January 15, 2013

Sinopsis I Miss You Episode 19 - 2

Sinopsis I Miss You Episode 19 – 2


Ah Reum mencoba mencari tahu apa alasan ibu memberi kesaksian palsu. Jika bukan karena uang, lalu apa alasannya?





Mi Ran ternyata lebih takut pada suaminya, maka ia tetap tak mau membuka mulut walau Ah Reum memintanya untuk mempercayai Jung Woo dan memberi pengakuan yang sebenarnya. Ia menganggap kalau Jung Woo sebenarnya masih membencinya. Dan Jung Woo yang memintanya berkata jujur, sebenarnya karena ia ingin menyelamatkan Soo Yeon. Setelah ia berkata jujur, ia takut Jung Woo akan berbalik untuk lepas dari tuduhan membuat kesaksian palsu.

Aihh… Mi Ran ini terlalu lama hidup bersama Tae Joon nih, jadi nggak percayaan gini.

 
Ah Reum meminta ibunya untuk membuka mata. Jung Woo bukanlah  orang yang seperti itu. Kalau ibunya masih seperti ini, Ah Reum mengancam tak mau menemui ibunya lagi, “Ayah tak pernah sekalipun menengok ibu saat masih di UGD. Coba ibu pertimbangkan baik-baik. Satu-satunya orang yang bisa ibu percayai hanyalah Kak Jung Woo.”

Mi Ran tetap ragu akan tindakan yang harus ia ambil. Ah Reum meyakinkan kalau permintaannya ini adalah demi kebaikan ibunya sendiri. Jung Woo harus menangkap pelakunya agar semua dapat berakhir.


Craig, pengacara Harry melaporkan kalau Zoe ada di kantor polisi untuk diinterogasi. Walau menurut Craig,  Harry masih belum diperbolehkan pergi dari Korea, tapi Harry tetap memintanya mencari cara untuk meninggalkan Korea, entah ke Jepang atau Cina, “Karena aku tak berniat kembali lagi ke Korea, kau tak perlu merisaukan yang lainnya. Aku juga tak akan pergi sendiri karena aku akan membawa Zoe dan Ibuku.”


Craig mencoba menyela, tapi pikiran Harry penuh akan rencananya. Ia akan mengganti nama lagi, dan meminta Craig untuk membuat nama yang bagus untuk semua anggota keluarganya.


Sudah larut malam, tapi Hyun Joo masih sibuk dengan bunga plastiknya. Sepertinya bunga plastik itu adalah simbol dari miliknyayang berharga bagi dirinya (yaitu mungkin adalah uang). Karena begitu Soo Yeon duduk, Hyun Joo langsung menarik bunga itu, dan mengatakan kalau itu adalah milik Joon.


Hampir menangis, Soo Yeon berkata kalau Joon (panggilan Soo Yeon pada Hyung Joon/Harry) tak menginginkan hal itu. Ia memohon agar Hyun Joo cepat sembuh dan kembali pada Joon. Saat Soo Yeon mengatakan nama itu, Hyun Joo menampakkan kalau ia sedikit ingat dengan nama itu dan menyebutkan bayi berulang kali.

Soo Yeon ingin menyalahkan Hyun Joo atas apa yang terjadi pada Jung Woo (yang juga terjadi padanya) dan pada Hyun Joon, “Jadi ibu harus segera sembuh, karena saya tak mampu membenci  ibu bahkan marah pun tak bisa karena ibu seperti ini.“


Hyun Joo menatap lembut pada Soo Yeon dan kemudian mengangsurkan bunga plastik itu pada Soo Yeon, dan mulai lagi memasukkan kunci ke dalam bandul kalungnya.


Di dapur, Soo Yeon minum soju dan membuka foto yang diam-diam ia ambil saat menguntit Jung Woo. Di foto itu, ia tuliskan kata-kata yang pernah ia tuliskan di tembok 14  tahun yang lalu, “Bogoshipeo (Aku ingin menemuimu / Aku merindukanmu).”


Eun Joo datang dan bergabung untuk minum dengannya. Melihat Soo Yeon masih bisa tersenyum, Eun Joo heran apakah Soo Yeon sudah gila atau bodoh karena ia masih bisa tersenyum di saat sepert ini. 


Soo Yeon berkata karena ia memang tak melakukan pembunuhan itu, dan ia percaya Jung Woo akan dapat menyelesaikannya. Maka yang dapat ia lakukan sekarang adalah mempercayai dan menunggu Jung Woo. 


Mereka minum semakin banyak, dan Eun Joo menyuruh Soo Yeon untuk mulai bertindak benar mulai sekarang (jangan seperti saat Soo Yeon membohonginya di butik Bellez) dan pura-pura mengancam  Soo Yeon agar tak mem-bully-nya, mentang-mentang Soo Yeon adalah putri kandung ibu.


Tapi Soo Yeon malah tertawa mendengar kata bully itu, karena sudah lama ia tak mendengarnya sejak jaman SMP. Dulu ia juga sering dibully  karena dicap sebagai anak pembunuh.


Eun Joo menatap Soo Yeon yang tenang saat menceritakan pengalamannya dan berkomentar, “Kau benar-benar telah mengalami semuanya, ya. Tapi bagaimanapun juga, ibu adalah milikku.”

Soo Yeon tersenyum dan seakan membantah kalau bukan dirinya yang perlu dikhawatirkan, “Ibu.. paling menyukai Han Jung Woo.”

Eun Joo pun juga mengiyakan karena ia dulu juga menyukai Jung Woo. Tentu saja Soo Yeon kaget. Tapi Eun Joo menenangkan Soo Yeon, “Jangan melotot padaku. Berkat dirimu,  aku hanya bisa memandangi dia selama 14 tahun ini.”


Soo Yeon merasa tak enak pada Eun Joo, tapi Eun Joo kembali menenangkan Soo Yeon karena rasa sukanya tak cukup besar untuk menggantungkan hidupnya pada Jung Woo yang menyukai Soo Yeon.



Menyadari banyak penderitaan yang dilalui Soo Yeon, walau sudah mabuk, Eun Joo menyuruh Soo Yeon untuk bercerita padanya jika Soo Yeon teringat pada kejadian buruk di masa lalunya, “Juga.. kau harus memanggilku kapan saja kau ingin munum.”

Soo Yeon tersenyum, “Kau juga. Jika kau merasa kangen dengan ayahmu, kau harus memanggilku.”


Keesokan harinya, Soo Yeon mengajak ibu dan Hyun Joo untuk membeli sepatu. Ibu sangat bahagia, apalagi Soo Yeon juga berkata kalau ia akan membuatkan ibu baju juga.


