January 6, 2013

Sinopsis I Miss You Episode 17 - 1



Adegan itu muncul lagi. Adegan yang pernah muncul di episode 1. Jung Woo lari menghampiri Soo Yeon yang ia peluk. Kemudian datang para polisi, termasuk Detektif Joo. Tapi Jung Woo malah mengacungkan pistolnya kepada mereka dan berkata pada Soo Yeon, “Lee Soo Yeon, kali ini jangan pernah lepaskan tanganku.


Dan di tempat lain Hyung Joon duduk dan menangis tersedu-sedu. Kemudian adegan berganti dengan Soo Yeon remaja dan Hyung Joon kecil berjalan dan perlahan-lahan Soo Yeon menghilang.


Terdengar tembakan pistol dan Jung Woo terjatuh dengan luka di pelipis kanan. Saat itu terdengar suara Soo Yeon remaja, “Swisshhh.. Apakah kau merasakan hembusan angin? Itu aku yang sedang menggenggam tanganmu dengan erat. Aku akan selalu berada di sampingmu.”

Sinopsis I Miss You Episode 17 –  1



Mobil Jung Woo datang dan ia keluar dengan menghampiri sisi pintu mobil Hyung Joon. Tanpa ba bi bu, ia langsung membuka pintu mobil Hyung Joon.


Hyung Joon membentak, menyuruh Jung Woo untuk menutup pintu mobilnya.


Tapi Jung Woo dengan tenang berkata, “Temperamennya masih juga belum berubah. Persis seperti 14 tahun yang lalu.”


Soo Yeon terkejut mendengarnya. Begitu pula Hyung Joon. Mereka saling berpandangan sebelum menoleh pada Jung Woo. Soo Yeon memanggil Jung Woo, tapi perhatian Jung Woo kali ini hanya pada Hyung joon dan menyapanya seakan bertemu dengan teman lama, “Lama tak bertemu.. bocah.”


Jung Woo menatap mereka dan dengan sinis berkata, “Apakah kalian berdua merasa senang telah berhasil menipuku? Harry Borison, bukankah kau dulu pernah mengatakan kalau kita bertiga bisa bersama? Mari kita coba. Aku dan Soo Yeon akan pergi dengan mobilku, dan kau mengikuti mobil kami.”


Soo Yeon merasa cemas karena samaran Hyung Joon terbuka, tapi Hyung Joon malah tersenyum, “Han Jung Woo, akhirnya kau berhasil menyimpulkan. Kenapa lama sekali? Kukira kau sangat cepat.”


Jung Woo memanggil Hyung Joon dengan bocah dan menyuruhnya untuk tak mencari gara-gara denganya. Dan Soo Yeon buru-buru keluar untuk berbicara berdua dengan Jung Woo diikuti pandangan mata Hyung Joon yang mengawasi pembicaraan mereka.


Soo Yeon meminta maaf karena tak memberitahu hal ini sebelumnya. Jung Woo tak mempermasalahkan hal ini karena ia yakin Soo Yeon memiliki alasan tersendiri menyembunyikannya.


Ia meraih tangan Soo Yeon untuk membawanya masuk ke dalam mobil, tapi Soo Yeon tak mau, karena ada yang ingin ia bicarakan pada Hyung Joon. 


“Ayo masuklah. Aku sudah cukup menahan diri sekarang,” kata Jung Woo mencoba mengendalikan emosi.


Soo Yeon berjanji akan berbicara pada Jung Woo. Ia akan menceritakan segalanya nanti. Dan Jung Woo mengalah pada permintaan Soo Yeon. Ia hanya bertanya siapa nama asli Harry Borison. Soo Yeon menghela nafas, menunduk khawatir.


Jung Woo mengalah pada Soo Yeon, membiarkannya kembali ke mobil Hyung Joon. Sementara ia menelepon seniornya untuk mencari tahu tentang Harry Borison dan Kang Hyung Joon, juga tentang proses adopsi mereka. 


Detektif Joo pusing karena Jung Woo meminta banyak keterangan akan banyak sekali orang. Kang Hyug Joon, Yoon Young Jae (nama Sekretaris Yoon).

Teringat akan Sekretaris Yoon, Jung Woo meminta seniornya untuk memeriksa nama Moon Hae Joon, karena Sekretaris Yoon memberikan identitas Harry Borison yang memiliki nama asli Moon  Hee Joon. Dan ia menduga kalau semua itu adalah rekayasa.


Hyung Joon mengawasi Jung Woo yang sibuk menelepon dan berkata kalau Jung Woo cukup pintar karena cepat menemukan semua rahasianya. Soo Yeon mencoba membujuk Hyung Joon untuk kembali ke rumah dulu agar bisa memikirkan cara untuk membawa ibunya pergi.

Tapi Hyung Joon tak mau, “Apa gunanya membawa pergi ibu yang tak mengenaliku? Aku tak membutuhkannya,” kata Hyung Joon dingin. 


Soo Yeon meminta Hyung Joon untuk tak mengatakan hal seperti itu. Ia percaya kalau Han Jung Woo akan menolong mereka untuk mengeluarkan ibunya. Tapi Hyung Joon tak percaya kalau Jung Woo yang merupakan anak Han Tae Joon akan menolong mereka.

Tapi Soo Yeon yakin kalau Jung Woo mau membantu mereka. Jung Woo telah kembali ke rumah untuk memecahkan kasus 14 tahun yang lalu, “Ceritakan pada Jung Woo apa yang dilakukan Han Tae Joon pada ibumu sehingga Tae Joon dapat mendapat hukuman atas semua kejahatannya.”


“Dihukum? Hukuman apa yang pantas untuk orang yang membuat ibuku gila? Hukuman apa yang pantas karena membuat kakiku seperti ini?” tanya Hyung Joon tak percaya akan kenaifan Soo Yeon, “Hanya karena kau telah memaafkan Han Jung Woo, jangan berharap hal yang sama dariku. Walau aku mati, aku tak akan mau memaafkannya.”


Soo Yeon mengerti perasaan Hyung Joon. Tapi ia meminta agar tak menyalahkan Jung Woo karena Jung Woo tak bersalah. Tapi Hyung Joon langsung menyalak, “Bagaimana mungkin ia tak bersalah? Ia yang mengambilmu dariku.”

Hyung Joon mengingatkan Soo Yeon kalau dulu Soo Yeon mengatakan kalau ialah orang yang dibutuhkan Soo Yeon. Soo Yeon juga pernah mengatakan kalau hanya ialah orang yang paling penting di dunia ini, “Kau mengatakannya lebih dulu, kan? Hanya ada aku disisimu, sudah cukup bagimu, kan?”

Soo Yeon kaget karena Hyung Joon ingat akan kejadian 14 tahun yang lalu. Kejadian 14 tahun yang lalu yang katanya tak pernah bisa diingat oleh Hyung Joon ternyata diingat semuanya oleh Hyung Joon.


Hyung Joon menyadari ia keceplosan bicara. Ia berkata kalau semua yang ia lakukan ini adalah yang terbaik untuk Soo Yeon.


“Untukku?” tanya Soo Yeon tak percaya. “Kau tahu ibuku masih mencariku. Kau tahu kalau Jung Woo juga mencariku. Tapi kau tak mengatakan sepatah katapun. Semua ini demi kebaikanku?”


“Bukankah aku pernah mengatakan kalau aku melakukan ini untuk melindungimu,” kata Hyung Joon mencoba meyakinkan Soo Yeon, “Han Tae Joon masih mencarimu. Jika ia menemukanmu, orang yang disangka sudah mati, ia akan mencoba untuk membunuhmu!”


