July 21, 2013

Spoiler Itazura na Kiss - Love in Tokyo Episode 16


Ending Itazura na Kiss - Love in Tokyo.. Duh... pengen ada kelanjutannya. Juga pengen nonton DVD Director's Cut-nya, deh..

Note : spoiler ini banyak gambarnya di beberapa scene. Entah ini spoiler atau sinopsis. Karena gambar dan  percakapan beberapa scene (ehm.. ehm.. yang ada Naoki dan Kotoko) malah jadi detil. 


Bersamaan dengan acara pertunangan Naoki-Sohoko, Kinchan pun juga melamar Kotoko. Kabar itu lamaran Kinchan itu sampai ke telinga Jinko dan Satomi. Pada mereka Kotoko mengatakan kalau ia selalu menganggap Kinchan hanya sebagai teman. 

Tapi Jinko dan Satomi adalah team Kinchan. Mereka selalu menganggap kalau Kotoko sangatlah cocok dengan Kinchan daripada Naoki, "Seorang wanita akan lebih berbahagia jika ia dicintai daripada mencintai. Ini adalah saat yang tepat bagimu untuk memikirkan Kinchan dengan lebih serius."

Kotoko memperhatikan Kinchan saat bekerja di restoran dan terselip pikiran di benak Kotoko saat memperhatikan Kinchan, "Bagaimana reaksi Irie-kun jika ia tahu kalau Kinchan telah melamarku? Apa ia akan terkejut, walau hanya sedikit? Atau.. "


Setelah pertunangan, Direktur Oizumi ingin mengadakan pernikahan secepat mungkin. Tapi Naoki meminta agar pernikahan dilakukan setelah operasi ayahnya yang akan dilakukan di akhir tahun. Maka Direktur Oizumi pun setuju dan pernikahan akan dilakukan pada Juni tahun depan.


Di kamar, Kotoko memandangi boneka pemberian Kinchan beserta lamarannya dan merasa belum sreg jika harus menikah. Ayahnya masuk dan menunjukkan rumah kontrakan yang akan mereka tinggali bersama sebelum Ayah mampu membangun rumah sendiri. Ia akan bekerja keras untuk membangun rumah untuk dua keluarga. "Itu jika ada seorang pria yang mau menikahimu," goda ayah.


Kotoko tersenyum, dan setelah beberapa saat terdiam, ia menanyakan pendapat ayah jika ia menikahi Kinchan.  Sesaat Ayah tergeragap mendengar pertanyaan itu tapi kemudian ayah mengatakan perasaanya, "Aku senang jika kau menikahinya, jadi ia bisa meneruskan usaha restoranku. Tapi kau jangan merasa wajib untuk menikahinya," ayah buru-buru menambahi. "Perasaanmulah yang terpenting. Jika ada pria yang mampu membuatmu bahagia, aku tak akan peduli tentang restoranku."


Kinchan membawa Kotoko yang disuruh menutup mata sampai mereka tiba di sebuah tempat rahasia. Sesampainya di tempat rahasia itu, Kinchan dengan antusias menyuruh Kotoko membuka mata, "Mengagumkan bukan? Lihat, Kotoko!" seru Kinchan.


De javu, Kotoko menatap pemandangan di depan. Pemandangan ketika Naoki membawanya saat kencan dadakan mereka. Seluruh kenangan saat itu mengalir kembali. Saat Naoki mengakui kalau sebenarnya Naoki tak pernah membenci Kotoko.

Kotoko termenung hingga Kinchan harus membangunkannya. Kinchan yang tak sadar kalau Naoki mengajak kencan di sini (dan bukan di bioskop mesum), mengira Kotoko diam karena lapar. Maka ia pun mengajak Kotoko pergi makan. Tapi sebelum pergi, Kotoko mendengar suara Sohoko yang mengagumi pemandangan di depan mereka.


Mereka pun bertemu dan setelah berkenalan dengan Kinchan, Sohoko mengatakan kalau sebenarnya mereka ingin melihat pameran lukisan di Ginza, tapi Naoki ingin datang kemari sebelum pergi ke sana.

Ahh... ada yang ingin mengulang masa lalu, ya?


Kotoko menunduk lesu, berpikir kalau Naoki memang tak menganggap tempat kencan pertama mereka ini spesial dan tak peduli sedikitpun tentang kencan itu dan malah mengajak Sohoko ke tempat ini. Sohoko mengajak mereka makan berempat di restoran bacon. Kotoko dan Kinchan kompak  menolak, merendah dan sedikit bercanda kalau mereka tak terbiasa makan bacon melainkan sosis.


Tapi reaksi Naoki malah, "Kau tak bisa memaksa mereka untuk pergi, Sahoko-san. Sangat menyiksa mereka untuk pergi ke tempat seperti itu. Mereka cocok di level mereka saja."

Bahkan Sohoko pun juga bengong mendengar ucapan Naoki. Kinchan dan Kotoko tersinggung mendengarnya. "Apa kau ini ingin mengatakan kalau kami ini bodoh?" seru Kotoko marah.

"Apa itu tidak benar?" tanya Naoki.

"Naoki-san..," tegur Sohoko.


"Kinchan, ayo pergi dan lakukan sesuatu yang sesuai level kita," Kotoko menarik tangan Kinchan pergi.

"Kotoko-san..."

Kotoko berbalik dan tersenyum pada Sohoko, "Sohoko-san, kami pergi dulu. Kami akan makan sosis sekenyang mungkin," Kotoko berucap manis pada Sohoko tapi melirik sinis pada Naoki, "Sampai jumpa."
Kotoko pun kembali menarik tangan Kinchan.


"Kotoko," panggilan Naoki menghentikan langkah Kotoko. "Kalian berdua benar-benar pasangan serasi."

Kotoko memaksakan senyuman dan berterima kasih sebelum menghentakkan kakinya, pergi.


Sohoko tercengang melihat sikap Naoki yang berbeda dari biasanya, "Seperti bukan dirimu, mengatakan sesuatu yang kejam pada Kotoko."

Naoki tersenyum, "Seperti bukan aku? Jangan khawatir, aku tak akan pernah berkata seperti itu pada Sohoko-san."


Sohoko menunduk kecewa, "Kau adalah pebisnis yang handal dan kau tahu segalanya. Tapi kau tak tahu perasaanmu sendiri, Naoki-san. Aku ingin pulang."


Sohoko meninggalkan Naoki. Tapi Naoki tak mengejarnya. Sementara Kotoko? Menepati janjinya. Makan sosis sebanyak mungkin untuk meluapkan kekesalan.

Papa Aihara mengungkapkan keinginannya untuk pindah pada sahabatnya. Mama Irie menangis dan merasa semuanya sudah berakhir.

Di restoran, Kinchan mengajak Kotoko untuk mengisi hari libur besok dengan belajar bersama, mempelajari masakan Jepang bersama. Kotoko mengiyakan.


