang menitikkan air mata mendengar ucapan ibu yang penuh pengertian. Air matanya semakin merebak saat ibu menggenggam tangannya. Ia memaksakan senyum dan meminta ibu untuk tak khawatir, “Aku merasa berat hanya untuk hari ini saja. Aku akan masuk sekolah besok. Ini adalah seragam 1 juta won, jadi aku akan membuat seragam ini setara dengan nilainya.”

Ibu mengangguk dan berkata kalau cuaca di luar sangat indah. Eun Sang menganggu dan mereka pun duduk di sana lebih lama.


Keesokan harinya, Eun Sang menepati janji pada ibunya. Ia bersekolah walau mendapat pandangan menggunjing dari siswa lain. 


Ia berpapasan dengan Tan dan berusaha sedapat mungkin untuk tak memandangnya.


Tapi Tan pun juga tak memandangnya, seakan ia memenuhi permintaan Eun Sang untuk meninggalkannya. Ia terus berjalan lurus, tak melirik sedikitpun. Malah Eun Sang yang melirik ke belakang.


Ibu Eun Sang panik setengah mati karena mendapat telepon yang ia tahu pasti menanyakan tentang pertemuan POMG. Ia meminta tolong agar Nyonya Han untuk mengangkat teleponnya.


Nyonya Han pun mengangkat teleponnya dan tanpa basa-basi, ia mengatakan kalau ia tak bisa hadir di rapat POMG karena mendapat halangan, “Halangan yang tak bisa di’bi-ca-ra’kan.” Hahaha.. Nyonya Han ini lumayan juga.

Tentu saja si penelepon tak menangkap maksud Nyonya Han dan meminta ibu Eun Sang untuk tetap hadir karena Eun Sang adalah murid pindahan. Dan si penelepon itu langsung menutup telepon.


Nyonya Han marah karena si penelepon itu tak sopan padanya. “Apakah aku harus ikut campur dan ‘membersihkan’ orang-orang ini?” ucapnya kesal. Dan bak preman pulak. LOL. Namun ia memiliki ide untuk datang dan menyelesaikan semuanya.


Ibu Eun Sang buru-buru menulis kalau Nyonya Han seperti itu, maka Nyonya Han akan ketahuan sebagai istri simpanan. Ibu Eun Sang terbelalak dan berhenti menulis karena salah tulis. Bwahaha..


Ia segera mencoret tulisan istri simpanan, tapi Nyonya Han mendelik, mencoba merampas notes itu, “Ketahuan, kau. Aku melihatmu menulis istri simpanan.” Tapi ibu Eun Sang menarik lebih keras dan buru-buru menulis dengan kalimat yang lebih ‘masuk akal’, “Saya hanya khawatir kalau Anda keluar maka semua akan terungkap.”

Nyonya Han kembali tenang dan bertanya dengan mata berbinar-binar, “Memang siapa yang bilang kalau aku akan pergi sebagai ibu Tan?”

Hahaha… ide Nyonya Han ini benar-benar, deh!


Rachel marah melihat kehadiran Eun Sang di sekolah ini lagi. Ia ingin tahu sebenarnya status sosial Eun Sang ini ada dimana? Seberapa  kaya Eun Sang ini sebagai Orang Kaya baru? Eun Sang menganggap kalau semua itu adalah kekanak-kanakkan.


Tapi tidak menurut Rachel. Walau ia bertunangan dengan Tan, ia tak pacaran dengan Tan, karena ini lebih ke arah merger dua perusahaan besar. “Pertukaran saham, sharing tekhnologi. Ini adalah penggabungan untuk menghasilkan laba yang jutaan bahkan milyaran won. Dan kau mengatakan kalau ini adalah kekanak-kanakkan?” tanya Rachel tinggi.


Sekarang Rachel ingin bertanya pertanyaan yang dulu pernah ia tanyakan di Amerika. Siapakah Eun Sang sebenarnya? Eun Sang menjawab kalau sebentar lagi semua akan tahu, karena Young Do sudah mengetahuinya.


Seorang wanita muncul dengan segela merek ternama tertempel di badannya, membuat semua ibu (kecuali Ibu Ye Seul) terkesima karena melihat penampilan seorang wali murid itu. Dan betapa terkejutnya semua ibu karena ibu trendy itu memperkenalkan diri sebagai ibu Eun Sang.