“Kalau begitu, kenapa kau malah membawaku ke hadapan Han Tae Joon?” tanya Soo Yeon menyudutkan, “Apakah itu demi kebaikanku juga?”

Soo Yeon menyadari kalau semua yang Hyung Joon katakan, semuanya adalah bohong, “Aku tak mau mendengarkanmu lagi,” dan Soo Yeon pun meraih handle pintu, tapi tangannya dicengkeram oleh Hyung Joon,


“Kau mau melihatku jadi gila?!”

“Kau sekarang sudah gila!”

Soo Yeon meminta Hyung Joon untuk melepaskan tangannya, tapi Hyung Joon tak mau dan menarik tangan Soo yeon lebih kuat lagi.


Jung Woo sejak tadi melihat percakapan mereka dari luar, melihat kalau Hyung Joon mencengkeram tangan Soo Yeon yang ingin keluar dari mobil. Ia buru-buru membuka pintu mobil Soo Yeon, tapi Hyung Joon ternyata menguncinya dari dalam. Jung Woo panik dan menggedor jendela mobil itu, tapi Hyung Joon tak bergeming.


“Aku membunuhnya,” kata Hyung Joon akhirnya, membuat Soo Yeon yang akan membuka pintu terkejut dan menoleh pada Hyung Joon yang melanjutkan kata-katanya, “Bukankah itu yang kau inginkan? Bukankah kau bilang kalau lebih baik jika semuanya mati?”


Soo Yeon terkesiap melihat Hyung Joon yang tersenyum dingin dan berkata kalau ia dapat melakukan apapun yang Soo Yeon inginkan, “Aku bahkan bisa lebih dalam melakukan sesuatu yang kau harapkan. Dan aku tak menyesalinya.”

Soo Yeon tak percaya mendengar kata-kata itu, ia memohon pada Hyung Joon agar Hyung Joon tak melakukan hal itu. Ia menangis memohon Hyung Joon untuk menarik kembali kata-katanya. Jung Woo yang melihat Soo Yeon menangis, semakin panik dan terus menggedor-gedor jendela mobil.


Kali ini Hyung Joon tak mempedulikan permintaan Soo Yeon. Ia malah menyuruh Soo Yeon pergi dan menyuruh Soo Yeon untuk memberitahukan pada semua orang kalau ia telah membunuh, “Tanpamu, aku pun juga sudah mati.”


Ia membuka kunci pintu mobil, membiarkan Jung Woo membukanya. Jung Woo ingin menghajar Hyung Joon, tapi terhenti karena Soo Yeon terisak dan berkata kalau ia tak percaya pada apa yang telah dikatakan oleh Hyung Joon. Pada Jung Woo, ia meminta Jung Woo untuk membawanya pulang ke rumah.


Jung Woo segera melepaskan Hyung Joon dan mengejar Soo Yeon. Namun Soo Yeon rupanya mengalami shock yang hebat, terjatuh dan hampir saja terhempas ke tanah jika Jung Woo tak segera menangkapnya.


Hyung Joon menatap Soo Yeon dan teringat 14 tahun yang lalu saat ia merintih kalau ia tak memiliki siapapun, Soo Yeonlah yang menenangkannya, "Hanya kau. cukup saja. Sudah cukup." 


Ia pun menjalankan mobilnya dengan cepat, hampir menyerempet Soo Yeon yang akan kena jika tak dilindungi oleh Jung Woo dengan mendekapnya erat.


Soo Yeon tak merasakannya karena ia pingsan. Jung Woo mencoba membangunkannya namun Soo Yeon tetap tak sadarkan diri. 


Ibu dan Eun Joo yang hendak makan malam terkejut melihat kedatangan Jung Woo yang membawa Eun Joo yang tampak lemah.


Jung Woo menjelaskan kalau Soo Yeon baru saja keluar dari rumah sakit membuat ibu bertambah cemas. Ibu juga mencemaskan Jung Woo yang terakhir ia dengar juga sakit. 


Soo Yeon malah mencemaskan Eun Joo, karena pertemuannya terakhir dengannya. Perlahan ia memanggil Eun Joo yang hanya duduk diam di meja makan.


Eun Joo menoleh dan menyapa Soo Yeon dengan dingin. “Siapakah kau? Jika kau ingin membantah jati dirimu, seharusnya kau harus tetap membantahnya terus.”


Soo Yeon meminta maaf pada Eun Joo. Ia sebenarnya berniat untuk kembali hanya setelah ia menemukan pembunuh Detektif Kim.

Ibu dan Jung Woo terdiam mendengar pengakuan Soo Yeon. Namun pengakuan itu melunakkan hati Eun Joo. Ia tersenyum pada Soo Yeon yang nampak sedih dan kacau, mencoba menenangkannya,

“Hei, si kelinci gila saja tak bisa menangkap pelakunya. Bagaimana mungkin kau berharap bisa menangkapnya? Masuklah dan hangatkanlah dirimu. Saat kau kecil dulu saja, kau sudah sangat lemah.”

Soo Yeon menatap Eun Joo, berterima kasih padanya.Tapi Eun Joo bersikap cool dan berkata kalau sekarang ayahnya pasti merasa tenang di sana karena Soo Yeon sudah kembali.



Jung Woo tersenyum mendengar Eun Joo yang besar hati. Tapi Eun Joo melihatnya dan menghardik Jung Woo, “Kau! Jangan ketawa, ya!”


Walaupun Eun Joo bersikap keras, tapi semua tahu kalau ini adalah cara Eun Joo yang telah menerima Soo Yeon. Eun Joo meminta ibu untuk memasak lagi, dengan ikan yang masih ibu simpan di dalam freezer. Walau ibu membantah memiliki ikan, tapi Eun Joo tahu kalau ibu menyimpannya untuk Jung woo, “Panggil aku kalau makanan sudah siap.”

Eun Joo berdiri dan hendak masuk kamar. Tapi Soo Yeon memanggilnya dan berterima kasih pada Eun Joo. Masih dengan sikap sok cueknya, Eun Joo bertanya apakah Soo Yeon bisa minum? Soo Yeon mengangguk dan mengatakan kalau rasa soju sangatlah manis. Maka Eun Joo memutuskan kalau Soo Yeon cukup oke. Dan ia pun masuk kamar.


Ibu bersyukur dengan perkembangan yang tak diduga ini. Ia tak peduli apa yang sedang terjadi, selama Soo Yeon sudah kembali ke rumah, maka hanya itulah yang penting.


Soo Yeon memeluk ibunya, memintanya agar tak menangis. Walau penuh airmata, Ibu tersenyum melihat putrinya kembali dan memeluk Soo Yeon semakin erat, “Senang melihatmu bisa kembali.”


Di dalam kamar, Eun Joo  tersenyum mendengar tangis bahagia ibu. Sementara ibu sudah bisa melihat putrinya yang hilang selama 14 tahun ini, ia hanya bisa melihat ayahnya di foto yang selalu ada di mejanya.


Ibu mengantarkan Soo Yeon untuk tidur di dalam kamar dan menemui Jung Woo yang menunggu di luar. Ibu bertanya apakah Jung Woo akan menginap di sini?  Jung Woo tak bisa menginap, karena baru hari ini ia pulang ke rumahnya dan ia akan pulang setelah menemui Soo Yeon.


Ibu bertanya apa saja yang dilakukan Jung Woo hari ini, “Aku sangat merindukanmu hari ini.” Jung Woo tersenyum dan memeluk ibu. Ia berkata kalau ibu harus mulai bersiap-siap karena ia sudah memiliki pacar sekarang, “Dia lebih muda dan sangat cantik.”


