December 1, 2012

Sinopsis I Miss You Episode 7 - 2


Mungkin sedikit membingungkan, tapi saya memakai nama Zoe dan Soo Yeon bergantian, tergantung situasi, karena di luar Soo Yeon memakai tameng dan baju Zoe, tapi di dalamnya ia tetaplah Soo Yeon.





Jung Woo terbelalak menatap Zoe yang berjalan menghampirinya. Di belakang, rekan kerjanya juga terbelalak melihat ada gadis cantik di kantor mereka. Mereka langsung memeluk bahu Jung Woo akrab dan memperkenalkan diri sebagai rekan sekerja Jung Woo.


LOL, kalau ada gadis cantik, aja, pasti deh..


Jung Woo mengambilkan minum untuk Zoe yang menunggunya di taman. Dari kejauhan ia melihat Zoe menghentak-hentakkan kakinya, persis seperti yang Soo Yeon lakukan dulu. Ia menguatkan diri dan menghampiri Zoe, memberikan gelas minum itu padanya.


Ia duduk di ujung bangku dan menghentak-hentakkan kaki seperti yang dilakukan Zoe, seperti menegaskan ke diri sendiri kalau hal itu adalah hal yang lumrah dilakukan orang.


Namun gerakan Jung Woo itu tak luput dari pandangan Soo Yeon. Ia tersenyum dan meminta, “Mendekatlah kemari. Kenapa kau jadi seperti ini?”


Tapi Jung Woo tak mau dan tanpa menoleh pada Soo Yeon, ia bertanya ada urusan apa Zoe datang kemari. Zoe mengatakan kalau ia mendapat surat ancaman.


Dan itu membuat Jung Woo menoleh padanya dan tanpa diminta mendekat pada Zoe yang mengeluarkan beberapa lembar foto. Soo Yeon diam-diam tersenyum melihat reaksi Jung Woo saat melihat fotonya dengan Hyung Joon dan ia mengatakan kalau ada wanita yang mengambil foto dirinya tanpa ijin dan sepertinya itu menyalahi aturan.


Jung Woo membenarkan dan berjanji akan memberikan kasus ini pada rekannya yang berwenang mengurusi bagian ini. Tapi Zoe ingin Jung Woo yang membereskan hal ini. Ia juga memberikan email yang telah ia print. Alangkah kagetnya Jung Woo saat ia membaca pengirim foto itu adalah ibu tirinya, “Hwang Mi Ran?”


Soo Yeon bingung mendengar nada suara Jung Woo, “Kenapa? Apakah kau mengenalnya?”


Jung Woo tak menjawab dan berkata kalau ia akan mengurus masalah ini dan akan menghubunginya. Ia menyelipkan kertas dan foto itu pada bukunya. Mendadak Soo Yeon meraih tangan Jung Woo dan sambil tersenyum, ia menuliskan nomor handphonenya, “Kau bisa menghubungi nomor ini jika kau ingin menghubungiku.”


Jung Woo menatap dalam-dalam wajah Soo Yeon yang menunduk, sehingga ia tak menyadari kalau Detektif Joon mengintai mereka.


Dari jauh, Detektif Joon mengomel sendiri, mengatai si kelinci gila itu benar-benar sudah gila. Mendadak Eun Joo muncul dan mengagetkan Detektif Joon. Ia mengerutkan kening saat Detektif Joon menanyainya apakah gadis yang ada di sebelah Jung Woo itu adalah Lee Soo Yeon? Menurut Eun Joo, yang mirip bentuk tubuhnya saja.


Dan tanpa basa-basi, Eun Joo mendatangi Jung Woo dan menyapanya. Jung Woo menyebut nama Eun Joo, membuat Soo Yeon tertegun sejenak dan mendongak melihat gadis itu.


Soo yeon semakin tertegun saat Eun Joo menyodorkan tas kantong dari sebuah restoran dan berkata, “Aku membelinya dari restoran ibu. Makanlah.”