Kebahagiaan itu ia tularkan pada Hyun Joo yang mulanya tak mau mencoba karena ia terus memegang bunga plastiknya, akhirnya mau bercermin untuk melihat sepatu yang dicobanya.


Di toko sepatu, tempat banyak orang berlalu lalang mencoba sepatu, membuat Soo Yeon merasa mendengar suara langkah kaki Hyung Joon. Ia mencari-cari sosok Hyung Joon, membuat detektif Ahn yang bertugas mengawal Soo Yeon khawatir dan bertanya.


Tapi ternyata Hyung Joon memang datang untuk mengintip Soo Yeon. Ia berdiri di luar toko, melihat betapa perhatiannya Soo Yeon pada ibunya dan memeriksa kaki ibunya, “Bodoh! Apakah kau sudah lupa akan penderitaan yang telah kau lalui karena ibuku?”


Soo Yeon kembali mendengar suara langkah Hyung Joon. Walau langkah itu ternyata bukan milik Hyung Joon, tapi saat mencari-cari bunyi itu, ia melihat kaki Harry yang muncul dari balik tembok. Karena Detektif Ahn masih bersamanya, seakan ingin melindungi Hyung Joon, Soo Yeon membalikkan badan, tak berani melihat Hyung Joon.


Hanya dalam hatinya, ia berkata pada Hyung Joon, “Joon ah, janganlah takut. Semakin kau bersembunyi, pada akhirnya kau hanya akan merasa semakin kesepian.”


Ternyata Hyung Joon memang ingin sendiri. Karena ia tak datang ke kantor polisi untuk pemeriksaan, yang datang hanyalah Craig, yang sebagai pengacara, memberikan kesaksian atas nama Harry. Kesaksian itu mementahkan tuduhan polisi tentang kematian Detektif Kim dan pemalsuan dokumen. Seperti yang diduga Jung Woo, semua tuduhan itu ditimpakan pada almarhum Michelle Kim.


Atasan Jung Woo berkata kalau mereka masih berharap kepolisian Perancis mau bekerja sama dengan mereka. Detektif Joo juga masih berharap akan Mi Ran yang mau merubah kesaksiannya tentang siapa yang telah meracuninya, “Dan lebih baik lagi jika ia mau memberitahukan rahasia tentang ayahmu.”


Tapi menurut Jung Woo, hal yang terakhir itu sangatlah mustahil karena tak ada bukti yang memberatkan ayahnya. Detektif Joo kesal dan berandai-andai, kalau saja semua penjahat ada tandanya, misalnya tangannya merah kalau pidana berat, dan tangannya kuning kalau pidana ringan.

Ha! Kalau gitu, nggak akan ada polisi, Bang.


Mendadak Detektif Park memanggil mereka karena sudah ada balasan dari kepolisian Perancis. Jung Woo, satu-satunya orang yang bisa  berbahasa Perancis, membacakan, “Tuan dan Nyonya Borrison, yang mengadopsi Moon Hae Joon, meninggal pada tahun 1999, dan dinyatakan kematian akibat kecelakaan. Kecelakaan mobil.”


Detektif Joo bertanya bukankah dulu Harry pernah berkata kalau orang tuanya meninggal karena kecelakaan pesawat?


Di surat itu ternyata juga tertulis penyebab kecelakaannya, yaitu rem dan kaleng soda. Dan polisi juga sedang memeriksa DNA yang ada di kaleng soda dengan DNA Kang Hyung Joon yang sudah dikirimkan, apakah ada kecocokan diantara kedua DNA itu. Juga, pasangan suami istri Borrison itu pernah diselidiki atas dugaan penganiayaan anak di tahun 1999 pada anak angkat mereka, Harry Borrison.

Jung Woo berkata kalau ia akan meminta pada kepolisian Perancis jika mereka mempunyai foto lama mereka, dan Kakek Choi mengatakan akan lebih baik lagi kalau ada foto si anak. Harry Borison.


Detektif Park yang belum paham, bertanya mengapa mereka harus meminta foto itu (kan mereka sudah punya foto Harry). Detektif Joo pun menjelaskan kalau ada foto itu, mereka dapat membuktikan dugaan kalau Kang Hyung Joon adalah Kang Hyung Joon dan Sekretaris Yoon (Yoon Young Jae) adalah Harry Borrison, “Kang Hyung Joon (dengan soda dan rem) menyelamatkan Yoon Young Jae dari penganiayaan orang tua angkatnya. Karena itulah Yoon Young Jae berjanji setia pada Hyung Joon, dan ia bersedia dikambinghitamkan.”

Jung Woo berkata kalau mereka sudah mendapatkan hasil DNA dari Perancis dan mendapatkan foto Harry Borrison yang memastikan kalau itu adalah Sekretaris Yoon, maka..


“Tangkap! Akan segera  penangkapan!” teriak Detektif Joo antusias. “Kang Hyung Joon.. diborgol!”


Di saat semua sudah tidur, Hyun Joo belum tidur. Ia memandangi sepatunya dan memeluk sepatunya dengan sayang. Sepertinya perhatian ibu dan Soo Yeon menyentuh perasaannya. 



Ia menatap Soo Yeon yang tidur dan memberikan bunga plastik ke tangan Soo Yeon. Senyumnya hangat saat melihat betapa tenangnya Soo Yeon tidur di pelukan ibunya. 


Mendadak terdengar suara dari luar, membuat  Hyun Joo melihat ke luar jendela. Betapa kagetnya ia melihat jendela itu terang. Ingatan akan kejadian 14 tahun yang lalu, muncul kembali ke dalam ingatannya.


Ia teringat saat-saat terakhir ia melihat putranya, yang terseok-seok di tengah hujan, dan Hyung Joon memanggil-manggilnya saat Perawat Hye Mi membawanya pergi.


Hyun Joo gemetar ketakutan dan menutupi dirinya dengan selimut. Namun ketakutannya menghilang, diganti dengan rasa penasaran akan bayinya yang selama ini ia rindukan.


Dan ia pun berjalan keluar, tanpa mantel dan bertelanjang kaki. Di bawah lampu jalan yang berkedip-kedip, membuatnya teringat teriakan Joon-nya 14 tahun yang lalu, juga tangisan seorang pria saat di rumah Tae Joon, menangis memohon agar ia mengingat kalau pria itu adalah Joon-nya


Ia juga teringat saat bagaimana ia menyuruh orang untuk menculik Jung Woo, dan kemudian ada pria yang memperkenalkan dirinya dengan ramah, sebagai Han Jung Woo.


