February 11, 2013

Sinopsis My Daughter Seo Young Episode 43

Sinopsis Sayangku Seo Young

Pasti banyak yang bertanya-tanya, kenapa muncul postingan seperti ini. Ini drama apa? Sudah meloncat ke episode 43, nggak dikasih pengenalan karakter lagi.  

Jangan kaget dan jangan kesal, ya.. Sebenarnya saya sudah mulai menulis Sinopsis My Daughter Seo Young Episode 1 - 5. Tapi belum selesai-selesai juga, dan saya malah sudah menonton drama ini sampai episode 43. Seperti biasa, kalau saya sudah menonton sekian banyak episode, saya pasti malas untuk menulis sinopsisnya dari mula. 

So, let's be like that.

Sedikit mengulang cerita dari episode 41 - 42 :



Dari cerita ayah Seo Young, Woo Jae akhirnya mengetahui alasan Seo Young mengapa berbohong mengatakan kalau ayah Seo Young sudah mati. Dan karena itu, ia melepaskan Seo Young dari perkawinan mereka. Mereka bercerai.


Tapi perceraian itu tak membuatnya meninggalkan Seo Young. Pada hari pertama pembukaan kantor pengacara Seo Young, Woo Jae mengunjungi kantor Seo Young dengan membawa buket bunga yang besaarr.. sekali.

Tanpa Seo Young sadari, ia menerima penawaran untuk menjadi pengacara dari para manula yang memiliki kasus hukum, dari klien pertamanya, yang ternyata klien itu adalah anak perusahaan dari WINNERS. Dan hal itu membuat Woo Jae dapat menemani Seo Young di hari pertamanya bekerja untuk para manula itu. 

Seo Young langsung mengerutkan kening melihat kenyataan itu, tapi ia tak dapat berkata apapun karena Woo Jae tanpa merasa bersalah bahkan malah terlihat riang, ia mengatakan kalau ini adalah cara satu-satunya untuk dapat tetap bertemu dengan Seo Young.

Dan memang itu adalah niat Woo Jae, seperti yang ia ungkapkan pada ayah mertuanya, Lee Sam Jae. Pada ayah Seo Young, ia memberitahu kalau ia memang telah bercerai dengan Seo Young, tapi ia melakukan hal itu agar membuat Seo Young nyaman. Mereka berdua sama-sama tahu betapa kerasnya Seo Young. Tapi ia bersikeras walau perkawinannya telah berakhir, tapi ia dan Seo Young belum berakhir.

Aww.. so sweet..


Dan pada hari ulang tahun Seo Young, ia telah mempersiapkan kado dan sup rumput laut yang dimasak oleh bibi pembantu, namun dibumbui dengan seleranya. Pagi-pagi sekali ia pergi ke gedung apartemen Seo Young, tapi ternyata Seo Young telah pergi. 


Malamnya, ia kembali menunggui kepulangan Seo Young. Tapi betapa terkejutnya Woo Jae saat melihat Seo Young bersama seorang pria dan bahkan tersenyum lepas saat akan difoto oleh pria itu.


Note : pria itu adalah Sung Tae, teman SMA Seo Young yang dulu pernah mengajak Seo Young untuk nonton konser, tapi diusir secara halus oleh Sang Woo. Padahal ternyata Sung Tae adalah Ketua OSIS di sekolahnya dan Seo Young dulu juga menyukainya.

Sementara itu Ho Jung akhirnya mengetahui kalau Sang Woo memutuskan hubungannya dengan Mi Kyung (adik Woo Jae) dan menikahinya karena ingin melindungi pernikahan kakak kembarnya (Lee Seo Young). Dan ia sekarang mengetahui kalau pernikahan Seo Young dan Woo Jae sudah kandas, ia pun mulai cemas. 

Ia mulai membayangkan kalau Sang Woo pasti akan bersatu kembali dengan Mi Kyung. Maka saat Sang Woo datang dan mengajanya berdua, Ho Jung langsung menghindar hingga saat ia dibawa makan malam di sebuah restoran. Sebelum dicerai, Ho Jung mengatakannya lebih dulu. 

