June 28, 2013

Giveaway Kutudrama : Let's Make Your Own Fanfiction - Gu Family Book


Haii...!

Jika ada yang bertanya, "Mana fanfiction-nya, mbak Dee?", maka saya harus minta maaf karena saya memberi kesan kalau saya akan membuat fanfiction drama Gu Family Book. Saya tidak membuat fanfiction Gu Family Book, karena nanti akan spoil the fun. What fun?

The fun is saya akan meminta semua yang membaca postingan ini untuk membuatnya. Karena apa? Karena itulah cara untuk memenangkan Giveaway Kutudrama : Let's Make Your Own Fanfiction - Gu Family Book.



Saya tahu, sebagian penonton suka dengan endingnya. Walau suka dengan endingnya, banyak yang tak puas dengan ending Gu Family Book dan meminta season 2. Bagaimana kalau kita sendiri yang membuat season 2-nya? 

Atau tak puas dengan ending episode akhirnya? Bagaimana kalau kita menulis ulang episode 24-nya. Atau 30 menit terakhir atau 10 menit terakhirnya?

Jika memang seperti itu, tulis saja fanfiction itu.



Caranya cukup mudah :


1. Peserta kontes ini harus memiliki akun Gmail. Kemuian tambahkan akun google saya ke dalam Google+ kalian. Klik Add to circles. Hal ini bertujuan agar saya bisa berkomunikasi dengan pemenang untuk pengiriman hadiah nanti. 

2. Tulis fanfiction Gu Family Book di bagian komentar. Pastikan jangan comment as Anonymous atau yang lain. Tapi Comment as : akun google kalian.

Tak ada jawaban yang benar atau salah untuk kontes ini. Fanfiction yang paling menarik yang akan menjadi pemenangnya. 

Kontes ini hanya akan berlangsung selama 4 hari, dimulai dari dari tanggal 28 Juni dan ditutup pada tanggal 1 Juli 2013 pukul 18.00 WIB. 

Kenapa waktunya sangat singkat? Karena hari Selasa sore saya akan keluar kota hingga awal puasa. Jadi hari Selasa, saya akan umumkan pemenangnya, mengkonfirmasi alamat pengiriman dan mengirimkan hadiahnya.  


Saya akan memilih 5 pemenang dengan hadiah :
1. Novel Sungkyunkwan Scandal 1 & 2 untuk pemenang utama.
2. Novel Werewolf Boy untuk 2 orang pemenang.
3. Novel Tango karya Gu Hye Sun untuk 1 orang pemenang.
4. Novel 9 Summer 10 Autumn karya Iwan Setiawan untuk 1 orang pemenang.

Hehe.. kenapa ada novel Indonesia di antara novel Korea? Jawabannya karena saya suka novel itu.


Berikut ini FAQ untuk giveaway fanfiction ini :

1. Siapa karakter utama fanfictionnya? Terserah. Bisa Kangdam couple, Gon, Tae Soo atau bahkan Gonita-Bong Chul couple.


2. Fanfictionnya di bagian mana? Apakah meneruskan akhir ceritanya setelah Kang Chi menemukan Yeo Wool lagi?

Tidak harus. Jika membaca komentar di episode akhir, para penonton terbagi menjadi beberapa kelompok. Ada yang suka dengan endingnya, ada yang tidak. 

Untuk yang suka, pasti merasa tak puas dengan ending yang mereka hanya bertatapan di bawah sinar bulan dan pohon sakura di dekatnya. Apa yang terjadi kemudian? Mungkin Yeo Wool sekarang adalah agen rahasia yang sudah punya pacar secakep Lee Min Ho #CityHunter. Kan dandanan Yeo Wool sudah mirip tuh sama Kim Nana.

Untuk yang tidak suka, pasti ingin membuat fanfiction cerita perjalanan Kang Chi menemukan hidupnya. Atau jangan-jangan balikan lagi dengan Chung Jo? Atau dengan Gonita? Atau mungkin yang tertembak di episode 23 adalah Kang Chi? Atau Yeo Wool ternyata masih bisa diselamatkan? Atau biksu So Jung salah baca ramalan? Atau semua ini adalah hanya mimpi dari agen rahasia Yeo Wool?

Banyak sekali celah yang bisa disisipkan fanfiction milik kalian. Jadi jangan takut untuk menulis. 

3. Bagaimana jika fanfiction saya mirip dengan fanfiction orang lain?

Jangan takut untuk mempostingnya. Ide boleh sama, tapi cara mengungkapkannya pasti berbeda. Lihat saja sinopsis Lie To Me milik saya, Elok dan Tirza. Kami bertiga merecap drama yang sama, tapi apakah sinopsis kami sama? Tidak. Cara penulisan kami berbeda, dan itu malah membuat sinopsis drama menjadi lebih bervariasi. 

Asal bukan copy and paste, ya. Gunakan bahasa kalian sendiri dan kalian akan terkejut melihat apa yang tangan kalian tulis. Kadang ide awal boleh sama, tapi setelah dituliskan dengan kata-kata sendiri, ending bisa berbeda. 

4. Fanfictionnya ditulis di mana? 

Di bagian komentar. Jangan lupa gunakan akun google ya saat menulisnya. Jika tidak, akan saya anggap gugur.

5. Kapan terakhir boleh memposting fanfiction itu?
Tanggal 1 Juli pukul 18.00. Komentar yang muncul, secara otomatis akan tertulis tanggal dan jam postingnya. Lebih dari jam itu, akan saya anggap gugur. 

6. Bolehkah saya menulis fanfiction lebih dari 1?
Boleh, kesempatan menang akan semakin besar. Tapi maksimal 3 fanfiction, ya.. :) 

7. Kapan pengumumannya? Jika saya menang, kapan saya akan dapat hadiahnya?
Pengumuman tanggal 2 Juli kira-kira pukul 07.00. Dan saya akan menghubungi pemenang lewat e-mail, dan hadiah akan saya kirim melalui JNE.

That's it! Selamat menulis.. :))


Note : Ini tambahan FAQ, berdasarkan pertanyaan yang ada di kolom komentar.

8. Lie : aku pengen ikutan juga ahhhh...tapi bingung mulai dari mana, kebanyakan ide buat endingnya, sampe bingung sendiri...dan lagi bingung ngerangkai katanya...

Nggak usah bingung ngerangkai katanya. Tulis dulu di MS Word atau di kertas. Tulis apa yang ada di dalam pikiran kita dan tulis terus sampai selesai. Nggak usah patah hati dan berhenti kalau kata-katanya nggak pas atau nggak nyambung. Itu gunanya kita punya komputer dan bukannya mesin tik. Karena kita bisa membacanya dan memeriksanya lagi.

Sama seperti membuat roti, diamkan tulisan itu sebentar, terus baca lagi beberapa saat kemudian. Biasanya akan kelihatan mana yang perlu diperbaiki dan mana yang sudah oke. Fighting ! :))

9. Mintarsih  Nur Aksana : eh, di kolom komentar ini ya??? berapa karakter minimal dan maksimalnya?

Iya. Di kolom komentar yang di bawah. Nggak ada batasan karakter minimal dan maksimal. Tapi ukuran menjadi pemenang bukan dari banyak-banyakan karakter, ya.. :)


Tambahan FAQ  (30/6):

10. Novita Vita :  mb,dee mau tanya via JNE'ny nnti bwt biaya pengirim'an'ny gmn?? .pemenang/mb,dee yg menanggung??

Iya, Biaya kirim dibebankan pada kutudrama. Giveaway ini tidak dipungut biaya, kecuali biaya warnet, internet atau pulsa pada saat kalian memposting fanfiction Gu Family Book. Kalau yang itu kutudrama susah nanggungnya. Hihihi..

11. Tha : mau ikutan tapi ga paham add circlenya mba dee gimana caranya soalnya ga ada tulisan kaya di gambar -.-"  

Emang nggak ada? Yang di kolom kanan di bawah gambar Sinopsis & Artikel Lie To me dan tulisan Add circle gitu? *clueless*

12. Banyak yang menanyakan ini : Kok ga bisa posting comment, ya?
Mungkin fanfiction-nya terlalu panjang. Kalo ga salah blogger membatasi jumlah karakter/huruf untuk komentar yang diposting. Coba dibagi 2 or tiga bagian.

303 comments :

  1. pengen ikutan ^^ ngiler liat hadiahnya,, 1-3,, kalo yang ke 4 saya udah punya hhheee,, kebetulan waktu itu beli+ketemu langsung sama orang yg bikinnya hehhe

    ReplyDelete
  2. aaaaaakkk aku mau tabgo..... >.<
    ikutan aaaaahhhhh

    ReplyDelete
  3. ih. pake typo.
    tango maksudnya

    ReplyDelete
  4. barusan baca dan pengen ikutan.......... dan startnya hari ini....

    beruntung udah abis ujian, jadi bisa ikutan............

    ReplyDelete
  5. Mba Dee, aku pengen ikutan juga ahhhh...tapi bingung mulai dari mana, kebanyakan ide buat endingnya, sampe bingung sendiri...dan lagi bingung ngerangkai katanya...

    ReplyDelete
  6. hwaaa *Kereeen* (。❤‿❤。) Mba' Deee give awaynya,,,
    pengin ikutan sich, tpi fokus ke *komuda* setelah UAS :) Fightiiing za bwt yang ikutan... aqu yang baca *FFnya* semoga ada yg sesuai keinginan hatiqu hehehe (。❤‿❤。)

    ReplyDelete
  7. kayaknya bakaaallll seerruuuu.... nich... :-)

    ReplyDelete
  8. Unnie Dee dan unnie Fanny, gomawo udah bekerja keras menulis sinopsis drama GFB. Kalian benar-benar berbakat... berbakat membuat pembaca ketawa, sedih, nangis, penasaran dan galau kalo lagi nunggu kelanjutan episodenya... bhwaahaha.. *just kidding lho unnie, meimei memang salut koq dengan penulisan sinopsisnya, kalian udah seperti penulis novel best seller deh,.. top untuk couple fandee *kiss hug

    Selesai membaca ending drama GFB, meimei jadi sedih bukan karena Kang Chi dan Yeo Wol, tapi karena mikirin nasib Gon aka Bang Sung Joon, si abang nasibnya gimana, apa kelanjutan hidupnya ya? duh...


    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. Meimei ingin membuat fanfiction sesuai selera meimei, ceritanya tetap sama seperti yang di ending drama, tapi kelanjutannya :

      Yeo Wol : "apakah kau mengenalku?"
      Belum sempat Kang Chi menjawab, terdengar suara lelaki berkata "apa kau baik-baik saja?", ternyata itu adalah suara Gon yang berlari dan menanyakan keadaan Gonita yang masih syok setelah kehilangan tasnya.
      Gon : "Kenapa kau lama sekali, aku dan Yeo Wol menunggumu dari tadi".
      Gonita : "Ya, aku baik-baik aja, tapi tasku hilang, aku..." .
      Yeo Wol : "Mari kita pulang, disini tidak aman". Mereka bertiga pun berlalu dari hadapan Kang Chi yang masih melongo.

      Di perjalanan ke mobil, Gon bertanya "Yeo Wol, siapa orang itu tadi?" tanya Gon, "Bukan siapa-siapa oppa, aku pun tak mengenalnya" sahut Yeo Wol. Masih sendirian Kang Chi bertanya-tanya, apa hubungan Yeo Wol dan Gon di masa sekarang ini. Tapi dengan sigap Kang Chi berlari mengejar mereka dengan mobilnya, mengikuti kemana arah mobil Yeo Wol, di dalam mobil pikiran Kang Chi berkecamuk. Setiba di tujuan, Kang Chi melihat Yeo Wol, Gon dan Gonita memasuki rumah yang sama. Kang Chi pun bergegas pulang rumahnya.

      Sampai di rumah Kang Chi menelepon seorang detektif profesional untuk menemuinya. Ting-tong, Ok Man pun membukakan pintu untuk sang detektif yang ternyata adalah Tae Soo. Kang Chi sangat bahagia bisa bertemu lagi dengan Tae Soo di masa kini dan Kang Chi meminta Tae Soo untuk menyelidiki semua hal tentang Yeo Wol, Gon dan Gonita. Dimulailah penyelidikan oleh Tae Soo, dan terungkaplah bahwa Yeo Wol ternyata adalah adik perempuan Gon yang seorang polisi wanita, sedangkan Gon dan Gonita ada pasangan suami istri....

      Setelah mengetahui Yeo Wol ternyata masih single, Kang Chi tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, Kang Chi menemui tim Cyrano, Kang Chi membayar mereka dengan mahal untuk bisa dimak-comblangkan dengan Yeo Wol. Berkat stategi dan kerja keras tim Cyrano selama 1 bulan, Yeo Wol pun jatuh cinta pada Kang Chi, yang sangat tampan, kaya dan selalu membela kebenaran dan keadilan.. *wakkaawka.. lebay.

      Delete
    3. Hubungan percintaan Kang Chi dan Yeo Wol pun dimulai. Masa-masa pacaran mereka pun diwarnai dengan pasang surut. Akhirnya suatu hari Kang Chi berlutut dan berkata "Yeo Wol, maukah kau menikah denganku?", dengan mata berkaca-kaca, Yeo Wol pun menjawab "aku tak pintar memasak nasi, aku juga tak pintar menjahit". Kang Chi berdiri, kemudian melepaskan cincinnya untuk dipakaikan ke jari Yeo Wol, "Wol ahh, ini adalah cincin berusia ratusan tahun yang kupersembahkan untukmu, tak peduli apa kau siap atau tidak, aku sudah terlalu lama menunggu, kau tahu 5221 bulan, itu cukup lama sayang?". Yeo Wol bingung, dan meminta penjelasan. Kang Chi pun bertekad untuk menceritakan jati dirinya yang sebenarnya kepada Yeo Wol, dan meminta Yeo Wol mengerti. Seperti Yeo Wol dahulu, ternyata Yeo Wol yang sekarang pun tak mempermasalahkan hal itu, ia menganggap dirinya benar-benar beruntung bisa bertemu dengan Kang Chi, dan mengulang kembali kehidupan bersama Kang Chi.. *tentunya tidak ada biksu So Jung yang lebay.. hihi, dan jawaban Yeo Wol "Kang Chi kau benar-benar gumiho yang hebat, sekian lama kau menungguku, aku terharu sekaligus sedih mengingat hari-harimu yang sepi tanpaku, aku tak ingin lagi kau merasa sepi, aku ingin kita menua bersama-sama". Kang Chi pun menangis bahagia mendengar jawaban Yeo Wol, mereka saling berpelukan.

      Di hari pernikahan Kang Chi dan Yeo Wol di penginapan 100 tahun, yang di masa kini ternyata menjadi hotel Park Hyatt Seoul, hadir ayah dan ibu Yeo Wol, siapa lagi kalo bukan ayah Dam dan So Ryun, oppa Gon, kakak iparnya Gonita, komandan Yeo Wol yang ternyata Lee Soon Shin, detektif sekaligus telah menjadi teman Kang Chi yaitu Tae Soo beserta istrinya Chung Jo, sekompi teman-teman Yeo Wol dari kepolisian. Sedangkan pak penghulu yang bertindak di pernikahan itu yaitu So Jung. Acara pernikahan berjalan dengan lancar, Kang Chi dan Yeo Woll pun berbulan madu ke pulau Jeju. Sembilan bulan setelahnya Yeo Wol melahirkan anak perempuan separuh gumiho yang sangat cantik dan kuat serta bermata biru.

      Mereka hidup bahagia............................ ^^ end

      Delete
  9. Wah,,, udh kebayang cerita yg mau ku buat ngelanjutin epi 24...pengen ikutan,,kwkwkwk..tp aku kayaknya gak cocok deh jd pengarang......

    Arum

    ReplyDelete
  10. pengin ikutan sihh, tapi ga pinter ngarang..wkwk,,jadi baca ffnya kakakkakak sekalian ajh..heheh :p

    ReplyDelete
  11. wahhh seru .... jadi pengen ikutan ... ^_^

    ReplyDelete
  12. boleh ikutan ya^^
    eh, di kolom komentar ini ya???
    oKai deh, aku susun dulu fanfiction-nya, sesegera selesai aku publish di sini..,
    berapa karakter minimal dan maksimalnya?

    ReplyDelete
  13. waaah seru banget.. tp sayang aq nya kurang bisa merangkai kata..:(
    jadi pembaca yang baik aja deh..^^

    ReplyDelete
  14. Fanfiction Gu Family Book ,,,
    Sebenarnya aku gx keberatan dengan endingnya,tp aku keberatan kang chi masih jadi Gumiho ditahun 2013 ,,, jd aku akan menulis mulai dari saat memasuki tahun 2013 ,….

    Masuk kedalam lompatan waktu terbesar di kdramaland. 422 tahun kemudian di Seoul. Tahun 2013.
    Di sebuah penthouse yang tampak modern, terpajang beberapa barang kuno. Guci obat yang mirip guci obat milik Guru Gong Dal. Pedang yang terpajang di dalam kotak kaca dengan tiga bunga seperti pedang Gon. Selempang bergambar bunga anggrek milik Soo Ryun dan kotak kayu yang saya tebak adalah milik Tae Soo. Dan di atas semua itu, ada sebuah pedang berwarna kebiruan, yang tak pelak lagi adalah milik Yeo Wool. Didalam sebuah kotak yg terbuat dari kaca terlipat rapi sebuah rompi berwanah merah milik kang chi dan diatas kotak itu sebuah vas dgn bunga ungu,milik yeo wol,
    Seorang pria sedang bersantai, berendam di bathtub sambil membaca majalah yang menampilkan seorang pria yang mirip Guru Gong Dal menerima penghargaan atas penemuan obatnya. Handphone pria itu berbunyi, namun pria itu tak mendengarnya karena asyik mandi, mengeringkan rambut dan memilih baju.. ia menatap bulan sabit sambil tersenyum.Pria itu adalah Choi Seung Gi reinkarnasinya Choi kang chi( bukan Gu Kang Chi yaaa)hehheee
    Terdengar suar dari belakang,”Apa yg kau lihat??"Ia menoleh dan berkatah,”Ayah”.itu suara Pelayan Choi yg setelah 422 tahun ia akhirnya menjadi ayah kang Chi Yg sesungguhnya Karena saayangnya pada kang chi tuluss.
    pelayan choi:"Benda dikamar ini berumur 422 tahun apa kau belum menemukan yg kau mau??
    Kang chi : aku tak tauh ayah.Walau pun banyak benda yg kutemukan.tp aku binggung apa yg kucari dan kunanti.

    Kang chi keluar hotel disambut teman baiknya Eok Man yg merupakan sektretarisnya.”Apakah anda akan pergi sendiri Sajang-nim?”sekarang kang chi memiliki hotel sendiri.
    Kang chi menikmati pemandagan malam lalu terdengar suara wanita minta tolong,ia menolong perempuan itu yg ternyata Gonita sedang diganggu sama Ma Bong Chul cs(yg satu ini ttp profesinya yaa).akhirnya kang chi kejar-kejaran sama ma bong dan saat itu ia menyenggol lengan seorang wanita tiba-tiba anggin kencang bertiup seakan memberi tau kalu wanita itu takdirnya sesuatu yg ia tunggu dan ia nannti,kang chi dan wanita itu saling padag,Wanita itu Dam Yeo Wol.lalu Gon datang,
    Gon:Ada apa?apa dia menggangu mu??
    Yeo wol dan kang chi serempak:tidak,,,, lalu saling padang lagi dan tersenyum malu.hihiii. lalu Gonita datang,"
    Gonita :Sayang,pria itu yg menolong aku saat diganggu preman.(GON dan Gonita jadi suami istri cocok)
    Lalau gon menggucapkan terimakasih pada kang chi dan menawarkan kang chi untuk makan malam bersama.Saat makan malam kang chi terus melihat yeo wol.Setelah makan malam kang chi melakukan PDKT dgn yeo wol masih sama yeo wol merespon positif pendekatan yg kang chi lakukan.

    Perjalanan cinta kang chi dan yeo wol dimulai.Mulai dari kencan pertama,pertengkaran yg lucu,menagis bersama dan tertawa. Akhirnya mereka Menikah hidup bahagia sebagai pasangan Manusia.Seperti di tahun 422 tahn yg lalu,hanya maut yg dapat memisakan mereka.,,,, ^_^ End

    ReplyDelete
  15. oke, ini cerita saya mulai ketika kangchi bertemu yeo wol di bwah bulan sabit..
    "hei, aku bertanya apa kau kenal aku ?" yeo wol yang penasaran mencoba bertanya kembali kepada kang chi. kang chi pun hanya tersenyum dan mendekati yeo wol, jarak mereka kini hanya terpaut 1 meter saja. "hei apa kau tidak bisa bicara ? kau hanya tersenyum dan terus mendekatiku" yeo wol yang merasa aneh dengan sikap kang chi akhirnya memutuskan untuk meninggalkan kang chi,langkah ketiga ketika yeo wol meninggalkan kang chi kemudian terdengar suara kang chi "bukankah sudah ku bilang padamu bahwa aku akan mengenalimu terlebih dahulu ? sekarang aku menemukanmu, kau tau berapa lama aku menunggumu ? kau tau betapa aku mengharapkan pertemuan ini ? seperti janjiku aku lah yang akan mencintaimu terlebih dahulu" kang chi kemudian menarik tangan yeo wol dan memeluknya erat. yeo wol yang tidak menyangka dengan perlakuan kang chi pun hanya bisa mematung, yeo wol pun kemudian berkata dalam hati "apa ini ? kenapa aku tidak bisa memberontak ? aku bisa menendangnya dan menghajarnya karena dia telah kurang ajar terhadapku, tapi apa yang ku lakukan sekarang ? aku bahkan meneteskan air mata" yeo wol ah ucap kang chi lirih..
    sesaat setelah kejadian pelukan itu yeo wol pun merasa canggung "kau, apa yang kau lakukan ? aku bahkan tidak mengenalmu ?" kang chi hanya tersenyum dan menjelaskan bahwa dia hanya melakukan apa yang hatinya ingi lakukan "aku tidak tahu harus ku mulai dari mana perkenalan kita, tapi kau harus tahu bahwa mulai sekarang kau adalah milikku, milik choi kang chi" ucap kang chi tegas. yeo wol yang bingung dengan kejadian ini pun memutuskan untuk berlari meninggalkan kang chi.
    sesampainya di rumah, yeo wol yang penasaran dengan kang chi terus memikirkan pertemuaannya dengan kang chi tadi "ah.. kenapa dengan ku ini ? kenapa aku memikirkan orang aneh seperti dia ? tapi kenapa orang itu seperti bukan orang asing bagiku ?" yeo wol yang merasa frustrasipun memilih untuk tidur. kang chi yang baru menemukan yeo wol merasa senang sekali seakan dadanya mau meledak (nah lu) kemudian kang chi memandangi jendela apartemenya dan berkata "yeo wol ah, kita bertemu lagi, ini saatnya aku mencari buku keluarga gu, ketika aku berhasil menemukan buku itu maka aku akan menjadi manusia kemudian aku akan menemuimu kembali".
    kangchi memulai pencarian buku keluarga gu tersebut, kangchi harus menaiki naga terbang (hahaha) dan melewati hujan badai untuk menemukan buku tersebut, hingga pada akhirnya kang chi menenemukan buku tersebut dan menjadi manusia.
    yeo wol ternyata menunggu kang chi datang menemuinya di tempat mereka pertama kali bertemu "entah kenapa aku merasa bahwa aku akan bertemu denganya lagi di sini, aku tidak tahu apa yang ku lakukan ini benar, aku talah menggu seseorang yang bahkan baru ku temui sekali selama 3 bulan ini, aku seperti orang bodoh saja, tapi aku tetap melakukannya meski aku tak tahu perasaan apa yang ku alami ini" yeo wol pun beranjak pergi dari tempat pertamuan mereka, tiga langkah dia meniggalkan tempat itu kemudian terdengar suara "yeo wol ah" yeo wol pun menoleh dan melihat sosok yang selama ini di tunggunya, kang chi pun memeluk yeo wol dan berkata "terimaksih telah menungguku" yeo wol yang merasa malu pun mencoba mengelak dengan mengakatakan kalau dia hanya kebetulan lewat saja. kang chi yang melihat tingkah yeo wol hanya tersenyum, dan berkata "terima kasih yeo wol ah, sekarang ijinkan aku untuk mencintaimu selamanya, sampai maut yang memutuskan hubungan kita" yeo wol kemudian menjawab "aku tidak bisa menerimamu, aku tidak tahu apa yang ku rasakan saat ini, aku hanya.." belum sempat yeo wol menyelesaikan ucapannya kang chipun kembali memeluk yeo wol "tidak apa yeo wol, aku akan menunggumu, samapi saat itu tiba, aku akan semakin dan semakin mencintaimu" yeo wol pun tersenyum mendengar ucapan kang chi dan kali ini dia membalas pelukan kang chi.


    ReplyDelete
    Replies
    1. 2 tahun kemudian..
      "chung jo ya, mari makan" terdengar suara perempuan yang memanggil anaknya dengan penuh kasih sayang dan menggendongnya. "sayang, kau melihat dasiku ?" terdengar suara laki-laki yang sedang mencari dasinya dan tersenyum saat melihat istrinya sedang menggendong anaknya, wanita tersebut menoleh dan berkata "dasi mu sudah ku letakkan di atas tas kerjamu kang chi ya" dan kang chi pun menemukan dasinya kemudian berkata " terimaksih yeo wol ah" yeo wol yang mendengar suaminya berterima kasih hanya tersenyum dan melanjutkan menyuapi anaknya.
      _end_

      Delete
    2. abuset, panjang juga fanfic gaje saya, hahaha
      maaf atas ketidaknyambungan cerita saya :)

      Delete
    3. wah, chung jo jadi anak perempuan kang chi dan yeo wol? bhwaaaa.. kreatif unnie.. salam kenal :)

      Delete
  16. Huhu... Aq ikutan yha dee eonni...*ngicar SKKS* hehe...

    Ok, kita kmbali ke saat yeo wool meninggal dipelukan Kang Chi...
    Kang Chi memanggil manggil nama Yeo Wool tapi tidak ada sahutan dari Yeo Wool. Kang Chi mulai menyadari kalau Yeo Woolnya tlah pergi..Kang Chi tidak dapat menahan kesedihannya, ia menangis dan trus menangis memanggil nama Yeo Wool. Tapi ternyata, Yeo Woolnya masih hidup. "Kang Chi-ya...",panggil nya dengan suara lirih.

    Kang Chi tertegun sekaligus senang saat tau Yeo Woolnya msh hidup. Dengan suara lirih Yeo Wool memberi tau Kang Chi tentang hal yang tidak pernah Kang Chi tau sebelumnya... bahwa ada sebuah gerbang 'langit' didekat taman cahaya bulan. Yeo Wool berkeyakinan kalau ada sesuatu di gerbang langit itu yang bisa menyelamatkannya. Kang Chi pun membawa Yeo Wool ke taman cahaya bulan.

    Kang Chi terkejut ketika melihat papi n mami nya msh hidup. Dan lebih terkejut melihat orang asing di taman itu. Mami yang senang bertemu dengan Kang Chi lagipun segera memeluk putranya. Mami memperkenalkan orang asing itu pd Kang Chi. "Perkenalkan... Aku Eun Suh". Kang Chi menatap bingung orang yang ada dihadapannya itu, tapi ia segera sadar kalau ia datang untuk menyelamatkan nyawa kekasihnya. Kang Chi pun menanyakan perihal gerbang langit itu pada papi nya. Papi pun menjelaskan kalau orang yang ada dihadapan Kang Chi ini adalah utusan dari langit. Maka dimulailah operasi menyelamatkan Yeo Wool, dan Alhamdulillah Yeo Wool dapat diselamatkan.

    Kang Chi sangat bahagia, dan sebagai ucapan trimakasih, ia membawa Eun Suh ke Moo Hyung Doo utk sementara tinggal disana. Lama kelamaan Eun Suh jatuh hati pada Gon yang menurutnya adalah reinkarnasi dari Choi Young mantannya. Gonita yang sudah lebih lama mengenal Gon, tidak akan membiarkan pujaan hatinya diambil wanita lain. Maka dimulailah kisah cinta segitiga antara Eun Suh-Gon-Gonita...;)

    ¤Tamat¤

    ReplyDelete
    Replies
    1. Prok-prok-prok, lucu juga ceritanya.. :-)

      Delete
    2. haha... bagus-bagus, si abang cocok jg sama eun suh, tp kasihan choi young donk :P

      Delete
  17. haha barusan dira kangenin nih give awaynya :D
    maksih mbak dee^^
    SEMANGAT SEMUANYA!!!
    semoga dapet yang diinginkan ya!
    *padahal juga ngiler t.t
    hadiah itu yang bikin dira tereak2 kecil di gramed -.-

    ReplyDelete
  18. mbak dee, kenapa saya melihat mbak dee seperti guru nulis :)
    just fan but not mbak fanny ^^"

    ReplyDelete
  19. dibawah sinar bulan Kang Chi dan Yeo Wool kembali bertemu setelah beratus tahun..
    "Yeo Wool"
    Yeo Wool mematung ketika Kang Chi memanggil namanya. Seketika ingatan masa lalu berputar kembali di otaknya, saat mereka pertama bertemu,bahkan ia teringat ramalan Biksu So Jung
    "Kang Chi kau kah itu?"
    Kang Chi tersenyum, ia lalu memeluk Yeo Wool dan berbisik
    "Ya Yeo Wool, ini aku"
    Yeo Wool tertegun, ia menatap Kang Chi lurus-lurus.
    "Apakah kau hidup dengan baik," Kang Chi mengangguk
    "apakah kau masih menungguku?" ucap Yeo Wool lirih
    Kang Chi tidak menjawab, ia malah melepaskan pelukannya. Kang Chi berlutut di hadapan Yeo Wool.
    "Dam Yeo Wool, maukah kau menikah denganku?"
    Yeo Wool terharu, air matanya mulai mengalir.
    "Tapi, bagaimana dengan ramalan itu?" ucap Yeo Wool ragu
    Kang Chi bangkit lalu ia tersenyum. Sambil menghapus air mata Yeo Wool, Kang Chi berkata
    "Seseorang pernah berkata padaku : Jangan pernah tunduk pada ketakutanmu, semakin kau berusaha kau akan semakin kuat. Jadi Yeo Wool aku ulangi sekali lagi. Maukah kau menikah denganku?"
    Yeo Wool terdiam, Kang Chi menatapnya dengan tidak sabar. Ia lalu menghitung
    1......2.....
    "Baik, baiklah, aku mau" kata Yeo Wool pelan
    Kang Chi tersenyum lega. Mereka lalu berpelukan. Tiba-tiba butiran cahaya biru mengelilingi mereka. Dan dalam hati, Yeo Wool berkata
    "Aku mencintai Kang Chi, apapun yang akan terjadi aku akan selalu ada untuknya. Aku tidak perduli lagi pada takdir atau apapun, karena bagiku Choi Kang Chi adalah segalanya.
    ..........end...........

    itulah fanfic gaje bin absurd saya, saya minta maaf kalau kepanjangan, terimakasih :)

    ReplyDelete


  20. .wah jd pgn ikut'an tp...
    .mb,dee mau tanya via JNE'ny nnti bwt biaya pengirim'an'ny gmn??
    .pemenang/mb,dee yg menanggung??

    ReplyDelete
  21. Wahh pengin ikutan mba dee, ngincer SKKSnya, tapi maaf kalo agak ga nyambung atau malah aneh. Ya pokoknya ini hasil imajinasiku sendiri.

    Sama seperti ending sebelumnya saat kang chi dan yeo wol bertemu di bawah pohon sakura tapi ada kelanjutannya:
    Yeo wol : “apakah kau mengenalku?”
    Kang chi : “ ya aku mengenalmu, kaulah orang yang telah aku tunggu setelah sekian lama.”
    Yeo wool : “apa maksudmu?”
    Kang Chi pun mulai bercerita kepada Yeo Wol bahwa Yeo Wol adalah orang yang dia tunggu selama 422 tahun. Tetapi Yeo Wol tidak percaya dan memilih pergi dari kang Chi. Kang Chi pun merasa sedih dan memilih untuk pulang. Yeo wol pun sampai kerumahnya dan memilih untuk tidur, saat tidur dia bermimpi tentang masa-masa bahagianya bersama Kang Chi 422 tahun yang lalu, saat terbangun dari tidurnya yeo wol bertanya-tanya siapa orang yang didalam mimpiku mengapa sangat mirip dengan orang yang kutemui tadi dan didalam mimpiku dia bernama Choi Kang Chi dan yang satunya lagi mengapa sangat mirip denganku dan namanya pun sama denganku Dam Yeo Wol. Keesokan harinya Kang Chi memutuskan untuk menunggu Yeo Wol di bawah pohon sakura dan dirumahnya Yeo Wol pun bersiap-siap pergi ke bawah pohon sakura, lalu bertemulah mereka berdua dibawah pohon sakura.
    Dan tak sadar Yeo Wol mengucapkan nama “Choi Kang Chi.” Kang Chi terkejut matanya berkaca-kaca mendengar namanya disebut oleh gadis yang ditunggunya selama 422 tahun. Melihat ekspresi Kang Chi, Yeo Wol tersadar kalo memang laki-laki yang dihadapannya bernama Cho Kang Chi. Lalu Kang Chi berkata “bagaimana kau bisa mengingat namaku?”, Yeo Wol pun menjawab “lewat mimpi aku bisa mengenal namamu…”. Kang Chi pun memeluk Yeo Wol dan Yeo Wol pun membalas pelukan Kang Chi sambil berkata “ Kang Chi-ah mulai sekarang aku mempercayai semua kata-katamu” Kang Chi pun berkata “Yeo Wol-ah maukah kau menikah denganku?”. Jawaban Yeo Wol sama seperti 422 tahun yang lalu “aku tak bisa memasak nasi yang enak.” Ucap Yeo Wol. Kang Chi pun kembali bertanya kepada Yeo Wol “Maukah kau menikah denganku?”. “aku tak bisa menjahit dengan baik.” Maukah kau menikah denganku?” Tanya Kang Chi lagi sambil melepas pelukannya. Tidak seperti dahulu Yeo Wol kali ini mengangguk sambil tersenyum. Lalu kang Chi mencium Yeo Wol. *TAMAT

    ReplyDelete
  22. mau tanya akun googlenya mba dee apa ya? kalo ada yang tau jawab aja

    ReplyDelete
  23. Oke saya mulai ceritanya yah...
    Part 1

    Saya mulai dari saat kang chi bertemu yeo wool kembali dibawah bulan sabit,,
    Kang chi : “yeo wool,,,” tak sadar nama itu terlontar dari mulut kang chi
    Yeo wool pun terkejut dan balik bertanya “bagaimana kau tahu namaku?”
    Kang chi tetap diam terpana melihat gadis yang selama ratusan tahun ia tunggu akhirnya ada di depannya...
    Yeo wool pun menurunkan pistolnya dan kembali bertanya “bagaimana kau tahu namaku?”
    Namun kang chi tetap diam dan mengingat perkataannya dulu pada yeo wool “jika aku bertemu denganmu lagi, maka saat itu aku akan mengenalimu lebih dulu. Jika aku bertemu denganmu lagi, maka saat itu aku akan mencintaimu lebih dulu”
    Yeo wool bertanya lagi dengan nada ragu “apakah kau mengenalku?”
    Mata kang chi berkaca-kaca seraya masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang, lalu kang chi menjawab “mungkin aku mengenalmu mungkin juga tidak”
    Ye wool bingung dengan jawaban kang chi “apa maksudmu?”
    Sinar bulan malam itu menerangi wajah kang chi sehingga wajahnya sekarang semakin jelas terlihat oleh yeo wool. Yeo wool yang terus memperhatikan wajah kang chi kini semakin terkejut. Yeo wool seperti mengenal wajah itu...
    Belum sempat keterkejutan yeo wool reda, terdengar suara tembakan. Kang chi dan yeo wool sama-sama terkejut, yeo wool terdiam dan kang chi pun menyadari ada yang tak beres dengan yeo wool. Tangan yeo wool yang sedari tadi memegang pistol, kini pistol itu terjatuh ke tanah, darah mulai keluar dari pundak yeo wool, ternyata yeo wool lah yang terkena tembakan. Kang chi terkejut melihat yeo wool yang berlumuran darah segera berlari kearah yeo wool sambil berteriak “yeo wool-ah...”
    Tubuh yeo wool hampir roboh namun sempat ditangkap oleh kang chi,
    “yeo wool-ah..yeo wool-ah... bangun yeo wool... tidak, kau tidak boleh seperti ini lagi...ku mohon sadarlah...”
    Pinta kang chi yang masih terkejut terus memanggil nama yeo wool untuk menyadarkannya. Air matanyapun tak lagi dapat tertahankan melihat gadis yang sangat ia cintai berlumuran darah. Kang chi terbayang saat dulu yeo wool tertembak oleh pengawal seo dan akhirnya meninggal dan kang chi pun ingat perkataan biksu so jung bahwa takdir tidak dapat dihindari, salah satu dari kalian akan mati...
    ===
    Kang chi membawa yeo wool ke rumah sakit. Yeo wol langsung dioperasi untuk mengeluarkan peluru yang ada di pundaknya.
    Di luar ruang operasi, kang chi menunggu dengan gelisah dan masih menangisi yeo wool.
    “yeo wool ah,,,ku mohon jangan tinggalkan aku lagi... bertahanlah yeo wool...”
    Setelah operasi selesai, yeo wool dipindahkan ke ruang rawat, dokter berkata pada kang chi bahwa yeo wool baik-baik saja dan mereka berhasil mengeluarkan pelurunya.
    Kang chi kemudian masuk menemui yeo wool yang masih belum sadarkan diri. Kang chi duduk disamping yeo wool dan memegang erat tangan yeo wool
    “yeo wool-ah,,,” panggil kang chi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Part 2

      Keesokan harinya, kang chi terbangun dan melihat yeo wool masih belum sadarkan diri.
      Kang chi lalu pergi sebentar untuk mencuci wajahnya, dan saat ia kembali, gon dan ayah yeo wool sudah ada disana, kang chi pun tak jadi masuk ke ruangan yeo wool.
      Kang chi terdiam melihat gon terus memegang tangan yeo wool sambil memanggil nama yeo wool.
      “ yeo wool-ah...apakah sekarang kau sudah mempunyai kehidupan yang bahagia bersamanya(gon)? Apakah kita benar-benar ditakdirkan untuk tidak bersama? walaupun sudah beratus-ratus tahun lamanya aku menunggumu, takdir tetap mengatakan kalau kita tak bisa bersatu, apakah benar seperti itu?” batin kang chi.
      Mata kang chi berkaca-kaca melihat kenyataan ini, kemudian ia pun pergi setelah melihat yeo wool sekali lagi.
      ===
      Setelah kang chi pergi, yeo wool pun sadar. Pelan-pelan ia membuka matanya, dan orang pertama yang dilihatnya adalah gon.
      “sung joon ah...” panggil yeo wool lirih (nama gon sekarang sung joon)
      Sung joon pun menjawab “ya yeo wool, ini aku sung joon, kau bisa mengenaliku?”
      Yeo wool hanya mengangguk pelan kemudian berpaling melihat ayahnya
      “ayah...” panggil yeo wool.
      “ya anakku,,,” jawab ayah yeo wool.
      Masih dalam keadaan lemah, yeo wool mencoba mengingat apa yang telah terjadi semalam, ia merasa bertemu dengan seseorang yang pernah ia kenal.
      “Jae Ha...” panggil yeo wool dengan nada terkejut.
      Sung joon dan ayah yeo wool bingung dengan perkataan yeo wool.
      “Ayah, Jae Ha,,,Jae Ha...Saya melihat Jae Ha...saya melihatnya ayah...” lanjut yeo wool dengan gelisah
      Ayah : “apa maksudmu yeo wool?Jae Ha sudah lama meninggal”
      Yeo wool : “tidak ayah, dia masih hidup, dia benar-benar masih hidup. Aku melihatnya...” jawab yeo wool dengan yakin.
      Ayah : “yeo wool-ah, ku mohon jangan terus seperti ini, Jae Ha sudah meninggal, kau harus merelakannya, sudah saatnya kau melupakan dia dan memulai hidupmu yang baru bersama sung joon”
      Sung joon yang sedari tadi hanya diam, kemudian pergi meninggalkan yeo wool dan ayahnya.
      Ayah yeo wool hanya bisa mendesah dan yeo wool masih bingung dengan apa yang ia lihat semalam.
      Ayah : “yeo wool, kau sebaiknya beristirahat terlebih dahulu dan tenangkan pikiranmu”
      Kemudian ayah pergi.
      Yeo wool yang kini sendirian di kamar,kembali mengingat-ingat apa yang terjadi tadi malam. Yeo wool yakin kalau orang yang ia lihat adalah Jae Ha, kekasihnya dulu.
      Yeo wool ingat saat-saat bersama Jae Ha. Saat pertama kali mereka saling mengenal, kemudian berteman, masuk akademi kepolisian bersama, pergi bersama, dan saat Jae Ha menungkapkan perasaannya pada yeo wool. Tetapi, yeo wool pun mengingat saat Jae Ha tertembak karena menyelamatkannya saat bertugas. Air mata yeo wool pun tak tertahankan lagi, ia menangis sambil menutupi wajahnya. Masih tak percaya bahwa Jae Ha telah tiada.
      Sung joon ternyata dari tadi memperhatikan yeo wool dari pintu, matanya berkaca-kaca merasakan kesedihan yeo wool, orang yang sangat ia cintai.

