October 26, 2013

Sinopsis The Heirs Episode 5 - 2

Sinopsis The Heirs Episode 5 – 2

 photo 2003.jpg

Bo Na ternyata tak menemui temannya, Ye Sol. Ia malah mendatangi klub Golf dan mencak-mencak pada Rachel. Ia bertanya apakah Kim Tan benar-benar kembali ke Korea? Myung Soo memberitahu kalau dia tadi bertemu dengan Tan.



 photo 2003.jpg

Rachel terpaku, sebenarnya kaget mendengar berita itu. Tapi di depan Bo Na ia pura-pura sudah tahu dan menyuruh Bo Na untuk memperhatikan Chan Young saja dan bukan Tan, tunangannya, “Karena di Amerika, Chan Young berkencan dengan gadis lain.”

 photo 2003.jpg

Bo Na menyangkal tuduhan itu  dan mengatakan kalau gadis itu adalah teman Chan Young, “Pacarku itu selalu menelepon dan selalu lapor padaku. Tak seperti tunanganmu, tak ada yang tak aku ketahui tentang dirinya!”

 photo 2003.jpg

“Kau sepertinya tahu banyak tentang Kim Tan,” sindir Rachel. “Apa dulu Tan melakukan hal seperti itu?”

 photo 2003.jpg

Bo Na sangat kesal dan itu membuat Rachel heran. Kenapa juga Bo Na ribut saat mendengar kalau Tan datang. Bo Na berkata kalau ia khawatir Tan akan mengusir Chan Young dari sini, “Jika aku dicampakkan Chan Young, aku akan menggunakan semua uangku untuk balas dendam padamu!”

Wihh.. Bo Na ini pasti kebanyakan nonton sageuk, deh..

 photo 2003.jpg

Bo Na meninggalkan Rachel yang langsung mencoba menghubungi Tan. Tapi Tan tak bisa dihubungi membuatnya kesal. Ia semakin kesal saat menemukan Young Do berdiri menutupi lokernya dan bertanya apakah Tan benar-benar kembali.

 photo 2003.jpg

Young Do tak sama dengan Bo Na. Melihat kekesalan Rachel, ia langsung menyadari kalau Rachel pun tak tahu kalau Tan sudah kembali. Rachel menyindir Young Do yang ternyata sangat mempedulikan Tan, “Kenapa? Apa kau takut kalau posisimu akan diambil?”

Dengan santai Young Do berkata kalau ia bukannya takut menemui Tan, tapi ia takut Tan yang akan menghindarinya. Rachel menerima telepon dari Tan dan Rachel berkata jumawa kalau sahabat Young Do itu memang sudah kembali ke Korea. Ia pun mengangkat telepon untuk bicara dengan Tan.

 photo 2003.jpg

Tapi Tan hanya bicara singkat kalau ia sudah kembali ke Korea dan langsung menutup telepon. Rachel tak ingin malu karena tunangannya sudah menutup telepon sebelum ia bicara, berbicara sendiri kalau ia akan menemui Tan nanti sepulang sekolah.

 photo 2003.jpg

Young Do tersenyum dan berkata kalau Rachel tak akan menemui Tan nanti. “Tapi jika kau benar-benar menemuinya, sampaikan padanya ini : Bagaimana kabar ibumu?”

 photo 2003.jpg

Presdir Kim menyuruh ibu Eun Sang duduk dan bertanya berapa lama ia bekerja di  rumah ini? Ibu Eun Sang duduk dan mengambil buku catatatannya. Bersamaan dengan itu, Nyonya Han muncul dan langsung mengira Ibu Eun Sang akan mengadukannya tentang foto mata-mata itu.

 photo 2003.jpg

Separuh histeris, ia pun langsung menghadap suaminya, “Oppa! Oppa! Semua ini adalah salah paham. Aku akan menjelaskan semuanya. Dengarkan saja aku!”

 photo 2003.jpg

Bwahaha… boo’, Presdir Kim dipanggil Oppa? Presdir Kim tersenyum memandang Ibu Eun Sang yang sedang menulis cepat dan meminta Nyonya Han untuk mengatakannya. Nyonya Han menghela nafas pasrah dan melirik Ibu Eun Sang yang menunjukkan apa yang ditulis padanya, Beliau bertanya berapa lama saya tinggal di rumah ini.

 photo 2003.jpg

Nyonya Han terbelalak dan berkata, “Tiga tahun.. Dia ini sangat bagus kerjanya.Tapi ia akan menjawab hanya 2 tahun. Itu benar-benar salah paham. Memang ada masalah?”