Sang Woo tentu saja bengong dan mengatakan kalau pikiran itu tak pernah terlintas di benaknya. 

Episode 43


Woo Jae terbelalak melihat Seo Young yang tersenyum lepas pada Sung Tae. Marah, tak percaya, bingung melihat senyum Seo Young pada pria yang tak dikenal. Tapi Woo Jae segera mengubah ekspresi wajahnya, menutupi perasaannya. 


Ia mendekati Seo Young dengan senyum sambil berkata kalau ia hanya ingin mampir menemui Seo Young untuk memberikan bingkisan itu pada Seo Young dan mengucapkan selamat ulang tahun. Dan setelah itu, ia langsung pamit untuk pulang, membuat Seo Young bengong melihat sikap Woo Jae yang kalem itu.


Padahal di mobil Woo Jae tidak sekalem itu. Walau tadi ia tak membiarkan pria yang bersama Seo Young untuk memperkenalkan diri, ia benar-benar penasaran pada pria itu. Memang siapa pria itu sebenarnya? Tapi melihat Seo Young bisa tersenyum lepas membuat hatinya melembut saat mengingatnya.


Yang pertama kali dilakukan Seo Young setibanya di rumah adalah membuka hadiah Woo Jae. Sup rumput laut yang dari rasanya bukanlah buatan bibi pembantu, bantal yang menyerupai lengan Woo Jae dan pemanas yang menurut saya seperti karakter kartun Chiro.


Dan Seo Young benar-benar speechless dengan hadiah Woo Jae ini dan ia tak mengerti mengapa Woo Jae melakukan hal ini. 


Sang Woo mendapat hadiah ulang tahun dari Ho Jung, yaitu sepatu. Dan ia juga mendapat hadiah tak terduga lainnya. Tak sengaja ia menemukan blog Ho Jung yang menuliskan tentang kehidupannya setelah menjadi istri. Dan ia menemukan daftar harapan Ho Jung sebagai istri. 


Melihat ekspresi Sang Woo, saya yakin semua harapan Ho Jung belum terkabulkan sedikitpun.


Oleh karena itu, keesokan harinya Sang Woo mengabulkan salah satu harapan Ho Jung.

Di awal pernikahan mereka (sekitar episode 30-an), saat Ho Jung yang mengantar Sang Woo di depan gerbang untuk berangkat kerja, Ho Jung berharap Sang Woo menoleh ke arahnya lagi sebelum berbelok di tikungan. Itu tuh.. gesture penanda si suami tak rela kalau harus pergi meninggalkan istrinya. Tapi saat itu Sang Woo tak menoleh padanya.


Jadi betapa terpananya Ho Jung, saat Sang Woo menoleh padanya, hanya untuk tersenyum dan berpamitan lagi. Lengkap dengan lambaian tangannya.

Aww... 


Ho Jung sampai terpesona, melongo tak percaya kalau Sang Woo menoleh padanya lagi, bahkan melambaikan tangan.


Di kantor, Seo Young membawa termos dari Woo Jae, dan itu tak luput dari perhatian Yeon Hee. Seo Young menceritakan hari itu dan kebingungannya atas sikap Woo Jae yang berubah. Seharusnya Woo Jae menjauhinya. Tapi ini malah sangat berbeda. 


Saking bingungnya, Seo Young tak menyadari kalau sikap Yeon Hee tak sepaham dengannya dan malah berada di kubu Woo Jae. 


Sekretaris Yoon akhirnya menemui Ji Sun (ibu Woo Jae, Mi Kyung dan Sung Jae) dan mengatakan kalau ia akan pergi untuk memenuhi permintaan Sung Jae. Walau tanggapannya masih dingin pada Sekretaris Yoon, Ji Sun meminta Sekretaris Yoon untuk menghubunginya lagi jika Sekretaris Yoon telah mapan di tempatnya nanti. 


Ia ternyat menelepon Sung Jae untuk pulang ke rumah dan meminta anaknya itu untuk mengantarkan ibu kandungnya keluar.


Sung Jae mengantarkan Sekretaris Yoon dan mereka saling mengucap selamat tinggal dan janji untuk menjaga diri mereka baik-baik.