Ibu tertawa dan berkata kalau Jung Woo tak perlu khawatir lagi dan hanya perlu menjaga diri. Seolah-olah tersinggung, Jung Woo bertanya apakah berarti ia sudah tak berarti lagi di mata ibu setelah Soo Yeon kembali? Ia tersenyum dan berkata, “Tapi kaulah yang paling kusukai.”

Aww.. calon ibu mertua..


“Karena ada saingan baru, kau berkata manis? Boleh juga..”goda Jung Woo dan kemudian memeluk ibu dengan erat. Kata-kata Jung Woo membuat ibu tersenyum semakin lebar.


Tepat pada saat itu, Soo Yeon keluar kamar dan melihat ibu dan pacarnya berpelukan. Jung Woo terbelalak, dan pura-pura panik, “Ahh.. aku ketahuan!”


Tapi Jung Woo langsung memeluk mereka berdua dan berkata lega, “Akhirnya.. Apakah aku sekarang mendua? Bisakah?”


Soo Yeon dan ibu tersenyum dan membalas pelukan Jung Woo.


Di kamarnya, Hyung Joon menghancurkan pigura fotonya dengan Soo Yeon dan masuk ke dalam ruang rahasia. Kali ini ia melempar foto ibunya dan membanting rak pajangan yang menyimpan kalung dan bunga plastik ibunya,


“Ini semua karena ibu! Karena ibu, semua menjadi kacau!” teriak Hyung Joon sambil menangis, “Ia tetap pergi. Bahkan setelah aku katakan kalau aku yang membunuh Kang Sang Deuk untuknya! Zoe telah pergi. Bagaimana mungkin ia melakukan ini padaku!”


Harry si sekretaris Yoon meminta agar Hyung Joon tenang. Ia akan membawa Zoe kembali. Tapi Hyung Joon tak merasa perlu, karena ia tahu Zoe tak akan pernah kembali. Dan ia juga melemparkan kemarahannya pada Harry. Ia berteriak menyuruh Harry untuk pergi sekarang juga.


Tapi Harry menolak dan dengan tenang ia berkata kalau ia pergi maka iapun akan sendirian juga. Jadi ia akan tetap tinggal. Tapi Hyung Joon tetap mengusirnya pergi. Dan seperti anak kecil, ia menangis tersedu-sedu memanggil Zoe.


Di kamar berdua dengan Jung Woo, Soo Yeon sudah bersiap untuk tidur. Jung Woo berbaring di sebelahnya dan akan menunggui Soo Yeon hingga Soo Yeon tertidur.


Soo Yeon mengajaknya berbicara. Ia tahu kalau Jung Woo pasti sangat kaget menyadari Harry adalah anak kecil yang pernah ia selamatkan.


Jung Woo tahu kalau ternyata Hyung Joon membuatnya kesal karena ada alasannya. Ia bahkan sempat merasa kesal karena Soo Yeon sangat memperhatikan Hyung Joon, “Apakah kau tak menyadarinya?”


Soo Yeon tersenyum mendengar kata-kata Jung Woo. Atas permintaan Jung Woo, ia kemudian menceritakan masa 14 tahunnya.


Ia ingat sepertinya ia tertabrak mobil. Dan saat ia sadar, sudah ada Hyung Joon di sampingnya. Dan ia merasa tenang saat melihat wajah yang ia kenal. Walau tantenya itu kejam dan ingin meninggalkannya, tapi Hyung Joon bersikeras untuk membawanya pergi. Tapi ia tak begitu ingat akan kejadian saat itu. 


Saat tiba di Paris, ia tak mengerti bahasa Perancis. Dan pada saat itu, ia dan Hyung Joon saling bergantung satu sama lain. Ia selalu takut kalau Harry tak ada di sisinya karena Tante yang bersamanya sangat menakutkan dan sepertinya Tantenya itu tak menyukainya.


Seakan menyesal, Jung Woo berkata kalau Soo Yeon mendapat masa-masa yang sulit karena dirinya. Tapi Soo Yeon berkata ia tahu kalau semua itu bukan karena Jung Woo, “Tak ada yang salah di antara kita.”

Walau Soo Yeon merasa bukan salahnya, tapi Jung Woo berjanji kalaupun ia harus mati, ia tak akan melarikan diri dan meninggalkan Soo Yeon lagi.


“Kau tak boleh mati,” sela Soo Yeon. Dan ia meminta Jung Woo untuk mengulangi kata-kata itu lagi.


Mematuhi perintah Soo Yeon, tanpa mengucapkan kata ia harus mati, Jung Woo pun berjanji, “Aku tak akan pernah melarikan diri dan meninggalkanmu lagi,” dan Jung Woo menambahkan, “Aku juga tak akan mati sendiri.”


Soo Yeon tersenyum mendengar janji Jung Woo dan mengatakan sebuah permintaan yang sebelumnya hanya ada di dalam hatinya, “Tak peduli kemanapun aku pergi, atau apapun yang aku lakukan, aku percaya kalau aku akan menemukanku.”

Permintaan itu malah membuah Jung Woo kaget, “Kau mau pergi kemana?”


“Aku hanya berkata kalau aku percaya kalau kau bisa menemukanku dimanapun aku berada. Benar, kan?” kali ini Soo Yeon yang mengulangi kata-katanya.


Tapi Jung Woo masih menatapnya, merasa tak nyaman dengan kata-kata Soo Yeon. Soo Yeon pun mengalihkan pembicaraan dengan meringku di selimutnya lebih dalam lagi, merasa senang bisa ada di rumah lagi, “Aku akan tak mau tidur sepanjang malam, dan tetap seperti ini.”


Soo Yeon mulai menghapal perkalian 9 x 9 = 81. Jung Woo terkejut karena Soo Yeon mengingatnya. Ia kembali tenang dan ikut menghafal mundur seperti dulu. 9 x 8 = 72. Tapi menurut Soo Yeon, cara Jung Woo melafalkan terlalu pelan. Dan ia mengulangi dengan lebih cepat.

Ahh.. pasti Jung Woo kalah menghafal. Soo Yeon kan sudah ahli perkalian selama 14 tahun ini.


Jung Woo menggenggam tangan Soo Yeon dan karena hari ini sangat baik, ia meneruskan perkalian mundurnya. 9 x 2 =  18 dan Soo Yeon menimpali 9 x 1 = 9 dan karena tak ada lagi yang dikalikan, mereka berdua sama-sama tertawa geli.


Sementara itu Hyung Joon tertidur di dalam kamar Soo Yeon, mengingat saat-saat ia tertidur di kamar ini dan berbincang sepanjang malam dengan Soo Yeon. Kali ini tak ada Soo Yeon di sampingnya, ia hanya bisa menyentuh bantal di sampingnya yang kosong.


Soo Yeon menulis di buku hariannya sambil memandangi Jung Woo yang tertidur pulas di tempat tidurnya. Ia membuka-buka halaman-halaman sebelumnya, dan menemukan jejak sidik jarinya.


Ia menyadari kalau Jung Woo sudah mengetahui identitas dirinya dari mula dan iapun tersenyum sedih, “Jika usahanya sampai seperti ini, bagaimana mungkin ia bisa berhenti menjadi polisi?”


Ia menutup buku harian dan mendekati Jung Woo yang terlelap. Ia mengamati wajah Jung Woo dan bergumam, “Rasanya aku sudah gila.”


Soo Yeon pun perlahan membungkuk, mendekati bibir Jung Woo. Dan perlahan ia pun menciumnya.


Hanya kecupan singkat yang diberikan oleh Soo Yeon, dan Jung Woo pun tetap tertidur. Soo Yeon pun menegakkan badan setelah mencium Jung Woo.