Wkwkwk… Nyonya Han ini pinter ngeles banget.

 photo 2003.jpg

Presdir Kim menjawab kalau melihat watak para wanita di rumah ini yang suka naik darah, biasanya pelayan tak akan betah walau hanya satu tahun dan Ibu Eun Sang ini bekerja jauh lebih lama. Oleh karena itu ia ingin berterima kasih pada ibu Eun Sang. Nyonya Han membenarkan dengan penuh kelegaan.

 photo 2003.jpg

Presdir Kim bertanya tentang Eun San sekarang di kelas berapa. Saking senangnya, Nyonya Han langsung menjawab kelas 11. Presdir Kim bertanya tentang prestasi EunSangnya di kelas. Nyonya Han juga langsung menjawab, “Yang itu aku tak tahu. Ayo, cepat kau tulis!”

 photo 2003.jpg

Ha. Ibu Eun Sang pun menulis dan Nyonya Han membacakan, “Dia selalu 5 besar di kelasnya..,” Nyonya Han tak percaya. “Hah? Benarkah?”

Presdir Kim berkata kalau Eun Sang pasti gadis yang pintar karena walau harus bekerja membantu ibunya dan bersekolah. Ia pun menawarkan Eun Sang untuk bersekolah di SMA Jeguk. Nyonya Han mencoba mencegahnya, tapi Presdir Kim terus berkata kalau ini adalah bentuk terima kasihnya pada Ibu Eun Sang.

 photo 2003.jpg

Ibu Eun Sang berdiri dan membungkuk berkali-kali.

 photo 2003.jpg

Eun Sang terkejut mendengar ia akan pindah sekolah. Kata gurunya, Ibu Eun Sang tadi pagi datang ke sekolah untuk menyelesaikan administrasi kepindahannya. Ia semakin heran saat gurunya bertanya bagaimana Eun Sang bisa masuk ke SMA Jeguk, apakah Eun Sang memiliki koneksi agar bisa masuk ke sana?

 photo 2003.jpg

Eun Sang terkejut mendengar SMA Jeguk yang akan menjadi sekolah barunya. Sepulang sekolah, ia bertanya pada ibu apa yang sebenarnya terjadi. Ibu Eun Sang menjelaskan kalau semua ini karena kebaikan Presdir Kim.

 photo 2003.jpg

Tapi Eun Sang marah karena ibu langsung memutuskan tanpa bicara dengannya terlebih dulu. Kondisi keuangan mereka tak cukup untuk pindah ke sekolah itu. Apa ibu tak tahu berapa banyak uang makan, uang operasional bahkan harga seragamnya yang harus mereka keluarkan? Ibu Eun Sang meminta Eun Sang mencari tahu berapa harga seragam, dan ia akan mencarikan uangnya.

Eun Sang langsung bertanya dari mana mereka akan mendapatkan uangnya? “Kita bahkan tak punya uang untuk menyewa rumah. Aku sudah capek, Bu. Kumohon kita jangan buang-buang tenaga membicarakan masalah yang tak mungkin ini.”

 photo 2003.jpg

Eun Sang memutuskan kalau ia tak akan pindah dari sekolahnya. Tapi ibu memukul bahunya keras. Ibu menariknya duduk dan berkata kalau banyak orang ingin bisa sekolah di sana, “Kondisi kita tak memungkinkanmu untuk mengambil kuliah. Maka walau hanya ijasah SMA, dengan ijasah SMA Jeguk kau bisa berkata kalau kau sebelumnya kaya, dan usaha ayahmu bangkrut. Maka kau tak akan dipandang rendah lagi.”

 photo 2003.jpg

Eun Sang kesal mendengar alasan ibunya. Bibi pelayan masuk dan meminta Eun Sang untuk menemui Presdir Kim.

 photo 2003.jpg

Presdir Kim benar-benar pengusaha yang melangkah lebih dulu dari yang lain. Saat Eun Sang berkata kalau ia berterima kasih tapi tak bisa menerimanya karena tak cocok dengan posisinya, Presdir Kim berkata, “Jangan terburu- buru memutuskan posisi mana kau seharusnya berada. Ketika orang-orang ingin berada di posisi yang lebih tinggi, apa kau ingin terus berada di kamar pelayan yang sempit dan gelap?”