Segala sesuatunya membuat Soo Yeon canggung. Ia hanya bisa diam saat Eun Joo meraih tangan Jung Woo yang baru saja ia tulisi dan bertanya apakah tangan Jung Woo sedang sakit?


Melihat Eun Joo yang ceplas ceplos dan tak mempedulikan Soo Yeon, Jung Woo merasa tak enak pada Soo Yeon dan berkata kalau ia sekarang sedang bekerja. Tapi Eun Joo mengatakan kalau ia tak merasa Jung Woo sedang bekerja. 


Sambil melirik Soo Yeon, Eun Joo berkata kalau ia tak tidur semalaman karena menunggu kepulangan Jung Woo dan seharusnya Jung Woo mengangkat teleponnya walau sedang sibuk, “Kau adalah satu-satunya temanku, jadi apakah aku bisa tertidur saat aku cemas?”


Lagi-lagi Soo Yeon tertegun mendengar kata-kata yang kemarin malam ia katakan muncul dari mulut Eun Joo. Kau adalah satu-satunya temanku. Tanpa membuang waktu, ia berkata pada Jung Woo kalau lebih baik ia pergi saja.

“Kenapa?” tanya Jung Woo.

“Karena urusanku sudah selesai, jadi aku akan pergi,” jawab Soo Yeon sambil tersenyum. “Dan ngomong-ngomong aku memberitahukan pada Harry kalau kemarin malam kita pergi ke kedai minum.”


Whoaa.. entah kalimat terakhir Soo Yeon ini untuk mengcounter kalimat Eun Joo yang posesif atau apa, tapi kata-kata Soo Yeon ini berhasil membuat kesal Eun Joo dan membuat Detektif Joon keluar dari tempat persembunyiannya, senang mendengar Jung Woo memiliki alibi, “Jadi kalian saling bertemu kemarin malam? Di malam kejadian Sang Deuk terbunuh?”


Hmm.. mengapa Soo Yeon tak terpengaruh mendengar kalau penjahat itu tewas terbunuh? Apakah ia tak tahu nama lengkap penjahat itu? Ia hanya tersenyum pada Jung Woo dan melangkah pergi.


Jung Woo mengejar Soo Yeon walau seniornya itu mencoba menahannya. Ia mencari-cari Soo Yeon di luar, tapi tak ketemu. Hanya ada SMS dari Soo Yeon yang memintanya datang ke restoran tempat ia ingin kunjungi kemarin malam.


Hyung Joon pergi ke bank milik Tae Joon dan mengatakan kalau ia ingin menarik uang. Teller itu terbelalak melihat jumlah uang yang akan diambil dan langsung memberitahukan ke atasannya. Hyung Joon tersenyum geli melihat kekacauan yang ia akibatkan itu.


Ternyata kekacauan itu adalah Hyung Joon ingin menarik dana sebesar 5 milyar won (kurang lebih 45 milyar rupiah) sekarang juga, sementara mereka sedang mengucurkan uang untuk proyek di Kamboja. Sekretaris Yoon meminta pendapat Tae Joon, apa yang harus mereka lakukan.


Tae Joon, yang sedari tadi diganggu oleh Ah Reum yang meminta agar ia bisa belajar ke luar negeri, menyuruh Sekretaris Yoon untuk menghubungi Sekretaris Nam (ternyata masih sekretaris, belum direktur) agar menangani hal-hal seperti ini.

Uhh.. ternyata Tae Joon masih tetap menyebalkan. Kalau dulu Jung Woo dipaksa keluar negeri untuk sekolah, sekarang Ah Reum yang mendapat beasiswa dan nilainya bagus-bagus, tak diperbolehkan bepergian ke luar negeri untuk melancarkan bahasa inggrisnya. Menurut Tae Joon, Ah Reum tak usah membanggakan prestasi akademisnya, lebih baik Ah Reum magang saja di bank dan menghadapi nasabah.