“Aku memang bersalah.. aku memang bersalah. Apa yang aku lakukan memang salah.. aku memang bersalah,” Hyun Joo menangis histeris dan ia terjatuh, sehingga kalung yang selalu ia pegang pun ikut terjatuh.


Ia segera memungutinya, teringat saat Hyung Joon mengembalikan kalung itu dan berkata kalau ia tak membutuhkannya. Ia pun menangis, “Aku akan memberikan ini pada Hyung Joon! Hyung Joon… Hyung Joon..”


Dan ia menyusuri jalanan, mencari-cari Hyung Joon. Panik saat ada orang menabraknya, dan malah ia yang meminta maaf, berulang-ulang mengatakan, “Aku yang bersalah.. maaf.. maaf.. bukan aku… bukan aku..”


Di tengah lalu lalang orang, Hyun Joo hanya bisa menangis ketakutan. Sendirian.


Hyung Joon tertidur di sofa, dan terbangun saat melihat pecahan bandul yang dulu pernah ia berikan pada ibunya. Dan ia melihat sosok anak kecil duduk di tangga, menunduk, seakan tak tahu apa yang harus ia lakukan. Ia melihat dirinya sendiri, saat 14 tahun yang lalu.


Hyung Joon kaget dan berdiri hingga tongkatnya terjatuh, namun ia tak mempedulikan tongkat itu. Ia berjalan menghampiri anak itu dan menaruh telunjuk di bibirnya, memintanya untuk diam, “Kau tahu, kan? Han Tae Joon ada di sini. Kau jangan keluar dulu.”


Hyung Joon kecil mengangguk patuh dan Hyung Joon tersenyum, mengatakan kalau sebentar lagi mereka akan pergi, “Pada saat itu aku akan mengijinkanmu keluar. Okay?”


Hyung Joon kecil tersenyum, senang mendengar kata-kata Hyung Joon, dan mengangguk sambil menaruh telunjuk di bibirnya juga. Hyung Joon membalas senyum Hyung Joon kecil dan membelai rambutnya.


Ia tak menyadari kalau ia tersenyum sambil menangis.


Sementara itu Hyun Joo meringkuk kedinginan sambil memanggil-manggil putranya di dalam hatinya.


Soo Yeon yang terbangun tengah malam kaget melihat Hyun Joo tak ada. Hanya ada bunga yang tertinggal, bunga yang tak pernah terlepas dari tangan Hyun Joo. Mendapat firasat buruk, ia segera membangunkan ibunya.


Bersama-sama Eun Joo dan ibu, mereka berpencar mencari Hyun Joo. Jung Woo kebetulan menelepon Soo Yeon dan ia pun ikut mencari Hyun Joo.


Di tengah jalan mereka bertemu, dan bersama-sama mencari Hyun Joo. Hampir saja mereka putus asa jika mereka tak mendengar ada petugas yang menemukan orang tergeletak di balik tumpukan barang.


Jung Woo segera melepas mantelnya dan Soo Yeon meminta Hyun Joo untuk membuka mata dan jangan tertidur (karena jika tertidur bisa hipotermia dan meninggal). Hyun Joo sepertinya sudah lemah dan tak dapat membuka mata.


Sangat panik, Jung Woo segera meminta Soo Yeon untuk menaikkan Hyun Joo ke atas punggungnya. Tapi Hyun Joo ternyata bisa membuka mata walaupun lemah dan berkata Soo Yeon, “Joon-ah…”



Jung Woo dan Soo Yeon saling berpandangan mendengar Hyun Joo memanggil putranya dan seakan memohon Hyun Joo berkata, “Aku merindukannya… “


Soo Yeon dan Jung Woo mendatangi rumah Hyung Joon, dan ternyata Hyung Joon sedang minum-minum. Soo Yeon meminta Hyung Joon untuk mengikutinya dan Jung Woo menambahkan kalau ibu Hyung Joon berada dalam kondisi kritis, “Jangan lakukan sesuatu yang nantinya kau sesali.”


Hyung Joon santai menghadapi mereka berdua. Tak tergerak sedikitpun saat mendengar kondisi ibunya dari Jung Woo, “Aku tak punya ibu. Jangan mengaturku. Aku malah kasihan padamu. Ayah dan ibu tiri seperti itu? Kupikir kau akan menangkapku. Kenapa kau lama sekali?”


Soo Yeon meminta Hyung Joon untuk pergi bersama mereka atau kalau tidak ia tak akan dapat menemui ibunya lagi. Tapi Hyung Joon malah membentaknya, memintanya berhenti berpura-pura mengkhawatirkannya padahal ada Jung Woo di sampingnya, “Kau tak bisa membodohiku.”

“Apakah kau benar tak akan menyesalinya?” tanya  Soo Yeon sekali lagi. Tapi melihat Hyung Joon masih tetap diam, Soo Yeon tahu jawabannya. “Bodoh! Ibu yang bertahun-tahun telah kau cari. Memang kenapa kalau ia tak dapat mengenalimu?”


“Yang selalu ia lakukan adalah memanggil-manggil namamu. Kalung yang ada ditanganmu, ia memegangnya erat sepanjang hari, dan berulang-ulang kali mengatakan kalau kalung itu untukmu. Ibu yang telah kau tinggalkan hanya tetap memanggil namamu.”

“Berhentilah membuat keributan dan keluarlah,” kata Hyung Joon malas.


Jung Woo langsung menarik Hyung Joon untuk berdiri, dan sangat marah saat berkata, “Bocah, berhentilah marah. Kalau ingat semua kejahatanmu, aku tak ingin bersimpati padamu seperti ini. Tapi karena aku mengasihanimu, kasihan karena kau menjadi rusak seperti ini, maka aku bersimpati padamu. Jadi keluarlah sekarang.”

Tapi Hyung Joon mendorong Jung Woo dan membentak marah, “Terus bagaimana? Setelah itu kau akan menahanku? Sampai aku mengaku kalau aku adalah Kang Hyun Joon? Jadi aku pergi atas kemauanku sendiri, menangis dengan ibu di dalam pelukanku dan mengakui kalau aku adalah Kang Hyun Joon?”


Hyung Joon berkata kalau ia sudah tahu niat asli mereka dan ia tersenyum menantang mereka, “Aku tak mau pergi. Aku tak akan tertangkap. Bawa dulu buktinya padaku!”

  
Ia mengambil tongkatnya dan memukul gelas di meja. Jung Woo refleks langsung menutupi tubuh Soo Yeon sehingga pecahan kaca itu tak mengenainya. Seperti Soo Yeon, Jung Woo pun tak menyangka Hyung Joon akan seperti ini, “Kang Hyung Joon. Apakah akhirnya akan seperti ini? Setelah kau menangis menyebut ‘ibu.. ibu..’ setiap saat, akhirnya kau bersembunyi untuk menyelamatkan dirimu sendiri?”