Naoki pulang ke rumah dan menemukan Mama Irie sedikit mabuk dan memberitahukannya kalau keluarga Aihara akan pindah dari rumah ini, "Apa kau tidak apa-apa dengan hal ini, Naoki?"


Naoki tak menjawab, malah naik ke atas. Tapi sesampainya di atas, ia memandangi lama pintu kamar Kotoko sebelum masuk ke kamarnya sendiri.


Tapi keesokan harinya, ia ternyata mencari Kotoko di lapangan tenis. Sudo-san mengatakan kalau Kotoko tak latihan hari ini. Ia juga bertemu dengan Matsumoto yang secara terus terang mengatakan kalau ia tak menyukai Sohoko. Alasannya? "Karena aku tak bisa menjelek-jelekkannya yang tak memiliki kelemahan."

Ha. Emang lebih pantas dengan Kotoko, ya Yuko? Kotoko bisa dicela terus menerus.


Di tengah jalan, Naoki bertemu dengan Jinko dan Satomi yang kaget melihat Naoki ada di kampus. Namun walau kaget, Jinko dan Satomi tak menyia-nyakan kesempatan. Mereka mengatakan kalau Kotoko tak pergi ke kampus karena sedang ada di restoran yang walau tutup, tapi Kotoko pergi ke sana untuk belajar bersama.

Naoki kaget mendengar Kotoko belajar bersama dengan Kinchan. Kedua sahabat Kotoko berkata kalau Kotoko akan memberi jawaban lamaran Kinchan.


"Lamaran?' Naoki berbalik kaget.


Jinko pun mengiyakan kalau Kinchan sudah melamar Kotoko. Dan Kotoko akan menerima lamaran Kinchan, "Pada akhirnya Kotoko menyadari siapa cinta sejatinya." Dan Satomi pun menambahkan, "Cinta sejati yang tak memandang uang, status dan jabatan."


Mereka pun berlari meninggalkan Naoki yang masih tetap mematung. Setelah jauh dari Naoki,Satomi bertanya apa boleh mereka mengatakan hal ini pada Naoki? Kotoko tak pernah mengatakan kalau akan menerima lamaran Kinchan. Tapi Jinko berkata tak apa-apa, "Itu adalah pelajaran yang pantas untuk orang kejam seperti dia." Mereka pun tertawa gembira.


Di restoran, Kinchan menyajikan menu barunya. Dan enaaakkk.. sekali. Walau hanya makanan rumahan, tapi makanan yang dibuat Kinchan sangat enak. Kinchan berkata kalau ia ingin membuka restoran dimana orang bisa makan makanan rumah dengan suasana rumahan, "Dan akan ada nyonya restoran yang sangat baik dan ramah menyambut mereka. Kita akan menjalankan restoran itu bersama-sama."


Kotoko tercengang mendengarnya.


Naoki berjalan murung. Namun di tengah jalan ia berhenti, seakan tak bisa memutuskan apakah ia harus terus berjalan. Ia mendongak saat merasakan tetes hujan. Bukannya berlari berlindung, ia tetap berdiri di tengah hujan yang semakin deras.



Kotoko tak bisa memberi jawaban sekarang, tapi Kinchan langsung menebak kalau Kotoko tak mau menjawab karena masih cinta pada Naoki, "Aku akan membuatmu melupakannya," Kinchan memegang bahu Kotoko namun Kotoko menunduk, menghindari Kinchan, "Tidak! Jangan! Irie-Kun..!"


Tak hanya Kinchan yang kaget mendengar nama itu, tapi juga Kotoko. Ia minta maaf pada Kinchan. Kinchan mengangguk frustasi, menyadari kalau Kotoko masih tetap mencintai Naoki. Kotoko pun berlari pergi setelah minta maaf sekali lagi.


Ditinggal sendiri, Kinchan hanya bisa membanting mangkuk di hadapannya dan berteriak marah.


Hujan masih turun di luar sana, tapi Kotoko terus berlari dan menyalahkan diri sendiri,



Aku benar-benar jahat. Aku membuat Kinchan berharap karena tindakanku yang memberikan harapan. Tapi pada akhirnya.. yang keluar dari mulutku adalah Irie-kun. Setelah sekian lama mencoba, terluka dan menyerah.. Tapi tetap saja Irie-kun.Aku tak tahu apa yang harus kulakukan."



Di bawah pohon, Kotoko berjongkok dan menangis. Hujan tetap membasahi tubuhnya. Namun tiba-tiba tak ada air hujan yang menetes lagi dan terdengar sapaan pelan, "Hei.." Kotoko mendongak dan ternganga tak percaya, 

"Irie-kun.. tapi kenapa?"
"Aku datang untuk menjemputmu,"
"Kau datang untuk menjemputku?" ulang Kotoko bingung.


Naoki tak menjawab, malah mengulurkan tangan. Kotoko meraih tangan itu dan berdiri. Bersisian, mereka berjalan bersama.


"Apakah kau bersamanya?" tanya Naoki. Sesaat Kotoko bingung, maka Naoki menambahkan, "Maksudku Ikezawa."

"Oh.. iya. Aku tadi bersamanya."

"Kudengar ia telah melamarmu."

"Benar. Aku tak sejelek itu, kan," jawab Kotoko, mencoba berbangga.

"Apa jawabanmu?"

Kotoko terdiam sejenak sebelum menjawab, "Apapun yang kukatakan padanya, tak ada urusannya denganmu, karena kau akan menikah dengan Sohoko-san."


Naoki tak merespon, maka Kotoko pun meneruskan. Ia akan pindah dari rumah Naoki dan ia akan menikahi Kinchan, "Kami akan meneruskan restoran bersama-sama."

"Apa kau mencintainya?"

"Kinchan sudah mencintaiku sejak awal SMA.."

"Apa kau mencintai seseorang hanya karena ia mengatakan kalau ia mencintaiku?" bentak Naoki.


"Kenapa? Apa ada masalah?" bentak Kotoko balik. "Bertahun-tahun cintaku bertepuk sebelah tangan dan aku lelah terus mencintaimu. Pikirkan saja Sahoko-san. Tinggalkan aku sendiri.."

Payung Naoki terlepas dan ia meraih bahu Kotoko, "Kau mencintaiku. Kau tak dapat mencintai orang selain diriku."

"Kau benar-benar percaya diri," seru Kotoko. "Benar, benar, benar. Tapi aku tak dapat menghindarinya. Dan kau tak mencintaiku sama sekali. Kau memang tak mencintaiku.."


.. dan Naoki menciumnya. Kemarahan yang dirasakan Kotoko langsung hilang saat Naoki menciumnya, dan ia tak percaya saat Naoki berkata, "Jangan pernah mengatakau kalau kau mencintai pria lain selain diriku."


"Ciuman kedua.." ujar Kotoko tak percaya.


"Ini yang ketiga," Naoki mengoreksi, membuat Kotoko bingung. "Kau tak perlu menghitungnya lagi." Dan ia pun mencium Kotoko lagi dan memeluknya.