Sekretaris Nam menemui Hyung Joon dan meminta Hyung Joon untuk menarik uang di tempat lain. Tapi Hyung Joon malah tersenyum tapi menolak permintaan itu, karena uangnya terikat di tempat lain. Ia bertanya apakah Sekretaris Nam tak berada di pihaknya? Sekretaris Nam menjawab kalau ia tak berada di pihak siapapun. Ia hanya butuh uang.  


Tepat pada saat itu Ah Reum muncul dan curiga mendengar percakapan Sekretaris Nam dan nasabah yang tadi ia dengar di kantor ayahnya.


Hyung Joon memberi isyarat pada Sekretaris Nam untuk diam, dan masih tetap tersenyum ia berbisik, “Sepertinya bukan aku dulu yang akan ketahuan oleh Han Tae Joon, tapi dirimu yang pertama kali akan ketahuan.”


Soo Yeon mengunjungi restoran tempat ibunya bekerja, yang by the way, seragam ibu itu bukannya serangam Hwan dan Eun Joo di Brilliant Legacy? Dan lengkap dengan pin Mr. Smile-nya lagi. Soo Yeon memandangi ibunya yang sedang melayani pelanggan.


Ada satu pelanggan meminta agar TV dinyalakan. Setelah dinyalakan oleh ibu Soo Yeon, ternyata berita yang ditayangkan adalah berita kematian Sang Deuk. Ia menanti reaksi ibunya.


Betapa terlukanya Soo Yeon melihat betapa ibu mengganti siaran itu langsung, walau ada pelanggan yang komplain, ingin menonton berita itu. Ibu malah berkata kalau berita ini membuat nafsu makan pelanggan lain hilang. Ia malah menggantinya dengan drama Horse Doctor yang ditayangkan ulang dan mengatakan kalau aktor yang bermain, Cha Seung Woo cocok untuk menjadi suami anaknya, Eun Joo.


Tanpa menunggu lebih lama lagi, Soo Yeon keluar dari restoran walau pesanannya sudah datang. Di luar, ia menelepon Hyung Joon, mengatakan dimana ia sekarang? Soo Yeon mengatakan kalau ia kangen pada Hyung Joon, “Kapan kau akan kembali?”


Seharusnya Soo Yeon duduk lebih lama di restoran, karena ibu Soo Yeon duduk di depan televisi menonton Horse Doctor dengan tatapan kosong. Hanya air mata yang ada di mata ibu Soo Yeon.


Yang melihatnya malah Jung Woo yang datang untuk menemui ibu. Dan Jung Woo sudah mengenal ibu lama, menyadari alasan ibu Soo Yeon menangis.


Jung Woo mengajak ibu berjalan-jalan di taman dan ia mengusulkan untuk bertukar sepatu. Sambil berjalan-jalan, ibu meminta Jung Woo untuk menangkap pembunuh Sang Deuk, karena ia ingin berterima kasih padanya. Jung Woo tak menyukai ide itu. Walau Sang Deuk pantas mati, menurutnya seseorang tak boleh mencabut nywa orang lain, “Ibu harus membiarkannya hidup untuk menyiksanya.”


Ibu meminta Jung Woo untuk menghentikan semua ini dan menyurunnya pulang ke rumah karena kasus Sang Deuk telah selesai, “Kau boleh mampir ke rumah kapanpun engkau mau.”


“Aku bertemu dengan seorang gadis yang mirip Soo Yeon,” cetus Jung Woo. Tentu saja ibu kaget mendengar hal ini dan bertanya dimana ia bertemu dengan gadis itu. Tapi Jung Woo tak mau memberitahukannya, “Bukankah Ibu tadi mengatakan kalau Ibu ingin menghentikan semua ini?”


Ibu tahu kalau Jung Woo sedang menggodanya, ia mengejar Jung Woo, menuntutnya untuk memberitahu dimana Jung Woo melihat gadis itu. Tapi Jung Woo tak mau, dan ibu dan anak yang tak memiliki darah yang sama itu pun berkejaran.