 photo 2003.jpg

Presdir Kim menjelaskan kalau SMA Jeguk menawarkan beasiswa ke luar negeri, dan itu membuat Eun Sang tertarik. Apalagi saat Presdir Kim menjelaskan kalau penilaian beasiswa itu bukan hanya dilihat dari prestasi akademis saja.

 photo 2003.jpg

Young Do pulang ke rumah dan senyum ramahnya benar-benar muncul saat ia bermain dengan anjingnya. Sepertinya anjingnya ini tak mau menggonggong, dan Young Do tak memaksanya.  Pelayan dan supir muncul dan berkata kalau Young Do tak makan di rumah dan mobl sudah siap untuk mengantarkannya. Hal ini membuat Young Do kesal karena semua orang kecuali dirinya sendiri, sepertinya tahu apa jadwal kegiatannya.

 photo 2003.jpg

Ia pun menelepon Rachel dan bertanya apa mereka ada janji bertemu? Rachel menjawab singkat kalau Young Do tak perlu banyak tanya dan menyuruhnya langsung datang. Rachel langsung menutup telepon.
Pada supirnya, ia berkata kalau ia akan naik motornya sendiri dan mengancam akan menyuruh anjingnya untuk menggigit supir itu jika tak mau menurut.

 photo 2003.jpg

Ayah Young Do belum juga datang, dan Esther Lee mencoba membuka percakapan dengan berkata kalau ayah mereka biasanya tepat waktu tapi kali ini datang terlambat. Rachel bergumam ayah mana yang sedang mereka bicarakan. Young Do yang menjawab kalau ayah kandung Rachel adalah orang yang tepat waktu.

 photo 2003.jpg


Ibu dan anak itu melirik tajam mendengar komentar Young Do. Tapi Esther Lee mencoba mengacuhkan komentar itu dan memberikan hadiah pada calon putranya yang ia beli di pet shop. Saat ia ke rumah Young Do, ia melihat anjing peliharaan Young Do dan ia dengar kalau Young Do sangat sayang pada anjing itu.

 photo 2003.jpg

Young Do membuka kotak hadiah itu dengan kasar dan tertawa sinis melihat hadiah itu adalah kalung anjing yang penuh berlian. Esther  Lee bertanya sejak kapan Young Do memiliki anjing. Dan Young Do menjawab, “Setelah ibu pergi dan ayah sering pacaran dengan wanita-wanita itu.. mungkin saat SMP?”

 photo 2003.jpg

“Aku membeli anjing itu dari uang saku yang diberikan oleh para wanita yang dipacari ayahku. Anjing itu sangat pintar. Saat aku menyuruhnya untuk menggigit para wanita itu, ia benar-benar menggigit mereka,” ujar Young Do manis. “Jadi bagaimana aku tak menyukainya?”

 photo 2003.jpg

Rachel mengingatkan Young Do untuk berhenti bicara tapi Young Do terus menyerang Esther Lee dengan berkata kalau anjingnya itu tak pernah menggigit orang yang tak memiliki saham di perusahaannya. Dengan penuh sarkasme, Young Do berkata kalau Esther Lee hanya perlu membeli saham di perusahaannya agar anjingnya mau menggigitnya.

 photo 2003.jpg

Haha.. Rachel menyuruhnya untuk berhenti bicara. Namun Young Do memang berhenti bicara karena Presdir Choi sudah datang. Esther Lee mulai ‘menggigit’ Young Do dengan berkata kalau Young Do ada janji lain yang harus dilakukan maka ia akan pergi sekarang.

 photo 2003.jpg

Presdir Choi sudah mulai marah, tapi Rachel menyela dan berkata kalau janji lain itu memang tak dapat dibatalkan dan ia juga memiliki janji yang sama. Ia mengajak Young Do untuk pergi bersama.

 photo 2003.jpg

Young Do tersenyum mendengar ucapan calon adik tirinya itu. Maka saat Rachel meminta Young Do mengantarkannya ke butik yang menjual seragam sekolah (ia datang dengan mobil ibunya), Young Do pun mengiyakannya. Rachel naik ke motor tidak dengan duduk menyamping  walau ia memakai rok dan berkomentar kalau Rachel ini ternyata gadis yang tak seperti yang ia kira.

