November 29, 2013

Sinopsis The Heirs Episode 15 - 1


Demi kenyamanan bersama, mohon saat memberi komentar, tulislah sesuai dengan apa yang ada dalam bagian cerita yang ada di dalam postingan. Jangan memberi spoiler. Misalnya jika ingin berkomentar untuk adegan akhir episode 15, tunggu saat saya posting di episode 15 atau tulis komentar di spoiler 15 di tempat Fanny. 

Begitu juga jika ingin mengomentari episode 16, jangan di sinopsis atau spoiler ep 15. Tunggu saat saya akan posting spoiler 16 nanti atau sinopsis 16 di tempat Fanny. Oke..? :) 

Note : spoiler tak bisa saya posting siang ini. Mungkin sore-an, karena saya harus pergi. 

Sinopsis The Heirs Episode 15 - 1



Sementara di dalam Tan mencium kening Eun Sang, di luar Rachel melepas korsasenya dengan marah. Tapi sepertinya korsase itu juga marah padanya karena korsase itu menolak lepas dari tangannya.

Young Do yang ikut keluar, menarik tangan Rachel dan membantu melepaskannya. Tapi bukan karena ia baik hati, tapi karena ia ingin segera memarahi Rachel yang memanggil Eun Sang kemari sebagai pelayan cafe.



Rachel tak ingin meladeni omongan Young Do karena ia sedang marah. Young Do berkata Rachel seharusnya berterima kasih pada Eun Sang yang kali ini menyelamatkan Rachel, “Karena ia sendiri yang mengaku, aku akan melepaskanmu kali ini. Tapi ini yang terakhir kalinya, Sister.”

“Apa Eun Sang tahu begitu perhatiannya dirimu ini?” ejek Rachel.


“Tentu saja tidak. Hal itu sangatlah memalukan,” jawab Young Do. Ia berbalik untuk kembali ke dalam tapi Myung Soo muncul dan mulai berkata ngaco, membuat Young Do heran dan bertanya, “Apa kau sedang mabuk?”

Myung Soo bingung karena sebenarnya ia tak ingin mereka melihat apa yang terjadi di dalam. Ia pun menunjuk pada Rachel dan mulai complain kenapa Rachel tak pernah membalas surat cinta yang ia kirimkan saat SMP dulu. Rachel hanya menatap Myung Soo, mungkin juga berpikiran sama dengan yang diucapkan Young Do.


Beberapa teman mereka (yang dulu menginterogasi Eun Sang, minus Ye Sol) muncul dan mengomel, marah pada Eun Sang yang tak tahu diri bahkan berani mencium Tan. Rachel dan Young Do terkejut mendengarnya dan itu adalah isyarat bagai Myung Soo untuk cabut. Ia pura-pura harus ke kamar kecil sekarang.


Young Do nampak sedih, namun seolah tak peduli, ia berkata kalau ia akan pergi sekarang. Sedangkan Rachel, walau terlihat galau, tapi ia memutuskan untuk kembali masuk. Tapi ia terkejut saat hendak masuk ia bertemu dengan Hyo Sin.


Hyo Sin heran melihat Rachel yang ada di luar dan dengan bergurau Rachel menjawab kalau ia ada di luar karena menunggu kedatangan Hyo Sin, “Karena aku merindukan Sunbae.” Hyo Sin semakin heran dengan jawaban Rachel yang aneh.


Ada telepon masuk di handphone Hyo Sin dan Hyo Sin menyuruh Rachel untuk masuk duluan. Ternyata dari Hyun Joo yang memarahi Hyo Sin karena Hyo Sin tak mengikuti ujian masuk Universitas. Hyo Sin malah tersenyum dan menjawab kalau hal yang seperti ini yang membuat Hyun Joo meneleponnya.

Hyun Joo  bertanya dimana Hyo Sin sekarang karena orang tuanya sekarang mengkhawatirkan anaknya yang menghilang. Hyo Sin mau memberitahu keberadaannya jika Hyun Joo mau menemuinya dan datang sendirian.


Di rumah, Nyonya Han menyeret Ibu Eun Sang ke dalam ruang kerja Presdir Kim dan menyuruhnya untuk mengawasi luar, untuk jaga-jaga walau sekarang Presdir Kim sedang tidur siang, “Kau sekarang adalah komplotanku, Ahjumma.”


Ibu Eun Sang bengong sesaat, walau ia akhirnya berjaga di depan pintu dan mengintip keadaan luar. Nyonya Han berencana untuk membongkar brankas besi Presdir Kim. Ia teringat ucapan Tan yang mengatakan kalau Presdir Kim menyuruh orang memata-matai Tan. Maka ia pun memencet-mencet tombol brankas, tapi pintu tetap tak mau membuka.


Pada Ibu Eun Sang, Nyonya Han mengeluh kalau ia sudah mencoba semua kombinasi, hari ulang tahunnya, Won, Tan, hari kemerdekaan, tapi tetap saja pintu brankas tak bisa dibuka.


Maka akhirnya Ibu Eun Sang pun turun tangan. Seperti detektif kawakan, ibu Eun Sang meraut pensil dengan cutter, sehingga mendapatkan setumpuk debu karbon. Setelah itu ia meniupkan karbon itu hingga terlihat tombol-tombol mana yang sering dipencet oleh Presdir Kim.


Nyonya Han terpana dengan kemahiran ibu Eun Sang yang menyamai Mission Impossible. Ibu Eun Sang meminta Nyonya Han untuk mengingat-ingat kombinasi nomor yang terdiri dari nomor-nomor itu. Nyonya Han pun teringat sesuatu, dan memencet lagi. Kali ini berhasil, namun hal itu membuatnya sedikit kecewa karena kombinasi angkanya adalah hari ulang tahun ibu Won.


Tapi Ibu Eun Sang menyuruhnya segera bergegas karena mereka tak punya banyak waktu. Nyonya Han pun segera mencari dokumen yang ia cari. Dan ketemu! Ada foto Tan dengan Eun Sang, foto Won dengan seorang gadis, dan.. Matanya terbelalak, berseru, “Apa ini?! Omo omo..!”


Tan dan Eun Sang masih saling curi-curi pandang saat Chan Young dan Bo Na menanyai Hyo Sin tentang ujian masuknya yang katanya lebih berat dari ujian tahun lalu.. Hyo Sin tak memberitahu mereka kalau ia tak jadi tes hanya menjawab kalau ujiannya dan hanya tersenyum dan menjawab kalau soalnya tak sesusah itu.


Eun Sang memuji kakak kelasnya, tapi Tan merangkul Hyo Sin dan menyindir, apa Hyo Sin yakin dengan jawabannya? Hyo Sin malah menyindir balik, “Memang apa yang kau ketahui tentang ujian?” Chan Young membenarkan Hyo Sin, membuat Tan kesal.


Rachel muncul dan Tan yang melihatnya pertama kali. Ia langsung menghadang Rachel yang bertanya apakah sekarang Tan merasa bahagia karena sudah mengatakan ke seluruh dunia kalau Tan menyukai gadis miskin? Tan menjawab kalau ia hanya bisa berharap kalau Rachel juga berbahagia sama sepertinya.