Malam harinya, Jung Woo bergegas ke tepi sungai Han, tempat ia berjanji dengan Soo Yeon. Tapi Soo Yeon tak kunjung datang.


Ternyata Soo Yeon sedang mengawasi dari atas bersama Hyung Joon, di restoran tempat ia berjanji untuk makan bersama Jung Woo.


Soo Yeon gembira melihat Jung Woo datang menungguinya. Hyung Joon bertanya apakah Soo Yeon merasa lebih baik setelah meliakukan hal ini? Soo Yeon berkilah kalau mungkin ia senang karena dapat minum anggur yang enak.


Hyung Joon mengajak taruhan, seberapa lama Jung Woo sanggup menunggu. Yang menang boleh meminta apapun dari yang kalah. Soo Yeon menjawab satu jam dan ia akan minta pulang ke Perancis bersama-sama. Tapi Hyung Joo bertaruh hanya 30 menit.


Dan ia menelepon Jung Woo. Zoe mencoba mencegahnya, tapi ia tetap bicara dengan Jung Woo. Ia mengatakan kalau ia sekarang sedang bersama tunangannya, Zoe, dan meminta Jung Woo untuk makan malam bersamanya.


Setelah menutup telepon, Hyung Joon mengatakan kalau permintaannya adalah pertunangan. Zoe mencoba menolaknya, tapi Hyung Joon berkata,”Bukankah kau bilang ingin menyiksa han Jung Woo.”


Walaupun kesal, Jung Woo masih menunggu Soo Yeon. Akhirnya setelah menunggu hampir 30 menit, ia memutuskan untuk pergi. Soo Yeon menatap punggung Jung Woo dengan kecewa, “Ia masih tetap sama,  tak berubah dari 15 tahun yang lalu.”


Jung Woo kembali ke rumah Sang Deuk dan meneliti setiap sudut apartemen. Dan di tabung mesin cuci, ia menemukan secarik kertas kecil yang menunjukkan nama sebuah rumah makan.


Maka ia datang ke restoran dan menemui pemilik restoran. Pemilik restoran itu senang menceritakan pengalamannya dengan Sang Deuk, karena ia kesal sekali mengingat orang itu tak mau membayar makanannya.


Pemilik restoran itu ingat kalau orang itu menyebut-nyebut penjara dan juga kecelakaan. Ia tak mau membayar makanan, dan malah memberikan sebuah kartu nama padanya (kartu nama Harry) dan mengatakan kalau orang ini yang akan membayarnya. Sayang kartu nama itu dibuangnya. Saat akan pergi, Sang Deuk menelepon seseorang dan memanggilnya Presiden Direktur.


Ah Reum mencoba meminta uang pada ibunya. Ia bersedia menukarnya dengan informasi yang ia miliki. Ibu Ah Reum memberikan dua lembar uang dan Ah Reum berkata kalau pemuda yang mereka lihat di Jeju itu ternyata memang sponsor Zoe yang sebenarnya, ia adalah nasabah VIP kantor ayahnya. Ia melihatnya saat pergi ke sana.


Ibu Ah Reum kaget, karena ia telah terlanjur mengirimkan email pada Zoe. Tapi ia memiliki ide baru yang ia yakini berhasil menggaet Soo Yeon dan mendapatkan investor untuk butiknya.


Soo Yeon dan Hyung Joon sedang merencanakan persiapan untuk pesta yang diadakan untuk kalangan bisnis Hyung Joon. Ia mengusulkan untuk memasukkan soju yang menurutnya rasanya manis dan enak. Bahkan ia juga mengajak Hyung Joon untuk pergi ke kedai minum. Tapi Hyung Joon tak akan pernah mau makan di kedai minum.


Soo Yeon tertawa menggoda Hyung Joon, menebak kalau sebenarnya Hyung Joon marah padanya saat ia pergi bersama Jung Woo malam itu. Tapi seperti biasa, Hyung Joon tak bisa lama-lama marah pada Soo Yeon. 