Pertemuan ini dilakukan untuk membahas leadership camping yang diakan diadakan dalam waktu dekat. Tahun lalu ibu Myung Soo menyumbang tiket pesawat dan ibu Rachel menyumbang baju camping (para ibu diminta untuk bertepuk tangan). Dan tahun ini ayah Young Do akan menyumbang biaya hotel (ibu-ibu diminta untuk bertepuk tangan lagi). Dan itu berarti ada beberapa biaya yang belum ter-cover.


‘Ibu Eun Sang’ langsung mengangkat tangan, “Saya yang akan melakukannya.”


Semua mata memandang pada Nyonya Han. Apalagi saat Nyonya Han berkata kalau ia yang akan menutup semua biayanya. Salah satu ibu mengatakan kalau jumlahnya tak hanya satu atau dua (juta won) saja. Dengan tenang Nyonya Han menjawab kalau ia tak peduli berapa biaya yang harus ia keluarkan, entah satu, dua atau seratus. Ia yang akan melakukannya.

Para ibu kembali diminta untuk bertepuk tangan.  Nyonya Han tersenyum sopan mendengarnya. Tapi senyumnya menghilang saat mendengar kalau kepala sekolah SMA Jeguk yang juga ibu Tan datang.

Hahaha… ia langsung panik dan ibu Ye Seul berbisik, “Apa yang sekarang bisa kau lakukan?” Nyonya Han langsung berpaling dan menyembunyikan wajahnya.


Tapi mana bisa ia menyembunyikan wajahnya kalau Nyonya Jung tepat persis di sampingnya? Nyonya Jung juga nampak kaget melihat siapa yang ada di sampingnya. 


Salah satu memperkenalkan mereka dan tak tahu harus berkata apa, Nyonya Han memuji  anak Nyonya Jung, Tan, sebagai anak yang sangat tampan, tinggi dan berkepribadian yang baik. Nyonya Jung menyindir kalau Nyonya Han sepertinya sangat mengenal  Tan dengan baik.


Upps.. Nyonya Han langsung beralasan kalau Eun Sang selalu membicarakan Tan setiap hari sehingga ia merasa kalau ia sudah seperti mengenal Eun Sang. Esther langsung menatap Nyonya Han dengan lebih tertarik. Nyonya Han melanjutkan, kalau saja ia punya seorang anak perempuan, maka ia menginginkan Tan sebagai menantunya. Nyonya Jung kembali menyindir, “Bukankah kau punya anak perempuan?”


Hahaha.. Double Uppss… Nyonya Han segera menyadari kesalahannya. Maka ia berpura-pura perlu pergi ke toilet, dan meninggalkan semuanya.


Tapi Nyonya Jung mengikutinya. Setelah memastikan tak ada orang di toilet, Nyonya Jung memarahi Nyonya Han. Tapi Nyonya Han tak peduli atas masalah yang baru saja ia timbulkan karena ia merasa senang bisa datang ke pertemuan orang tua murid untuk pertama kalinya.


Nyonya Jung berkata kalau Nyonya Han punya waktu untuk hal seperti ini, seharusnya Nyonya Han bisa mengajari Tan agar tak berkelahi di sekolah dan mencoreng nama SMA Jeguk. Tapi Nyonya Han berkata kalau anak-anak itu masih remaja, tentu saja anak-anak itu suka berkelahi. Nyonya Jung pasti berpengalaman dengan hal seperti itu kalau Nyonya Jung punya anak sendiri.

“Apa kau tahu anak siapa yang berkelahi dengan Tan?” tanya Nyonya Jung marah.


Nyonya Han tak tahu. Tapi ia bisa menebak kalau ibu si anak itu pasti ada di ruang pertemuan, “Apakah dia adalah wanita yang bertampang serigala? Kau tahu, kan, wanita berambut pendek dengan memakai kalung yang mirip dengan bola mata raksasa?”


“Serigala itu adalah calon besanmu. Ibu mertua Tan,” jawab Nyonya Jung yang berbaik hati akan memperkenalkan Nyonya Han pada Esther jika ia mau.


Bwahahaha.. Triple Uppss… Mau lakban untuk menutup mulut, Nyonya Han?


Di sekolah Eun Sang dipojokkan oleh Ye Seul dan teman-temannya. Mereka bertanya siapa nama ayah dan ibu Eun Sang? Dan apa nama perusahaan keluarganya yang katanya menjadi orang kaya baru, kenapa bisnis keluarganya tak pernah muncul di media. Tapi Eun Sang tak mau menjawab. 