Tiba-tiba, tanpa membuka mata, Jung Woo menarik Soo Yeon dan mendekatkan wajah Soo Yeon kembali hingga bibir Soo Yeon kembali menciumnya.


Soo Yeon terkejut, namun ia tak menarik dirinya. Ia membiarkan Jung Woo menciumnya.


Namun itupun hanya sesaat, karena Jung Woo membuka mata, dan kaget saat melihat ia tertidur dengan mencium Soo Yeon.


LOL. Bisa ya, mimpi mencium dan terjadi. Mungkin ini adalah arti harafiah dari When your dream comes true.


Buru-buru mereka memisahkan diri. Dan Soo Yeon menatap polos ke langit-langit. Begitu pula Jung Woo.


Tapi Jung Woo yang masih penasaran, melirik pada Soo Yeon dan menatap bibirnya. Perlahan-lahan ia beringsut mendekati Soo Yeon. Semakin dekat dan semakin dekat hingga tak ada jarak di antara mereka.


Haha.. lucu banget melihat Jung Woo yang mencondongkan wajahnya dan memajukan mulutnya untuk mencium Soo Yeon. Soo Yeon sendiri hanya terdiam, tak berani melihat, tapi juga tak mau menolak. Ia hanya menunggu.


Dan Jung Woo pun akhirnya memberanikan diri untuk berguling ke atas Soo Yeon dan menatap matanya.


Soo Yeon kali ini juga menatap mata Jung Woo. Ia memberanikan diri menatap Jung Woo, menunggu Jung Woo.

Sesaat mereka berpandangan..


..namun sesaat  itu pula akal sehat Jung Woo kembali berjalan, dan ia buru-buru berguling ke samping Soo Yeon, dan memunggunginya, “Maafkan aku. Aku yang salah. Maafkan aku, Soo Yeon.”

Aww..


Soo Yeon tersenyum, merasa malu. Perlahan ia memukul punggung Jung Woo, “Aku tak bisa hidup (kalau kau seperti ini.”


Mendengar hal itu, Jung Woo langsung bangkit dan mendelik, membuat Soo Yeon kaget. Ia memukulkan tangannya ke lantai, sama seperti yang Soo Yeon tadi lakukan, “Kalau kau tak bisa hidup, jadi apa aku harus hidup seperti ini dan mati?” Ia memukulkan tangannya lagi beberapa kali, “Aku tak dapat melakukannya karena aku merasa belum pantas melakukannya!”


Dan masih mendelik, ia mengancam Soo Yeon, “Kau.. Jangan mati walau kau mau mati. Kau dan aku..”


Jung Woo langsung berhenti. Ujung kalimat itu hanya ada di pikirannya. Soo Yeon menunggu kalimat lanjutan Jung Woo. Jung Woo tak melanjutkan kalimatnya karena mungkin kalimat berikutnya adalah dari pikirannya yang kotor.


Tanpa menyelesaikan kata-katanya, Jung Woo menutup dirinya dengan selimut, tak berani menatap Soo Yeon lagi.


Ibu muncul ingin melihat apakah kedua anaknya sudah tidur. Tapi ia melihat Soo Yeon mendekati Jung Woo yang memunggunginya.


Seo Yeon tersenyum, menyentuh Jung Woo dan membelai  punggungnya, “Terima kasih Jung Woo..”


Jung Woo seakan tersengat listrik saat tangan Seo Yeon menyentuhnya, “Jangan! Minggir!” bentak Jung Woo panik. Demi mengalihkan pikirannya, ia menghafalkan perkalian secara terbalik, “9 x 9 = 88, 9 x 9 = 81, 9 x 8 = 71, 9 x 7 = 64, 9 x 6 = 54, 9 x 5 = 45...


Ha! Benar-benar terbalik semuanya. Soo Yeon terus menatap Jung Woo dari belakang, tersenyum. Akhirnya Jung Woo mulai tenang dan bisa melafalkan perkalian dengan benar.


Ibu keluar kamar dan tersenyum, mengatai Jung Woo si bandel yang naif dan bertanya-tanya apa arti Soo Yeon bagi Jung Woo hingga Jung Woo seperti itu?

Komentar :

Iya.. apa arti Soo Yeon bagi Jung Woo? Dulu saat Jung Woo mengejar Soo Yeon, ia berani mencium Soo Yeon di ruang kerja Butik Bellez. Mengapa sekarang ia tak berani mencium Soo Yeon?

Apakah Jung Woo chicken out? Apakah nyali Jung Woo ciut?

Jawabannya iya dan tidak. Saat di butik Bellez, ia tahu kalau their kiss will end up as a kiss only.


Tapi di kamar ini, dimana tak ada Mi Ran yang tiba-tiba akan muncul, a simple kiss will lead to everything right here right now. Saat Soo Yeon mencium  Jung Woo yang tidur saja, Jung Woo bisa menarik Soo Yeon dan menciumnya lagi. Apalagi saat Jung Woo membuka mata?


Maka Jung Woo pun memilih rute chicken out. ‘Rute pengecut’. Ia memilih tak berani mencium Soo Yeon daripada terjadi sesuatu yang tak diinginkan. Padahal pun kalau Jung Woo mencium Soo Yeon, pasti akan terhenti karena saat itu ibu masuk ke dalam kamar.


Saat ibu masuk kamar, dan melihat mereka, ia pasti dapat menduga apa yang telah terjadi. Namun dengan ibu melihat Jung Woo meringkuk dalam selimut, menjadi pengecut, ia menjadi lega. Jung Woo akan menjaga Soo Yeon. Yang baru saja ia lihat adalah buktinya. Jung Woo is good boyfriend material. Good husband material.
 

79 comments:

  1. kvn

    waaaa~ jung woo ini suami idaman~

    ReplyDelete
  2. ciat ciat ciat...
    Dari sedih abis beralih ke kocak abis..
    Wouwowww...
    Ahhh reaksi eun joo it terlalu baik...

    Trus terang wajar harry marah..
    Bukanny cinta it bisa datang dgn kebersamaan mereka selama 14th?

    ReplyDelete
  3. he benar bgt pengen deh ounya suami seperti jung woo...yoochun i love u...

    ReplyDelete
  4. Muahahah..jung woo yaaa..lucu bgt, semua berbalik, terkesan kalo dia yg jd rope victim disini Нɑнaнɑ=Dнaнaɑº°˚ ˚°º≈=)) =)).. -̶̶•-̶̶•̸Ϟ•̸Thank You•̸Ϟ•̸-̶̶•-̶ ™ sinopnya mb dee..muaaah :*

    ReplyDelete
  5. cute bgt jw ma sy, sma2 malu2.. ,
    lucu bgt adgan nya.. ,

    mba' dee mkinkah ntar endingnya SY ma jw mti.. ,
    alna pas awal kan byangan sy kcil mnghlang, trus jw yg trkpar kna tmbak.. ,
    atu hnya Sy yg mti, alna Sy blang "Swisshhh.. Apakah kau merasakan hembusan angin? Itu aku yang sedang menggenggam tanganmu dengan erat. Aku akan selalu berada di sampingmu"

    mkin pnsran endingnya, aku lbh ska mrka mti dua2nya, dri pda slah stu dri mrka mti..

    ReplyDelete
  6. So Yeon bagi Jung Woo? Dia wanita yang berharga, wanita yang terhormat (meski udah nggak). Karena itulah, Jung Woo menghormati So Yeon. Lucu waktu denger ibu so yeon bilang, "Jung Woo si anak bandel yang naif."