 photo 2003.jpg

Eun Sang terkejut melihat harga seragam Jeguk yang semuanya adalah handmade, dan harganya 998 ribu won. (=10 juta rupiah). Walau pelayan toko sempat menambahkan kalau seragam musim panas lebih murah yaitu 468 ribu won, tapi semua harga itu benar-benar di luar jangkauannya.

 photo 2003.jpg

Ia semakin terkejut saat keluar butik, ada Rachel Yoo yang baru saja diturunkan oleh Young Do.

 photo 2003.jpg

Rachel heran melihat Eun Sang yang sekarang tak berniat menghindarinya walau Kim Tan sudah kembali ke Korea dan nalurinya benar tentang mereka. Young Do menjadi tertarik saat nama Kim Tan disebut. Ia memperhatikan perbincangan mereka berdua.

 photo 2003.jpg

Melihat reaksi Eun Sang, Rachel menyadari kalau Eun Sang sudah tahu tentang kedatangan Tan di Amerika dan berkata kalau ia sudah mengingatkan berkali-kali saat mereka di Amerika. Kenapa Eun Sang tak mengerti juga?

 photo 2003.jpg

Tak menjawab, Eun Sang malah menyuruh Rachel untuk diam di tempat. Rachel heran mendengar ucapan Eun Sang, namun langsung berteriak marah saat Eun Sang mencabut name tag-nya dan berkata, “Apa kau ingat apa yang terjadi di pesawat? Namaku, alamat rumahku dan nomor teleponku, kau mengambil semuanya. Aku hanya akan menambil namamu saja. Jika kau ingin mendapatkannya kembali, telepon aku. Kau sudah tahu nomor teleponku.”

 photo 2003.jpg

Young Do tersenyum melihat keberanian gadis yangi bicara pada Rachel. Saat Eun Sang berjalan meninggalkan Rachel dan menuju ke arahnya, ia melangkah menghalangi Eun Sang yang langsung dibentak, “Kau ini siapa? Apa kau ini bala bantuan untuknya?”

 photo 2003.jpg

Young Do mengangkat bahu dan melangkah mundur, membiarkan Eun Sang pergi. Tapi ia tak berniat untuk melepaskan Eun Sang. Pada Rachel yang marah-marah padanya, ia berkata kalau kali ini Rachel sudah kalah dan menyuruhnya masuk ke dalam butik saja. “Pulanglah sendiri karena sepertinya aku memiliki janji baru.”

 photo 2003.jpg
Young Do segera mengejar Eun Sang dan dengan motornya ia menghalangi langkah Eun Sang.Tanpa basa-basi ia bertanya, apa hubungan Eun Sang dengan Kim Tan? (Tak ada) Bagaimana dengan Yoo Rachel? (Benar-benar tak ada hubungan apa-apa). Jadi mengapa Eun Sang mengambil name tag Rachel? Dan mengapa nama, alamat dan nomor telepon diambil darinya? (Apa urusannya denganmu?)

Young Do menyuruh Eun Sang untuk menjawab pertanyaannya, “Apa kau pikir aku ini sedang memintamu untuk menjawab?” ancamnya.

 photo 2003.jpg

Tapi Eun Sang tak gentar, “Apa pertanyaan terakhir itu juga termasuk dalam pertanyaanmu?”

 photo 2003.jpg

Young Do tersenyum dan kembali meminta Eun Sang untuk menjawab dengan benar karena mereka sepertinya berada di pihak yang sama. Eun Sang tak percaya karena mereka baru bertemu beberapa menit yang lalu. Tapi Young Do berkata kalau mereka sudah pernah bertemu sebelumnya, “Membuat Yoo Rachel marah hanya dalam waktu singkat, selain aku, hanya kau yang bisa melakukannya.”

Ahh.. ternyata itu toh maksudnya pihak yang sama.