Seluruh anggota keluarga sedang berkumpul, Mereka kaget saat Naoki pulang dengan menggandeng Kotoko dan meminta pada Papa Aihara, "Saya mohon, ijinkanlah saya untuk menikahi putri Bapak."


Semua terkesiap kaget, bahkan Kotoko juga. Ayah terbata-bata bertanya apakah Noki serius. Naoki seirus, "Aku akhirnya menyadari. Aku.. akan menikahi Kotoko. Tentu saja tak akan langsung. Aku harus meyakinkan agar Oizumi-san menyetujuinya. Setelah perusahaan pulih dan kembali normal. Tapi aku tak dapat memikirkan orang lain," Naoki menoleh ke belakang, "Hanya dia yang aku inginkan."



Kotoko terbelalak mendengarnya. Naoki pun bertanya pada ayah Kotoko lagi, "Dapatkan Bapak merestui kami?"


Papa Aihara mencoba menyadarkan Naoki, "Naoki-kun, kau tahu kan ia tak bisa apa-apa?" Tapi Naoki tetap mengiyakan. "Ia tidak pintar," ("Ya, saya tahu.") "Ia tidak bisa memasak." ("Ya, saya tahu.") "Ia kikuk dan ceroboh. Ia selalu melakukan kesalahan. ("Ya, saya tahu.")

Kotoko merengut mendengar ayahnya menunjukkan semua kelemahannya. Namun ayahnya melanjutkan, "Tapi, ia ceria dan berani. Ia sangat teguh dan penyayang."


Naoki tersenyum dan berkata, "Ya, saya tahu." Kotoko memandangi punggung Naoki, kaget mendengar jawaban Naoki.

Papa Aihara tak dapat menahan haru saat menyetujui permintaan Naoki dan membungkuk, "Naoki-kun, kumohon jagalah Kotoko baik-baik."


Naoki pun mengiyakan dan menoleh ke belakang, "Apakah tak apa-apa jika seperti ini, Kotoko?" Kotoko hanya bisa melong, mengangguk-angguk mengiyakan.


Mama Irie langsung menghambur dan memeluk Kotoko, mengungkapkan kebahagiaannya, "Aku sudah menantikan hari seperti ini tiba."


Tapi Naoki masih harus meminta ijin pada satu orang lagi. Ia membungkuk pada ayahnya, meminta ayahnya memaafkan dirinya yang egois, "Hal ini akan mengacaukan dukungan finansial dari Direktur Oizumi dan juga kerugian besar bagi Pandai."

Papa Irie bersedekap dan berkata kalau hal ini memang akan berakibat buruk bagi Pandai,"Sebagai Presdir Pandai, aku tak dapat membiarkan pegawaiku berbuat seenaknya. Dan jika kau tetap ingin menikahi Kotoko-chan.. hanya ada satu syarat." 


Ayah berdiri dan melanjutkan, "Kau harus mengundurkan diri dari Pandai dan kembali ke sekolah untuk melanjutkan pendidikan sebagai dokter."


"Ayah.." Naoki terkejut. Begitu pula Kotoko.


"Apa kau pikir aku tak tahu?" Papa Irie tersenyum lebar, "Jangan meremehkan ayahmu. Aku sudah tahu. Aku yang membangun Pandai. Aku pula yang akan membangunnya kembali. Aku akan berbicara dengan Direktur Oizumi. Kau, kejarlah impianmu bersama Kotoko-chan."

"Terima kasih," Naoki kembali membungkuk pada ayahnya. "Terima kasih banyak, ayah."


Kotoko ikut bahagia mendengarnya. Tapi ia kemudian teringat sesuatu. Bagaimana dengan Pandai? Papa Irie pun hanya bisa menghela nafas. Mendadak suara Yuki memecah keheningan, "Aku yang akan melakukannya. Akan butuh waktu memang, tapi Ayah bisa bekerja sampai aku besar nanti. Jadi kakak bisa  menjadi dokter."


Ahh... Mama Irie senang mendengarnya. Ia sangat bahagia mendengar semua ini, "Kita akan menjadi keluarga yang sebenarnya." Papa Aihara pun masih terharu dan tak malu untuk mengusap air matanya. Papa Irie meminta Kotoko dan Naoki untuk segera berganti baju sebelum merayakan kegembiraan ini.


Seperti mimpi, di kamar Kotoko Naoki menutupi wajah Kotoko dengan kerudung, dan menyibaknya perlahan, seperti pengantin baru yang baru saja ditasbihkan.

Eitss.. bukan, ya? Ternyata 'kerudung' itu hanyalah handuk untuk mengeringkan rambut Kotoko.


Naoki memegang kedua pipi Kotoko sebelum melepaskan handuk itu. Malu-malu Kotoko memandang Naoki. Ia merasa takut, "Aku merasa kau akan kembali ke Naoki yang kejam lagi saat aku besok bangun pagi."

"Jadi apa kau mau tidur denganku?" goda Naoki.

"Ah.. bukan itu yang kumaksud," Kotoko berteriak malu. 


Naoki tersenyum dan mengacak-acak rambut Kotoko sayang. Kotoko pun bertanya lagi, "Apa kau yakin kalau kau memang menginginkanku?"


Anggukan Naoki membuat Kotoko tersenyum dan berkata, "Aku mencintaimu, Irie-kun."


"Aku tahu.. lebih dari cukup," jawab Naoki. Kotoko merajuk karena ia masih belum pernah mendengar kata-kata kalau Naoki mencintainya. Naoki pun memeluk Kotoko, "Aku mencintaimu."





Kotoko terbelalak mendengar kata-kata itu. Dan senyumnya mengembang saat merasakan kecupan Naoki di kepalanya.


Ia balas memeluk Naoki, tanpa sadar kalau ada tangan membawa kamera masuk ke dalam ruangan. Klik. Dan pintu pun tertutup kembali. Hahaha.. Mama Irie nih masih sempat-sempatnya. 


Dan matanya pun bersinar seperti biasa jika ia mempunya rencana saat bertanya-tanya, "Kapan ya hari Minggu baik yang paling cepat untuk sebuah pernikahan?"


Mama Irie membawa seluruh anggota keluarga untuk berjalan-jalan, tak menggubris keluhan Papa Irie yang harus bangun pagi padahal hari Minggu. Ia meminta maaf pada temannya, tapi Papa Aihara tak mempermasalahkan hal ini. Tapi yang jadi pertanyaannya, memang Mama Irie akan membawa mereka kemana?

"Ke pernikahan," Mama Irie pun menunjukkan kalau ia sudah sampai.. ke depan gereja,


Bwahaha.. tentu saja semua terkejut. Naoki berkata kalau ia tak pernah mendengar rencana ini. Tentu saja karena Mama Irie membuat hal ini sebagai hadiah kejutan. Semua telah lengkap. Bahkan tamunya juga.