    ReplyDelete
  7. ha,,, ha,,,,, mkch mbak de,,,,,
    ceritanya jadi seru banget lok mbak de yg tulis.cepetan mbak part 2 nya,dah ndak sabar pake banget ne

    ReplyDelete
  8. Joong Woo ah......SY udh siap tuh ^^.....ga nolak.....
    PYC emang jagonya....akting sedih, marah, cute apalg lucu......huhuhu.....makin ngefans ma PYC nih....
    Gimana donk....udah kena virus Yoochun niiiii...

    ReplyDelete
  9. .mungkinkah SY yg mti
    .jd pnsaran abis dgn 3 ep. trakir
    .mungkinkah adegn awal dmn JW dduk memandangi tlsan SY & blang rinduu ada hub dgn kmtian SY???

    .
    .wahhhh bnr2 bsa galau......drakor pertm YEH sm PYC yg berakhr sad ending


    .ratna_sghe@yahoo.com

    ReplyDelete
  10. Han Jung Woo definitely good husband material wkkwkwk. Menurut saya ini adalah akting Yoochun yg paling keren sepanjang sejarah d main K drama.Semoga bs happy ending.

    ReplyDelete
  11. setelah tersenyum senyum ga jelas di episode 17 part 1 ini, ga rela rasanya kalo harus bersedih sedih, dan berkesal kesal ria di episode 17 part 2nya ..


    aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkk ..
    ga rela rasanya ..

    apapun ending nya, mau sad atau happy terserah deh ..

    asalkan kalo ada yang mati antara JW atau SY harus mati dua-duanya ..

    TAPI KALO BISA DUA DUANYA HIDUP DAN HAPPY ENDING .. !!!

    SEMOGAA .. !!!!

    .ndah.

    ReplyDelete
  12. Mbak dee eps 17 ato mungkin sampe eps 18 itu lagi puncaknyaaa2 aduh gila banget emg ini eps 17 aku sm stress pas nontonnya salut sm semua pemerannyaa, IMY daebak! Aduuuh ini asli pas aku nonton gak sanggup deh rasanya pengen cepet2 end aja biar lega untung gak di perpanjang bisa makin stress! -ll-

    ReplyDelete
  13. kasian hyung joon nya coba sie hyung joon tinggal di perancis aja ama soyeon pasti soyeon nggak ninggalin hyung joon

    ReplyDelete
  14. kasiaaaaaaaaaaaaaaaaaannnn bgt hyung joon di tinggalin so yeon pdhl mrka udh 14 tahun hidup bersama.

    ReplyDelete
  15. Ep 17 sungguh daebak ^^ suka sama Harry walo dia Jahat, tapi pinter bolak-balik fakta :) Semoga semuanya berakhir bahagia

    ReplyDelete
  16. 17 part 2 ituuu...sangat menyebalkaaaan nantinya, mba dee...hiks, part 1 sih masih happy, tapi nantiii...hwaaaa, serius!! Sediiiiih...hiks2, baca sinopsis aja udah bisa bikin nangis, ditambah nonton..kejeeeerr yg ada!! Tp kalo ga bc sinosis mba dee ga lengkaaap rasanya.

    Walaupun ga suka sm 17 part 2, tetep lnjutin mba dee, semangat!
    Chika

    ReplyDelete
  17. wahhh!!! aku baca sinopsis ini sambil senyum2 sendiri kaya orang gila!!! soswettt buangettzzz.
    tapi aku te2p gak rela kalo endingnya sedihhhh!!! PYC akting nya jozzzz banget mukanya imuettt bangetzzz.

    ReplyDelete
  18. aaawwww so cute....
    Disamping paling suka stiap adegan det.joo dan jung woo
    *inget pas eps kemaren sblm jung woo masuk k rmh ayahnya,det joo minta ciuman prpisahan..wakakakak

    juga suka ant jung woo dan aein~nya....
    Bikin terharuu.....


    Bener kata mbk dee Jung woo calon suami idaman..
    Wkwkwk

    ReplyDelete
  19. liat HJW malu malu bikin senyum senyum sendiri,, ngeliat harry aku merasa sedih... :( ya sudah cinta tak harus memiliki.. Cinta dipaksakan juga tidak akan ada rasa tulus...
    Nebak nebak sepertinya yg akan meninggal si SY deh... Soalnya SY udah mulai berfirasat kalo dia mati bukan HJW,tapi semoga saja diakhir cerita mereka happy ending.. Walau denger2 rating drama ini turun drastis tapi semoga karena ada bocoran happy ending drama ini naik amin..

    ReplyDelete
  20. Ep 17 part 2 memprihatinkan... kasian bgt kamu so yeon harus jd tameng buat hyun joon. Hyun joon......... kenapa kamu tega melakukan ini????

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya... padahal sprtinya SY mau balik lg ke harry kan ? Itu kan yg SY tulis di buku hariannya, wktu JW tidur... Ternyta SY tahu balas budi jg... coba kalo harry tahu T_T

      Delete
  21. HJ keterlaluan nyalahin ibunya gt. Yah walopun ga tau jg sih ibu kandung ato bkn, tp kan seumur idup baginya dy lah sosok ibu. Pdhl tdnya aq ngarep dg tau ibunya msh idup dy jd melunak, ngrebut ibu dr HTJ, pelan2 balikin ingatannya, trs HJ happy ending ma ibunya, melupakan sgl dendamnya..
    Tp ternyata dy bnr2 udh psiko, teropsesi ma SY mpe tega nyalah2in ibunya sndr. Ni org udh bnr2 ga tertolong..

    Btw, naksir bed covernya oey. Warnanya ungu bin unyuuuuu.. >.<

    ReplyDelete
  22. kyaaaaa..kyaaa...JW..so cuet..
    Ga bs brenti senyum2 sendiri...aduh gmn nih, ga bs brenti..kayak orang gila
    Yoochun...daebaaaaaaaaaaaak!!!!!

    ReplyDelete
  23. 1. cara jungwo memegang tangan sooyeon pas msk rmh utk reuni dgn ibunya kayak seorang suami yg hbs ngantar istri ke rs n memberitahukan kluarganya klo sooyeon hamil,, scara sooyeon disitu terlihat tampak lemah,, hehehehe

    2. padahall apa yg terjadii didalam kamar ituu,, tinggal sedikit lagi yahhh (tapiii,,,, pervert mode on) sumpah ngakak,, jungwoo monyong2 gitu pengen nyium eh pas posisinya ud pas malah g jdiii,, lucuuuu

    3. pas di ep 16 jungwo blg klo sooyeon itu selama hdup hanya pedulii dgn uang tapii g pernah ngliat ayahnya berlibur ato ganti mobil,, ada apakah iniiii??? penasarann

    -oeni-

    ReplyDelete
  24. Oeni : yg di mksd jungwoo hnya pdli pd uang, tdk prnh beli mbl baru & berlibur adalah ayahnya (han tae joon) bkn soo yoen

    ReplyDelete
  25. klo episode 17 part 2 dah diposting belum ya???

    ReplyDelete
  26. aku suka dengan komntar komtar kalian semua...

    ReplyDelete
  27. waaah..analisanya mbak dee bagus tuh,he..

    ReplyDelete
  28. Hemmmm..... Jung woo suami idaman,ad clonningannya g ya di sini?! HJW ma SY cute bgt sieee....jd gemes liatnya kekeke

    ReplyDelete
  29. wah ep kali ini kocak banget,, jung woo ma soo yeon bikin aku tersenyum-senyum sendiri.
    meskipun disisi lain aku kasihan ma hyung joon oppa,, gak tega banget lihat dia nangis kayak gitu. i love yoo seung ho ^_^

    gomawo mbk dee,, d tunggu part 2-nya ya.