Jung Woo mengingatkan kalau Hyung Joon selalu berkata kalau ia akan melakukan apa yang Soo Yeon inginkan, “Dan sekarang ia berlari menemuimu. Walaupun kau telah menjebaknya menjadi seorang pembunuh, ia masih memberi kesempatan pada orang sepertimu walau kau tak pantas menerimanya. Hanya inikah imbalan yang dapat kau berikan?


Hyung Joon menyuruh Jung Woo untuk keluar. Tapi Jung Woo masih belum selesai. Ia berkata kalau Hyung Joon tak pernah melakukan keinginan Soo Yeon,



“Walau aku lebih suka memukulimu sampai mati, tapi Soo Yeon tak menginginkannya karena ia tak ingin melihatmu lebih terluka lagi. Itu yang disebut melakukan keinginan Soo Yeon.” Dan Jung Woo meminta Hyung Joon keluar (jika Hyung Joon ingin melakukan keinginan Soo Yeon).


Tapi Hyung Joon malah tertawa, mengejek, “Apa kau kesini untuk menyatakan perasaan cintamu? Kalau memang begitu, keluar saja dan lakukan hal itu.” Tak hanya pada Jung Woo, ia pun bertanya pada Soo Yeon, apakah Soo Yeon melakukan hal ini karena rasa tanggung jawabnya atas apa yang terjadi padanya sehingga hatinya akan merasa lebih tenang? “Aku tak mau. Aku.. berharap kalau bukan ibuku, melainkan kau yang akhirnya mati.”


Soo Yeon benar-benar tak percaya mendengar kata-kata Hyung Joon yang ingin tinggal di dunia yang tanpa ada Soo Yeon di dalamnya. Ia menunjuk rumahnya dan berkata kalau ini adalah surganya, “Jangan pernah kemari lagi, tanpa ijin dariku.”


Jung Woo yang berkata kalau ini bukanlah surga. Penjara yang paling buruk adalah penjara yang didiami sendirian, “Tak ada surga yang kau tinggali sendiri. Kau memenjarakan dirimu sendiri karena dosa atas kejahatan yang kau lakukan. Ini adalah nerakamu.”


Di rumah sakit, Tae Joon mendengar kabar kematian Hyun Joo dan pada orang di telepon, ia bertanya, “Sekali lagi? Baiklah.”


Mi Ran yang mendengar hal itu, semakin ketakutan, dan diam-diam ia memencet nomor telepon seseorang.


Hyung Joon menutup telepon dan menyalakan musik klasik favoritnya, menenangkan diri. Kunci  itu terus tergenggam di tangannya.


Soo Yeon dan Jung Woo berziarah ke abu Hyun Joo. Soo Yeon meletakkan bunga plastik milik Hyun Joo dan berkata betapa Hyun Joo merindukan Hyung Joon selama belasan tahun. Jung Woo berkata kalau Hyun Joo tak meninggalkan apapun kecuali luka untuk putranya.


Soo Yeon mengajak Jung Woo untuk pergi, karena Hyung Joon tak akan berziarah kalau masih ada mereka di sini. Jung Woo pun mengulurkan tangan, dan Soo Yeon pun menggenggamnya.


Terdengar suara langkah Hyung Joon dan tongkatnya, membuat Jung Woo bertanya mengapa Soo Yeon membuat tongkat Harry seperti itu. Soo Yeon berkata agar ia bisa menemukan dimana Harry berada.


Jung Woo mengerti dan mengatakan kepergian Hyung Joon akan selalu bisa dikenali dari suara tongkatnya. Mereka pun pergi, berselisih jalan dengan Hyung Joon.


Namun Hyung Joon masih bisa melihat kepergian mereka.


Hyung Joon pergi ke tempat abu ibunya, dan melihat kunci yang mirip dengan yang ia pegang. Pada foto ibunya, ia menunjukkan kunci aslinya dan berkata, “Inikah surga yang dulu pernah ibu katakan? Sekarang aku harus mengembalikan dan lari bersembunyi. Sepanjang hidupku sampai aku mati, dengan kaki seperti ini. Terima kasih.”


Foto Harry Borrison telah keluar. Dan Detetif Joo menelepon, memberitahukan kalau laporan polisi Perancis telah ada. Dan DNA kaleng cocok dengan DNA Kang Hyung Joon. Berarti ini adalah pembunuhan, “Mereka tak pernah memberi keringanan pada kejahatan di bawah umur. Jadi entah itu Perancis ataupun Korea, Kang Hyung Joon tak punya tempat untuk melarikan diri. Tangkap ia sekarang juga. Kami sekarang sedang menuju rumah Harry.“


Jung Woo menatap Soo Yeon yang tampak sangat khawatir mendengar berita itu. Ia mengeluarkan borgolnya, dan meminta Soo Yeon untuk tak keluar dari mobil.


Saat ia hendak keluar, Soo Yeon memanggilnya. Dengan sepeda, Hyung Joon menghampiri mereka dan berdiri tepat di depan mobil Jung Woo dan tersenyum menatap mereka.




Terdengar bunyi SMS. Dari Ah Reum yang memberitahukan kalau ibunya sudah mau berbicara. Yang meracuninya bukanlah Soo Yeon, melainkan Harry Borrison.


Jung Woo tersenyum menatap Hyung Joon. Hyung Joon yang mulanya tersenyum mulai gamang. Sementara Soo Yeon menatap mereka dengan khawatir.


Komentar :

Apakah Hyung Joon akan ditangkap?


Semua bukti sudah ada. Jung Woo sudah dari dulu gatal ingin menangkap Hyung Joon. Tapi bagaimana dengan Soo Yeon? Soo Yeon pernah meminta Jung Woo untuk memperlakukan Hyung Joon sama seperti Jung Woo memperlakukannya.

Apakah Jung Woo kali ini bisa melakukan permintaan Soo Yeon? Selain Hyung Joon adalah penjahat yang sebenarnya, Jung Woo juga adalah polisi. Saya rasa agak sulit jika Jung Woo melepaskan Hyung Joon.

Dulu saya pernah mengatakan kalau Soo Yeon yang membunuh Sang Deuk, berarti dia berkepribadian ganda. Sepertinya memang yang membunuh Sang Deuk itu berkepribadian ganda. Namun orang itu adalah Hyung Joon.


Sama seperti Soo Yeon, Hyung Joon juga mengalami trauma masa kecil yang cukup dalam. Namun ada perbedaan antara kedua orang itu.