      Delete
    2. Part 3

      Beberapa hari dirumah sakit, yeo wool masih terdiam, memandang keluar jendela dengan pandangan kosong. Hatinya masih terasa sakit menghadapi kenyataan yang ada.
      Dari pintu terlihat Kang chi yang ternyata setiap hari datang untuk melihat keadaan yeo wool. Dalam hati kang chi berkata “yeo wool-ah, jika memang kita tidak ditakdirkan untuk bersama walaupun sudah ratusan tahun berlalu, apakah mungkin jika aku memaksa takdir untuk tetap berasa disisimu, maka kematianmupun tak dapat dihindari lagi seperti dulu?”
      Kemudian kang chi meletakkan bunga berwarna biru yang dulu pernah ia berikan pada yeo wool di depan pintu kemudian pergi.
      Yeo wool yang merasakan ada seseorang yang memperhatikannya kemudian keluar, ia melihat bunga yang diletakkan kang chi dan mengambilnya. Mata yeo wool berkaca-kaca dan memanggil nama kekasihnya “Jae Ha...”
      Ternyata itu adalah bunga yang Jae Ha berikan saat Jae Ha mengungkapkan perasaannya.
      Yeo wool kemudian berlari mencari-cari orang yang memberikan bunga itu. Ia kebingungan harus kearah mana ia berlari untuk menemukannya.
      Yeo wool sampai ditaman rumah sakit dan hampir menyerah untuk mencari orang yang yeo wool pikir itu adalah Jae Ha. Namun, ditengah keputusasaannya, yeo wool melihat sosok mirip Jae Ha yang duduk di bawah pohon. Pelan-pelan yeo wool menghampirinya dan mencoba melihat wajahnya. Pria itu tertunduk, tapi kemudian yeo wool menyodorkan bunga yang diberikan kang chi pada pria itu, pria itu mendongak melihat yeo wool. Betapa terkejuutnya yeo wool saat melihat wajah itu, wajah yang selama ini ia rindukan,
      “Jae Ha...” panggil yeo wool terbata-bata, matanya berkaca-kaca.
      Kang chi hanya terdiam melihat yeo wool.
      Yeo wool kembali memanggilnya “Jae Ha... benarkah ini kau?”
      Kang chi menjawab dengan santai “Siapa Jae Ha?”
      Ternyata kang chi mencoba menahan dirinya dan memantapkan hatinya untuk tidak bersama yeo wool lagi.
      Yeo wool bertambah terkejut mengetahui orang yang ia kira adalah Jae Ha ternyata tidak mengenalinya.
      Kang chi bertanya kembali “siapa Jae Ha?saya Kang chi, Choi Kang Chi.”
      Dalam hati kang chi berkata “jika takdir itu memang ada, jika takdir itu tidak dapat dirubah, maka aku ingin menghindarinya. Yeo wool-ah, maafkan aku harus melakukan ini, aku tak ingin kau pergi, aku tak ingin kau meninggal seperti dulu lagi, aku tak ingin kehilanganmu untuk selamanya. Walaupun kita tak dapat bersama, aku berharap dapat melihatmu bahagia...”
      Yeo wool terdiam, air matanya menetes menyadari orang yang dihadapannya bukanlah Jae Ha.
      Sung joon ternyata melihatnya, ia pun sama terkejutnya dengan yeo wool, melihat ada orang yang benar-benar mirip dengan Jae Ha, sahabatnya.

      Delete
    3. part 4

      1 minggu kemudian yeo wool diperbolehkan pulang karena lukannya telah berangsur-angsur membaik namun luka dalam hatinya masih belum hilang.
      Setiap hari, yeo wool terus saja melamun, entah itu dirumah maupun di kantor. Untuk mencoba menghilangkan sedikit rasa sakit dalam hati yeo wool, ayah yeo wool yang merupakan kepala polisi tempat yeo wool bekerja menyuruh yeo wool untuk bertugas diluar, mencari informasi tentang Joo Gwan Woong yang diduga telah memanipulasi surat wasiat Presdir Park untuk merebut “100 hotels”. Tanpa penolakan, yeo wool pun langsung berangkat menuju rumah saksi yang mengetahui tentang kejahatan Joo Gwan Woong.
      Sesampainya dirumah saksi, yeo wool terkejut melihat darah berceceran didepan rumah saksi. Yeo wool langsung mendobrag pintu dan menemukan saksi terbunuh. Yeo wool ingin meminta pertolongan namun rumah saksi berada jauh dari kota, sinya hp pun tak ada. Yeo wool kemudian keluar rumah saksi untuk mencari pertolongan, namun ia kembali terkejut melihat beberapa orang berbaju hitam telah menghadangnya, yeo wool mencoba bertahan dengan kekuatannya, namun kekuatannya tak sebanding dengan 5 orang pria kekar. Saat yeo wool akan dipukul, kang chi datang untuk menyelamatkannya. Kang chi kemudian berkelahi dengan ke-5 orang itu dan menang. Namun, ke-5 orang itu mencoba bangkit kembali dan kang chi pun menarik tangan yeo wool yang masih terkejut melihat orang yang mirip Jae Ha ada dihadapannya lagi. Mereka berlari kedalam hutan untuk menghindari jejak. Setelah dirasa aman, kang chi dan yeo wool beristirahat. Dengan nafas yang masih terengah-engah, yeo wool bertanya “benarkah kau bukan Jae Ha?”
      Kang chi yang dari tadi sibuk melihat sekeliling kemudian menatap yeo wool dan menjawab ragu “aku kang chi, choi kang chi”
      Merasa orang yang dihadapannya memang bukan Jae Ha, yeo wool kemudian terdiam sejenak lalu menyodorkan fotonya bersama Jae Ha saat wisuda bersama.
      Yeo wool : “dia...dia adalah Jae Ha... aku pikir kau adalah Jae Ha karena wajah kalian sangat mirip. Tapi itu tidak mungkin karena...karena ia sudah meninggal 3 tahun yang lalu”
      Kang chi terkejut melihat foto itu yang ternyata memng benar-benar mirip dengannya.
      Yeo wool kembali berkata “Jae Ha adalah cinta pertamaku... sampai sekarang aku masih tidak bisa melupakannya. Kami saling mengenal sejak masuk akademi kepolisian, dia sangat ceria, pintar, dan pandai berkelahi. Aku sangat mencintainya tetapi...sekarang dia sudah tiada, ia meninggal karena menyelamatkanku dan sampai sekarangpun aku masih menyalahkan diriku sendiri atas kematiannya.”
      Kang chi tertegun mendengar cerita yeo wool dan tanpa sadar matanya berkaca-kaca.
      Yeo wool : “aku...”
      Belum sempat yeo wool melanjutkan perkataannya, kang chi mencium bibir yeo wool, membuat yeo wool terkejut.
      Dalam hati kang chi berkata “jika takdir itu memang ada, jika takdir itu menuliskan kita tidak dapat bersama, dapatkah aku merubahnya?dapatkah aku mencoba untuk merubahnya?”

      Delete
    4. part 5

      Sejak saat itu kang chi bertekad untuk kembali memperjuangkan cintanya, ia tak bisa lagi menerima takdir yang ada, untuk ketiga kalinya ia ingin mencoba kembali bersama yeo wool (yang ke-2 pas jadi Jae Ha tapi akhirnya Jae Ha meninggal)
      Sekarang setiap hari sangat berharga bagi kang chi untuk bersama yeo wool. Ia tak ingin kejadian yang dahulu kembali menghantuinya. Ia meminta yeo wool untuk bersabar selama 100 hari. Kang chi berkata, ia akan kembali setelah 100 hari untuk menemui yeo wool kembali.
      Kang chi yakin dengan keputusannya untuk mencari buku keluarga Gu. Ia ingat perkataan Lee Soo Shin bahwa jika kang chi percaya buku itu ada, maka buku itu memang ada dan kang chi dapat menjadi manusia seutuhnya.
      Walau berat untuk berpisah dengan kang chi, yeo wool percaya dan akan tetap menunggu kang chi sampai kang chi kembali.
      ===
      1 tahun kemudian...
      Yeo wool menunggu di bukit tempat pertama kali ia bertemu dengan kang chi, ternyata setiap hari yeo wool terus menunggu kang chi disana, berharap kang chi akang segera kembali.
      Saat ia duduk di atas rumput sambil memegang bunga biru seperti yang dibeikan kang chi dulu, ada seseorang yang memanggilnya dari belakang “yeo wool-ah...”
      Yeo wool menoleh dan tersenyum saat mengetahui orang yang memanggilnya adalah kang chi. Yeo wool berlari memeluk kang chi. Matanya berkaca-kaca, merasa bahagia karena kang chi telah kembali dan takkan meninggalkannya lagi.
      Kang chi bertanya pada yeo wool “apakah kau sudah lama menunggu?”
      Yeo wool pun menjawabnya dengan anggukan kepala, air matanya jatuh tak tertahankan lagi.
      Dan, bulanpun sekarang sudah tak berbentuk sabit lagi, tetapi bulan purnama....
      “Takdir itu bukan untuk dihindari, tetapi untuk dihadapi”
      ==END==

      Delete
    5. Masya Allah,,
      panjang amat nie ampe 5 bagian,,
      duh maaf ya mbak Dee kalo cape baca punya saya..
      saya gk niat bikin panjang-panjang koq,,,
      tapi nie bikinnya bener-bener pake perasaan hati saya buat kang chi.. #abaikan
      :( => :)

      Delete
  24. Sama seperti ending sebelumnya saat kang chi dan yeo wol bertemu di bawah pohon sakura tapi ada kelanjutannya:

    Yeo Wol : "apakah kau mengenalku?"
    Belum sempat Kang Chi menjawab, terdengar suara gonita yang terengah - engah “adik ipar..” ternyata gonita berhasil merebut kembali tasnya dan kembali ketempat Yeo Wol dan menjelaskan kalau Kang Chi hanya berusaha menolongnya. Kemudian gonita mengajak Yeo Wol pergi “Ayo kita pergi, kita sudah terlambat.” Lalu Gonita dan Yeo Wol meninggalkan Kang Chi yang hanya terdiam ditempatnya dan memandangi bayangan yeo wol yang perlahan menjauh.

    Sampailah kita didepan sebuah Restoran, ternyata didalam Bang Sung Joon (kita panggil Gon saja yah) sudah menunggu kedatangan Gonita dan Yeo Wol.
    Gon : “kenapa kalian terlambat? Apa terjadi sesuatu?”
    Gonita : “maaf suamiku, tadi sewaktu menunggu Yeo Wol aku bertemu dengan preman tapi untung saja ada pria baik yang datang menolongku.”
    Gon : “Syukurlah kau tak apa – apa”
    Melihat Yeo Wol yang hanya diam saja dan tampak memikirkan sesuatu, gon bertanya “ada apa yeo wol-ah?”
    “aniya oppa” jawab yeo wol sambil tersenyum kemudian mengalihkan pandangannya ke arah jendela, dari jendela tersebut terlihat tempat pertemuannya dengan Kang Chi.

    Kemudian kita flashback pada saat Yeo Wol pertama kali bertemu dengan Kang Chi di dekat bunga sakura lalu pada saat Yeo Wol melihat sosok asli Kang Chi yang ternyata gumiho dan pada saat Kang Chi melamar Yeo Wol. Lalu yeo wol terbangun dari tidurnya, ternyata itu adalah mimpi yang Yeo Wol alami dalam beberapa hari terakhir setelah pertemuannya dengan Kang Chi. “Huft, kenapa aku terus memimpikan orang itu? Dan dia Gumiho? Mimpi yang aneh.” kata yeo wol seraya melanjutkan tidurnya kembali.

    “tok tok tok..” Kang Chi kemudian membuka pintu Kang Chi kaget campur senang melihat Gon datang dan menunjukkan kartu identitasnya, Bang Sung Joon. Dan ada bos Lee disebelahnya (disini saya ganti Lee Soon Shin menjadi bos Lee). Tenyata Kang Chi dulunya adalah agen mata – mata terbaik bersama Han Gil ro dan Kim Seo Won sebelum Kang Chi memutuskan pensiun dan membuka perusahaan. Maksud kedatangan bos Lee adalah untuk meminta Kang Chi kembali menjadi agen mata – mata karena Kang Chi terkenal dengan prestasinya. Bos Lee mengatakan bahwa ada misi penting yang harus Kang Chi tangani, bos Lee kemudian menyerahkan berkasnya kepada Kang Chi. Kang Chi terkejut melihat foto Yeo Wol ada dalam berkas tersebut, bos Lee menjelaskan bahwa Yeo Wol adalah partner Kang Chi dalam misi itu.

    Kang Chi kembali bertemu dengan Yeo Wol. “Perkenalkan aku Choi Kang Chi.” Kata Kang chi seraya berjabat tangan dengan Yeo Wol. “Dam Yeo Wol.” Balas yeo wol. Kemudian dimulailah misi tersebut.

    Singkat kata misi tersebut berjalan sukses dan hubungan Kang Chi dengan Yeo wol semakin dekat. Kang Chi mengajak Yeo Wol jalan – jalan untuk merayakan keberhasilan mereka. Tibalah ditempat pertama kali mereka bertemu, kang chi dan yeo wol duduk dibawah pohon sakura.
    Kang chi : “yeo wol-ah ada sesuatu yang ingin aku katakan..”
    Yeo wol : “apa itu?”
    Kang Chi : “Sebenarnya aku…………” Kang Chi memperlihatkan wujud aslinya. Yeo wol sempat kaget tak percaya melihat wujud asli Kang Chi, yeo wol beranjak dari tempat duduknya ia berbalik dan hendak meninggalkan kang chi. Kang chi terlihat sedih dengan sikap yeo wol, kemudian yeo wol berbalik lalu berjalan kearah kang chi. Yeo wol memeluk kang chi, “yeo wol-ah” kata kang chi haru. “Gwenchana..” kata yeo wol sambil mempererat pelukannya..

    3 bulan kemudian…

    Terlihat seorang wanita tengah duduk dibawah pohon sakura, wanita tersebut tertidur sambil memegang setangkai bunga ungu. Terdengar suara lelaki dari kejauhan “Yeo wol-ah..”. yeo wol terbangun dari tidurnya kemudian melihat kearah lelaki tersebut dan melambaikan tangan “Kang Chi-ya..” sahut yeo wol dengan senyuman.

    Kang Chi sekarang telah menjadi manusia setelah ia melakukan ritual 100 hari, dan ia pun akhirnya menikah dengan yeo wol. Happily ever after.


    ----END----


    mian kalau kepanjangan, itulah akhir dari kisah KangDam coupel versiQ :D

    ReplyDelete
  25. wah, kenapa susah koment ya?

    ReplyDelete
  26. aku belum femiliar sama google acount, dari tadi masukin fanficnya gak bisa-bisa. mungkin kepanjangan kali ya?

    ReplyDelete
  27. Kang chi dan Yeo Wool saling berpandangan, keduanya terpaku
    “bagaimana kau tau namaku?”
    Kang Chi hanya diam, perasaan diliputi keharuan, ia teringat janjinya “ketika aku melihatmu, aku akan mengenalimu lebih dahulu, ketika itu aku akan mencintaimu lebih dahulu”
    “apa kau mengenalku” Yeo Wool bertanya lagi, anehnya ia merasa pemuda didepannnya memang mengenalnya, tiba-tiba dadanya terasa sesak. Suatu perasaan ganjil yang sulit ia ungkapkan. Ia menurunkan pistolnya.
    “mungkin ya, mungkin tidak” jawab Kang Chi lirih. Kemudian ia menyadari tempat pertemuan meraka sama dengan 422 tahun yang lalu, dibawah pohon Peach yang mekar diterangi cahaya bulan sabit. “akhirnya aku bertamu kembali dengannya pada bulan sabit ke-5221....”, ia tersenyum tanpa keraguan “....dan waktuku yang berhenti kembali berjalan”.
    Mereka masih terpaku, ketika tiba-tiba Gonita datang dan berteriak pada Kang Chi, “Hei! Seharusnya kau mengejarnya, mengapa kau masih disini?”. Yeo Wool kembali mengacungkan pistolnya pada Kang Chi.
    “bukan dia, seharusnya kau mengejar preman itu, ia malah menolongku” kata gonita. “ayo dia belum jauh” Gonita kembali berlari
    “sudah ku katakan ini hanya salah paham... “ belum sempat Kang Chi menjelaskan Yeo Wool sudah berlari mengikuti Gonita dan Kang Chi mengikutinya, mereka kehilangan jejak.
    “ ini semua salahmu, kalau kau tidak datang, meraka tidak akan membawa lari tasku” gonita ngomel pada Yeo Wool.
    “kenapa ini salahku?”
    “tentu saja ini salahmu, kalau kau tak menghentikan pemuda ini, tasku pasti sudah kembali. kau tau itu memang tas mahal, tapi isinya lebih berharga lagi, dan sekarang aku kehilangannya”
    “berharga apa, memang isinya berlian atau uang 10 juta?”
    “bukan, itu lebih berharga, tas itu berisi masa depanku”
    “masa depan.... bagaimana mungkin masa depan ada dalam tas?”
    “disitu ada jimat yang kuperoleh dari seorang peramal hebat, ia mengatakan jimat itu akan menuntunku pada jodohku. Dan katanya ada kaitan dengan masa laluku, dan sekarang aku kehilangan jimat itu...” gonita kelihatan kesal.
    “hari gini masih percaya jimat dan ramalan” Yeo wool geleng-gelang kepala. Tanpa ia sadari, Kang Chi sedari tadi memandangnya, tatapannya penuh kerinduan, namun ia menyadari Yeo Wool yang sekarang tak mengingatnya sama sekali. Tapi ia bertekad akan membuat Yeo Wool jatuh cinta lagi padanya.
    “kau harus bertanggung jawab...”
    “ apa...”
    “kau harus mengantarku menemui peramal itu lagi, lalu mengantarku pulang, karena sekarang aku tak punya uang” Gonita menarik tangan Yeo Wool.
    “tapi...” Yeo wool menoleh memandang Kang Chi, dadanya semakin sesak, mata yang memandangnya seperti pernah dilihatnya, Gonita menarik Yeo Wool lagi.
    “tunggu!” kang Chi menahannnya
    Tapi Yeo Wool sudah berjalan, ia menoleh memandang Kang Chi, tanpa disadarinya air matanya menetes. Ia terkejut, “ mengapa aku menangis? Kenapa rasanya sakit sekali?”

    ReplyDelete
  28. Kang Chi hendak mengejarnya, ketika ponselnya berdering, Tae Seo mengingatkannnya bahwa ia terlambat. Kang Chi meneruskan langkahnya mengikuti Yeo Wool, hingga ia melihat sesuatu jatuh dari saku Yeo Wool. Ia memungutnya dan tersenyum.
    Gonita membawa Yeo Wool, kesebuah kedai, dengan tirai berwarna merah dan hitam. Seperti tempat cenayang kebanyakan, dibuat semisterius mungkin. Didalamnya telah menunggu reinkarnasi So jung.
    “aku tau kau akan kembali, kau kehilangan jimat itu bukan?” katanya sebelum Gonita sempat menyampaikan maksudnya.
    “ha.!.” Yeo Wool terperangah, “paling hanya tebakannya saja” pikirnya.
    “aku tak menebaknya nona, aku memang dapat membaca tanda-tanda langit”
    “apa yang harus aku lakukan” Gonita bertanya pada So Jung
    “tak ada yang bisa kau lakukan, kau sudah bertemu takdirmu, ia jodohmu dimasa lalu”
    “aku sudah bertemu dengannya?” Gonita tampak berpikir, tiba-tiba ia tersenyum
    “pasti pemuda tadi” katanya girang.
    Yeo Wool memandangnya tak percaya, lalu berbalik.
    “kau tak ingin diramal juga nona?”
    “terimakasih, aku tak percaya ramalan” Yeo wool melangkah pergi
    ‘kau telah bertemu kembali dengannya, ia telah menunggumu ratusan tahun”
    Langkah Yeo Wool terhenti.
    “hal konyol apa ini, ratusan tahun?”
    “sama seperti ratusan tahun yang lalu, kalian bertemu kembali dekat pohon peach dibawah bulan sabit”
    Yeo Wool tak mepedulikannya.
    “ayo, aku antar kau pulang” katanya pada Gonita yang memandangnya heran. Mereka melawati tempat tadi, Yeo Wool melihat pohon Peach dan bulan sabit, ia teringat kata-kata peramal tadi. Dadanya kembali sesak.
    Di Penthousenya yang mewah, Kang Chi memandang bulan sabit yang sama, tangannya memegang sebuah kartu yang dijatuhkan Yeo Wool. “bahkan namanya sama...” gumamnya.

    ReplyDelete
  29. kesokan harinya, ia terkejut ketika membuka pintu, orang yang sangat dikenalnya memperlihatkan tanda pengenal. Reinkarnasi Gon dan Le soon Shin. Kang Chi begitu gembira bertemu meraka, hingga tak mempedulian maksud meraka menemuinya untuk mempertanyakan identitas Kang Chi. Tapi Kang chi dengan mudah berkelit. Berkat pengalaman hidup ratusan tahun. Meraka mengatakan sebenarnya mereka mencurigai rekanan bisnis Kang Chi. Mereka minta bantuan Kang chi untuk mengungkapnya.
    “datanglah besok pagi kealamat ini” Lee Soon Shin menuliskan alamatnya. sementara Gon melihat barang-barang pajangan Kang Chi.
    “apakah kau pernah melihatnya?”
    Gon menggeleng, “tapi sepertinya tidak asing” kata Gon.
    Kang Chi tersenyum. Ia merasa tahun bulan sabit kali ini adalah keberuntungannya. Ia bertemu kembali dengan orang-orang yang dekat dengannya dimasa lalu. Dan terpenting ia bertemu kembali dengan soulmatenya Yeo Wool.
    Kang Chi semakin sering tersenyum, hal ini tak luput dari perhatian pelayan Choi.
    “ anda terlihat gembira dan bersemangat presidir”
    “seseorang yang ku tunggu akhirnya kutemukan”
    “seorang gadis?”
    Kang Chi hanya tersenyum. Ia mengendarai Lamborghininya membelah jalan raya kota Seoul yang padat. Mulutnya tak henti tersenyum. Ketika lampu merah, ia melihat sebuah kedai. Ia seperti ditarik ketampat itu. Ia kemudian memarkir mobilnya. Ia memasuki kedai itu. Ia melihat seseorang yang sedang sibuk membaca sebuah buku teknik meramal.
    “apa kau pemilik tempat ini?”
    Orang itu mengangkat kepalanya, Kang Chi terkejut

    ReplyDelete
  30. “Biksu?!”
    “aku bukan biksu, aku cenayang. Apa kau tidak bisa membedakan”
    “oh tentu, kau pasti tak mengingatku, sama seperti yang lain”
    Giliran So Jung yang heran.
    “memangnya kita pernah bertemu sebelumnya?”
    Kang Chi tak menjawab, ia memperhatikan ruangan itu
    “dulu dan sekarang.... kau memang suka meramal” gumamnya
    “apa kau percaya reincarnasi?” tanyanya lagi.
    “aku percaya, tapi sulit membuktikannya, bahkan aku tak tau dulu aku seperti apa”
    “mungkin ini bisa mengingatkanmu” Tiba-tiba mata Kang chi berubah hijau.
    So Jung terkejut hingga terjengkang kebelakang. Setelah pulih ia bangkit dan bergegas menuju ruangan dibawah kedainya. Kang Chi mengikutinya. Ruang bawah tanah itu dipenuhi buku-buku kuno, disimpan dengan rapi dalam sebuah kotak kaca. “Ini adalah peninggalan leluhurku, untuk menghindari kepunahan setiap generasi kami diharuskan menyalinnya kembali, tapi aku tak bisa menulis hanja, jadi ayahku menyalinnnya juga dengan hangul” So jung menarik sebuah buku dari raknya.
    “pesan ini diteruskan pada setiap generasi keluargaku” ia membuka-buka halaman buku itu.
    “jika aku bertemu dengan laki-laki bermata hijau, maka aku harus menyampaikan buku ini padanya, kau... Choi Kang Chi kan?” katanya menatap Kang Chi.
    ‘kita bertemu lagi, biksu” Kang Chi tersenyum.
    “sudah ku bilang aku bukan biksu”
    “kau reinkarnasinya”
    “apa...”
    “biksu So jung”

    ReplyDelete
  31. Kang Chi kembali duduk dalam lamborghini putihnya, ia memandang sebuah buku tua yang diserahkan So jung padanya. Ia tersenyum. “sekarang saatnya” pikir Kang chi. Ia memacu kendaraannnya ke tujuannnya semula.
    Ia berhenti disebuah bangunan tua, ia memandangnya sejenak lalu melangkahkan kakinya memasuki gedung itu. Tak seperti penampilan luarnya yang lusuh, gedung itu terlihat bersih dan rapi didalamnya. Seorang penjaga mengantarkannya kesebuah ruangan.
    “kau terlambat” tegur Gon
    “ah... itu tadi ada hal mendadak dijalan”
    Tiba-tiba seorang gadis memasuki ruangan, Kang Chi menoleh, ia tersenyum.
    “kita bertemu lagi.... Yeo Wool.. ssi”
    Yeo Wool terpaku, kata-kata peramal itu terngiang kembali “sama seperti ratusan tahun yang lalu, kalian bertemu kembali dekat pohon peach dibawah bulan sabit”. Perasaan aneh itu muncul kembali, Yeo wool tak mampu berkata-kata.
    “kalian pernah bertemu sebelumnya?” tanya Gon.
    “dulu sekali.. “ gumam Kang chi.
    Lee soon shin memasuki ruangan,
    “anda telah datang presidir..., silakan duduk”
    ‘seperti yang kita bicarakan kemarin, rekan bisnis anda dicurigai melakukan penipuan dibeberapa perusahaan, namun kami belum punya bukti. Kami khawatir anda sasaran berikutnya. Sebelum itu terjadi kami mohon bantuaan anda untuk menangkapnya, apakah kami bisa mempercayai anda presidir?”
    “seseorang dulu mengatakan, kepercayaan itu tidak turun dari langit, kenapa kita tak memberi waktu agar kepercayaan itu tumbuh, direktur”

    ReplyDelete
  32. Gon menyodorkan sebuah dokumen, “ini beberapa transaksi mencurigakan dari rekanan anda pada seorang politikus yang mencalonkan diri menjadi presiden”
    “kami curiga ia menjadi penyandang dana bagi politikus itu” Yeo Wool akhirnya buka suara.
    Kang chi memandangnya sejenak, “lalu apa yang harus saya lakukan”
    “anda bisa menjadi umpan”
    “bukankah itu berbahaya bagi saya”
    “Gon dan Yeo Wool akan mendampingi anda presidir”
    Kang chi tersenyum puas, memang itu yang ia harapkan sejak melihat Yeo Wool di ruangan ini.

    Singkat cerita Yeo wool dan Gon menyamar jadi pegawai Kang Chi. Dalam suatu kesempatan Yeo Wool memasuki penthaouse Kang Chi, ia melihat barang-barang pajangan Kang Chi. Matanya terhenti pada pedang berwarna hijau, hatinya seperti tertusuk, air matanya jatuh. Lalu ia melihat bunga ungu itu, sekelebat bayangan ketika tangannnya menyentuh tangan seseorang, ia merasa pilu namun juga hangat... Yeo Wool merosot terduduk sambil menangis ia terus memandangi bunga ungu itu. Tiba-tiba ia berdiri lalu berlari keluar. Kang chi yang sedari tadi memperhatikannya mengikutinya dari belakang. Yeo Wool menghentikan Taksi. Demikian juga Kang Chi, ia tak sempat mengambil Lamborghininya. Ok man yang melihatnya merasa heran. Yeo Wool berhenti di depan kedai So jung.

    ReplyDelete
  33. “aku tau kau akan datang lagi nona”
    “katakan siapa pria itu, mengapa kau mengatakan ia menungguku selama ratusan tahun?”
    So Jung tak menjawabnya malah balik bertanya
    “apa kau percaya reinkarnasi nona?”
    “aku tak tau... tapi sejak kecil aku bermimpi, mimpi yang sama terus berulang, tentang pedang, laba-laba, bunga ungu yang hari ini kutemukan lagi dirumah pria itu, aku juga melihat sepasang mata hijau, wajah yang menyeramkan, tapi anehnya aku sama sekali tidak takut, aku justru ingin mendekatinya”
    “itu mungkin bayangan dirimu dikehidupan sebelumnya”
    “siapa aku dikehidupan sebelumnya? Mengapa aku bermimpi begitu? Bukankah kalau kita bereinkarnasi kita akan melupakan segalanya dimasa lalu”
    “masa lalumu bisa sangat kuat melekat, bisa jadi kerana janji tulus yang kalian buat dimasa lalu”
    ‘bisakah aku mengingat kembali semuanya”
    “kau ingin mengingatnya karena penasaran, atau...”
    “entahlah, dadaku terasa sakit, aku rasa dengan mengingatnya rasa sakitnya akan hilang”
    Kang chi mendengarnya dari luar.
    Setelah Yeo Wool pergi, Kang Chi menemui So jung.
    ‘sekarang saatnya aku mencari buku keluarga Gu” katanya mantap
    “apa kau yakin? Yeo Wool yang sekarang bisa jadi tidak sama dengan Yeo Wool yang kau kenal dulu”
    “aku yakin dia Yeo wool yang sama”
    Dalam taksi Yeo Wool mengingat perkataan So Jung
    “jika kau ingin mengingatnya, biarkan perasaanmu menuntunmu, jangan kau tentang, meski mungkin semuanya kelihatannya tak masuk akal”
    to be continue... mian kepanjangan jadi dibagi-bagi

    ReplyDelete
  34. Wuihhhh...ramee... Jd pengen ikutan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dimulai saat Yeo wol tertembak oleh ninja Seo...
      Berbagai macam cara dilakukan oleh guru Gong untuk meyelamatkan Yeo Wol. Ia bahkan berani menggunakan obat penemuan barunya yang masih belum diuji coba untuk menyembuhkan Yeo Wol, pastinya dengan persetujuan semua orang.. Sayangnya, upaya itu sama sekali tak ada gunanya. Obat tersebut hanya bisa memperpanjang hidup Yeo Wol selama beberapa hari, tapi tak dapat menyembuhkannya.. Kang Chi, guru Dam, Gon dan Tae soo yg diberitahu tentang hal ini hanya bisa tertunduk sedih, tak bisa membayangkan jika Yeo Wol yg tomboi, ceria serta penuh semangat hidup itu tak lagi ada bersama mereka..  
      Kang-Chi akhirnya memasuki kamar Yeo Wol dengan langkah berat, sambil memutar ulang kata-kata guru Dam sebelum ia keluar dari dapur guru Gong dalam otaknya..  "Kang Chi ah... Apa kau tahu.. Hmmmm, aku mencoba tak membicarakan ini denganmu tapi aku rasa aku harus mengatakannya. Aku sangat kagum padamu sekaligus iri.. Yeo Wol adalah seorang gadis yang kesepian dulunya, dan aku tahu dia sangat merindukan ibunya. Dia menyembunyikan perasaanya dibalik sikapnya yang ceria dan tomboi itu. Aku berusaha melakukan segalanya sebagai seorang ayah tapi aku tahu tak pernah bisa menggantikan tempat ibunya. Ketika suatu hari dia mengatakan ingin belajar ilmu pedang karena seseorang yang ingin dia lindungi, entah kenapa aku sangat iri pada orang itu meski tak tahu siapa dia. Ketika akhirnya aku tahu siapa orang itu setelah puluhan tahun kemudian, aku bertambah iri, karena setelah sekian lama Yeo Wol tak pernah melepaskan hatinya pada orang lain.. Selama ini Yeo Wol adalah milikku seorang, tapi hanya karenamu dia mulai berani menentangku meski akhirnya aku tahu ia hanya berjuang demi cintanya.. Setelah melalui banyak hal, aku kemudian menyadari bahwa uri Yeo Wol sudah dewasa. Dia adalah seseorang yang mencintai dengan sangat tulus bahkan berani menentang takdir untuk itu... Aku awalnya berpikir dia sangat bodoh, tapi akhirnya aku tahu, dengan adanya kita dalam hidupnya, kau dan aku, Yeo Wol menjadi wanita yang lengkap.. Aku juga menyadari pada akhirnya kalau ia memilih jalan yang tepat ketika memilihmu, karena kau orang yang sangat baik. Dia persis ibunya.. Meski tahu melahirkan Yeo Wol dapat merenggut nyawanya, tapi dia memilih jalan itu tanpa ragu.. Jadi Kang Chi-ah, jangan salahkan dirimu.. Jangan putus asa jika kau harus menjalani harimu tanpa dia karena dia sudah berjuang dengan sangat keras untuk sampai di sisimu. Hiduplah dengan baik Kang Chi ah.. Buktikan pada Yeo Wol dia memilih orang yang benar.. Hiduplah dengan baik..  
      Kang Chi menatap Yeo Wol dengan air mata di pipinya, tapi saat Yeo Wool mulai bangun, Kang Chi cepat2 menghapusnya  
      "Kau disini?" kata Yeo Wol lemah. Kang Chi tersenyum dan berbaring di samping Yeo Wol..  "Tentu saja aku disini.. Aku akan disini sampai kau sembuh, ah ani.. Sampai kau tua, rambutmu putih dan akhirnya menunggal di usia ke seratus..hihihi" Yeo Wol menatap Kang Chi penuh sayang.. Sungguh menyenangkan berbaring disamping Kang Chi seperti ini.. Meski harus tertembak lagi di kehidupan selanjutnya demi mendapatkan momen seperti ini, ia tak akan menyesal..  
      "Ayo tidur, karena kau harus terlihat cantik besok pagi.. Kang Chi tersenyum misterius sambil menyelimuti Yeo Wol. Ia berkata akan terus disampingnya sampai Yeo Wol Tertidur.

      Delete
    2. Besoknya, Gonita datang dan membantu Yeo Wol membersihkan tubuhnya. Tak lama Gisaeng Chun bahkan Chung Jo pun datang dengan membawa perlengkapan makeup serta sebuah hanbook indah. Yeo Wol terheran-heran apalagi mereka tak mengijinkannya bertanya. 3 wanita itu hanya diam sambil membantunya berpakaian.. Yeo Wol pun dibawa keluar.. Hal itu cukup sulit karena luka yang parah. Untung obat guru Gong bisa menghentikan pendarahan dan mengurangi rasa sakit meski sementara. Sampai diluar, alangkah kagetnya Yeo Wol melihat semua orang yang dikenalnya, orang-orang yang dicintainya ada disana.. Mereka berbaris menyambutnya dan semuanya tersenyum. Halaman itu yg selama ini selalu dipenuhi adegan pedang kini berubah menjadi sebuah tempat yang begitu indah dengan kain warna warni serta bunga-bunga cantik. Diujung barisan itu, ia mendapati Kang Chi yang tampak sangat tampan dengan pakaian barunya yang warnanya seirama dengan yang dikenakan Yeo Wol. Yeo Wol akhirnya menyadari sesuatu.. Hari ini adalah hari pernikahannya. Aahh.. Ternyata seperti ini rasanya menikah.. Sangat indah.  

      Saat prosesi berlangsung, Yeo Wol menitikkan air matanya. Dan ketika mengucapkan janji sehidup semati dengan Kang Chi ia merasa sepertinya waktu berhenti.. Ini adalah saat terbaik dalam hidupnya.  
      Saat diberi kesempatan berbicara Yeo Wol berkata "Pria yang kucintai selama puluhan tahun, akhirnya menjadi milikku.. Aku kini bisa berdiri disampingnya dan dengan bangga mengatakan, ahhh..ini suamiku. Kalian bisa membayangkan betapa beruntungnya aku.. Aku tak akan menyesali pilihan yang kupilih apapun yang terjadi. Jika di kehidupan selanjutnya takdirnya akan tetap sama, aku tetap akan memilih jalan ini.. Bersamanya sampai akhir, sampai maut memisahkan.. Terimakasih kepada semuanya yang telah menjadi bagian dalam perjalananku sampai saat ini.. Aku mencintai kalian.. Dan Kang Chi ah.. Saranghae..."  
      Dan semua orangpun bertepuk tangan..
      Sementara Kang Chi.. Ia mencoba menahan air matanya dan mulai bicara perlahan.. "Yeo Wol ah... Kau adalah hal terbaik yang pernah terjadi padaku. Diantara semua orang yang kukenal, tak terkecuali ibu dan ayahku, kau adalah satu-satunya yang tak pernah menolakku, tak pernah menyakitiku, dan tak pernah meragukanku.. Kau luar biasa.. Memilikimu, aku merasa tak berhak lagi untuk mengeluhkan apapun yang terjadi dalam hidupku. Kenyataan menjadi berbeda dari yang lain membuatku sangat tersiksa, tapi kenyataan kau memilihku daripada yang lain untuk dicintai membuatku merasa sangat beruntung..  aku mencintaimu Yeo Wol.. Hingga di kehidupanmu yang berikutnya, aku mohon tetaplah mencintaiku"   And they kiss...  

      Karena obat guru Gong, Yeo Wol masih hidup selama beberapa hari lagi.. Ia masih sempat menikmati malam pengantin dan bulan madunya meski hanya di tempat tidur dan saling berpandangan dengan Kang Chi sambil berpegangan tangan.. Ia juga masih sempat menikmati beberapa makan malam dan pertemuan-pertemuan dengan seluruh "keluarga besarnya". Ia tersenyum, tertawa, menikmati hidupnya dan pada akhirnya Menutup matanya dengan damai. Ia meninggal di pelukan Kang Chi tanpa rasa takut dan tanpa penyesalan dan Kang Chi pun melepaskannya dengan rela. Kang Chi sedih, itu pasti.. Tapi Kang Chi lebih memilih untuk bersyukur, karena telah diberi kesempatan bertemu dengan gadis secantik dan seindah Yeo Wol.. Ia bersyukur telah dicintai dan memiliki cinta yang begitu luar biasa..  

      Setelah berpamitan dengan semua orang dan mengunjungi makam Yeo Wol, Kang Chi pun memulai perjalananya. Meski tak tahu akan kemana, tapi Kang Chi tahu, akan selalu ada tempat baginya di bumi yang luas ini, hingga suatu saat ia bertemu lagi dengan Cinta sejatinya..

      Narasi Kang Chi :  Tak perlu takut pada hal-hal yang belum terjadi, Jalani saja hari ini dengan berani. Ambilah keputusan yang membuatmu bahagia dan yang tak akan kau sesali.... Dan Yeo wol ah.. Terimakasih sudah mengajarkan itu padaku.

      End.

      Delete
    3. Ahhhh keren fan picnya Cindy...... sampe terharu bacanya...

      Goodluck yaaaa...... semoga bisa terpilih jd pemenang

      -yusi-

      Delete
    4. Waduhhhh... Kaget pas baca ada 2 komen di bawah.. Makasih banyak mb Kristina n mb Yusi atas apresiasinya.. *bow*
      Senengggg bangett...hehe...

      Delete
    5. This comment has been removed by the author.

      Delete
  35. Kang chi mulai menjalani pantangan 100 harinya, hingga tinggal hari terakhir, sang Politikus “memakan umpan” meraka. Dalam suatu perkelahian Yeo Wool nyaris tertembak lagi, jika saja Kang Chi tidak datang menolongnya. Perubahan Wujud Kang Chi yang meski hanya sebentar, mengejutkan Yeo Wool. Akan tetapi ia malah mendekati Kang Chi.
    “aku sering melihatnya dalam mimpi ku, ternyata memang dia orangnya” mendadak semua kenangannya bersama Kang Chi dimasa lalu berputar seperti video dikepalanya. Ia mengingat semuanya.
    “Kang chi ah....” katanya
    Kang Chi terkejut, “Yeo Wool ah....” Kang Chi tiba-tiba roboh, tembakan yang ditahannnya dengan tubuhnya ternyata tak segera sembuh seperti biasanya. Kang Chi telah meninggalkan keabadiannya.
    “Kang Chi ah... “ Yeo Wool berteriak panik. Gon yang datang terlambat segera memanggil ambulans.

    Kang Chi terbaring di ICU rumah sakit. Yeo wool menunggunya. Ia menangis.
    “Kang Chi ah... aku sudah mengingat semuanya, janji kita dulu. Kau harus membuka matamu, bukankah kau telah melamarku....buka matamu Kang Chi” kali ini Yeo Wool yang merasakan kepedihan yang dulu dialami Kang Chi ketika melepasnya ditepi sungai.
    Perlahan mata Kang Chi terbuka
    “Yeo Wool ah...”
    Yeo Wool menagis haru.

    Beberapa tahun kemudian...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru mbak queenaraya fanfic.nya.., ngomong2 Kang Chi bisa selamat ngga mbak habits ketembak?

      Delete
    2. hehehe ada sambungannya di bawah, susah ngepostnya, kepanjangan. kyaknya rame jadi agak jauh. Kang Chinya selamat kok. akukan penggemar Happy Ending.

      Delete
  36. Episode 24
    Kang chi menghadap Lee Soon shin. Ia meminta persetujuan untuk menghabisi Jo Gwan Woong. Lee Soon mencegahnya. " Jika kamu membunuhnya, maka kamu tak ada bedanya dengan Jo Gwan Woong." Kang Chi mencoba mencerna apa yang dikatakan Lee Soon Shin. Kemudian ia mengangguk mengiyakan.
    Tiba di halaman penginapan seratus tahun, Kang Chi melihat semuanya telah bersiap siaga. kemudian terdengar bunyi letupan senjata. Lee Soon shin masih berdiri tegak dan Jo Gwan Woong tampak kecewa. Ternyata Guru Dam yang terkena tembakan, Seketika Yeo wool langsung berlari menghampiri ayahnya.
    " Ayah". Guru Dam terbaring lemah dipangkuan anak semata wayangnya. Air mata Yeo wool tumpah. Kang Chi menghampiri mereka.
    " Jangan menangis putriku." dengan tenaga yang masih tersisa Guru Dam mengusap linangan air mata di pipi putrinya.
    " Mungkin ini adalah cara menebus kesalahan ayah di masa lalu." Lirih Guru Dam, mata Kang Chi berkaca-kaca.
    " Kang Chi, Ayah percayakan Yeo Wool padamu.." Seketika Guru Dam menghembuskan nafas terakhirnya. Yeo Wool berteriak histeris memanggil ayahnya. Luapan emosi Kang Chi tak terbendung, ia dan kawan-kawannya langsung melawan pasukan pengawal Jo Gwan Woong. Semua luluhlantak seketika terkecuali pengawal Seo yang masih melindungi tuannya, Bong Chul menyerang pengawal Seo tapi sayangnya pengawal Seo lebih tangguh darinya sehingga Bong Chul dapat terkalahkan dengan mudah. Saat pengawal Seo menarik pelatuknya tiba-tiba ia ambruk seketika, rupanya Gonita menebaskan pedangnya dari belakang dan Bong Chul pun selamat.

    Chung Jo yang mendengar Guru Dam meninggal sungguh kaget.
    " Benarkah orang yang terkena senjata itu tak akan bisa lolos." Sahut Chung Jo memastikan. Pelayannya mengangguk mengiyakan.
    Chung Jo pun tersenyum penuh arti.