    ReplyDelete
  30. Q setuju ama komentarnya @ndah yg bilang klo harus sad ending, mending Jung Woo n Sooyeon mati dua2nya. Karna mnurut q, emng itu yg bkal trjadi. Inget kta2 JW yg bilang klo dia bkalan ngelindungin SY wlau dia hrus mati? Trus SY bilang klo dia ga bakalan ngijinin JW mati. Dan... kalimat trakhir JW yg bwt q pnya firasat buruk, "Aku juga tak akan mati SENDIRI.",, jd...bgitulah

    Btw,yg pingin JW jdi suaminya, jgn mimpi yha... karna JW dah jd suami q...haha...

    ReplyDelete
  31. Sepertix q yg berubah menjadi crazy rabbit gara" drama ini *.*

    ReplyDelete
  32. nah itu ntar seo yeon ke rumah Harry,tapi gak ada harry disitu,dia liat foto harry sama dia jatuh di lantai,trus dia lihat ada tombol di belakang tempat foto di dinding,pas dipencet ternyata bisa bergerak.Seo Yeon masuk ,sambil terkaget kaget liat dalemnya,ada cctv,ada foto,macem2 lah.Ternyata pintunya ketutup,seo yeon buka tapi gak bisa.
    Eh ada tamu di rumah Harry,ternyata Harry ada di rumah,tamu nya adalah Mi ran,ibu tirinya Jung woo.
    Pas masuk,mereka ngobrol banyak,nanya soal seo yeon yg pergi samajungwoo,pasti sangat mengganggu Harry,Harry cuma bisa menatap.Karena Mi ran udah tau kalau Harry itu adalah Joon hyun,langsung topiknya berbelok ke soal identitas harry.Harry gak mengelak ataupun mengiyakan,cuma bisa pasang ekspresi datar.
    Harry masuk ke ruang bar untuk minum wine dan menuangkan wine untuk Mi Ran,Mi Ran sempat bertanya mengenai Apakah Zoe tau kalau penyekapan itu dalangnya adalah ibu Joon?
    Dan bertanya dimana bibimu sekarang?Dia sedang berlibur ,kata Harry.
    Bibiku sangat suka minum anggur ini,setelah minum anggur ini dia pergi berenang.
    Mi Ran gak naruh curiga sama sekali soal kata kata Harry.Seo Yeon yang mengamati apa yang terjadi lewat CCTV ruang rahasia cuma bisa berteriak "Jangan,Jangan Harry",tahu apa yang akan diperbuat Harry pada Mi Ran.
    And ,Cheers,HArry pura2 seolah akan meminum Winenya,dan melihat Mi Ran menghabiskan segelas Wine di Gelasnya,dan meminum Wine untuk kedua kalinya.
    Seo Yeon hanya bisa duduk sedih membayangkan Jung Woo,ketakutan dari raut wajahnya atas apa yang dia lihat tadi.Pintu ruang rahasia terbuka,Seo Yeon keluar.Di kamar tamu ada tubuh Mi Ran tergeletak tak sadarkan diri,Seo Yeon membangungkan Mi Ran,tapi tetap tak ada hasilnya.Saat akan menelpon Jung Woo,dia kaget mendengar suara piano entah dari mana,dibukanya sebuah netbook di atas meja di depan Seo Yeon,ternyata pesan dari Harry ,sedang memainkan Piano dan berkata
    "Lee Seo Yeon,mulai sekarang kau bukanlah anak dari seorang pembunuh,tapi kau adalah seorang pembunuh".Ini adalah hukuman karena kau tidak pernah mencintaiku bahkan untuk sekali saja".

    Di lift Seo Yeon yang ketakutan mencoba menelpon Jung Woo(dial call nya no 1,kl Harry liat tmbah ngamuk ni).
    Di tempat lain Jung woo yang baru saja melihat di tkp ocehan sekrtaris yoon yang berbohong kalau seo yeon lah yang menyuruhnya melakukan pembunuhan.Sang deuk,dan lain2nya,alasannya karena Mereka bertanggung jawab atas apa yang dialami Seo Yeon selama ini.Jung Woo mendapat telpon dr seo Yeon,tapi Seo Yeon berkata hal yang aneh saat Jung Woo merekamnya.Intinya Seo Yeon bisa berbuat lebih buruk dr ini.Harry yang membuat ini,dia yang merubah suara seo yeon.
    Segera Jung Woo berlari mencari Seo Yeon.Dijalan Jung Woo mendapat telpon dr Seo Yeon,Seo Yeon yang gemetar berkata ia sedang di rumah Harry,ada yang terbunuh disini.

    Seo Yeon diluar rumah Harry,berjalan dengan rasa takut,sementara Jung Woo ada disana menghampirinya.Mereka berpelukan,dan tidak lama ada mobil polisi yang datang ke rumah Harry,Jung Woo berusaha melepaskan diri dengan melindungi Seo Yeon dibelakangnya.Mencegah polisi yang berniat akan membawa Seo Yeon pergi.Jung Woo mengambil pistolnya dan mencoba pergi dengan mengacungkan pistol ke arah para polisi.Dan mereka berlari untuk pergi.

    Kelanjutannya nunggu deh di episode 18.By the way kebantu banget sama salah satu akun yg posting i miss you di youtube,dah pake engsub juga,cepet bgt uploadnya.Langsung deh download dirumah,malem2 habis 3000 deh buat downloadnya lewat modemku.
    Smoga pada setia nonton I miss u ya.
    Thx

    ReplyDelete
  33. aaaaaaa hari rabu masih lama ya?? masih lama??? penasaran banget ini apa yang terjadi setelah jung woo-soo yeon kabur dari polisi....

    ReplyDelete
  34. [Fancam] Yuchun was filming near a Korean chunsa's home. Upon receiving a phone call from a friend, she immediately take a cab. When she reached, she saw Yuchun was reading the script and asked the manager if it is possible to get a signature. Manager agree to it after Yuchun finish reading the script. Later during shooting, Yuchun was holding Yoon Eun Hye hand, walking and chatting something like the first place I met you, looks like Kim detective etc....and then KISSSSSSSSSSSS.

    Cr @暖日呀呀

    pengopas -oenie-

    ReplyDelete
  35. buattt kamu2 yang ngakuuu cinta setengah hidup ama park yoochun ato han jung wo,, pliss kasii komentar yg nantinyaa bakal di baca ama park yoochun,, jugaaa minta dia untuk datang ke indo wat fan meet ato konser gitu,,, semoga aja dia luluh n mw dtg kesini,, siapaaa yg mauuuuuu????/
    ini linknya http://gall.dcinside.com/list.php?id=bogo&no=33225&page=1&bbs

    -oeni-

    ReplyDelete
  36. Dan lagi saya kasian sama harry, dan ada kenyataan yg saya takutkan dan malah bener2 terjadi, harry lah yg bunuh SD, dan itu + menguatkan keyakinan saya klo dialah yg bunuh smua org2 yg mati itu (lupa nama2nya) dan saya merasa SY kok jahat ya :( walaupun harry salah tp dia ngelakuin ini karena SY, seharus ny SY ga pergi ninggalin harry, saya tau SY shock tp knpa harus ninggalain harry? Harry juga sm sakitnya kyk SY bahkan lebih sakit dan hancur lagi melebihi SY/JW, aku sih berharap nnti SY pulang ke rumah harry dan smga aja di ending JW ga mati, harry ga masuk penjara *tp emg bisa ya? Dia kn pembunuh :'(* saya merasa SY sm JW egois deh, mrka tanpa berfikir nyakitin harry sm eun joo, tp ntah lah saya pusing makin rumit aja tp ttp suka :D buat mba dee thx sinopsis ny :)

    *yuyun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mw secinta apapun harry ke SY bukan berarti itu menjadi pembenaran atas semua tindakannya. Justru langkah SY ninggalin harry ud tepat. Coz siapapun pasangan (kalo punya perilaku sampai tahap menyimpang/psyco) kita jgn ragu2 untuk meninggalkannya.

      just opinion^^

      xoxo

      Delete
    2. betul...!!!
      setuju banget tuh, ma *yuyun... mereka berdua memang kelihatan egois banget..!

