rotator and add

May 6, 2013

Sinopsis Gu Family Book Episode 8 - 2

Sinopsis Gu Family Book Episode 8 – 2


Di luar Chunhwagwan, Kang Chi memandang 3 keping koin yang diberikan Lee Soon Shin kepadanya.


Yeo Wool memandang Kang Chi dari kejauhan. Ia teringat ucapan ayahnya yang meminta tak ragu untuk membunuh Kang Chi jika Kang Chi terlihat akan melakukan sesuatu yang aneh, karena Kang Chi dapat membuat komandan Lee Soon Shin dalam bahaya.



Gon menyela dan mengatakan kalau ia yang akan melakukannya jika Yeo Wool tak mampu. Tapi Yeo Wool mengatakan kalau ia yang akan melakukannya. Ayahnya berpesan jika Yeo Wool tak boleh salah, karena tak hanya Lee Soon Shin yang akan mendapat masalah tapi mereka semua.


Sesaat Yeo Wool termangu teringat pesan ayahnya. Namun hal itu membuat Yeo Wool kehilangan Kang Chi. Namun ia bisa menebak kemana Kang Chi pergi.


Gon diberitahu mata-matanya kalau Yeo Wool kehilangan Kang Chi. Maka ia memutuskan untuk melakukan sesuatu.


Seperti yang diduga, Kang Chi pergi menuju Penginapan Seratus Tahun. Yeo Wool masih sempat melihat sosok Kang Chi yang akan memasuki penginapan. Tapi ia juga melihat Gon sudah menarik anak pana dan mengarahkannya pada Kang Chi.


Maka Yeo Wool pun bergerak cepat. Ia juga menarik anak panah dan mengarahkannya pada Kang Chi.
Namun itu hanya sedetik karena detik berikutnya, anak panahnya mengarah kepada Gon dan ia pun melepaskan anak panah itu,


.. dan tepat mengenai anak panah Gon yang langsung patah jadi dua. Kereenn..!


Gon kaget melihatnya, dan matanya bersinar marah saat melihat Yeo Wool yang melakukannya. Ia langsung menghampiri Yeo Wool dan bertanya apakah Yeo Wool sadar akan resiko yang diambilnya? Dengan kalem Yeo Wool menjawab ia tahu.


Kesal akan keputusan Yeo Wool, ia pun beranjak meninggalkan gadis itu. Tapi Yeo Wool menghentikannya dan mengatakan kalau tak akan terjadi sesuatu. Kang Chi telah berjanji kalau ia tak akan melakukan apapun,”Kali ini percayalah padaku.Apakah kau tak dapat mempercayai janjinya?”


Kang Chi masuk ke dalam penginapan dan segera disambut oleh teman-temannya. Mereka mengerubuti Kang Chi yang terus berjalan, khawatir karena Kang Chi sekarang mengambil sapu halaman dari tangan Oh Man dan mematahkan bagian sapu lidinya, sehingga hanya menjadi tongkat.


Tak bisa menghentikan Kang Chi, Oh Man pun memanggil ayah angkat Kang Chi, memberitahukannya kalau Kang Chi sudah datang tapi sekarang pergi ke ruangan Jo Gwan Woong.


Choi Ma Reum kaget dan bergegas ke halaman depan. Tapi terlambat. Kang Chi sudah masuk ke menghilang dan kemana lagi kalau bukan ke bekas ruangan Tuan Park yang sekarang di tempati oleh Jo Gwan Woong.


Jo Gwan Woong sepertinya sudah menunggu, karena di dalam ruangan itu juga ada kepala penjaga yang mengawalnya. Kang Chi memberitahukan alasan kedatangannya kemari adalah untuk memberi jawaban atas pertanyaan tentang bergabung dengan Jo Gwan Woong.


Kang Chi menggenggam erat tongkat itu dan maju ke depan. Kepala penjaga itu langsung mencabut pedangnya, tapi Jo Gwan Woong menganggakt tangannya, memberi isyarat menunggu Kang Chi menyerang.
Dengan sekuat tenaga, Kang Chi menghantamkan tongkat itu ke meja itu hingga meja patah menjadi dua dan menancap di lantai.