    Kang Chi menghampiri Jo Gwan Woong, Jo Gwan Woong mundur perlahan-lahan. Seketika kang Chi sudah berada di hadapannya dan langsung mencekik Jo Gwan Woong. Jo Gwan Woong merintih kesakitan. Lee Soon Shin yang melihat itu langsung memperingatkan Kang Chi " Hentikan Kang Chi! jangan membunuhnya" teriak lee Soon Shin tapi Kang Chi yang masih terbawa emosi tidak mendengarkan Lee Soon Shin. Kemudian Yeo Wool pun berteriak memanggil Kang Chi " Kang Chi Hentikan!" Kang Chi menoleh, perlahan-lahan matanya kembali hitam dan ia melepaskan tangannya dari leher Jo Gwan Woong. Jo Gwan Woong yang melihat hal itu, tidak menyia-nyiakan kesempatan. Ia pun segera mengambil senjata yang berada dalam genggaman pengawal Seo yang terbaring lemah dan langsung menodongkannya pada Kang Chi
    DOR.. terdengar bunyi letupan senjata yang kedua, semua tersentak kaget. Jo Gwan Woong menatap tajam. Darah berhamburan dari tubuh Jo Gwan Woong seperti hujan deras dan menewaskannya seketika. Chung Jo menurunkan senjatanya, tangannya bergetar. Tae soo menghampiri Chung Jo dan menenangkannya.

    ReplyDelete
  37. *
    In the End..
    Lee Soon Shin berhasil mengusir pasukan Jepang dari tanah airnya. Chung Jo mendapat surat pembebasan Gisaeng dari negara karena ia berjasa menangkap pengkhianat negara. Chung Jo sangat bahagia dengan hal itu karena otomotis ia berhasil membersihkan nama ayahnya kembali. Begitupula dengan Tae Soo, mereka berdua bisa mengurus penginapan kembali.
    Kang Chi tersenyum melihat Yeo Wool menghampiri dirinya didampingi Lee Soon Shin.
    Kata hati Kang Chi " Aku tidak akan pernah lagi melepaskan tangan Ye Wool. Ayah, ibu, Guru Dam aku berjanji akan bahagia dan membahagiakan orang lain. Buku Keluarga Gu belum ditemukan tapi suatu hari nanti pasti akan aku cari. Kini yang terpenting inti dari Buku Keluarga Gu itu sendiri, Manusia dikatakan manusia bila dikatakan bermanfaat bagi sesama. Walaupun secara fisik aku bukan manusia tapi secara jiwa aku akan berusaha untuk menjadi manusia karena banyak manusia yang perlu dimanusiakan juga (contohnya Jo Gwan Woong)."
    Lee Soon Shin menyerahkan Yeo wool pada Kang Chi. Yeo Wool tersenyum begitupula Kang Chi, mereka pun mengucapkan janji pernikahan dihadapan pendeta Sojung.
    Semua yang menyaksikan merasa bahagia dengan pernikahan ini, tak terkecuali Gonita yang senang mendapatkan bunga pengantin. Ia melirik Gon dan melemparkan senyum terbaiknya, Gon terlihat cool tak terpengaruh sedikitpun. Kemudian Gonita melirik Bong Chul, Bong Chul tersenyum senang dan mengedipkan matanya. Gonita bergidik memalingkan wajahnya. Chung Jo dan Tae soo tersenyum melihat tingkah mereka.
    Lalu bagaimana dengan pengantin kita? mereka tersenyum penuh bahagia.
    Happy ending deh :)

    ReplyDelete
  38. Seorang anak laki-laki dengan lincah berkelit dari kejaran ibunya,
    “Wol ryung ah...hati-hati!”
    Tiba-tiba sepasang lengan mengangkat anak itu tinggi-tinggi, dan menggendongnya.
    “kau semakin besar saja, tak lama lagi aku tak akan kuat mengendongmu” Kang Chi menjawil hidung anaknya.
    “ia berlari cepat sekali, aku sudah tak bisa mengejarnya” keluh Yeo Wool.
    “ hei... kemana perginya Yeo Wool ku yang lincah dan tangguh, masa sama anak kecil saja menyerah” ledek Kang chi.
    “paling tidak aku tidak takut laba-laba” bisik Yeo Wool
    “itu rahasia...kalau kau mengatakannya pada orang lain, awas”
    “memangnya apa yang akan kau lakukan” goda Yeo Wool
    “aku akan menikahimu dikehidupan berikutnya” katanya sambil tersenyum

    The end

    ReplyDelete
  39. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  40. Fanfiction ini saya mulai dari kang chi di masa depan ya mba dee^^

    Pagi hari yang cerah bagi masyarakat Seoul. Namun tidak bagi seorang pria berperawakan tinggi dengan wajah tampan itu. Dia masih terlelap dibawah alam sadarnya dan menikmati mimpi yang menguasai pikirannya. Masih dibawah selimut tebal yang halus dan berloreng-loreng indah.
    Kreekk..
    Terdengar suara pintu dikamar itu. Dan suara langkah kaki yang tegas itu tampak berirama. Seorang pria yang masih berumur 30an itu mulai mendekati tempat tidur pria yang masih terlelap itu dengan wajah kesal dan marah.
    Pria 30an tahun itu sontak saja menarik kasar selimut halus yang menutupi tubuh gagap pria tidur itu.
    "Yakk!! Kang Chi-ah! Apa kau mau tidur sampai sore hah?"bentak pria 30'an itu dengan keras dan penuh emosi.
    Sedangkan pria tidur itu? dia masih tak berkutik. sedikitpun tak berkutik. mungkin hanya Gempa 8.0 SR yang bisa membangunkannya. Pria 30'an itu mendecak kesal.
    "apa kau mau aku membuang bunga berwarna biru ke sungai Han,hah??!"ancam pria 30'an tahun itu dengan seduktif.
    Yah!ancaman itu berhasil membangunkan pria tidur itu.
    "aaissh,aku tahu aku tahu! aku bangun! jangan pernah sentuh bunga itu sedikitpun!"marah kang chi dengan wajah memerah.
    "tck,akhirnya kau bangun juga. cepatlah bersiap-siap. Satu jam lagi akan ada acara Jumpa Fans di gangnam."jelas pria 30'an tahun itu.
    "jumpa fans lagi? aku lelah ajusshi Gom! Tunda saja"jawab Kang chi malas lalu merebahkan tubuhnya lagi diatas tempat tidur mewahnya.
    "kang chi-ah, apa kau benar-benar ingin melihat bunga itu di sungai Han?"kembali Gom mengancam kang chi.
    "Baiklah..baiklah aku bangun"jawab kang chi pasrah.
    Tak butuh waktu lama untuk bersiap-siap. karena dalam pikiran kang chi , mau dia mandi atau tidak pasti fans nya tetap memandangnya dengan tatapan kagum.
    Kini, kang chi dan managernya (Gom) beserta kru nya sudah tiba di gangm untuk jumpa fans.
    "yak ajusshi ,apa aku maaih tampak tampan, hem?"tanya kang chi pada Gom.
    "jangan banyak omong, cepatlah keluar mereka sudah menunggu"jawab Gom tanpa melihat wajah kang chi yang sudah berringkah aegyo nya.
    "aiish, cepatlah berkencan agar kau tau rasanya sepertiku."balas kang chi sambil menyiku gom.
    Kang chi pun keluar dari kamar rias dan naik ke panggung.
    suara riuh fans pun langsung memenuhi ruangan jumpa fans itu.
    "Kyaaa!!itu Kang chi oppa!!"
    "Omo!! lihat dia tampan sekali!"
    "Aku tak bisa bernapas,, tolong aku!"
    "Cepat foto,,palli!"
    "Dia benar-benar sempurna"
    "Nikahi aku oppa!"
    Semua jenis teriakan fans terdengar jelas ditelinga kang chi. Ya, tentu saja sampai saat ini dia masih setengah gumiho dan dia masih hidup abadi sampai sekarang.
    "Annyeonghaseyo.."sapa Kang chi ramah pada fans nya yang duduk didepannya. tentu tidak tepat didepannya.
    "Annyeong Oppa!"
    Acara itu pun dimulai dan tak luput dari game dan bernyanyi bersama. benar-benar menyenangkan hati fans-fans yang didominasi remaja putri itu. dan sampailah saatnya acara Tanda tangan.

    *saya sambung di bagian komentar ya mba*

    ReplyDelete
  41. Sambungan dari FF ku ya mba dee.. maaf aku buat 2 bagian , karna karakternya terbatas^^
    by: puspasaripasaribu

    semua fans mulai berbaris dengan rapi untuk meminta tanda tangan Kang Chi diatas kaset album Kang Chi yang mereka miliki.
    Fans pertama pum maju dan memuji ketampanan kang chi.
    "Oppa, kau benar-benar tampan"
    "Ahh, terima kasih. Kau juga cantik"jawab kang chi dengan senyum sumbringahnya.
    Fans kedua pun maju dan kembali memuji kang chi.
    "Oppa, gigimu benar-benar putih"
    "Aku tahu. sering-seringlah gosok gigimu"jawab kang chi sambil tertawa kecil.
    Begitulah yang terjadi sampai fans yang kesekian.
    Majulah fans yang memakai topi besar dan hampir menutupi wajahnya ditambah rada rambut panjangnya yang menutupi.
    Awalnya tak ada percakapan diantara mereka. sampai akhirnya kang chi menyerahkan album yang sudah ditanda tanganinya. wanita itupun mulai bicara.
    "Aku sudah menunggumu lama.Sangat lama"ucap wanita itu lirih.
    Kang chi terkejut mendengar suara wanita itu. dia masih mematung
    Namun itu tak bertahan lama. Rasa penasarannya terhadap wanita yang ada didepannya itu sangat beaar sehingga ia mendongak dan melihat wanita itu. dia menyerngit heran melihat wajah wanita itu yang hampir tertutup.
    Merasa diperhatikan, wanita itu melepas topinya dan menatap Kang Chi dengan tatapan yang sulit diartikan.
    Wanita itu tersenyum dan mulai menitikkan air mata. setetes demi setetes.
    Kang Chi masih tertegun. namun air matanya juga turut menetes.
    "Ya, cukup lama Yeo Wol-ah"ucap kang chi dengan suara pelan.
    "Bogosipheoyo Kang Chi-ah"
    Kang Chi tersenyum .
    "Nado"
    Persetan dengan apapun. Kang chi bangkit dari duduknya dan menarik Yeo wol. semua tatapan orang yang ada diruangan itu menatap mereka dengan heran dan penuh tanya.
    Kang chi dan yeo wol berlari dengan penuh air mata yang menetes seiring dengan langkah kaki mereka.

    Sampai kapanpun dan dimanapun cinya sejat tak akan dapat dipisahkan walaupun langit ingin memisahkan mereka.

    END

    hehee,, semoga saja FF ini dapat menang. Terima kasih ^^

    By: Puspasaripasaribu@gmail.com
    @PuspaSari_SJ

    ReplyDelete
  42. Mba dee maaf ya kalau banyak typo :( maaf maaf:'(

    ReplyDelete
  43. Mau ikut meramai kan juga...

    #Chapter 1

    Cerita dimulai seminggu sebelum pertemuan kembali antara Kang Chi dan Yeo Wol.
    Saat itu hati Yeo Wol merasa gundah, ia menatap iri melihat Gon dan Gonita bermesraan di depannya. Ia melenguh pelan menatap kedua sahabatnya yg memutuskan menikah setelah 2 tahun berpacaran. Pernikahan terlihat begitu indah sekaligus menyesakkan bagi Yeo Wol. Bagaimana tidak, ia seorang jaksa terkenal di Seoul, wajahnya cantik, kepribadiannya menarik, tapi entah mengapa tak ada satu pun pria yang tertarik padanya. Sambil memasang wajah sebal, ia berpamitan pada kedua sahabatnya, ia memutuskan pulang cepat karena merasa sungkan melihat kemesraan Gon dan Gonita.
    Yeo Wol berjalan pelan diantara deretan pohon sakura, saat itu bunga sakura mekar begitu indahnya. Haaaahhhh keluh Yeo Wol sambil menatap ke angkasa."Andaikan ada seseorang di sampingku, mungkin jemari ini tak kan merasa kesepian" batinnya. Tanpa sadar seorang pria tua menabraknya hingga terjatuh
    "Nona maafkan aku! anda baik-baik saja?" kata kakek tua itu sambil membantu Yeo Wol bangkit
    "Mataku tidak terlalu awas dalam kegelapan. sebaiknya anda duduk dulu disini" celotehnya sambil membawa Yeo Wol ke bangku taman di pinggir jalan
    "Aku baik-baik saja paman, aku hanya sedikit kaget karena sedang melamun" Yeo Wol tersenyum pada kakek tua itu
    "Syukurlah..." jawab si kakek
    untuk sesaat mereka bersamaan memandang sakura di ujung jalan, hingga Yeo Wol dikagetkan oleh ucapan si kakep.
    "Kemarikan tanganmu nona, sebagai permintaan maaf aku akan meramal kehidupanmu" Yeo Wol pun tersenyum sambil mengulurkan tangannya.
    Si Kakek mulai merenung sambil memperhatikan tangan Yeo Wol, mimik mukanya berubah ubah hingga membuat Yeo Wol penasaran.
    Si kakek menggenggam tangan Yeo Wol sambil menatap lembut padanya dan berkata "Takdirmu begitu indah dan berliku anakku, tapi apapun itu aku yakin kau bisa mengatasinya"
    Jari si Kakek menunjuk ke sebuah pohon Sakura di sudut jalan, seraya berkata "Kau lihat pohon sakura itu nona... di sana lah kau akan bertemu dengan takdirmu. Di bawah sinar bulan sabit dan hembusan angin malam, hatimu akan berdegup kencang saat menatapnya"
    " Takdirku... maksud paman pasanganku kelak?!" Si kakek tersenyum membenarkan
    "Seorang pria dari masa lalu yang telah sekian lama menantimu, ia mengenal masa lalu mu dengan baik, walaupun ia tak mengenal dirimu saat ini" Dahi Yeo Wol mengkerut mendengar ucapan si kakek
    "Ketika ia memanggil nama anda, yakinlah nona tak ada takdir yang lebih baik selain menggenggam tangannya" Setelah mengucapkan kata-kata itu si kakek pun berpamitan dan beranjak pergi. Yeo Wol masih terpaku memandang pohon sakura di sudut jalan itu, dia tersenyum kecil sambil mengangkat bahunya dan beranjak pergi.

    to be continued....

    ReplyDelete
  44. #Chapter 2

    Saat ini, tepat seminggu setelah pertemuannya dengan si kakek. Yeo Wol sedang mengendap-endap di tengah malam, ia mendapat laporan Bong Chul si mapia akan beraksi malam ini. Pelan-pelan ia menembus kegelapan, sambil mengacungkan senjatanya. Tanpa sadar ternyata ia sedang berada di dekat pohon sakura, dengan semilir angin yang menggelitik rambutnya dan cahaya redup bulan sabit. Di hadapannya berdiri seorang pria tampan yang sedang mengangkat kedua tangannya seraya berkata "Tunggu.. sepertinya kau salah paham, ini bukan.." Kata-kata pria itu pun terhenti, ia menatap mata tajam seorang wanita yang ia kenal. Perlahan raut muka pria itu pun berubah, matanya meredup memandang wanita dihadapannya. Dengan lembut ia berkata "Yeo Wol ah.. akhirnya aku menemukanmu" mata pria itu pun berkaca-kaca
    Yeo Wol pun tersentak dan berkata "Bagaimana kau tahu namaku?" Pria itu hanya tersenyum.
    "Apakah kau mengenalku?" ucap Yeo Wol, jantungnya berdegup kencang, hingga dadanya pun berdebar-debar. Yeo Wol memandang sekelilingnya dan merasa kejadian ini sama persis dengan ramalan si kakek.
    Pria itu tersenyum lembut padanya "Aku mungkin mengenal mu, tapi mungkin juga aku tak mengenalmu" kata-katanya membuat Yeo Wol perlahan menurunkan senjatanya. "Dulu aku pernah berkata bahwa aku yang akan mengenalimu lebih dulu dan aku juga yang akan mencintaimu lebih dulu" Yeo Wol hanya terdiam
    "Tapi dirimu yang sekarang mungkin tidak mengingatnya" Yeo Wol masih terdiam, dada-dadanya masih berdebar.
    Seraya memandang lembut Yeo Wol, pria itu pun mendekat dan mengulurkan tangannya "Namaku Kang Chi.. Choi Kang Chi" Yeo Wol masih terdiam, tapi saat ini matanya tertuju pada tangan Kang Chi.
    "Aku sebenarnya mau saja berbincang denganmu di sini, tapi ku rasa kau akan kedinginan jika kita terus di sini" Kang Chi masih mengulurkan tangannya "Kau mau ikut denganku? di depan sana ada Cafe yang cukup nyaman" Perlahan Yeo Wol mengulurkan tangannya, Kang Chi pun menggenggam tangan itu dengan mantap. Merasakan kehangatan tangan Kang Chi tiba-tiba membuat air mata Yeo Wol perlahan meleleh.
    "Hey.. kenapa kau menangis?" ucap Kang Chi gugup seraya mempererat genggamannya
    "Entahlah.." jawab Yeo Wol "Rasanya seperti bertemu dengan takdir yang selama ini kau harapkan" ucap Yeo Wol seraya menyeka air matanya, ia pun tersenyum memandang Kang Chi
    "Kurasa aku sedang merasakan kebahagiaan yang luar biasa"
    Mendengar ucapan Yeo Wol, membuat Kang Chi tersenyum bahagia. Ia mempererat lagi genggamannya dan menuntun Yeo Wol diantara bunga sakura yang berguguran bersama semilir angin
    -The End-
    Writen by Rina

    ReplyDelete
  45. Ceritanya dimulai saat pengawal seo akan menembak Lee soon shin :

    Pengawal Seo yang sejak tadi mengincar Lee Soon Shin mulai menyulut sumbu senapannya. Yeo Wool merasa ada yang memperhatikan mereka ia pun menoleh dan kaget saat melihat pengawal seo bersembunyi dan bersiap dengan senapannya. Ia pun memanggil Kang chi "Kang Chi-ya..." kang chi pun menoleh dan kaget saat melihat pemgawal seo. Terdengar letusan tembakan yang mengejutkan semua orang. Ternyata yang tertembak adalah Kang Chi yang melindungi Yeo Wool. Kang Chi pingsan tak sadarkan diri semua orang terkejut dan Yeo Wool langsung memeluk Kang Chi "Kang Chi-ya..." gumam Yeo Wool. Lee Soon Shin murka ia pun berteriak "JUNG WOO !!!" . Dan itu adalah sandi bagi para prajurit Lee Soon Shin. Lee Soon Shin pun memerintahkan mereka untuk menangkap Jo Gwan Woong. Anak buah Jo Gwan Woong dan pedagang jepang pun ketakutan dan melarikan diri(pada lari ngibrit, _hahaha_). Jo Gwan Woong yang syok tak bisa melawan saat ditangkap para prajurit begitu pun dengan Pengawal Seo.

    Kang Chi segera dibawa ke Moo Hyung Do. Setelah Guru Gong Dal merawat Kang Chi. Kang Chi tak sadar-sadar hingga semua orang cemas Yeo Wool pun tak dapat membendung air matanya lagi ia menangis sesegukan. Tiba-tiba ada banyak butiran cahaya biru yang menyelimuti tubuh Kang Chi. Kang Chi pun akhirnya sadar "Yeo Wool-ah..." gumam Kang Chi, Yeo Wool pun menghambur ke pelukan Kang Chi "Kang Chi-ya...". Semua orang merasa lega karena Kang Chi sudah sadar karena tidak ingin mengganggu KangDam couple semua orang pun keluar. "Kang Chi-ah hiks.. Ku hiks.. Kira hiks.. Kau hiks.. Akan hiks.. Meninggalkanku hiks.." tapi Kang Chi malah tertawa Yeo Wool pun berhenti menangis dan memukul Kang Chi " kenapa tertawa kau pikir aku ini badut yang sedang melucu aku ini sedang mengkhawatirkanmu"(emang jaman itu dah ada badut ya' _hahaha_). Kang Chi pun berhenti tertawa dan menggenggam tangan Yeo Wool "aku tertawa karna kalau kau menangis kau tidak cantik tapi malah lucu tapi kalau kau tersenyum kau akan terlihat sangat cantik Yeo Wool-ah..." kata Kang Chi (so sweet). Kang Chi pun memeluk Yeo Wool " terimakasih karena telah mengkhawatirkan aku". Dan merekapun berciuman (kissu. . .kissu. . .).

    Malam harinya semua penghuni Mo Hyung Do dan Lee Soon Shin makan malam bersama mereka makan diiringi dengan tawa bahagia. Setelah selesai makan Kang Chi pun berpamitan pada semua orang "besok aku akan pergi untuk mencari buku keluarga gu sesuai tujuan awalku". Yeo Wool tampak sedih bertanya "berapa lama kau akan pergi". "mungkin sekitar 100 hari" jawab Kang Chi "kenapa lama sekali" kata Yeo Wool dengan nada sedih " Yeo Wool Kang Chi hanya pergi selama 100 hari bukan selamanya" kata guru dam "Baiklah pergilah tapi kau harus kembali jika dalam 100 hari kau tidak kembali aku akan menikah dengan pria lain" ancam Yeo Wool "pasti aku akan kembali tunggulah aku Yeo Wool-ah..." mereka semua kembali bercengkrama.
    100 hari kemudian,
    Seorang gadis menggunakan hanbok berwarna merah dengan rambut dikepang sedang berdiri dibawah pohon sakura sambil menatap bulan sabit dilangit " Kang chi-ya ini sudah 100 hari" gumam gadis itu yang ternyata adalah Yeo Wool. " Yeo Wool-ah..." kata seseorang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeo Wool pun berbalik dan melihat siapa yang memanggilnya "Kang Chi-ya..." gumam Yeo Wool mereka berdua pun berlari menghambur ke arah orang yang mereka rindukan " Yeo Wool-ah aku berhasil menjadi manusia terima kasih kau masih mau menungguku" kata Kang Chi. "Kang Chi-ah benarkah ini kau aku sangat merindukanmu" kata Yeo Wool. "iya ini aku, aku juga sangat merindukanmu" pelukan mereka makin mengerat. Merekapun akhirnya duduk dibawah pohon sakura.
      Kang Chi: "Yeo Wool-ah..."
      Yeo Wool: "iya. . ."
      Kang Chi: "Maukah kau menikah dengan ku" Yeo Wool pun tersenyum dan menjawab "iya aku mau" dengan wajah yang bahagia mereka pun berpelukan dibawah pohon sakura dengan diterangi cahaya bulan sabit seperti pertemuan pertama mereka.

      ._END_.

      Delete
    2. .sbnrnya gk PD bwt ff ini pnya yg laen bguz" bgt sih^^

      Delete
  46. Ikutan yya eonni...

    Aku ga mau ngelanjutin ceritanya, tapi pengen ngubah jalan ceritanya.

    Mulai dari meninggalnya yeo wool.
    “Yeo wool, tidak yeo wool, jangan tinggalkan aku. Bukalah matamu yeo wool, aku mohon, bukalah matamu. Aku tidak bisa membayangkan jika aku harus hidup tanpamu. Yeo wool, maafkan aku. Aku mencintaimu. Bangunlah, bukalah matamu. Yeo wool ......” tangis Kang Chi yang semakin mempererat pelukannya. Semua ingatan tentang yeo wool mulai memenuhi pikirannya. Saat ia pertama kali bertemu yeo wool, saat menyatakan cintanya pada yeo wool dan semua ingatan saat Kang chi bersama dengan yeo wool. Tangis Kang chi semakin pecah. Kang chi tak dapat mengendalikan tangisnya. “Ini sudah kesekian kali aku kehilangan orang yang berarti bagiku. Mengapa ini terjadi lagi? Yeo wool bangunlah.. Aku mohon...”
    Butiran cahaya biru bertaburan di tempat itu. Semakin lama butiran cahaya biru itu semakin banyak.
    *backsound: Baek Ji young-Spring Rain*

    Keesokan harinya,
    Kang chi duduk termenung di kamar yeo wool dengan tatapan kosong. Sesekali ia memandang sekeliling kamar itu. Air mata terus mengalir di pipinya.
    “Yeo wool” nama itu terus keluar dari mulut Kang chi “aku mencintaimu”.

    Tak hanya Kang chi, semua orang sangat sedih atas kepergian yeo wool. Mengapa yeo wool harus meninggal di usia muda dengan cara yang seperti ini? Perasaan sama yang dialami Kangchi, namu berbeda alasan, Jo Gwan Woong. Ia merasa sangat frustasi, ia tak tahu apa yang harus dilakukannya. Perlahan ia pun meninggal dunia dengan sendirinya karena kelaparan dan kehabisan banyak tenaga. *horeee..... Akhirnya mati juga*

    Malam semakin larut. Kangchi telah seharian berada di ruangan itu. Yeo wool masih terus memenuhi pikirannya #galoooberat *contoh orang yang susah banget move on*. Ia memandang bunga ungu pemberiannya. Bunga itu sudah layu dan mengering.

    Tiba-tiba bunga itu segar dan mekar kembali, butiran cahaya biru berterbangan di sekitar bunga itu.

    “Kang chi-ya.. Bangunlah. Ini sudah pagi. Aku telah berusaha memasak makanan yang enak, jadi bangunlah,” terdengar suara wanita yang tidak terdengar asing di telinganya.
    Kang chi terbangun dan duduk di tempat itu. Ini sudah pagi dan ia masih berada ditempat yang sama. Ia merasa, ia pasti telah tertidur di kamar itu. Kesedihan atas kepergian yeo wool masih terus memenuhi pikirannya. Hingga suara wanita tadi memanggilnya lagi.
    Yeo wool.
    “Kang chi-ya..” Kangchi menoleh ke arah suara itu.Kangchi tertegun melihat seorang wanita yang berdiri di depannya dengan menggandeng seorang anak laki-laki.
    “Yeo.. Yeo wool.. Apakah itu kau ? Apakah ini benar-benar kau? Yeo wool ?
    Wanita itu menghampiri Kang chi. “Apakah kau mulai lupa denganku? Apakah sekarang aku terlihat seperti orang lain ? Cepatlah bangun, aku memasak makanan yang enak. Kau pasti suka”. Yeo wool tersenyum manis. Anak laki2 itu juga memanggilnya, “Ayah, cepatlah bangun, mari kita makan bersama".
    Anak laki-laki itu ternyata adalah anak Kangchi dan yeo wool. *hore.. mereka bisa bersama*

    Kangchi masih tidak percaya apa yang baru saja ia lihat.
    “Apakah ini mimpi ataukah ini kenyataan? Aku yakin, aku pasti bermimpi, sungguh mimpi yang indah dan tak akan pernah terlupakan. Aku yakin suatu hari nanti aku bisa hidup bersama dengan yeo wool seperti ini. Hidup bahagia selamanya. Yeo wool, aku tidak tahu harus berapa lama lagi aku harus menunggu, berapa lama aku harus menanti kehadiranmu lagi, tapi aku berjanji aku akan selalu setia menunggumu, walau itu 1000 tahun lagi. Sekarang atau 1000 tahun lagi, perasaanku akan selalu sama. Ketika kita bertemu lagi, saat itu aku akan mengenalimu terlebih dahulu. Ketika kita bertemu lagi, saat itu aku akan mencintaimu terlebih dahulu. Aku berjanji, kali ini aku tidak akan mengingkari janjiku sendiri. Karena aku sangat mencintaimu, Dam Yeo Wool” batin Kangchi. Air mata mengalir di pipinya. Tatapannya tak bisa lepas dari Yeo wool.
    “Yeo wool,, aku mencintaimu”
    “Aku juga mencintaimu, Choi Kang Chi.”
    Mereka berdua saling menatap dan tersenyum.
    *backsound : Baek Ji young-Baek Ji young.*


    T A M A T ^_^

    ReplyDelete
  47. Aku minder nulis ff ini karena ceritanya beda sama yg lain. Mungkin ini drabble. Cast nya Gon-Gonita.

    Semua tahu malam ini adalah malam terahir Yeo Wool. Gon hanya bisa berdiri mematung di halaman, menangis menatap pintu gerbang yang terbuka.
    "Yeo Wool-ssi..."
    Dam Yeo Wool telah pergi. Nona yang elalu ia sayangi kini telah pergi. Gon memukul dadanya-sakit. Ia tak tahu mengapa rasanya bisa sesakit ini. Bahakanlebih sakit dibanding saat tubuhnya tertusuk oleh ninja yang menusuk Yeo Wool.
    "Apa yang kau lakukan disini?"
    Sebuah suara membuat Gon menghentilan tangisnya lalu menoleh ke sumber suara. Gonita telah berdiri disampingnya.
    "Kau menangis? Pakai ini."
    Gonita menyodorkan sapu tangan kepada Gon. Gon hanya memandanginya.
    "Ambilah."ucap Gonita kemudian. Dengan ragu Gon mengambilnya.
    "Gomawo."
    "Kau sepertinya sangat menyukai nona ya?"
    "Kami tumbuh bersama. Ia adalah gadis yang tangguh." Gon menghela napas lalu berkata."Aku menyukainya."
    "Kau pasti sangat teluka."
    "Rasanya memang sakit.tapi kupikir nona sangat bahagia dengan Kang Chi disisinya. Dan dia akan bahagia disana."Gon menghapus air matanya yang jatuh.
    "Aku juga berpikir seperti itu."
    Detik selanjutnya mereka terdiam. Menciptakan dinding keheningan diantara keduanya. Hingga pada detik ke-30 Gonita memcah dinding itu.

    "Apa hatimu sudah terisi semua oleh nona Yeo Wool?"

    "Apa?"Gon menatap Gonita.

    "Aku menyukai mu. Bolehkah aku mengisi hatimu?"

    End^^

    Huaa gaje banget....

    ReplyDelete
  48. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. huuwaaaaaaaaaa.. kenapa minder unnie? meimei setuju koq, btw meimei fansnya si abang sung joon jg.. senang akhirnya melihta gon dan gonita bersatu, di ff meimei jg, meimei buat mereka jadi suami istri di masa sekarang.. hihi... :P

      Delete
  49. Ini ending Gu Family Book versi aku yaaaa, mudah2an ga makin ngaco ;)

    »»»YEO WOOL«««
    Tepat disaat aku menggeser tubuhku. Dor. Tangannya berlumuran darah. Darahku. Entah apa yang dipegang pengawal Seo, hingga mampu merobek pundakku bahkan dari jarak sejauh itu.
    “Yeo Wool-ah”
    “Kang Chi-ah, jangan kemana-mana...Kang Chi-ya”
    Sebutir logam bersarang di pundakku. Tak ada tabib yang mampu menyembuhkan lukaku. Tidak biksu itu, bahkan guru Gong Dal pun tidak, tidak juga dia yang hanya dengan tetesan darahnya , aku (pernah) sembuh.
    Kurasakan tubuhku semakin lemah, aku tak mampu bertahan. Sebelum aku pergi, aku ingin mengukir kenangan indah bersama mereka. Dalam momen makan malam terakhirku bersama orang-orang yang kusayangi, kupandangi lekat-lekat wajah mereka satu persatu. Sung, Gonita, guru Gong Dal, Tae Soo, Gon, ayahku dan...Kang Chi.
    Pada akhirnya, aku benar-benar harus pergi, waktu yang tersisa tak banyak lagi, begitu menyakitkan harus meninggalkannya, sesaat setelah ia melamarku, dibawah pohon sakura yang diterangi temaram bulan sabit.
    “aku mencintaimu Yeo Wool-ah”
    “aku mencintaimu kang chi-ah”
    “ingatlah aku sebagai kenangan indahmu, Kang Chi-ya”
    “Yeo wool-ah, kita akan bertemu lagi, aku akan menunggumu”
    Dan butiran cahaya biru berputar-putar disekeliling kami. Merenggut diriku dari sisinya.
    ***
    Entah berapa lama aku berputar-putar dalam pusaran cahaya biru. Masih sulit bagiku mencerna dimana aku kini. Bagaimana mungkin aku terbangun di dunia 420 tahun setelah aku seharusnya mati.
    Aku mencarinya. Dua tahun sudah kumencari dan terus mencari. Tapi tak kutemukan. bumi yang sekarang tak sama lagi. Seharusnya dia abadi, tapi mengapa dia tak ada di dunia dimana aku ada sekarang? Apakah dia memutuskan menjadi manusia, ketika aku meninggalkannya?
    Dan aku belajar. Belajar menyesuaikan dengan tubuh baruku, walau ditubuh baru ini, adalah wajahku yang dulu.
    Aku mengejar seorang tahanan yang berhasil kabur, ketika sedang dipindahkan.
    "Berhenti! Diam ditempat!" Kataku sambil mengarahkan pistolku ke kepalanya. Akhirnya aku berhasil mengejar si buron. Tapi tiba-tiba pundakku terasa sakit, aku bersimbah darah. Aku tertembak. Dalam hati aku hanya bisa memanggilnya. "Kang Chi-ah"
    ***
    Lie

    ReplyDelete


  50. »»»KANG CHI«««

    Setelah kematian Yeo Wool, aku memutuskan untuk mencari Buku Keluarga Gu. Tapi ketika mereka bertanya apakah aku akan menjadi manusia setelah menemukan buku itu?
    "Tidak guru. Aku akan menjadi manusia ketika aku menemukan seseorang, dimana aku ingin menjadi tua bersamanya"
    Dan aku pun pergi, berpamitan pada biksu So Jung juga.
    "Apa yang akan kau lakukan sekarang?"
    "Pertama, aku akan menebang pohon sakura, yang menjadi takdir Yeo Wool".
    "Jangan Kang Chi-ya, karna pohon sakura itu sekarang adalah takdirmu juga"
    Dan tahun demi tahun berlalu, semua orang yang ku kenal satu persatu meninggalkanku. Menyisakan benda-benda kenangan, yang menandakan bahwa mereka pernah ada. Pedang Gon, plakat Tae Soo, Selendang dengan rajutan bunga anggrek milik Soo Ryun, guci obat dan cincin milik guru Gong Dal, dan pedang milik Yeo Wool.
    Bahkan ayahku, yang hidupnya abadi pun tak bisa kutemui lagi. Taman cahaya bulan yang menjadi rumah orang tuaku, kini tlah ditutupi tanaman merambat, memisahkan diri dari dunia manusia. Dan aku sendirian.
    Setelah semua yang mengetahui identitasku separuh Gumiho meninggal, barulah pencarian dimulai. Mencari Buku Keluarga Gu, dan ternyata aku bisa menjadi manusia, karna semua pantangan dan syaratnya sudah aku lakukan. Hanya satu syarat lagi. Selangkah lagi menjadi manusia, yaitu jika aku menemukan seseorang yang akan hidup bersamaku, dan menua bersama . Tapi dengan siapa? Aku tak ingin menikah jika bukan dengan Yeo Wool. Karna dia lah satu-satunya yang ingin aku miliki.
    Waktu pun terus berlalu, untuk memuluskan penyamaranku, aku harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain, memiliki bisnis dimana-mana. Entah sampai kapan aku harus menjalani hidup yang membosankan ini. 422 tahun tlah berlalu, bahkan bulan sabit ke 5221 hampir berakhir. Berapa lama lagi aku harus menunggunya? Tanpa Yeo Wool, semua tidak berarti. Hanya sunyi dan sepi yang menemani hari-hariku, tahun-tahun penantianku, pencarian cinta yang hilang. Namun satu hal tetap kuyakini, dia pasti datang, dia pasti kembali. Walau bumi tempatku berpijak, tak lagi seperti bumi saat ia tinggalkan.
    Seperti malam-malam biasanya ~ yang membosankan, kuhabisakan waktu dengan berputar-putar dibawah temaram cahaya bulan sabit, di kejauhan, samar kudengar bunyi gaduh tak biasa. Sambil mengendap-endap bagai pencuri, kudekati asal suara itu, kudengar seseorang memanggil namaku "Kang Chi-ah"
    Sejenak jantungku berhenti berdetak. Siapa yang memanggilku? Dan disana telah terbaring nyaris kaku wanita itu, dengan luka tembak dibagian pundaknya, yang terus mengeluarkan darah. Dan disanalah, takdirku yang baru dimulai. Dimalam yang sepi, hanya ditemani temaram cahaya bulan sabit, kutemukan dia, sekarat, dibawah pohon sakura, yang nyaris ku tebang dulu. Dengan segera, kuambil batu yang tajam dan tanpa ragu, kutorehkan bagian batu yang tajam merobek kulitku, meneteskan darah gaibku di lukanya, dan keajaiban itu pun terjadi. Butiran cahaya biru berputar-putar, menyembuhkan lukaku. Menyembuhkan lukanya. Dan tidak hanya sembuh, tapi dia mengenalku.
    "Kang Chi-ah"
    "Yeo Wool-ah"
    Akhirnya, kumenemukanmu. Walau kata biksu itu, darah gaibku tidak bisa menyelamatkan orang yang sama dua kali, tapi bisa menyelamatkan jiwa yang sama dua kali. Dan aku pun menjadi manusia, hidup bersama Yeo Wool, setelah 5221 bulan sabit aku menanti.
    ***
    Lie

    ReplyDelete
  51. Sukaaaaa quenaraya azwa... Ff sesuai harapan bgd... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasii boucye, hehehe gegara ending gantung, jadi penulis dadakan. bener kata mba dee, kita akan terkejut dengan yang kita tulis. penulis ff yang lain juga mungkin merasakan hal yang sama. makasih mba dee karena chalange mba dee bikin kita gak cuma pasif sebagai pembaca sinopsis.

      Delete
  52. mau ikutan tapi ga paham add circlenya mba dee gimana caranya soalnya ga ada tulisan kaya di gambar -.-"

    ReplyDelete
  53. Tangan Yeo Wool terlepas dari genggaman Kang Chi. Kepala Yeo Wool tersungkur tak berdaya dibahunya. Kang Chi memanggil2 Yeo Wool, tapi tak ada jawaban. Kang Chi pun menangis memeluknya. “Dan seperti suara nafasnya yg berhenti, saat itu pula waktuku juga berhenti.”
    “Kang Chi-ya..” Kang Chi mendengar suara lirih Yeo Wool, namun Kang Chi berfikir itu hanyalah halusinasinya dan ia tetap menangis.
    “Kang Chi-ya, janganlah menangis karenaku. Berhentilah, Kang Chi-ya.” Kali ini Kang Chi merasakan nafas Yeo Wool yg masih tersengal.
    “Yeo Wool-ah..” Kang Chi menatap Yeo Wool dalam, matanya terlihat biru bercahaya.
    “Kang Chi-ya..” Yeo Wool tersenyum, mereka berpelukan.
    Mendadak butiran cahaya biru yg bertebaran muncul menyentuh bunga layu itu, hingga mekar kembali menghiasi kamar Yeo Wool. Dan buku tentang keluarga Gu yg ada di perpustakaan Biksu So Jung, tiba2 terbuka akibat terpaan angin. Salah satu tulisan dibuku itu mengeluarkan sinar biru yg bertuliskan, “Aliran darah Gu dalam jiwa, jiwa akan abadi layaknya Gu.”
    Flashback saat Kang Chi tak sengaja mencakar tangan Yeo Wool, dan Kang Chi berusaha menyembuhkannya dengan darahnya. Tapi, darahnya tak ada reaksi apapun. Hal ini menyebabkan darah Kang Chi masuk ke tubuh Yeo Wool dan Yeo Wool menjadi manusia setengah gumiho seperti Kang Chi yg mampu menyembuhkan diri. Peluru yg bersarang ditubuh Yeo Wool pun perlahan keluar dengan sendirinya.
    Esok hari, Kang Chi berniat meninggalkan Moo Hyung Do. Ia berpamitan dengan seluruh penghuni Moo Hyung Do. Tapi, kemana Gon? Apakah ia tak sanggup memperlihatkan air matanya pada Kang Chi? (kalau gini so sweet banget dah)
    “Kang Chi-ya, tunggu..” Yeo Wool berteriak. Dengan memakai baju laki2 dan membawa pedang serta panahnya, Yeo Wool mendekati kerumunan orang yg tak lain dan tak bukan adalah penghuni Moo Hyung Do yg ada di halaman.
    “Apakah kau akan ikut denganku?” tanya Kang Chi.
    “Em.” Jawaban Yeo Wool disertai anggukan yakin.
    Guru Dam mengatakan agar Kang Chi menjaga Yeo Wool dengan baik, apapun yg terjadi pada putrinya harus segera memberitahunya. Guru Gong Dal menyerahkan obat racikannya dan cincinnya tanda Kang Chi telah diterima sebagai muridnya. Pelayan Choi yg tak dapat menahan kesedihannya ia memeluk Kang Chi dan berkata, “Jagalah dirimu baik2.”
    Eok Man bertanya apakah Kang Chi akan sering mengunjungi mereka? Kang Chi menjawab ia akan sering mengunjungi mereka dengan Yeo Wool. KangDam couple membungkuk hormat untuk yg terakhir kalinya kemudian berjalan pergi.
    Tak hanya penghuni Moo Hyung Do, Gon yg sedari tadi tak muncul diam2 mengantar kepergian mereka. Suara hati Gon, “Jagalah dirimu baik2 dan Yeo Wool-aggashi.”
    Chung Jo mendapat kiriman rompi Kang Chi yg ia buat dan berkata, “Cho Ryeon Soo In, Jin Yeon Wan In : Cinta pertama membantu seseorang tumbuh dewasa, sedangkan cinta terakhir yg menyempurnakannya.”
    Jo Gwan Woong terlihat menderita dipenjara, ia hanya bisa diam dengan tangan yg tak bertangan. Chung Jo mendatanginya dan mengajaknya minum sebelum ia diasingkan. Dengan tangan Chung Jo sendiri, ia memberikan minuman padanya. Dan akhirnya Jo Gwan Woong mati. Minuman yg diminum Jo Gwan Woong tadi ternyata racun.
    Di perjalanan indah KangDam, mereka bertemu dengan jend. Lee Soon Shin. Berbagai nasehat ia berikan untuk KangDam couple. Mereka hanya mengangguk patuh. KangDam pun membungkuk hormat pada Lee soon Shin dan melanjutkan perjalanannya dibawah bulan sabit. Mereka tampak bahagia bergandeng tangan, sesekali mereka berbalas senyum dan bertatapan dengan mata gumiho mereka. “Berjanjilah kau akan selalu bersamaku. Janji!” suara hati KangDam couple bebarengan. ~END~

    ReplyDelete
  54. Dibawah bulan sabit ditahun 2013, mereka bertemu. Yeo Wool tak mengenali Kang Chi. Mereka terdiam dan saling bertatapan. Tak lama kemudian seekor anjing besar dan ganas mendekati Yeo Wool seperti ingin menerkamnya. Kang Chi bersigap cepat memberikan tangannya hingga digigit oleh anjing itu. Yeo Wool terpaku terdiam dan ia merasakan adanya selintas memori dimana dulu kecil ia memakai hanbok sedang ketakutan pada seekor anjing. Namun anak laki2 kecil yg bernama Choi Kang Chi menolongnya.
    Tersadar dari lamunannya, ia melihat tangan Kang Chi sudah berdarah. Yeo Wool yg terlihat takut segera membalut lukanya dengan sapu tangan miliknya.
    “Saya minta maaf atas keganasan anjing saya.” Suara pemilik anjing itu. Kang Chi menoleh ternyata ia adalah gisaeng Chun, gurunya.
    “Ah tidak apa2 guru.” Jawaban Kang Chi dengan mengeluarkan senyumannya.
    “Yeo Wool-ah cepat bawa laki-laki ini kerumah sakit terdekat.” Pinta Guru Chun kepada Yeo Wool yg merupakan seniornya, dan segera mematuhinya.
    Di rumah sakit Kang Chi dirawat, lukanya perlahan mulai sembuh dengan sendirinya. Yeo Wool yg menemani Kang Chi terkejut. Pertanyaan Yeo Wool keluar dengan sendirinya, “Apakah kau Choi Kang Chi?”
    Kang Chi kaget mendengar Yeo Wool mengenalinya, dengan heran Kang Chi bertanya, “Bagaimana kau bisa tahu?”
    “Aku merasakan adanya selintas kejadian ingatan, dimana waktu kecil kau menyelamatkanku dari anjing ganas yg ingin memakanku. Benarkah itu kau?” Yeo Wool menjawab dengan yakin.
    “Em.” Jawabnya diiringi senyum manisnya yg membuat Yeo Wool juga tersenyum.
    Bermula dari kejadian itu, KangDam couple menjadi sepasang kekasih. Disetiap moment bersama Kang Chi, Yeo Wool mendapat sekelebatan memorinya lagi. Hingga Yeo Wool ingat siapa dirinya, siapa Kang Chi, dan mengapa ia berpisah dengan Kang Chi. Setelah Yeo Wool siap, KangDam couple akhirnya menikah. Guru Dam, Guru Gong Dal, Gon, Tae Soo, Guru Chun, jend. Lee Soon Shin, Sung, Chung Jo, Bong Chul, Gonita, pelayan Choi, dan Eok Man pun diundang. Dengan gaun putih dan jas abu2, KangDam couple terlihat cantik dan tampan. Para tamu undangan pun iri melihat mereka. Di podium gereja, mereka mengucap janji sehidup semati dan mereka berciuman.
    Saatnya melempar bunga pengantin tiba. Chung Jo dan Gonita pun antusias ingin mendapatkan bunga itu. Tapi, Kang Chi melihat ayahnya Wol Ryung dan ibunya Seo Hwa(muda) berdiri didekat mobil pengantin. Mereka ingat semua kejadian beratus-ratus tahun yg lalu.
    Dan kini mereka melihat anaknya menikah dengan gadis yg dicintai anaknya, “Berbahagialah Kang Chi-ya. Selamat atas pernikahanmu” Kata papa Wol Ryung dan mama Seo Hwa.
    ~END~

    ReplyDelete
  55. maap mb.dee saya anis, saya pke email pasangan sya hehe maap panjang :D

    ReplyDelete
  56. Hai mbk dee… aku suka banget sama drama yang satu ini. Tapi aq kurang puas dengan endingnya. Jadi aku mau ikutan FF dan ngerubah endingnya..hope you like it ^^

    Dimulai saat yeo wool terkena tembak oleh senapan ninja seo.Kang chi terbelalak melihat orang yang dicintainya mengorbankan diri untuk menyelamatkannya. Yeo wool ambruk. Kang chi benar-benar marah. Matanya menghijau. Ia meraung sekeras-kerasnya. Ia menghajar ninja seo hingga tewas.joo gwan wong sampai merinding dibuatnya. Guru dam menyuruh kang chi menghentikan semuanya dan membawa yeo wool ke mo hyung do. Kang chi pun segera membawa yeo wool ke mohyung do. Sesampainya di mo hyung do guru gong segera mengobati yeo wool dengan obat-obatan yang dia punya. Kang chi bertanya apakah yeo wool bisa sembuh. Guru gong berkata bahwa yeo wool mungkin tidak akan membuka matanya lagi. Kang chi tak percaya. Ia pergi menemui so jung untuk minta bantuan. So jung berkata “tidak ada yang bisa ku lakukan. Inilah akibatnya karena kau tidak menuruti ucapanku”.