Haduhh... gubrak banget. Belum pulih dari kejutan ini, Mama Irie menyuruh semua anggota Irie dan Aihara untuk berganti baju.


Walau sudah berdandan cantik dengan gaun pengantin, Kotoko tersenyum-senyum tapi masih tak bisa mempercayai kalau ia sebentar lagi akan menikah. Yuki datang dan berkomentar, "Fair feathers make fair fowls." Tentu saja Kotoko tak mengerti maksud Yuki. Setelah menghina Kotoko, Yuki pun menjelaskan peribahasa yang baru saja ia katakan, "Maksudnya bulu-bulu yang cantik membuat seekor burung tampak indah. Dengan kata lain, setiap orang yang memakai baju bagus tentu saja kelihatan cantik."


Kotoko pun merengut. Apa Yuki sampai sekarang masih suka menghinanya. Yuki tersenyum dan berkata kalau ia akan memberitahukan sesuatu sebagai hadiah pernikahan. 


Dan ia pun berbisik pada Kotoko, yang bisikannya membuat senyum Kotoko lebar.


Kinchan menghampiri Naoki yang duduk sendirian. Ia memuji Naoki yang kelihatan keren. Naoki berkata perlahan, "Aku akan membawa Kotoko."


Kinchan sesaat terdiam menunduk. Tapi ia kemudian tertawa kecil, "Astaga, Kotoko benar-benar berselera buruk." Namun dengan nada serius ia meminta agar Naoki membahagiakan Kotoko. Naoki akan tahu akibatnya jika Naoki sedikit saja membuat Kotoko menangis. Naoki mengiyakan. Tapi Kinchan belum selesai berbicara, "Kau tak bisa lengah sedikitpun," kata Kinchan serius, dan dengan nada lucu ia meneruskan, "Karena aku akan siap menunggu."


Naoki tersenyum mendengarnya. Ia pun mengulurkan tangan dan mereka pun berjabat tangan. Walau dengan nada lebay Kinchan berbalik kemudian meringis memandangi tangannya, "Tidak.. aku sudah berjabat tangan dengannya."


Bahkan Naoki pun tersenyum melihat keantikkan Kinchan.


Di gereja, Mama Irie memotret Naoki yang tampak kesal. Kesal pada siapa lagi kalau bukan pada Mamanya. 



Tapi kekesalannya hilang saat melihat Kotoko masuk ke gereja dengan digandeng Papa Aihara.  Sampai di depan, Naoki membungkuk pada Papa Aihara dan Papa Aihara juga membungkuk sebelum menyerahkan Kotoko pada Naoki.



Mereka pun berjalan bersama dan Naoki berbisik, "Benar-benar tak nyaman karena semuanya telah diputuskan. Tapi karena kau tampak cantik, aku akan menerimanya."


Aww... Naoki bilang Kotoko cantik. Nggak cuman saya, Kotoko juga kaget mendengar pujian Naoki untuk pertama kalinya.





Mereka pun saling berjanji dan bertukar cincin. Saat pendeta mengijinkan pengantin pria untuk mencium mempelainya, Kotoko tersenyum dan bertanya, "Hei, Irie-kun. Kau sebenarnya telah mencintaiku sejak dahulu, kan?"

"Hah? Apa sekarang kau mengayal yang tidak-tidak?" tanya Naoki langsung melepaskan tangannya dari bahu Kotoko. Tapi Kotoko kali ini hanya tersenyum menang dan berkata, "Aku sudah mendengar tentang ciuman kedua kita. Yuki yang diam-diam mengatakannya padaku."

Naoki memandang kesal pada adiknya. Kotoko tersenyum lebar dan menggoda, "Kau juga jatuh cinta padaku, Irie-kun."



Tak disangka, Kotoko berjinjit memeluk dan mencium Naoki, membuat kaget semuanya. Kotoko tersenyum jahil, "Kau pantas mendapatkannya."



Naoki tersenyum mendengar kata-kata yang dulu pernah ia ucapkan saat ciuman pertama mereka dulu, "Aku kalah padamu." Terdengar sorak-sorai dan tepuk tangan dari para tamu. Mereka pun tersenyum bahagia.


Sepasang pengantin itupun keluar diiringi hujan bunga dari para tamu. Dan mendadak mereka melihat bintang jatuh. Kotoko pun berseru melihat keajaiban yang jarang terjadi, "Bintang jatuh? Di siang hari?"


"Kemungkinan terkena bintang jatuh adalah sepersepuluh milyar," dan Naoki menatap Kotoko sayang. "Bertemu denganmu adalah lebih dari sebuah keajaiban itu."



Kotoko terkejut mendengar ucapan suaminya, namun ia tersenyum bahagia mendengarnya.



Komentar :

Beneran butuh edisi Director's cut, deh. Episode 16 ini benar-benar seperti menonton potongan-potongan adegan. Apalagi di separuh akhir episode 16 ini. Bahkan ending title pun juga muncul saat Kotoko masuk gereja. Seperti waktunya kurang. Kalau saja drama ini diextent satu atau dua episode. Karena buat saya.. kurang banget..!

Masa iya Direktur Oizumi nggak marah, sih? Juga kita tak melihat reaksi Kinchan. Di anime-nya kelihatan banget Kinchan terpukul dan Kotoko - Naoki menemui Kinchan, khusus setelah mereka jadian. Dan sepertinya Papa Irie tahu impian Naoki menjadi dokter karena tas isi buku kedokteran yang belum sempat dibuang oleh Naoki deh.. Jadi sepertinya memang banyak adagang yang dipotong.

Tapi bisa dimaklumi sih.. Ini drama Jepang bukan drama Korea. Apalagi sinetron. Terus juga pengen liat terusannya. Kan nggak diliatin apa yang akan menjadi impian Kotoko. Pengen liat.. Butuh season 2.


64 comments :

  1. Kyaaaaa...
    It sure needs season 2 mba Dee.

    Dta

    ReplyDelete
  2. maksih mbk spoilernya udh kyak buat sinopsisnya...aq juga berharap bgt ad season 2 psti bkl seru

    ReplyDelete
  3. wah kalaupun ngga ada season 2 nya pun dibikin versi youtube pun
    kayak playful kiss pun ngga papa!
    Rasanya kurang banget dehh ..

    ReplyDelete
  4. Arigatou mbak Dee udh ngepost spoilerx alx aq blum smpet DL,,, Iya...disini kyax kurang waktux sharusx 1 Ep mngkin,,, hehe ada special Episodex gk ya kya yg versi koreax :)*Setuju ma comentna mbk Dee :)*

    ReplyDelete
  5. Pengeen liat kemesraan naoki - kotoko lebih lama lagiii >.<
    I need seasoon 2 ,pleeaasssee !!!

    ReplyDelete
  6. Butuh season 2... Naoki jadi romantis.. Thanks bgt mb Dee. Ditunggu project slanjutnya.
    viannie.

    ReplyDelete
  7. Butuh season 2... Naoki jadi romantis.. Thanks bgt mb Dee. Ditunggu project slanjutnya.
    viannie.