Lantai yang dipijak bergetar dan ruang rahasia di bawahnya juga ikut bergetar. Debu berjatuhan, namun ruangan itu masih tetap tak utuh.


Kang Chi menatap Jo Gwan Woong tajam dan berkata, “Aku akan mengambil kembali penginapan Seratus Tahun, seperti aku akan mencabut nyawamu.” Kang Chi tersenyum  setelah memberikan jawabannya. Dan tanpa menunggu jawaban, Kang Chi pun pergi meninggalkan ruangan itu.


Ditinggalkan Kang Chi, Jo Gwan Woong berteriak marah, murka melihat tongkat yang tertancap di meja seakan mengejeknya. Kepala penjaga itu pun juga kaget merasakan kekuatan Kang Chi.


Kang Chi keluar dan kaget melihat semua temannya, semua keluarganya telah menunggunya. Ia segera menghampiri ayah angkatnya dan berjanji,”Aku akan kembali lagi dengan Tae Soo dan Chung Jo. Sementara itu, tolonglah jaga penginapan ini.”


Ayah angkatnya berjanji dan diikuti oleh semua yang mengangguk walau dengan menitikkan air mata.


Dam Pyung Joon khawatir akan Choi Kang Chi. Tapi Lee Soon Shin tetap percaya kalau Kang Chi akan datang padanya, walau apa yang akan ia lakukan pada sikap Kang Chi selanjutnya. 


Sepertinya semuanya tak sesuai dengan harapan Lee Soon Shin karena ada pesan dari kepolisian yang memberitahukan tentang Choi Kang Chi yang menyerang Penginapan Seratus Tahun.


Lee Soon Shin mendatangi penginapan itu namun hanya terdiam saat melihat tongkat yang tertancap di tanah dan mematahkan meja kayu. Jo Gwan Woong berkata kalau semua ini adalah ulah Choi Kang Chi. Lee Soon Shin bertanya apakah Choi Kang Chi benar-benar melakukannya?


Walau sedikit tersinggung karena Lee Soon Shin mempertanyakan pernyataannya, tapi Jo Gwan Woong tetap mengiyakan. Tak ada orang lain yang bisa melakukannya dan banyak orang yang dapat menjadi saksi kalau Choi Kang Chi melakukan hal ini yaitu pengawalnya, pegawai penginapan dan juga dirinya sendiri.


Lee Soon Shin meminta agar ia dapat bertemu dengan para pegawai penginapan. Para pegawai pun dikumpulkan dan komandan itu bertanya, “Apakah ada diantara kalian yang melihat Choi Kang Chi melakukan kekerasan di sini? Jika kalian melihatnya, aku  membutuhkan 3 orang untuk maju ke depan.”


Para pegawai saling berpandangan, ragu. Jo Gwan Woong pun maju ke depan dan menggertak, “Kalian semua melihat Choi Kang Chi memaksa masuk dan melakukan kekerasan di sini. Bersaksilah apa yang kalian telah lihat!”


Ayah angkat Kang Chi menatap Jo Gwan Woong kemudian menatap kepala pengawal yang menatapnya penuh ancaman. Maka ia pun maju ke depan dan berkata, “Maafkan saya. Tapi saya tak tahu apa yang Anda bicarakan.”


Senyum Jo Gwan Woon lenyap mendengar kata-kata itu, “Apa?”

“Semenjak Anda datang kemari, saya tak pernah melihat Kang Chi di sini,” jawab Pelayan Choi polos.


Oh Man dan pelayan Chung Jo pun buru-buru maju ke depan dan menjawab kalau mereka tak pernah melihat Kang Chi. Dan semua pegawai pun mengekor jawaban pelayan Choi.

Ha.. sepertinya ucapan Nyonya Yoon benar. Jo Gwan Woong memang mempunyai penginapan ini, tapi ia tak pernah menjadi pemilik penginapan Seratus Tahun.