    Kang chi makin frustasi. Ia merenung di pinggir sungai. Ia mengingat semua kenangannya bersama yeo wool. Tiba-tiba mata kang chi membesar. Ia segeraberlari menuju hutan. Ia mencari….. Taman Cahaya Bulan. Namun ia tak menemukannya karena taman itu telah ditutup wol ryung. Kang chi putus asa. Ia terduduk lemas ditanah. Ia menangis berteriak “ Ayah ! bantu aku.. aku tau kau bisa mendengarku.Aku benar-benar butuh bantuanmu. Saat ini yeo wool terluka parah. Ia akan mati ayah.. aku ingin menyembuhkannya dengan darah ku. Tapi tak bisa. Ayah.. aku tau kau bisa mendengarku. Tolong bantu aku ayah.. inilah permintaan pertama dan terakhir anakmu !” karena tak ada respon ia pun kembali ke mo hyung do. Di dalam goa, wol ryung berbaring di samping seo hwa. Matanya terbuka.

    Kang chi menangis di hadapan yeo wool yang masih tak sadarkan diri. Ia menggenggam tang yeo wool erat. “ apa yang harus kulakukan agar bisa membuatmu bangun yeo wool-ah?”. Angin berhembus di dalam kamar itu. Tapi kang chi menghiraukannya. Ia menunduk sambil menangis. “ kau harus mundur” kata seseorang yang membuatnya terkejut. Wol Ryung. Wol ryung berjalan mendekat. Kangchi masih tak percaya. “Ayah !”. wol ryung tersenyum. Ia lalu menyayat tangannya dan mengucurkan darahnya pada luka yeo wool. Tiba-tiba butiran cahayabiru bermunculan mengerubungi luka yeo wool. Kang chi terharu dengan apa yangdilakukan ayahnya. Ia memeluk ayahnya. Suasana begitu haru. Tapi segera berakhir karena seseorang mengagetkan mereka. Yeo Wool. Kang chi sangat senang melihat yeo wool bangun, lukanya pun sudah hilang. Yeo wool berterima kasih pada wol ryung. Wo ryung hanya tersenyum. “baiklah. Aku rasa tugas ku disini sudah selesai. Jadi.. sampai jumpa dan berjanjilah kalian akan hidup bahagia” katawol ryung. Ia pun menghilang menjadi butiran cahaya biru. “Ayah! Ayah!” teriakkang chi membuat semua orang di luar penasaran dan masuk. Mereka kaget karena melihat yeo wool sembuh. Kang chi pun menceritakan apa yang terjadi. Semua tersenyum lega dan berterimakasih pada kang chi karena ayahnya sudah menyelamatkan yeowool.

    Keesokan harinya semua berkumpul untuk melepas kepergian kang chi mencari buku keluarga gu. Kang chi pun berangkat. Narasi kang chi “yeowool-ah. Tunggulah aku. Saat aku sudah menjadi manusia seutuhnya, aku akan menjemputmu dan kita akan hidup bahagia selamanya”.
    Yeo wool menatap kepergiankang chi. Narasi yeo wool “ aku akan menunggumu kang chi. Dan saat kau kembali nanti, aku akan membuatkan mu nasi terenak yang belum pernah kau rasakan sebelumnya”.
    So jung melihat perpisahan ini dari atas atap. Narasi so jung “ TAKDIR? Awalnya aku takut takdir itu akan menjadi kenyataan karena aku tidak mau kehilangan seseorang dari mereka (yeowool & kang chi). Tapi setelah kejadian ini, aku sadar. Tak ada yang perlu kau takutkan di dunia ini. Kau hanya perlu menghadapinya sesuai hati nurani mu.Seperti yeo wool. Dan dia telah membuktikan hal itu”
    ~END~

    Hwaaa… banyak banget.. mian ya mbk. Abis aq gk pandai meringkas kalimat. ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf mbk dee.. mau ngeralat endingnya. cuma bagian terakhirnya aja kok ^^

      kang chi pun memulai mencari buku keluarga gu. saat berjalan di hutan ia di kagetkan dengan kemunculan so jung. so jung berkata kalau kang chi ingin menjadi manusia, maka kang chi harus bertapa selama 100 hari dan tidak boleh melakukan pantangan2 tertentu, sama seperti wol ryung dulu. kang chi pun berkata kalau dia siap bertapa sekarang juga, tapi ia masih bingung memikirkan tempat yang tepat untuk bertapa. akhirnya dia memutuskan bertapa di.... perpustakaan so jung. so jung awalnya keberatan, tapi akhirnya ia membolehkannya.

      7 bulan kemudian...
      Gon melihat yeo wool berlatih pedang di halaman. ia ingin mencoba untuk menghentikan yeo wool berlatih, tetapi niatnya urung.ia melihat yeo wool melampiaskan isi hatinya. "dasar brengsek.. kau bilang kau akan kembali, tapi sampai sekarang? omong kosong. kau membuatku belajar memasak nasi, menjahit, dan berpenampilan seperti wanita. tapi kenapa kau tidak kembali juga? kau membuatku merasa sia-sia mempelajari semua itu" celoteh yeo wool. yeo wool mulai kelelahan dan terjatuh. air matanya menetes. gon sudah tak tahan lagi. ia akan menghampiri yeo wool. tapi seseorang menarik tangannya. "apa yang akan kau lakukan?" tanya gonita. "aku akan menghentikan nona berlatih. ia terlihat sangat tersiksa." kata gon. "jadi kau lebih memperhatikan nona dari pada aku istrimu? ckckck.. sungguh kejam. lihatlah, perutku semakin hari semakin membesar, dan kau malah sibuk memperhatikan nona?" celoteh gonita yang ternyata sedang mengandung anak gon. gon hanya bisa menghela nafas mendengar celotehan istrinya. "baiklah. sekarang, apa yang kau inginkan?" tanya gon. gonita sedikit berpikir. "bagaimana kalu.... es kelapa sawit?" (wkwkwk :D). gon hanya bisa memandang gonita dengan tatapan tak percaya kalau istrinya akan meminta hal yang terlalu absurd.
      gonita pun mengajak gon pergi tidur dan membiarkan yeo wool sendiri di halaman. yeo wool masih terduduk di tanah dan menangis.

      "maaf.. aku terlambat" kata seseorang yang mengagetkan yeo wool. ia terasa familiar dengan suara itu. yeo wool pun menoleh ke belakang dan melihatnya. seseorang yang sangat ia rindukan selama ini. Kang Chi. "dasar brengsek. kenapa kau baru kembali. aku sudah hampir gila karena memikirkanmu !" omel yeo wool sambil menangis. "maaf" kata kang chi sambil tersenyum. ia pun mendekati yeo wool dan memberinya setangkai bunga seperti dulu. tapi kali ini kang chi memberinya yang sudah mekar. " aku tidak bisa lagi membuat bunga yang kuncup menjadi mekar seperti dulu. aku hanya bisa memberimu yang sudah mekar." kata kang chi mengisyaratkan kalu dia memang sudah menjadi manusia seutuhnya. kang chi memberikannya pada yeo wool. "apa kau mau menerimanya dan berjanji tidak akan membuangnya?" tanya kang chi penuh harap. yeo wool pun terharu. ia mengambil bunganya dan memeluk kang chi. kang chi pun membalas pelukan yeo wool.
      narasi yeo wool "akhirnya, setelah melalui rintangan yang melelahkan, tibalah hari ini. hari yang aku nanti. hari yang tidak pernah ada dalam tadir yang telah diramalkan. oleh karena itu, janganlah percaya pada hal-hal di masa depan yang belum kau lakukan. itu akan membuatmu merasa terikat dan tidak bisa bergerak bebas. jadi,lakukanlah apa yang ingin hati mu lakukan."
      mereka berpelukan di bawah sinar bulan yang indah.
      ~END~

      Delete
  57. Tes, hehe
    Mau ikutan, mudah2n menang :)
    ini settingnya tahun 2013 dan ak ada copas punya mbak dee pas bagian Kangchinya muncul..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeowool terbangun, kemudian menghela nafas. lagi-lagi bermimpi tentang dirinya bersama seorang pria, bermimpi tentang dirinya adalah seorang ahli pedang dimasa lalu. kali ini Yeowool bermimpi dirinya tertembak karena melindungi seseorang dan meninggal dalam pelukkan pria yang selalu muncul dalam mimpinya.

      "Sebenarnya apa maksud dari mimpi-mimpiku?" Gumam Yeowool.
      ***
      Yeowool bertopang dagu di meja kerjanya, melamun memikirkan mimpinya.

      "Kopi. . " Tegur sebuah suara menyadarkan Yeowool dari lamunannya,secangkir kopi mengepul di meja kerjanya.

      "Terimakasih." Gadis itu tersenyum pada Chungjo, sahabatnya.

      "Ada apa? Sedang melamukan apa? Melamunkan jodoh?" Tanya Chungjo sambil menggoda.

      Yeowool tertawa pelan, "Tidak. Aku memikirkan mimpiku tadi malam."

      "Mimpi? tentang orang yang sama?" Selidik Chungjo.

      Yeowool mengangguk sambil meminum kopinya.

      "Lagi?!" Kaget Chungjo. "Kali ini tentang apa?"

      "Aku bermimpi tertembak dan meninggal dipelukkan pria itu. . Pria yang sama. ." sSuara Yeowool memelan diakhir kalimatnya, matanya menerawang.

      "Ini aneh. Sudah hampir sebulan sejak kepindahanmu ke Seoul dan kau selalu memimpikan tentang orang yang sama. Tidakkah kau pikir kau harus menanyakannya ke psikater?" Usul Chungjo.

      Yeowool kembali tertawa, "Tidak perlu. KUrasa ini hanyalah mimpi biasa, bunga tidur."

      "JIka memang begitu, kenapa kau murung?"

      "Itu. . Haya saja, aku rasanya benar-benar bisa merasakan kesedihan dan rasa kehilangan pria itu. Semua terasa nyata." LIrih Yeowool.

      "Mungkinkah pria itu sebenarnya adalah jodohmu?" Tebak Chungjo asal.

      "Jangan mengada-ada." Sanggah Yeowool sambil tersenyum, kemudian kembali menikmati kopinya, dan mata gadis itu kembali menerawang.
      ***
      Disebuah penthouse yang tampak modern, beberapa barang kuno. Guci obat yang mirip guci obat milik Guru Gong Dal. Pedang yang terpajang di dalam kotak kaca dengan tiga bunga seperti pedang Gon. Selempang bergambar bunga anggrek milik Soo Ryun dan kotak kayu yang saya tebak adalah milik Tae Soo. Dan di atas semua itu, ada sebuah pedang berwarna kebiruan.

      Di dalam kamar mandi ada seorang pria yang sedang bersantai, berendam di bathtub sambil membaca majalah yang menampilkan seorang pria yang mirip Guru Gong Dal menerima penghargaan atas penemuan obatnya. Kotak obat berwarna kuning yang mirip dengan guci di lemari kaca.Di ibu jarinya, tersemat cincin yang dulu pernah diberikan Guru Gong Dal pada Kang Chi. Dan di dalam lemarinya tergantung rompi merah milik Kang Chi

      Dari jendela penthousenya, pria itu menatap bulan sabit dan berkata dalam hati, “Itu adalah bulan sabit yang ke-5221 yang kujalani sendirian.”

      Pria itu kemudian memandang pedang Yeo Wool dan berkata dalam hati, “Dan ini adalah tahun ke-422..”

      Dan pria itu adalah Kangchi.

      Kang Chi turun dan disambut dengan Eok Man yang membawakan mobilnya. Kang Chi menikmati suasana Seoul dan berkata dalam hati,

      “Kehidupan berlalu dengan cepat. Dan cara manusia hidup pun juga sangat berubah,” ia melewati patung Lee Soon Shin dan tersenyum, “Begitu pula sejarah yang ada.”

      Kangchi mendengar dari jauh teriakan orang minta tolong. Kang Chi yang baru saja turun dari mobil, mendesah kesal dan mencoba mengabaikan teriakan itu. Tapi teriakan itu terus bergaung di telinganya. Ternyata yang berteriak adalah Gonita yang sedang ditagih hutang. Bukan hutangnya sendiri, melainkan hutang kakaknya, oleh Ma Bong Chul yang sekarang juga menjadi preman plus rentenir.

      Delete
    2. Kangchi dengan mudah mengalahkan Bong Chul dan anak buahnya, kemudian menyerahkan kembali tas Gonita yang tadi direbut oleh Bong Chul. Gonita yang malu-malu menerimanya. Namun terdengar teriakan,

      “Diam di tempat! Angkat tanganmu!”

      Bong Chul pun reflek mengangkat tangannya, tapi sesaat kemudian ia dan anak buahnya kabur dengan merampas tas Gonita. Gonita pun ikut lari mengejarnya, begitu pula Kangchi yang bergegas ikut menegejar.

      Tapi suara itu tetap menyuruhnya untuk diam di tempat atau ia akan menembak Kang Chi. Kang Chi yang akhirnya mengangatkat tangannya lagi, walau dengan menghela nafas, berbalik dan berkata,

      “Maaf, kau pasti salah sangka. Aku hanya..”

      Ucapannya berhenti saat melihat bayangan seorang gadis menghampirinya dengan pistol di tangan. Semakin dekat, wajah itu semakin jelas. Wajah milik seseorang yang ia tunggu selama 5221 bulan.

      "Yeowool..." Gumam Kangchi.

      Gadis itu terkejut, “Bagaimana .. kau tahu namaku?”

      Kang Chi tetap diam terpana, dan Yeo Wool pun menurunkan pistolnya dan bertanya lagi, “Bagaimana kau tahu namaku?”

      “Apakah kau mengenalku?” tanya Yeo Wool ragu.

      Kangchi melangkah mendekati Yeowool yang masih bingung.

      "Yeowool-ah.." Panggil Kangchi dan berhenti dihadapan Yeowool.

      "Kenapa kau tak menjawab? Sebenarnya siapa kau? kenapa tau namaku?" Tanya Yeeowool lagi.

      Bukannya menjawab, Kangchi menarik Yeowool kedalam pelukkannya, tak mampu menahan diri karena rasa rindunya.

      Yeowool mematung, hatinya mencelos, terasa hangat saat pria itu memeluknya. seakan sudah lama sekali dirinya merindukan pelukkan hangat pria itu.

      Namun, akal sehat Yeowool kembali bekerja. ini tidak benar! pikirnya. Bagaimana mungkin dirinya membiarkan pria asing memeluknya seenaknya.

      Yeowool mendorong Kangchi, melepaskan diri dari pelukkannya.

      PLAKK!!

      Sebuah tamparan mendarat dipipi Kangchi.

      "Dengar, Tuan! Aku bukan perempuan sembarangan yang bisa kau peluk seenaknya. Apa kau tau? Perbuatanmu ini bisa disebut pelecehan. Kau bisa masuk penjara. . "

      Ucapan Yeowool terhenti saat melihat pria dihadapannya tersenyum padanya. Lembut dan manis.

      Hati gadis itu lagi-lagi mencelos, kembali merasa bahwa dirinya juga sangat merindukannya senyuman pria dihadapannya.

      Yeowool menggeleng pelan. Ini sungguh tidak benar! aku pasti sudah gila! pikirnya lagi.

      "Aku akan melepaskanmu kali ini. tapi jika aku melihatmu melakukan hal seperti ini lagi pada wanita manapun, aku akan memenjarakanmu!" Ujar Yeowool kemudian berbalik pergi meninggalkan Kangchi.

      Kangchi masih tersenyum, menatap punggung Yeowool yang semakin menjauh.

      "Kau sepertinya tidak berubah." Gumam Kangchi.
      ***

      Delete
    3. Yeowool masuk kedalam mobilnya dengan tergesa, menghempaskan kepalanya disandaran kursi mobil.

      "Ada apa denganku?! diam saja saat dipeluk oelh pria asing dan melepaskannya hanya karena sebuah senyuman?! Kau seharusnya membanting, menendang dan memenjarakannya, Yeowool bodoh!"

      "Aishh!!" Teriaknya frustasi kemudian melajukan mobilnya pergi.

      Yeowool mengemudikan mobilnya gelisah, entah kenapa hatinya tiba-tiba tak tenang.

      Dan tiba-tiba semua mimpinya kembali terbayang, semua kenangan yang terlupakan tergambar jelas bagaikan film yang berputar cepat diingatan Yeowool.

      Dan wajah pria dalam mimpinya kini terlihat jelas. Bagaimana senyumnya, tawanya, tingkah cerianya, wajah sedihnya dan pelukkan hangat pria itu, semua tergambar jelas diingatannya.

      Ban mobil Yeowool berdecit, gadis itu menepikan mobilnya dan menginjak rem mendadak. Matanya menerawang, memikirkan sesuatu.

      "Kangchi-ah. . " Lirihnya.
      ***
      Yeowool keluar tergesa, setengah berlari menuju tempat pertemuannya dengan Kangchi tadi. Namun, Kangchi sudah tak ada disana. Gadis itu menoleh kesana kemari, mencari sosok Kangchi, namun tak menemukannya.

      Yeowool hampir menangis saat sebuah suara mengagetkannya.

      "Aku tau kau pasti akan kembali."

      Yeowool menoleh dan melihat sosok yang dicarinya.

      "Kangchi-ah."

      "Kau mengingatku?" Tanya Kangchi lembut dan berhenti tepat dighadapan Yeowool.

      "Maaf, aku tak mengenalimu." lirih Yeowool.

      "Aku menepati janjiku. Jika aku bertemu denganmu lagi, maka saat itu aku akan mengenalimu lebih dulu. Jika aku bertemu denganmu lagi,maka saat itu aku akan mencintaimu lebih dulu.” Ujar Kangchi.

      Yeowool menangis, Kangchi menangkup wajah Yeoeool dengan kedua tangannya dan menghapus air mata gadis yang dirindukannya.

      "Sekarang aku akan benar-benar mencari Buku Keluarga Gu, menjadi manusia, menjadi tua dan menghabiskan sisa hidupku bersamamu." Kangchi tersenyum lembut menatap Yeowool.

      Yeowool tersenyum dan meemluk Kangchi.

      "Aku merindukannmu, aku memimpikanmu. Maaf sudah membuatmu menunggu terlalu lama. ini aku, kita bertemu kembali. Aku mencintaimu. ." Lirih Yeowool sambil menangis.

      Kangchi mengeratkan pelukkannya.

      "Tak masalah jika aku harus menunggu 400 tahun, 500 tahun, 1000 tahun atau bahkan berjuta-juta tahun. Aku akan tetap menunggu hingga kita kembali bertemu. Aku mencintaimu. ." Bisik Kangchi kemudian tersenyum bahagia.

      Yeowool ikut tersenyum bahagia dan mengeratkan pelukkannya.

      "Apapun yang terjadi, aku tidak ingin berpisah lagi denganmu." Suara hati Yeowool dan Kangchi bersamaan.

      ~END~

      Maaf kalo kepanjangan,,Hhe
      Akun G+ ku rhaavip@gmail.com dengan nama Rhaa Era
      Aku juga sudah mengikuti akun G+ mba Dee :)

      Delete
  58. aku juga mau ikutan penen banget dapet hadiah pertama...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kita mulai dari Kamar Yeo Wool kosong, tanpa penghuni. Hanya bunga ungu yang telah layu saja yang menghuni kamar itu. Dan hanya cahaya bulan yang menerobos jendela, yang menerangi ruangan itu. Mendadak muncul butiran cahaya biru yang bertebaran, mengecup bunga itu hingga mekar kembali.

      Terlihat ada se orang Wanita sedang menanak Nasi di Dapur. Seorang Bocah Laki-laki yang sedang Memangil Ibu nya. Ia adalah anak Kang chi YANG Bernama Wol ryung.
      ( Ayo Tebak Siapa yang Jdi Ibu nya, apa Chung JO,,,,???? dan kenapa anak nya bernama wolyung...???)

      Ibu....... kata wol Ryung. Dan....
      yang berbalik adalah Yeo Wol ....


      Kita Flashbcak ke jadian Detik-2Yeo wol hampir Meninggal Di Pangkuan Kang chi.
      Ternya muncul papa Wol Ryung, dia rela turun gunung karna ingin menolong di yeo woel yang terluka parah. Ia memberikan darah gaib nya ke yeo wol dan kembali naik gunung tanpa ucapan sepatah kata pun.

      Dan kang chi pun Menikah dan hidup bahagia ber sama yeo wol. Dalam hati kang chi ia mengucap kan terima kasih kepada ayah nya.

      Happy ending.... :)


      cttn :  Biksu So Jung memberitahukan sesuatu hal yang belum diketahui Kang Chi. Kang Chi hanya bisa menggunakan hanya sekali saja untuk satu orang dengan menggunakan darah gaib, ”Itu berarti kau hanya bisa menyelamatkan orang itu sekali saja. Kau tak dapat menyelamatkannya untuk kedua kali. Sedangkan Wol Ryung belum pernah menyelamat kan Yeo wol dengan darah gaib nya kan. Harapan ku waktu itu adalan papa Wol ryung hadir untuk menyelamat kan YEO wol....




      Delete
  59. mba dee aku mau ikutan tapi bingung mau nulis apa

    ReplyDelete
  60. Aku mau ikutan yah mba dee, tapi aku buat kayak cerita sequelnya dari GFB Season 2 , dan lanjutan part per partnya aku tulis dikolom komentar ya biar nyambung terus bacanya n gak kepotong juga, jadi maaf ya mbak dee kayaknya bakal panjang banget deh :D



    THE RETURN OF KANGCHI

    “Yeo wool-ah”, ucap Kangchi tanpa sadar. Lalu yeo wool kaget dan bertanya, “bagaimana kau bisa tau namaku, apa aku mengenalmu? Apa kita pernah bertemu sebelumnya?”. Kangchi tersenyum dan berkata dalam hati “akhirnya waktuku yang terhenti itu sekarang kembali berputar” dan tanpa sengaja dia menatap sekelilingnya yang ternyata sama seperti 422 tahun yang lalu, bertemu yeo wool di bawah pohon sakura dihiasi bulan sabit diatasnya, tapi kemudian dia tersenyum tanpa takut dan kembali memandang Yeo wool ....
    Keesokkan harinya,
    Noona yeo wool ada yang mencarimu diluar, panggil pemilik rumah yang di sewa oleh yeo wool. “Ne, ahjussi kamsahamnida”, teriak yeo wool dari dalam sambil berlari. Kemudian dia keluar dan memberi salam, Anyeonghasimnika, maaf membuat anda lama menunggu bapak kepala (ternyata yang diluar adalah Lee soon shin dan Gon yang notabene adalah atasan yeo wool dan orang kepercayaannya). “Gwaenchana noona Yeo wool”, ujar Lee soon shin sambil tersenyum. Lalu dia bertanya pada Yeo wool apakah tadi malam dia berhasil menangkap orang yang membuat keributan di sekitar Namsan tower, tapi yeo wool menjawab, Mianhae, aku tidak melakukannya dengan baik, sekali lagi tolong maafkan aku.
    Kilas balik, Ketika Kangchi memanggil namanya yeo wool terdiam seakan dia pernah bertemu dan melihat kangchi, tapi dia lupa kapan dan dimana dia bertemu kangchi sehingga dia terus diam mematung dan memandang kangchi, sampai pada akhirnya dia didatangi oleh nonna yeo ju dan mengatakan kalo orang ini yang telah membantuku, kau seharusnya menangkap preman-preman itu bukan dia, yeo wool terperangah lalu dia meminta maaf pada kangchi karena sudah salah paham.
    “Noona yeo wool, apakah ada yang salah? Kenapa kau diam saja?” Panggil Gon
    Yeo wool terkaget dan dia bilang tidak apa apa, maaf aku hanya sedikit melamun, ujar yeo wool sambil tersenyum. Baiklah kalau begitu noona kami akan pergi mendatangi pemuda itu (Choi kangchi) karena hanya dia yang ada disana dan bisa memberikan informasi untuk menangkap Preman yang diduga adalah jaringan pengedar narkoba di Seoul”, ujar Gon
    Ting tong, bel di rumah Kangchi berbunyi,
    Ya sebentar, siapa diluar, sahut kangchi sambil membuka pintu. Dia kaget karena dia melihat Gon yang menunjukan identitasnya dan tertulis Bang Sung joon (tapi di cerita ini aku tetap memakai nama karakter asli di GFB ya bukan nama mereka di jaman modern), dan lebih terkejut lagi ketika dia melihat Lee soon shin di samping Gon. Lalu Gon berkata,” Kami dari agen kepolisian kota Seoul, bolehkah kami masuk dan meminta keteranganmu tentang apa yang terjadi tadi malam?” , karena Kangchi masih terbengong bengong akhirnya dia menjawab, “oh, okai silahkan masuk”
    “Kami sudah lama sekali ingin menangkap jaringan pengedar narkoba itu, tapi dia sangat lihai dalam melakukan transaksi, bahkan dia juga menyamar sebagai rentenir untuk menjebak orang-orang yang tidak mampu membayar utang mereka dengan cara memaksa mereka untuk ikut menjadi pengedar narkoba, dan jika mereka menolak maka dia mengancam untuk membunuh orang2 yang paling mereka cintai sehingga mau tidak mau mereka akan mengikuti keinginannya, dan sangat susah untuk mengetahui siapa bos mereka yang sesungguhnya, oleh karena itu kami ingin meminta bantuanmu, ujar Lee soon shin kepada kangchi. “Lalu apa yg bisa kulakukan ? bahkan tadi malam saja aku tidak bisa menangkap mereka, kata kangchi sambil menunduk. Gon menjawab, “kami meminta maaf atas kesalahpahaman yg terjadi antara nonna yeo wool terhadap anda tadi malam, dia anggota baru di kepolisian Seoul sehingga dia masih belum bisa memahami mana musuh sebenarnya”.

    ReplyDelete
    Replies
    1. part II

      Dengan kaget kangchi menjawab , “nonna yeo wool? Perempuan yang tadi malam hendak menangkapku itu ?” , Kangchi diam dan berfikir, “bahkan setelah lahir kembali dia masih berusaha menjadi wanita yang kuat dan mencoba untuk melindungi dunia dengan tangannya sendiri”. Dan dengan semangat kangchi menanyakan bagaimana caranya agar aku bisa menangkap penjahat itu? Kau percaya padaku untuk melakukannya tuan? Lee soon shin tersenyum dan mengangguk.

      Esok harinya kangchi mendatangi kantor kepolisian dan disana Gon, Yeo wool dan Lee soon shin sudah menunggu, Tuan Kangchi, maaf telah melibatkanmu untuk masalah ini, tapi kami benar benar membutuhkan bantuanmu untuk ini, sekali lagi maafkan kami, Lee soon shin membungkukkan badannya 90 derajat diikuti oleh Yeo wool dan Gon, kemudian dia melanjutkan lagi dua anak buahku ini bisa di percaya, tolong biarkan mereka melindungimu untuk melakukan misi ini. Ah jangan seperti itu tuan, bahkan kau jauh lebih tua daripada aku, bagaimana mungkin seseorang yang lebih tua memberi hormat kepada yang lebih muda bukankah itu sangat tidak sopan sekali, lalu Kangchi membungkukkan badannya dan memberi hormat kepada Lee soon shin sembari berkata, “terimakasih telah memberi kepercayaan kepada saya dan saya tidak akan mengecewakan anda tuan”

      Lalu misi mereka dimulai, Gon dan Yeo wool berganti pakaian dan tidak menggunakan pakaian khusus dari kepolisian mereka tapi menggunakan pakaian santai. Setelah gon dan yeo wool sampai dirumah Kangchi, kang chi kaget melihat penampilan yeo wool dan gon yang sangat sangat sederhana, Gon memakai jeans dan kaos berkerah warna hitam, dan Yeo wool masi dengan gaya tomboy nya dia menggunakan celana jeans hitam dan atasan blouse warna putih, kangchi tertawa terbahak bahak dan bilang “Aku benar benar tidak ingin pergi dengan kalian kalau penampilan kalian seperti ini, sungguh memalukan. Lalu Yeo wool menjawab dengan keras, “Yaaa Kang chi-ah, kami hanya datang untuk melindungimu saja bukan untuk ikut berpesta, jadi diam dan jangan banyak bicara. Kangchi mendengus dan bilang pada yeo wool, “bagaimana mungkin, kalian harus tetap menyamar sebagai tamu di pesta itu agar tidak menarik perhatian orang orang yang ada disana, apa kalian mau mati disana karena penampilan yang sangat tidak wajar ini”.

      Kangchi masuk kedalam dan mengambil setelan celana, kemeja dan jasnya lalu diberikan ke gon sambil berkata,”ambil ini dan bergantilah pakaian, aku akan membelikan noona ini pakaian pesta terlebih dahulu lalu kembali kesini menjemputmu” kemudian Kangchi menarik tangan Yeo wool.
      Setelah sampai di Toko yang menjual berbagai macam baju pesta, kangchi memanggil salah satu pelayan toko dan berkata “berikan noona ini gaun pesta terbaik yang kau punya, suruh dia memakainya lalu tunjukkan padaku”, Kangchi menunggu sambil membaca majalah, satu, dua, tiga gaun masih belum cocok di hadapan kangchi, lalu yeo wool kembali muncul dengan menunjukkan gaun kesekiannya sambil menarik narik bagian bawah gaun karena menurut dia itu terlalu pendek. “Tuan Kangchi, apa ini masih belum cocok juga untukku?”, ujar Yeo wool lirih. Kang chi menoleh dan dia terkesima terhadap penampilan yeo wool kali ini, dia terbengong dan kemudian berkata, “ahh, ya, ini cocok untukmu”, sambil melenggang pergi dan meninggalkan sejumlah uang pada pelayan toko tadi. Yeo wool yang di tinggalkan begitu saja langsung mendengus kesal dan bicara sendiri, “bagaimana mungkin dia menyuruhku berganti ganti pakaian yang sangat membuatku tak nyaman, tapi setelah dapat dia malah meninggalkanku” Saat yeo wool keluar Kang chi sudah menunggu di samping mobilnya dan tersenyum pada Yeo wool kemudian menghampiri yeo wool, “yeo wool-ah, lepaskan sepatumu dan gantilah dengan ini”, kangchi menyerahkan sepasang sepatu heels warna coklat muda yang serasi dengan gaun pesta yeo wool.

      Delete
    2. PART III

      Lalu Gon, Yeo wool dan Kang Chi datang ke pesta itu, pesta dimana Bos besar pengedar narkoba itu berada, pesta itu diadakan untuk mengundang seluruh pengusaha di berbagai penjuru dunia untuk membicarakan bagaimana usaha mereka dan apa yang mereka lakukan untuk kemajuan usaha mereka, kenapa kangchi di undang ? karena Kangchi adalah pengusaha pemilik Hotel 100 year (namanya disamain ya biar ga bingung). Kangchi Gon dan yeo wool masuk dan mereka beramah ramah terhadap semua tamu, sampai akhirnya Yeo wool melihat Ma bong chul dan sekawanannya, dia bilang kepada Kangchi, “tuan Kangchi bukankah itu sekumpulan preman yang kemarin kamu kalahkan ?” KangChi menoleh lalu dia berkata sambil menggeram, “Ma Bong Chul, akan kuhabisi kau”.

      Kangchi mendatangi Bongchul dan sambil tertawa dia berkata, “Yaaa Ma bongchul, kau datang kesini juga, jadi usaha rentenirmu berhasil membuatmu sukses dan membuat kau hadir di pesta ini?” , Bong chul tidak terima dibilang seperti itu dia marah, “basta*d, siapa kau dan memanggilku seperti itu, itu bukan namaku!!!, dia maju hendak memukul Kangchi lalu dari belakang ada suara yang menahannya...

      Ternyata orang yang menahan Ma Bong Chul adalah bos besar pengedar Narkoba, dan orang itu adalah Jo Gwan Wong, Kangchi terkesiap dan berkata, Jo gwan wong, bahkan setelah kau lahir kembali kau menjadi penjahat juga, ckckck.. Jo gwan wong tersenyum sambil memandang Kangchi, apa yang kau katakan anak muda, bahkan namaku bukan Jo gwan wong. Yeo wool dan Gon mendatangi Kangchi dan kemudian mereka bertanya, “Tuan apa kau tidak apa apa”, tanya yeo wool, hmm, gwaenchana, ujar kang chi

      Lalu Kangchi menarik Gon dan Yeo wool keluar dari tempat pesta, “Kurasa aku sudah menemukan orang itu, dan aku sudah menemukan cara untuk menjebaknya,kalian awasi dari jauh saja dan aku akan melakukannya sendiri”. Kangchi mendatangi Jo gwan wong lagi dan berkata, “aku ingin kita menjalin relasi bisnis, kudengar kau orang yang sangat terkenal untuk bisnis yang sedang kau jalani”. Ternyata kangchi ingin membeli narkoba jo gwan wong, dengan dalih jaringannya diluar negeri sudah banyak dan mereka kehabisan barang itu, lalu dia mengajak bertemu dengan Jo gwan wong di gedung kosong dekat Hotel 100 year.

      Setelah pulang Kangchi bertemu Lee soon shin dan memberitahukan rencananya untuk menangkap Jo gwan wong, dan rencana pun disusun sedemikian rapi sehingga mereka percaya bisa membekuk bos jaringan narkoba itu.
      Yeo wool terlihat gelisah karena ini kali pertamanya dia akan melakukan misi besar, antara takut dan kuatir, Kangchi duduk disamping Yeo wool dan berkata, “jangan takut, aku akan melindungimu, kita semua akan selamat dan menangkap orang itu”, Yeo wool tersenyum dan dia berkata dalam hati, “siapa orang ini, kenapa aku merasa nyaman saat ada didekatnya, kenapa aku merasa aku pernah bertemu dengannya,tapi dimana?aku benar benar tidak tahu”.

      Delete
    3. This comment has been removed by the author.

      Delete
    4. PART IV

      Keesokkan harinya Kangchi bersama Yeo wool dan Gon datang ke gedung kosong yang direncanakan, lalu jo gwan wong dan antek anteknya datang membawa barang haram yang akan ‘dibeli’ Kangchi, lalu Jo gwan wong menawarkan untuk menjadi partnernya yang bekerja sama dengannya, tapi Kangchi tersenyum dan mengeluarkan uang dari koper sebanyak 100 juta won, dan saat antek antek Jo gwan wong maju hendak mengambil koper berisi uang itu masuklah Polisi polisi Seoul dibawah pimpinan Lee soon shin dan mereka berada di sekeliling Jo gwan wong dan antek2nya, Jo gwan wong berusaha melawan dan melarikan diri, baku tembak terjadi, begitu pula dengan Gon dan Yeo wool yang berusaha melindungi Kangchi keluar dari tempat itu, dan kemudian “Doorrrrr” , satu tembakan tepat terkena di punggung Yeo wool, dan akhirnya Yeo wool pun roboh jatuh ke tanah.

      Akhirnya Jo gwan wong dan antek anteknya berhasil ditangkap dan dibawa ke Kantor polisi, sementara di gedung Kosong tadi setelah Yeo wool tertembak dan jatuh ke tanah, Kangchi terpana dan dia hanya berdiri mematung disitu, sementara Gon sibuk mengangkat Yeo wool dan membawanya ke rumah sakit. Kangchi masih terdiam membisu dia sedih karena kejadian 422 tahun yang lalu seakan kembali ke ingatannya saat Yeo wool tertembak oleh Ninja Seo dan saat yeo wool meninggal dipelukannya, dia menangis sejadi jadinya, dia menangis dan hanya bisa berkata dalam hati “bahkan setelah aku menunggumu 422 tahun aku masih tetap tidak bisa bersamamu, takdir itu terus mengikutiku kemanapun aku berada, aku sudah tidak takut dan tidak percaya akan takdir itu, tapi mengapa semua ini terjadi kembali, Yeo wool-ah apa memang kita tidak di takdirkan untuk bersama, apa takdirku hanya menjadi makhluk abadi yang tidak akan mati dan hidup seorang diri seperti ayahku” kangchi terisak dia tidak kuat menahan perasaannya.

      Kangchi kemudian mendatangi rumah sakit dimana yeo wool dirawat, dengan pandangan kosong dia terus melangkah maju untuk menemui yeo wool dan ingin mengetahui bagaimana keadaan yeo wool sekarang. Kangchi bertemu dengan gon dan menanyakan dimana yeo wool, “Dia sedang beristirahat setelah melakukan operasi, kata dokter masa kritisnya sudah lewat dan kita tinggal menunggu dia sadar”, kangchi menghela nafas lega karena yeo wool akan selamat dan tidak meninggal. Lalu kangchi terpekur menatap yeo wool sedang terbaring lemah, “apakah aku harus menyerah, apakah aku harus pergi meninggalkanmu dan melupakanmu, apa itu yang benar harus ku lakukan? Tapi aku tidak bisa yeo wool-ah aku tidak bisa meninggalkanmu, aku sangat mencintaimu dan sangat menginginkanmu, apa yang harus aku lakukan”, kangchi terisak di samping yeo wool. Tiba tiba , “Kang Chi-ah” , yeo wool memanggil kangchi dengan suara yang sangat lirih dan kangchi kaget kemudian bertanya, “yeo wool-ah apa kau baik baik saja, bagaimana sekarang kau masih merasa sakit, apa yang kau rasakan?” , tiba-tiba Yeo wool tersenyum dan berkata, “Kita bertemu lagi Kangchi-ah, aku merindukanmu sangat merindukanmu, aku tidak mau berpisah lagi denganmu, benar benar tidak mau”

      Delete
    5. PART V-THE END

      Kangchi terkejut, dan dia bertanya pada Yeo wool apakah dia ingat Kangchi, bagaimana bisa yeo wool mengingat kangchi. Ternyata saat yeo wool tertembak dan pingsan, yeo wool masa lalu mendatanginya dan berkata kalau kangchi adalah Jodohnya yang sudah menunggunya ratusan tahun dimasa ini, dan yeo wool masa lalu berkata “jangan kecewakan kangchi lagi, karena dulu aku sudah meninggalkannya dan membuat dia bersedih, aku mohon kau sekarang bisa bersamanya dan mencintainya, karena kau dan aku adalah sama, kita adalah satu orang yang sama, tapi aku yang dulu tidak melakukan suatu hal yang membuatnya bahagia, jadi aku mohon hiduplah bahagia dengannya dan jangan mengecewakannya”

      “Kangchi-ah terimakasih sudah menungguku selama 422 tahun, aku tau itu tak mudah untukmu, tapi akhirnya aku menyadari bahwa kau dulu adalah orang yang sangat berarti untukku, aku tak akan membuatmu bersedih lagi kangchi-ah, aku akan berusaha tetap hidup agar keadaan tidak menjadi seperti 422 tahun yang lalu, aku akan tetap hidup agar aku bisa bersama denganmu”, ujar yeo wool dengan lirih. Kemudian kangchi memeluk yeo wool dan menangis karena penantiannya tidak sia sia, setelah 422 tahun dia kembali bertemu dengan yeo wool dan yeo wool bisa mengingatnya, mengingat janji diantara mereka 422tahun silam, itu yang membuat kangchi senang dan punya semangat untuk memperjuangkan cintanya kembali.