    ReplyDelete
  8. Sebenarnya saya sangat mengantisipasi untuk ending dari dorama ini tapi kok sedikit kurang memuaskan yaaa,, menurutku krna tidak ada adegan penyelesaian konflik antara naoki dengan sahoko serta kakeknya seperti permohonan maaf secara langsung naoki ke sahoko,, secara mereka itu sudah bertunangan secara resmi jdi kesannya keterlaluan sekali naoki,, sebagai penonton jujur saya tidak lega,, alangkah bijaksananya ada apabila ada tambahan menit demi kesempurnaan ending yg diharapkan penonton.
    -dari awal,, jauh-jauh hari saya sempet berpikir dan menebak kira2 dimana pasangan kinchan kotoko dan naoki sahoko bakalan bertemu,, secara tempat ngedatenya naoki sahoko itu ditempat yg mahal, mewah, dan berkelas sedangkan tempat ngedatenya kotoko kinchan banyak ditempat2 yg lebih irit kantong jadi kemungkinan mereka akan bertemu di odaba,, dan tebakan saya benar saudara-saudara... kotoko sempat berpikir klo naoki tidak menganggap berarti tu tempat secara tmpat itu merupakan tempat kencan pertama kotoko dan naoki,, itu bagi kotoko,, lain lagi dengan naoki saya yakin naoki itu ke odaba sama sahoko sebenarnya lebih karena ingin mengingat kencan mereka dulu,, naoki rindu akan kotoko,,
    -saya suka cara kotoko membalas naoki pas mereka bertengkar di odaba entah kenapa saya merasa kotoko sangat berkelas,, dan itu membuat sahoko jadi nggak enak hati,,
    -good job jinko satomi, kerja kaliann dalam menyindir naoki merupakan pilihan yang tepat sekali,, suka suka suka ,,, sayaa puaaaasss.
    -yang paling ditunggu-tunggu,,RAIN KISS,, hehehehe,, adegan naoki mengulurkan tangan ke kotoko untuk membantunya berdiri merupakan point plus buatku,, kenapa yaa?? Yaa begitu daaahhh,, hehe and the way naoki confess to kotoko so great,, hanya saja si kotokonyaa ini,, pas naoki meluk lebih baiknya kotoko jangan balas peluk dulu tapi tetep dengen kondisi syoknya kemudian sadar laluu baruu baless pelukannya si naoki biar lebih dramatiss gitu,,
    -adegan handuk,, so sweeeeett,, jarang2 naoki jadi kayak gitu,, setiap inget adegan itu jadi senyum melulu,, tapi dari adegan yg so sweet itu jdi kebanting aka terganggu gara2 adegan pengambilan foto yg dilsayakan ibunya naoki,, diliat dari angel pengambilan fotonya paling hasilnya yg keliatan fotonya Cuma punggung naoki aja,, harusnya adegan ini akan lebih apik dan lebih natural hasilnya apabila:
    1. dari awal pintu kamar kotoko dalam kondisi terbuka sehingga g perlu ada suara buka pintu pas ibunya naoki mo motret mereka
    2. suara jepretan kamera cukup terganggu jdi lebih baik non aktifkan saja bunyi jepretannya dan jangan pakai blitch
    3. supaya hasil gambarnya bagus harusnya posisi naoki kotoko tu deket meja belajar aja biar fotonya keliatan jelas klo naoki dan kotoko sedang berpelukann
    Itu juga terjadii di episode 2 kan,,,

    -oeni-

    ReplyDelete
  9. WEDDING SCENE

    -gaun pernikahan kotoko baguussss saya suka tapi make upnya ituu berlebihan agak menor gitu dan aksesorisnya seperti anting dan kalung yg kegedean itu membuat kotoko terkesan terlalu dewasa sebelum waktunya,, coba deh klo make up dan aksesoris serba minimalis pasti kecantikan kotoko semakin superrr dan semakin manis,,
    -tata rambut ibunya naoki ehmmm ohmiGod,, oh no,, ada yg bisa menjelaskan itu model rambut, model jenis apa yaaa?? Apa itu model rambut seperti habis bangun tidur???
    -adegan kocak kinchan setelah salaman sama naoki bikin saya terharu n menangis,, meskipun dia sedang bersedih tapi dia mampu memberikan senyuman ke naoki dan mampu mencairkan suasana,, Kinchan,, good job,, good boy,, gentleman,,
    -wktu di ep 14 kita kan sempet sebel tuh kok naoki bisa2nya ngegombal ke sahoko,, tapi pada akhirnya dia ngegombal juga ke kotoko,, wah wah wah ternyata salah satu sifat paten naoki yaitu jadi raja gombal,, haha
    -sudo san kok kurusan yaa di ep inii??? Apa dia sakit?? Atauu dietnya berhasil??? (jujur saya iri sama sudo san,, hehehe)
    -banyak diantara kalian yg berharap di season 2 naoki banya cemburunya,, jangan salahh di season yg ini ternyata dia banyak jg lho mengeluarkan ekspresi cemburu,, coba deh kalian rerun lagi mulai dari ep 2,, yg bikin lucu bisa2nya naoki cemburu sama sudo-san coba kalian liat pas yg di ep 8,,
    -di versii ini kotoko yg jatuh cinta duluan,,dan lucunya lagi naoki yg cemburu duluan
    -kinchan versi ini memang layak jadi saingan naoki
    -semoga pihak ITAKISS LIT segera mengannounce season 2 secara resmi agar para itakers sedikit berkurang galaunya dan semoga segera dibuat doramanya dan segera tayang ,, amin
    Bagaimanakah pendapat kalian wahai para itakers????

    -oeni-

    ReplyDelete
  10. bener apa kata mb dee, nonton ep ini ngrasa seperti nonton potongan adegan2,,

    mb,, gmn caranya bs ngedapetin director's cut?? haruss beli yg harganya jutaan itu yaa mba??
    smga ja bagi mereka yg beli ada yg dengan ikhlas mo uplod videonya..

    -oeni-

    ReplyDelete
  11. Naoki aslinya dah gemes banget sama Kotoko tuh.

    Mesem ngikik teriak gajebo di episode ini. Pengen deh ada sp yg menceritakan dr sudut pandang Naoki. Pada bnyk yg kecewa krn kurang dilihatin ekspresi malu2 dan senengnya Naoki di epi ini.Cuma bsa puas ngeliat ekspresi Naoki dr samping, keliatan tuh dia mesam mesem malu dan modus wkwkwkw.

    ok deh terbayar sudah sakit hatinya Kotoko dg sikap Naoki di epi terakhir ini. Melting.....Melting...

    Meski endingnya ky dikejar2 tp manissssss banget. WE WANT MORE

    ReplyDelete
  12. Season 2!!! Pleasee... I'll wait,,
    Asin

    ReplyDelete
  13. aahhhh naoki ..
    kenapa so sweet banget sii ..
    kaya yang beneran pake "rasa" ..
    hihhi ..

    envy banget pas liat naoki tersenyum tulus ke katoko ..

    semoga ada session 2nya .. !!!