Di belakang, Tan pura-pura mendengarkan musik, walau sama seperti Young Do, ia juga mendengarkan percakapan itu.


Eun Sang tak mau menjawab, membuat Ye Seul mendorong Eun Sang. Tan menarik earphone-nya, hendak ikut campur, tapi Young Do sudah mendahuluinya, “Kang Ye Seul. Jangan menyentuhnya!”


Mendadak Myung Soo masuk kelas dengan membawa kabar yang menghebohkan. Myung Soo bertanya pada Eun Sang, hal yang sama seperti yang ditanyakan Ye Seul sebelumnya, “Hei OKB, orang tuamu kerja apa? Aku baru saja mendapat telepon dari ibuku yang mengatakan kalau ibu Eun Sang sangat hebat sekali.”

“Apanya yang hebat?”


“Hari ini kan pertemuan orang tua murid. Penampilan ibu Eun Sang, dari ujung rambut sampai ujung kaki, seharga mobil luar! Dia bahkan keluar dari mobil yang paling keren, membuat semua ibu kehilangan percaya diri.”


Berita itu membuat semua tercengang, bahkan termasuk Tan dan Eun Sang sendiri. Myung Soo bertanya apakah mungkin bisnis keluarga Eun Sang adalah simpan pinjam/lintah darat? LOL. Masuk akal juga sih, Lintah darat adalah bisnis yang menghasilkan besar tanpa muncul di surat kabar. Bahkan, menurut kabar yang didengar Myung Soo, biaya camping mereka selain kamar, dibiayai oleh ibu Eun Sang semua.


Rachel bengong mendengarnya. Tapi Tan dapat menduga siapa ibu Eun Sang itu.


Rachel mengkonfirmasi pada ibunya. Dan Esther membenarkan hal itu. Ibu Eun Sang bahkan memiliki tas yang sama dengan tas miliknya, tas yang hanya ada 20 buah di dunia ini.


Ibu Eun Sang benar-benar menjadi bahan pembicaraan anak-anak. Bo Na yang tadi tak mengikuti pelajaran bersama yang lain, menanyakan apakah benar-benar yang Myung Soo dengar adalah ibu Eun Sang? Apa Ibu Myung Soo tak salah lihat?


Myung Soo mengatakan kalau ibunya adalah pengacara terbaik di Korea Selatan, setelah ayahnya. Tapi Bo Na masih belum bisa percaya. Sementara Ye Seul merasa dipermalukan di depan Young Do. Err… apa Ye Seul naksir Young Do?

Young Do sekarang sedang melakukan hukuman dari sekolah bersama Tan. Dan Myung Soo merasa kalau ia harus mendamaikan kedua orang itu, “Mengunci keduanya di ruang bawah tanah sepertinya ide yang bagus.”


Tapi Bo Na tak merasa begitu. Karena jika Myung Soo mengunci mereka berdua, keesokan harinya pasti hanya ada satu orang saja yang keluar.

LOL. Atau mungkin, keduanya keluar hidup-hidup, tapi ada satu orang yang mati. Myung Soo. Heheh.. *abaikan*


Kedua anak orang kaya ini sama-sama tak mau mengepel. Haha.. Tan menyuruh Young Do untuk mengepel sendirian. Tapi Young Do menjatuhkan tongkat pel. Ia menolak karena ia sudah setiap hari membersihkan kamar-kamar di hotel. Jadi ia menyerahkan semuanya pada Tan.


Young Do beranjak pergi, tapi Tan menendang ember sehingga sebagian airnya muncrat. Tanpa banyak kata, Tan meninggalkan Young Do tapi berhenti karena ucapan Young Do. “Kenapa ingin cepat pulang? Apakah kau ingin bertemu dengan ibu kandungmu?”


Tan mendesah kesal dan berkata, “Hari ini pertemuan orang tua murid. Apakah ibumu datang?” Tan berbalik dan tersenyum, “Ahh.. Aku lupa. Ibumu melarikan diri.”


Young Do sudah tak tersenyum lagi dan Tan mengatakan kalau Young Do yang memulai semua ini, “Tiga tahun yang lalu dan juga sekarang.”