Rachel berkata kalau ia sudah berhenti menyukai Tan tapi ia juga tak ingin melihat Tan bahagia, “Untuk mendapatkan Cha Eun Sang kau harus kehilangan sesuatu.” Ia pun meninggalkan Tan dan menghampiri Hyo Sin yang sedang bercakap-cakap dengan Bo Na dan Chan Young. Ia memanggil Hyo Sin untuk menarik perhatiannya dan tanpa basa-basi langsung mencium bibirnya.


Semua terkesiap kaget mendapat pertunjukan untuk kedua kalinya. Pada saat yang bersamaan Hyun Joo muncul sehingga melihat ciuman itu dan Hyo Sin melihatnya.


Hyo Sin bertanya apakah Rachel berniat membuat Tan cemburu? Rachel menjawab tidak. Ia hanya ingin membuat hubungan Tan dan Hyo Sin menjadi renggang. Tapi ia tak memiliki perasaan pada Hyo Sin. Ia berlalu pergi meninggalkan Hyo Sin.


Tapi Hyo Sin menangkap tangannya dan berkata, “Aku juga tak memiliki perasaan apapun padamu.” Dan ia langsung menarik Rachel dan menciumnya, sama seperti tadi, namun dengan mata melirik pada Hyun Joo.


Semua yang melihat lebih terkejut melihat hal itu dan bisik-bisik semakin keras. Namun suara paling keras adalah Bo Na yang melepas bando berliannya, “Sialan! Sialan! Ini adalah pestaku, sialan!”

Hahaha… O iya.. ini pesta Bo Na – Chan Young, ya.. Sampai lupa.. :p


Eun Sang pulang dengan terhuyung-huyung mabuk. Tan yang mengikutinya dari belakang geli dan bertanya apa yang sebenarnya Eun Sang minum. Hanya tiga gelas jus. Tapi Tan kenal dengan Myung Soo. Si biang pesta itu pasti sudah mencampur jusnya dengan alcohol.

Tan mendengar gumaman Eun Sang yang merasa kepanasan dan meminta Eun Sang untuk tak menggodanya, “Karena aku tak akan bisa tahan.”


Tapi Eun Sang malah berbalik dan memanggil Tan, “Hei, Kim Tan. Kim Tan yang tampan.”

“Berhentilah bersikap imut. Berbahaya,” sahut Tan dan berjalan mendahului Eun Sang.


“Kim Tan yang selalu menghampiriku ketika melihatku,” kata Eun Sang menghentikan langkah Tan. Tan berbalik dan melihat Eun Sang yang dalam mabuknya berkata, “Kim Tan yang selalu dalam kesusahan karenaku.”


“Kalau kau bicara lagi, aku akan meninggalkanmu,” ancam Tan.


Tapi Eun Sang menggeleng, merajuk dan malah berkata, “Kim Tan! Aku menyukaimu sekarang. Aku benar-benar suka.”


Tan terpana mendengar pengakuan Eun Sang, apalagi kali ini Eun Sang yang meraih tangan yang ada di saku dan malu-malu menggenggamnya. Tan akhirnya bertanya mengapa tangan Eun Sang begitu dingin? ”Kau benar-benar membuatku khawatir.”


Ia pun menggenggam tangan satunya dan meniup kedua tangan Eun Sang, menghangatkannya. Aww…


Tapi kehangatan itu tak bisa berlanjut karena Nyonya Han menelepon Tan. Maka Tan pun menemui ibunya yang langsung bertanya apakah Tan tadi bersama Eun Sang? Tan tak mau menjawab. Ibunya menyuruhnya datang karena ada hal yang penting bahkan menyuruhnya untuk terbang menemui ibunya, “Jadi bisakah kita melewati interogasi itu?”

Nyonya Han  memberikan jaket ganti dan berkata kalau ia sudah memiliki rencana untuk Tan. “Kau akan minta maaf pada Rachel besok. Kau bilang saja kau kau yang bersalah. Aku punya sesuatu yang akan mengembalikan pertunanganmu lagi. Walau sedikit murahan. Aku akan menemui ibu Rachel besok.”


“Bu,” sentak Tan. “Bukan pertunangan yang aku inginkan. Apakah ibu tak juga mengerti? Aku tak ingin menjalani kehidupan yang palsu lagi.”


“Bagaimana mungkin kau ini palsu? Apapun yang orang katakan, kau adalah anak kedua dari Grup Jeguk!” jawab Nyonya Han dengan nada tinggi.


“Kalau begitu ibu adalah siapa? Apakah dengan hanya menjadi ibuku itu tak cukup bagi ibu?” pertanyaan Tan mengagetkan Nyonya Han.


Nyonya Han merasa sedih hatinya saat melihat putranya tertunduk saat berkata, “Bahkan bagi ibu, aku bukanlah siapa-siapa jika aku bukan anak kedua dari Grup Jeguk.”


Tan kembali ke hotel dan sedih saat melihat kalau kamar Won sekarang sudah rapi dan bersih dari barang-barang Won. Won sudah pindah dari kamar itu dan menyerahkan kamar itu pada Tan.  


Orang tua Hyo Sin menyidang anaknya yang tak mengikuti ujian masuk universitas. Tapi di luar dugaan, kedua orang tuanya sangat pengertian dan menyuruh Hyo Sin untuk mengambil jurusan yang ia maui. Entah itu Ilmu Sosial atau Seni, Hyo Sin boleh belajar apa yang Hyo Sin suka.

“Apakah Ayah Ibu benar-benar serius?” harapan Hyo Sin tumbuh.

“Kau sudah pasti akan menganggur satu tahun. Jadi lakukan apa yang akan kau lakukan,” jawab Ayah Hyo Sin. “Belajar apapun yang kau inginkan, tapi persiapkan juga untuk LEET. Jadi kau bisa langsung masuk ke sekolah hukum.”


“Karena kau sudah banyak belajar, kau akan lebih siap untuk tahun depan,” ujar ibu Hyo Sin dengan penuh pengertian. Ia menggenggam tangan putranya dan menyemangatinya, “Bersemangatlah, Lee Hyo Sin.”


Hyo Sin menghela nafas kecewa dan menarik tangan dari genggaman ibunya, “Sama seperti tes wawancara masuk universitas, Ayah Ibu pasti juga sudah menjadwal ulang ujian masuk universitas untukku juga. Marahlah saja padaku. Kalian membuatku sesak nafas! Apakah Ayah Ibu tahu betapa kejamnya hal ini?”


“Apa kau tahu betapa putus asanya kami karena punya anak yang mengecewakan?” jawab ayahnya tak sabar. “Apapun impianmu.. Ada juga impian yang kami miliki saat kami melahirkanmu. Jangan lupakan itu.”


Paginya, berita Hyo Sin yang tak ikut tes sudah menyebar. Tan menemui Hyo Sin dan bertanya mengapa Hyo Sin melakukan hal itu. Apakah Hyo Sin senang dengan perhatian yang tertuju padanya sekarang?