Sung Jae kembali ke rumah, dan melihat ibunya telah menyiapkan makanan kesukaannya. Mereka pun makan bersama.


Sang Woo ingin memberikan hadiah ulang tahun pada kakak kembarnya. Tapi ia mengurungkan niatnya masuk ke dalam gedung saat melihat Woo Jae masuk ke gedung kantor Seo Young dan beberapa saat kemudian ia melihat Seo Young dari arah yang berbeda juga masuk ke dalam gedung itu. 


Walau terkejut, sepertinya Sang Woo dapat menghubungkan apa yang sebenarnya terjadi setelah perceraian Seo Young itu.


Seo Young juga terkejut melihat Woo Jae sedang menungguinya. Kata Woo Jae sih ia datang mengambil untuk mengambil termosnya. Hehe.. kayak nggak ada alasan yang lebih penting aja. Seo Young pun mengajaknya untuk berbicara di luar.


Di cafe, Seo Young langsung memborbardir mantan suaminya itu dengan pertanyaan darimana Woo Jae tahu tempat tinggalnya, tahu kantor barunya? Apakah Woo Jae diam-diam mengikutinya?


Woo Jae berkilah kalau ia tak ingin mereka asing satu sama lain setelah bercerai. Tapi menurut Seo Young itulah alasan mereka bercerai. Woo Jae menganggap jika hal itu terjadi, maka itu tak adil bagi Seo Young.


Tentu saja Seo Young semakin bingung. Apakah Woo Jae sedang mempermainkannya? Ia pantas mendapatkan perlakuan seperti itu karena ia telah menipu Woo Jae selama 3 tahun ini, "Kaulah yang seharusnya merasa tak adil diperlakukan seperti itu, kenapa harus aku yang merasa tak adil?" 


Woo Jae meminta agar Seo Young berhenti menghakimi diri sendiri karena dirinya. Ia tak sedang mendekati Seo Young lagi, tapi ia ingin mengenal Lee Seo Young yang sebenarnya, bukan Lee Seo Young yang ia ciptakan. Mendengar hal ini, tentu saja Seo Young heran.

Maka Woo Jae menjelaskan, "Tiga tahun yang lalu saat kita menikah, aku menaruhmu dalam sebuah kotak dan kau mengunci dirimu sendiri di dalam kotak itu karena kau merasa bersalah. Jadi aku tak tahu bagaimana dirimu yang sebenarnya. Karena itulah sekarang aku ingin melihat bagaimana dirimu yang  asli. Aku ingin melihat bagaimana kau hidup sebagai Lee Seo Young."



Seo Young meminta Woo Jae untuk melupakannya dan mencari wanita lain yang pantas untuknya karena sekarang ia malah merasa bersalah. Tapi Woo Jae menenangkan Seo Young agar tak memikirkan hal itu, karena setelah perceraian mereka, Woo Jae bukanlah siapa-siapa bagi Seo Young. Ia menunjukkan jari manisnya yang sudah tak dihiasi cincin kawain mereka dan berkata kalau ia sekarang tak berhak atas Seo Young. Ia hanya ingin berteman.



Ha! Teman..



Tentu saja Seo Young tak percaya mendengar kata teman keluar dari mulut Woo Jae. Ia yang bersalah pada Woo Jae tapi Woo Jae masih mau berteman dengannya?



Dari wajah Woo Jae yang sumringah dan mengangguk gembira, Seo Young tahu jawabannya. Woo Jae meminta Seo Young agar tak merasa terbebani dengan hubungan mereka ini dan hidup sebagai Lee Seo Young, sedangkan ia juga akan hidup sebagai Kang Woo Jae. Ia hanya akan melihat Seo Young, sama seperti kemarin malam (saat Seo Young bersama dengan Sung Tae dan difoto). 

Woo Jae memandang Seo Young dan memuji potongan rambut Seo Young yang sekarang, "Potongan rambutmu itu cocok sekali denganmu. Kemarin adalah pertama kalinya aku melihatmu, melihat dirimu yang seperti itu."