Young Do menambahkan kalau kemampuan mereka itu sangat jarang dimiliki oleh orang. Tapi Eun Sang menyela kalau ia tak mau ikut campur dengan urusan mereka, “Jadi, bisakah kau minggir?”

 photo 2003.jpg

Young Do mengerutkan kening heran, “Aku menutupi jalanmu? Bukankah kau tak langsung pergi saja?” Young Do meregangkan tangannya, mencoba menutupi jalan yang sangat lebar itu, “Wow, jadi aku menutupi seluruh jalan ini..”

 photo 2003.jpg

Eun Sang berjalan mengitari sepeda motor Young Do dan meninggalkannya. Tapi Young Do dulu yang meninggalkannya, sekaligus meninggalkan pertanyaan, “Aku bisa mendapatkan nomor teleponmu dari Rachel, kan?”

 photo 2003.jpg

Eun Sang menemui Chan Young dan meminta Chan Young memberikan nomor rekeningnya karena tak ingin memiliki hutang. Chan Young menjawab kalau ia akan mengirimkan via SMS. Dan ia bertanya apa yang terjadi pada SNS Eun Sang? Apa dibajak orang? Apa perlu ia memperbaikinya?

Eun Sang mengatakan tak perlu karena ia membutuhkan hal yang lain. Informasi tentang SMA Jeguk. Ia juga bertanya apa pendapat Chan Young jika ia bersekolah di SMA itu? Chan Young heran mendengar pertanyaan Eun Sang, maka Eun Sang pun menjelaskan kalau majikan ibunya berniat memindahkannya ke SMA Jeguk dan ibu langsung memindahkannya tanpa konsultasi dulu padanya.

Chan Young sepertinya tak suka dengan rencana itu, tapi ia bertanya apakah Eun Sang memang menginginkannya? Eun Sang menjawab kalau ia sebenarnya sedikit iri melihat Chan Young bisa bersekolah di sana. Sekolah itu bisa mengubah ekor ularnya menjadi ekor naga. Jadi ia merasa tak memiliki alasan untuk menolak tawaran itu.

 photo 2003.jpg

Mendengar alasan Eun Sang, Chan Young pun berkata kalau banyak hal yang akan berubah, namun  ia tak bisa memungkiri bersekolah di Jeguk memang sesuatu yang sangat besar. Ia pun mengucapkan selamat datang di sekolahnya. Walau dari ekspresi wajahnya, Chan Young masih nampak keberatan.

 photo 2003.jpg

Tan berkeliling di gudang anggur, dan menemukan kotak yang berisi barang-barang lamanya. Ia membuka novel hadiah dari Lee Bo Na. Ada ucapan di halaman pertama : Untuk memperingati dua dua hari-nya (dua puluh dua hari pacaran) Tan dan Lee Bo Na. Cintamu, Lee Bo Na.

Tan tersenyum dan membuka-buka buku itu. Tapi ia segera bersembunyi saat melihat pintu terbuka dan Eun Sang masuk sambil menelepon.

 photo 2003.jpg

Eun Sang menelepon Chan Young dan berkata kalau ia sudah mentransfer uang tiket. ‘Sekarang rasanya Amerika sudah benar-benar tamat.” Eun Sang teringat akan pesan yang ia tempelkan di papan kampus Tan dan menjawab kalau Amerika sangatlah jauh dari kamar pembantunya.

 photo 2003.jpg

Tan mendengar semuanya, dan hanya terdiam. Eun Sang menutup telepon dan termangu.

 photo 2003.jpg

Eun Sang heran melihat semua lampu taman yang dinyalakan seakan tak khawatir akan biaya listriknya. Handphonenya berbunyi. Dari Tan yang langsung menyapa seram, “Halo Sydney..”

Eun Sang tersenyum mendengar kutipan Tan dari film Scream yang tak menakutkan itu. Apakah karena hal ini Tan mencari tahu nomor teleponnya?

 photo 2003.jpg

“Lihatlah ke lantai dua,” jawab Tan. Eun Sang heran apa maksudnya lantai dua? Ia mendongak, mencari, “.. di mana?”

 photo 2003.jpg

Dan di sana, ia melihat dreamcatcher yang tergantung di jendela kamar di lantai dua rumah utama. Ia tercengang, dan Tan dengan lembut berkata, “Berbaliklah.”

 photo 2003.jpg

Eun Sang berbalik dan tak dapat mempercayai apa yang ia lihat di hadapannya.

 photo 2003.jpg

Ada Tan di sana. Tan ada di rumah majikan ibunya.

 photo 2003.jpg

Tan menghampiri Eun Sang dan Eun Sang terbata bertanya bagaimana Tan bisa ada di sini? Tanpa melepaskan pandang pada gadis itu, Tan meminta Eun Sang untuk memikirkannya lagi.

 photo 2003.jpg

Eun Sang berbalik untuk melihat dreamcathcer-nya  sekali lagi dan menyadari semuanya. Bukit Hollywoodnya ada di sini. Tapi ia tetap bertanya, ingin mencoba kalau-kalau dugaannya salah, “Apa mungkin.. kau.. adalah anak kedua di rumah ini?”