      Kangchi melamar yeo wool dan itu membuat yeo wool bahagia, dia mengiyakan dan ingin hidup selamanya bersama kangchi. Kangchi meminta ijin yeo wool untuk melakukan pantangan 100 hari agar dia bisa menjadi manusia, yeo wool mengangguk dan berjanji untuk bertemu di bawah pohon sakura 100 hari lagi, dan 100 hari pun telah berlalu Choi kang chi berhasil menjadi manusia dan seperti janjinya dia menemui yeo wool di bawah pohon sakura itu, tapi yeo wool tak kunjung datang juga, kangchi terus menunggu yeo wool dan tiba tiba braaakkkkkkkkk, suara orang tertabrak mobil dari kejauhan, dan tiba tiba angin berhembus kencang, kangchi mendatangi tempat itu ternyata orang itu adalah Yeo wool, kang chi menangis dan terus menangis, Yeo wool-ahh,, yeo wool-ah panggil kangchi, tapi tak ada suara dan Yeo wool pun meninggal, ternyata takdir itu memang tidak dapat dihindari, kangchi yang sudah menjadi manusia pun sedih karena dia tidak bisa menunggu yeo wool lagi, “Yeo wool-ah untuk apa aku jadi manusia kalau itu tanpamu, aku rela mengorbankan apapun untukmu, aku rela menjadi apapun yang kau mau, tapi kalau akhirnya aku juga kehilanganmu, gak ada artinya aku hidup, lebih baik aku mati asal aku bisa bersamamu yeo wool-ah”, kangchi berdiri terhuyung huyung dan menabrakan diri ke sebuah bis yang sedang melaju kencang, braakkkkkkk, tubuhnya terkulai lemas dan kemudian dia mati saat itu juga.

      Delete
    6. mianhae mbak dee kalo kepanjangan FF nya dan gak happy ending juga
      tapi hanya mencoba realistis saja sama kehidupan bahwa takdir memang tidak bisa dirubah dan dihindari, kalo memang dari awal tidak berjodoh dan tetap dipaksakan tentu juga tidak akan baik hasilnya
      jadi itu FF ku, maaf ya kalo jelek ceritanya n gak pada suka sama ceritaku, hanya mencoba menumpahkan isi hatiku dan perasaanku aja :) Gomawo mbak dee

      Delete
  61. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  62. Scene ending Kang Chi dan Yeo Wool

    "Sudah ku katakan jangan bergerak!" Ucap Yeo Wool tegas kepada Kang Chi.
    " Aahhh" Ucap Kang Chi kesal sambil mengangkat tangan.
    "Lihatlah sepertinya ada salah paham disini" Kang Chi mulai membalikkan badan menghadap ke arah suara Yeo Wool
    " Aku hanya…. " Kang Chi terdiam, wajahnya menunjukkan ekspresi kaget.
    Yeo Wool berjalan perlahan sambil tetap memegangi pistol, fokus mengarahkan pistolnya kepada Kang Chi.
    "Jangan bergerak!" ulang Yeo Wool
    Setelah melihat dengan jelas wajah Yeo Wool, Kang Chi menurunkan tangannya.
    "Yeo Wool" Ucap Kang Chi dengan mata yang berkaca-kaca penuh dengan kebahagiaan.
    "Bagaimana kamu mengetahui namaku? Apakah kamu mengenalku?" Ucap Yeo Wool kaget.
    " Pada saat kita bertemu lagi, Aku yang akan pertama kali mengenalimu. Pada saat kita bertemu lagi, aku yang akan pertama kali mencintaimu" Ucap Kang Chi didalam hati.
    “Apakah kamu mengenalku?" Yeo Wool menanyakan ulang seakan ingin memastikan.
    “Siapa dia? Kenapa dia mengetahui namaku?” Ucap yeo Wool dalam hati.
    Kang Chi tersenyum. “Mungkin….. Aku tidak yakin. Aku merasa sepertinya aku mengenalmu”
    “ Senyuman itu… kenapa hatiku tiba-tiba merasa bahagia seperti bertemu dengan orang yang selama ini aku rindukan. Siapa sebenarnya orang ini? Kenapa hatiku bahagia hanya dengan melihat senyumannya dan mendengarkan suaranya…” ucap Yeo Wool dalam hati.
    “Dan….. waktu kita yang berhenti, mulai mengalir kembali”. Ucap kang Chi dalam hati.
    “ Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?” Tanya Yeo Wool
    “ Mungkin….. “ jawab Kang Chi
    “ Mungkinkah ini hanya kebetulan saja dia mengetahui namaku? Atau ini hanya jebakan agar aku melepaskannya? Huh Jelas-jelas dia tadi aku melihatnya melakukan kejahatan pencurian”. Ucap Yeo Wool dalam hati.
    “ Angkat tanganmu sekarang ! Aku melihatmu mencoba untuk melakukan pencurian” Ucap Yeo Wool tegas.
    “Yeo Wool, ini salah paham aku tadi hanya mau menolong perempuan yang justru sedang dicuri.. “ Bela Kang Chi.
    “ Keluarkan tanda pengenalmu sekarang!” Perintah Yeo Wool lugas dan tegas.
    “ Aggh.. ini.” Ucap Kang Chi sambil mengeluarkan tanda pengenalnya.
    “ Lee Seung Gi” Ucap Yeo Wool
    “ Ya, itu namaku. Dan aku adalah pemilik hotel Strong Heart. Jadi mana mungkin aku melakukan pencurian dan ini kartu namaku agar kamu semakin percaya.” Ucap Kang Chi membela sambil menyerahkan kartu namanya. Ekspresi wajahnya menunjukkan sedikit kekesalan, walaupun begitu Kang Chi mengucapkan pembelaan dengan tetap tersenyum. (Kang Chi harus ganti nama biar orang-orang tidak curiga karena dia kan ga bisa tua hhehehhe :D)
    “ Ahh,, Aku minta maaf. Tapi, kenapa tadi kamu malah tidak bergerak dan membiarkan penjahatnya pergi?” Yeo Weol malah menyalahkan Kang Chi.
    “ Kamu kan yang menyuruhku untuk jangan bergerak” Ucap Kang Chi yang tidak mau kalah dengan Yeo Wool.
    “ Harusnya kamu langsung mengatakan kalau yang kabur itu lah penjahatnya, sekarang kamu harus membantuku menangkap penjahat itu” Yeo Wool kemudian menarik Kang Chi berlari, mengejar penjahat itu..
    Epilog Kang Chi dan Yeo Wool
    “ Yeo Wool…. Aku merasa menemukan Yeo Wool yang dahulu aku kenal. Aku tahu takdir mungkin akan memisahkan kita lagi, tapi sekarang aku tidak akan takut untuk menghadapinya. Sekarang, aku merasa menemukan kembali orang yang aku cintai Sekarang, aku ingin melawati waktu bersamamu, tumbuh menjadi tua bersamamu, Yeo Wool…”
    “Orang ini, Seung Gi. Yang membuat hatiku menjadi tiba-tiba bahagia. Aku merasa dia orang yang penting bagiku. Semoga waktu bisa menjelaskannya. Semoga waktu akan memberi tahu kena perasaan bahagia ini muncul ketika aku berada didekatnya”
    _5 Bulan kemudian_
    Sebuah foto Kang Chi dan Yeo Weol yang sedang bergandengan tangan terlihat berada diatas di meja kerja Kang Chi.
    “5 purnama berlalu setelah aku bertemu dengan Yeo Wool, aku merasa harapan untuk menjadi seorang manusia semakin kuat…. Yeo Wool aku sangat mencintaimu”
    The End

    ReplyDelete
  63. ak udh bikin tapi ga bs cara nya add to circle gmn cara nya ya

    ReplyDelete
  64. Mba dee.. aku buat FF ke dua tentang Gu family book ya^^ masih ada kesempatan mencoba kan? hehe.. maaf kalau banyak typo ya mba, karna ngetiknya lewat phone jadi agak ribet.. hehe .


    FF ini saya mulai dari meninggalnya yeo wol. Akan ada tokoh yang reinkarnasi di dalam FF saya..hehe^^
    *
    * story begin

    Sepeninggalnya yeo wol, rasa putus asa dan sedih menyelimuti diri kang chi. Sejak hari itu dia hanya mau mengurung diri di kamarnya . Tanpa rasa semangat dan bahagia.Kang Chi masih melihat kaarnya dengan tatapan sendu. Sejenak, kenangan-kenangan Yeo wol dan Kang Chi terlihat di sana. Mulai dari Kang Chi yang berganti pakaian dibelakang yeo wol, Yeo wol yang tertidur disamping kang chi. Semuanya membuat kang chi sedih. Tanpa kang chi sadari dibalik pintu kamarnya, Guru Dam berdiri dengan tatapan yang merasa bersalah pada kang chi yang masih uring-uringan seperti itu. Guru Dam sudah bertekad untuk merelakan yeo wol pergi.
    "Kang Chi-ah.." panggil guru Dam dibalik pintu kamar kang chi.
    Kang chi mendongakkan kepalanya begitu ia mendengar suara memanggil namanya.
    Guru Dam tahu, kang chi pasti tak akan membukakan pintu untuknya. Guru Dam masuk dan berhenti sejena memandang kang Chi yang masih duduk menunduk.

    "kang chi-ah.."panggil guru dam sambil duduk tepat didepan kang chi.
    Kang chi tak menjawab, ia hanya menatap guru dam dengan sendu.
    "sudahlah, jangan bersedih begitu. lanjutkan hidupmu. jangan seperti ini"nasihat guru dam kepada kang chi.
    "Guru.. aku.."belum sempat kang chi melanjutkan, guru dam langsung memotong.
    "kang chi, kau tau yeo wol akan memderita disana jika dia tahu kau seperti ini. Carilah hidupmu dan jangan seperti ini."ucap guru dam.
    begitu menasehati kang chi, guru dam berdiri dan berbalik meninggalkan kamar kang chi.
    sedangkan kang chi? dia merenungi ucapan guru dam.


    Keesokan harinya kang chi sudah memutuskan untuk melanjutkan hidup. namun, dia tidak mencari buku keluarga Gu. Tanpa Yeo wol, buku itu tak berguna baginya.
    Dengan semua peralatan yang pas melekat ditubuhnya, kang chi pun berpamitan dengan seluruh keluarganya yang ada di rumah itu.

    Begitu mendengar kang chi akan pergi menggembara, Chung Jo berlari ke rumah penginapan keluarga dam. Rupanya Kang Chi sudah memulai perjalanannya dengan segala kerelaannya.
    Chun Jo tiba , dan begitu melihat semua orang menatapnya dengan sendu,kini ia tahu. ia terlambat.
    "Kang chi-ah?"ucap chung Jo pelan.
    "dia sudah pergi.."jawab Gon dari balik pohon yang ada dihalaman itu.
    "tidak! kang chi-ah!!"kini chung jo berteriak sedih dengan isakan tangis.
    Semua orang yang ada dihalaman itu menatap chung jo sedih.

    Sedangkan kang chi mulai berjalan gontai kearah sebuah pohon sakura. Pohon sakura dimana tempat pertama kali ia berjumpa dengan yeo wol. juga tempat dimana yeo wol di makamkan.
    Kang chi menatap kuburan itu sendu.
    "Yeo wol-ah.. aku akan pergi.."ucapnya pelan lalu sedikit berjongkok dan meletakkan sepucuk surat disela-sela batu kuburan itu.
    "kelak,jika langit mengizinkan kita berjumpa,ku harap kau membacanya."ucap kang chi lalu bangkit berdiri dan pergi meninggalkan kuburan itu.

    Dimasa depan.........
    Tampak seorang wanita yang sudah berumur yang sedang mengajari gadis untuk berjalan tegak dengan buku diatas kepalanya.
    "Tegakkan badanmu!"bentaknya sambil memukul punggung gadis itu dengan kayu tipis.
    "aaish ne..ne!"jawab gadis itu dengan rasa sakit di punggungnya.

    sambungannya di part 2 ya mba dee^^

    ReplyDelete
  65. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  66. Pengen gabung nih :)
    Oke, dimulai dari synopsis 24 – 1
    …PART 1
    Tangan Yeo Wool tak bergerak. Kang Chi memanggil Yeo Wool, “Yeo Wool-ah…yeo wool-ah!!”
    Kang Chi tetap menggenggam tangan Yeo Wool dan menitikkan air mata, “Mengapa kau pergi meninggalkan aku, Yeo Wool? Aku mencintaimu, aku mencintaimu….”
    Kang Chi menggendong Yeo Wool kembali ke Moo Hyung Do. Disana Guru Dam, Gon, Gonita, serta Tae Soo berharap-harap cemas menantikan kepulangan Kang Chi dan Yeo Wool.
    Tak lama Kang Chi masuk sambil menggendong Yeo Wool.
    Gon menghampiri Kang Chi dan bertanya apa yang terjadi dengan Yeo Wool mengapa ia tak sadarkan diri. Kang Chi pergi ke dalam kamar Yeo Wool dan membaringkannya disana.
    Lalu Kang Chi pergi menghadap Guru Dam dan yg lainnya. Tangan Kang Chi terlihat gemetar namun ia berusaha menutupinya.
    Guru Gong Dal bertanya pada Kang Chi
    “Kang Chi, apakah kau tetap ingin menjadi manusia?”
    Kang Chi menangis dan berkata, “Sudah tidak ada gunanya lagi aku menjadi manusia. Satu-satunya alasan agar aku menjadi manusia telah tiada, apa yg harus aku pertaruhkan?”
    Kang Chi jatuh dan berlutut di tanah. Ia kelihatan sangat terpukul oleh kepergian Yeo Wool dan ia terus memanggil-manggil nama Yeo Wool.
    “Lalu apa lagi yg kau inginkan, Kang Chi-yah… Apa kau ingin tetap menjadi abadi?”
    “Ya, aku ingin menjadi abadi guru. Biarkan lah untuk sementara. Sampai aku benar-benar menemukan alasan yg membuatku ingin menjadi manusia kembali…”
    Lalu Kang Chi memberi hormat untuk terakhir kali pada semuanya…
    “Aku tidak akan pernah melupakan kalian semuanya. Guru, Teman, sahabat. Aku mencintai kalian.”
    Dengan berat hati Kang Chi lalu pergi meninggalkan Moo Hyung Do. Semuanya terlihat sedih akan kepergian Kang Chi, begitu juga dengan Sung. Ia seperti kehilangan hyung-nya…
    “Jika aku bertemu denganmu lagi, maka saat itu aku akan mengenalimu lebih dulu. Jika aku bertemu denganmu lagi,maka saat itu aku akan mencintaimu lebih dulu.”
    …PART 2
    Tiba2 Gonita berteriak…
    “Yeo Wool-ssi!!”
    Begitu mendengar suara Gonita, Gon meluncur dengan cepatnya (ehem)…
    “Ada apa? Apa yang …”
    “Kang Chi-ah…Kang Chi-ah” suara Yeo Wool terdengar lirih.
    “Kau masih hidup?!” Gon berteriak.
    Semua begitu terkejut, termasuk Guru Gong Dal. Guru Gong Dal kemudian memeriksa denyut nadi Yeo Wool.
    “Lemah, namun sepertinya ia kritis. Sung, bawakan obat-obatan untuk Yeo Wool. Cepat!”
    Secepat kilat Sung berlari dan mengambil obat-obatan yg diinginkan Guru Gong Dal.
    Yeo Wool ternyata masih hidup dan ia sedang kritis. Melihat kenyataan ini Gon hanya bisa tertunduk dan memanggil nama Kang Chi dalam hati.
    Karena pengobatan dari Guru Gong Dal, Yeo Wool berangsur-angsur pulih dengan baik.
    Tersadar Kang Chi telah pergi dan tak kembali, Yeo Wool berniat mencari Kang Chi.
    “Ayah, aku mencintai pria itu. Aku akan membawanya kembali ke sini, ke sisi ku ayah…”
    Yeo Wool menangis memohon pada Guru Dam ketika Guru Dam mencoba menghalangi niat Yeo Wool utk mencari Kang Chi.
    “Yeo Wool-ah…Kau tidak seharusnya melakukan ini…” Guru Dam dengan berat hati melepas kepergian Yeo Wool.
    “Aku janji. Aku akan membawanya kembali.” Yeo Wool segera mengambil pedangnya dan berjalan tertatih-tatih.
    Ketika sampai di gerbang sekolah Moo Hyung Do, Yeo Wool membalikkan badan dan menatap sedih ke sekolah itu. (mungkin isyarat kalau Yeo Wool tidak akan kembali lagi)

    ReplyDelete
  67. Cerita diawali saat Yeo Wool bertanya “Bagaimana kau tau namaku?” apakah kau mengenalku? Tanya Yeo Wool ragu.Yeo Wool terus memandang dengan ragu seorang laki-laki yg ada dihadapannya saat ini. Laki2 yg tau namanya dan memandang dengan mata berkaca-kaca dalam senyum.
    Karna tak mendengar jawaban apa pun dr laki2 itu ia memutuskan untuk mencari komplotan Bong Chul dan melangkah berbalik pergi. Saat baru beberapa langkah menjauh, Kang Chi segera melangkah dan memeluk Yeo Wool dari arah belakang.“Apa kau akan pergi meninggalkanku lagi..? kau tau berapa lama aku menunggumu, kau tau betapa hampanya hidupku saat menantimu. Aku tidak akan pergi dariku lagi” kata Kang Chi dngn senyum dan air mata yg menetes dipipinya,Sambil terus memeluk Yeo Wool dr belakang.
    Yeo Wool diam terpaku “siapa dia? kenapa hatiku berdebar2? Suara itu… kenapa aku merasa sangat mengenalnya?” Tiba2 Yeo Wool sadar dia telah dipeluk oleh Kang Chi dan dia segera melepaskan diri dari Kang Chi.
    Buckk..! suara tendangan memutar Yeo Wool mendarat dikepala Kang Chi, seperti yg pernah dilakukan Yeo Wool dimasa lalu.
    “Yiaaa..!! apa yg kau lakukan..! kenapa U masih saja suka menghajar padaku” protes Kang Chi.
    “heh, Kau pikir siapa yg memulai..! kenapa kau tidak sopan dengan aparat negara” kata Yeo Wool sambil berlalu pergi.Tau ditinggal pergi Kang Chi melangkah mengejar Yeo Wool dan berjalan berdampingan “hay.. Hay kenapa U pergi? Yeo Wool’ah Kau tinggal dimana, no Hp mu berapa, apa kau punya PIN BB..?”Tanya Kang Chi yg berruntun dan tak digubris Yeo Wool yg terus melangkah pergi. (Kalau Gon punya Pin BB gak ya..?hahah :D)
    Terlihat dari jauh Yeo Wool dan Kang Chi menjauh dr pohon sakura dan bulan sabit bersinar menerangi mereka.
    “bagaimana jika itu adalah takdirmu juga?Kau tak punya pilihan lain selain menerimanya” Terdengar suara biksu So Jung yg tidak terdengar oleh Yeo Wool dan Kang Chi.
    Ditempat lain Gon tlh menangkap komplotan Bong Chul dan membawanya kekantor polisi Gonita duduk dikantor polisi.Terlihat dilayar TV kantor polisi seorang artis yg sedang naik daun saat ini,artis itu adlh Chun Jo. Gonita menatap Gon yg baru selesai mengintogasi Bong Chul . Gonita dengan takjub & terpesona melihat Gon laki2 keren yg tadi menyelamatkanx yg tak menyadari Gon memakai cincin pasangan yg sama dengan artis Chun Jo. Terlihat Lee Soon Shin keluar dr ruanganx “Sung Joon (Gon), kita ada kasus baru yg harus dibereskan. Ayo ikut aku menemui saksi yg dpt memberatkan tersangka Gwang Woong atas penggelapan dana pemerintah tuk perusahan asing” kata Lee Soon Shin ke Gon.
    Kang Chi dipenthousex menatap bulan sabit ditanganx ada sebuah buku tua dengan tulisan Gu family. “kalau kau percaya maka buku itu mungkin ada” Kang Chi teringat kata2 Lee Soon Shin .
    Tiba2 bel rumah berbunyi dan Kang Chi segera membukanya. Yupz kita dapat melihat Lee Soon Shin dan Gon. (dan ini adalah jwb knp Gon datangi Kang Chi bersama Lee Soon Shin)haha^^
    *85 tahun berlalu.
    2 anak kecil bermain dibawah pohon sakura.
    “Hey.. kenapa kau penakut sekali ini hanya seekor laba2” kata gadis kecil.
    “haaahh..! jauhkan laba2 itu dariku” kata ank laki2.
    Tau ketakutan gadis kecil itu malah menakut2i ank laki2 dan ank laki2 smkin histeris. “kau ini laki-laki kenapa penakut sekali” kata gadis
    “AKU tidak Penakut aku hanya takut laba2..! lagi pula apa salahnya, ayahku bahkan kakekku pun takut laba2” kata ank laki2.
    Dari kejauhan terlihat seorang nenek dibalkon rumah duduk dikursi roda,melihat pohon sakura & cucunya..
    “Yeo Wool’ah,.. istriku ayo masuk kesehatanmu sedang tidak baik akhir2 ini..” kata suara dibelakang Yeo Wool.
    sepasang tangan laki2 tua memeluknya dari belakang dengan penuh kasih, dan di jari laki2 tua itu tersemat cincin kawin dan cincin Kang Chi (yupz.. benar kakek itu adlah Kang Chi)
    Keesokan harinya disebuah pemakaman tertera nisan dengan nama : Choi Kang Chi : meninggal tgl 25 Desember tahun 2098 dan disebelahnya terdapat tulisan.
    Yeo Wool : meninggal tgl 24 Desember tahun 2098
    End
    (tetep Yeo Wool yg mati duluan.kwkwkkw..! sadis :D) Thanks mbak Dee

    ReplyDelete
  68. ***…PART 3
    Lompatan terbesar di kdramaland, 422 tahun….
    Terlihat seorang pria berbaju merah sedang mengayunkan pedangnya. Satu, Dua, Tiga…
    Satu per satu orang terbunuh di tangannya. Dengan lincah ia melompat ke atas atap dan menghilang.
    “Cut!! That’s good action Mr. Choi” teriak sang sutradara.
    Semua bertepuk tangan karena ini adalah adegan terakhir dari drama yang dibintangi seorang pria.
    “Kau aktor terhebat…” puji Yoo Yun Suk (Tae Soo)
    Pria tersebut segera menemuinya dan hendak pergi ketika seorang gadis berteriak memanggilnya.
    “Oppa!”

    Ia membalikkan badan dan ternyata itu adalah Kang Chi yang kita kenal. Dan gadis itu terlihat seperti : Yoo Bi (Chung Jo).
    “Omo, Yoo Bi-ah…”
    Kang Chi menghindar ketika Yoo Bi ingin memeluknya. Ia menanyakan mengapa Kang Chi tak ingin dipeluk olehnya. Kang Chi beralasan bahwa pasti disekitar sini ada fans fanatik nya, bagaimana nanti Yoo Bi terlihat dan akan diteror oleh seluruh fans nya, jika mereka tahu Yoo Bi adalah pacarnya.
    Tapi Yoo Bi tak kehabisan akal, ia segera mengecup pipi Kang Chi dan berkata kalau ia sangat merindukan Kang Chi. Yoo Yun Suk hanya tertawa geli melihat tingkah Yoo Bi. Kang Chi terlihat sangat malu pada Tae So. Tae So berkata pada Yoo Bi, bahwa dulunya pasti Yoo Bi adalah seorang gisaeng melihat tingkah adiknya yang selalu saja merayu Kang Chi walau ditempat umum sekalipun.
    Yoo Bi ingin mengejar hyung-nya itu. Kang Chi tersenyum melihat mereka dan berkata dalam hati, “Aku merindukan suasana ini setelah 422 tahun”
    Tiba-tiba angin berhembus kencang dan daun-daun pun terbang melayang.
    Kang Chi merasakan jantungnya berdegup kencang. Tak lama produser datang dan menyalami seseorang. Pria separuh baya tersebut menggandeng seorang gadis yg belakangan diketahui adalah putri semata wayangnya.
    Pria tersebut mirip sekali dengan JGW, ia meminta kepada produser agar putri tunggalnya tersebut dapat mengambil bagian dari drama Korea yg populer ini. Tampak pria tersebut menyogok produser.
    Kang Chi berdecak kesal mengapa JGW tidak pernah berubah dari jaman dulu.
    Kang Chi penasaran dengan putri JGW tsb, ia berjalan mendekati rombongan JGW.
    Angin berhembus sekali lagi seakan memberitahukan Kang Chi bahwa seseorang ug ditungguinya selama 5221 bulan ada didekatnya….
    Gadis itu memalingkan wajahnya kearah Kang Chi. Kang Chi terkejut dan tanpa disadari ia menyebut nama Yeo Wool.
    “Yeo Wool-ah…”

    ReplyDelete
    Replies
    1. **Tae So => Yoo Yun Suk, maap salah ketik Mbak Dee... :)

      Delete
  69. Gadis itu bertanya bagaimana Kang Chi mengetahui namanya. Kang Chi berkata dalam hatinya ““Jika aku bertemu denganmu lagi, maka saat itu aku akan mengenalimu lebih dulu. Jika aku bertemu denganmu lagi,maka saat itu aku akan mencintaimu lebih dulu.””
    Tiba-tiba Yoo Bi menghampiri Kang Chi dan menarik lengannya. Yoo Bi berkata bahwa ia sangat lapar sekali dan meminta Kang Chi utk menemani nya makan siang. Kang Chi pun pergi meninggalkan Yeo Wool yang terdiam.
    Kang Chi heran mengapa di kehidupan berikutnya Yeo Wool adalah putri JGW. Ia pun berpikir bahwa apa yg tidak mungkin akan menjadi mungkin di kehidupan selanjutnya. Begitu juga Yoo Bi yg dapat menjadi kekasihnya di masa ini.
    ***
    Yeo Wool menjadi aktris ternama Korea Selatan karena perannya dengan Kang Chi sangat baik dan menjadi top couple untuk drama terbaru di Seoul.
    (sepertinya Yeo Wool cinlok dengan Kang Chi)
    Kang Chi sengaja ingin mendekati Yeo Wool kembali, ia berharap Yeo Wool dapat kembali mengingatnya, mengingat Choi Kang Chi-nya Yeo Wool.
    Suatu ketika Kang Chi mengajak Yeo Wool berjalan-jalan disekitar taman. Kang Chi mengeluarkan jurus-jurus PDKT jaman sekarang, chingu.
    Namun ketika Kang Chi mengucapkan tentang janji mereka di jaman dulu, Yeo Wool merasa seperti pernah mendengar kata2 tsb.
    Ia heran mengapa kalimat itu terasa seperti familiar sekali. Kang Chi memberinya sebuah bunga dan dalam hitungan ke-3 sebuah kuncup bunga berwarna ungu mekar bersamaan dengan butiran cahaya biru.
    Yeo wool terharu bercampur senang. Ketika Yeo Wool menyentuh kelopak bunga tsb, ia merasa begitu sedih bahkan mengeluarkan air mata.
    “Kang Chi-ah…apakah aku pernah mengenal mu sebelumnya?”
    “Yeo Wool-ah…kita ditakdirkan langit utk bersama. Kau terlahir di dunia ini untuk bertemu kembali dengan ku.”


    Yeo Wool memeluk Kang Chi dan berkata bahwa ia ingin hidup bersama dengan Kang Chi karena ia merasa hatinya begitu tenang jika berada didekat Kang Chi. (oow, apa itu berarti Yeo Wool ingin menikah dengan Kang Chi?)
    Kang Chi tersenyum sambil membalas pelukan Yeo Wool.
    Tanaman2 merambat di taman itupun bermekaran seakan ikut senang mengetahui bahwa pasangan ini menyatu setelah sekian lama terpisah.
    THE END
    Gomawo ,mbak Dee :)

    ReplyDelete
  70. Replies
    1. Fanfiction-Gu Family Book

      Setelah kematian yeo wool kang chi pun pergi tak lupa ia membawa bunga ungu.dia hidup dari tahun ke tahun untuk menunggu dan mencari yeo wool
      100 tahun pertama ia tidak menemukan nya
      100 tahun kedua pun tak ia temukan
      100 tahun ketiga tetap tak ada hasil
      100 tahun keempat ditambah
      22 tahun
      Dan 422 tahun tepatnya di Seoul. Tahun 2013. Di sebuah penthouse yang tampak modern, terpajang beberapa barang kuno.dan tampak seroang pria.

      Pria itu adalah Kang Chi, karena dari jendela penthousenya, ia menatap bulan sabit dan berkata dalam hati, “Itu adalah bulan sabit yang ke-5221 yang kujalani sendirian.”
      “Sudah 400 tahun lebih berlalu dimanakah dia? Apakah aku dapat menemukan nya? apakah aku harus menyerah apakah takdirku tidak akan bisa menemukan nya”
      Kang chi pun merenung dan Ia merasa sangat putus asa..”berapa lama
      Lagi aku harus mencari nya,dimanakah dia berada.aku sudah mencari ke seluruh tempat tapi aku tak pernah melihatnya.”
      Tanpa kang chi sadari bunga ungu yang berada di kamarnya pun tumbuh kembali

      Kang chi memutuskan untuk berjalan-jalan Kang Chi menikmati suasana Seoul dan berkata dalam hati, “Kehidupan berlalu dengan cepat. Dan cara manusia hidup pun juga sangat berubah,” ia melewati patung Lee Soon Shin dan tersenyum, “Begitu pula sejarah yang ada.”

      Mobil Kang Chi berhenti karena lampu merah, dan saat itu ia melihat ada seorang wanita yang berlari melintas di depannya. Mirip, mirip sekali dengan Yeo Wool, dan itu membuat Kang Chi tertegun

      Kang chi pun turun dari mobil nya dan akan mengejar gadis itu namun tiba-tiba ia bertubrukan dengan seseorang yang tergesa-gesa membawa sebuah tas dan dari arah belakang seorang wanita berteriak memnita tolong pada kang chi
      “tolong tangkap orang itu dia mengambil tas ku”
      Kang chi hanya bisa bengong dan hanya berdiri mematung hanya mata nya yang sibuk mencari gadis yang dia ikuti namun karena banyak nya orang dia pun kehilangan jejak nya.
      Aishhh kenapa kamu hanya berdiri disitu cepat kejar preman itu namun sayangnya terlambat preman itu sudah pergi jauh dan tas nya dibuang di jalan
      Kang chi pun mengambil tas itu dan mengembalikan nya pada wanita itu (yg bernama gonita)
      Terima kasih sudah mengembalikan tas ku.dia pun membuka tas nya namun ternyata dalam nya sudah kosong hanya ada tas nya saja
      Dimana dompet ku.uang ku..ktp ku. Hp ku.bagaimana aku pulang .(sambil menangis) Kang chi yang mendengarnya pun merasa iba.dan berkata
      Maaf aku tidak berhasil menangkap mereka.tas mu mereka buang di jalan.aku antar kamu pulang saja dimana rumah mu.
      Tidak usah repot aku pinjam hp mu saja nanti aku minta jemput adik ku dan Kang chi pun meminjamkan hp nya

      Tak lama kemudian seorang wanita yang lebih muda dari nya datang
      Oeni ada apa dengan mu katanya kamu kehilangan tas mu.gimana keadaaan mu apakah kau baik-baik saja

      "Suara itu...
      suara itu....
      suara yang aku rindukan.
      Dari mana asalnya...

      Kang chi yang hampir pergi segera berbalik dan melihat asal suara tersebut dan melihat seorang gadis yang selama ini dia cari.."gadis itu" Ia sangat terkejut dan berkata “akhirnya kutemukan kau..yeo wool ah..”

      Gadis yang merasa dipanggil itu menoleh dan bertanya
      "ya kamu memanggilku"
      Tapi dia segera sadar bahwa dia tidak mengenal nya dan dia pun bertanya kembali
      “apakah kau mengenalku”
      Kang chi hanya bisa menatap dan berkata “ya aku mengenalmu dan aku sudah menunggu mu sangat lama yeo wool ah..aku sangat merindukan mu”(sambil memegang lengan yeo wool)

      Mereka berdua hanya bisa bertatapan.sunyi…
      1 menit..2 menit 3 menit berlalu
      Sampai gonita yang memecah kesunyian itu dan berkata : yeo wool dia orang yang membantu ku mengambil tas ku dari preman itu tapi sayang isi nya sudah diambil oleh mereka.
      Yeo wool segera sadar dan dia pun berkata “terima kasih dan tersenyum“
      Sudahlah oeni relakan saja Ayo kita pulang saja.

      Yeo wool dan gonita pun pergi meninggalkan kang chi

      Delete
    2. (dalam hati) Yeo wool: aneh aku ko merasa tidak asing dan perasaan apa ini kenapa aku merasa sangat dekat dan nyaman saat dia memegang ku dia dimana dan kapan ya aku pernah bertemu dengan nya dan siapa dia

      Kang chi : yeo wool ah akhirnya aku menemukan mu.apakah kau tidak menngenalku sedkit pun.yeo wool ah..

      Malam pun berlalu..
      Di sebuah kamar yeo wool pun masih memikirkan pertemuan tadi.wajah kang chi masih terbayang jelas dan kata-kata nya masih membekas.dia menjadi sangat gelisah dan tidak bisa memejamkan mata.

      Akhhhh ada apa dengan ku kenapa aku seperti ini. Aku harus kembali kesana..aku harus mencari dia untuk menjelaskan apa maksud perkataan nya

      Yeo wool pun segera keluar dari kamar dan terburu-buru pergi ketempat tadi.
      Disana dia mencari kang chi namun sudah sepi tak ada orang disana

      Ahhhh aku ini aneh pasti dia sudah pulang kenapa aku mencari nya disini.ketika berbalik dia pun melihat kang chi

      Kau…
      Kau masih disini

      Yeo wool ah..kau datang..apakah kau sudah mengenal ku sekarang

      Mereka saling mendekat dan kang chi pun memeluk nya dengan erat.
      “yeo wool ah terima kasih sudah datang kembali”

      (dalam hati) yeo wool : kenapa dengan orang ini aku melihat dia seperti nya sangat senang melihatku..kenapa dia memeluk ku..kenapa aku mau dipeluk olehnya..perasaaan apa ini…nyaman.dan..tanpa terasa air mata pun menetes

      “yeo wool ah kenapa kau menangis..dengarkan aku mulai sekarang aku kan menjaga mu.aku tidak akan meninggalkan mu lagi.aku akan selalu menjaga mu,”
      Yeo wool ah kau percaya padaku kan suatu saat kamu pasti akan mengingatku kembali dan sampai saat itu maukah kau bersama ku"

      yeo wool pun hanya dapat mengagguk lemah dan tersenyum
      (dalam hati yeo wool:meskipun aku belum meningat nya sekarang aku rasa ini pilihan yang paling benar)

      gumawo yeo wool ah sarangheyo”

      Dan mereka pun *kiss

      Tamat

      Delete
  71. Part 2......

    "Kau harus tegak! kau putri seorang konglomerat!jangan pernah panjat pohon lagi! mengerti!?"jelas wanita itu.
    "aiish iya guru"jawab gadis itu patuh sambil menganggukkan kepalanya pertanda ia mengerti.
    Dari seberang tampak seorang pria paruh baya berjalan mendekati mereka.
    "Gonita-ssi.. apa ada masalah??"tanya pria itu dengan tatapan penuh tanya pada mereka
    sedangkan guru yang dipanggil gonita itu hanya menundukkan kepalanya.
    "tidak ada tuan. semua berjalan dengan baik."jawabnya patuh.
    Pria paruh baya itu tersenyum dan mengalihkan pandangannya ke arah gadis itu.
    "Yeo wol-ah, kau harus patuh kepada gonita. dia gurumu sekarang. oke?"ucap pria paruh baya itu dengan bijak.
    "Hm.. iya Ayah"jawab yeo wol patuh.
    "Ya sudah, sekarang kau boleh jalan-jalan. Sekolahmu dilanjut besok, bolehkan gonita?"tanya Ayah Yeo wol ke arah gonita.
    "Tentu saja bisa tuan Dam."jawabnya.
    Mendengar hal itu, yeo wol langsung meletakkan buku-buku yang tadi bertengger di kepalanya.
    "terima kasih ayah!Aku pergi!" ucap yeo wol lalu berlari kegirangan sambil bersenandung.

    Sedangkan dilain tempat tampak seorang pria sedang menangkap penjahat disebuah kawasan elit.
    "Yak! kesini kau!"teriak pria itu kepada si penjahat yang sedari tadi masih saja berlarian menghindari kejaran pria tadi.
    DOOORRRRR!!!
    Suara tembakan pun terdengar . si penjahat berhasil dilumpuhkan. Pria tadi langsung mendekat dan menatap penjahat tadi geram.
    "Sudah ku bilang menyerah kau harus menyerah bodoh!"ucap pria itu sambil menampar pipi penjahat itu .
    Pria itu langsung merogoh sakunya dan mengambil HP nya.
    "Hyeong, aku sudah mendapatkannnya . sekarang datanglah ke Jl. XXX ."jelasnya pada hyeong melalui telepon.
    "Benarkah?baiklah"
    Tak beberapa lama tiba 3 mobil hitam ke arah pria itu.Tampak beberapa pria berpakaian polisi datang memghampiri pria itu.
    "Kang Chi-ah! Good Job! nanti kita pasti berpesta.."ucap seseorang pada kang chi.
    "Hmm tentu saja! Aku sangat ingin Beef sekarang"jawab pria yang membunuh penjahat tadi.
    Penjahat tadi sudah dimasukkan ke mobil polisi
    "kang chi-ah, ayo kita ke kantor"ucap salah satu dari mereka .
    "Duluan saja hyeong. aku masih ingin membereskan 1 penjahat lagi."jawab kang chi dengan nada kesal.
    "Lagi?kau harus bersabar.. kami duluan ya"ucap hyeong itu lalu memasuki mobil dan mereka pun melaju.
    Kang Chi tampak kesal dengan pekerjaannya ini. Setiap hari harus berurusan dengan penjahat. jika saja ada saat itu dia diizinkan menampakkan wujud gumihonya, dia benar-benar ingin menerkam penjahat itu dengan ganas. Tidak! kang chi tidak boleh seperti itu!.

    Sedangkan yeo wol berbelanja , sehingga kini kedua tangannya dipenuhi plastik-plastik. ia menaiki mobil ferrari merahnya dan menghidupkan mobilnya.
    "Jangan langsung kerumah.. jalan-jalan dulu"gumamnya.
    Namun entah apa yang dipikiran gadis itu sekarang. ia sudah membawa mobilnya jauh sampai ke daerah lain.
    Krekk.. krekk..
    Mobilnya mogok.
    "Ada apa ini?"pikir nya.
    ia mulai keluqr dari mobilnya dan melihat mobilnya yang mogok.
    "Aiishh!!"dia frustasi lalu menendang mobilnya keras.
    "aauu"pekiknya sambil memegangi kakinya.
    Ia melihat-lihat sekitar dan memandang langit yang sudah gelap itu.
    "aku dimana?"gumamnya pada dirinya sendiri. ia melihat pohon sakura.
    "indahnya"pikir yeo wol lalu berjalan mendekat ke arah pohon itu.lalu duduk dibawah pohon itu.
    "aau"pekiknya lagi begitu merasa risih dengan tanah yang di dudukinya. ia melihat dan mendapati batu tajam disana. Yeo wol mengambil batu itu dan melemparnya sembarangan . Saat ia ingin duduk, ia melihat ada sepucuk kertas disana.
    "kertas?"pikirnya.
    Ia mulai membuka kertas itu perlahan.
    'untuk Dam yeo wol'
    "untuk ku?"pikir yeo wol heran.
    Yeo wol mulai membaca surat itu.

    bersambung ke part 3 ya ^^

    ReplyDelete
  72. Ini punya aku^^
    "Apa kau mengenalku?" tanya YeoWool.
    KangChi hanya diam memandangi YeoWool.
    YeoWool : "Mengapa kau diam saja? Cepat jawab"
    KangChi : "Mungkin"
    Dalam hati KangChi berkata "Lama tidak bertemu YeoWool-ah, aku merindukanmu"
    YeoWool : "apa? dari mana kau tahu namaku?"
    KangChi menunjuk ke arah tanda pengenal YeoWool.
    YeoWool sadar, tapi ia cuek saja.
    YeoWool : "Oh, Kau ingin mencuri kan?
    KangChi : "Tidak, justru aku ingin membantunya, tapi berkat kau pencurinya lari"
    YeoWool menatap Gonita untuk meminta kepastian.
    Ganita : "iya, dia ingin menolongku"
    KangChi : "Apa saya bilang, saya ini orang baik dan tidak sombong" *apa ini?
    YeoWool : "Baiklah, kalau begitu saya pergi dulu"
    YeoWool berjalan pergi, tapi Gonita memanggilnya.
    Gonita : "Bu Polisi"
    YeoWool berbalik menatap Gonita.
    Gonita : "Saya kehilangan tas, apa anda  bisa membantu saya?"
    YeoWool tersenyum malu karena lupa dengan hal itu, KangChi hanya menatapnya sok cool.
    YeoWool : "Mari ikut saya ke kantor untuk dimintai keterangan. Tuan juga ikut sebagai saksi"
    Merekapun pergi ke kantor polisi, di jalan KangChi terus memandangi YeoWool dari kursi belakang.
    Di rumah KangChi terus memikirkan YeoWool, begitupun YeoWool.
    YeoWool : "Sepertinya aku pernah bertemu orang itu"
    KangChi : "Akhirnya aku menemukanmu"
    Keesokan paginya KangChi bertemu dengan LeeSoonShin untuk membicarakan sesuatu.
    Tuan lee : "Bagaimana? Apa anda sudah menentukannya?
    KangChi : "Baiklah, saya setuju"
    Mereka pergi ke sekolah militer, disana mereka bertemu Tuan Dam, KangChi kaget melihatnya.
    Tuan Lee : "Tuan Dam, perkenalkan ini Tuan Choi"
    Tuan Lee menjelaskan tentang tuan Dam yang ternyata adalah kepala militer.
    KangChi : "Saya Choi Kang Chi, senang bertemu anda"
    Tuan Dam : "Saya Dam Pyung Joon , semoga kita bisa bekerja sama dengan baik"
    Tiba-tiba ada seseorang yang masuk.
    YeoWool : "Ayah sudah ku bilang kalau aku tidak mau...."
    YeoWol diam setelah menyadari bahwa ayahnya sedang kedatangan tamu.
    Tuan Dam : "Apa yang kau lakukan, cepat minta maaf"
    YeoWool : "Maafkan saya" YeolWool menunduk malu,
    KangChi memperhatikan YeoWool.
    Tuan Lee tersenyum.
    Tuan Dam : "Perkenalkan ini anak saya Dam Yeo Wool"
    Guru Lee berdiri dan memperkenalkan diri.
    KangChi : "Saya Choi Kang Chi"
    YeoWool : "Dam Yeo Wool, tunggu bukankah kita pernah bertemu. ah, kau yang semalam bukan?"
    KangChi tersenyum : "Ya"
    Tuan Lee : "Kalian Sudah pernah bertemu?"
    KangChi : "Kami tidak sengaja bertemu semalam"
    Setelah hari itu KangChi dan YeoWool semakin dekat, Hingga suatu hari...