    ReplyDelete
  14. Yatta... it's finally ending...
    suka banget sama scene handuk, senyumnya naoki itu lho yang bikin aku ......
    hadeee..... semua airmata kotoko terbayar sudah deh waktu naoki melamar kotoko!!!!!

    meski aku kurang suka dengan make up kotoko waktu wedding, tapi tuxedonya naoki ok!!!!


    WE WANT SEASON 2!!!!!! PLEASE!!!!!

    ReplyDelete
  15. kira2 kalo ada season 2 ceritanya mirip ga ya ama itakiss versi taiwan yg they kiss again yg nyeritain kotoko pengen jd perawat truz muncul saingan bru buat naoki

    ReplyDelete
  16. Rain kiss kurang romantis ahh. Gantung gantung. Berasa di cepetin. Tapi seneng banget liat naoki yang berubah 180' naoki pinter gombal!!!
    Terima kasih mbak dee spoilernya ;)

    ReplyDelete
  17. Rain kiss kurang romantis ahh. Gantung gantung. Berasa di cepetin. Tapi seneng banget liat naoki yang berubah 180' naoki pinter gombal!!!
    Terima kasih mbak dee spoilernya ;)

    ReplyDelete
  18. Enggk bisa koment alurnya trlalu c4 utk ending ini.
    But yg jlas naoki sweet bgt xD
    #pngen lht ekspresi naoki lebih lebih lgi.
    Thankz spoiler.ny mbk dee :-*

    ReplyDelete
  19. aheeeeyyyyy..... dvd box nya selangit harganya ^^ jangan2 nanti bakalan ada yg berbaik hati upload tu isi dvd box di internet hahahahaha... acung jempol kalo ada yang benari upload ^^

    hahaha, pas nonton yg adegan handuk, adikku bisa2nya nyeletuk, "oh, itu buat adegan edisi Ramadhan"... whattt??? ngakaklah kami karena komentarnya hahahahaha....

    makasih mb Dee spoilernya ^^

    ReplyDelete
  20. Ada gitu ibu model mami naoki? Ngasih kejutan nya keterlaluan. Hadeuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia, ada2 aja ya, hehehe
      tapi naokinya mau-mau aja g nolak, hahahahaha
      alasannya aduh, "karena kotoko cantik"....
      jd naoki mr.gombal ya

      Delete
  21. Another disappointed viewer here....
    I was suprised when I find myself 'So this is the end of series I've been hanging all weeks?' after I finish this episode. It's obvious that one important thing for the production team is the process leading on through the happy end. Hence, we've dragged into two episodes of full about arranged-marriage thing and how Naoki heartlessly break our poor Kotoko into pieces. Eventhough I do enjoy watching the progress of Naoki to realise his feeling, but all of this hastily happy moment distract me a lot. I feel like I just looked a glimpse of how sweet Naoki's smile is when they hugged each other (yes, the hugging part more enjoyable to look at other than the rain kiss scene).
    Well, I just share my opinion and regardless my disappoint here this version is still the best and worth to watch.
    However, as a make up of how the rush the last episode, I think second season of ItaKiss LIT is a must.

    Mba dee, thank you for the recap. Apologised for this long comment. hehe^^

    ReplyDelete
  22. Mb dee makasi buanyak udh ngpost spoilernya itakiss LIT.
    Ga krasa ternyata ini udah ending episode. Berasa kurang rasanya, tapi cukup manislah.

    Aku suka semua perlakuan Naoki ke Kotoko di eps ini, feelnya dapet. Mereka nikah? Alhamdulillah turut berbahagia, semoga menjadi keluarga yg sakinah mawaddah warrohmah. Aamiin hihi :D

    Dan untuk Kinchan, dia pria yg hebat bgt, sangat legowo. Walaupun bbrpa kali ditolak, tetep aja ada buat Kotoko. Kinchan, great man!

    Tapi berharap juga kalo ada itakiss LIT season 2. :D

    ReplyDelete
  23. Mb dee makasi buanyak udh ngpost spoilernya itakiss LIT.
    Ga krasa ternyata ini udah ending episode. Berasa kurang rasanya, tapi cukup manislah.

    Aku suka semua perlakuan Naoki ke Kotoko di eps ini, feelnya dapet. Mereka nikah? Alhamdulillah turut berbahagia, semoga menjadi keluarga yg sakinah mawaddah warrohmah. Aamiin hihi :D

    Dan untuk Kinchan, dia pria yg hebat bgt, sangat legowo. Walaupun bbrpa kali ditolak, tetep aja ada buat Kotoko. Kinchan, great man!

    Tapi berharap juga kalo ada itakiss LIT season 2. :D

    ReplyDelete
  24. Mb dee makasi buanyak udh ngpost spoilernya itakiss LIT.
    Ga krasa ternyata ini udah ending episode. Berasa kurang rasanya, tapi cukup manislah.

    Aku suka semua perlakuan Naoki ke Kotoko di eps ini, feelnya dapet. Mereka nikah? Alhamdulillah turut berbahagia, semoga menjadi keluarga yg sakinah mawaddah warrohmah. Aamiin hihi :D

    Dan untuk Kinchan, dia pria yg hebat bgt, sangat legowo. Walaupun bbrpa kali ditolak, tetep aja ada buat Kotoko. Kinchan, great man!

    Tapi berharap juga kalo ada itakiss LIT season 2. :D

    ReplyDelete
  25. pas adegan handuk, kan handuknya nutupin kepala, kayanya naoki ngebayangin pas adegan nikah deh, hahahha,,, seneng naoki... salut ke kin-chan keren!!!

    ReplyDelete
  26. adakah diary naoki kaya diary baek seung jo??? penasaran naoki mulai merhatiin kotoko dari episode berapa ya? apa dari episode 1?

    aduh naoki sweet banget, usaha kotoko keren

    ReplyDelete
  27. Hai...salam kenal Mbak Dee...ini komen pertama ku disini..maaf selama ini jd silent reader aja...tapi untuk ItaKiss ini aku ga tahan mau komen...

    setuju bgt sama komen mbak Dee, kalo episode 16 ini kayak potongan2 adegan...kesannya jd terlalu terburu2..mgkn bakal pas kalo diperpanjang plg ga 1 episode lagi..
    tapi tetep aja menurutku ini versi itakiss yg terbaik (walaupun cuma pernah nonton legkap versi jepang 1996 & bbrp epi ver korea, yg TW ga pernah nonton sm skali) dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

    jadi kesimpulannya di versi ini cinta kotoko dan naoki "dipersatukan" oleh bintang jatuh ya..:)
    kan adegan paling pertama dan terakhir ada bintang jatuhnya...
    adegan pertama yg pas kotoko nulis surat cinta trus make a wish ke bintang jatuh & adegan terakhir pas mereka udah nikah. ditambah lg dialog terakhirnya naoki ke kotoko...awwww...naoki bisa so sweet juga ya..hihihi...
    dan paling suka juga pas jinko & satomi "ngelabrak" naoki di kampus...rasanya ikutan puas kyk mereka..hahaha..