Lee Soon Shin tersenyum mendengar jawaban para pegawai yang sangat setia itu. Ia berkata pada Jo Gwan Woong kalau Jo Gwan Woong ingin menjatuhkan posisinya, Jo Gwan Woong harus memiliki bukti yang lebih kuat lagi. Ia pun meminta diri dan beranjak pergi diiringi tatapan marah dari Jo Gwan Woong.


Tapi tak ada yang dapat dilakukan oleh Jo Gwan Woong lagi kecuali berjalan ke arah ayah angkat Kang Chi, “Apakah namamu Choi Ma Reum?” Ayah angkat Choi yang sebenarnya takut pada Jo Gwan Woong, mundur perlahan-lahan saat mengiyakan.


Tapi Jo Gwan Woong sudah mengambl keputusan, “Gulung dia dengan tikar dan pukuli dia. Penjarakan dia dan biarkan ia kelaparan selama 5 hari,” ia pun melirik pada kedua orang di belakangnya, “Dan beri hukuman yang sama pada kedua orang itu.”


Pelayan Choi berteriak memohon tapi bukan memohon ampun, “Tuanku, saya benar-benar tak melihat apapun!”


Jo Gwan Woong kembali ke ruangannya dan kekesalannya bertambah melihat tongkat yang masih menancap itu. Sekuat tenaga ia mencabut tongkat kayu itu dan membantingnya ke lantai.


Kepala pengawal datang dan menenangkannya karena mereka masih mempunyai senjata rahasia. Jo Gwan Woong yang masih kesal, mempertanyakan apakah hipnotis itu pasti bekerja? Kepala pengawal itu sangat yakin sekali, “Ia pasti akan membunuh Choi Kang Chi.”


Dan yang kita lihat selanjutnya, adalah Tae Soo yang mendatangi ruang senjata bagaikan robot dan mengambil sebuah pedang panjang. “Choi Kang Chi,” kata-kata itu kembali terngiang di telinganya, “bunuh dia.”


Kang Chi menemui Lee Soon Shin dan meletakkan 3 nyang yang pernah diberikan padanya. Lee Soon Shin bertanya apa maksud Kang Chi denganmemberikan uang itu. Kang Chi menjawab yakin, “Saya harus tetap hidup. Saya akan mengucapkan selamat tinggal nanti di lain waktu.”


“Apa yang membuatmu berubah pikiran?”


“Pertama, saya ingin membuktikan kalau Tuan Park tak bersalah.  Kedua, saya ingin mengambil kembali penginapan dan mengembalikannya pada Tae Soo dan Chung Jo,” Kang Chi berhenti sejenak, dan suaranya yang tadi keras berubah pelan dan ragu, “Dan yang ketiga adalah..”

“Ya.. dan alasan ketiga adalah..” tanya Lee Soon Shin, mendorong Kang Chi untuk tak ragu meneruskan.

“Jika memungkinkan, saya ingin menjadi manusia,” jawab Kang Chi perlahan. “Sekarang saya hanya separuh manusia dan separuh makhluk mistis. Saya tak dapat menyebut diri saya sebagai manusia.”


“Selama hidupku, aku telah melihat banyak orang yang terlahir seperti manusia tapi bertingkah seperti binatang,” ujar Lee Soon Shin dengan arif, “Apa yang membuatmu manusia bukanlah dari mana kau dilahirkan tapi dari apa yang kau percayai di dalam hatimu.”


Tapi Kang Chi merasa tak dapat kembali ke penginapan atau pada keluarganya, jika masih dalam kondisi yang tak stabil seperti ini. Lee Soon Shin pun bertanya apakah Kang Chi mengetahui cara untuk menjadi manusia? Kang Chi mengangguk yakin, “Buku Keluarga Gu.”

Lee Soon Shin heran, seperti baru sekali ini mendengarnya. Kang Chi pun baru sekali ini mendengarnya. Ia mendengar nama itu dari Biksu So Jung saat di Taman Cahaya Bulan.


Saat itu Biksu So Jung tak bersemangat mendengar keinginan Kang Chi. Ia malah asyik membuat gelang baru untuk Kang Chi. Biksu So Jung menjelaskan kalau ayah Kang Chi juga pernah berusaha memilikinya dengan berdoa selama 100 hari, tapi tetap gagal juga pada akhirnya.