      Delete
  37. Dan mungkin di ending nya SY sm JW mati???? (Ya lebih baik mrka berdua mati sih dari pada cma SY/JW yg mati?) dan saya tebak hyung joon, tae joon akan berakhir di penjara? *yuyun

    ReplyDelete
  38. liat ep. 17 senang karena su yeon telah kembali ke ibunya walau melihat harry sungguh kasian, Mbak dee ...terdengar suara su yeon remaja yg ia mengatakan "siuh....kau mendengar suara angin itu tandanya aku sedang memgemgam tanganmu, aku akan selalu ada didekatmu" aku sangat sedih apakah ending drama ini su yeon mati atau han jung woo mati... atau ketiga tokoh drama ini mati...???? :..>>>> aku suka waktu mereka ngobrol dikamar ..acting mereka natural sekali..pandangan mata mereka saat mengobrol sungguh rasa kasih sayang dan cinta yg sangat natural..Apa mereka terkena CINLOK ya..wahhhhhhhh..kalau gini bakal rame ni gasip....

    ReplyDelete
  39. sbnrny bner kt yg k0men diataz kl sooyeon sm jw,bkal ada hyun jun n enjo yg skit hati qt kan tau enjou cinta sm jw,hrusny sooyeon mengalah dmi enjou apalg det kim kan mati gr2 nyari sooyeon..tp menurutq jk diepis0d brikute jk trjdi sesuatu yg buruk trhadap JW pzti eunjo bkal brtindak,seandainy JW ditembak hyun jun n eunjou tau dia pzti bkal membunuh hyun jun trlbh jk tau pmbunuh det kim adalh hyun jun,eunjo pzti gk akn tggl diam,,hyun jun ksian

    ReplyDelete
  40. sbnrny bner kt yg k0men diataz kl sooyeon sm jw,bkal ada hyun jun n enjo yg skit hati qt kan tau enjou cinta sm jw,hrusny sooyeon mengalah dmi enjou apalg det kim kan mati gr2 nyari sooyeon..tp menurutq jk diepis0d brikute jk trjdi sesuatu yg buruk trhadap JW pzti eunjo bkal brtindak,seandainy JW ditembak hyun jun n eunjou tau dia pzti bkal membunuh hyun jun trlbh jk tau pmbunuh det kim adalh hyun jun,eunjo pzti gk akn tggl diam,,hyun jun ksian

    ReplyDelete
  41. Jangan sampe ya kejadian salah tuduh ayahnya sooyeon kejadian sama sooyeonnya sendiri, keterlaluan, seharusnya polisi bs belajar dong dr kesalahan masa lalu.. (Esmosi nihh... Heehe)

    ReplyDelete
  42. klo aku si g stuju lo soyeon kmbali ke hari, biar bagaimanapun hr tu kan jahat bgt, dr awal kan emang niat misahin soyeon sm jungwo n kluarnganya, dah tau klo kluarga soyeon sm jungwo nyariiin soyeon, eh malah diaa sring ngeyakinin soyoen klo dah g ada yg perduli sm dia, smua sdh menganggap soyoen meninggal, makanya wktu itu soyeon percaya sm dia, stlh smuanya kebongkar g salah donk klo soyeon malah ninggalin hary.. smuanya krn klakuan hary sndr..
    mskipun soyoen sm hary terpaksa bersatu, tu pun jg gak baklan happy ending, tau sndr kan dr awal soyoen cintanya cuma buat jung wo aja...

    smg aja soyoen sm jungwo bs bersatu, ksian dr awal gak bisa ngrasain kbahagian

    untuk hary cobalah trima knyataan, untung ibunya msh hidup, bukn kan tu baik buat kamu?? ku rasa ibunya bukan bener2 lupa sm hary deh, mgkn aja wktu tu pura2 lupa, soalnya pgn nylametin anaknya, scr dia kn lg drumah taejoon, coba ktmunya d luar rumah taijoon pst dah peluk2an mrk berdua...
    buktinya dia sering manggil2 anak..wktu ahreum pke kalung bandul kunci aja, lgsg d ambil katanya tu milik bayi joon..

    aaaaahhhh jadi pusing deh... yah smg aja happy ending deh...

    btw setuju bgt ni klo oppa yoochun bnr jadian sm onnie eun hye...hehehe

    ReplyDelete
  43. soyoen dah tau klo hary jahat tp dia msh mau ke rumahnya mgkn soyoen pgn nyadarin hary, biar bagaimanapun hary sdh danggap sbg kluarga sndr sm soyoen, soyoen g rela klo hary jadi jahat, makanya dia kmbali ksana pgn ngeyakinin hary biar mau mngambil ibunya n minta jungwoo untuk menangkap org yg bikin ibunya sm hary kyk gtu.. eh malah dia kena sial gara2 spiconya hary dah klwt batas...
    hary... kmu katanya cinta mati sm soyoen knp kok tega bgt nglakuin itu ke soyoen?? bukanya bagus klo lht soyoen bhgia??

    ReplyDelete
  44. Drama ini begitu bagus dan sepertinya tiap lihat di Youtube maupun di Viki selalu banyak penggemar, tapi kenapa ya ratingnya malah makin turun?kira2 apa penyebabnya?apa mungkin karena ada selentingan bahwa drama ini bakal sad ending? udah dramanya tragis, bila sad ending kan memang bisa membuat penonton jadi malas nonton? Menurut mbak Dee kira2 penyebabnya apa yah?

    ReplyDelete
  45. pas pertama sedih banget pingin nangis air mata dah mau jatuh eh pas liat so yon ma jun wo jadi tertawa..jdi ngulapain hyun joon... hem klo jun wo mati, so yon mati..hyun jon juga ikut mati donk..

    ReplyDelete
  46. iya mending mati semua aja,,tp q pnasarn bgt dg eun jo cz sptnta diendinge nti peran eunjo bakal terlihat

    ReplyDelete
  47. Saya kok ngerasa kalau potongan2 endingnya dimunculin dari awal seolah2 mempersiapkan penonton utk sad ending ya, jadi saat sad ending penonton udah ikhlas gitu.. Ah tapi ngga juga sih, secara drama ini begitu susah ditebak. Mungkin aja endingnya sesuatu yg ngga kepikiran sama kita...?

    Ah iya, setuju sama anonym di atas. Drama sekeren ini kenapa ratingnya bisa turun ya? Saya sendiri bgt masuk ke episode 13 udah mulai ada efek2 ga nyaman di ati,, kayak ngerasa ada sad endingnya. Mgkn aja itu yg bikin ratingnya turun. Atau mungkin ada pengaruh drama lain jam yg sama, ada yg udah nonton?

    3 episodes left, sedih tapi ga sabar utk legain ini ati. Tetep nonton ya, keep it up chingu! Mba Dee, ditunggu update an nya :*

    *rina

    ReplyDelete
  48. kayaknya nanti di episode yang tersisa, bakal ada adegan tembak menembak.

    sepertinya si herry lah yang akan menembak jung wo. dan So youn akan sedih tentunnya.