Seo Young terbata-bata menjelaskan kalau pria kemarin adalah teman lamanya. Tapi reaksi Woo Jae biasa saja, dan bahkan merasa senang melihat Seo Young terlihat bahagia. Dengan lebih serius ia menyuruh Seo Young untuk terus hidup seperti itu, sebagai kompensasi psikologis dari penderitaan yang ia rasakan. 



Kata-kata terakhir itu membuat Seo Young teringat saat pertama ia bertemu dengan Woo Jae yang tak sengaja mencipratkan genangan air ke rok putihnya. Saat itu Woo Jae memberikan uang untuk pengganti roknya, tapi Seo Young tak mau karena yang berhak meminta bentuk ganti rugi adalah si korban bukannya si pelaku.



Seo Young hanya bisa mengungkapkan kebingungannya pada Yeon Hee. Ia menceritakan maksud Woo Jae yang ingin berteman dengannya. Yeon Hee kembali berpihak pada Woo Jae, namun secara halus sehingga Seo Young tak merasa. Saking bingungnya, Seo Young juga tak merasa kegugupan Yeon Hee saat Seo Yeong mengungkapkan keheranannya tentang darimana Woo Jae tahu tentang kondisi dirinya sekarang.



Dan ternyata memang Yeon Hee yang memberitahu semuanya pada Woo Jae. Darimana Woo Jae tahu nomor telepon Yeon Hee? Dari Seon Woo. 



Setelah rapat dengan Woo Jae untuk urusan Winners, bukannya memarahi Seon Woo yang membongkar kebohongan Seo Young, tapi Woo Jae malah berterima kasih padanya. Karena tindakan Seon Woo ini, walau ia bercerai dengan Seo Young, ia malah mendapatkan pelajaran berharga akan hubungannya dengan Seo Young. 



Maka Seon Woo yang tahu kalau Woo Jae tak akan pernah tahu keberadaan Seo Young sekarang (karena Seo Young sangat pintar bersembunyi), maka ia memberikan nomor telepon Yeon Hee, "Setidaknya dengan ini harga diriku dapat terjaga dan membuktikan kalau aku memang tak sengaja mengungkap rahasia Seo Young."



Ho Jung mengunjungi mertuanya untuk memberikan makan siang yang telah ia persiapkan. Ayah Sang Woo terharu melihat begitu perhatiannya Ho Jung padanya, dan ia merasa bersalah jika teringat betapa marahnya ia pada Ho Jung saat Sang Woo memperkenalkan Ho Jung sebagai calon istrinya.



Ia pun memberikan buku tabungannya pada Ho Jung dan mengatakan kalau mulai sekarang Ho Jung adalah ibu rumah tangga di rumah mereka. 



Mi Kyung mendapat kiriman karangan bunga tanpa nama. Dan ia mulai mengetahui latar belakang Kyung Ho yang dulu pernah menjalani wamil sebagai dokter.



Sementara itu Sang Woo mengundang teman-teman sejawatnya untuk makan bersama, namun ternyata undangan itu ada maksud yang lain. Mi Kyung juga datang dan meminta maaf karena ia menyembunyikan identitasnya sebagai anak seorang konglomerat, bukanlah anak yatim piatu yang selalu ia katakan. Akhirnya ia berbaikan dengan teman-teman sejawatnya atas bantuan Sang Woo.



Di rumah, Sang Woo menceritakan apa yang ia lihat tadi siang pada ayahnya. Dan tak terduga, ayahnya malah tampak senang. Ayahnya juga menceritakan tentang kedatangan Woo Jae terakhir kali di bengkel kerjanya dan  menjelaskan alasannya mengapa Woo Jae akhirnya mau menceraikan Seo Young.



Sang Woo pun menenangkan ayah yang ingin tahu tentang hubungannya dengan Ho Jung, karena ia menikahi Ho Jung bukan karena masalah Seo Young saja. Tapi ia menikahi Ho Jung karena sangat sulit mencari wanita yang sangat mencintai seperti Ho Jung.