Eun Sang masih belum tahu siapa ibunya yang datang ke pertemuan itu. Ia meng-sms ibunya untuk menanyakan hal ini.


Sementara Tan langsung mengkonfrontasi ibunya akan hal ini. Dan Nyonya Han dengan bangga mengakuinya, “Aku membuat semua ibu-ibu itu mengkeret. Aku benar-benar menipu mereka.”


Tapi Tan malah marah karena hal ini, membuat Nyonya Han minta maaf karena tak berpikir dengan jernih. Nyonya Han berkata kalau ia melakukan hal ini karena merasa penasaran, “Aku ingin tahu bagaimana teman-temanmu. Bagaimana para ibu dari murid-murid itu. Bagaimana pertemuan orang tua murid itu. Apa yang mereka lakukan.”


Tan luluh melihat wajah ibunya yang terlihat sedih. Ia tak memperpanjang masalah itu, hanya meminta ibunya untuk mengurangi minum anggur karena itu membuatnya cemas. Nyonya Han berjanji.


Pelayan muncul untuk memberitahukan kalau ada teman Tan datang. Muncullah Young Do yang menyapa Tan dengan ceria, seolah mereka adalah sahabat lama. Penuh kemanisan, Young Do bertanya dimanakah ibu kepala sekolah.. err.. ibu Tan agar ia bisa memberi salam yang pantas padanya.


Tan mendesah tak percaya. Nyonya Han diam-diam beringsut pergi. Tapi Young Do menghentikannya, “Maaf, tapi bisakah kau membawakan aku segelas air, Ahjumma?”


Wajah Tan semakin keruh mendengar hal itu. Saat ibunya mengiyakan dengan sopan dan berjalan menuju dapur, ia memegang tangan ibunya dan menahannya, “Ibu, ada yang ingin mengucapkan salam. Ini adalah temanku.”


Nyonya Han semakin panik karena Tan berkata seperti itu. Young Do pura-pura kaget mendengarnya, “Aku tak mengenalinya karena ia berbeda dengan ibu yang aku kenal,” dengan wajah serius ia meneruskan, “Ini pasti ibu kandungmu.”


Tan memberi senyum, menenangkan ibunya. Ia akan mengajak temannya bicara di luar. Dan pada Young Do, ia menyuruhnya untuk keluar sebelum ia membunuhnya. Young Do pun mengikuti Tan keluar setelah membungkuk hormat pada Nyonya Han.


Di luar, Tan mengatakan kalau Young Do benar-benar membuktikan kalau ia adalah bajingan, tapi jika itu adalah rencana Young Do untuk membuatnya bertekuk lutut di hadapan Young Do, maka Young Do salah.


Young Do mengalihkan perhatian pada sosok yang ada di muncul di halaman, dan tak sadar kalau sedang diawasi karena sibuk meng-SMS. Young Do berkata kalau ternyata rencananya ke rumah Tan adalah benar.


Eun Sang akhirnya sadar kalau ada orang lain di dekatnya. Dan betapa terkejutnya melihat Young Do berdiri di sana. Tan juga menyadari siapa yang datang, sejenak tak tahu apa yang harus ia lakukan.


“Kau juga tinggal di sini? Aku tak datang untuk menemukan ini, tapi” Young Do menatap Tan tajam dan berdecak seperti mengokang senapan, “Aku mendapat hadiah utama.”


Komentar :

Hmm.. Young Do mendapat hadiah utama. Tapi apakah ia senang mendapatkannya? Ia tahu kalau ia suka pada Eun Sang. Sebelum ini, Young Do sudah menduga Tan dan Eun Sang memiliki hubungan. Hubungan apa, ia tak tahu.


Jadi, pasti banyak sekali pikiran yang  berkecamuk di pikirannya.

Mereka pacaran? (Hilang dong kesempatan untuk Young Do)

Saudara kembar? (Lah.. masa ya iya, Young Do pacaran sama saudara kembar musuh bebuyutannya?)

Hidup bersama? (Apalagi ini. Young Do pasti waktu SD, mungkin pernah nonton Full House. Mereka yang tinggal bersama biasanya akan jadian di akhir drama)

Ahh… semuanya kok tak menguntungkan buat Young Do, ya? Jadi gimana, dong?


Nyonya Han ini sepertinya akan menjadi kartu yang melemahkan Presdir Kim.