Jika Soo Yeon menyimpan trauma itu dan tak tahu trauma yang dialami Hyung Joon, tapi tidak dengan Hyung Joon. Hyung Joon juga menyimpan traumanya sendiri, namun (walau tak diberitahu oleh Soo Yeon) ia mengetahui trauma yang dialami oleh Soo Yeon.

Masih ingat dengan karakter Johan yang saya ceritakan di awal-awal episode? Johan di komik Monster, adalah pembunuh berdarah dingin, yang katanya melihat pembunuhan besar-besaran di depan matanya, dan itu yang menyebabkan dia menjadi monster seperti ini. Padahal, ternyata yang melihat pembunuhan itu adalah saudara kembarnya, yang kemudian menceritakan pada Johan.

Johan tumbuh dengan cerita dari saudaranya, dan menjadi monster.


Menurut saya, seperti itulah karakter Hyung Joon. Ia menjadi monster, karena trauma masa lalunya ditambah dengan trauma Soo Yeon. Dendam Soo Yeon ia balaskan.


Namun dibalik monster itu, ada kepribadian lain yang ada di jiwanya. Yaitu Hyung Joon kecil. Hyung Joon kecil yang tak memiliki dendam. Dan selama 14 tahun itu, ia mengunci Hyung Joon kecil, menyuruhnya untuk tak keluar.  

Menurut saya saat Hyung Joon dewasa bertemu dengan Hyung Joon kecil itu adalah mimpi. Saat itu Hyung Joon berjalan tanpa tongkat tidak pincang. Itu adalah bawah sadarnya Hyung Joon. Kenapa Hyung Joon kecil bisa muncul?


Karena pada hari itu Hyung Joon terngiang-ngiang akan kata-kata Soo Yeon dan Jung Woo di rumah Ayah Joo. Saat itu hati nuraninya muncul, hati nurani yang ada di diri Hyung Joon kecil. Tapi Hyung Joon besar mencegahnya untuk keluar. Hyung Joon dewasa berjanji, setelah mereka pergi, ia akan melepaskan Hyung Joon kecil (ke dalam tubuh Hyung Joon).


Menurut saya Hyung Joon dewasa tak memiliki hati nurani. Jadi apakah Hyung Joon dewasa cinta pada Soo Yeon? Saya bilang cinta. Selama 14 tahun ini Hyung Joon mencintai Soo Yeon. Tapi sayang, yang mencintai adalah Hyung Joon dewasa yang mencintai tanpa hati nurani.

Hasilnya? Cinta yang tak sehat. Saya masih bertanya-tanya, apa motif Hyung Joon menunjukkan Soo Yeon di hadapan Han Tae Joon di pestanya. Itu bukan cinta, karena ia malah tak melindungi Soo Yeon. Tapi Hyung Joon juga sangat khawatir pada saat Soo Yeon histeris panik setelah bertemu dengan Sang Deuk. Itu sepertinya cinta.

Err.. kecuali kalau pertemuan dengan Sang Deuk itu juga direncanakan oleh Hyung Joon. Sebab saya ingat kalau Hyung Joon berputar-putar di daerah itu untuk mencari makan, dan akhirnya menabrak Sang Deuk. Kalau itu juga direncanakan… Sudahlah.. no comment deh.

Selama 14 tahun ini, Hyung Joon dewasa terobsesi untuk membalas dendam pada Tae Joon, dan sepertinya ia yakin dengan rencananya (USB & telepon ke handphone Jung Woo) kalau Soo Yeon tak akan berpaling darinya. Tapi ternyata rencananya meleset. Dan bukankah suatu barang menjadi terlihat berharga setelah barang itu hilang dari genggaman kita?

Jadi apakah Hyung Joon jahat? Pasti. Bahkan saya sempat terpikir untuk menyamakan dengan karakter komik Monster itu. Tapi sepertinya tidak.


Jadi apakah Hyung Joon pantas masuk penjara? Belum tentu. Menurut saya, Hyung Joon lebih pantas masuk rumah sakit jiwa, karena harus diterapi untuk mengeluarkan Hyung Joon kecil dan mengunci Hyung Joon dewasa rapat-rapat.


Saya rasa asal muasalnya memang dari ibu Hyung Joon. Sepertinya ibu Hyung Joon pernah mengatakan tentang surga yang akan mereka miliki. Kata-kata Hyung Joon pada abu ibunya saat ia menunjukkan kunci kalung itu, “Inikah surga yang dulu pernah ibu katakan? Sekarang aku harus mengembalikan dan lari bersembunyi. Sepanjang hidupku sampai aku mati, dengan kaki seperti ini. Terima kasih.”

Sepertinya Hyun Joo dan Tae Joon memang kongkalikong untuk mendapatkan uang ayahnya. Tapi Hyun Joo menjadi serakah dan ingin mendapatkan harta suaminya sendiri untuk Hyung Joon. Dan terjadilah drama ini.

Yang bersalah? Menurut saya Hyun Joo dan Tae Joon. Jika Hyun Joo sudah mendapatkan hukumannya, maka yang berikutnya mungkin adalah Tae Joon.

67 comments :

  1. ee.. ternyata sdh kluar...no1....hehehe
    thx mb dee...:D

    eva_6002

    ReplyDelete
  2. Mbak Dee, previewnya epsd 20 udh keluar bikin penasaran aja tinggal 2 epsd lagi
    hihi...cuma sekedar infoin aja mbk
    sukses terus untuk Mbak Dee
    #Ani#

    ReplyDelete
  3. gak mau liat prieview 20. Tapi penasaran eh tetep dibuka.. Itu tangan Hyung joon kenapa berdarah......????



    Setuju sama komentar mami deee.... !!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaa.. Setuju jg ma komenntny mba dee..
      Oh y liat preview 20 ny dmana mba?

      Delete
    2. preview ep 20 di youtube ada.. jyj3.net jg ada mbk

      eva_6002

      Delete
    3. http://jyj3.net/2013/01/15/video-130115-missing-you-episode-20-preview-eng-sub/ liat aj dsni.. ,

      kyanya hyungjoon bnuh seseorg deh.. SY kah atau JW, atau mkn taejoon.. ,
      pnsran bgt.. ,
      tpi kyanya SY deh.. ,

      Delete
  4. Mbak Dee, aku suka bgt pembahasan mbak Dee mengenai episode 19,jd lbh ngerti jalan ceritanya. Iya setuju khj jd jahat Karena d menanggung trauma 2 orang, Dan memang sdh ada bibit nya (pembunuhan detektif Kim) kejahatannya tumbuh subur karena keadaan hidupnya. Apakah dia jahat, jawabannya iya. Apakah dia perlu dikasihani, jawabannya juga iya. Thx mbak atas previewnya.