Kang Chi bersikeras dapat melakukannya. Tapi Biksu So Jung masih tak yakin karena Ayah Kang Chi yang sudah 1000 tahun saja gagal, apalagi Kang Chi, “Kau pikir kau dapat memperolehnya? Tak mungkin.”


Kang Chi langsung menyergah marah, “Memang ada apa denganku?”


Biksu So Jung dengan kalem menjawab, “Lihatlah sekarang. Kau itu gampang marah. Kau tak dapat mengendalikan perasaanmu dan menimbulkan banyak masalah,” Kang Chi mendelik tersinggung, tapi Biksu So Jung tetap melanjutkan kata-katanya, “Bagaimana mungkin kau dapat berdoa selama 100 hari dengan sabar? Tak mungkin.. Aku juga tak ingin kehilangan dirimu. Lupakan saja buku keluarga Gu itu.”


Biksu So Jung berjalan pergi, tapi Kang Chi buru-buru berlutut dan memegang ujung bajunya, “Apa yang dapat kulakukan agar Anda mau membantuku untuk memperolehnya?”


Biksu So Jung pun berjongkok di hadapan Kang Chi dan meminta Kang Chi untuk membangun kekuatan mentalnya sehingga Kang Chi dapat mempertahankan wujud manusianya tanpa bantuan gelang, “Tapi untuk ayahmu saja butuh waktu beberapa ratus tahun untuk menguasai hal itu. Maka seumur hidupku pasti akan terasa sulit,” keluh Biksu So jung setengah menyindir.

Tapi Kang Chi tak peduli. Ia yakin akan dapat menguasainya. Biksu So Jung pun juga melarang wanita untuk mendekati Kang Chi, “Jangan biarkan ia mendapatkan hatimu. Jangan tersentuh pada apapun bentuk perasaannya. Tapi kau sudah memiliki wanita di dekatmu yang tak dapat kau hindari. Pasti akan sulit.”


Kang Chi kesal melihat Biksu So Jung masih ragu. Apa Biksu itu ingin melihat ia mati karena ini? Biksu So Jung menunjukkan keunggulan Kang Chi yaitu Kang Chi tak perlu khawatir bisa mati, karena hidup Kang Chi selalu abadi, selama Kang Chi tak mencoba menjadi manusia. Tapi Kang Chi tak mau hidup abadi, “Kumohon bantu aku menjadi manusia. Kumohon bantulah aku menemukan Buku Keluarga Gu. Ya?”

Biksu So Jung hanya bisa menghela nafas panjang, tak sanggup menolak permintaan Kang Chi.


Lee Soon Shin menitipkan Kang Chi pada Dam Pyung Joon agar bisa melatih Kang Chi. Kang Chi pun segera berlutut pada Dam Pyung Joon dan memohon agar Dam Pyung Joon membantunya agar memiliki kesabaran, pengendalian diri dan kekuatan untuk menjadi manusia tanpa bantuan gelang, “Saya tak akan melupakan kebaikan Tuan. Saya mohon, terimalah saya!”

Dam Pyung Joon masih ragu. Tapi Lee Soon Shin juga mendukung dengan mengatakan kalau bergabungnya Kang Chi ke dalam kubu mereka adalah sesuatu hal yang baik.


Yeo Wool melihat hal itu dari kejauhan. Tapi ia sangat senang dengan perkembangan ini. Gon yang masih kesal, mengingatkan Yeo Wool kalau keputusannya tadi siang dapat membuat mereka kehilangan Komandan Lee Soon Shin.


Yeo Wool malah berkata kalau Gon selalu cenderung meremehkan Komandan mereka, “Apa kau belum sadar? Saat aku menembak panahmu, bukannya aku percaya pada Choi Kang Chi, tapi aku percaya pada Komandan. Aku percaya kalau Komandan tak akan membahayakan dirinya sendiri seperti itu.  Jika ia tak percaya pada janji yang sudah ia buat, ia tak mungkin membiarkan Choi Kang Chi untuk pergi sendiri. Gunakan hal ini sebagai pelajaran untuk bisa mempercayai orang lain.”