    Herry pasti di kejar-kejar polisi, dan akhirnya akan mati tertembak oleh polisi.


    Kayaknya si herry tuh pincang kakinya bohongan deh, coz secara gitu kalo org kaya bisa berobat semahal apapun. mungkin saja dia pura-pura pincang demi menjaga simpatik SY, dan org2 gak berfikir dialah yang membunuh dengan alesan org cacat tidak bisa lari atau berjalan cepat.

    waahh, bener deh, bakal sad enging ini film...

    episode 17 ini, daebakk banget lah buat aktor-aktornya.. benar benar menjiwai dengan perannya..

    gak sabar pengen lihat episode selanjutnya...

    ReplyDelete
  49. g perluu kita ngribetin masalah rating,,,
    krn rating bukan tolok ukur yg tepat utk mengetahui sebuah drama bgs ato tidak,,, kayak RTP, SKKS,,, rating mereka g tinggi2 amat hmpir sama kyk IMU tpii coba lihat mrka mpe mborong banyak skali award,,, paling banyak didonlot (RTP didonlot oleh hmpir 100juta viewer,,

    lagian jugaa untuk pengambilan rating pake sistem random kan yahh kurang begitu valid lahhh,, di cina sana drama IMU bener2 jdi drama no 1 mrka krn alasan ptama ad bang uchunnyaa hehehe,,,

    TMETS drama awal thun 2012 ratingnya ampe 40% gitu,,, tapii jujur aja aku ud nonton cuman kurang greget aja buatkuu,, yg paling akuu kesemsem ma drama itu krn aktor aktris kecilnyaa malah,,

    hmmmm bs juga IMU ratingnyaaa menurun gara2 bang uchun prnahh ngmg klo dramanya kepingin punya sad ending,, wah wah wah,,,

    q pribadii g masalah tu drama mo berakhir sedih ato bahagia yg terpenting TERPUASKAN N MENINGGALKAN KESAN MENDALAM,, klo mo sad ending kudu ada wedding scenenyaa n having babies duluuu baruu aku relaa hehehehe

    -oeni-

    ReplyDelete
  50. Pingin cepet hr rabu.. Dah ga sabar tunggu klanjutan episode slanjutny..
    PYC dan YEH seaindainy mreka jadian.. Aku sih stuju z..mereka cocok koq..

    ReplyDelete
  51. iya setuju bgt deh kalo mereka jadian...

    ReplyDelete
  52. komen terakhir keren....
    fans mati YC kah ??
    gua setuju sama komen mu, g peduli rating

    ReplyDelete
  53. mb dee please u're comment.... aku malah penasaran sama comment balasan atas semua comment di blog nya mb dee....

    please u're comment.... goma

    ReplyDelete
  54. kalau aku mulai bosan dngn drama ini,karna memang alur y yang sangat berat untuk Q dan juga aku gak suka sad ending,akhir y aku stuck di episod 15.

    ReplyDelete
  55. barusan ada kabar klo ada perubahan naskah,, sepertinyaaa writer-nim mw berbaik hati memberikan kita happy ending,,, crossing finger

    -oeni-

    ReplyDelete
  56. aku sih stuju bgt g perlu pandang rating, mskipun ratingnya sgt rendah klo pemainya yoochun pst drama tsb layak untuk di tonton..coz kemampuan aktingnya daebak bgt... mskipun tmpangnya gak gnteng2 amat tp ku tetep setia jadi fans beratnya...yoochun emang istimewa bgt deh...hehehe
    dah kena virus yoocunniee^^

    ReplyDelete
  57. huwaaooooww..
    yg koment heboh2 dan kebanyakkan terLaLu menjiwai IMY sampe2 Lebih terLihat Lebih emosi daripada para aktor dan aktris d IMY..
    hhahahaha.. :D

    *nonton drakor itu jangan terLaLu dibawa stress, riLekss ajaahhh.. :D

    ReplyDelete
  58. adudududuuuhhh han jung woo so simple but amazing,, jarang looo ada pasangan yg lagi pacaran berdua dikamar ga ngelakuin hal ituu....hihihi
    ahh yoochun kerenn,, yEH juga ga kalah keren,,
    === Yoon Haa Naa alias Hanaa===

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngelakuin apa neng? Hahahha...

      Ya iyalah kalo ada adegan gitu fans yoochun nanti ada pro & kontra.. Tapi aku kenapa senang ya kalo misal ada adegan gitu kalo yoochun sama yoon eun hye hahaha ..berharap mereka jadian amin...

      Delete
  59. diusia senja segini mulai dulu korban drama !! Sampe emosi penonton membabi buta daripada penonton hehehe.. Mba de' mau tanya nih itu bang yoochun berapa kali NG scene buat adegan Kisseu nya hahaha? Soalnya kalo diliat2 baru drama ini yg adegan yoochun kisseu nya paling banyak,, walau cuman kecupan di eps. 16 tapi itu tetap aja banyak kisseunya hahaha

    ReplyDelete
  60. justru dengan beremosi, stress-ku ilang... hahaha...

    Aku berterimaksaih banget ama sutradara dan scriptwriter yang ngasih "adegan lantai" ini...so pure, silly, sweet, and cute.

    Besar banget langkah yang diambil Soo Yeon/Zoe, dari seorang korban pemerkosaan jadi berani mencium Jung Woo. Bahkan dia menolak ciuman Hyeong Joon, dan belum berani membuka diri sama Joon yang padahal ia kenal lebih lama dari pada Jung Woo..

    Akhirnya ku harap bahagia... Jung Woo sama Soo Yeon.

    ~B~

    ReplyDelete
  61. biasanya tiap hari senin preview episode selanjutnya suka muncul ..

    ko udah jam segini belum muncul juga ya ..

    udah penasaran bangeet sama episode selanjutnya .. !!!


    .ndah.

    ReplyDelete
  62. biasanya tiap hari senin preview episode selanjutnya suka muncul ..

    ko udah jam segini belum muncul juga ya ..

    udah penasaran bangeet sama episode selanjutnya .. !!!


    .ndah.

    ReplyDelete
  63. Klo beneran sad ending kynya mereka bertiga bakal mati deh :)

    ReplyDelete
  64. waah Soo yeon udah pasrah,rela n mau eh si jung woo nya yg ga bangun

    ReplyDelete
  65. yg lucu pas scene yoo seung ho nnyungsep didada eun hye wkwkw telinga seung ho ampe merah

    ReplyDelete
    Replies
    1. aneh, aku ga ketawa bagian itu

      Delete
  66. jujur aku bukan penggemar youchun, tapi aku heran kenapa semua drama youchun aku tonton ya! mulai dari sungkyunkwan scandal,miss ripley,rooftop prince sama I miss you,,
    mungkin karena aktingnya yang daebak...

    ReplyDelete
  67. anonym diatas::: jadiii meskii ud nontonn smua dramanya ayank uchun tetep belum ngefans yaaa,,?? aku nonton dramanya ayank uchun yg ptma adlh RTP,, truss tersihir jdi cinta matii setengah mautt ma org ituu truss cariii semua hal ttg org itu,, n skg aku jdi fan berat uchun,,,

    ini kisahkuu,, apa kisahmuu???

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku cuma suka actingnya aja....
      buktinya dia dapat banyak penghargaan d MBC drama award and SBS drama award..

      Delete
  68. aku jg cinta mati sm ayank uchun...
    virus yoochunie dimulai dr skks..

    ReplyDelete
  69. Cute banget :D. Adegan kiss ada kemajuan *eh.

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...