Malam harinya saat akan tidur, Ho Jung lagi-lagi terkejut melihat Sang Woo yang sudah berbaring dengan tangan terbuka, berkata kalau ia ingin Ho Jung tidur berbantalkan tangannya. Ia hanya bisa mematung mendengar kata-kata Sang Woo, dan tak bergerak hingga Sang Woo berkata, "Kalau kau tak mau hingga hitungan ketiga, aku akan menarik tanganku lagi. Satu.. dua.."



Tentu saja Ho Jung buru-buru membaringkan badannya dengan kepala beralaskan tangan Sang Woo. Tapi Ho Jung tetap berbaring jauh dari Sang Woo, membuat Sang Woo menarik Ho Jung mendekat ke arahnya..



Dan mereka pun berpandangan... hati berdebar.. dan tak tahu apa yang mereka lakukan setelah ini.



Karena itu, mereka langsung menjauh satu sama lain. Ho Jung menutup mata, tak berani membukanya. Sedangkan Sang Woo menatap ke langit-langit, sibuk meredakan jantungnya yang berdegup kencang.



Keesokan paginya, Seo Young kembali melihat Woo Jae yang sudah duduk manis sambil minum kopi di kantornya.

Hehe.. kayanya kopi di kantor Woo Jae habis deh..



Seo Young mempersilakan Woo Jae untuk minum dan saat Yeon Hee meletakkan kopi di meja yang sama dengan Woo Jae, ia meminta Yeon Hee untuk menaruh kopinya di ruang kerjanya saja. Woo Jae pun bangkit setelah menghabiskan kopinya dan berkata kalau ia akan pergi sekarang.



Dan ia bertanya pada Seo Young, "Ngomong-ngomong, kira-kira jenis baju apa yang ingin wanita dapatkan dari seorang pria?" Dan Seo Young langsung menjawab pendek, "Aku tak membutuhkan baju."



Woo Jae pun langsung menimpali, "Aku tak membelikanmu baju, kok. Siang ini aku akan berkunjung ke salah satu toko untuk melihat kondisi toko dan aku akan menjadi pembeli misterius. Tapi aku tak tahu harus membeli baju apa."



Ha! Seo Young benar-benar speechless mendengar jawaban itu, bahkan Yeon Hee pun tak dapat menutupi rasa gelinya. 



Bibi pembantu baru saja mengambil baju dari laundry. Salah satunya adalah mantel milik Seo Young yang dipakaikan pada ibu saat ibu lari tanpa sepatu dan mantel karena stress akan masalah Sung Jae. Ia menyuruh Sung Jae untuk mengembalikan mantel itu pada Seo Young.



Sung Jae pun menelepon Seo Young dan mereka janjian untuk bertemu di depan gedung apartemen Seo Young



Namun yang menemuinya bukanlah Sung Jae, melainkan Woo Jae yang mengatakan kalau ia menggantikan Sung Jae yang harus mengikuti audisi. Dan yang diberikan oleh ibu bukan hanya mantel miliknya, tapi juga dua kardus besar berisi jeruk? 



LOL. Ahh... yang benar. Masa juga ibu yang masih marah pada Seo Young memberikan dua kardus besar dan berat? 



Pasti ini modus dari Woo Jae yang ingin masuk ke apartemen Seo Young. Karena benar saja. Ia langsung membawakan dua kardus itu dan meminta Seo Young untuk menganggapnya sebagai tukang angkut saja.

Hehehe.. benar-benar 'teman' nih si Woo Jae.



Walau enggan, Seo Young pun akhirnya menuruti saran Woo Jae. Dan Woo Jae melihat apartemen Seo Young. Ia melihat peralatan masak yang telah dicuci tapi belum disimpan di lemari. Ia melihat baju yang berserakan di lantai. Dan Woo Jae pun tersenyum dan berkata kalau ia bahagia melihat Seo Young sudah bisa hidup nyaman.



Woo Jae mengajak Seo Young untuk makan bersama. Tapi Seo Young mengatakan ia sudah ada makanan di rumah. Dengan polos Woo Jae bertanya, "Jadi apa kau mau mengajakku makan di rumahmu?" Ha. 