“Hmm..”

Bukit Hollywoodnya ada di depan matanya. “Kau.. adalah anak kedua dari pemilik perusahaan Jeguk?”

“Hmm..”

“Jadi, saat kita bertemu di depan rumah. Apa kau sudah tahu kalau aku tinggal di rumah ini?” tanya Eun Sang tak percaya.

“Hmm..”

 photo 2003.jpg

Suara Eun Sung bergetar menahan tangis, “Jadi.. apakah kau tahu kalau aku tinggal di sini di kamar pembantu? Apa kau juga tahu?”

“Hmm..”

 photo 2003.jpg

Mata Eun Sang bekacara-kaca. Ia berbalik dan melangkah pergi, tak ingin membiarkan Tan melihatnya menangis. Tan memanggilnya, tapi Eun Sang terus melangkah pergi.

“Apakah.. aku mungkin merindukanmu?” tanya Tan.

Eun Sang terpaku mendengarnya. Bahunya naik turun menahan isak tangis. Tapi ia kemudian melanjutkan langkahnya.

 photo 2003.jpg

Di kamar, Eun Sang tersedu-sedu, menyadari semuanya sekarang sudah tak mungkin lagi.

 photo 2003.jpg

Tan juga termenung di kamar. Ibunya masuk untuk membawakan seragam barunya. Ia meminta dengan sangat agar Tan bisa melakukan semuanya dengan baik dan kuasai sekolah itu. Tan bertanya, “Dengan menjadi gangster?”

Haha. Maksud Nyonya Han bukan itu. Tapi menguasai sekolah dengan nilai pelajaran, “Anak pelayan itu selalu 5 besar di kelasnya. Dan ia juga pindah ke sekolahmu sekarang. Jadi apa kau mau dikalahkan olehnya, kau yang adalah si pemilik rumah?”

Mata Tan hampir melompat saat mendengar kalau Eun Sang juga pindah ke sekolahnya.

 photo 2003.jpg

Keesokan paginya, Eun Sang datang ke sekolah masih tanpa memakai seragam sekolah. Ia terbengong-bengong melihat mobil-mobil mewah yang mengantarkan para siswa dan obrolan mereka yang membicarakan tentang harga saham yang turun dan membuatnya rugi 2 milyar won.

Eun Sang terbelalak mendengar angka won yang disebut itu. Ha.. sepertinya tak akan muncul nama SMASH dan Cherrybelle di perbincangan anak-anak sekaya itu. Eun Sang menghela nafas dan menjaga mentalnya agar tetap terjaga.

 photo 2003.jpg

Tapi susah juga saat ia masuk ke sekolah yang megah dengan perbincangan bahasa Inggris di antara para siswa dengan barang baru yang dibicarakan bukanlah sepatu baru atau tas baru, tapi mobil baru.

 photo 2003.jpg

Rachel melihat kemunculan Eun Sang, namun Bo Na dulu yang menyapanya. Apa yang Eun Sang lakukan di tempat ini? Mereka terkejut mendengar jawaban Eun Sang yang mengatakan kalau ia pindah ke sekolah mereka.  Sahabat Bo Na, Ye Sol muncul dan bertanya siapa gadis itu?

“Anak pindahan. Aku benar-benar tak bisa percaya,” jawab Bo Na.

Myung Soo muncul dan melihat gadis yang baru dilihatnya dan menanyakan hal yang sama seperti Ye Sol. Dan jawaban Bo Na juga masih sama, “Anak pindahan. Aku benar-benar tak bisa percaya.”