Tapi Hyo Sin malah bercanda kalau perhatian itu ada pada mereka, karena kejadian kemarin. Ia menunjuk bibirnya dan berkata, “Hubungan cinta dan benci dengan aku nomer satu dan kau nomer dua. Seharusnya hubungan kita berdua menjadi canggung.”

Tan menjawab kalau Hyo Sin tak usah sok pintar karena ia bahkan tak ikut ujian kemarin. Dengan nada lebih serius ia bertanya apakah Hyo Sin baik-baik saja? Bagaimana tanggapan orang tua Hyo Sin?


“Bersemangatlah, Lee Hyo Sin,” jawab Hyo Sin menirukan ibunya. Tan heran, neraka seperti apa yang didiami Hyo Sin sekarang. Hyo Sin tersenyum, “Kau juga tidak sedang ada di awan juga. Soal yang kemarin, aku minta maaf. Sumpah, aku tak bermaksud untuk melakukan ciuman yang kedua. Aku hanya ingin menunjukkan pada seseorang saja.”

Tan menatap Hyo Sin lama, dan akhirnya bertanya, “Jadi.. apakah seseorang itu aku?”

Wkwkwkwk.. jadi beneran dong cinta segitiganya. LOL, Tan kepedean banget, sih.. Tapi melihat ekspresi Tan yang menatap Hyo Sin dengan khawatir (atau sayang?) rasanya Tan tahu apa yang terpendang di hati Hyo Sin.


Saat pelajaran olahraga selesai, beberapa murid wanita menghadang Eun Sang yang berani-beraninya membohongi mereka, menjadi OKB padahal hanya anak miskin. Eun Sang minta maaf, tapi mereka masih terus menghina Eun Sang yang juga menggoda Tan.


Salah satu murid sudah hampir main fisik kalau saja Young Do tak muncul di belakang mereka. Saat mereka mengadu tentang kemiskinan Eun Sang yang masuk ke sekolah mereka, Young Do hanya berkata kalau anak itu tak mempunyai ijin untuk bicara padanya.

Para gadis itu tahu diri dan memilih pergi dengan diiringi sekelumit nasihat dari Young Do, “Berhenti berkomplot. Belajar hidup sendiri-sendiri!”


Eun Sang berterima kasih karena telah menjadi ksatria hitamnya. Tapi Young Do menolak disebut ksatria, karena, “Kalau aku ksatriamu, apa berarti Kim Tan adalah Pangeran Tampanmu? Wajahku itu lebih putih darinya.”


Hahaha.. Eun Sang bahkan geli mendengarnya. Ia bertanya tentang kabar Hyo Sin yang ternyata tak ikut ujian. Young Do menjawab kalau ia dari dulu sudah suka dengan Hyo Sin, “Tapi sekarang aku semakin menyukainya.”


Eun Sang tersenyum dan berkata kalau mereka ternyata bisa juga ngobrol enteng seperti ini, tanpa membicarakan rahasianya, “Kupikir kau mungkin hanya susah mengekspresikan diri sendiri.”

Young Do kesal dan berkata kalau sekarang Eun Sang sudah bisa berjalan sendirian saja. Eun Sang heran dan bingung melihat sikap Young Do. Padahal Young Do menemani Eun Sang agar tak diganggu dengan murid-murid yang lainnya lagi.


Young Do memang tak mungkin bisa mengantarkan Eun Sang lebih jauh lagi, karena ia dipanggil untuk melaksanakan hukumannya, yang lagi-lagi membersihkan kaca. Dan yang berikutnya kita lihat adalah Tan dan Young Do yang membersihkan kaca masih dengan malas-malasan dan tak saling bicara. Tapi kegiatan mereka terhenti saat melihat Won dan Presdir Choi masuk ke lobi sekolah.


Wajah mereka langsung pucat dan Tan bertanya apakah Young Do memberitahu ayahnya tentang panggilan ke sekolah?

“Apa kau memanggil mereka?” balas Young Do.

“Apa ayahmu tahu berapa nilaimu?”

“Bisakah kau katakan pada ayahku kalau aku sudah mengalahkanmu?”


Bwahaha… LOL banget mereka berdua. Mereka berdua hanya bisa memandang ayah dan kakak yang heran tak percaya melihat mereka sedang membersihkan jendela.


Seberapa berkuasanya Presdir Choi dan Won di dunia bisnis, di ruangan kepala sekolah mereka hanya orang tua dan wali murid yang harus mendengar omelan Ibu Kepala Sekolah. Nyonya Jung memanggil Presdir Choi dan Won karena ia sudah tak dapat mengendalikan Tan dan Young Do. 

Won melirik Tan kesal dan meminta maaf. Begitu pula Presdir Choi yang berkata kalau ia akan menasehati putranya. Nyonya Jung bertanya apakah Presdir Choi sudah tahu nilai Young Do?


“Rangking Young Do adalah 98,” kata Nyonya Jung, membuat Presdir Choi berkata kalau ia akan mengingatkan anaknya. Pada Won pun, Nyonya Jung bertanya, “Apakah Anda tahu rangking Tan, Tuan Kim? Rangking 100! 100!”


Tan menggigit bibirnya, tapi Won tetap tenang dan bertanya, “Apakah itu rangking secara nasional?”

“Rangking satu angkatan dalam SMA Jeguk! Dari 100 siswa.”


Bwahaha… Ekspresi Won itu loh, yang melongo saat menoleh pada  Tan, benar-benar tak bisa percaya. Tan hanya bisa ngeles, “Aku ini bukan orang yang setengah-setengah.” LOL. LOL. LOL.


Selesai pertemuan, Presdir Choi bertanya apakah IQ Young Do (note : 150) itu tak bisa membantu nilainya? Young Do hanya tertunduk di belakang ayahnya, bersiap menghadapi yang terburuk. Tapi Presdir Choi melanjutkan, “Tapi tetap saja, kau berhasil mengalahkan Tan untuk pertama kalinya.”


Bwahahaha…  si ayah ini.. Young Do hanya bisa bengong mendengar kegembiraan ayahnya yang salah fokus.


Sementara itu Won masih belum bisa percaya kalau rangking Tan adalah 100 dari 100. Tan menunduk dan minta maaf. Ia akan berusaha lebih baik lagi di ujian final. Won langsung menyergah, “Memang kau bisa lebih buruk lagi?” Haha.. Betul betul betul.


Tan malah tersenyum dimarahi seperti itu, karena ia mengira Won tak peduli pada nilai-nilainya. Won menjadi canggung karena dipuji seperti itu. Tan berterima kasih dan meninggalkannya kakaknya untuk kembali ke kelas.


Saat berbalik, Won terkejut karena melihat Hyun Joo. Tapi Hyun Joo hanya tersenyum sopan tanpa bicara, seakan mereka tak mengenal satu sama lain. Won menghentikannya dengan bertanya, “Apakah sangat berat? Wajahmu kelihatannya lelah.”