Seo Young mencoba berkelit dan berkata kalau di rumah Woo Jae pasti sudah disiapkan makanan. Tapi Woo Jae berkata kalau ia ingin makan sekarang, dan sedikit menyalahkan, "Karena Sung Jae juga aku belum bisa makan."

Walau sedikit kesal, akhirnya Seo Young pun menerima ajakan Woo Jae. Woo Jae pun menyuruh Seo Young untuk masuk ke mobil. Tentu saja hal ini membuat Seo Young heran, karena Seo Young pikir mereka akan makan di daerah dekat apartemennya. Woo Jae hanya menjawab dengan senyum, lengkap dengan lesung pipitnya, "Karena kita sudah memutuskan untuk makan, lebih baik kita makan makanan yang memang kita inginkan."

LOL. Woo Jae benar-benar 'teman' yang baik.



Setelah les drum, ibu Woo Jae pergi ke bakery dan tak sengaja menemukan dompet pesulap di dekat mobilnya. Melihat identitas pemilik dompet itu, ibu segera menelepon pesulap itu. Tapi ternyata pesulap itu sedang bersiap untuk pentas, dan meminta ibu untuk datang menemuinya.



Tanpa rasa curiga, ibu menemui pesulap itu dan mengembalikan dompetnya. Pesulap itu mengajak ibu untuk minum kopi sebagai ucapan terima kasih. Ibu pun menerima ajakan itu dan kopi yang dibelikan untuknya. 



Tak disengaja, ada orang yang menabraknya sehingga kopi yang dipegang itu tumpah ke baju pesulap itu, walau pesulap itu mencoba menghindar. Parahnya lagi, baju itu sobek. Ibu meminta maaf tapi pesulap itu menenangkannya karena ia hanya perlu menjahit baju itu saja. 



Ibu pun ikut pesulap itu ke kamar hotel dan menawarinya untuk menjahitkan baju itu, karena pertunjukkan akan segera dimulai.



Namun hal yang tak terduga terjadi. Ada polisi datang menangkap mereka dengan tuduhan perselingkuhan. Bahkan wanita yang melaporkan itu juga mengambil foto mereka berdua. 



Ibu langsung menolak tuduhan itu dan meminta pesulap itu menjelaskan kejadian yang sebenarnya. Tapi pesulap itu malah mengakui hubungan mereka.



Ibu dan pesulap itu ditangkap dan dibawa ke kantor polisi.

Note :



Maaf. Hanya itu yang bisa saya sampaikan. Dulu saya berjanji merecap My daughter Seo Young, tapi ternyata recapnya meloncat ke episode 43. Sebenarnya saya berniat untuk merecap My Daughter Seo Young ini mulai episode awal (episode 1 - 5). Tapi kok ya nggak selesai-selesai juga, ya.. Jadinya saya melompat ke episode yang saya tonton sekarang ini. Episode 43.

Saya agak kagok merecap drama ini. Drama ini sangat bagus sekali. Karakternya benar-benar tak ada yang benar tak ada yang salah. Tapi tak ada yang mengambil drama ini sebagai project untuk di-sub. Dari Vikii, dramafever ataupun darksmurf. Jadi subtitle yang lengkap mengikuti subtitle dari KBSworld. Sayangnya ada selisih episode drama yang ditayangkan antara KBS Korea dengan KBSworld, sekitar 6 episode. 



Jadi jika semalam KBS Korea sudah menayangkan MDSY episode 44, KBSworld (yang ada di Indovision ataupun Firstmedia) baru menayangkan MDSY episode 38. 

Nonton tanpa sub, sih sedikit-sedikit mengerti walau hanya meraba-raba. Sebenarnya saya ingin merecap lengkap, tapi rasanya tak mungkin karena saya hanya menggunakan bahasa kalbu untuk mengerti drama tanpa sub. Jadi untuk terjemahan lebih pastinya, sih, saya mengambil dari carrotblossompatch.wordpress, terutama yang dialog tertentu. 

Saya sih sedang meneruskan menulis episode sebelumnya. Tapi tetap tak akan selengkap I Miss You or Nice Guy, karena.. aishhh... 42 episode!