Presdir Kim sudah merencanakan dengan baik masalah menyingkirkan gadis-gadis yang disukai anak-anaknya. Hyun Joo, ia besarkan dengan dukungan finansial Grup Jeguk dan sekarang akan bekerja di perusahaannya. Dengan dukungan seperti itu, ia membuat Hyun Joo bisa mandiri dan tak miskin lagi. Ia tahu kalau Hyun Joo pasti tahu diri. Dan ia menggunakan kelemahan hati Hyun Joo dan membuat Hyun Joo mundur sendiri.


Presdir Kim bukan ibunya Gu Jun Pyo yang menggunakan kekerasan untuk mengenyahkan Jandi. Ia malah bersikap sangat baik pada Hyun Joo, sehingga membuat gadis itu merasa bersalah jika mengganggu anaknya. Angkat jempol untuk Presdir Kim.


Ia sepertinya juga menggunakan cara itu untuk menyingkirkan Eun Sang. Sekretaris Yoon sekarang sudah bisa membaca pikiran Presdir Kim. Dan mungkin nasib Eun Sang akan sama seperti Hyun Joo. Mandiri dan hidup secukupnya. Ia memenuhi keinginan Eun Sang dan juga berhasil mendapatkan keinginannya.

Tapi ada satu kartu yang muncul, yang pasti tak ia duga. Istri simpanannya muncul di publik dan mengaku sebagai ibu Eun Sang. Keriuhan pasti akan terjadi dan entah itu membawa dampak yang baik atau buruk bagi hubungan Eun Sang dan Tan. Tapi, menurut saya, kartu itu akam membawa dampak yang buruk bagi Presdir Kim.

Angkat 10 jempol, deh (pinjem jempolnya, yaa…) jika Presdir Kim dapat mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh istri simpanannya ini. 

38 comments:

  1. Jadi ga sabar pgn tw kelanjutannya.. mba dee gomawo..

    Oh iya..heirs berapa episode? 16 kah?

    ReplyDelete
  2. Akhirnya ...
    Part 2 nya muncul ,
    Makasiiih mbaa :D
    Lucu banget ngeliat kelakuaannya nyonya han wkwkwk

    ReplyDelete
  3. wah aQ sendiri lebih curiga jika nyonya jung yang akhirnya tidak sengaja membocorkan masalah ini lewat Won (klo liat preview ep11)..
    semoga happy ending z nie drama mengingat semua drama kim eun sook happy ending^^..

    ReplyDelete
  4. Uri Young Do... semangat! Masih ada banyak waktu! Ayooo kejaaar eunsang! (づ ̄ ³ ̄)づ~♡

    *tetep*
    SHIPPER YOUNGEUN FOREVER!

    ReplyDelete
    Replies
    1. nambahin ah:

      Kenapa Ny. Han, gak kabur aja. Berdua aja hidup sama Tan. Jadi ibu sama anak. Apa berat? Tinggal bilang aja kalau hidup dia selama ini gak adil, gak pernah bisa mengakui ke dunia, kalau dia IBUNYA TAN.
      Mau selamanya gitu? wow. keren yah bisa tahan.
      Presdir Kim juga jahat -_- kenapa gak dinikahin aja. Jadi ada 2 istri.

      Kalo Ny. Han gak bisa ngelepasin hidup bebas, dia emang egois. Lebih baik memendam perasaan daripada jatuh miskin kesannya :|


      *tetep*
      SHIPPER YOUNGEUN FOREVER!

      hehehehehehehe

      Delete
    2. karena dia sudah melahirkan tan di keluarga itu
      meski ia diperlakukan bagaimanapun, dia tetap menerima demi anaknya
      salut banget inilah soul seorang ibu
      tidak terbayang sampai tan seusia ini, apakah senyum yang ia tunjukkan ke orang lain selain tan adalah ketulusan :)
      ure great SWnim^^

      Delete
  5. waaaah setelah bulak balik dari kemaren ternyata udah diposting juga part 2 nya gomawo mbak dee..^^
    preview episode 11 dibikin sama siapa ya mbak? aku bingung kadang suka ketuker hehe ~ makin sini makin seru nonton heirs banyak banget moment yang lucu meskipun ada jg nyempil moment yang bikin jengkel.
    suasana komedi selalu dibawa sama ny.Han haha suka banget ama mommy satu ini dan makin yakin kalo Bo Na adalah versi mudanya Ny.Han.
    yapp aku setuju, kali ini SW nya bikin cara lain buat menyingkirkan cewe2 g lagi dekat dengan anaknya dan ini tergolong fresh menurutku. soalnya kalo pake cara kekerasan dan ancaman aku udah mulai bosen tpi khusus di SG aku suka sama ibu joo won yang tetep dingin ama menantu bahkan ama anaknya :D