    ga tau kenapa..tapi aku punya feeling kalo bakalan ada season 2...walaupun mgkn ga dlm wkt dekat...mgkn 1,2,atau 3 tahun lg...kalo ga salah yg versi taiwan juga season 2nya 2 thn stlh season 1 kan?

    oya buat @amdya..kalo penasaran itakiss dari POV naoki...ada blogger luar yg ngereview dr POV naoki nih http://mookiehyun.wordpress.com/tag/itazura-na-kiss-love-in-tokyo/. dia bener2 menganalisis perilaku, ekspresi,tindakan naoki.. tp dia br ngereview smpe epi 12..stlh baca ini jd lmyn jelas sebenarnya ada apa dibalik sikapnya naoki..(maaf ya mbak dee,,sy jd promoin blog orang)

    Oopss..maaf komennya jd panjang lebar begini...
    Makasih mbak dee:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf...lupa kasih nama...
      komen di atas oleh -chan-

      Delete
  28. g tw napa sangat amat yakin klo ne versi bakal ada season 2, dan seperti yg mb dee bilang klo ep 16 berasa seperti nonton ptgan adegan,, menurutku potongan adegan yg disembunyiin itu bakalan dimunculin di ep awal season 2, dan itu mmang disengaja dibuat gitu ma directornya,, sengaja ngebuat kita kecewa ma endingnya n mw ngasi kejutan di season 2-nya

    ReplyDelete
  29. Endingnya diluar keinginan, msh kurang greget, kurang romantis, terlalu cepat, padahal pengen liat apa yg bisa naoki lakukan utk membuktikan cintanya pd kotoko supaya setimpal dg usaha kotoko selama ini....hrsnya ada kelanjutannya seperti versi korea atau taiwan... edisi spesial atau session 2... msh belum terbayar kesebelanku pd naoki.... i want more..more..

    ReplyDelete
  30. Wah... Kurang... Setuju. Butuh season dua. (Berharap bakalan ada).
    Tapi dari semua versi yang ada, paling suka Itakiss 2013. Karakter yang diperanin pas banget ama mereka.
    Makasih mbak dee....
    -Yumenas-

    ReplyDelete
  31. Kereen, makasih banyak mbak dee
    setelah menunggu-nunggu tanpa kepastian #lebay
    Tapi setelah membaca ini, entah kenapa ngerasa masih banyak yang ngegantung :(
    Ah, beneran harus ada sp kalo ga season 2 tampaknya

    ReplyDelete
  32. kereen. berharap ada season 2

    ReplyDelete
  33. Endingnya kok kesannya potongan2 gitu yaaa. Tau2 Naoki jd romantis, dan semua masalah selesai triing ilang begitu aja.
    Mudah2an ada season 2nya dehhhh.
    Rain kissunya emang kurang, tapi emosinya lebih kuat dibanding versi Korea. Scene Naoki yg memeluk erat Kotoko, memperlihatkan kalau dia benar2 mencintai Kotoko dan tidak ingin kehilangan Kotoko.
    Agak aneh tiba2 mereka jd menikah katanya gak mau buru2, apa jangan2 Naokinya udah gak sabar sebenarnya henehe, apalagi adegan pas Naoki menunggu di altar dia bukannya kesal dengan ibunya tp dia gugup banget . Scene pas pintu dibuka, oksss banget, keliatan kalau Naoki terpesona sekaligus lega atas kehadiran Kotoko, jd pengen nyubit Naoki saat dia muji2 Kotoko itu cantik saat berjalan di altar.
    Coba sempat diextent kan komplet da gak banyak ketidakwajaran hehehe cuma nambah galau aja kali yaaa buat yang menanti2 episode2 Itakiss *termasuk sayaaaa :D
    GAPAPA, kegalauan saya berkurang sedikit, dibandingkan penantian liat I Hear Your Voicenya Jong Suk-ahhh yg diextend *gyahhhh

    ReplyDelete
  34. setuju ama komentnya mbak dee.emang sih berasa kurang tapi itulah dorama, gak bertele-tele .tapi plusnya feel masing2 pemain dapat banget..apalagi naoki...dari bahasa tubuh dan ekspresi wajahnya udah bisa ngerti sikap n kegalauannya..
    tetep berharap ada session 2 nya..hehe

    ReplyDelete
  35. Uaaa, co cweet bngt si,,
    mksh ya buat sinopsisnya.
    ><

    ReplyDelete
  36. enaknyaa jadi kotoko,,
    dilamar sama kinchan di depan wed shop dengan berlutut dan ngomong kenceng supaya org2 liat,,
    n naoki yg cara ngelamarnya ujug2 langsung ke bapaknya kotoko minta ijin nikahi kotoko dan itu juga dihadapan semua anggota keluargaa,,

    seandainya akuu jdi kotoko pasti aku bakalan---- haduhh gtw dehh,, jdii pengen seperti kotoko

    ReplyDelete
  37. Walau happy ending tetep berasa ada yg kurang, jln cerita ep 16 ini terlalu ngebut tapi setidaknya ending itakiss 2013 lbh sweet daripada itakiss 97.
    Oya di ep 15 kmrn kassy cuma absen wajah tanpa ngomong sedikit pun ya, ckck.
    Back to ep 16, hehe
    Aku suka scene :
    * jinko satomi ngomporin naoki, walau rada sadis ngomporinnya tapi ini berhasil ngerubah pikiran naoki
    * naoki yg kehujanan, efeknya ngebuat seolah naoki nangis n ekspresi naoki itu loh
    * naoki minta izin ke papa kotoko buat nikahin kotoko
    * adegan handuk kotoko naoki
    * adegan naoki kin-chan di gereja, kin-chan sugoii
    * dan waktu kotoko masuk gereja, musiknya pas bgt.
    Nah ini scene yg menurutku harusnya ada :
    - naoki minta maaf ke sahoko n kakeknya, secara naoki sahoko udah resmi tunangan gitu
    - kotoko jg ngasih penjelasan ke kin-chan
    - kin-chan ketemu pasangannya, waktu wedding naoki kotoko, jinko satomi yuko ayako didampingi pasangan msg2, lah kin-chan msh sendiri aja
    - kotoko jg nemuin impiannya, jadi perawat.
    Aah curiga ada season 2 nih ><
    Wew, jd pjg gini komen ku, gomenasai.