Yeo Wool pun meninggalkan Gon yang terpana mendengar kata-katanya.


Keesokan harinya, Kang Chi bertanya pada Lee Soon Shin apa yang akan terjadi jika ia menggunakan 3 keping uang itu, “Apa yang akan anda lakukan? Bagaimana jika saya benar-benar ingin membunuh Jo Gwan Woong kemudian bunuh diri?”


Lee Soon Shin pun memberi jawaban jujur, yaitu ia akan membunuh Kang Chi, “Orang yang tak menghargai jiwanya, tak akan dapat menghargai apapun yang dimilikinya. Aku tak dapat berharap pada orang seperti itu.”


Kang Chi sesaat berpikir, dan tertawa canggung, “Gurauan Anda seperti sungguh-sungguh, ya..”


Lee Soon Shin hanya tertawa kecil mendengar kebingungan Kang Chi. Yeo Wool muncul dan mengatakan kalau mereka sudah harus berangkat. Kang Chi pun pamit dan berjanji akan menemui Lee Soon Shin lagi. Lee Soon Shin meminta Kang Chi untuk datang kapanpun Kang Chi mau.”


Salah satu gisaeng memberikan bungkusan kepada Chung Jo dan memberitahukan kalau pria yang kemarin datang menjemputnya yang memberikan bungkusan itu. Pria itu meminta Chung Jo untuk mengoleskan obat dalam bungkusan itu pada luka pukulan yang diderita Chung Jo.


Chung Jo membuka bungkusan itu, dan ia terkejut karena yang ada di tangannya adalah guci kecil yang pernah diberikan Yeo Wool pada Kang Chi.


Di perjalanan, Yeo Wool separuh mengeluh kalau sekarang ia harus melihat wajah Kang Chi setiap hari. Kang Chi tersenyum dan bertanya apa Yeo Wool segembira itu? “Jangan khawatir, setelah aku dapat mencapai tujuanku, aku akan pergi.”


Yeo Wool penasaran, apa tujuan Kang Chi itu? Kang Chi berkata sok rahasia, “Anak kecil tak perlu tahu,” senyumnya lebar sambil mengacak-acak rambut Yeo Wool.


Dikatai anak kecil, tentu saja hal itu membuat Yeo Wool kesal, “Anak kecil?!”


Yeo Wool langsung mengejar Kang Chi untuk menghajarnya. Di belakang Gon hanya bisa menghela nafas melihat kelakuan kedua anak kecil iltu.


Yeo Wool mengejar Kang Chi dan pura-pura mencekik Kang Chi dengan lengannya. Kang Chi pun tak mau kalah dan membalas Yeo Wool.  Mereka berdua berkejaran dengan gembira, sesaat tak memikirkan masalah yang ada di depan mata.


Dari kejauhan Biksu So Jung mengawasi mereka dan berkata dalam hati, “Aku berdoa agar takdirmu akan menuju kepada kebahagiaan dan bukan kesedihan. Begitu juga kau, Yeo Wool-ssi.”


Chung Jo berjalan dengan tegak menemui Wol Sun. Tangannya membawa nampan berisi botol arak dan minuman. Para gisaeng mengikuti Chung Jo yang duduk di hadapan Wol Sun dan menuangkan arak untuk ia minum sendiri.


Dengan ketus Wol Sun bertanya maksud Chung Jo melakukan hal ini. Tapi Chung Jo tetap meminum mangkuk keduanya, membuat Wol Sun bertambah kesal, “Kau, jalang!” Chung Jo menaruh mangkuknya dengan keras dan berkata, “Nama saya Chung Jo. Saya bukan jalang. Park Chung Jo. Mulai sekarang panggil saya dengan nama itu.. Wol Sun eonni.”


Wol Sun tak tersenyum mendengar kata-kata itu. Malah Soo Ryun yang tersenyum melihat kejadian itu.