Karena ada sudah ada tombol reply, saya akan mencoba menjelaskan jika ada yang bertanya. Biasanya sih saya punya banyak waktu liat-liat blog sebelum subuh.  Kecuali jika ada yang sudi menjawabnya, membantu saya menjawab pertanyaan itu. :)) 



36 comments :

  1. Baru baca sekilas doang tapi kayaknya seru :D

    ReplyDelete
  2. kyanya bgus nich drama, kmrn liat sekilas jg di tmpt irfa....jd penasaran...
    ayo dee dibikin sinopnya walau subnya pke bhsa kalbu...

    msh bingung sich sm castnya, bleh donk dibikin castnya supaya lebih jelas

    ReplyDelete
    Replies
    1. pengenalan karakternya udah aku buat, tapi ada di sinopsis 1 - 5. Nanti di postingan itu, ya.. aku buat lebih lengkap deh pengenalannya.

      Delete
    2. semoga cepat diposting ya sinop 1-5nya

      thanx a lot dee

      Delete
  3. mba dee.... seru kaya ny ya. tp ko bingung.. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa... maaf ya.. aku juga nggak berharap readers yang belum nonton seo young akan ngerti. bahkan yang ngikutin di kbsworld pun juga mungkin masih bingung, karena masih 5/6 ep di depannya.
      aku nulis ep 43 ini biar aku bisa move on. :)

      Delete
    2. Maaf sebelumnya q mau tanyak kenapanepisode 15 - 40 kokngk posting

      Delete
  4. annyeong.....
    mba, aku boleh minta link sinopsis eps 1 ampe 42??
    sepertinya ceritanya menarik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. adanya yang recap inggris, itu pun juga ga lengkap. bolong di tengahnya. coba klik di carrotblossompatch.wordpress.com. ceritanya bagus banget. aku nonton nonstop smp 2 hari 2 malem.

      Delete
  5. mhehehe... 42 eps mbak... ehseeeemaaangaaaattttttt :-*
    *peyuk peyukk mbak dee*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe.. thank you, mii... :)) fighting! fighting! *menyemangati diri sendiri*

      Delete
  6. iya nich drama mantap bagus bgt aku ngikutin episodenya di kbs world pokoknya bagus bgt

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget, aku aja pertama nonton di kbs world pas tengah-tengah. karena penasaran, aku nonton di dramacrazy nonstop karena ga sabar kalo download dramana satu per satu.
      recommended banget nih drama.

      Delete
  7. intip dikit episode 43 nya~~ galau kalo baca semua takut kena spoiler~~ Ommo^^ itu yg jadi Pesulapnya yang jadi Ha Tae Young di drama Family's Honor?? dia cameo aja mbak disini? Ato salah satu pemain tetap,, kyknya di eps 1-3 blm ada~~ halah,, nemu satu lagi hal yg berhubungan dengan Park Shi Hoo di drama ini,, Selain yang jadi Mi Kyung, dan yang jadi Tuan Kang pernah beradu Akting dengan Urri Oppa,, ehh~~ ada juga si Om pesulap disini^^

    Waduh~~ Nyonya Sachiko (Ibunya Ho Jong maksudnya) kenapa bisa jadi terlibat Affair gitu sama pesulap??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eeehh~~ salah ya mbak itu bukan ibunya Ho Jong,, tapi ibunya Woo Jae hehehe^^

      Delete
    2. ehhh?? katanya ga mau dispoil? hehehe..
      iya, kayanya pesulapnya itu orangnya cukup terkenal. nggak, cuman muncul dari beberapa episode terakhir aja. dia muncul terakhir di ep 44 aja. dia cuman muncul untuk kasusnya ibunya woojae doang.

      ih, irfa pasti belum move on nih dari cdda. semua-semua dikaitin ama park shi hoo.. kekeke.. *nunjuk diri sendiri* aku aja ngerasa karakter woojae tuh mirip karakter jung woo. rada maksa, dan pasti cewek gak akan sanggup nolak dia. :)