Hahaha.. kalau lagi tercengang, pilihan kata Bo Na jadi sedikit, ya..

 photo 2003.jpg

Myung Soo memperkenalkan dirinya. Tapi perhatian mereka teralih karena para siswa lain ribut karena kemunculan seseorang. Rachel, Bona dan Myung Soo menyadari siapa yang mungkin datang. Myung Soo segera pergi mencari Bo Na dan yang lain segera mengikuti  gelombang siswa yang berlarian keluar, meninggalkan Eun Sang sendirian.

 photo 2003.jpg

Dan benar saja. Tan berdiri di depan sekolah, tersenyum memandang Bo Na dan menyapanya. Tan juga menyapa Rachel yang memandanginya dengan kesal, “Walau kau tak menatapku seperti itu, tak ada orang di sini yang tak tahu kalau kita bertunangan.”

Tan kemudian menyapa target berikutnya, Chan Young. “Pacar mantanku. Kenapa kau ada di sini? Apa karena tunjangan pegawai?”

 photo 2003.jpg

Bo Na kesal melihat ucapan Tan yang masih seperti dulu. Hyo Sin memandang kerumunan itu dengan penuh rasa tertarik. “Munculnya Lucifer di sekolah setan. Benar-benar menyenangkan.”

 photo 2003.jpg

Young Do datang dan masuk ke arena pertandingan. Hyo Sin tersenyum dan menonton dari atas, semakin tertarik melihatnya.

Keduanya berhadapan dan saling memandang. Penuh cinta? Penuh benci? Entahlah. Tapi Tan yang menyapa lebih dulu.

“Aku merindukanmu, teman.”

“Selamat datang.”

“Tenanglah. Aku tak akan langsung melakukan apapun padamu.”

“Tetaplah menyapa. Kalau tidak, anak-anak ini nanti akan terkejut.”

 photo 2003.jpg

Tapi anak-anak itu semua sibuk memperhatikan pertunjukan di depan hingga tak menyadari kalau ada gadis tak berseragam sekolah berjalan ke arena yang sibuk dengan handphone-nya.

Gadis itu juga tak sadar kalau dirinya masuk ke dalam arena. Ia sedang mengetik pesan, Chan Young, kau ada di mana? Aku sudah ada di sekolah seka .

 photo 2003.jpg

Eun Sang merasa keanehan dan ia mendongak.Betapa kagetnya saat ia menoleh ke kanan, ia melihat wajah seseorang yang baru saja ia lihat kemarin malam. Begitu juga saat ia menoleh ke kiri, dan melihat wajah seseorang yang  menghadangnya di jalan kemarin malam.

 photo 2003.jpg

Dan ia pun tersadar saat menoleh ke sekeliling. Para Siswa SMA Jeguk yang tadi membuatnya takjub, sekarang memandanginya.

Komentar :
Jadi pengen di posisi Hyo Sin. Pasti seru melihat pertunjukan dimana kelinci masuk ke arena pertandingan antara harimau dan serigala.
Have a nice weekend everyone.

43 comments :

  1. thx sinopsisnya.. sdh tak tunggu dari kemarin. ditunggu ep 6 nya ya...

    ReplyDelete
  2. Akhirnya part 2nya keluar juga..semangat mb dee !!!! ^^

    ReplyDelete
  3. keren..

    kyknya hyo sin yg bakal jadi pencair suasana
    smg aja dia ga ikutan jadi jahat

    thx u mb dee

    ReplyDelete
  4. Menurutku entar org ketiganya Bo Na deh bkan Rachel~apa entar bkal ptus y ama Chan Young? Tan kyknya jga msih ada rasa ama Bo Na oohh Nooooo

    ReplyDelete
  5. dari pagi udh bolak balik ke blog ini, akhirnya muncul jga part 2 ny.. mksih mba,, lanjutkan.. episode 6 ny jngn lma2 y mba..

    ReplyDelete
  6. Tq Sinopsisnya mbak... Kereeennnnn...

    ReplyDelete
  7. Mbak Dee.... makasih ya sinopnya, hmmm....semakin menarik

    ReplyDelete
  8. Ahrny.. mksh bak dee ..dr pgi td bolak balik nungguin part 2 ny..mkin pnsaran ja..gmna eun sang bradaptsi dg skul bru ny..