    ReplyDelete
  5. Hmmmm
    eun joo n hyun joon sama2 memendam rasa cinta mereka selama 14 tahun....
    Benar2 menyakitkan.......
    Kasian bgt mereka berdua......

    "Lusynda"....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bedannya, seperti yang dikatakan oleh Eun Joo : rasa sukanya tak cukup besar untuk menggantungkan hidupnya pada Jung Woo yang menyukai Soo Yeon.

      Dia udah mempersiapkan diri untuk bertepuk sebelah tangan. Sedangkan Hyung Joon nggak, padahal Soo Yeon sudah memberikan hint kalau ia tak mencintai Hyung Joon.

      Pas pertama kali mereka muncul, di rehearsal fashion show di Jeju, Harry nyebut Zoe, 'gadis yang ia cintai', sedangkan Zoe menyebut Harry, 'pria yang ia sukai'. Dari awal, memang Soo Yeon tak mencintai Hyung Joon.

      Mungkin Harry dan Zoe bisa menikah, kalau saja pas Zoe minta pulang, Harry langsung mengijinkan. Tapi Harry memintanya pulang nanti setelah pesta bisnisnya. Saat itu ia malah memakaikan kalung di leher Zoe, dan menunjukkan Zoe pada Tae Joon.

      Tapi Hyung Joon memang kasihan..

      Delete
  6. Hmmmm
    eun joo n hyun joon sama2 memendam rasa cinta mereka selama 14 tahun....
    Benar2 menyakitkan.......
    Kasian bgt mereka berdua......

    "Lusynda"....

    ReplyDelete
  7. Hmmmm
    eun joo n hyun joon sama2 memendam rasa cinta mereka selama 14 tahun....
    Benar2 menyakitkan.......
    Kasian bgt mereka berdua......

    "Lusynda"....

    ReplyDelete
  8. yeay,,,akhrnya muncul jg part2ny,dr td pa9i buka bru muncul skrg,makasih mb dee
    kyaaa ga sabar nun9gu ep.20
    semangat mb dee...

    ReplyDelete
  9. Akhirny part 2 ny kluar jg..
    Mkasih mba dee..
    Pingin cepet bsk.. Dah ga ssaaabbbarrr..
    ChunHye...


    LeeRan

    ReplyDelete
  10. Thanks mba dee.......aku mo tanya,download ost.nya dimana yach.yg lengkap tapi,aku mau intrument2 nya.....

    ReplyDelete
  11. Semakin penasaran sama kelanjutannya..setuju sama komentar mba dee.. khj memang jahat dan menurutku dia memang sengaja bertemu dengan sang duk untuk merencanakan pembunuhan... benar2 pembunuh berdarah dingin...

    ReplyDelete
  12. hmmmm dah mulai menata hati untuk akhir drama ini...
    entah sad ending / happy ending pasrah aja lah...
    yg pntg bisa mnjadi akhir yg memuaskan...hiks

    han jung woo biarpun bsok kamu hrus mati... sy sdh ikhlas menerimanya...:'

    eva_6002

    ReplyDelete
  13. akhirnya keluar jg part 2 nyaa
    analisis mbk dee kayaknyaa bener deeh , blm liat preview 20 nyaa :(
    mbak dee fighting :D

    ReplyDelete
  14. aku awalnya nggak pnya blog,tp karena gatel pengen ngikut komen disini jadi buar blog khusus buaat ikutan ngomen my favorit drama ini :D

    ReplyDelete
  15. Baru mudeng setelah baca komentar mba dee,,top banget!! :) kayaknya mba dee emang sodaraan ama SWnya,,yg satu dituangkan dlm bentuk movie,,yg satu pembahasannya (duuhh kayak UUD 1945 aja hihii) semangat terus mba bikin sinop+bahasannya

    ReplyDelete
  16. Hiks....hiks...belum apa-apa aku dah kangen sama Jun Woo, tinggal 2 episode lagi...ga rela selesai..Jun Woo nya apa yang harus kulakukan tanpa dirimu...apa yang harus kulakukan setiap rabu kamis...apa yang harus kulakukan tanpa baca sinop IMY di blog mba dee...apa yang harus kulakukan kalo ga baca komen mereka yang lucu-lucu....
    Jun Woo ya...hiks...hiks...

    ReplyDelete
  17. duuh happy or sad ending ya???? galaaauuu niih

    ReplyDelete
  18. Hore dah kluar.. Aduh mkin pnsaran kira2 yg mti siapa ya..
    Aq msi te2p brharap k3 tkokx is died..

    ReplyDelete
  19. Akhirnya Ibunya HJ dapet hukuman.....ihik kasian jg ya....
    Sedih liatnya.....dihinggapi perasaan bersalah karna pernah nyulik JW
    Sampe mati ga ditemenin anaknya sendiri....
    Trnyata JW jg ngasighanin HJ ya.......karna dia tau yg bikin mereka bertiga begitU Ayahnya n Ibu HJ......
    Epsode ini bikin aku sediiihhhh......semua mulai terkuak....
    Harus siapin hati apapun endingnya......ihik....

    ReplyDelete
  20. Yah, HJ emang jahat, dia jg pembunuh tp dia Ga sembarang bunuh, maksudnya hy org yg dia dendam.
    Hahh, sebenarnya sedih lihat HJ, dia hy perlu kasih sayang Dan perhatian. Dia membunuh itu supaya diperhatikan SY & orang2. Kok jdnya seperti sifat anak.
    Emang benar, dia hy akan membawa SY pergi saat SY melongok ke jendela sebuah rmh kontrakan wkt kcl.
    Sedih rasanya. Kalo JW terbalik nya sifat HJ.
    Dia emang suami Idamanku...hehehe.


    Yem,

    ReplyDelete
  21. hyun jun diep 19 tambah gìla aja ksihan dia smua gr2 para 0rtu mereka,preview EP 20 kira2 ada kejadian apa yah?ditangan Hyun jun ada darah,darah siapakah itu?JW/SY atau drah Hyun jun sndiri...tmbh mengerikan.

    ReplyDelete
  22. Iya sama sy juga setuju ama komentarnya mba dee... Wah beneran ga rela nie, dramanya dah mau tamat T_T
    Btw makasih ya mba dee sinopnya..
    Buat mba nanda,sy seneng bngt kalo bc komentarnya ^_^

    ~ria~

    ReplyDelete
  23. udah bolakbalik akhirnya klur jga.. ,
    gomawo mba dee sinopsis ma comentnya..
    coment mba dee yg slalu dtggu.. ,

    mba dee prview nya blom kluar ya??