      Delete
    3. spoi dikit gak apa2 deh mba^^ bukan cerita essensial kan si pesulap itu,, abis penasaran aja tiba-tiba mukanya nongol~~ hehehe

      iya banget mbak~~ aku emang blm move on dr cdda, padahal dah nonton berbagai drama,, tetep aja aku sangkut pautin sama PSH,, #maksa lagi

      Delete
  8. cieeee semua komen dibalas nih ^^
    haha kebetulan belum tau yang episode ini *panggil2 mbak hisni
    JEONGMAL GOMAWO MBAK DEE, AKHIRNYA KESAMPAIAN JUGA BACA SINOP MDSY BERSI B.INDO :)
    bisa tuh duet sama mbak irfa, mbak irfa kan belum nonton yang awal *gone

    ReplyDelete
    Replies
    1. *gone? Aku tahu ini dira kok,, hahaha,, aku nggak sanggup akh klo nyinop drama family gini,, lha Family Honor aja kagak kelar2,, ntar aku curhat2 aja setelah dapet sembako dari hisni^^ hihihi

      Delete
    2. ganti slogan deh kapan2 :P
      iya tau kok mbak ^^
      ditunggu ya...

      Delete
  9. Debak.....coba bikin sinop lengkapnya hihi...figthing

    ReplyDelete
  10. daebak,,, mbak dee,,,,, akhirnya banyak yang tertarik sam drama ini,, biasanya cuman aku ma dira doank,,, yang ngegalauain drama ini,, hheheehe.... bagus bgt dramanya,, padahal aku bukan tipe orang yang ngikutin drama family,,,, tapi drama ini the best bgtlah,,,, :) aduh aku nunggu aj,,, deh,, mbak dee atau teh Irfa yang bikin rekapnnya,, hehehehehe awal maret ini tamatnya,, semoga ada yang bikin subnya,, :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin
      semoga endingnya gak mengecewakan ya mbak...
      awalnya juga dari ceritanya mbak diana yang ngabarin ratingnya
      terus telisik punya telisik ternyata SWnya juga SW yang dikenalin mbak dee
      eh ada eonni lee bo young makin cinta deh ^^
      wkwkwk lumayanlah kenal mbak hisni jadi ada temen kepoin drama ini tiap minggu

      Delete
  11. mbak dee makasih banget uda buat sinopsisnya >_<, tiap kali nyari di internet nggak ada yg buat dalam bahasa indo uaaaa..lanjutkan mbak, semangat !!!!

    ReplyDelete
  12. Mbak ini drama tentang apa? Knp mreka cerai?
    Singkat crita drama ini seperti apa? Apa kyak ojagkyo family?

    ReplyDelete
  13. thanks ya..... kebantu bgt, terus ya ep selanjutnya, fighting!

    ReplyDelete
  14. lanjutin dee ni drama bagus banget aku ngikutin di KBS tp mang ketingalan 6 episode ditunggu episode selanjutnya fighting!

    ReplyDelete
  15. aaa sedih bgt liat sang woo jadinya sama si hojong :/ pdhl maunya sang woo sm mi kyung aja huhuu.

    ReplyDelete
  16. ceritanya bagus bgt, jd ikut tertarik juga bacaya..

    ReplyDelete
  17. Mbak dee semangat ya menulis sipnosis selanjutnya... drama ini bgus sekali, pertama bc dr blog mbak dee lggntertarik dan pgn nntn dr episode awal... :-)

    ReplyDelete
  18. Makasih ya uda bikin sinopnya... Download drama ini yang subtitle english baru sampe ep 42. Ni pertama kalinya aku ngikutin drama yang epnya 24 lebih. Rada males klo panjang bgt. Tp ni drama ceritanya bagus, aktor2nya juga bening-bening :D

    ReplyDelete
  19. sayang ya tidak ada sub indo nya

    ReplyDelete
  20. saya sedang nonton ini di bchannel, tp ga dari awal, mgkn baru mulai episode 20-an, seru yaaa.. pengen nonton dari awal lagi deeehh...

    ReplyDelete
  21. Tolong dong dee d'bls Ω̶κ̣̇υ̲ butuh skrip'a seoyoung atw hojong bsa d'criin ƍäª? Untuk audisi SM

    ReplyDelete