Tanpa memandang, Hyun Joo menjawab kalau para guru masih memperlakukannya secara biasa karena belum tahu kalau ia adalah yatim piatu. Ia merasa berterima kasih pada Presdir Kim yang mengundurkan jadwal penerbitan artikelnya hingga minggu depan. Won memotongnya dan berkata kalau artikel itu tak akan pernah terbit, membuat Hyun Joo terkejut.


“Dan jawablah teleponku. Itu tak akan membunuhmu,” tukas Won yang langsung berbalik meninggalkan Hyun Joo. Ia tak menjawab saat Hyun Joo bertanya apakah Won yang menghentikan terbitnya artikel itu, dan malah berlalu pergi.


Nyonya Han menemui Esther untuk memintanya memutuskan pertunangan itu secara resmi. Whaaa..? Sepertinya ucapan Tan yang terakhir di hotel itu benar-benar menyentuh perasaannya.

Esther tentu saja tak mau, apalagi ia diminta oleh seseorang seperti Nyonya Han. Memang siapa Nyonya Han itu hingga berani bicara padanya. Nyonya Han menjawab kalau ia adalah ibu Tan. Tapi Esther menajawab kalau ibu Tan yang ia tahu adalah Nyonya Jung.

Nyonya Han menahan kesabaran dan tetap berkata sopan kalau ia sudah terbiasa dengan anggapan seperti itu, tapi ia tak peduli. Ia merasa kalau usia Tan dan Rachel masih terlalu muda untuk memenuhi janji perusahaan, “Jadi pertunangan ini..”


“Rachel terlalu berharga untuk menikah dengan seorang anak diluar nikah,” potong Esther. “Maafkan aku yang berkata kasar. Aku hanya ingin menjadi ibu yang membela. Kuharap aku tak akan bertemu denganmu lagi.”


Nyonya Han hanya memberikan amplop. Ia sebenarnya tak ingin menggunakan ini dan ia mengeluarkan isinya, “Maafkan kekasaranku. Aku hanya ingin menjadi ibu yang membela.”


Esther terkejut karena di dalam ada fotonya dan Sekretaris Yoon yang berciuman. Ia menyebut taktik Nyonya Han ini sebagai sesuatu yang kotor. Tapi ia setuju, “Baiklah, kita batalkan saja pertunangan ini.”


Hyun Joo memberi tugas murid-muridnya untuk membentuk kelompok yang terdiri atas 2 – 4 orang untuk tugas sastra. Mereka harus membaca novel klasik dan menulis sebuah review. Rachel mengeluh karena novel-novel itu sudah pernah dibaca saat SD. Tapi Hyun Joo berkata kalau mereka sekarang sudah dewasa, dan apa yang dibaca pun juga akan berubah.


Bo Na mengajak Chan Young untuk menjadi satu kelompok. Ia pun juga mengajak Eun Sang yang langsung Eun Sang terima dengan segera. Hanya ada dua anak di belakang Eun Sang yang melihatnya dengan tatapan tidak suka.


Bukaaann.. bukan para gadis-gadis jahat itu, tapi si peringkat 98 dan 100.


Dan itu yang membuat Eun Sang kesal, karena ia sekarang harus berkelompok dengan mereka. Di café, ia menginterogasi Tan dan Young Do, siapa yang berinisiatif untuk menggabungkan mereka bertiga, “Aku harusnya ada di kelompok Chan Young dan Bo Na. Apakah kau, Young Do?”


‘Ini bukan kelompok yang aku inginkan,” bantah Young Do. Eun Sang bertanya siapa yang Young Do inginkan? Young Do menjawab, “Choi Young Do, Cha Eun Sang, Suzy dan Hyuna.”


Haha… Tan melirik Young Do tapi Eun Sang tak merasa lucu sama sekali. Ia sedang tak ingin bercanda, “Apakah ini ulahmu, Kim Tan?”


“Kalau mauku, tentu saja aku ingin kelompok yang isinya Kim Tan, Cha Eun Sang, Cha Eun Sang dan Cha Eun Sang,” jawab Tan konyol. Young Do menoleh padanya dan langsung dikomentari Tan, “Ngapain liat-liat?”


Eun Sang akhirnya menyerah dan karena sekarang ia harus bekerja, maka ia meminta kerja sama mereka. Ia tahu kalau mereka tak akan mau baca buku, jadi ia sudah menyiapkan semuanya, “Aku akan baca bukunya dan kalian akan nonton filmnya. Dan berikanlah setidaknya satu kata saja.”


Eun Sang menaruh satu earphone ke masing-masing telinga kedua cowok itu dan mengancam tak akan menulis nama mereka jika mereka tak bekerja sama, “Lihatlah ke layar dan jangan sampai berkelahi. Pikirkan saja kalian sekarang berada di dunia yang berbeda.”

Hahaha… imut banget mereka berdua .. dan romantis lagi.


Tapi rencana tinggal rencana. Kedua cowok itu duduk diam di depan layar, tapi yang ditonton bukanlah film itu, tapi mereka kompakan nonton Eun Sang yang sedang melayani pelanggan. 


Dan saat ada satu pembeli yang marah karena Eun Sang salah buat minuman, mereka berdua akan berdiri untuk membela Eun Sang.


Eun Sang melihatnya dan langsung mendelik pada mereka berdua, dengan kedua jarinya ia menyuruh agar mereka duduk kembali. Hahaha… Dan seperti dua anak nakal yang diomeli gurunya, mereka pun patuh dan duduk kembali.


Mendadak muncul dua bodyguard yang menyampaikan pesan Presdir Kim untuk membawa Tan pulang ke rumah, bahkan dengan kekerasan jika perlu. Young Do menawarkan keahlian judonya untuk menghalau mereka berdua, tapi Tan menolaknya. Tidak untuk hari ini. Pada Eun Sang yang menatap khawatir, Tan memintanya untuk tak khawatir, “Aku hanya pulang ke rumah lebih dulu.”


Eun Sang menatap kepergian Tan dengan khawatir. Ia minta ijin pada bosnya untuk pergi sebentar selama 30 menit, dan pada Young Do .. ia menatap ragu. Young Do langsung bertanya, “Apa? Kau butuh tumpangan? Bis terlalu pelan, ya?”


Eun Sang akhirnya meminta Young Do mengantarkannya. Young Do mulanya tak mau, “Aku mau pergi ke pesta dan kau ingin nebeng pulang ke rumah?” Ah.. boong banget. Pesta kok di siang bolong. Tapi Young Do memang hanya pura-pura dan menyuruh Eun Sang agar segera bersiap, ia akan mengantarkan Eun Sang pulang.

Ahh… bad boy with good heart.


Tan pulang dan melihat kalau rumahnya sekarang dijaga ketat oleh para bodyguard. Di dalam, Presdir Kim memarahi Tan yang membuat Esther mengembalikan semua hadiah pertunangan dan memutuskan pertunangan itu, padahal Rachel tak ingin memutuskannya, “Apa yang sudah kau lakukan padanya?”