Kang Chi sudah sampai di sekolah beladiri Dam Pyung Joon, dan ia terkesima kagum melihat seoklah itu.  Ia sedikit gugup saat berdiri di hadapan seluruh anggota sekolah. Dam Pyung Joon memperkenalkan  Kang Chi sebagai anggota baru mereka dan meminta Kang Chi untuk memperkenalkan diri.


Kang Chi semakin gugup. Ia menyapa dengan sapaan non formal dan tertawa canggung, tapi Yeo Wool menyuruhnya untuk melakukan dengan serius. Kang Chi pun mencoba dengan lebih sopan, “Saya Choi Kang Chi, putra Choi Ma Reum dari penginapan Seratus Tahun. Senang bertemu dengan kalian semua.”


Krik.. krik.. krikk… Sepinya… orang-orang yang di hadapannya hanya diam saling berpandangan, taka da yang menyambut kata-kata Kang Chi. Sepertinya mereka tak terkesan, membuat Kang Chi semakin bingung.


Yeo Wool pun turun tangan. Ia meraih leher Kang Chi dan mendorongnya agar membungkuk ke hadapan teman-temannya dan berujar keras, “Ia berkata ‘senang bertemu dengan kalian’. Jika ada anggota baru memperkenalkan diri, kalian harus menerimanya.”


Serentak mereka membungkuk dan bersama-sama meminta maaf. Kang Chi bengong melihat kemampuan anak kecil di sampingnya itu, “Whoaa.. Dam gun, kau pasti punya kuasa lebih disini.”

“Begitulah..,” sahut Yeo Wool cuek.


Tiba-tiba muncul seseorang membawa pedang. Tae Soo. Tae Soo berjalan gontai tapi dengan wajah penuh dendam.


Setelah perkenalan selesai, Dam Pyung Joon pun membubarkan pasukan. Kang Chi mengungkapkan kekagumannya, tak menyangka tempat ini lebih besar dari yang diperkirakan. Dan Yeo Wool mengatakan kalau Kang Chi harus bersyukur karena jika bukan karena Komandan Lee Soon Shin, Kang Chi tak mungkin akan diterima di tempat ini.


Kang Chi mengangguk-angguk. Ia melihat kedatangan Tae Soo dan berseru gembira. 


Ia berlari menghampiri Tae Soo, tapi Tae Soo segera menghujamkan pedang ke perut Kang Chi.


Kang Chi berteriak kaget. Yeo Wool terkejut melihat hal yang tak terduga itu. Begitu pula Dam Pyung Joon dan Gon.

Kang Chi mencoba bertahan tapi mulutnya sudah mengeluarkan darah.


Di ruangannya, Jo Gwan Woong berkata sendiri, “Jika aku tak dapat memilikinya, maka aku akan mencurinya. Jika aku tak dapat mencurinya, aku akan menghancurkannya. Itulah caraku.”


Kang Chi menatap Tae Soo tak percaya. Ia mencoba menyentuh pundak Tae Soo. Tapi Tae Soo malah berkata    dengan geram, “Matilah kau! Matilah!!”

Ia pun menusukkan pedang itu semakin dalam ke tubuh Kang Chi.

Tamat



Komentar :

Nggak ding.. belum tamat, kok, kecuali Kang Chi mati dan digantikan oleh Gon sebagai pemeran utamanya. Kebayang, kan.. Gon yang melihat kejadian itu, sangat shock, karena sekarang ia sudah memutuskan untuk percaya pada Kang Chi dan ia sudah mulai menerima Kang Chi. Tapi kemudian Kang Chi malah mati? Tidaaakkk, Kang Chi-yaa… jangan mati.


Dengan penuh penyesalan karena ia tak pernah mempercayai Kang Chi, Gon pun membalas dendam kepada Jo Gwan Woong yang telah menghipnotis Tae Soo. Ia meminta Biksu So Jung untuk menghilangan hipnotis yang diderita Tae Soo. Dan ia pun meneruskan wasiat Kang Chi.

Dan Yeo Wool? Ia tak dapat menolak takdirnya bersama Kang Chi –salah satu dari mereka akan mati- dan Gon pun mengetahui kalau hati Yeo Wool memang untuk penyelamatnya.