Soo Yeon menyandarkan kepala di bahu Hyung Joon saat Hyung Joon mengatakan kalau Soo Yeon mendapat email dari seseorang. Ternyata email itu dari Mi Ran yang mendisplay baju-baju milik Soo Yeon. Dan itu membuat Soo Yeon sangat marah.


Jung Woo memeriksa ke satuan lalu lintas yang menyimpan rekaman CCTV di jalanan. Ia mencoba melacak kemana saja Sang Deuk setelah ia keluar dari penjara.


Ternyata benar, Sang Deuk mengalami kecelakaan. Dan Jung Woo melihat siapa yang ada di dalam mobil yang menabrak Sang Deuk. Dan ia melihat betapa ketakutannya gadis itu, yang bahkan menurut petugas yang menemaninya, gadis itu seperti melihat hantu.


Di mobil, Jung Woo terlihat berpikir. Di tangannya ada foto rekonstruksi wajah Soo Yeon yang dewasa yang berbeda dengan Zoe, tapi ucapan dan tindakan Zoe sangat mirip dengan Soo Yeon. Ia bertanya-tanya apakah Zoe itu sebenarnya adalah Soo Yeon?


Soo Yeon pergi ke butik Mi Ran. Ia melihat baju-baju yang ada di toko itu dengan kesal. Ia akan masuk ke dalam toko itu, namun urung karena ada sebuah payung kuning memayunginya.


Jung Woo tersenyum dan bertanya apakah ia sudah terlambat?


Soo Yeon menatap Jung Woo heran. Jung Woo mengingatkan kalau mereka seharusnya bertemu di CafĂ© tepi sungai Han. Jung Woo memutar payungnya hingga label nama Soo Yeon bisa dilihat Soo Yeon dan berkata, “Sepertinya hari ini tidak hujan.”


Soo Yeon mengingatkan kalau Hyung Joon sebentar lagi akan datang.Tapi menurut Jung Woo, ia duluan yang membuat janji dengan Zoe. Jung Woo meraih tangan Zoe, tapi Zoe menepisnya dan mengatakan kalau sebentar lagi ia akan bertunangan. Mendengar hal itu Jung Woo mengkonfrontir, bukannya Zoe sudah bertunangan dengan Harry? Mana yang benar?


Soo Yeon tak menjawab malah menyuruh Jung Woo minggir. Dan Jung Woo pun bertanya lagi, “Apakah kau memang tak menyukai ini atau kau pura-pura tak suka? Aku ingin tahu mana yang benar agar aku bisa minggir.


Soo Yeon tetap tak menjawab dan menyuruh Jung Woo untuk minggir. Bertepatan dengan itu Hyung Joon datang dan melihat mereka berdua.


Jung Woo tak mau minggir dan Soo Yeon pun berbelok untuk berjalan, tapi Jung Woo menghentikannya dan menantangnya, "Teman rahasia itu membosankan. Bagaimana dengan pacar rahasia saja?"


Payung yang Jung Woo pegang miring sedikit dan menghalangi pandangan Hyung Joon.


Komentar :

Saya baru menyadari kalau satu tahun lagi, Jung Woo dan Soo Yeon genap bersama-sama hidup bersama ibu. Sejak dari bayi hingga ia berusia 15 tahun, Soo Yeon hidup bersama ibu. Sedangkan Jung Woo tinggal bersama ibu sejak ia berusia 15 tahun hingga 14 tahun kemudian. Jadi mungkin bisa dipahami mengapa Jung Woo sangat dekat dengan ibu Soo Yeon.

Wajar jika Jung Woo dapat mengerti perasaan ibu Soo Yeon lebih dalam dari Soo Yeon sendiri. Apalagi selama hidup dengan suaminya yang suka melakukan KDRT, ibu tak bisa berfungsi menjadi ibu normal. Saat mereka tinggal di rumah Detektif Kim, ibu bisa menunjukkan rasa sayangnya pada Soo Yeon. Namun itu hanya sesaat saja.