“Aku yang memutuskan pertunangan itu. Kenapa menyalahkannya?” sela Nyonya Han. “Sejak awal aku sudah tak menyukai Rachel. Matanya terlalu tajam, dan hidungnya juga tajam..”


“Bisakah kau diam?!” bentak Presdir Kim, membuat Nyonya Han mengkeret. Presdir Kim berkata kalau Tan baru saja kehilangan kesempatan terakhirnya. “Dengan memutuskan pertunangan ini, Esther tak akan diam saja menjaga rahasiamu dan keluarga kita. Dan kita akan menjadi bahan pembicaraan orang-orang..”

“Dan itu akan membuat Ayah semakin kaya,” potong Tan. “Akan muncul gosip tentang perkelahian antar saudara, harga saham akan naik. Apa yang mesti dikhawatirkan? Ayah tak perlu mengkhawatirkan apakah aku atau ibu akan terluka.”

“Aku mengkhawatirkan tentang kehidupanmu!” bentak Presdir Kim. “Apakah kau melakukan hal ini karena Cha Eun Sang?”


“Aku melakukan ini karena ayah,” jawab Tan langsung. Jawaban itu membuat Presdir Kim marah dan mengangkat tongkatnya untuk memukul Tan. Tapi Nyonya Han langsung menahan tongkatnya, “Pak Presdir, kumohon..” Tapi Tan juga marah pada ibunya, “Siapa yang Pak Presdir? Siapa yang ibu sebut Pak Presdir di rumah ini? Apakah Ayah ini masih atasan Ibu?”

“Apa.. aku harus melakukan sesuatu padanya?” tanya Presdir Kim tetap melanjutkan pertanyaannya. Tan mengancam kalau Presdir Kim tak akan melihatnya lagi jika Presdir Kim menyentuh Eun Sang. Nyonya Han mencoba membujuk Presdir Kim kalau Tan dan Eun Sang masih 18 tahun dan tak akan menikah sekarang.

Presdir Kim menyentak, “Mereka memang tak menikah sekarang, tapi pertunangannya baru saja dibatalkan!” Ia menghukum Tan tak boleh keluar kamar dan tak sekolah. Juga meminta handphone Tan sekarang juga.


Di kamar, Nyonya Han mencoba membujuk anaknya untuk meminta maaf pada ayahnya. Tanpa handphone, computer dan dikurung di kamar, apa yang akan Tan lakukan sekarang?  Tan menjawab kalau saat gelap, ia dapat melihat bintang-bintang dengan lebih jelas, membuat ibunya bingung.

Tan tak menjelaskan lebih jauh, malah bertanya apakah ibunya ini benar-benar yang memutuskan pertunangannya? Dengan nada bangga, Nyonya Han mengiyakan. Ia ingin melakukan sesuatu yang diinginkan Tan, karena ia adalah ibu Tan.


Tan bertanya apakah ibunya tak menyesal? Nyonya Han mengatakan tidak. Ia menggenggam tangan putranya dan berkata, “Untuk pertama kalinya aku menjadi ibumu. Kau menggenggam tanganku dan membawaku keluar dari kamar.”

Aww… ibu ini benar-benar tersentuh dengan perbuatan anaknya saat pertemuan keluarga itu.


Tan pun menggunakan kesempatan itu dengan bertanya, “Karena sekarang aku sedang dikunci di dalam rumah, Ibu ganti mengeluarkanku dari kamar ini.”

Ibu hanya menatap Tan, pura-pura tak mendengar, dan berkata, “Istirahatlah. Aku akan membawakanmu makanan yang enak.” Dan ibu pun keluar dari kamar. Haha..


Rachel menangis mendengar pertunangannya dibatalkan. Ia terserah ibunya yang menikah dan bercerai sesuka hatinya, “Tapi kenapa ibu juga yang harus memutuskan pertunanganku?”


Esther melarang anaknya untuk menangis akan putusnya pertunangannya dengan anak diluar nikah. Keluarga Kim sangat kacau dan lebih baik bagi mereka jika seperti ini. Tapi Rachel marah karena dulu ibunya sangat senang saat ia bisa bertunangan dengan Tan,

“Saat itu ibu pasti merasa senang dan sangat berkelas. Apakah ibu yakin kalau nanti ibu tak akan membagi harta ayah Young Do menjadi dua? Ibu menggunakan 7 hingga 8 pengacara untuk melawan ayah saat bercerai dengannya. Apa itu berkelas?”

“Yoo Rachel! Jaga kata-katamu!” hardik Esther marah.


“Tapi setidaknya aku menyukai Tan, Bu,” ujar Rachel tersedu-sedu, mengagetkan Esther.

Esther menjawab kalau dulu ia pun juga menyukai ayah Rachel, tapi mereka tetap bercerai juga. Ia meminta Rachel segera melupakannya. Tapi Rachel tak butuh saran dari ibunya, “Jangan urusi hidupku lagi. Aku bukanlah produk baru ibu untuk musim ini.”

Komentar :

Kasihan Rachel.

Jika kemarin saya mengasihani Young Do yang tak punya sahabat selain Tan saat SMP, hanya Myung Soo yang bisa berteman dengan siapa saja. Tapi saya lebih mengasihani Rachel. Rachel tak memiliki satupun teman, apalagi sahabat. Hanya Won dan Hyo Sin yang kadang-kadang ngobrol dengannya. Ia adalah Queen of School, tapi ia tak memiliki teman.

Ia pikir ia memiliki tunangan dan dengan sejalannya waktu, ia yang dulu biasa-biasa saja pada Tan mulai menyukainya. Ya iyalah. Tentu saja Rachel bisa jatuh cinta pada Tan yang secara fisik dan kepribadian tak ada yang mengecewakan. Juga karena Tan secara resmi adalah tunangannya dan mereka pasti akan menikah, tak akan rugi jika jatuh cinta pada Tan.

Jadi betapa dunia Rachel terguncang saat tahu Tan menyukai orang lain. Young Do pernah mengatakan kalau Rachel yang mengkhianati perjanjian pertunangan secara bisnis dengan menyukai calon tunangannya. Tapi apakah itu salah? Apakah salah jika seorang wanita akhirnya jatuh cinta pada calon tunangan yang dijodohkan karena bisnis?