Berjalannya waktu, ia dapat menerima kenyataan kalau Yeo Wool tak dapat berpindah hati, dan saat ia menyelamatkan Chung Jo, ia pun mulai mencintai Chung Jo. Ia berhasil menyelamatkan Chung Jo dari jebakan Jo Gwan Woon dan berhasil membunuhnya.

Wasiat Kang Chi terpenuhi, Gon berhasil membunuh Jo Gwan Woon dan berhasil mengembalikan penginapan Seratus Tahun kepada Tae Soo yang berhasil sembuh. Gon and Chung Jo live happily ever after.

*fanfiction end*

Hehe.. kalau di preview episode 9, sih Kang Chi masih hidup, kok. Mungkin yang di kejadian akhir itu adalah imajinasi Tae Soo saja. 


Dan saya rasa orang yang menyapu di halaman depan saat Tae Soo keluar kamar itu berperan penting. Karena tak biasanya, kamera memperlihatkan dari sudut si penyapu, namun tak diperlihatkan reaksi orang itu. Seharusnya orang itu sudah tahu kan kalau ada pasien yang terluka dan pingsan di kamar itu. Tapi penyapu itu hanya diam saja, dan kita hanya melihat cincin di jari orang itu.

Entah itu berarti hipnotis Tae Soo itu sudah tersembuhkan atau masih mendiami sudut otak Tae Soo yang terdalam dan menunggu waktu yang tepat untuk muncul.

Kita hanya bisa menebak-nebak, saja. 


Cuman saya bersyukur Kang Chi cukup bodoh dan menganggap Yeo Wool itu pria. Karena salah satu syarat dari Biksu So Jung mau membantunya adalah dengan tidak mendekati seorang wanita. Kang Chi dengan mudah menyanggupi syarat tersebut, karena gadis yang (dianggap) ia sukai ada di Chunhwagwan. Ia tak menyangka kalau ada gadis lain yang ada di dekatnya. 

Kang Chi dan Lee Sun Joon ini bener-bener sebelas dua belas, ya..

Spoiler Gu Family Book Episode 9

30 comments:

  1. wah,fanfic ny0 daebak..kekeke..
    Kal0 di ep.8 kang chi mati g mgkn la smp ep.16 ru z set.dr slruh ep.
    Gumaw0 e0n uda recap,hwaiting!
    Lanjut ke fany e0nie..

    ReplyDelete
  2. Kan Kang chi makhluk gaib... jadi dia g bakalan mati ....
    Dia masih hidup... Sembuh sendiri kan..
    cuma nanti memang bakalan bikin orang-orang syok..

    ReplyDelete
  3. Thaks sinop'y...!

    ReplyDelete
  4. Thaks sinop'y...!

    ReplyDelete
  5. akhirnya keluar juga....
    makasih mba dee.....
    setelah berhari2 bolak balik....
    semangat terus ya.....
    aku tunggu kelanjutannya....

    terima kasih

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. mba dee kira2 kapan ya papa gumiho muncul?atau jgn2 yg pegang sapu it papa gumiho hehe ngarep,tu kang chi kira2 kpn ya tau kalau yeo wool it cew?ngarep ad kejadian kang chi masuk kmr yeo wool pas yeo wool lg ganti bju :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. menurut ku yg pegang sapu itu mungkin mama nya kang chi -soe hwa-

      Delete
  8. daebak!!! gomawo oennie ditunggu terus kelanjutannya......

    ReplyDelete
  9. huwaaa,, lanjut2,, seneng deh moment kang chi yeo wol pas bercnda itu..

    Vita

    ReplyDelete
  10. dan tae soo pun mencoba merebut hati yeo wol dan yeo wol pun luluh kemudian menerima tae soo dan belajar melepaskan kang ci yg udh mati :D endingnya gak bgt ya mbak dee klw sampe kang ci mati :D
    pokoknya smakin penasaran sm cerita ini, berharap yeo wol lekas menampakan wujud aslinya yaitu sbg perempuan :)
    btw uri suzy ngisi ost loh buat drama ini hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. bener..barusan DL ... judulnya don't forget.....

      jadi ingat lagunya baek ji young....