    ReplyDelete
  9. Dr pagy mantengin teruz akhirnya kluar juga.semangat mbg.....d tunggu lanjutnnya .makasie

    ReplyDelete
  10. Keren banget ini drama. :)
    Penuh dengan permen yg super manis :D

    ReplyDelete
  11. Gomawo mbak dee..
    ditunggu episode berikut ny.. :)

    ReplyDelete
  12. Gomawo mbak dee..
    ditunggu episode berikut ny.. :)

    ReplyDelete
  13. kerenn2 ..
    Jadi penasaran ma episode 6nyaa ^^

    ReplyDelete
  14. gomawoo..
    tetep semangat ya....

    ReplyDelete
  15. I like this....seruuu abis,
    makasih ya mbak dee....lanjutttt :)

    ReplyDelete
  16. muncul jg part k 2, ngakak dengan ibu han manggil oppa, seharusny ahjussi dong, hehehhe..
    mulai jg pertandingan antara kim tan sm young do, episode berikutny psti bakal seru, gomawo sinopny mbk dee, selanjutnya d tnggu,

    ReplyDelete
  17. Lhat tngkah nyonya han..aish majikan jahat tpi bkin ktawa...mau plih spa y a Tan pa Young Do? Chan young aja dech...gomawo eonni..dtnggu klanjutannya...

    ReplyDelete
  18. semangat ya,,,,buat next episode,,,

    ReplyDelete
  19. gak sabarrrr nunggu episode berikut.a :D

    ReplyDelete
  20. Masih curiga sama papanya tan... apa bener2 baik.. atsu mslah licik??

    ReplyDelete
  21. mantafff mba....klnjutannya dtunggu

    ReplyDelete
  22. siap2 EunSang diperebutkan oleh harimau dan srigala :D

    ReplyDelete
  23. hhmm mbak kalo bisa cpat2 nulis sinopsis yg berikut nya,,,,
    biar gak nunggu lama gituhh...
    gak sabar...

    ReplyDelete
  24. Keren abis
    Ngga sabar ama eps slnjutx
    Makasih mba.........

    ReplyDelete
  25. Keren abis
    Ngga sabar ama eps slnjutx
    Makasih mba.........

    ReplyDelete
  26. Klo menurutq alasan ayahny Tan mindahin Eun Sang ke Jeguk biar Eun Sang sdar diri dmna kelasny dia..scra Jeguk keliatan banget strata sosialny..mungkin mikirny setelah di bully Eun Sang psti menyerah dan sdar diri,,⌣»̶·̵̭̌·̵̭̌✽thankyou✽·̵·̵̭̌«̶⌣ ℳв̍ªá°˚..S̤̥̈̊є̲̣̥є̲̣̣̣̥♍ªªªηGªª†̥†̥̥. Di tunggu episode 6 П̥γ̥å..setiap mlam biasany ªa̲̅kц bolak2ik buka blog ini

    ReplyDelete
  27. Mba 1 Won itu = Rp 8 rupiah. jadi harga baju itu ga ampe 1 juta apalagi 10 juta
    any way aku lebih suka chan youg shinhye...tapi chanyoung minho juga oke

    ReplyDelete
  28. Mba 1 Won itu = Rp 8 rupiah. jadi harga baju itu ga ampe 1 juta apalagi 10 juta
    any way aku lebih suka chan youg shinhye...tapi chanyoung minho juga oke

    ReplyDelete
    Replies
    1. biar gampang, biasanya aku kurs-in 1 dolar = 1000 won = 10 ribu rp. jadi 1 won = 10 rupiah, makanya dapet 10 juta. Tapi kalo ngikut kursnya yea berarti harga bajunya hampir 8 juta.

      Delete
  29. Thank's for the synopsis
    kalimat yang paling mengena buat aq ketika tan mengucapkan :

    The first
    “Apakah.. aku mungkin menyukaimu?”
    second
    “Apakah.. aku mungkin merindukanmu?”
    and the last I hope he will say :

    Apakah.. aku mungkin mencintaimu?????????????”
    I waiting for this words............Really,he will say right???

    ^,^

    ReplyDelete
  30. keren banget bner"bertabur bintang..
    makin penasaran..
    di tunggu part 6 nya mba..

    ReplyDelete
  31. haha..................................

    ReplyDelete
  32. akhir.y setelah nngu 2 blanan kluar jg sinopsis.y walaupun bru smpe eps.6. tpi trima ksih yc...

    ReplyDelete
  33. gomawo sinopsisnya un, lanjut terus yaa hwaiting ^^

    ReplyDelete