68 comments :

  1. 1 eps lagii.. uuuhhhh ga bisa liat kim tan n eun sang lg

    ReplyDelete
  2. Huuh benar dugaan kita semua kan chingu, setelah kita disuguhkan dengan 2 episode yang manis2.. maka siaplah kita menghadapi sisa2 episode yang menyedeihkan, menegangkan dan semoga di akhiri dengan kebahagiaan amiiinnnn….

    jujur banget aku suka gaya rambut baru YD.. dgn gaya rambut barunya muka YD lebih terlihat kalem dan tidak begitu sangar heheheh..

    genggaman tangan KT k ES yg hanya bbrpa detik itu bnr2 buat aku terenyuh enyuh..wlpn tidak saling memandang, tdk saling berkata2 hanya dengan menggengam tangan bbrpa detik , ttpi seolah2 genggaman itu menyalurkan naluri antar KT dn ES. Dan gnggmn itu sprti pnya banyak kata dan banyak makna yg tersirat (lebay dikit hahah).

    iyay mirip2 sih sm BBF .. tp smoga aja endingnya gk kaya BBF yak aaamiiin
    kasian banget ngliat ES yg dipersulit dgn dua pilihan.. sepertinya memang ES milih pilihan yg k 2 deh.. soalnya lihat saja dia naik ke kamar KT tanpa sama skali dihalangi para penjaga!! Malah dipersilahkan.. jujur aku malah gk seneng ngeliat ES tb2 nngol dpn kamar KT dan tersenyum begitu manis. Malah aku melihat senyuman manis ES itu senyuman yg sangat menyedihkan. Aku malah sedih melihat adegan itu. Senyumnya ES itu ngenes bgt buat aku.

    jadi kalo menurutku *mungkin* sebenarnya kenapa YD slama ini ttp setia menyembunyikan jati diri KT yg ssungguhnya dr smua org adlh krna sbnrnya YD nggk mau KT dijauhin dan dibenci smua org.. cukup dia aja yg menjauh dn benci sm KT. Makannya YD Cuma ngebolehin dia doang yg harus, boleh, dan hanya *apasih* ngebongkar jati diri KT k anak2 lain. Karena kalo YD gk ngebongkarin maka gak akan ada org lain yg tau kan? Nah kalo org lain gak tau brarti KT juga aman. Cuma gr2 susahnya YD dapetin hati ES jadilah itu kartu mati untk KT dr YD.

    Buktinya lihat saja sendiri bagaimana sikap YD ke KT sekarang? Baik kan? Perhatiankan YD sbnrnya sm KT.. walapn msh ada sikap gengsi mengakuinya dan kadang ada sikap ngeselinnya jg sih.. sbnrnya gak ngeselin tapi malah lucu kalo menurut ku hhehe …Tapi itu sih hanya menurut imajinasi ku hehehe
    dan untuk Ny. Han aku acungin 4 jempol yg aku punya.. kalo bisa aku pinjem 2 jempol adik ku untk Ny.Han DAEBAK!! Keputusan dan sikapnya bener2 tepat sekali!! Itu baru seorang ibu gak kaya ibu nya R dan ibunya HS yg hnya mementingan kepentingan, dan kebahagiaan diri sendiri.

    YAAAAA Tuan Kim!!!! TERKUTUK KAU!! Aiissshh aku bener2 kesel dan gak abis pikir sm Tuan Kim!! Dia itu nggak punya hati apa gmana sih!! Parah banget ngadu domba anak2nya seniri. Melakukan segala cara yg sebenernya demi PERUSAHAAN bukan demi anak2nya tp selalu mengatas namakan kebahagiaan anak!! Sebenernya ada apa sih sm keluarga Kim ini? Aku bnr2 penasaran. Knp Tuan Kim mati2an membela KT? Dan harus KT yg mnguasai saham? Menurutku Tuan Kim pnya alasan lain selain ank ilegal. Soalnya knp bukan Won yg memegang perusahaan? Pdhl Won jls2 dikatakan ank kandungnya?

    Aduuhh mian Dee unnie dan chingu2 comment ku sangat panjang…
    Gomawo buat Dee unnie dan Fanny unnie.. tetep sehat dan terus semangat buat sinops TH yg tgl 4 episode lagii … Hwaiting!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salsa, maaf, lain kali kalau bisa jangan kasih spoiler, ya. Atau kasih komennya sebagian di sini, sebagian di part 2 nanti. Atau tulis di spoiler ep 15 di tempat fanny.

      Thank you... :)

      Aku juga belum ngerti motifnya Presdir Kim. Aku belum selesai nonton ep 16 soalnya. hihihi...

      Delete
    2. oohhh iya dee unnie miann..
      td aku terlalu semangat ..

      Delete
  3. uhhh.. so sweet deh liat episode ini.. Tan sma Eunsang nya.. ga nyangka sama Rachel dn Hyeo Shin.. mdh2n Kim Tan sama Young Do bisa kembali akrab.. gomawo mba Dee.. hwating ya...

    ReplyDelete
  4. bingung mw komen apa, smw nya ada dsni. Lucu, sedih, romantis.. wkt baca episode2 awal, aku agk kurang yakin tentang genre romcom nya. tp skrg aku bnr2 menikmati nya. alurnya dr yg lucu, ga disangka, sedih, kecewa mpe romantis bnr2 ada. 10jempol bwt Kim Eun Sook :D

    dtggu klnjutanya ya eonni, semangat?! ;)

    ReplyDelete
  5. satu satuny scene yg bs bikin ngakak diepisod ini cm pas young do bilang klo wjahnya lbh putih dari kim tan,,,wkwkwk yg lain sedih,,,,jd gk sbar nunggu kelanjutane ,,,,

    ReplyDelete
  6. q suka nih klo si rachel bener" trus suka sama hyeo sin.. biar ntar hyu joo tetep sama won.hehehehe..

    ReplyDelete
  7. Kasihan nengok Rachel,entah mengapa keknya Rachel ma hyo shin cocok yaa..Smoga akibat ciuman yang hanya membuat org lain cmburu berakibat menjadi cinta bagi mereka berdua..hehehe..Semangat Ɣå媪 mbak buat kelanjutnya "̮

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iaa.. Se tuju bgt sama mba novi..
      Semoga ciuman itu berkembang menjadi cinta.
      Hahaha
      #lebedikit

      Delete
    2. ya... semoga saja rachel ma hyo shi jadi pasangan. trus ES ma KT, YD dan KT jadi berteman lagi. hyu joo tetep sama won. :)
      tapi kira-kira YD cocoknya sama sapa ya???
      kant kasian gag dapet pasangan... hiks.. :'(

      Delete
    3. Ya Young Do kayakny ga da pasanganny,, kecuali nanti ada murid baru di SMA Jeguek,, Suzy Miss A maybe,,,trus YD suka... ngarep.com

      Delete
  8. hahahaha kelakuan jenaka Kim Tan dan Young Do sangat lucu seperti nonton lawakan opera van java saja.
    tapi walau bgtu mereka tetap keren "daebak" makasih mba Dee atas sinopsisnya. tetap semangat ya mba kami tunggu dengan sabar kelanjutannya.