      Delete
  11. He..he..he :-D
    ngakak bca fanfic.ny mlah mbk dee,ada ada aja.
    gon ngpaen blez dendam sgla.
    Kcuali pa2 dam / yeo wool yg mti bru 2 gon blz dendam.
    Ug'da adegan rbutan yeo wool y.
    Seru dech pzt,,kang chi,gon,tae soo rbutan yeo wool :-D

    ReplyDelete
  12. Mba dee fanfic nya keren..tadi kupikir beneran hehe.
    Thanks ya sinopnya ^^

    ReplyDelete
  13. Fanficnya itu kirain beneran hehe...haduuuhh..hampir aja percaya.
    Di sini lee son shin bener bener keren, bijaksana dan luar biasa..
    Lanjutkan chingu, gomawo

    ReplyDelete
  14. kereeeeeeeenn,,:)
    makasi mbak,,

    ReplyDelete
  15. kirain dah TAMAT :(
    wkwkwk..kena tipu dehh...

    ReplyDelete
  16. fanfic nya kayak beneran...hahahaha

    ReplyDelete
  17. iya aku juga merasa aneh dengan si penyapu halaman. Ada orang pingsan di depan mata kok dia cuek aja o_0

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju oennie..., menurut q tae soo berimajinasi klo penyapu itu jadi kang chi, jadi sebenernya yg d tusuk tae soo bukan kang chi tapi si penyapu itu, hahaha...., *ikut2an ngarang

      Delete
  18. WADUH...WADUH.... SEGITUNYA MBAK DEE GAK LEPAS DARI CHUNNIE....

    perasaan dari awal nee drama mbak dee juga ada bilang (kalo gak salah) lokasi ditemukannya kang chi juga sama di skks... waktu ngomongin pasangan tae soo juga 'skks' again....
    n sekarang .......
    kang chi juga disamain sama lee sun joon coz gak tau kalo org yg didekatnya cewek..... hihihihiihii :)
    keep fighting mbak dee....

    ReplyDelete
  19. adegan kang chi masuk penginapan 100 tahun... (sebenarnya nama penginapannya 100 atau 1000 sih...) menemui Jo Gwan Woong.... lalu menancapkan gagang sapu... berharap gagang sapunya gak bisa dilepas.... hihihii

    ReplyDelete
  20. liat preview episode 8, kira'in tae soo pake gagang saPU nusuk kang chi... eh ternyata pedang..... nembus lagi... adegannya dramatis bgt...

    ReplyDelete
  21. mbak dee.....
    yang jadi iblis seribu tahun ntar seung gi juga ya.. dari covernya iya sich... padahal keren kalo yang jadi iblisnya Choi Jin Hyuk.........

    ya khan........

    ReplyDelete
  22. Makasih ya mba,, ditunggu kelanjutannya.. semangat yah. :)

    ReplyDelete
  23. umm, kangchi ga mati kug,
    tp emng bneran dtusuk ma taesoo..
    cma hbis dtusuk, yeowool nglepas gelangnya kangchi, jd ga jdi mati, hehe..
    Utk mb dee nd mb fanny dtggu slalu ep2 slnjutnya....fighting!!! ^^

    ReplyDelete
  24. Heran deh , masa yeo wol secantik itu dikira cowo sih ( '-') tapi yahh namanya juga 'drama' :D

    ReplyDelete
  25. yang bikin aku pnsaran pngen cpet2 liat end.a adalah gimana nasib Sung Joon oppa a.k.a Gon?? dia nntinya sma siapa??? huaaa...jgn smpe dia mlajang smpe akhir episod.. klo dia gak punya psangan mending sma aku aja deh,,,,heheheh...

    eonnie, makasih ya krn udah buat sinosis ini,,,,huaaa,,jadi pngen nnton dramanya bneraaann,, XXDXD

    ReplyDelete
  26. aduh.... knapa hidup choi kang chi hampir mirip ayah nya??? huhuhuhu.. sedih --'' tpi mdah2han kan chi bsa hidu bahagia wkk

    ReplyDelete