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. KangChi : "YeoWool maukah kau menikah denganku?"
      YeoWool : "Apa katamu?"
      KangChi : "Maukah kau menikah denganku?"
      YeoWool : "Tapi, bukankah terlalu cepat"
      KangChi : "Tidak, sebenarnya..."
      KangChi menceritakan semuanya ke YeoWool, mereka menangis.
      YeoWool : "benarkah semua itu"
      KangChi : "Ya, lalu maukah kau menikah denganku"
      YeoWool : "Tapi aku bukan YeoWool yang dulu, aku berbeda dengan dia"
      KangChi : "Bagiku kau yang dulu atau yang sekarang sama saja. Atau begini saja apa kau takut denganku karena aku bukan manusia? Apa kau percaya aku mencintaimu?"
      YeoWool : "Tidak dan iya, aku tidak takut dan aku percaya denganmu"
      KangChi : "Berarti kamu sama, YeoWool selalu percaya padaku walau aku bukan manusia"
      YeoWool : "Apa kau sungguh mencintaiku?"
      KangChi : "Ya, lalu maukah kau menikah denganku?"
      YeoWool : "Ya, aku mau menikah denganmu"
      Lalu mereka berpelukan, terlihat bahwa mereka sangat bahagia.
      "Cut, baiklah kalian hebat"
      Pembuatan film telah selesai, Tuan Choi kelihatan senang, karena film yang ia  tulis dan disutrainya berjalan sukses, Tuan Choi adalah penulis dan sutradara.
      "Ayah" teriak seorang, yang tak lain adalah Choi Yeo Chi *nama karangan aku.
      Tuan Choi : "YeoChi-ah, mana ibu?" Tuan Choi menggendong YeoChi.
      YeoChi : "Itu"
      YeoChi menunjuk ke arah seorang wanita, Nyonya Choi tersenyum kepada mereka.
      (TAMAT)

      Delete
  73. Cerita di lanjutkan ketika pertemuan kembali itu terjadi,

    Part I :
    “Apakah kau mengenalku” Yeo Wol bertanya untuk yang kedua kalinya. Kang Chi hanya tertegun memandang Yeo Wol, menahan airmatanya menikmati pemandangan indah di hadapannya yang telah ia nantikan selama 422 tahun ini. “Mungkin aku mengenalmu, mungkin juga tidak”. Kang Chi yang terlanjur larut dalam kebahagiaannya sendiri, ingat akan janjinya untuk mengenali dan mencintai Yoe Wol lebih dulu kembali menimpali “Ya aku telah mengenalmu bahkan sebelum kau lahir” Pertemuan pertama mereka di tahun 2013 ini berakhir dengan Yeo Wol “ Apa kau sudah gila”, Yeo Wol pun pergi meninggalkan tempat itu tanpa memproses masalah apa yg membuat dia berada di sana. Kang Chi tidak melewatkan pertemuan pertama ini mengikuti diam2 Yeo Wol sampai dia tau di mana Yeo Wol tinggal dan bisa menemuinya lagi. Dan tentu kita semua tau Yeo Wol sekarang bukanlah Yeo Wol yang dulu, Yeo Wol adalah orang yang tak sama, maka pada hari-hari berikutnya yang terlihat adalah usaha Kang Chi untuk membuat Yeo Waol jatuh cinta padanya.

    Tentu Kang Chi akan melakukan apa saja memanfaatkan posisinya sebagai CEO sebuah hotel bintang 5 bernama 1001 Malam. Dan setelah ia mengetahui bahwa saat ini Yeo Wol bekerja sebagai agen rahasia yang kerap melakukan penyamaran, maka ia akan terus bergerak seperti hantu yang akan mengikuti kemanapun Yeo Wol pergi, seperti pada kesempatan Yeo Wol tengah bersama pacarnya Pil Hoon yang juga seorang Agen (yang bukan reinkarnasi dari siapa-siapa di jaman joeson dulu) di sebuah restoran. Kang Chi duduk tak jauh dari meja Yeo Wol sambil menghalangi wajahnya dengan buku menu, dan ketika Yeo Wol menyadari itu….
    Yeo Wol : “ Mengapa Kau ada di sini, apa kau mengikutiku…
    Kang Chi : “ Apa… bahkan aku baru menyadari kalau kau adalah seorang wanita…
    Yeo Wol : “Aphaaa …?@#???

    Seiring perjalanan waktu Pil Hoon mulai menyadari kedekatan antara Yeo Wol dan Kang Chi. Di lain waktu Kang Chi muncul saat Yeo Wol dalam menyelesaikan suatu kasus menyamar sebagai seorang guru pengajar Olahraga disebuah sekolah bersama dengan Pil Hoon. Ketika sedang berada di lapangan bersama dengan murid-muridnya Kang Chi datang dan menyapa Yeo Wol dengan bahagia.
    Yeo Wol : “ Yaaa… kenapa kau ada disini… “
    Yang di jawab oleh Eok Man yang ikut bersama Kang Chi “ Kami datang untuk memberikan bantuan kepada sekolah ini” yang jelas ini hanya menjadi alasan Kang Chi agar bisa bertemu Yeo Wol.
    Kang Chi : “Apakah jadi masalah buat mu”
    Yeo Wol : “Tidak jadi masalah buatku, tapi jika urusanmu sudah selesai, maka silahkan pergi dari sini…”
    Kang Chi : “ Dan kalau aku tidak mau”
    Yeo Wol membelalakkan matanya “maka mungkin kau ingin belajar bagaimana berolahraga yang baik dan benar dariku..”
    Kang Chi :” Dengan senang hati, dari mana kita bisa mulai”
    Yeo Wol mulai hilang kesabarannya….. dia lalu mulai dengan menjewer telinga Kang Chi, dan Kang Chi bahagia atas perlakuan Yeo Wol seperti teringat masa dulu ketika belajar menggunakan pedang bersama Yeo Wol. Dan Pil Hoon dari kejauhan mulai kawatir karena dengan begitu Yeo Wol sudah mulai melakukan kontak fisik dengan Kang Chi….

    ReplyDelete
  74. Part II :
    Berikutnya Lee Soo Shin datang bersama Gon menemui Kang Chi di Hotel 1001 Malam milik Kang Chi sebagai orang yang mengepalai instansi dimana Agen Yeo Wol bekerja. Gon memperlihatkan tanda pengenalnya dan memperkenalkn Lee Soo Shin sebagai kepalanya. Mereka meminta kerjasama Kang Chi dalam menyelesaikan suatu kasus yang melibatkan Hotel milik Kang Chi, dimana orang yang mereka curigai akan menginap di hotel itu selama beberapa waktu dan ia menugaskan seseorang untukmelakukan pengintaian dan agar Kang Chi dapat bekerjasama memberikan 1 kamar lengkap dengan peralatan pengintaian di dalamnya.
    Kang Chi : “Dan siapa yang akan kalian tugaskan di sini untuk menyelesaikan misi ini…”
    Lee Soo Shin : “ Ya,, Gon dan seorang lagi agen wanita bernama Wol Sun..”
    Kang Chi :”Apa kau tidak bisa menugaskan wanita lain selain Wol Sun…”
    Lee Soo Shin : “ Agen siapa yang kau maksud”
    Kang Chi : “ Ya… aku pikir kau punya banyak agen wanita yang tangguh, seperti yang dulu pernah kau tugaskan di sebuah sekolah,,, siapa itu namanya..” Kang Chi pura-pura lupa.
    Gon : “Yeo Wol…”
    Kang Chi :”Yup kalau bukan dia aku tak member izin….”
    Lee Soo Shin dan Gon :”…?@@#%$????!!!?...”
    Dan akhirnya berlalulah hari-hari Kang Chi dengan Yeo Wol selalu berada di sisinya. Usaha Kang Chi hanya akan mereview lagi kenangan-kenangannya bersama Yeo Wol dulu bersama orang yang berbeda. Yeo Wol seakan merasakan de javu atas apa yang ia jalani bersama Kang Chi.
    Seperti saat Yeo Wol memata-matai kamar targetnya yang berada bersebelahan dengan kamar pengintaian.
    Yeo Wol : “ kenapa kau masuk ke kamar ini… “
    Kang Chi : ‘Bukankah kau tau kalau aku pemilik hotel ini, dan kau ada disini atas izinku maka seharusnya tak ada yang melarang aku untuk masuk kesini kapan saja aku mau….”
    Yeo Wol setengah berteriak ” Apa kau tau itu bisa merusak mood ku bila kau ada disini…” dan Kang Chi mendekat menutup mulut Yeo Wol dengan tangannya “Apa kau mau orang yang berada di kamar sebelah mendengarmu…” dan mereka saling bertatapan dengan jarak dekat dengan posisi yang hampir berpelukan…Dan sampai akhirnya misi pengintaian itupun berhasil berkat bantuan Kang Chi yang terlalu ikut campur dengan kasusnya dan mulai menumbuhkan rasa cinta Yeo Wol pada Kang Chi…Dan berikutnya Yeo Wol mengetahui bahwa Kang Chi setengah gumiho dan menerima apapun itu, bahkan Yeo Wolpun menginginkan Kang Chi menjadi manusia seutuhnya.

    Sampai akhirnya di simpulkan bahwa pencarian Buku Keluarga Gu sesungguhnya hanyalah sebuah kiasan untuk pencarian cinta sebenarnya bagi manusia setengah gumiho seperti Kang Chi dengan penerimaan sepenuhnya dari pasangannnya. Bukan penolakan yang dulu pernah dilakukan Seo Hwa pada Wol Ryung walaupun akhirnya disesali….Pil Hoon pun akhirnya mengerti dan dengan besar hati memberi kebebasan kepada Yeo Wol untuk memilih. Finally… Kang Chi dapat memulai hidupnya sebagai manusia dan tidak perlu memalsukan identitas secara berkala karena keabadiannya… karena dia sudah bisa hidup dan menua bersama Yeo Wol….

    Begitula ff ku…. Bagaimana ff mu…. Thanks Mba Dee....

    ReplyDelete
  75. "jika aku bertemu dgn mu lg, maka saat itu aku akan mengenalimu lebih dulu. Jika aku bertemu dgn mu lg, maka saat itu aku akan mencintaimu lebih dulu" kang chi menatap yeol wol dgn penuh cinta.
    "Si...siapa kau?" yeo wol merasa dejavu, "kata-kata itu, mengapa aku merasa mengingatnya?" ucap yeo wol lirih
    "Yeo wol-ah" kang chi hanya tersenyum. Tiba2 terlihat bulir2 biru keluar dari bunga ungu, bunga kepunyaan yeo wol (ceritanya bunga nya ikutan abadi kayak kang chi :D ) bulir2 biru itu beterbangan menuju yeo wol, yeo wol hanya bisa menatap terpana "apa ini?" katanya ketika bulir2 itu mengelilinginya. Kemudian bulir2 biru itu masuk ke dalam tubuh yeo wol. Yeo wol kaget dan jatuh terduduk, seperti flashback, kenangan2 nya bersama kang chi pun mulai di ingatnya. Saat2 dia bertemu dgn kang chi di bawah pohon sakura dan bulan sabit, kenangan masa kecil nya dgn kang chi, kang chi takut dgn laba2. Malam dimana dia berdandan cantik untuk kang chi, dan ingatan ketika dia tertembak.
    "ingatan siapa ini?" yeo wol terlihat menangis. "yeo wol-ah, apakah kau tak bisa mengingatku" kang chi memeluk yeo wol dgn sedih
    "kang chi-ah, maafkan aku baru mengingatmu sekarang" sahut yeo wol lirih. Kang chi kaget dan menatap yeo wol bahagia "benarkah kau sudah mengingatku yeo wol-ah?"
    "iya, berapa lama kau menungguku?" yeo wol terlihat tersenyum bahagia
    "tidak lama... Hanya 422 tahun dan 5122 bulan"
    "wow waktu yg singkat" yeo wol tertawa "apakah selama itu kau berselingkuh dgn banyak wanita?"
    "tidak...tidak, aku hanya setia menunggumu?" sahut kang chi cepat
    "benarkah?" yeo wol menatap kang chi dgn pandangan menyelidik. Dan ketika mereka saling berpandangan, bulir2 biru kembali keluar dari dalam tubuh yeo wol, dan kali ini masuk kedalam tubuh kang chi. Kang chi merasa bingung, perasaan nya benar2 aneh, bulir2 biru itu membuat penglihatan, pendengaran dan penciumannya tidak setajam biasanya. "ada apa dgn ku?" kang chi mencoba kekuatan nya, menghantam batu di dekatnya, tapi tak bisa.
    "kang chi-ah, mungkin kah kau sdh menjadi manusia seutuhnya?" pekik yeo wol bahagia
    "yeo wol-ah, a...aku tak tau!"
    "kang chi-ah, buku keluarga Gu yg kau cari selama ini mungkin itu adalah kesetianmu menungguku kembali, rasa cintamu yang tak pernah berkurang kepadaku, itulah buku keluarga Gu yg sebenarnya"
    "apakah itu artinya aku sudah menjadi manusia?" kata kang chi bahagia
    "iya, mari menua dgn ku" yeo wol memeluk kang chi

    narasi kang chi: sekarang aku tau buku keluarga Gu itu benar2 ada, rasa cinta ku, dan rasa cinta yeo wol padaku. Cinta yg berbalas, itulah buku keluarga Gu

    ReplyDelete
  76. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  77. Ending Gu Family Book versiku dalam FF :

    Setelah berpapasan dengan Lee Soon Shin, Kang Chi melanjutkan kembali perjalanannya dibawah bulan sabit. Dipersimpangan jalan Kang Chi berhenti kembali, Biksu So Jung menghampirinya.
    “ Apakah kau akan melakukan perjalanan yang panjang???” Tanya Biksu So Jung.
    “Iya … mungkin aku akan terus berjalan tanpa berhenti.” Jawab Kang Chi.
    “Maaf… Aku selama ini hanya menyampaikan apa yang ku tahu.”
    “ Aku paham. Semua yang telah terjadi tidak bisa ku putar yang terbaik aku menjalani hidupku kedepan.” Ucap Kang Chi dengan Senyum khas di wajahnya.
    “ Baiklah, Ini untukmu semoga bisa membantu (What Biksu So Jung member sebuah buku yang pernah Dia dan Wol Ryung temukan dulu kalau disinopsisnya mb Dee Episode 2-1).” Ucap Biksu So Jung sambil menyerahkan buku tersebut kepada Kang Chi.
    Kang Chi yang terkejut berkata, “Ini apakah buku…”.
    “Bukan…(Biksu So Jung memotong ucapan Kang Chi), Ini hanya perantara mendapatkan Buku keluarga Gu.”
    “ Maksudmu???”
    “Lakukan semua yang ada didalam buku tersebut saat kau yakin kau akan mendapatkan buku keluarga Gu.”
    “Baiklah…” ucap Kang Chi tersenyum dan membungkuk pada Biksu So Jung.
    Kang Chi pun meneruskan perjalanannya sedangkan Biksu So Jung menatap kepergian Kang Chi dengan Sedih.” Teman (Wol Ryung)… Seandainya kau dan Seo Hwa ada disini, mungkin aku takkan kesepian saat ini.”
    Tahun 2013
    Pesan terakhir yang disampaikan oleh Lee Soon Shin dan Biksu So Jung sangat membekas di ingatan Kang Chi selama 422 tahun.
    Setelah berabad-abad lamanya akhirnya ditahun inilah Kang Chi memantapkan hatinya untuk segera menemukan Buku Keluarga Gu.
    ><

    ReplyDelete
    Replies
    1. “ Hari ini adalah hari ke 100 pantangan yang aku jalankan.” Ucap Kang Chi yang saat ini sedang menikmati suasana malam di Seoul dengan menggunakan mobil kesayangannya.
      Setelah lama berkeliling Kang Chi pun memutuskan berhenti di salah satu café, Kang Chi segera masuk kedalam Café dan segera duduk di tempat favoritnya. Di tempat duduknya ini Kang Chi bisa melihat penduduk kota Seol dan kendaraan yang hilir mudik. Namun tiba-tiba matanya tertuju pada seorang gadis di seberang yang sangat mirip sekali dengan Yeol Wool. Kang Chi pun segera bergegas meninggalkan café. Kang Chi berusaha mengejar Gadis yang mirip yeol wool tadi. Tapi orang tersebut tak juga dia temukan. Kang Chi berdiri mematung di tempat Gadis yang mirip yeol wool tadi berdiri.
      Kesadaran Kang Chi pulih saat mendengar teriakan minta tolong. Kang Chi segera menuju ke sumber suara.
      Ternyata teriakan itu berasal dari Gonita yang sedang dihadang oleh sekelompok preman. Dan ketua kelompok preman tersebut adalah Bong Chul.
      Bong Chul mengambil paksa tas Gonita sehingga terjadilah tarik menarik tas antara mereka berdua.
      “Hentikan…(ucap Kang Chi). Kau ini masih tak berubah dari dulu kerjaanmu hanya malak.” Ucap Kang Chi sambil menggetok kepala Bong Chul.
      Bong Chul yang diperlakukan seperti itu mengajak anak buahnya untuk menghajar Kang Chi. Perkelahian pun terjadi, Bong Chul cs hampir babak belur karena Kang Chi yang sadar bahwa ini hari terakhirnya segera menghentikan perkelahian. Tampak mata Kang Chi masih berkilat kehijauan.
      Kang Chi mengambil tas Gonita dan mengembalikan tas tersebut padanya.
      Terdengar suara teriakan, “ Diam ditempat!!! Angkat Tangan Kalian!!!”
      Bong Chul mengangkat tangannya, tapi kemudian ia dan anak buahnya kabur dengan merampas kembali tas Gonita. Gonita pun mengejarnya, Kang Chi pun ikut mengejar.
      Tapi suara teriakan itu terdengar lagi dan menghentikan lang kah Kang Chi. Kang Chi mengangkat tangan dan berbalik.
      “Maaf, cemnya kau salah paham. Aku disini hanya…” ucapan Kang Chi terhenti karena ia seperti melihat bayangan Gadis yang dia cari tadi. Bayangan seorang gadis itu semakin dekat menghampirinya dengan pistol di tangan.
      Semakin mendekat orang tersebut, wajahnya semakin jelas. Wajahnya mirip dengan orang yang dicintainya dan telah dia tunggu selama 5221 bulan.
      Kang Chi reflek menyebut, “Yeo Wool…”
      Gadis itu terkejut,” Kau tahu namaku…”.
      Yeo Wool melihat perubahan mata Kang Chi dari hijau menjadi hitam.
      Kang Chi terdiam masih syok dengan apa yang dilihatnya, dan Yeo Wool menurunkan pistolnya dan bertanya,” Bagaimana Kau tahu namaku??? Apakah kau melihat Koran edisi hari ini???”
      Kang Chi hanya diam larut dalam pikirannya,” Jika aku bertemu denganmu lagi, maka saat itu aku akan mengenalimu lebih dulu. Jika aku bertemu denganmu lagi, maka saat itu aku akan mencintaimu lebih dulu.”. “Untuk pertama kalinya di dalam hidupku dimasa modern ini, aku melihatnya lagi. Mata dengan tatapan yang sama… Yeo Wool kau telah kembali.”
      Yeo Wool yang terus di tatap oleh Kang Chi kembali bertanya,” Kau menatapku seolah kau mengenalku lama dan tak bertemu dalam waktu yang lama.”
      Mata Kang Chi pun berkaca – kaca,” Mungkin Karena sudah lama aku ingin bertemu denganmu…”
      Yeo Wool yang mendengar ucapan Kang Chi hanya tersenyum.
      Kang Chi pun ikut tersenyum dan kembali menyadari bahwa ia menemukan Yeo Wool di tempat yang sama : ada pohon sakura yang berdiri di bawah bulan sabit.
      Dan Kang Chi seperti mendengar suara Biksu So Jung, "Kali ini takdirmu berbeda."
      Kang Chi tersenyum senang sambil menatap Yeo Wool.
      > <

      Delete
    2. FF (Episode spesial) :

      Tiba-tiba telepon Yeo Wool berbunyi dan Yeo Wool mengangkatnya. Percakapanpun terjadi antara Yeo Wool dan si penelpon yang tak lain adalah kakaknya yang menyuruh Yeo Wool segera kembali ke markas.
      Kang Chi terus melihat kearah Yeo Wool.
      “Maaf, sepertinya aku harus pergi dan kebetulan target ku telah hilang.” Ucap Yeo Wool menunduk dan segera pergi dari tempat tersebut.
      Kang Chi tetap diam dan menatap kepergian Yeo Wool.
      ><
      Di zaman ini, Yeo Wool hidup dengan ayahnya (tetap diperankan oleh Guru Dam), Sung sebagai adiknya dan taraaa….. Gon sebagai Bang Sung Joon. Jadi marga Yeo Wool berubah dari Dam jadi Bang Hehehe…
      Ayahnya : Dam Pyung Joon >< Bang Pyung Joon
      Adiknya : Sung >< Bang Ryung Joon
      Kakaknya : Gon >< Bang Sung Joon
      Dam Yeo Wool >< Bang Yeo Wool
      Yeo Wool, Ayah dan Kakaknya adalah Agen Penyelamat Peninggalan Sejarah yang di ketuai oleh Lee Soon Shin. Untuk menyamarkan diri mereka membuka Sekolah bela diri Moo Hyung Do.
      Waktu Yeo Wool bertemu Kang Chi tadi dia sedang mengejar anak buah penjahat yang disangkanya adalah Kang Chi dkk (maksudnya Gonita dan Bong Chul cs).
      ><
      Keesokan Hari.
      Kang Chi lagi sarapan dan tersenyum karena berhasil melewati pantangan 100 harinya serta kembali mengingat pertemuannya dengan Yeo Wool semalam. Kang Chi teringat soal koran dan Kang Chi pun mencari Koran kemarin di meja kerjanya. Karena tak menemukan Koran tersebut Kang Chi pun memanggil Pelayan Choi yang sudah dianggapnya Ayah sendiri.
      “Ayah Choi…” panggil Kang Chi. Pelayan Choi pun segera datang menghampiri.
      “ Ada apa tuan” tanya nya.
      “Koran kemarin dimana???”
      “Owh… Koran kemarin saya letakkan di kamar Tuan, karena saya yakin Tuan akan tertarik membacanya karena berita kemarin“Seorang gadis berhasil menemukan Guci peninggalan sejarah yang telah lama hilang.”
      “ Benarkah itu???”tanya Kang Chi.
      “Iya…”
      “Baiklah aku akan segera membacanya.” Ucap Kang Chi segera berlalu menuju kamarnya.
      ><

      Delete
  78. Dikamarnya Kang Chi segera mengambil Koran dan membacanya di Balkon kamarnya.
    “ Seorang Gadis bernama Bang Yeo Wool berhasil menemukan Guci bersejarah yang telah lama hilang.”
    Kang Chi membaca berita tersebut sampai habis dan tersenyum, “ Akhirnya aku menemukanmu, Yeo Wool-ah…”
    Saat akan berdiri dan masuk menuju kamarnya, Kang Chi dikejutkan oleh kehadiran Yoon Yeon Seuk (Tae Soo).
    “ Apa kau senang kau tak menghadiri pesta ultah hotel Hundred Year semalam???” ucap Yeon Seuk.
    “ Kapan Min Kyung pulang dari amerika.” Tanya Kang Chi mengalihkan pembicaraan.
    “Kau ini… malah mengalihkanpembicaraan. Apa kau tak takut tamu2 akan menyangka akulah pemilik hotel Hundred Year??? Dan apakah kau akan absen terus di setiap pertemuan???” tanya Yeon Seuk dengan kesal.
    Kang Chi pun memegang pundak Yeon Seuk dan berkata,”Aku akan mempercayakan semua padamu.”. Kang Chi pun tersenyum dan meninggalkan Yeon Seuk.
    Yeon Seuk pun berkata yang membuat Langkah Kang Chi berhenti,” Yoon Min Kyung akan tiba besok.”
    Kang chi pun tersenyum menatap Yeon Seuk dan berkata,”Itu bagus. Kita harus menyambutnya.”
    ><
    Kang Chi segera melacak tempat tinggal Yeo Wool. Ternyata letaknya tak jauh dari Hotel Hundred Year.
    Kang Chi pun memutuskan untuk segera menemui Yeo Wool dirumahnya.
    ><
    Sementara itu Yeo Wool yang dicari sedang melatih anak didiknya bersama kakaknya dan ayahnya di Sekolah Moo Hyung Do.
    ><
    Kang Chi tiba dirumah Yeo Wool dengan Koran di tangannya dan memencet bel. Pintupun dibuka oleh Ryung. Kang Chi terkejut melihat orang dihadapannya dan berteriak, “Sung… Kau kah itu???”
    “Apakah kau orang gila itu yang suka dikeluhkan oleh tetangga disini???”
    Kang Chi sedikit cemberut mendengarnya sementara itu Ryung mendorong Kang Chi untuk segera pergi dan Kang Chi sadar Sung tak mengenalnya dan berkata, “Maaf… karena aku melihatmu mengingatkan ku pada temanku.”
    Ryung pun berhenti mendorong Kang Chi, “Bagaimana mungkin seumuranku berteman denganmu??? Harusnya kau berteman dengan Hyung dan Noona..” Ucap Ryung kesal karena jam tidurnya terganggu.
    “Bukan seperti itu, apakah ini benar rumah Yeo Wool???” tanya Kang Chi sambil menyodorkan Koran yang di pegangnya.
    “Benar, tapi beliau sedang tidak dirumah.”
    Kang Chi tampak kecewa. Ryung melihat raut wajah Kang Chi dan berkata,”Kau bisa menemuinya di Sekolah Bela Diri Moo Hyung Do di belakang rumah ini.”
    “ Baiklah, terima kasih.”
    ><

    ReplyDelete
  79. Kang Chi tersenyum melihat plang nama Sekolah Bela Diri Moo Hyung Do. Kang Chi seperti terkena de ja vu, Kang Chi melihat dirinya pertama kali melewati gerbang Perguruan Moo Hyung Do.
    “ Sedang apa kau berdiri disini. Apakah kau mata-mata dari Sekolah bela diri lain” tanya Bang Pyung Joon (Guru Dam) yang memecah de ja vu Kang Chi.
    “ Bukan… pak, saya Kang Chi hanya ingin mencari seorang Gadis.” Ucap Kang Chi.
    Pyung Joon tampak berpikir dan berkesimpulan, “Apakah kau mencari Yeo Wool??? Apakah kau wartawan dari Koran atau stasiun tv???” tanyanya.
    Kang Chi tersenyum mendengarnya,” Iya, tapi aku bukanlah seorang wartawan.”
    “Iya, juga sih… kau terlihat seperti pengangguran…” ucap Pyung Joon yang memandangi Kang Chi dari atas sampai bawah.
    Kang Chi kembali tersenyum mendengarnya.
    Pyung Joon pun mengajak Kang Chi masuk ke Sekolah Bela Diri Moo Hyung Do.
    ><
    Dibandara Yoo Min Kyung baru tiba dari Amerika. Yoo Min Kyung sengaja berbohong memberitahu kakaknya (Yoo Yeon Seuk) akan pulang besok.
    Saat akan mengambil koper dan kardus oleh-oleh Min Kyung tidak menyadari kalau kardusnya ketuker dan orang disebelahnya yang melihat Min Kyung langsung saja mengambil kardus dibelakang kardus Min Kyung . Min Kyung berjalan menuju pintu keluar dan memanggil taksi.
    ><
    “ Yeo Wool…” panggil Pyung Joon kepada anaknya yang sedang melatih murid-muridnya.
    Yeo Wool menghentikan latihannya dan menyuruh murid2nya untuk istirahat. Yeo Wool segera menghampiri Pyung Joon dan terkejut melihat Kang Chi yang berdiri dibelakang Pyung Joon.
    “Kau… disini???” tanya Yeo Wool Penasaran.
    “Aku melihatnya berdiri di depan dan mempersilakannya masuk.” Ucap Pyung Joon.
    Kang Chi terlihat senang melihat Yeo Wool.
    “ Kalau begitu aku akan keruangan guru dulu.” Ucap Pyung Joon.
    “Baiklah… Guru Besar.” Ucap Yeo Wool dan Kang Chi menunduk hormat pada Pyung Joon.
    ><
    Di sebuah Hotel Heaven yang bakalan jadi Hotel saingan Kang Chi, Direktur Kim Gwan Woong memarahi bawahannya yang tak lain Manager Seo.
    “ Bagaimana kardus ini bisa tertukar???” tampak Kim Gwan Woong kesal karena menyadari kardus yang dibawanya telah berubah isinya menjadi pernak-pernik yang tak berguna.
    “Maaf, Direktur ini kelalaian saya tadi saya terburu-buru mengambilnya.”
    “Aku tak ingin mendengar alasanmu cepat cari kardus itu. Kau tau kan benda didalamnya sangat berharga bagiku.” Ucap Kim Gwan Woong kesal dan melempar kardus berisi pernak-pernik itu ke lantai.
    ><
    Kang Chi dan Yeo Wool berjalan mengelilingi Sekolah Moo Hyung Do. Yeo Wool meminta maaf soal pertemuannya semalam dan Yeo Wool menanyakan keperluan Kang Chi mencarinya. Kang Chi pun mencari alasan yang tepat dan berkata,” Aku hanya ingin tau bagaimana kau menemukan Guci itu.”
    Yeo Wool tersenyum mendengarnya dan Yeo Wool bertanya siapa namanya. Kang Chi menjawab,” Aku… Yoon Kang Chi.”(Kang Chi ambil marga Ibunya).
    ><
    Min Kyung bukan langsung pulang malah membooking kamar di hotel Hundred Year. Min Kyung meminta kepada karyawan disana dan Man Eok untuk tidak menceritakan keberadaannya disini pada kakaknya dan Kang Chi.
    ><
    Kang Chi kembali ke kediamannya dengan wajah tersenyum. Pelayan Choi sampai heran melihatnya.
    ><
    Manager Seo merenung di ruangannya dan flashback kejadiann di bandara tadi.
    “Apakah mungkin gadis itu???” ucap manager Seo.
    ><
    Di Kediaman Lee Soon Shin, Markas Agen Penyelamat Benda Bersejarah.
    Tampak Yeo Wool, Sung Joon (Gon), Pyung Joon (Guru Dam), Lee Dal Hon(Guru Gon Dal) berkumpul membahas tentang benda bersejarah yang hilang saat akan di bawa dari Jepang Ke Korea.
    Jreng…Jreng…Jreng…
    Dan benda bersejarah itu adalah “Buku Keluarga Gu”
    Dan tampaklah Soo Ryun yang membawa minuman dan makanan ringan untuk mereka. Soo Ryun jadi Isterinya Lee Soon Shin.
    ><

    ReplyDelete
  80. Kang Chi berada di ruangannya tempat penyimpanan barang-barang milik masa lalunya : Pedang biru milik Yeo Wool, Guci Obat Guru Gong Dal, Pedang Gon, Selempang bunga anggrek milik Soo Ryun dan Kotak Kayu milik Tae Soo serta diatas meja ada bunga ungu yang sama persis seperti bunga yang pernah mekar pada 422 tahun yang lalu.
    Satu persatu benda tersebut Kang Chi tatap dan berguman, “Aku telah menemukan kalian tapi kalian berbeda. Tapi tak mengapa dengan begitu aku bersemangat untuk menemukan buku Keluarga Gu agar bisa menjadi manusia seutuhnya.”
    Kemudian Kang Chi teringat pertemuan pertamanya dengan Yeo Wool dan tadi. Pertemuan dengan Yeo Wool lah yang membuatnya sedih dan terasa asing. Karena Yeo Wool yang sekarang sangat berbeda dengan Yeo Wool yang dia kenal, berbeda karena tidak mengenalnya.
    ><
    Yoon Yeon Seuk di ruangannya menelpon ke Amerika ketempat Min Kyung tinggal. Yoon Yeon Seuk tampak terkejut mendengar kabar adiknya kembali hari ini.
    Yoon Yeon Seuk yang khawatir karena Min Kyung tak pulang kerumah ( Yeon Seuk dan Min Kyung tinggal dirumah Kang Chi sejak orang tua mereka meninggal 10 tahun yang lalu) segera menelpon Min Kyung.
    Min Kyung yang sedang di kamar mandi tak mendengar bunyi hpnya. Yeon Seuk semakin cemas. Yeon Seuk menghubungi Kang Chi.
    “Benarkah, Min Kyung telah kembali.” Tanya Kang Chi yang senang mendengar Min Kyung yang sudah seperti adiknya sendiri telah kembali.
    “ Iya, kabar disana menyebutkan begitu. Tapi dimana dia sekarang???” tanya Yeon Seuk khawatir.
    Kang Chi tersenyum mendengarnya dan berkata,” Kau seperti tak mengenal adik kita. Kalau tidak dirumah dan hotel, Dimana lagi dia bisa tinggal.”
    Yeon Seuk tertawa dan berkata,”Kau benar.”
    Merekapun tertawa bersama di telepon.
    ><

    ReplyDelete
  81. Pertemuan dimarkas Agen Penyelamat Benda Sejarah pun selesai dengan kesimpulan target kali ini adalah Kim Gwan Woong. Dengan Praduga,” Kim Gwan Woong mencuri benda bersejarah untuk menunjang citra Hotelnya sebagai penemu benda bersejarah. Karena Hotel Kim Gwan Woong identik dengan foto-foto benda bersejarah yang di klaim sebagai miliknya”
    Pyung Joon dan Dal Hon mencari informasi dengan berpura-pura sebagai perwakilan dari kementerian kebudayaan menemui Kim Gwan Woong. Sung Joon mengawasi gerak gerik Kim Gwan Woong dan Yeo Wool mengawasi gerak geri kaki tangan Kim Gwan Woong yaitu Manager Seo.
    ><
    Yoo Yeon Seuk yang tau keberadaan Min Kyung segera memanggil Manager Man Eok . Man Eok yang di panggil segera menghadap Yeon Seuk.
    “ Direktur, ada apa memanggil saya.”
    Yeon Seuk langsung bicara ke inti pembicaraan, “Apakah Min Kyung menginap disini???”
    Man Eok menjadi salah tingkah dan bingung harus menjawab apa.
    “Apakah adikku mengancammu???”
    “Bukan begitu…”
    Yeon Seuk semakin yakin adiknya menginap disini. Dan menatap tajam kearah Man Eok.
    “Adik anda Min Kyung membooking no 203 tadi pagi.” Jawab Man Eok gugup.
    “Terima Kasih… Kerja bagus” Ucap Yeon Seuk dan menepuk pundak Man Eok pelan.
    ><
    Manager Seo menghadap Kim Gwan Woong.
    “Direktur, aku telah menemukan dimana kardus itu.”
    “Itu bagus, jika kau telah menemukannya segera berikan padaku dan siapkan Interview untukku.”
    “Tapi aku tak tau dimana Gadis itu tinggal.” Ucap Manager Seo gugup.
    “Maksudmu??? Jadi kau belum menemukannya.” Tanya Kim Gwan Woong dengan amarah yang membara.
    “Aku baru teringat. Kalau kardus kita tertukar dengan seorang gadis di bandara tadi.”
    Kim Gwan Woong melihat Manager Seo dengan emosi,”Aku tak mau tau. Kau harus menemukan benda itu segera sebelum semuanya hancur.”
    “Baiklah, direktur.”
    Manager Seo pun meninggalkan Kim Gwan Woong Sendirian.
    “ Reputasiku dipertaruhkan, jika sebelum RUPS hotel Heaven aku belum bisa meningkatkan citra hotel. Semua kerja kerasku selama ini akan sia-sia.” Guman Kim Gwan Woong.
    ><

    ReplyDelete
  82. Yeo Wool yang akan lari pagi berhenti sejenak karena melihat sebuah gelang. Gelang milik Kang Chi yang lepas ketika Ryung mendorongnya. Yeo Wool teringat pertemuannya dengan Kang Chi pertama kali saat Kang Chi mengangkat tangan. “Sepertinya ini punya Kang Chi???”. Yeo Wool mengambil dan menyimpan Gelang tersebut.
    ><
    Min Kyung yang hendak keluar dari kamarnya dikejutkan dengan kehadiran kakaknya. Yeon Seuk menyuruh Min Kyung untuk pulang kerumah. Min Kyung yang tak mau pulang segera di paksa Yeon Seuk pulang.
    Tiba dirumah Min Kyung disambut oleh Kang Chi dengan pesta kecil. Mereka pun santap siang bersama.
    ><
    Yeo Wool mulai mengawasi gerak gerik Manager Seo. Sementara itu Pyung Joon dan Dal Hon menemui Kim Gwan Woong di Hotel Heaven. Sung Joon menyusup sebagai tamu di Hotel Heaven.
    ><
    Min Kyung yang telah kembali ke korea ingin sekali bertemu dengan teman baiknya Ha Sun (Wol Sun) di sebuah bar.
    Manager Seo yang stress mencari gadis yang ada di bandara memutuskan untuk minum di sebuah bar. Yeo Wool terus mengikuti Manager Seo hingga ke bar.
    ><
    Min Kyung dan Ha Sun sedang asyik mengobrol sampai tertawa terbahak-bahak. Manager Seo yang membelakangi mereka merasa terganggu. Dan menoleh terkejut dalam hati berkata,” Gadis itu, akhirnya aku memukannya.” (Manager Seo menyeringai senang).
    Min Kyung dan Ha Sun masih asyik bercanda dan tak menyadari manager Seo yang memandangi mereka.
    ><

    ReplyDelete
  83. Kang Chi dan Yeon Seuk sedang membahas tentang hotel Heaven saingannya.
    “Apa kau tertarik untuk mengambil alih hotel Heaven???” ucap Yeon Seuk.
    “Jika kau mau beli saja sahamny.” Ucap Kang Chi malas.
    “Setelah kedua orang tuaku (Tn. Yoon dan Ny. Yoon meninggal, kau mengajak kami tinggal bersamamu dan kau menyuruhku mengurus hotelmu. Sekarang kau menyuruhku untuk mengambilalih hotel Heaven. Aku jadi curiga.”
    “Aku tak terlalu tertarik tentang hotel…” ucap Kang Chi dengan tersenyum.
    “Kau bercanda. Hotel Hundred Year kau yang mendirikannya bersama ayahku.”
    “Anggap saja aku membalas kebaikan mu dan keluargamu di masa lalu.” Ucap Kang Chi.
    Yeon Seuk menatap Kang Chi tak percaya.
    ><
    Min Kyung yang akan naik taksi di tarik paksa oleh manager Seo. Yeo Wool dari jauh mengamati padahal dalam hati Yeo Wool mau nolong tapi karena ingat misi hanya mendengarkan dari alat perekam yang sempat dia pasangkan di jas manager Seo ketika bertabrakkan di pintu keluar bar dan juga menusukkan sebuah serum di tubuhnya.
    “Dimana kardus itu???” tanya Manager Seo yang mulai menyudutkan Min Kyung ke dinding. Min Kyung meronta berusaha lepas.
    “Maksudmu apa???”
    “Kau ingat… kardus kita tertukar di bandara. Kardus itu sangat penting bagi presdirku. Kardus itu berisi barang berharga.”
    Min Kyung yang merasa Manager Seo hanya berbohong, mendorongnya dan menendangnya dengan keras.
    Min Kyung berlari dan segera menyetop taksi.
    Manager Seo berteriak kesal, “Sial…”
    Mata Manager Seo melihat kartu nama hotel Hundred Year. Manager Seo berkesimpulan bahwa Min Kyung karyawan disana.
    ><
    Para Agen pun berkumpul kembali di rumah Lee Soon Shin.
    Yeo Wool, Pyung Joon, Dal Hon dan Sung Joon menyampaikan informasi yang mereka dapat. Lee Soon Shin yang mendapat informasi tersebut segera menyimpulkan bahwa kemungkinan Buku tersebut tidak lagi di tangan Kim Gwan Woong tetapi pada gadis tersebut.
    Lee Soon Shin pun memerintahkan Yeo Wool untuk tetap mengawasi manager Seo, Pyung Joon dan Dal Hon disuruh membuat laporan ke kementerian kebudayaan sedangkan Sung Joon tetap mengawasi Kim Gwan Woong cari bukti bahwa foto-foto yang ada di hotel Heaven adalah rekayasa.
    ><
    Min Kyung, Kang Chi dan Yeon Seuk sarapan bersama.
    “Apa kau tak membawa oleh-oleh untuk Oppa-oppamu ini, Min Kyung???” tanya Kang Chi.
    Min Kyung tersenyum mendengarnya, “sepertinya tidak, hehehe…”
    “Bagaimana bisa kau tak mengingat kami sama sekali???” tanya Yeon Seuk sambil pura-pura marah.
    Min Kyung segera menghampiri Yeon Seuk dan memeluknya dari belakang, “Aku tak lupa kok, kak…”
    Kang Chi tersenyum melihat keakraban mereka seperti di masa lalu.
    “Tenanglah, Min Kyung tak mungkin lupa.”
    Mereka pun tertawa bersama.
    ><
    Manager Seo menyamar menjadi tamu di hotel Hundred Year, saat situasi aman dia menyelinap mencari Min Kyung di sekeliling Hotel.
    ><