    ReplyDelete
  9. Br td pg liat spoiler... Eh... Ud kluar sinopny... Sy ska sm PSH dia tu cute,kalm... Cock buat actng yg mellow pas bgt poknya... ap lg disandng sm LMH hm.. Dpt bgt... Gomawo y ni... N i like this drama... Dtunggu lnjutnny... ;)

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. Huuufh..!
    Mba dee... Part in lcu,,ngezelin jga..! Zbel bnget zih zma tuan kim..!
    Klw dya ad dzni dah aku jambak2 deh tuh orng..! :D
    ah ya,,buat nyinya han.. daebak bnget deh yah..! :D u/ p'tma kli'y dya mnjdi ibu yg zngguhan u/ kpntingn Tan,, ah yah,,aku zka kkompkan nyonya han dngn ibu eun sang.. Zmga langgeng yah tmnan'y.. :D
    ah yah 1 lgi aku lpa,,Hyo shin,,kzian bnget zih dya,,ortu'y ngga bza liat ap?? Keinginan'y HS tuh ap?? Dya bza'y di bdang ap?? Ortu zmua'y pda nyblin yah dzni,, kcuali ny. Han,ibu eun sang, :D
    upz,rachel klupaan,, kzian jga zma rachel,,dya itu anak yg kzepian zih zbtul'y..! Iya ngga zih?? :/
    ma'f mba dee kpanjangn.. :D hehe

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. wah tangan yg dingin dihangatkan olek kimtan huhu...pengeeeen :P hehe

    ReplyDelete
  14. Lucu banget yee Eunsang pas lagi mabuk. wkwkw
    trus Tan kalau misalnya Eunsang lagi mengungkapkan perasaannya, dia malah suka bengong.. uh mukanya itu loh.. :* haha
    yaaa kim tan, young do.. sweet banget pas berbagi headset . coba kalau diriku yang di tungguin 2 laki laki tampan?? hahaha amin.
    gomawo mba dee.. fighting !!

    ReplyDelete
  15. eh si bona jadi satu kelompok sama ES ga sih? hahaha aku malah jadi kasian sama bona yang pestanya dihancurkan oleh momen-momen orang lain yang tidak terduga.
    KT sama YD jadi romantis gitu ya kaya suami istri yang sering berantem tapi ujung2nya akur

    ReplyDelete
  16. Moment paling cute itu pas kim tan & young do nontonin eunsang kerja XD.. Mkasii sinopsisnya .. Mba dee FIGHTING ! (҂'̀⌣'́)9

    ReplyDelete
  17. paling suka sama dialognya kim tan mha young do, ckckck..
    gumawoo unnie sinopsisnya.
    di tunggu part 2nya. AJA..AJA..AJA SEMANGATT mbak Dee !!

    ReplyDelete
  18. Ichh seneng dech bisa liat Kim Tan, Young Do, Eun Sang akur bisa sama-sama bertiga ( yaaa walaupun buat ngerjain tugas kelompok doang ) hehehe...

    Gitu dong Eun Sang, walaupun gak bisa menerima cinta Young Do, tapi masih bisa jadi temen nya kan ??? Kasian Young Do juga kurang perhatian dari keluarga.

    ReplyDelete
  19. Ny han anda kereeeen!!!!
    Sukaa lihat karakter ibu kyk gitu, jd pengen tw gimana ketemuannya ny han ma tn kim,
    Kox mw yaa ama aki2 tua hehe
    Buat rachel, ternyata dia jg tersakiti jg menjadi pewaris dr keluarga kaya wlwpun dy selalu arogan,judes,sombong,dan kalo jalan dagunya nggak pernah turun ternyata dia jg hanya seorang gadis yg rapuh.
    Yaah itulah hidup setiap orang memiliki cara masing2 untuk menyembunyikan perasaannya.
    Fighting mba dee, mba fanny

    ReplyDelete
  20. rasanya kya' prmen Nano2....
    Sllu bikin deg2an

    ReplyDelete
  21. Aku se 7 bgt sama komentar mba Dee..
    Klo dipikir2 bener jg yah rachel itu sbb nya kasian jg.. Dia ga punya temen sama sekali.. Hidup dgn bergelimangaan harta namun tak ada 1 pun tempat dia berbagi.. :(
    Kagett bgt wktu rachel n hyo sin kissing :o Omg
    Semoga nntii nya semua jdi happy ending yah...
    Moga abng YoudngDo jg bisa bahagia dpt pengganti eun sang..
    Begitu jg rachel.. Mungkin rachel bisa sama hyo sin ajh x lahh.. Hehehe
    Tpi mulai ke sini young do lebih dewasa yahh.. Bisa jdi penolong buat eun sang.. Suka bgt liat abng YoungDo ;).
    Mba Dee terimakasih bnyk :))
    Semangat terus yah mba..

    ReplyDelete
  22. Udah nonton.. tapi tetep nunggu sinop duet mba dee n mba fanny :)

    yang jelas suka sama rambut Young Do yamg sekarang.. makin manis n cute... :D
    ditambah lagi cute lihat Tan n Young Do dah mulai akur sma Tan.. nurut lagi sama Eun Sang.. hiihih

    Bener mba dee sebenar nya yg lebih kasihan rachel dia ga punya siapa2 ... :(


    Lanjut mba dee part 2...

    ReplyDelete
  23. Gak kerasa ya udah tinggal 4 episode lagi,,, Yaaahhh agak sedikit gak rela sich,,, hehehee

    Semoga next ada project bareng lagi buat Lee Min Ho, Park Sin Hye, Kim Woo Bin.

    TErimakasih juga buat mba Fanny sama mba Dee yang selalu share sinopsis nya... HWAITING !!!!

    ReplyDelete
  24. awww.... so sweeet eunsang+tan

    Nyonya sepertinya sadar akan ucapan Tan yang mengena.
    "Apakah dengan hanya menjadi ibuku itu tak cukup bagi ibu?”
    “Bahkan bagi ibu, aku bukanlah siapa-siapa jika aku bukan anak kedua dari Grup Jeguk.”
    makanya langsung membatalkan pertunangan. Nyonya Han melakukan yang terbaik untuk kebahagiaan putranya.

    awalnya q kira Rachel tidak serius menyukai Tan, seperti kta YoungDo Rachel hanya terobsebsi pada Tan karena mereka bertunangan.

    Tan dan YoungDo satu grup ama Eunsang apakah mereka berdua yang melakukannya... sampe dintrogasi sama Eunsang ga ada yang ngaku.. hahahahaa..... jadi intinya nieh mereka udah berteman+baikan.....

    ReplyDelete
  25. Aduuuhh cute nya YD sm KT, kek pinang dibelah 2 :D

    ReplyDelete
  26. seneng bgt liyad tan sama young do jadi anak maniez gtoo mbak,
    pke headset bareng n innocent bgt.. >,<

    ReplyDelete
  27. Aahh aku suka moment nya KT & YD yg kompakan kayak gitu...

    ReplyDelete
  28. Tiap scenes Rachel sama Hyo Shin, mreka kok cocok ya kLo dipasangin....
    sama Hyo Shin Rachel prnah tersenyum natural..
    Tiap kali rachel ngeliat sesuatu yg buat dia kecewa, knp hrus ada Hyo Shin yg liat coba...

    I hope mreka berdua bisa saling menyukai dan berhenti mempertahankan cinta bertepuk sbelah tangannya.

    #Tan- Eun sang
    #ny.Esther-sek.Yoon
    #Hyo shin-Rachel uda dpt adegan Lip to Lip..

    Won-Hyun joo kapan wkwkwkwkwk aku jg pengen ngeliat mreka bs jd so sweet keak Eun Shang sm Tan..