    ReplyDelete
  6. Aku kasih 4 jempol :) tq mba dee

    ReplyDelete
  7. Suka bangett sama drama ιηι .. Lucu bangett liat nyonya han =D .. Makasi mba dee udh buat sinopsisnya ^^

    ReplyDelete
  8. Suka komentarnya mb Dee. Tq sinopsisnya. Tetep dukung KT dan ES. Semangat!!!

    ReplyDelete
  9. Alhamdulillah....akhirna...muncul juga part 2...jeongmal gonawo mbak Dee...
    Tmbah gregeeeeet ni drakor...kasian KT serba salah....keep fight....

    ReplyDelete
  10. semakin seru,semakin semangat..
    Makasih mbk..

    ReplyDelete
  11. gomawoo mbak udah posting part 2 nya ^^

    tapi ada yg typo nih mbak kayaknya, pas bagian ini :

    Haha.. dan wow! Jadi berapa banyak sebenarnya anak yang dibully oleh Tan dan Won saat mereka SMP?

    coba dicek lg mbak, mian sblmnya ^^v

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha.. bener banget. thank you, ya... :))

      Delete
  12. tengkyuu mbak dee..
    posting terus ya ampe kaler drama na... heheh..
    hwatiiinnngg... ^0^/

    ReplyDelete
  13. kamsa mb dee dah di posting eps 9-2 nya.
    Di episode ini adegan yg paling aq suka saat Young Do nendang kursi pelajar yg mau ganggu Eun Sang.... Keren dan maco banget.... Hehehe

    ReplyDelete
  14. komen dlu ah, bru baca... :) Terima kasih mba.... udah lama nunggu... akhirnya keluar jg part 2nya.... keep spirit ya mba.....

    ReplyDelete
  15. selalu dukung KT & ES.. semoga cinta mereka tetep bersatu walau badai menghadang..

    ReplyDelete
  16. Mba°•°•°•„ mau nanya•••… memangnya, Tan punya saudara kembar ya???°°°… gimana sich ceritanya???•••…

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha... nggak.. itu bisa-bisanya aku aja. lagi nebak2 apa yang ada dipikiran young do pas liat eun sang. :))

      Delete
  17. Harry Borrison? Wkwkwk... Ngakak baca bagian ini..
    Ny.Han oh Ny.Han... Mommy yg satu ini mmg paling bisa dech..
    Mb Dee thanks, semangatt..

    ReplyDelete
  18. Makasih mbak dee.. Suka bngt baca sinop mbak de apalagi ada analisa nya jd cepet ngerti jln ceritanya. BTW jam brp postingnya??? Pdhl tengah mlm buka blm ada part 2. Hehehehe.. Mbak dee salam kenal yach

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku postingnya jam delapan malem kok... kalo tengah malem, waduhh.. bisa tepar aku.. hehehe.. salam kenal juga.

      Delete
  19. bahas ny han:

    ny han itu pernah g siihh berpikiran "gmn nasibkuu kelak klo tan menikah dgn rachel??",, akuu hanya akan semakin terkurung di rumah yg mewah ini,, seumur hidup aku hanya harus menyembunyikan dirikuu dari orang lain bahkan dari menantu dan besanku sendiri,,,aku tak kan bs merayakan pernikahan tan dan rachel di gedung mewah,, dan mgkn aku hanya bisa merayakan sendiri di kamar dengan sebotol anggur,, setelah menikah tentu saja tan tidak akan serumah dengankuu,, aku tak kan bs shopping di mal dgn menantuku,, aku tak kan bisa menimang cucukuu dan aku hanya bs melihat foto atau video yg dikirim tan diam2 padaku,, dan akuu akan semakinn kesepiann dan terpuruk sampai aku mati,, akuuuu tidak menginginkan kehidupan inii,, aku tidak ingin jadi wanita simpanan lagi,, aku ingin bs muncul di publik sambil menggandeng anakku Tan dan mengatakan kepada semua Tan adalah anakku,,"