    Makasih spoilernya mbak Dee ^^

    ReplyDelete
  38. endingnya masih bagusan yg versi taiwan,, yg versi inii aku maafkan berkat senyum manis dan pelukan naoki,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. ho'oohh iyaa bgusan yg versi taiwan,, lebih tereksplor kegalauan zhi su,, truss pas rain kiss jugaa brilliant,, yg belum pada ntn versi taiwan coba dehh ditontonn,, recommended bgt,, sayangnya q g recommend yg versi korea,, gome

      -oeni-

      Delete
    2. yup versi taiwan bagus banget.dari segi akting dll sangat kuat..kalo versi korea menurut aku paling biasa..terlalu lemah.cuma menang digambar aja.ItaKiss LIT 2013 ni bagus jg..sama bagusnya dng versi taiwan.cm yg versi taiwan lebih memuaskan

      Delete
    3. Chemist Zi Shu dan Xiang Cing sukaaaaaaaa banget

      Delete
  39. mnurut aq yg paling menyebalkan adalah kameramennya
    ekspresi ekspresi yg penting malah ke lewat
    kyak Rain kissnya kameranya terlalu jauh nge shootnya
    pas naoki nyium kedua kalinya
    ga tau yg di cium apaa
    bibir pa pipinya kotoko..
    yang adegan handuk juga msih kurang nglyat ekspresi naoki nglimpahin rasa sayang ma kotoko..
    and finally adegan ciuman yg di altar
    pas kotoko bilang pantas buat kamu
    ekspresi naoki ga diliatin....
    padahal pengen bgt lihat ekspresinya....
    tapi diantara versi2 sebelumnya aq lebih suka itazura na kiss love in tokyo 2013
    endingnya so sweet buanget
    kayak naoki bener2 cinta ma kotoko
    keliatan dri matanya naoki..


    gomen terlalu panjang comment nya
    but i want season 2

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju bgt soal kameramennya, atau mgkn lbh ke penyutradaannya..
      dr awal2 episode sering bgt ekspresinya naoki tuh ga keliatan..
      kyknya jd lbh fokus sm ekspresi2nya kotoko..
      kalo pas adegan malem jg, pencahayaannya kyk krg bgt,jd ekspresi2nya krg keliatan (soal yg ini udah byk bgt yg komen)..

      -chan-

      Delete
  40. menurut aku versi itakis 2013 yang paling keren,,,
    walaupun emg endingnya kaya dipaksain bngt mesti tamat di epd 16, coba ditambah satu epd lg,,,
    pasti keren banget

    kasian banget kinchan di sini
    mungkin mestinya kayak yg dianime, kotoko ma naoki dateng langsung nemui kinchan, minta maaf
    sama ke sahoko-nya, mereka kan udah tunangan:(
    mungkinkah kakek oizumi semudah itu ngelepas naoki???

    adegan pernikahannya juga kayaknya kecepeten, masa mama naoki langsung gitu aja ngajak mereka ke gereja
    terus kotokonya pas pake gaun dandanannya kemenoren,
    kayak anak kecil yang dipaksaain jadi dewasa
    ekspresi naoki yang senyum manis ke kotoko juga cuma diliati dari samping ato kalo gag dari belakang
    kan sayang banget, jarang lho liat naoki senyum kayak gitu,
    heheheh

    waktu jinko-satomi abis ngomong ke naoki soal kotoko, aku rasa diwaktu hujan, naokinya nangis

    beneran perlu season 2!!!!
    ato kalo gag spesial episode aja deh:D

    tapi penasaran juga, kalo dari episode 1 drama ini diceritain dari sudut pandangnya naoki, hasilnya gimana ya???
    apa yang sebenernya ada dalam pikiran naoki????
    apaaaaa?????

    ReplyDelete
  41. stuju sm smua yg pengen season 2 n epi 16 ini beneran episode yg dikejar-kejar, gtw dikejar apaan dah tersera, yg jelas naoki versi furuyuki ini the best! love-love-love furuyuki..

    trus back sound pas rain kisseu... OMG!! so great!

    ReplyDelete
  42. pengeeen banged season 2 -___-
    Tapi butuh 15000 petisi, agar itakiss dibuat season 2 OMG dan sekarang baru sekitar 12300 petisi, masih kurang 3700-an T-T
    temen2 bantuin sebarin doong arrrrrgh susah banged nyari 3700 org-__-
    Semoga aja ada keajaiban bintang jatuh dan terisi semua deh itu petisi (?) ^^

    ReplyDelete
  43. huaaa temen2 itakiss yg pengen season 2, ayoo ngebantu dengan ikut petisi ini, tinggal dikitt lagi ^^ https://www.change.org/petitions/second-season-for-itazura-na-kiss-love-in-tokyo#share

    ReplyDelete
  44. Happy ending mbak dee...bnar kt mbak dee, mmng bnyak yg trasa krang.. reaksi sohoko n kakek ny ga d liatin..
    Ksian sm kincan..q nangis wktu kincan blang mo bngun resto msakan rumahan dgn konsep rumahan n nyonya bsar ny adlh kotoko...tp trnyta hti kotoko mang ga bsa k lain hti slain naoki..

    ReplyDelete
  45. Happy ending mbak dee...bnar kt mbak dee, mmng bnyak yg trasa krang.. reaksi sohoko n kakek ny ga d liatin..
    Ksian sm kincan..q nangis wktu kincan blang mo bngun resto msakan rumahan dgn konsep rumahan n nyonya bsar ny adlh kotoko...tp trnyta hti kotoko mang ga bsa k lain hti slain naoki..

    ReplyDelete
  46. kangen kashiwabara takeshi si naoki versi jadul.. gantengnya bikin meleleh, Naoki banget :D akhirnya setelah ceritanya gantung karna si komikus wafat, pihak jepang melanjutkan dengan rujukan versi taiwan.. yaww.. :*

    ReplyDelete
  47. Memang benar nihh agak maksain end nanggung bangaet...
    But is oke..

    Yg penting happy ending..

    Berharap ada season 2nya nech..

    ReplyDelete
  48. Mba dee coba deh bikinin sinopsis film"x keiko kitagawa , keyen " ^^

    ReplyDelete
  49. jiahhhh,,,episode trakhir ny cma begini !!! sdikit kecwa,,,,d tnggu bget season 2 ny !!!! hahaah

    ReplyDelete
  50. Bang furuuuuuu aduh pas scene pelukan itu rasanya mau jadi kotoko deh pelukan bang furu kyknya bikin nyaman banget rasanya mau bilang ke kotoko minggir sini gue yg meluk aduuuuuh anget banget pelukannya

    ReplyDelete
  51. episode yang mengharukan...selain rain kiss wedding n towel..menurutku..waktu sahoko chan pulang dari rumah naoki, adegan ditangganya mengharukan banget...kasian banget..ngak sadar nangis..hhehe..need seaseon 2 bangettttttt

    ReplyDelete
  52. episode akhir,,awalnya kesal sendiri..ekh,,ternyata endingnya bikin aku nggak bisa berhenti senyum-senyum sendiri,,
    Nunggu season 2-nya nih,,
    kapan ya,,??

    ReplyDelete
  53. Sukaaa kak sinopsisnya makasihhh kak

    ReplyDelete