    #next episod kali yaa (ˇʃƪˇ)​ (ˇʃƪˇ)​

    (งˆ▽ˆ)ง smangaat terus mba bikin sinopsisnya...

    ReplyDelete
  29. Berasa tuan kim cuman mau manfaatin tan bt jdi saingan bisnis won. Biar won lebih brusha ngejaga posisi/pun warisannya, sprti dirinya yg dlunya juga bekerja keras bersaing dg saudara2nya sendiri, dy jg brharap won skuat dy. Kode brangkasnya aja kodenya ultah almarhum istrinya. Anak2nya hidup seenaknya tanpa ambisi. Tan yg masih terlalu muda, dan Won yg kemampuannya masih minim dlm memimpin perushaan. Keduanya masih jauh dari harapan Tuan Kim utk memimpin perushaannya yg begitu besar, jadi memang perlu tekanan utk membuat keduanya lebih bekerja keras. Biasanya yg kek gini orang yg penyakitan parah. XDDD *ngedo'ain jeleg mlah.

    ReplyDelete
  30. Aku sangat suka sence saat KT, YD dan ES di cafe..
    Dua laki-laki kaya, tampan tunduk pada satu wanita miskin.......
    Beruntung sekali ES..... Gemes bgt lihatnya di kafe itu.... errrrrrrrrrrrrrrrr

    ReplyDelete
  31. Hyoshin dan Rachel :)) semoga jadi! AHAHAHAHAHA

    *save young do from rachel !!! :))


    aku pernah spoiler di komen gak yah ==a.. maafkan aku mbak, kalo ada.. gak inget soalnya.. XDD







    *Tetep*
    SHIPPER YOUNGEUN FOREVER!

    ReplyDelete
  32. aww...gg clh bca ne....young do nawarin bntuan k'tan buat ngalhin bodyguat.a.....waw.......jde SLBk dunk...(shbat lma bersemi kmbali)hehehe
    Oce FightiNg Mb dee n mb fanny...

    ReplyDelete
  33. Poor Rachel..
    youngdo kocak ya di part ini..
    hidup youngdo shipper hehehe :D

    ReplyDelete
  34. Daebak oenni.. Lanjut part 2 yah..

    ReplyDelete
  35. klo KT sm YD disandingin gtu kuq q jd lbh sk sm si YD yach???
    OOpz...mfkn q yg mulai berpaling dr LMH

    ReplyDelete
  36. aduuh please itu HS jgn ama rahel -_- rahel cuma buat YD XD HS ama HJ ajaa.. Won ama sek yoon aja deh :D
    ES lucu bgt kalo lagi mabok XDD dan tetep... YD MAKIN GANTENG !!!!!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. oh iya aku cuma mau nambahin kalo YD ama tan makin mesra jadi suka deh :D berasa kalo mereka itu lead couple disini :D duaduanya cute pake banget <3 itu soal maminya ES yg bisa nemuin password brankasnya tn.Kim ya gak heran sih.. ibu ES ini waktu di joseon jd bibinya jendral woodalchi dan dia jd dayang yg multitalent (?) XDD ponakannya juga bereinkarnasi jadi city hunter jd ya gak heran kalo bibinya hebat :D
      "kalau aku ksatria mu apakah kim tan adalah pangeran tampan berkuda putih? hey wajahku lebih putih darinya" LOL bgt si YD #kecupmanja

      Delete
  37. "bad boy with good heart." YD hahahaha
    setuju banget euni :D

    ReplyDelete
  38. Hi mbak salam kenal~~ aku sering baca blog mbak tp gak pernah coment :) hehe
    semangat terus mbak! The Heirs daebak deh pokoknya! Makin lama makin seru ajh~ ditunggu part 2 ny..

    ReplyDelete
  39. jeongsin kim woo bin oppa
    mumumu
    fighting unnie

    ReplyDelete
  40. Semakin seru aja. Btw, qlo tan ranking 100, yd ranking 98, trus ranking 99 siapa ya? wkwkwk, tq mb dee

    ReplyDelete
  41. seruuuuu...
    makasih sinopsis nya..
    sinopsis 15-2 nya jangan lama-lama ya mba dee..
    di tunggu.. hehe

    ReplyDelete
  42. young do keren rambutnya,
    gomawo bwt sinopsisnya, dtnggu part 2 & ep 16

    ReplyDelete
  43. young do keren rambutnya,
    gomawo bwt sinopsisnya, dtnggu part 2 & ep 16

    ReplyDelete
  44. young do keren rambutnya,
    gomawo bwt sinopsisnya, dtnggu part 2 & ep 16

    ReplyDelete
  45. young do keren rambutnya,
    gomawo bwt sinopsisnya, dtnggu part 2 & ep 16

    ReplyDelete
  46. young do keren rambutnya,
    gomawo bwt sinopsisnya, dtnggu part 2 & ep 16

    ReplyDelete
  47. young do keren rambutnya,
    gomawo bwt sinopsisnya, dtnggu part 2 & ep 16

    ReplyDelete
  48. young do keren rambutnya,
    gomawo bwt sinopsisnya, dtnggu part 2 & ep 16

    ReplyDelete
  49. Hmmmm YD kau keren bgt...
    Tp ak pribadi ya ska YD sma model rmbut yg lama knapa.. cuz di lbih trlhat smart.. gaya rambut YD ga ad yg niru dri smua pmain. Smua pemain rata2 model rambutx gtu berponi heheeh. klo dganti gtu sih emank dia trlhat lbih kalem kyak di school 2013, n di drama ni jga Kim Woo Bin meranin karakter PHS lgi yg sbenarx sayang bgt sma shabatx.
    사랑해요 오빠 김우빈...^^

    ReplyDelete
  50. episodenya sekarang mulai sedih ya, semoga happy ending

    ReplyDelete
  51. Meleleh, mencair, larut saat melihat tan niup tangan eun sang yg kedinginan..
    Senyum2 sendiri pas ngeliat kelakuan tan n young do..
    So sweet saat liat tingkah young do yg diam2 peduli "bad boy with good heart"
    Sedih saat liat pengakuan rachel tntng peraaannya ke tan..
    Lengkap perasaanku mlm inii.. Tengkyuuu dee unnie.. *_*

    ReplyDelete
  52. Meleleh, mencair, larut saat melihat tan niup tangan eun sang yg kedinginan..
    Senyum2 sendiri pas ngeliat kelakuan tan n young do..
    So sweet saat liat tingkah young do yg diam2 peduli "bad boy with good heart"
    Sedih saat liat pengakuan rachel tntng peraaannya ke tan..
    Lengkap perasaanku mlm inii.. Tengkyuuu dee unnie.. *_*

    ReplyDelete
  53. Good....ditunggu kelanjutanny eonniiii

    ReplyDelete
  54. Berharap scene utk Tan dan YD di perbanyak di episode2 berikutnya. ...
    lumayan bikin ngakak, dan ngegemesin dua2nyaaa,

    ReplyDelete