    ReplyDelete
  24. yang paling ditunggu" itu bukan sekedar sinopsisnya, tapi komentar mba dee nya juga ..
    kadang komentar mba dee lebh seru dari jalan cerita dramanya sendiri ..
    hahha ..

    mba dee, kenapa ga nyoba bikin novel aja ??
    pasti keren novelnya ..
    hhe ..

    btw,itu di preview episode 20 darah siapa di tangan Hyun Joon ??

    Soo Yeon kah ?? Han Jung Woo kah ?? Tae Joon kah ??
    atau darahnya sendri ...

    hwaaaa...
    makin penasaraaann ...

    .ndah.

    ReplyDelete
  25. Keknya bakalan happy ending deh cz tadi liat koment yoochun oppa kalo di pengen melindungi karakter han jung woo. Terus bilang joo woo kau harus tetap hidup untuk menyelamtkan orang2 yang kau sayang *code*

    ReplyDelete
  26. gomawo sinopsisnya!!!!!

    ReplyDelete
  27. ttg kaki hyun jun aku stju sm mbk dee,hyun jun emg bner pincang yg diep 19 dia jln tnp t0ngk0t mgk dialam bwh sadarnya..c0z byk scene yg menguatkn kl hyun jun pincang pas ep 8 hyun jun jatuh paz ngejar SY n JW,trz paz ep 19 dia bicara dg abu ibunya..jdi kl slama ni byk c0ment yg meragukan n mengira hyun jun pura2 pincang biar dikshani SY kyknya gk bner deh.kaki hyun jun emg cåcat.

    ReplyDelete
  28. setelah sekian lama jd silent reader ini k0men perdana q hehe. . .
    Slalu bikin penasaran sama ceritanya. .
    Semangat mbk dee
    *depilo*

    ReplyDelete
  29. setelah sekian lama jd silent reader ini k0men perdana q hehe. . .
    Slalu bikin penasaran sama ceritanya. .
    Semangat mbk dee
    *depilo*

    ReplyDelete
  30. akhirnya 2 episode lagi..
    Hwaiting !!! mbak dee


    > aini <

    ReplyDelete
  31. kasiannya joon,,,,sedih ngeliatnya jd ga punya tmn gtu,, aq sepakat dengan semua komennya mb dee, like this!

    ReplyDelete
  32. namanya jp preview dah keluar malah tmbh bkin penasaran aiissh sebel dah
    gk sbr nunggu ep 20 n 21 tayang

    ReplyDelete
  33. Wah q sk bgt klo bc komentnya mba dee jd mkn ngerti isi ceritanya, termsk penjelasan tentang kejiwaan joon (q jd mkn kasian ma hj). Pknya mba dee the best deh... ^_^√

    ReplyDelete
  34. trnyt begitu critanya. saya juga ada kepikir kalo awal masalahnya itu dari hyun joo dan tae joon. tp saya susah gitu ungkapkan pake kata kata *lebay.

    kl mba dee bilang kalo hyun joon kecil tak punya dendam, tapi knp di umur 12 tahun dia sudah membunuh dengan motif kaleng yg diselipkan di rem?? walau ini pembunuhan, bukan balas dendam. tapi tetep aja dia membunuh 2 orang di usia muda.

    haduh... ga habis pikir sifat dia itu.
    padahal yoo seung ho kan ganteng. disini malah jadi mengerikan!!!!!!!!!!!!

    ReplyDelete
  35. saya penasaran, rencana apa yang selanjutnya dijaalankan olh khj nii..
    kalo dari pandangan saya, khj kayaknya sakit jiwa yang disebabkan olh trauma yg sgt berlbhn.
    selain itu, sepertinya dy sgt tulus dgn SY, dy bertindak seperti itu, karna SY gk pernah ngerespon perasaannya yg slma ini ia kasih ke SY

    trus kita flasbeack ke episod 1nya, saat khj duduk dilantai kamarnya trus pegang tongkat sambil nangis,soalnya selama yg saya nonton 1-18, saya gk pernah ngeliat adegan itu, kalau adegan Jung Woo megang tgnnya SY sambil nodong pistol itu kan keluar di episod 16..

    ini drama total episodnya brpa yh..?
    drama yang dri episode 3nya udh bikin nangis ampe habis tissu -___-"

    ReplyDelete
  36. memelihara rasa dendam kusumat itulah hyun joon dewasa, walau bagaimnapun dendamnya dia tapi masih ada sedikit ruang hatinya yg mempunya hari nurani... tapi ia lebih memelihara dendam kusumatnya... (menurutku kasihan sekali orang seperti ini, artinya ia tau perbuatanya adalah salah tapi ia tak mau memperbaikinya menjadi baik, walaupun ia mampu berbuat lebih baik)...Ada apa Mbak dee di ep.20 tangan Hyun Joo berdarah... atau akan ada yg jadi korban lagi ????..... berulang kali ku bertanya Siapa sebenarnya Su yeon ini ????... selama 14 th di Prancis...apakah benar ia su yeon yg menyembunyikan lukanya seperti yg kita lihat di ep sebelunya, Ehhhhhhhh.. kalau di lihat latar belakang ketiga orang ini : harry br,hyun joon, zoe/su yeon mereka mempunya tragedi masa kecil yg mirip... apakah mereka bertiga yg merencanakan semua ini.. apakah benar su yeon tak mengenal harry br sejak di prancis.. bagaimana kalau su yeon/zeo ternyata lebih sakit jiwa dari pada harry... wah kalau sad ending drama ini su yeon yg mati pasti kita tak akan menyesali su yeon mati dibunuh hyun joon sendiri walau tanpa sengaja pun...suprise ya KALAU ENDINGNYA SEPERTI ITU... EMANG GUA PENULIS NI DRAMA...mBAK DEE BAHAS DONG COMENT GUA, TENG KYU......