    setelah ny han muncul diskl menyamar sebagai ibunya eun sang,, ide segar langsung terlintas dipikiranku,, klooo ny han ingin keluar dari masalah yg aku sebutin diatas,, bukankahh lebihh baik klo ny han menyuruh tan dan eunsang menikah (setelah mereka luluskuliah),, jdii ny han tak perluu bersembunyiii lgii dan bs go publik dan mengatakan tan adl anknya "anak mantu mksudnya,, tpii sma aja dengan anak sndiri kan" hehe,,, ny han jg bs merayakan pesta mewah tan dan eunsang dengan status sebagai "ibu eunsang" dan ibu kandung eunsang bs hadir juga menyamar sebagai budenya eunsang dengan bju mewah dan dandanan yg mewah juga (yg ngedandanin ny han),,

    ituu punn terjadii klo ny han berhenti mempermasalahkan ttg hirarki sosial,,

    tpiii itupun juga akan berdampak sama pak kim,, ahh entahlahh,, pusingg mikirin pak kim,, semuanyaaa saya serahkan sma SW-nim,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayanya eun sangnya gak akan ngijinin deh.. harga dirinya pasti gak akan mau *ehh.. siapa juga eun sang berani ngelarang, ya..* tapi pastinya pediihhh..soalnya ibu Eun Sang diaku budenya Eun Sang, dan ibu Tan menjadi ibu mertuanya Tan. haduh..

      Tapi bener kata oeni, emang kasihan ny. han. bayangkan, berarti selama belasan tahun ia gak pernah ngegandeng Tan, gak jalan-jalan ke luar sama anaknya, sama suami (yang menyimpan).. uhh.. pantesan aja dia suka minum anggur, ya?

      Delete
  20. Replies
    1. karena dia mau ngalamin yang namanya pertemuan orang tua murid. Mungkin bagi kita, pertemuan orang tua murid itu hal yang biasa, tapi buat ny. han, hal itu luar biasa sekali, karena dia belum pernah muncul di acara2 seperti itu, sebagai ibu. Gak bisa jadi ibu Tan, jadilah ia sebagai ibu eun sang.

      Delete
  21. mbak dee kyany yg lbih mirip harry borrison itu chan young deh.... cba ajj tuh dlihat lbh dalem, mukany chan young agak" mirip sma mukany yoo seung ho!!! dn jga mksih bwt sinopsisny, ditunggu sinopsis episode slnjutny fighting mbak dee (^O^)

    ReplyDelete
  22. Bela2in nyuri waktu pas bljar biologi diskolah biar liat sinop dari mbak dee, dan ternyata udah dipost semalam :D
    Makasih yaa mba :))

    ReplyDelete
  23. ny. han vs ibunya eun sang pasangan yang kocak abisss. ny.han vs ny.jung ?aku bingung mau bilng ap ,dua nyonya itu kalau ketemu kaya tom and jerry tpii lucu kalau lg berdebat.
    bagaimana jadinya yha kalau mereka jadi trionyonya ckckck kocakkk..

    ReplyDelete
  24. Kereeen....! Akhirnya keluar jugaaa... Aduh aku suka kalo Ibu ES udah salah nulis. Hihi.. Ny. Han dan Ibu ES, So funny! ^o^ dan ChanYoung sma Ayahnya. Aah I love them.. Mreka itu emg kompak bgt, gk ribet kek hub ortu yg lain. Mreka saling mngrti satu sama lain :)
    Buat ES, Aku harap jgn ngejauhin Tan trus.. Ksian dia, udah cukup kakaknya saja. Kapan mreka bsa saling menguatkan satu sma lain? Humm.. Thanks mba sinops nya.. :)

    ReplyDelete
  25. Suka.....suka....suka..... Makasih sinopsis nya ya mba.. Salam kenal ^^

    ReplyDelete
  26. saya telat banget komennya gara2 baru ngeh ada piku ahjussi-ahjusii cakep di selebaran yang ada sebelum rapat wkwkwk
    ada yang tahu itu nyebutin apa ya? kenapa piku mereka ada di sana hahaha
    para lumnikah ato gimana
    beneran penasaran, detail kayak gini aja sempet2nya ditambahin :P
    gomawo
    *terbangun di awal malam

    ReplyDelete
  27. Ksih jempol aja deh buat film the heirs

    Lee min ho tampan bnget, wkwkk

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...