    ReplyDelete
  84. Min Kyung dikamarnya membuka kardusnya dan terkejut seketika menyadari bahwa yang dikatakan orang yang mencegatnya semalam adalah benar.
    Min Kyung melihat kotak berisi sebuah buku bertuliskan “KELUARGA GU”.
    Min Kyung tampak senang seperti menemukan benda bersejarah dan ketakutan timbul ketika mengingat orang yang mencegatnya. Min Kyung segera menyimpan buku tersebut dilemarinya.
    ><
    Manager Seo masih mencari Min Kyung. Yeo Wool mengawasi Manager Seo dari tabletnya tampak posisi Manager Seo di layar. (Serum yang Yeo Wool tusukkan kemarin seperti yang ada di Drakor Iris 2)
    Yeo Wool hanya bisa memastikan keberadaan Manager Seo karena Yeo Wool mengawasinya dari seberang Hotel.
    ><
    Yeo Wool yang sedang asyik mengawasi dikejutkan dengan hpnya yang berbunyi.
    Tertulis dilayar, “Yoon Kang Chi”
    “Kang Chi-ya” ucap Yeo Wool.
    Kang Chi yang mendengar panggilan Yeo Wool terdiam. Yeo Wool yang mendengar tak ada jawaban memanggil lagi,”Kang Chi… ada apa menelpon.”
    “Ooo… itu hanya ingin bertanya apa kau ada waktu hari ini???”
    “Maaf… aku akan sibuk beberapa minggu ini.”
    Kang Chi sedikit kecewa mendengar jawaban Yeo Wool.
    Kang Chi pun menyudahi percakapan mereka. Yeo Wool sejenak tertegun menyadari kekecewaan Kang Chi. “ Ada apa denganku, bukankah kami baru saja kenal.” Yeo Wool berguman sendiri dan berhenti ketika diseberang dilihatnya Min Kyung memasuki hotel Hundred Year.
    ><
    Manager Seo yang lelah mencari Min Kyung mencari udara segar di luar hotel. Min Kyung yang melihat Manager Seo lebih dulu segera bersembunyi tapi naas tertabrak karyawan hotel keributan kecilpun terjadi. Manager Seo melihat kearah keributan dan melihat Min Kyung. Tapi karena sedang ramai Manager Seo membiarkan Min Kyung pergi bersama karyawan tersebut.
    Yeo Wool kini ada di hotel Hundred Year dan menyaksikan semua yang terjadi. Gerak gerik Yeo Wool ditangkap oleh Yeon Seuk yang mengawasinya dari CCTV hotel.
    ><
    Kim Gwan Woong menelepon Manager Seo menanyakan perkembangan buku tersebut.
    “ Jika perlu kau culik saja gadis itu, suruh keluarganya menyerahkan buku itu.” Ucap Kim Gwan Woong ketus.
    ><
    Min Kyung yang sudah dirumah mencari tempat penyimpanan yang aman dan teringat ruangan rahasia Kang Chi.
    Min Kyung pun segera masuk keruangan rahasia Kang Chi yang ada di balik ruang kerja Kang Chi. Min Kyung meletakkan kotak berisi buku keluarga Gu di bawah pedang biru milik Dam Yeo Wool.
    ><

    ReplyDelete
  85. Yeo Wool dan Sung Joon menghadap Lee Soon Shin.
    “Aku berpikir Kim Gwan Woong akan menculik gadis itu untuk dibarter dengan buku tersebut.”
    “Aku pun berpikir seperti itu, ketua.” Sahut Sung.
    “Jika itu terjadi apa yang akan kita lakukan.”tanya Yeo Wool.
    Lee Soon Shin tampak berpikir lalu berkata,” Yeo Wool kau tetap mengawasi gerak gerik Manager Seo, jika penculikan itu terjadi kau akan bertindak jika buku itu telah diserahkan.”
    Yeo Wool mengangguk mengerti.
    Kemudian Lee Soon Shin mengarahkan pandangan ke Sung,” Kau tetap awasi Kim Gwan Woong.”
    Sung pun mengangguk mengerti.
    ><
    Manager Seo mengerahkan anak buahnya. Dan menunggu kehadiran Min Kyung di depan hotel Hundred Year. Yeo Wool mengawasi mereka.
    15 Menit kemudian…
    Min Kyung keluar dari Hotel Hundred Year dengan mengendarai mobilnya. Manager Seo dan anak buahnya mengikuti serta Yeo Wool.
    Min Kyung yang sedang asyik mendengarkan musik tidak sadar sedang dibuntuti.
    Manager Seo segera menyalip mobil Min Kyung. Min Kyung yang terkejut segera mengerem mobilnya. Yeo Wool tak jauh dari sana menghentikan mobilnya.
    Manager Seo dan anak buahnya keluar dan menuju mobil Min Kyung. Min Kyung melihat Manager Seo berusaha menjalankan mobilnya tapi karena gugup dan ketakutan yang ada Min Kyung terus menginjak rem mobil.
    Manager Seo membuka paksa mobil Min Kyung. Min Kyung didalam mobil ketakutan. Manager Seo menyuruh anak buahnya menyeret paksa Min Kyung untuk masuk kedalam mobil mereka. Mereka pun membawa pergi Min Kyung.
    Yeo Wool yang melihat semuanya memilih untuk tak mengejar mobil Manager Seo.
    ><

    ReplyDelete
  86. Kang Chi dan Yeon Seuk menunggu Min Kyung pulang untuk makan malam bersama.
    “ Apa dia lebih senang bersama dengan temannya dibandingkan kita yang telah berpisah dengannya 3 tahun???” tanya Yeon Seuk.
    “Sepertinya pekerjaan membuatmu sensitive akhir-akhir ini” ucap Kang Chi.
    “Benarkah…” ucap Yeon Seuk
    “Sepertinya begitu…” sahut Kang Chi sambil tersenyum dan dibalas senyum oleh Yeon Seuk.
    ><
    Manager Seo mengurung Min Kyung di gudang kosong. Manager Seo menghubungi Kim Gwan Woong kalau gadis itu telah berhasil diculik. Kim GwanWoong meminta Manager Seo mengambil Hp Min Kyung. Manager Seo pun merampas hp di kantong baju Min Kyung.
    ><
    Lee Soon Shin menghubungi Yeo Wool dan Sung Joon.
    “Tetap jalankan sesuai perintah sebelumnya.” Ucap Lee Soon Shin.
    ><
    Kang Chi dan Yeon Seuk dikejutkan dengan laporan Ayah Choi yang mengatakan Min Kyung belum pulang dari sekarang.
    Kang Chi segera menghubungi Min Kyung tapi tak diangkat. Yeon Seuk mencoba menghubungi Han Sun. Han Sun yang dihubungi Yeon Seuk terlihat sangat senang tapi kecewa karena Yeon Seuk menanyakan adiknya Min Kyung,” apakah sedang bersamanya saat ini???”. Han Sun menjawab “tidak.”. Yeon Seuk pun menutup telponnya. “ laki-laki ini…”maki Han Sun.
    Kang Chi dan Yeon Seuk saling tatap. Mereka berdua mencemaskan Min Kyung.
    ><

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeo Wool yang sedang bertugas teringat dengan gelang yang ditemukannya. Yeo Wool pun menghubungi Kang Chi. Kang Chi yang sedang cemas memikirkan Min Kyung dikejutkan dengan Yeo Wool yang menghubunginya.
      “Kang Chi-ya” ucap suara diseberang.
      Kang Chi lagi-lagi terdiam mendengarnya. Yeon Seuk yang dari tadi disamping Kang Chi heran melihat ekspresi Kang Chi dan menyenggol tubuhnya. Kang Chi tersadar,” Yeo Wool-ah…”.
      Yeo Wool tersenyum mendengar panggilan Kang Chi,” Aku menemukan gelangmu terjatuh disekitar rumah ku. Apa kau punya waktu sebentar hari ini???”. Kang Chi yang masih cemas karena Min Kyung belum ditemukan menjawab,”Maaf… mungkin lain kali.”.Yeo Wool sedikit kecewa mendengar jawaban Kang Chi, “Baiklah, lain kali saja. Bye.”
      Kang Chi memandangi Hpnya. Yeon Seuk memecahkan keheningan,” Sejak kapan kau mulai memiliki hubungan serius dengan perempuan.”(Goda Yeon Seuk, sempat2nya…)
      “Oo… itu, aku baru mengenalnya (Kang Chi mulai salting). Bukan aku telah lama mencarinya dan sekarang baru menemukannya.”
      Yeon Seuk heran dengan jawaban Kang Chi. Kang Chi menyadari ekspresi Yeon Seuk, “Tak perlu kau pikirkan. Sekarang Fokus mencari Min Kyung.”
      ><
      Hp Min Kyung sekarang ada di tangan Kim Gwan Woong. Kim Gwan Woong memeriksa Hp Min Kyung termasuk emailnya. Dan terlihat Min Kyung sangat akrab dengan orang yang bernama Kang Chi. Kim GwanWoong pun mengirim pesan ke nomor Kang Chi melalui hp Min Kyung.
      ><
      Kang Chi yang sadar kekuatannya berangsur hilang memutuskan melaporkan kehilangan Min Kyung pada polisi bersama Yeon Seuk.
      Saat diparkiran kantor polisi, Kang Chi mendapat SMS dari Min Kyung dan membacanya bersama Yeon Seuk. “ Serahkan kotak yang ada didalam kardus yang dibawa adikmu maka kami akan melepaskan adik kalian. Yeon Seuk pun menghubungi Hp Min Kyung tapi tidak aktif.
      Kang Chi dan Yeon Seuk memutuskan tidak menceritakan perihal SMS ini kepada polisi sampai semua jelas.
      ><

      Delete
    2. Min Kyung yang tertidur dibangunkan oleh Manager Seo dengan seember air. Min Kyung menggigil kedinginan.
      “Apa tidurmu nyenyak???”
      “Brengsek, cepat lepaskan aku!!! Aku takkan mengembalikan buku itu padamu.”
      Ucapan Min Kyung menyadarkan Manager Seo bahwa kardus itu telah dibawa oleh Min Kyung. Manager Seo pun menampar Min Kyung,” Itu untuk hinaanmu. Takkan semudah itu kau lepas, sebelum buku itu kembali pada kami.”
      Manager Seo tersenyum sinis, sementara itu Min Kyung masih menggigil kedinginan dalam hati berkata,”Oppa, selamatkan aku!!!”
      ><
      Yeon Seuk dan Kang Chi yang sedang bekerja merasakan Min Kyung memanggil mereka. Kang Chi mendapat informasi dari polisi tentang penemuan mobil Min Kyung.
      Kang Chi pun segera menghampiri Yeon Seuk untuk meluncur ketempat penemuan mobil Min Kyung.
      ><
      Lee Soon Shin meminta bantuan Sung Joon untuk melacak keluarga korban penculikan yang dilakukan oleh Kim Gwan Woong.
      Sung Joon pun mendapatkan informasi dari temannya yang bekerja di hotel Hundred Year bahwa ternyata Min Kyung adalah adik pemilik hotel.
      Setelah mendengar laporan dari Sung Joon, Lee Soon Shin mengajak Sung Joon untuk menemui pemilik hotel Hundred Year.
      ><
      Yeo Wool masih mengawasi gudang tempat Min Kyung disekap.
      ><
      Pyung Joon dan Dal Hon pergi menemui Kementerian Kebudayaan dan membawa bukti kebohongan Kim Gwan Woong.
      ><
      Yeon Seuk tampak terpukul menyadari kenyataan bahwa adiknya diculik. Kang Chi mencoba menghubungi Min Kyung tapi hpnya masih tidak aktif.
      ><

      Delete
    3. Lee Soon Shin dan Sung Joon datang ke hotel Hundred Year menemui Kang Chi. Mereka menunjukkan tanda pengenal mereka kepada Kang Chi.
      Kang chi yang senang melihat teman lama dan juga bingung dengan kedatangan kedua agen ini. Merekapun terlibat pembicaraan serius.
      “Aku melihat kardus itu saat Min Kyung tiba dirumah. Tapi aku tak tau apa isinya???”
      “Sesuatu yang berharga ada didalamnya.”ucap Sung Joon.
      “Kami akan membantu kalian menyelamatkan Min Kyung, asal kalian mau bekerjasama.” Ucap Lee Soon Shin.
      Kang Chi menatap ragu pada keduanya.
      “Didalam Kardus tersebuta ada kotak berisi benda peninggalan sejarah. Ada seseorang yang mencuri dan akan mengklaim bahwa dirinya penemu benda tersebut. Kami bermasuk melindungi benda tersebut.” Ucap Sung Joon.
      Kang Chi berguman dalam hati, “Dibandingkan benda itu, aku memiliki benda bersejarah yang lebih berharga.”
      Lee Soon Shin mencoba menyakinkan Kang Chi, “Anda pasti tau Kim Gwan Woong pemilik hotel Heaven???”
      Kang Chi tampakbingung dengan pertanyaan tersebut karena dia tidak tau akan hal itu. Yeon Seuk yang lebih paham.
      “Dia ingin memanfaatkan benda bersejarah tersebut untuk kepentingan pribadi. Jika kau bersedia bekerjasama kami akan menugaskan dua agen untuk membantumu membebaskan Min Kyung.”lanjut Lee Soon Shin.
      Kang Chi masih berpikir.
      “Aku dan adikku… Yeo Wool… akan membantumu.” Sambung Sung Joon.
      Kang Chi tersenyum mendengar nama Yeo Wool dan tampak berpikir,”apakah Yeo Wool seorang agen juga???”
      Lee Soon Shin memperhatikan gerak gerik Kang Chi.
      “Baiklah…”Ucap Kang Chi.
      ><
      Kerjasama Tim pun Dimulai : Kang Chi, Yeon Seuk, Yeo Wool dan Sung Joon. Mereka saling bertukar informasi.
      Yeon Seuk dan Sung Joon bekerjasama mengawasi Manager Seo dan Kim Gwan Woong. Karena pengaruh Serum pada Manager Seo telah hilang mereka sulit mencari keberadaan Min Kyung yang sudah dipindahkan ketempat lain.
      Sementara itu Manager Seo sedang sibuk menyiapkan interview untuk Kim Gwan Woong. Mereka yakin Buku Keluarga Gu sudah ada digenggaman mereka di hari interview nanti.
      Yeo Wool dan Kang Chi mencari kotak tersebut di kamar Min Kyung dan semua tempat di kediaman Kang Chi.
      “Semua tempat sudah kita cari. Apa rumah sebesar ini tidak memiliki tempat rahasia.” Selidik Yeo Wool.
      Kang Chi tersentak dengan pertanyaan Yeo Wool dan teringat bahwa tempat rahasianya hanya di ketahui Min Kyung.
      Kang Chi pun menarik Yeo Wool untuk mengikutinya.
      ><

      Delete
    4. Yeo Wool terpana melihat isi ruangan tersebut.
      “Apa kau mencuri semua benda ini???”
      Kang Chi tersenyum, “tidak ini peninggalan keluarga ku.”
      “Jangan berbohong!!! Aku ini seorang agen.” Ucap Yeo Wool serius.
      Kang Chi tertawa melihat ekspresi Yeo wool. Yeo Wool pun ikut tertawa dan matanya tertuju pada kotak dibawah pedang warna biru. Yeo Wool mendekat ke kotak tersebut tapi malang bajunya tersangkut ujung meja. Kang Chi yang melihat Yeo Wool akan terjatuh reflek memegang tubuh Yeo Wool. Kang Chi dan Yeo Wool saling tatap.
      “Perasaan apa ini.” Ucap hati Yeo Wool.
      Kang Chi terlihat janji terakhirnya pada Yeo Wool,“Jika aku bertemu denganmu lagi, maka saat itu aku akan mengenalimu lebih dulu. Jika aku bertemu denganmu lagi, maka saat itu aku akan mencintaimu lebih dulu.”
      Yeon Seuk dan Sung Joon pun datang mengejutkan mereka berdua. Kang Chi pun membantu Yeo Wool berdiri.
      “Apa yang kau lakukan pada adikku.” Sung Joon menepis tangan Kang Chi yang memegang bahu Yeo Wool.
      “Dia membantuku yang akan terjatuh.” Ucap Yeo Wool membela Kang Chi.
      Yeon Seuk yang melihat situasi yang tak kondusif berkata, “Apa kotak itu sudah ditemukan???”
      “Sudah (ucap Yeo Wool menunjuk kotak di bawah pedang)… belum (ucap Kang Chi dan ekpresinya berubah saat mengarah kea rah yang ditunjuk Yeo Wool)
      Yeon Seuk tersenyum melihat tingkah mereka berdua. Sementara Sung Joon tidak suka dengan keakraban mereka berdua.
      Tiba-tiba Kang Chi dihubungi oleh penculik untuk menyerahkan kotak tersebut pada waktu yang telah ditentukan.
      Yeo Wool segera mengambil kotak itu dan menyerahkannya pada Kang Chi.
      ><
      Kim Gwan Woong bersiap melakukan interview. Semua tamu sudah hadir termasuk Lee Soon Shin, Pyung Joon dan Dal Hon.
      ><

      Delete
  87. Aku penasaran dan tidak puas bagaimana kehidupan kang chi setelah yeo wool meninggal, makanya aku sempat berfantasi hal2 yang aneh ^^ Ceritanya seperti ini, maaf kalau terlalu panjang ^^v

    PART 1
    Cerita ini dimulai setelah Kang Chi berpamitan dengan Lee Soon Shin. Saat itu ia juga menemui biksu So Jung untuk berpamitan, karena secara tidak langsung biksu So Jung sebenarnya juga mengkhawatirkan takdir Kang Chi yang tidak bersatu dengan Yeo Wool. Sebenarnya selama Kang Chi bersama dengan Yeo Wool di Moo Hyung Do, biksu So Jung diam-diam bertapa untuk meminta petunjuk, namun ternyata hasilnya memang Kang Chi tidak bisa bersama Yeo Wool untuk saat itu, di sisi lain biksu So Jung juga mendapatkan petunjuk bahwa setelah Kang Chi kehilangan orang yang dicintainya, ia harus menjadi manusia untuk dapat memenuhi keinginannya dan membawa kesejahteraan bagi orang2 di sekelilingnya.
    Saat Kang Chi bertemu biksu So Jung, biksu So Jung mengungkapkan semua petunjuk yang didapatkannya pada Kang Chi. Kang Chi bertanya, "mengapa kau baru memberitahukannya sekarang?" Biksu So Jung menjawab, jika ia mengatakan sebelumnya percuma saja, takdir Kang Chi adalah tetap kehilangan Yeo Wool saat itu. Lalu Kang Chi bertanya kembali, "kau bilang setelah aku menjadi manusia aku dapat memenuhi apa yang aku inginkan, apakah aku bisa bertemu Yeo Wool kembali?". Biksu So Jung menjawab, "aku tidak tau tepatnya, tapi mungkin saja hal itu bisa terjadi, asal kau percaya hal itu akan terjadi. Cepatlah kau temukan buku keluarga gu itu, dan jadilah manusia, sekarang aku benar2 mendukungmu Kang Chi". Kang Chi mengangguk semangat. Ia langsung pergi untuk mendapatkan buku keluarga gu dan menjalankan persyaratan yang biksu So Jung katakan.
    99 hari telah berlalu, saat itu Kang Chi sedang menjalani hari ke 100 yang merupakan hari terakhir dalam penantiannya mendapatkan buku keluarga gu, ia teringat kisah ayahnya dari biksu So Jung mengenai kegagalannya di hari terakhir karena membunuh orang untuk menyelamatkan ibunya. Maka untuk menghindari kejadian membunuh sesuatu hal, Kang Chi memilih bertapa di sebuah gua untuk menenangkan dirinya.
    Detik terakhir di hari ke 100, Kang Chi masih tetap bertapa menutup matanya, ia belum menyadari hari keseratus telah habis. Saat membuka mata, buku itu juga tak kunjung datang, Kang Chi kecewa, ia turun dari tempat bertapanya dan keluar menuju mulut gua. Tiba-tiba ia tersandung dan terkejut melihat sebuah kotak kecil bersinar berada di hadapannya. Kang Chi dengan tangan gemetar membuka kotak tersebut, dan di dalamnya ... eng ing eng, buku keluarga gu (kyaaa akhirnya terlihat bentuk buku keluarga gu, berwarna pink bergembok kecil dan kunci gemboknya berbentuk 9 ekor gumiho hihii sweet banget).
    Kang Chi sangat senang dengan ekspresi tidak percaya, ia langsung melihat dan membaca isi dari buku tersebut. Isinya terbagi ke dalam 3 bagian. Bagian pertama berisi tips dan trik menjadi manusia sejati dan seutuhnya. Bagian kedua, berisi cara memenuhi keinginan mantan gumiho (hanya satu keinginan yang dapat dipenuhi, syaratnya: carilah sumur tua yang tidak berair, ketika malam hari dasar sumur bercahaya bertaburan bintang, masuklah ke dalamnya, dan temukanlah apa yang kau inginkan di dalam sana diiringi rasa percaya diri tanpa ragu). Bagian ketiga, berisi tips dan trik menolong dan mensejahterakan sesama.
    Dengan sungguh2 Kang Chi mempelajari isi buku bagian pertama dan menjalaninya dengan lancar, begitu pun hasil akhirnya, Kang Chi merasa dirinya telah menjadi manusia seutuhnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. PART 2

      Setelah itu ia langsung segera mencari sumur tua yang sesuai dengan syarat dalam buku, guna memenuhi keinginan paling penting dan paling utama bagi dirinya yakni bertemu kembali dengan Yeo Wool. Tidak hanya membutuhkan waktu 100 hari untuk mendapatkan buku keluarga gu, Kang Chi juga membutuhkan waktu 100 hari dalam penjelajahannya menyusuri berbagai tempat untuk menemukan sumur tersebut. Kang Chi tidak menyangka bahwa menemukan sumur itu juga membutuhkan waktu seratus hari. Saat menemukan sumur itu di depan matanya, Kang Chi langsung masuk kedalamnya berharap bisa bertemu dengan Yeo Wool.
      Tapiiii, saat ia masuk kedalamnya ia menemukan berbagai cahaya kerlap kerlip menyilaukan pandangannya, bahkan berbagai suara aneh pun ia dengar yang tidak pernah ia dengar sebelumnya. (Dunia itu adalah dunia modern tahun 2013, tepatnya 422 tahun dari detik terakhir Kang Chi berada di depan sumur tua).
      Saat Kang Chi terkaget2 dengan apa yang dilihat dan didengarnya, tiba2 ia tersentak dan lebih kaget lagi ketika ada seseorang yang menepuk pundaknya dari belakang. Ia tidak menyangka ada seseorang yang dikenalnya di dunia aneh itu. Orang itu adalah lagi2 biksu So Jung, bukan biksu So Jung yang dulu, tetapi kali ini adalah reinkarnasinya, berdasarkan penampilannya ia tetap menjadi seorang biksu peramal yang saat itu tertarik dengan makhluk jenis gumiho (reinkarnasi biksu So Jung ini memberikan petunjuk bagi Kang Chi dan secara khusus menjadi guru spiritual Kang Chi selama hidup di dunia yang baru dikenalnya).
      Kang Chi diajak menuju kediaman biksu So Jung. Biksu So Jung menjelaskan kepada Kang Chi siapa dirinya dan mengapa dia tau tentang asal usul Kang Chi, karena dia adalah seorang peramal yang mengetahui tanda2 langit, ia juga tau bagaimana takdir Kang Chi selanjutnya. Kang Chi bertanya penasaran, "bagaimana takdir ku? apakah aku akan bertemu dengan Yeo Wool? apakah aku bisa bersamanya kembali?" Biksu menjawab, "kau mungkin bisa bertemu dengannya, tapi apabila kalian terus bersama salah satu diantara kalian akan mati". Kang Chi tersenyum, “aku tak peduli dengan ramalanmu kali ini biksu, aku pasti dapat bertemu dengan Yeo Wool dan tinggal bersama dengannya, aku yakin." Biksu So Jung tersenyum, lalu memperlihatkan beberapa foto kepada Kang Chi.
      Kang Chi terperangah melihat foto2 tersebut, lalu bertanya, "dari mana kau mendapatkan foto2 ini? mengapa pakaian yang dipakai oleh mereka begitu aneh?" Biksu So Jung menjawab, "itu adalah orang2 dan kerabat yang kau kenal bukan? Mereka adalah reinkarnasi sama seperti ku, saat ini mereka membutuhkan bantuanmu". "Apa mereka sedang tertimpa masalah?", tanya Kang Chi. Saat biksu akan menjawab, Kang Chi tersentak kaget dan berteriak, "aah itu aku, itu foto ku, darimana kau dapatkan itu?". Biksu berkata, "itu Choi Kang Cha, reinkarnasimu. Dia adalah putra angkat dari seorang pemilik hotel terkenal "100 Tahun", Park Mo Sil. Namun Park Mo Sil telah meninggal karena sebuah kecelakaan, namun berdasarkan ramalanku, dibalik kecelakaaan itu sebenarnya telah terjadi suatu pembunuhan, dalangnya adalah Jo Gwan Wiing. Park Mo Sil memiliki 2 anak kandung Tae Suu dan Chung Ja . Kau pasti mengenal nya, ini fotonya". "Ah yaaa mereka saudaraku", sahut Kang Chi. Biksu So Jung melanjutkan, Tapi masalahnya, selama beberapa hari ini reinkarnasimu menghilang, ia menghilang saat menyelidiki kasus kematian Park Mo Sil. Berdasarkan ramalanku, dia sudah mati". "Apa? Aku sudah mati?", tanya Kang Chi. "Ya, Jo Gwan Wiing yang telah membunuh reinkarnasi mu. Saat ini hotel sedang terancam, reinkarnasimu dan Tae Suu yang mengganti kedudukan Park Mo Sil sebagai presiden utama juga terancam direbut oleh Jo Gwan Wiing . Kau harus menyelamatkannya choi Kang Chi, jadilah Choi Kang Cha, dan bantulah mereka.”

      Delete
    2. PART 3

      Kang Chi menyetujuinya, ia mempelajari banyak hal dan beradaptasi dengan lingkungannya yang baru bersama biksu So Jung. Saat Kang Chi sudah siap, ia mulai masuk ke kehidupan Choi Kang Cha, dan menetapkan jati dirinya sebagai Choi Kang Cha. Saat pertama kali masuk di kamar Choi Kang Cha, ia terperangah kaget melihat berbagai barang yang ia kenalnya dulu yakni Guci obat mirip guci obat milik Guru Gong Dal. Pedang dengan tiga bunga seperti pedang Gon. Selempang bergambar bunga anggrek milik Soo Ryun dan kotak kayu milik Tae Soo. Dan ada sebuah pedang berwarna kebiruan milik Yeo Wool. Kang Chi merasa dirinya saat ini sudah menjadi Choi Kang Cha seutuhnya, dan bertekad mengentaskan kembali masalah Jo Gwan Wiing (selanjutnya kita akan tetap memanggil Kang chi dengan Kang Chi meskipun ia menjadi Choi Kang Cha).
      Pada suatu malam ia melihat bulan sabit dan berkata, “Itu adalah bulan sabit yang ke-5221 yang Choi Kang Cha jalani sendirian”. Lalu telepon berdering, orang yang meneleponnya menyuruhnya untuk segera pergi ke suatu tempat. Kang Chi pergi menuju tempat itu, di jalan ia mendengar dari jauh teriakan orang minta tolong. Meskipun ia sudah menjadi manusia, kemampuannya untuk menolong orang semakin terasah (setelah mempelajari buku bagian ketiga), ia mampu mendengar dari jauh dan memiliki kemampuan berkelahi yang hebat, saat ia melakukan itu matanya masih bersinar hijau, itu adalah salah satu ciri bahwa ia mantan gumiho.
      Kang chi menolong seorang wanita (gonita) yang ditagih hutang oleh rentenir (ma bong). Namun terdengar teriakan, “Diam di tempat! Angkat tanganmu!”. Ia melihat bayangan seorang gadis menghampirinya dengan pistol di tangan. Semakin dekat, wajah itu semakin jelas. Yeo Wool. Dan tak sadar, nama itu terlontar dari mulut Kang Chi, membuat gadis itu terkejut, “Bagaimana .. kau tahu namaku?” Belum sempat Yeo Wool bertanya lebih lanjut, ada seseorang yang menarik tangannya (anak buahnya) untuk mengejar rentenir itu. Kang Chi berusaha mengejarnya, namun bayangan Yeo Wool menghilang di kegelapan.
      Di penthouse Kang Chi menerima tamu, tamu itu adalah reinkarnasi Gon dan Le Shon shin. Mereka adalah agen rahasia yang akan membantu Kang Chi mengatasi masalah hotel dan mengungkapkan kejahatan Jo Gwan Wiing. Di belakang gon, tiba2 muncul seorang wanita, Yeo Wool. Yaa, mereka selanjutnya bersama menjalani misi tersebut, sampai akhirnya misi selesai, Jo Gwan Wiing mati bunuh diri karena kebodohannya dan hotel terselamatkan.
      Misi selesai dan pertemuan intens antara agen rahasia pun berakhir, mereka selanjutnya mengadakan pesta perpisahan, di pesta tersebut gon membawa pasangannya gonita. Sepertinya lambat laun Yeo Wool pun menyukai Kang Chi, ia teringat saat ia dulu pertama kali bertemu Kang Cha di umur 5 tahun tepatnya di taman bermain, saat itu Kang Cha menyelamatkan Yeo Wool yang akan terperosok ke dalam lubang tanah, namun malah kaki Kang Cha yang terperosok ke dalam lubang tersebut, dan dalam lubang tersebut ada sebuah sarang laba2 yang membuat kng cha ketakutan berteriak. Tetapi anehnya, kenangan saat umur 5 tahun itu berbeda dengan kenangan yang selalu ia dapatkan ketika tertidur, ia selalu bermimpi ia diselamatkan oleh seseorang ketika akan digigit anjing di tengah hutan, dan terbayang juga akan sebuah janji dengan seseorang yang berbentuk bayangan, ia tidak begitu jelas melihatnya.

      Delete
    3. PART 4

      Saat memperhatikan wajah Kang Chi begitu lama dit pesta, Yeo Wool tersadar bahwa bayangan itu adalah Kang Chi. Lambat laun kenangan itu ia ingat. Yeo Wool langsung menghambur ke arah Kang Chi dan memeluknya, "Kang Chi ya, aku ingat semuanya aku ingat janji kita, tapiii apakah takdir itu akan tetap sama? Aku mengkhawatirkannya Kang Chi". Semua orang kaget melihatnya. Kang Chi juga kaget, ia menarik tangan Yeo Wool keluar dan mengajaknya berlari menuju arah sebuah pohon, pohon sakura yang sama saat ia pertama kali bertemu Yeo Wool. Kang Chi berkata, "aku tak peduli bila salah satu diantara kita akan mati apabila bersama, aku tak peduli kapan kematian itu akan datang menjemput salah satu dari kita, yang aku pedulikan adalah momen ini, momen disaat kita bersama sebelum kematian itu datang, mari Yeo Wool ah, maukah kau membuat momen ini menjadi kenangan indah yang akan terekenang selamanya?" Yeo Wool tersenyum dan tiba2 menarik Kang Chi, memeluknya.

      Selanjutnya...

      Di sebuah balkon rumah, tepatnya di samping sebuah danau dengan jejeran pohon sakura, terduduk sendiri seorang nenek dengan wajah sedih menatap langit malam tanpa bintang, Yeo Wool. Lalu muncul seorang anak kecil membawa kue ulang tahun dengan lilin berbentuk angka 88 (aku suka angka 8 ^^), dan berkata "saengil chukha hamnida". Yeo Wool kaget dan tersenyum, tak cukup dengan kekagetan itu ia juga terkaget dengan suara saengil chukha hamnida yang tiba2 dinyanyikan oleh banyak orang dan berjalan menuju ke hadapannya. Itu adalah anak, cucu, dan cicit Yeo Wool. Yeo Wool tak henti2nya tersenyum, dan tiba-tiba terperangah saat melihat seseorang dari kejauhan menuju ke arahnya menggunakan kursi roda, dan yang lain memanggilnya, “Harabeoji, kakek Kang Chi :*

      -end-

      Terimakasih mba dee untuk sinopsisnya, terima kasih juga sudah menyediakan tempat untuk memfasilitasi berbagai fantasi yang ada di benak saya tentang drama ini :*

      Delete
  88. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  89. Mau ikutan dech mb', coba2
    Kang Chi menggenggam tangan Yeo Wool dan
    meminta, “Kita akan bertemu lagi. Aku akan
    menunggumu.”
    Yeo Wool mengangguk dan mereka pun berkata, “Aku
    mencintaimu.” Mereka pun berciuman.
    Dan butiran cahaya biru muncul mengiringi suara hati
    Kang Chi, “Ketika kita bertemu lagi.. saat itu aku akan
    mengenalimu terlebih dulu. Ketika kita bertemu lagi..
    saat itu aku akan mencintaimu lebih dulu
    Tangan Yeo Wool tiba-tiba terlepas dari genggaman
    Kang Chi dan kepalanya terkulai ke bahunya. Kang Chi
    memanggil-mangil Yeo Wool, tapi tak ada suara. Kang
    Chi pun menangis, memeluknya,
    “Dan seperti suara nafasnya yang berhenti, saat itu
    pulalah waktuku juga berhenti.”
    Sesaat kematian yeo woll membuat kang chi syok.., dan menangis dengan pilu, tangisan yang mengisaratkan kalau orang yang ia sayangi dan ia butuhkan sudah tiada └ªĠі
    Wol ryung yang memutuskan untuk tidur slama'y, ikut merasakan kesedihan kang chi, (gimana juga, kang chi anak'y dan sama2 punya kelebihan khusus,) dan secara tidak langsung mengingatkan kesedihan'y, ketika ditinggal seo hwa, wol ryung merasa tergugah, bangkit mencari kang chi, saat ia menemukan'y, kang masih berurai air mata.., wol ryung pun mencoba memeriksa yeo woll, dan ternyata eh ternyata, yeo masih dalam keadaan sekarat, darah sang ayah pun, dialirkan ke luka yeo woll, akhir'y yeo woll pulih kembali, dan ramalan biksu, ternyata hanya berlaku bagi manusia biasa, tapi ketulusan hati wol ryung, ternyata dapat mengubah takdir mereka,
    Kang chi memutuskan mencari book family gu'y, yang dibantu langsung sang ayah ganteng tak tertolong, selagi kang chi berusaha untuk menjadi manusia, yeo woll memutuskan untuk belajar menjadi sang istri, belajar masak nasi, menjahit dll, kali ini dijalani dengan serius,( tuk kang chi..!)
    Tempo waktu 100 hari, kang chi berhasil menjadi manusia, dan menikah dengan yeo woll, yang dilamarkan langsung papa wol ryung yang ganteng tak tertolong..!!
    Tapi wol ryung, memutuskan untuk tetap menjadi manusia abadi, agar bisa melindungi anak cucu'y kelak, setelah kang memiliki anak, wol ryung bertambah bahagia, karena anak mereka perempuan, yang sangat mirip dengan seo wha, dan sekali2 mereka datang ke taman cahaya bulan mengunjungi kakek wol ryung yang ganteng tak tertolong!
    The end

    Shirley_care@yahoo.com

    ReplyDelete
  90. Penyelamatan Min Kyung pun dimulai. Kang Chi menyerahkan kotak itu sendiri. Sementara Yeo Wool, dan Yeon Seuk mengawasi dari mobil sedangkan Sung Joon menjadi Snipper didalam mobil.
    Manager Seo dan anak buahnya datang membawa Min Kyung. Kang Chi berjalan mendekati mereka. Min Kyung di papah oleh anak buah Manager Seo. Min Kyung dibius oleh anak buah Manager Seo.
    “Berhenti disana.” Ucap Manager Seo.
    Kang Chi menghentikan langkahnya. Kang Chi sedih melihat kondisi Min Kyung begitupun Yeon Seuk yang mengawasi dari mobil. Yeo Wool mencoba menenangkan Yeon Seuk.
    “Min Kyung…” panggil Kang Chi.
    Tak ada sahutan dari Min Kyung.
    “ Mana kotaknya.”Manager Seo membentak.
    Kang Chi menunjukkan kotak ditangannya.
    “Diam disitu.”
    Anak buah Manager Seo membawa Min Kyung mendekati Kang Chi. Kang Chi menyerahkan kotak tersebut tapi tiba-tiba pengendara motor melintas dan merampas kotak tersebut dan anak buah Manager Seo melempar tubuh Min Kyung pada Kang Chi.
    Sung Joon menembaki motor tersebut sementara itu Manager Seo dan anak buahnya kabur.
    Yeon Seuk menghampiri Kang Chi dan Yeo Wool dan Sung Joon mengejar pengendara motor. Kang Chi menyerahkan Min Kyung pada Yeon Seuk. Kang Chi mengejar pengendara motor dengan mobilnya.
    Terjadi kejar-kejaran antara motor dan mobil. Motor tersebut sudah mulai oleng karena ditembaki oleh Sung Joon. Pengendara motor terdesak. Yeo Wool mengehentikkan mobil. Yeo Wool dan Sung Joon mendekati pengendara motor.
    Manager Seo dan anak buahnya datang perkelahian pun terjadi. Kang Chi yang segera tiba segera membantu.
    Mereka kalah jumlah dan Kekuatan Kang Chi tidak berfungsi. Kang Chi melihat kotak tersebut dan mengambilnya tapi anak buah Manager Seo memukulnya menyebabkan isi dalam kotak keluar. Kang Chi tertegun melihat isi dalam kotak tersebuta yang ternyata adalah sebuah buku bertuliskan “Keluarga Gu.”
    Yeo Wool dan Sung Joon kewalahan menghadapi anak buah Manager Seo.
    Kang Chi berusaha mengambil kotak tersebut tapi tangannya terinjak kaki anak buah Manager Seo, Kang Chi pun pingsan. Manager Seo pun mengambil kotak tersebut dan menyuruh anak buahnya segera pergi.
    Yeo Wool dan Sung Joon yang terluka menghampiri Kang Chi.
    ><

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kim Gwan Woong menunda interview. Lee Soon Shin dkk menghampiri Kim Gwan Woong diruangannya.
      “Ada apa gerangan yang membawa ketua agen mendatangi saya???”
      Lee Soon Shin tersenyum tipis,”Lama tidak bertemu penipu.”
      “Jangan sembarangan bicara!!!” Kim Gwan Woong emosi mendengar ucapan Lee Soon Shin.
      “Kami sudah lama mengawasi gerak gerikmu.”ucap Pyung Joon.
      “Sudah lama kami ingin menjebloskanmu kepenjara. Atas penipuan public yang kau lakukan,aku yakin para kronimu di pemerintahan kali ini tidak akan bisa membantumu.”ucap Dal Hon.
      Kim Gwan Woong menahan amarahnya dan tersenyum sinis,”Aku menunggu apakah hari itu akan datang???”
      Kim Gwan Woong tertawa meremehkan.
      Lee Soon Shin dkk pun undur diri,”Tunggulah hari dimana kau ditahan. Hari itu akan segera tiba.”
      Kim Gwan Woong yang mendengar ucapan Lee Soon Shin melempar semua berkas di atas mejanya.
      ><
      Kang Chi baru sadar dari pingsannya. Dan melihat Yeon Seuk dan Min Kyung.
      “ Kakak, apa kau baik-baik saja???” tanya Min Kyung.
      “Aku tak apa-apa. Apa Kau baik-baik saja???”
      Min Kyung mengangguk tanda dia baik-baik saja.
      ><
      Lee Soon Shin dan para agen pun berkumpul.
      “ Sudah waktunya mengakhiri semua.”Ucap Lee Soon Shin.
      Para Agen mengangguk menyetujui ucapan Lee Soon Shin.
      ><
      Yeo Wool mengunjungi Kang Chi dirumahnya.
      “Bagaimana dengan tanganmu???” tanya Yeo Wool.
      “Sudah semakin membaik.”
      Kang Chi teringkat buku “Keluarga Gu”.
      “Benda bersejarah itu sebuah buku???”
      “Iya, itu buku “Keluarga Gu.” Jawab Yeo Wool.
      “Aku telah lama mencarinya.”gerutu Kang Chi pelan.
      “Apa yang kau katakan???”
      “Tidak…”
      ><

      Delete
    2. Kang Chi membawa Yeo Wool keruang rahasianya.
      “Yeo Wool… apa kau percaya tentang Gumiho???”
      “Sedikit, itupun aku dengar dari ibuku untuk menakuti yang nakal ketika aku kecil.”
      Kang Chi pun mulai bercerita tentang gumiho yang tak lain adalah cerita hidupnya. Yeo Wool mendengarkan dengan seksama.
      “Jadi maksudmu, Gumiho itu perlu buku “Keluarga Gu” untuk menjadi manusia.” Ucap Yeo Wool sambil tertawa.
      Kang Chi mengangguk menyiakan. Yeo Wool masih tertawa. Sementara Kang Chi larut dalam pikirannya. Yeo Wool menatap Kang Chi dan mengingat pertemuan pertamanya dengan Kang Chi mengkaitkan dengan cerita Kang Chi tadi.
      Yeo Wool berpikir,” apa mungkin Kang Chi???”
      Lamunan mereka terbuyar oleh kedatangan Min Kyung yang mengajak mereka makan malam bersama.
      ><
      Hari Interview Kim Gwan Woong tiba.
      Gwan Woong dengan percaya diri menunjukkan buku “Keluarga Gu.”
      Semua menatap takjub buku “Kelurga Gu.”
      Yeo Wool sempat-sempatnya menelpon Kang Chi.
      Tiba-tiba datanglah Lee Soon Shin dkk beserta perwakilan kementerian kebudayaan dan beberapa polisi.
      “Waktunya telah tiba, Kim Gwan Woong.” Ucap Kim Soon Shin.
      Suasana Interview menjadi gaduh.
      Manager Seo member kode pada anak buahnya. Cahaya Laser mengarah pada Lee Soon Shin dari arah belakang. Yeo Wool yang berada dibelakang Lee Soon Shin reflek menyelematkan Lee Soon Shin,”Ketua, awas”.
      Kang Chi diruangan rahasianya merasakan sesuatu.
      Sung Joon mendengar teriakan adiknya menembak si sniper.
      Pyung Joon, Dal Hon dan Lee Soon Shin segera menghampiri Yeo Wool.
      Kim Gwan Woong ditangkap atas tuduhan penipuan dan penculikan begitupun Manager Seo dan anak buahnya.
      ><

      Delete
    3. Yeon Seuk dan Min Kyung meilhat kejadian di Interview tersebut melalui televise. Min Kyung berteriak memanggil Kang Chi,” Kak Kang Chi, Nona Yeo Wool tertembak.”
      Kang Chi segera keluar dan menanyakan kembai apa yang didengarnya barusan. Yeon Seuk menyuruh Kang Chi melihat kelayar tv. Kang Chi melihat Yeo Wool di masukkan kedalam ambulance tak sadarkan diri.
      ><
      Kang Chi menunggui Yeo Wool dirumah sakit. Kang Chi ingat percakapan terakhir dengan Yeo Wool.
      “Jika ternyata ceritamu waktu itu benar. Aku hanya ingin mengatakan, dua orang yang sama mirip bukan bearti mereka adalah orang yang sama.”
      Kang Chi tau apa maksud perkataan Yeo Wool bahwa Yeo Wool mungkin mirip dengan kekasih Kang Chi yang dulu. Tapi apakah karena kemiripan nama dan wajah mereka bisa dikatakan dua orang yang sama.
      Kang Chi tampak berpikir.
      Ada seseorang kakek menghampiri Kang Chi yang mirip sekali dengan Biksu So Jung.
      “Terkadang yang terlihat tak seperti yang kita inginkan. Setiap orang memiliki takdir yang berbeda, Entah mereka orang yang terlihat sama dengan orang yang kau kenal atau tidak. Mereka memiliki takdir masing-masing. Yakinlah pada takdirmu saat ini.”
      Kang Chi tertegun mendengar ucapan kakek tersebut. Kakek itu pun meninggalkan Kang Chi yang masih merenung.
      Kang Chi tersadar saat Lee Soon Shin berdiri dihadapannya dan duduk disamping Kang Chi.
      “Aku mendengar ceritamu dari Yeo Wool.”
      Lee Soon Shin menyerahkan buku “Keluarga Gu” pada Kang Chi.
      “Dia bilang kau ingin melihat buku ini secara langsung.”
      Kang Chi tak percaya melihat buku “Keluarga Gu” dihadapannya.
      “Kau bisa meminjamnya. Aku sudah mengurus semuany.”Ucap Lee Soon Shin seraya meninggalkan Kang Chi sendiri.
      ><

      Delete
    4. Kang Chi duduk disamping Yeo Wool yang terbaring. Tiba – tiba Kang Chi berubah ke wujud aslinya dan membuka buka “Keluarga Gu”
      Tertulis didalamnya,
      “Keyakinan dan Keteguhan akan membawamu menuju kesempurnaan menjadi manusia.”
      Mata Kang Chi berubah, tubuhnya kembali normal seperti manusia.
      Yeo Wool dalam pingsannya melihat dirinya berada di masa yang berbeda.Serpihan Cerita Kang Chi pun muncul di alam bawah sadarnya.
      Kang Chi pun keluar menghirup udara segar dan tersenyum, “Selamat datang!!! Yoon Kang Chi.”
      ><
      Hari kedua menjadi manusia, Kang Chi menjenguk Yeo Wool. Tapi Yeo Wool tak ada dikamarnya.
      Yeo Wool sedang duduk ditaman RS, merenung mengingat kembali apa yang dilihatnya saat pingsan.
      “Yeo Wool-ah…”Panggil Kang Chi.
      Yeo Wool tersentak dari lamuananya. “Apakah mungkin kami kembali bertemu???” ucap Yeo Wool.
      “Yeo Wool-ah…” Kang Chi memanggil lagi.
      “Janji itu… apakah kau menepatinya???” tanya Yeo Wool.
      Kang Chi bingung mendengar ucapan Yeo Wool.
      ” Jika aku bertemu denganmu lagi, maka saat itu aku akan mengenalimu lebih dulu. Jika aku bertemu denganmu lagi, maka saat itu aku akan mencintaimu lebih dulu.”
      Kang Chi terkejut mendengar ucapan Yeo Wool.
      “Apa kau masih mengingatnya???”
      Kang Chi bingung dan berkata dalam hati,”Bagaimana dia tau???”
      “Dalam mimpiku kau berkata seperti itu.” Ucap Yeo Wool tersenyum.
      Kang Chi pun tersenyum mendengarnya dan mengangguk mendengarnya. Kang Chi mendekati Yeo Wool dan memeluknya.
      Suara Hati Kang Chi,” Walau wajah dan nama kalian sama tapi kalian orang yang berbeda. Dan Aku mencintai dirimu yang dulu dan dirimu yang sekarang, Yeo Wool.”
      ><

      Delete
    5. Sebulan kemudian,
      Kang Chi dan Yeo Wool melangsungkan pernikahan.
      Kim Gwan Woong dan Manager Seo dipenjara seumur hidup. Karena kejahatan mereka banyak merugikan Negara.
      Yeon Seuk membeli semua saham hotel Heaven dan memimpin dua hotel sekaligus dibantu dengan Min Kyung.
      Lee Soon Shin dan Dal Hon membantu Pyung Joon dan Sung Joon di sementara itu Ryung Joon membantu Soo Ryun di dapur umum Sekolah Bela Diri Moo Hyung Do.