    ReplyDelete
  37. kasihan.. stlh smw penderitaan yg dialami 3 tokoh utama ini, motif yg mendasari smwnya adalah kerakusan manusia akan uang..sighhh

    oia mba menurut ku bedanya hyung joon dgn seo yeon adalah dari orang2 yg mencintai dan yg mengharapkannya..

    seo yeon punya itu (ibunya, jungwoo, alm detektif kim dll)
    kalo hyung joon...
    sedih memang, tp saya rasa ibunya jg tidak 100% sayang, ia lbh sayang trhdp uang, jika sayang hyung joon harusnya 14 th yg lalu ia sudah melepaskan uang tsb dan pergi dg hyung joon

    ReplyDelete
  38. ada kata pepetah uang tidak berdaudara sama siapa pun... nah rasanya ungkapan itu terjadi ddrama ini..demi uang tae joon lupa harry adalah adiknya, hyun joon lupa kalau harry adalah anaknya..semuanya menunjukan uang tidak mengenal persaudaraan...." kakak adik mereka bersaudara saling meminjami uang, tapi uang pinjaman tidak bersaudara sama sekali, makanya hutang adalah hutang ya bayar dong "

    ReplyDelete
  39. kayanya eps. 20 banyak nge flashback hubungan SY & HJ deh :) *kayanya* hehehe

    Okesip..
    Untuk 2 eps.terakhir Kemungkinan aku gak bisa nonton T.T masih mempersiapkan batin untuk ending drama ini..tapi kalo penasaran oke akan coba streaming hehehe * padahal pengen gak liat mau liat penasaran* hehehe..

    Pokoknya kalo sad ending aku udah niat culik Yoochun * Minta paksa nikahin*

    Kalo happy ending aku udah niat buat Yoo seung Ho *minta paksa nikahin*

    #Okesip

    ReplyDelete
    Replies
    1. minta paksa nikahin sm siapa non??

      pilihanya kok enak bener ya...;klo gtu aku jg mau dua2nya donk... sad ending?? blh deh asal dpt yoochun...hahahaha

      eva_6002

      Delete
    2. mo tanya kalo streaming di link apa yaa? makasih :D

      Delete
    3. http://livedekankoku.web.fc2.com/mbc-live.html

      Delete
  40. tapi sepertinya ada adegan manis lagi deh.. Itu sooyeon make skarf sama Jungwoo lagi di prievewnya apakah mau kencan'? Eh tapi ko kaya postur Yoo seung Ho ya yg bobok di paha Yoon eun hye?? Tapi bajunya kaya baju jungwoo ulalalalalalala cetaarrrrrrrr

    ReplyDelete
    Replies
    1. klo menurutku si itu jungwoo dlht dr gerakanya...yg pake scraf tu mau kncan di taman kyknya... denger2 si soo yoen mau nyani magic castle kyk jungwoo dulu..
      dr pd nebak2 trus, tggu aja smp bsok lah...hehe

      eva_6002

      Delete
    2. Ni foto terbaru yang dirilis mbak..
      http://jyj3.net/2013/01/16/pics-130116-new-stills-of-yoochun-in-missing-you/

      Delete
  41. Gak kerasa,dah mau abis lagi aja drakor IMY. Padahal kl diitung2 9 minGguan ya???? Bakal ngerjain sinopsis drakor apa lagi mb Dee abis IMY? Fighting yaaaaaaaa!!!!!


    Mia

    ReplyDelete
  42. 9,minggu gua ngak bisa tidur nyenyak oi....bayangin simdrom imissyou banget tpi sekarang aku mau beli dvd nya dan nonton sambil nyantai asek..........................

    ReplyDelete
  43. mba deee
    pas di koment mba dee baru sadar..
    stlh cek bberp sinop imy 19 byk yg blg khj ternyata boongan kakinya..
    tapi di koment mba dee menyatakan alam bawah sadarnyaaa...
    yapp masuk akal
    karena di dpn abu ibunya dia berkata "dengan kaki seperti ini"

    moga endingnya bisa mengungkap semua tanda tanya selama ini yang menggalaukan

    idadedabes

    ReplyDelete
  44. dari episode kali ini bisa diambil pelajaran kalau "dendam itu tak akan membawa kebahagiaan hidup". lope-lope sejuta karung buat Yochun Oppa... :*

    ReplyDelete
  45. episode 20 malam ini....Fighting!!!!!

    ReplyDelete
  46. daebak.. ending episode bikin penasaran tingkat dewa kak.. lanjutkan y.. ga sabar episode terakhir.. kasian banged harry.. pengen kupeluk.. ngarep.com
    Mangdewi

    ReplyDelete
  47. yoo seung ho itu ganteng asli atau operasi? kok sempurna banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. asliiii... dari kecil sama wajahnya, tetep n slu cute. cuma giginya drapiin gt kayanya, bkannya sotoy, feeling aja. hehe...

      Delete
    2. Terima kasih banyak atas jawabannya...

      Delete
    3. benar. klu mau bukti apa YSH itu oplas atau ga, nonton aja drama sad love song. dia maen sebagai KSWoo kecil disitu. wajah kecilnya cute banget. jadi aku rasa dia emang ga oplas ..:)

      Delete
  48. Mbak dee itu yg ngasih pistol ke KHJ siapa ya ??

    ReplyDelete
  49. Apapun yg terjadi kok aku ga bisa benci sm hyung joon sm ky aku ga bisa sk dengan jung woo, (⌣ ˛ ⌣̀˚)

    ReplyDelete
    Replies
    1. BENAR BANGET ...hahahaa. tapi aku ga benci sama jun woo. hanya lebih suka dengan karakter KHJoon disini :)

      Delete
  50. Baru saja nonton yg ep 20 tanpa subtitle, dan aku sediiiih liat harry meringkuk di kamar (kamar yg dy tinggali ketika kecil dl) merindukan zoe yg skrg justru takut sm dy (˘̩̩_˘̩ƪ)

    ReplyDelete
  51. Huaaaa...ep 20 really breaks my heart. It's so hurt to see harry got shoot in his right leg, runaway from police n not knowing whether he's crying or laughing alone in his car while blood is all over his hands..hiiikss hiksss. But yoo seung ho's acting is so damn good! ♡ him soo much

    ReplyDelete
  52. trimz mba dee..sinopsisnya krenz bgtzz...
    klo menurut saya c yang bersalah emang tae jun ma hyun joo. gara2 mereka smua org jd menderita dan y paling menderita adalh hyung joon. itu menurut saya...coz jung woo or soo yeon msh bisa bahagia dan masih waras pikiranna...betul tidak????

    ReplyDelete
  53. mba dee, klu menurut aku nih karakter yang paling dominan dan menarik disini emang KHJoon. karena emang kepribadiannya yang "nano2". jadi semua orang tertarik untuk memahami karakternya termasuk aku (apabila itu terjadi didunianyata). Jujur yg menarik perhatianku sejak awal yaa perannya KHJoo dan mengagumkan bhwa Yoo Seung Ho memerankan karakter ini dengan sangat apik. KEREN GILAAA !! hahahaaa. HJWoo atau Park Yoochun juga ga kalah hebat. dia bisa membuat diri nya berbeda didrama ini dibandingkan drama sebelumnya yaitu rooftop prince. oyaa mba dee, aku nunggu sinopsis drama lain nih. senang baca sinopsis dr mba dee ..:)

    ReplyDelete