      Delete



    6. Maaf kalau kelewat panjang menyalahi jalur, semua itu ide cerita di kepalaku...

      hehehe...

      Delete
  91. Dam yeo wool akhirnya mati. Sesudah masa berkabung berakhir, kang chi mohon diri kepada guru Dam dkk. Ia akan pergi. Tapi tae so menahan nya dan memintanya untuk tinggal bersama2 dengan mereka. Kang chi menolaknya. “Kemana engkau akan pergi?” Tanya guru Gong Dal. “ Aku juga belum tahu pasti mau kemana, tapi aku juga tidak mungkin selamanya tinggal disini” kata kang chi. “Kalian tahu kan kalau aku tidak akan pernah menjadi tua. Jikalau aku terus2an tinggal disini, maka masyarakat lama kelamaan akan curiga kepadaku” tambahnya Mereka akhirnya mengerti. Dan dengan berat hati mereka mengijinkan kang chi untuk pergi. Mereka semua berpelukan satu per satu dengan kang chi. Sebelum kang chi berangkat ia memandang bekas kamar yeowool. Hatinya terasa sangat sakit, tapi ia menahan diri untuk tidak menangis di depan semua orang. Ia seolah2 melihat yeowool di jendela tersenyum kepadanya dan berkata hati-hati kangchi-yaa. Ia segera membalikkan badannya dan berjalan pergi. Dan akhirnya air matanya tidak tertahankan lagi dan membanjiri wajahnya. Rasa penyesalan dan bersalah meliputi dirinya. Ia berjalan menuju hutan, tepatnya ke tempat biksu so jung. “aku ingin mencari buku keluarga Gu” kata kangchi pada biksu so jung. Biksu so jung kembali memperingati kangchi perihal syarat untuk menemukan buku tersebut dan akibat yang akan dihadapi seandainya kang chi gagal. “Aku tidak akan gagal”, kata kang chi pasti. Dulu ayahku gagal karna ia begitu berambisi untuk dapat hidup dengan ibuku, tambah kang chi. Tapi saat ini aku ingin menjadi manusia karna orang yang aku cintai sudah tidak ada di dunia ini. “Aku ingin menjadi manusia supaya aku bisa menjadi tua dan mati. Aku tidak ingin hidup abadi sendirian” ucap kang chi. Dan akhirnya kang chi hidup di hutan sekian lama untuk menemukan buku keluarga itu. Sementara itu, Jo Gwan Woong terbukti bersalah dan Ia dihukum mati. dan akhirnya nama baik Keluarga Park dikembalikan. Kembali ke Kang Chi, akhirnya Ia berhasil menemukan buku keluarga Gu. Ia menjadi manusia, dan hidup bersama dengan biksu so jung yg sudah sangat tua. Kang chi hidup sebagai pertapa di hutan. Dan Ia sama sekali belum melupakan yeo wool. Yang ada di pikirannya sekarang hanya, jika Ia dilahirkan kembali Ia ingin dilahirkan di masa yang sama dengan yeowool. Waktu berganti ke tahun 2013. Di sebuah rumah sakit, seorang wanita tampak akan melahirkan. Dan akhirnya…. “Oek…oek…….” Tangisan bayi terdengar…… Dari kejauhan seorang laki2 berlari kencang, sambil berkata “awas… awas… minggir…. Minggir…. Akhirnya ia tiba di sebuah kamar rumah sakit. Ia membuka pintu dan tampaklah wanita yang baru melahirkan tadi. Hah,….. reinkarnasi chung Jo!!! Dan tampaklah juga bahwa pria tadi adalah reinkarnasi dari kang chi. Apakah mereka suami istri?? Dan tiba2 pintu terbuka dan seorang perawat membawa bayi wanita itu. Dan tebak, siapa perawat itu. reinkarnasi dari Dam Yeo Wool. Kang chi menoleh kpd perawat itu, ketika perawat itu tersenyum padanya, tiba2 jantungnya berdetak dengan sangat kencang. Dia bingung mengapa jantungnya berdetak sedemikian kencangnya. “selamat Ibu Park, bayi anda sangat cantik” kata perawat itu sambil menyerahkan bayinya. Chung Jo mengambil bayinya sambil berkata “Terima kasih perawat………….. “ Dam Yeo Wool, nama saya Dam Yeo Wool, katanya sambil tersenyum. Jantung kang chi kembali berdetak kencang mendengar nama itu. Tak terasa air matanya menetes, dan dalam hati dia berkata “Dam Yeo Wool, akhirnya aku menemukanmu” Oppa… Oppa…. Ada apa denganmu, panggil chung jo.“Tuan Park, anda tidak apa-apa” tanya Yeo Wool. “Eittsss…….. dia bukan suami saya”, he’s my Oppa (abang) “kata chung jo” Aww……… ada yg senyum-senyum *lirik yeowol* Perkenalkan, saya Choi Kang Chi, katanya pada Yeo wool sambil tersenyum. Saat berjabat tangan dengan kang chi, tiba2 jantung yeo wool pun berdetak dengan kencang. Dan kang chi pun berkata dalam hati, “saat ini aku lebih dulu mencintaimu, dan aku juga yg lebih dulu mengenalimu” ----END----

    ReplyDelete
  92. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  93. Part 3


    untuk Dam yeo wol'
    "untuk ku?"pikir yeo wol heran.
    Yeo wol mulai membaca surat itu.
    'Annyeong Yeo wol-ah..
    ketika kau membaca surat ini,mungkin kau sudah bereinkarnasi. atau mungkin saja orang lain. Entahlah. Ini sudah berapa tahun ya? Bagaimana kabarmu sekarang? apa kau hidup dengan baik? Apakah kau makan dengan baik? ku harap dikehidupan sekarang aku tidak susah lagi melihatmu sebagai seorang wanita.
    Aku rindu padamu. Aku benar-benar rindu. Sudah beratus-ratus tahun sejak saat itu.
    Au ingin kita berjumpa dan hidup bersama sampai tua. dengan anak-cucu sampai mati memisahkan. Tidak. Kematian pun tidak akan memisahkan kita
    Kau dan aku .
    aku tidak akan tahu bagaimana aku bisa bertahan sampai saat ini tanpamu. Aku juga memutuskan untuk mengembara.. Kalau kita berjumpa aku aan menceritakan apapun padamu.
    saranghae'

    'Dari : kang chi'

    "kang chi? siapa?"pikir yeo wol.
    "Siapa kau?"tiba-tiba suara bass terdengar dari belakang yeo wol.
    Yeo Wol tertegun mendengar suara itu.
    'Sepertinya suara itu..'pikir yeo wol
    "Yakk! Siapa kau!"Kembali pria itu berteriak.
    Yeo wol berbalik dan menatap pria itu perlahan.
    Pria itu tertegun menatap yeo wol."Kau.."
    "Yeo wol-ah.."ucap pria itu lirih.
    Yeo wol menyerngit.
    "siapa kau? bagaimana kau tahu namaku?"tanya yeo wol.
    "Maukah kau menikah denganku?"tanya pria itu
    "Siapa kau?"jawab yeo wol.
    "Maukah kau menikah denganku?"
    "Aku tidak tahu bagaimana berjalan tegak"
    "Maukah kau menikah denganku, Dam yeo wol?"
    Yeo wol menatap pria itu lirih. berbagai kilasannya dengan pria itu muncul. Juga saat-saat dimana pria itu melamarnya juga persis seperti saat ini. "Siapa dia?"pikir yeo wol. Namun belum sempat yeo wol berpikir jernih, ia menjawab "Aku berharap kau yang terbaik" yeo wol tersenyum lembut.
    Pria itu menghampiri yeo wol lalu memeluknya. "Kang chi-ah.."ucap yeo wol lirih.
    "Akhirnya kau tahu"ucap kang chi sambil mempererat pelukannya.
    "saranghae"bisik kang chi tepat di daun telinga yeo wol.
    "Nado"
    .
    .
    Dua insan itu berharap mereka bisa bersama terlepas dari ramalan biksu itu. Namun, sekarang mereka tepat berdiri dibawah pohon sakura dan dibawah bulan sabit.

    Hanya satu yang diharapkan mereka. Kang Chi kembali mencari Buku keluarga Gu dan hidup tua dengan Yeo wol.

    END.

    mba dee maaf kalau ada typo:'(
    FFku asli gak jelas ya? Saya benar2 gak tahu buat cerita:( ini asli dari imajinasi abal-abal ku..
    frustasi liat FF hasil karyaku:'(

    ReplyDelete
  94. Ada orang baru, salam kenal ya.. aku nisa..
    Karena rame jadi iseng-iseng deg ikutan.. Karena aku juga kurang greget sama akhirnya.. makanya terpintas ide di otakku.. dan udahlah kelamaan.. langsung aja..

    *)Note : cerita ini dimulai saat kang chi tahu tentang takdir Yeo Wool dari So Jung itu..

    Gu Family Book : The Beginning of True Love
    By : Nisa

    “ Jadi salah satu diantara kami akan mati? “ tanya Kang Chi yang masih terkejut atas pernyataan So Jung.

    “ Iya, oleh karena itu kau harus meninggalkan Yeo Wool.. “ kata So Jung yang melihat Kang Chi sangat bersedih.

    “ Kalau begitu, apa yang bisa merubah takdir itu.. “ kata Kang Chi lirih sembari menutup matanya.

    “ Ti- Tidak ada, “ jawab So Jung sedikit terbata.

    “ Aku yakin ada.. Katakan saja! “ teriak Kang Chi pada So Jung.

    “ Ya, ada satu.. Kematian.. “ jawab So Jung sedikit ragu. Mendengar hal itu Kang Chi membelalakkan matanya.

    Yeo Wool tertangkap oleh Jung Gwan Woong. Kang Chi, Gon, dan Tae Soo walaupun sudah dilarang oleh Master Dam, mereka bertiga tetap ingin menyelamatkan Dam Yeo Wool.

    Akhirnya misi mereka dimulai. Mereka mulai menyerang tempat dimana Jung Gwan Woong tinggal, Gon dan Tae Soo akan membereskan para penjaga disana sedangkan Kang Chi mencari tempat Yeo Wool disekap.

    Akhirnya Yeo Wool dapat diselamatkan oleh Kang Chi.

    Saat ini Lee Soon shin telah ada tepat di depan mata Jung Gwan Woong, tanpa disadari ada Ninja Seo yang siap membunuh Lee Soon Shin dari kejauhan. Saat Ninja Seo hendak benar-benar membunuh Lee Soon Shin dengan menembaknya, tiba-tiba kang Chi, Gon, Tae Soo, Yeo Wool dan sekitar 20 orang pengawal datang dan siap melindungi lee Soon Shin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lanjutan................

      Dorr.. Ninja Seo menekan kendali senapannya.. Semua orang saling berpandangan dan akhirnya Yeo Wool terjatuh ketanah. Kang Chi dengan sigap langsung menahan tubuh Yeo Wool.

      “ K—Kang.. Kang Chi-ya.. “ kata Yeo Wool yang sudah benar-benar kesakitan.

      “ Yeo Wool-ah.. “ kata Kang Chi yang mulai menitikkan air matanya.

      “ Te.. Terimakasih.. at—atas semu,--anya.. “ kata Yeo Wool yang mulai memuntahkan darah dari mulutnya.

      “ Yeo Wool-ah.. Andwae.. Yeo Wool-ah.. Dam Yeo Wool.. “ kata Kang Chi saat Yeo Wool benar-benar menghembuskan nafas terakhirnya, “ Andwae… Andwae.. Yeo Wool-ah.. Andwae, “ teriak Kang Chi.

      Kang Chi saat ini ada di sebuah ruangan tubuhnya terjatuh di lantai sesaat setelah, ia meminum secangkir racun yang langsung merenggut nyawanya.

      Flashback
      “ Aku yakin ada.. Katakan saja! “ teriak Kang Chi pada So Jung.

      “ Ya, ada satu.. Kematian.. “ jawab So Jung sedikit ragu. Mendengar hal itu Kang Chi membelalakkan matanya.

      “ Kematian? “ tanya Kang Chi.

      “ Ya, kalau kau ingin merubah takdir itu.. Kalian berdua, kau dan Yeo Wool harus mati terlebih dahulu, “ kata So Jung.

      “ Mati? Bagaimana caranya agar aku bisa mati? “ kata Kang Chi yang kembali bertanya.

      “ Kau, harus menjadi manusia terlebih dahulu setelah itu.. Kau, “ kata So Jung.

      “ Aku mengerti.. “ kata Kang Chi memotong perkataan So Jung, setelah itu Kang Chi-pun berlalu pergi.
      Flashback End

      “ Yeo Wool-ah, t-tunggu aku.. “ kata Kang Chi sebelum ia menutup kedua matanya.

      Delete
    2. 422 years later
      Seoul, South Korea

      Seorang laki-laki tengah berlari karena ada komplotan penjahat yang mengejarnya. Lelaki itu adalah Lee Seung Gi (reinkarnasi dari Choi Kang Chi).

      Tiba-tiba ada seorang polisi wanita korea yang datang dan menyelamatkan dan menembak kaki penjahat itu satu persatu. Kemudian wanita itu menarik tangan Seung Gi dan lari dari penjahat tadi. Wanita itu tidak lain dan tidak bukan adalah Bae Suzy (reinkarnasi dari Dam Yeo Wool).

      Mereka akhirnya sampai di suatu tempat, Seung Gi sudah tidak kuat dan rasanya sebentar lagi ia akan pingsan. Seung Gi menarik Suzy ke pelukannya, ia melihat ada orang dibelakang Suzy. Seung Gi langsung mengambil pistol ditangan

      Suzy dan menembakkannya ke orang yang ada dibelakang Suzy yang ternyata ada salah satu dari penjahat tadi.

      Suzy membelalakkan matanya ketika melihat apa yang ada didepan matanya saat ini.

      Flashback
      “ Jadi kapan aku akan menemukan cinta sejatiku? “ tanya Suzy pada seorang peramal (reinkarnasi So Jung) yang ada ia datangi.

      “ Kalau kau bertemu seorang lelaki didekat pohon sakura dan dibawah cahaya bulan purnama maka dia adalah cinta sejatimu, tapi jika kau bertemu seseorang didekat pohon sakura dan dibawah bulan sabit maka kau harus menghindarinya jika tidak kau akan mati, “ kata peramal itu panjang lebar.

      Flashback End

      Suzy membelalakkan matanya ketika melihat apa yang ada didepan matanya saat ini. Ada sebuah pohon sakura disana. Dan diatasnya ada bulan……………



      ‘ Bulan Purnama ‘

      Seung Gi sudah tidak kuat lagi, ia akhirnya pingsan dan jatuh ke pelukan Suzy. Dan sebuah senyuman terangkai di bibir Suzy.

      The End

      Okay, akhirnya selesai dan ancur..
      Contact me @r_annisa_p or rifkaannisa13@gmail.com thanks.. :D

      Delete
  95. Kang Chi turun dari mobilnya dan mendengar seorang wanita memohon dalam hati..
    “Siapa pun tolong aku..tolong aku..”
    Kang Chi berusaha mengabaikan suara itu tapi suara itu seakan familiar dengannya.
    Disebuah lapangan..
    Beberapa penjahat mengerumuni seorang wanita yang berpenampilan seperti agen penyidik yang ditutupi mata dan terikat tangannya.
    “ harus kita apakan dia..?” kata seseorang berpenampilan rapi yang berada didekat wanita itu.
    “ Singkirkan dia.. wanita ini tahu terlalu banyak tentang kita.” Kata seorang yang lainnya..
    Melihat hal itu, Kang Chi pun berusaha menolong wanita tersebut. Kang Chi mulai menghajar para penjahat itu satu persatu. Namun, melihat keadaan wanita itu yang mulai terhuyung membuat Kang Chi pun mulai menarik dan mulai membawanya menjauh dari kumpulan penjahat itu.
    Salah seorang penjahat itu mengejar mereka dan wanita tersebut menyadari ada mengejarnya. Wanita itu membuka matanya yang tadi tertutup dengan tangan yang ikatannya telah dibuka oleh Kang Chi. Dilakukannya tendangan berputar kearah penjahat yang langsung tersungkur itu.
    Kejadian itu membuat wanita itu dan Kang Chi sekarng berdiri berhadapan..
    Kang chi pun terkejut melihat siapa yang diselamatkannya.
    “Yeo Wol-ah..” panggil Kang chi
    “Bagaimana kau tahu namaku?” kata wanita itu.
    “Yeo Wol-ah..” panggil Kang Chi lagi.
    “Apakah kau mengenalku?” kata wanita itu lagi sebelum akhirnya pingsan dipelukan Kang Chi.
    Kang Chi pun hanya bisa diam terkejut sebelum akhirnya berbicara dalam hati..
    “Saat kita bertemu lagi.. aku akan mengenalimu terlebih dahulu”
    “Saat kita bertemu lagi..aku akan mencintaimu lebih dahulu”
    “Saat kita bertemu lagi..waktu kita yang dulu berhenti kini berjalan lagi..”
    Pada saat itulah Kang Chi membayangkan pertemuannya dengan Biksu So Jung 422 tahun yang lalu...
    “Pergi dan tetap disisi nona Yeo Wool. Itulah hal terbaik yang dapat kau lakukan saat ini Kang Chi-ah” kata Biksu Su Jong.
    Kang Chi hanya dapat menghela napas pasrah dan berjalan keluar.
    “Kang chi-ah tak inginkah kau menjalani hidup sebagai makhluk mitos setelah ini.” Kata Biksu Su Jong menghentikan langkah Kang Chi yang beranjak pergi.
    “Mungkin jika kau mau menunggu..Nasib kalian akan berubah jika kau kembali bertemu dengan nona Yeo Wool.” Kata Biksu So Jung kemudian.
    Mendengar hal itu Kang Chi hanya bisa diam dan kembali berjalan pergi.
    Kembali ke lapangan..
    Kang chi yang saat ini sedang memegang reinkarnasi Yeo Wol- pun berkata..
    “ Mungkin..aku tidak tau seakan aku juga mengenalmu..” Kang Chi pun tersenyum dan memandang kejauhan dimana bulan sabit muncul diatas pohon persik persis dimana awal nasib mereka dipisahkan dan sekarang dipertemukan lagi..

    ReplyDelete
  96. pengennya sieh seperti itu mbak dee..
    walaupun kuarang lebihnya sama..
    aku hanya membuat Biksu So Jung terlihat lebih manusiawi karena dia tu Biksu terlebay sepanjang masa..
    ^____^

    ReplyDelete
  97. Halooo,, emmmm ff pertamaxxxx saya heheheh. semoga bisa menang aminnnn. sebenernya ff ini campur ada yang aku ambil pas adegan akhir, ada juga yang aku tambah tambahin,eheheeh. waktu sebelum nulis idenya udah dapet harus gimana jalan ceritanya nanti tapi pas nuis kok jadi beda ya dari rencana awal,heheh terlalu banyak ide yang muncul pas nulis jadinya ceritanya terus berubah ubah dan terengggg jadilah ini,,,, nggak nyangka bakal sepanjang ini... selamat menikmati mbk Dee,, hope hope hope winnn ^_^

    Kilasan balik saat Kang Chi menemui So Jung untuk menolong Yeol Woo, So Jung bilang kalau ia tidak bisa melakukan apapun, “itu sudah takdir”.
    So Jung lalu melanjutkan, “Cinta sejati dapat menolong apa yang dibutuhkan oleh pasangannya”.
    Mendengar hal itu Kang Chi hanya diam menatap So Jung yang juga balik menatapnya.
    ******
    Tahun 422 tahun kemudian
    Dari kejauhan Kang Chi sudah mendengar teriakan seorang wanita yang meminta tolong, ia berusaha untuk mengabaikannya, tapi yang namanya Kang Chi sudah pasti sulit untuk melakukan hal itu, mau tidak mau akhirnya ia menghampiri wanita itu.
    Dan betapa kagetnya Kang Chi ketika ia melihat siapa si wanita dan si perampok itu. Tanpa tedeng aling aling lagi Kang Chi langsung memeluk perampok itu.
    “Yah…….. Bong Chul ah….. akhirnya kau kembali lagi”
    Perampok yang tak lain dan tak bukan adalah Si preman kita Bong Chul, mengernyitkan dahinya melihat tingkah Kang Chi yang seperti sudah lama mengenalnya. Dan tentu saja bukan hanya Bong Chul yang mengernyit aneh melihat tongkah kang Chi tapi juga wanita yag dirampok itu yaitu Gonita.
    Kang Chi terus memeluk Bong Chul sambil tersenyum lebar lalu tanpa sengaja Kang Chi melihat kea rah Gonita lagi, melihat hal itu Kang Chi langsung melepas pelukannya ke Bong Chul dan gantian memeluk Gonita yang bengong dengan tingkah Kang Chi yang memeluknya tanpa sebab. Mendapat perlakuan tersebut wajah Gonita yang tadinya ketakutan berubah jadi tangisan karna Kang Chi yang memeluknya secara tiba-tiba.
    Kang Chi yang mengetahui hal tersebut langsung melepas pelukannya dan dengan wajah cerianya ia mengusap-usap air mata Gonita dan bilang,
    “Yah……. Apakah kau sungguh terharu setelah sekian lama tidak bertemu denganku? Yah……. Tenang saja aku juga sangat terharu bisa bertemu denganmu lagi.” Setelah mengatakan hal itu Kang Chi memeluk Gonita lagi. Lalu dari arah belakang terdengar suara seorang wanita,
    “Jangan bergerak…………….angkat tanganmu”
    Wanita itu memegang pistol, ia mengacungkan pistolnya ke arah Kang Chi. Kang Chi lalu berbalik, wajah Kang Chi yang awalnya ceria berubah menjadi redup, air matanya sudah mengantung. Dalam hati Kang Chi berkata, “Ketika kita bertemu lagi.. saat itu aku akan mengenalimu terlebih dulu. Ketika kita bertemu lagi.. saat itu aku akan mencintaimu lebih dulu”
    Dan tanpa Kang Chi sadari, ia mengucapkan sesuatu, “Yeol Woo ah……”
    Lalu terdengar suara yang sangat keras, “CUT….”
    Wanita yang memegang pistol itu lalu berkacak pinggang, ia memutar-mutar pistol mainan yang ia pegang, sementara itu sutradara terlihat sangat marah karna ada seseorang yang masuk ke dalam syuting nya secara tiba-tiba. Sutradara menghampiri Kang Chi, ia memarahi Kang Chi yang masuk seenaknya.
    Sementara itu Kang Chi yang kena marah hanya diam tak berkutik, ia masih menatap wanita yang ia sebut Yeol Woo, ada kerinduan yang amat besar di matanya. Sedangka wanita yang di rampok dan perampok yang di panggil Kang Chi dengan sebutan Gonita dan Bong Chul itu menghampiri Kang Chi. Mereka memarahi Kang Chi yang merusak syuting mereka dan mereka juga Tanya, mengapa Kang Chi bisa mengetahui nama mereka padahal sebelumnya mereka merasa belum pernah bertemu dengan Kang Chi.
    Tapi yang di Tanya hanya bisa diam lalu Yeol Woo menghampiri Kang Chi, dengan wajah yang selekean Yeol Woo Tanya,
    “Hey bagaimana kau bisa tau namaku?” dan tanpa mereka sadari, Yeol Woo dan Kang Chi bertemu di bawah bulan sabit dan pohon sakura.


    ReplyDelete
    Replies
    1. Keesokan harinya,
      Yeol Woo sedang berlatih dengan anak anak didiknya. Yeol Woo yang ber-reinkarnasi sekarang sudah menjadi pelatih taekwondo, ia mendirikan sekolah ini sendiri. Saat Yeol Woo sedang berlatih dengan anak anak didiknya, tanpa diduga ada seseorang yang masuk, orang itu berdiri tepat di depan Yeol Woo menatapnya lalu memeperkenalkan diri.
      “namaku Kang Chi, Choi Kang Chi senang berkenalan denganmu. Aku……. Aku……. Ingin menjadi muridmu.”
      Mendengar hal itu Yeol Woo mengernyitkan dahinya aneh, ia lalu melihat kearah murid muridnya yang sedang berlatih lalu menatap Kang chi dari atas sampai bawah dan bilang dengan sedikit mengejek,
      “Yah….. kau tidak salah?”
      “apa kau tidak bisa melihat wajah-wajah muridku?”
      “Hey, mereka semua ANAK-ANAK”
      “dan lagi apa kau tidak bisa baca tulisan yang ada di pintu depan?”
      “Aku hanya menerima murid yang berusia 5-12 tahun, apa kau tidak melihatnya? Berapa umurmu, Hah?”
      “Sudah pergilah, jangan mengacau”
      Setelah menagtakan hal itu Yeol Woo langsung mendorong Kang Chi kesamping, menerima hal itu Kang Chi hanya bisa tersenyum.

      Keesokan harinya lagi,……..
      Yeol Woo sedang bertarung dengan seseorang yang tak lain dan tak bukan ialah Gon. Ia adalah reinkarnasinya Gon.
      Gon dan Yeol Woo bertarung mereka menggunakan pakaian ala Joseon, yang membedakan hanyalah ketika di zaman Joseon, mereka bertarung karna mereka sedang berlatih dan sekarang mereka bertarung karna mereka adalah musuh besar……didalam sebuah film.
      Dari kejauhan, tampak Kang Chi yang menatap Yeol Woo dan Gon secara bersamaan. Kang Chi lalu bilang kalau Yeol Woo tidak berubah sama sedikitpun.
      Syutingpun selesai, Yeol Woo dan Gon duduk dan tertawa bersama, mereka sedang beristirahat sejenak dari pekerjaan mereka sebagai standwomen dan man. Kang Chi lalu menghampiri mereka, ia memberikan makan siang denan menu ayam, Gon dan Yeol Woo menatap Kang Chi dengan heran.
      Yeol Woo lalu bilang, “kau lagi?............. mau apa kau kesini?”
      Kang Chi, “Aku hanya ingin melihat sahabat dan…..(Yeol Wooku) kau saat syuting”
      Gon, “apa kau mengenalnya Yeol Woo shi? Siapa yang ia bilang sahabat?”
      Kang Chi tersenyum, “tentu saja kau……”
      Gon, “aku?”
      Yeol Woo, “hah, sudahlah Gon shi, tak usah kau hiraukan. Ia hanya seorang penganggu”
      Kang Chi yang mendengar hal itu berteriak lalu menunjuk kearah Yeol Woo,
      “Yah, kau……… Yeol Woo shi, kami…….aku dan Gon pasti akan menjadi sahabat.”
      Gon, “Hey, kau berbicara pada kami, seakan kau sudah mengenal kami”
      Kang Chi lalu tersenyum, “tentu saja, aku akan menjadi sahabatmu (menunjuk Gon) dan kita akan bersama lagi Yeol Woo shi (menatap Yeol Woo).”
      **********

      Delete
    2. Waktupun terus berjalan, Kang Chi, Gon dan Yeol Woopun selalu menghabiskan waktu bersama, mereka sering kali nonton bersama, jalan, makan bersama, bahkan mereka sering kali berlatih bersama tapi tentu saja ketika mereka berlatih Kang Chi tidak mengeluarkan kekuatannya yang sebenarnya, ia menyembunyikannya dan sering kali malah ia yang menjadi orang yang terlemah. Dan lagi jika ia mengeluarkan kekuatan nya maka sudah pasti Gon dan Yeol Woo akan kalah. Tapi jujur saja, sebenarnya Kang Chi juga ingin memberitahu yang sebenarnya kepada Yeol Woo dan Gon, terutama Yeol Woo. Ia tidak ingin menyembunyikan hal apapun pada Yeol Woo. Maka dari itu hari ini Kang Chi dengan sengaja pergi berdua dengan Yeol Woo. Kang Chi ingin hari ini, memberitahu Yeol Woo kalau ia adalah seorang gumiho.
      Kang Chi mengajak Yeol Woo untuk mendaki, setidaknya dengan mendaki ia dan Yeol Woo bisa mengulang kembali moment-moment mereka berdua, walaupun tentunya tidak akan persis sama.
      Yeol Woo, “Yah……. Kau benar-benar yakin, kita akan mendaki gunung ini?”
      Kang Chi tersenyum, “Kerom, kerom, kerom”
      Yeol Woo menatap Kang Chi dengan tatapan mengejek, “Yah……. Kang Chi ya…… kau saja bertarung dengan ku dan Gon kalah. Bagaimana bisa kau mau mendaki gunung ini? Hey aku tau kau lemah jadi seharusnya kau jangan banyak tingkah”
      Kang Chi lalu menatap Yeol Woo dengan lembut lalu mencolek hidung Yeol Woo, “Yah…… Yeol Woo ah…… apa kau begitu mengkhawatirkan aku? Jangan khawatir (Kang Chi lalu berdiri tegap dan berkacak pinggang lalu menepuk nepuk dadanya) aku ini kuat.”
      Yeol Woo, “aish.. kau ini, kaja…”
      Sepanjang jalan Kang Chi dan Yeol Woo terus mengobrol, mereka tertawa besama, bercanda dan terkadang mereka saling mengejek satu sama lainnya. Mereka tampak sangat bahagia, mungkin selama ini Yeol Woo tidak menyadari kalau ia sudah jatuh cinta pada Kang Chi, cara Yeol Woo menatap Kang Chi terlihat berbeda ketika mereka pertama kali bertemu. Lalu tidak berapa lama kemudian mereka beristirahat, mereka beristirahat di pinggiran bebatuan sungai. Mereka duduk sambil melihat satu sama lain dan akhirnya tertawa,
      Yeol Woo, “mengapa kau menatapku seperti itu?”
      Kang Chi, “lalu mengapa kau menatapku seperti itu?”
      Yeol Woo, “aishhh kau ini”

      Delete
    3. Kang Chi lalu menatap Yeol Woo dengan serius, “Yeol Woo ah……. Ada yang ingin aku katakana padamu”
      Yeol Woo, “apa?”
      Kang Chi, “sebenarnya……… aku berharap kau…… setelah ini tidak menghindariku”
      “aku…………”
      Yeol Woo, “Yah…… kenapa kau begitu susah untuk berbicara?”
      “araso araso, untuk apa aku menghindarimu, pali bicaralah”
      Kang Chi, “yakso?”
      Yeol Woo, “Yakso yakso yakso, pali”
      Kang Chi, “Yeol Woo ah, sebenarnya aku……….bukan……..manusia”
      Yeol Woo, “Bo?” hening…..
      “hahahahahha, yak apa tidak ada candaan lain yang lebih baik? Kau bisa membuatku sakit perut” Yeol Woo terus tertawa, ia sampai memegang perutnya dengan kedua tangannya.
      Kang Chi menatap Yeol Woo, ia mencoba meyakinkan Yeol Woo, “Yeol Woo ah…. Aku serius, sebenarnya aku adalah gumiho dan aw sudah menunggumu selama ribuan tahun dan akhirnya sekarang aku menemukanmu”
      Yeol Woo, “De?” “Busun suriya…?” Yeol Woo mulai bingung.
      Kang Chi, “kau dimasa lalu….denganku…….adalah sepasang kekasih”
      Yeol Woo, “BO?”
      Kang Chi tertawa, “ini mungkin kelihatan tidak masuk akal tapi ini benar” “aku berjanji jika aku sudah bertemu denganmu lagi, aku akan melanjutkan pencarian buku Gu dan akan terus bersamamu”
      Yeol Woo, “Buku Gu?”
      Kang Chi, “ya, buku yang bisa membuatku jadi manusia”
      Yeol Woo bingung, ia tidak bisa berkonsentrasi,
      “Yeol Woo, “aku…..tidak…..mengerti maksudmu…..aku……”
      Kang Chi lalu memegang wajah Yeol Woo dengan kedua tangannya.
      Kang Chi, “Yeol Woo ah, aku sudah menunggumu dan sekarang aku ingin jujur padamu, tolong perhatikan wajahku”
      Yeol Woo menurut, ia memperhatikan wajah Kang Chi dan betapa kagetnya ia melihat mata Kang Chi yang berubah menjadi hijau, tapi Yeol Woo tidak lari, ia hanya diam di tempat sama seperti waktu itu.

      Delete
    4. Kang Chi, “inilah aku yang sebenarnya, aku harap setelah ini kau tidak menghindariku” “Yeol Woo ah….aku mencintaimu”
      Yeol Woo, “Kang Chi ya……aku………aku…….”
      Kang Chi, “tolong jangan menghindariku”
      Yeol Wool, “Kang Chi ya…. Aku….tidak……perduli siapapun dirimu, nado sarangheo”
      Kang Chi tersenyum bahagia, air mata jatuh membasahi pipinya begitu juga dengan Yeol Woo. Lalu lambat laun mereka semakin mendekat dan akhirnya berciuman.
      Kata-kata So Jung kembali terdengar, “Cinta sejati menolong apa yang dibutuhkan oleh pasangannya” lalu butiran-butiran biru muncul mengelilingi mereka dan tanpa mereka sadari terutama Kang Chi bahwa ia sudah menjadi manusia sekarang, ciuman Yeol Woo lah yang menolongnya untuk menjadi manusia walaupun tanpa buku Gu.

      Delete
    5. aduhhhhh, maaf mb Dee, heheheh tulisan nama untuk YW nya salah, yang lain pada Yeo Wool, aq sndri malah Yeol Woo,,

      Delete
  98. Ikutan ah,,, lanjut ya.. Dari episode 24, saat kang chi melihat yeon wool

    Part 1
    Yeon wool: kenapa kau tau nama ku, siapa kau?'
    Kang chi msh tertegun, tdk menyangka pertemuannya dgn yeon wool terjadi pada mlm ini, setelah sekian lama menunggu.
    'Siapa kau?'Ulang yeon wool, sambil mendekat, dgn pistol msh terulur.
    'Yeon wool ah, apa kau tak bs mengingatku?, ini aku kang chi' ujar kang chi lirih.
    Tanpa sadar yeon wool mengucapkan nama kang chi..'Kang chi?? Kang chi?' Jantung nya berdebar mendengar nama itu. 'siapa dia?Kenapa aku merasa aneh, merasa nama itu tak asing? dan perasaanku ini tak bs ku kendalikan, ada apa ini?aku merasa sangat mengenal org ini, tp dimana?, kpn? Aah,,aku pasti sdh gila' Batin yeon woll.

    Dirumah kangchi, bunga ungu bertambah mekar, dikelilingi dgn pendar2 biru berterbangan.

    Tanpa sadari yeon wool, kang chi mendekat, hingga jarak mereka hanya bbrp langkah lagi, dan pistol ditangan yeon wool pun sdh tdk diacungkan ke kang chi lagi.

    Kang chi tersenyum, dan teringat pembicaraannya terakhir kali dgn biksu so jung pd 422 tahun yg lalu, sesaat sebelum kematian biksu so jung.
    So jung : 'kang chi, kau sdh memutuskan utk tdk menjadi manusia, jd kau pasti akan hidup lama, ratusan, bahkan ribuan tahun, jd ada kemungkinan kau akan bertemu reinkarnasi yeon wol. Namun kangchi, takdir yeon wool tdk akan berubah, dia ttp akan mati jika bersama dgn mu, hanya ada satu cara utk mengatasinya, setelah kau bertemu dgn reinkarnasi yeonwol di bawah pohon sakura, kau punya wktu 3 hr utk meyakinkan dirinya agar bs mengingatmu, dan kembali menyukaimu. jika kau gagal, maka yeonwol akan mati lg.tp jika kau berhasil, lihatlah sebuah keajaiban alam yg akan kau hadapi,langit akan menunjukkannya, kau sendiri pun tdk akan dpt mempercayainya..'
    Dan so jung pun menghembuskan napasnya yg terakhir.

    'Hei, kenapa kau tak menjawabku?'Tanya yeon wool, membuat lamunan kang chi terbuyar.
    'Yeon wol, tak ingatkah kau dgn ku?ini mgkn aneh bagimu, tp cobalah tuk mengingatku' ujar kang chi sambil memegang tgn yeonwol.
    Yeon wol tersentak dgn sentuhan kangchi, seperti ada ingatan2 dikepalanya, walau tak jelas..saat dia memakai baju khas yeon wol dijaman dl dgn kang chi berbaju merah sdg berlari sambil tertawa2. Kemudian sekilas ttg sekolah guru dam, dan kemudian beralih saat yeon wol berlatih pedang.
    'Kenapa aku?'Kenapa ini?'Yeon wol jatuh terduduk,
    'Yeon wol ah' ujar kang chi mencoba membantu yeon wol berdiri. Tiba2 yeon wol teriak, 'jgn mendekat, aku tak tau siapa kau, dan aku tak tau ada apa dgn ku, menjauhlah dr ku' kemudian yeon wool berdiri, dan buru2 berlari utk meninggalkan kang chi. Kang chi terkejut dan sedih atas penolakan yeon wol, 'yeon wol ah, aku mengerti kau takut, tp kumohon,dgar penjelasanku. Baiklah, kalau kau blm siap skg, aku memberi mu wktu smpai besok, aku tunggu kau disini pd jam yg sama, ingatlah kau hrs dtg'

    ReplyDelete
  99. Air mata terus membanjiri kedua pipi kang chi. Ia benar – benar tak tahu harus berbuat apa untuk malam itu, malam terakhirnya bersama Yeo Wol. Yeo Wol berusaha menenangkan, “kang chi-ya, aku tak akan lama kang chi-ya, sekarang atau 50 tahun lagi, semua masih akan tetap sama. Sekarang atau 500 tahun mendatang tetap akan sama Kang chi-ya”
    Kang chi hanya bisa memandang penuh cinta terhadap Yeo Wol, tak ada kata yang sanggup ia keluarkan,hanya air mata jawabnya.Tiba – tiba , dari kejauhan, Gon berteriak. “KANG CHI-YA! HARI SUDAH SIANG,SAMPAI KAPAN KAU AKAN BERBARING MALAS SEPERTI ITU,HAH?” teriakan Gon menyadarkan Kang Chi, ia pun bangun dengan mata sembab.
    Gon bertanya, “waeyo? Apa yang kau mimpikan sampai matamu seperti itu?”
    Kang Chi menjawab “na..naega”
    Gon tak sabar bertanya lagi