Maka bisa dipahami pula mengapa Soo Yeon sangat sakit hati melihat ibu tidak menaruh perhatian sedikitpun tentang berita kematian Sang Deuk. Lain halnya dengan Eun Joo dan Jung Woo. Mereka sudah paham kalau ibu berkata A biasanya berarti B.

Teringat betapa hangatnya keluarga yang tak memiliki hubungan darah itu, membuat saya semakin kasihan pada Soo Yeon.

Bersambung ke Sinopsis I Miss You Episode 8

20 comments :

  1. $_$ 45 milyar booo... pantes aja bank jd geger.. wkwkwk...45milyar mau beli pulau bang Hyung joon???

    ReplyDelete
  2. @ppyong pyong: hyung joon mau ajak aku kencan buat refreshing abis anak2 ujian XD (ckckck kencan di bulan kali ya pake uang sebyk itu)

    Dee, fighting buat EHB kakak^^ kakak, fighting yaaa, semangat!!

    ReplyDelete
  3. Aku agak lupa, soo yeon tau ngga sih kalo hwang mi ran itu ibu tiri jung woo?

    ReplyDelete
  4. Setelah melihat ep 8 ky nya yg bunuh sang deuk bener soo yeon degh :)
    Ngeliat micky yoochun tiap meluarkan air mata dapet terus feelingnya :)
    tp yoochun lebih cocok sama han ji min snyum mereka sama bgt :)(maaf agk melenceng)
    Tp terlihat Han jun woo begitu melindungi soo yeon yg dikejar2 polisi apa karna pembunuhan sang deuk yah??(liat di teaser)
    sorry mba dee kepanjangan :)

    *stefanny

    ReplyDelete
  5. feeling aku juga kayakny yang bunuh sang deuk tu sih soo yeon deh. . .
    btw,
    si yoo eun hye ny cantikan waktu maen di lie to me y dari pada di ni drama. .
    *abaikan*^^
    makin penasaran ni sama ni drama,
    mb dee keep fighting y. . .

    kalo dalam bayangan aku sih,
    mungkin mb dee ni kayak ibu baek seung jo di playfull kiss,
    ahjuma ahjuma yang hobby ngeblog. . .
    hehehe^^

    ReplyDelete
  6. Tengkyu Dee..
    Aq masih percaya kalo SY ga ngebunuh..tp yg dituduh emang dia karena ada bukti yg mgkin sengaja di buat sama pembunuh sebenarnya
    Dan drama ini tentang SY yg selalu jadi korban penderita dr kecil kan..dan JW yg mencoba melindungi
    Lihat Yoochun super ganteng jd melting sendiri..
    Hah..ga kuat(he..)

    ReplyDelete
  7. Mba Dee.... Aku mau jawab quiz detektifnya tp ga ada jawabannya...
    Menurutku yg bunuh Sang Deuk si 'Ibu Cleaning service alias 'dayang choi' ........Hehehe.....ngasal ya? Ga tau nih
    Aku ngeliatnya mencurigakan banget....
    Nyebut2 nama anaknya (Bora?) terus tp HJW sendiri ga pernah liat...
    Terus kok masalah tangannya dibahas bangt deh, jgn2 ada hubnya
    Pokoknya keliatan ada sesuatu deh, secara dia kan aktris terkenal
    Pasti berperan penting disitu.....bukan cuma bersih2...pasti ada hubnya ma si raper.......sory ya kalo ngasal...^^

    ReplyDelete
  8. hehe restonya si ibu emank resto nya So Woo Hwan ama Go Eun Sung...mereka jadi rekan kerja dunkz....wkwkwkwkwk...
    lipstiknya Soo Yeon pas adegan akhir warnanya wow...merah banget jadi inget Gwen Steffany...
    maaf mbak dee koment q kayaknya gak ada hubungannya ama critanya sama sekali..hehe

    ReplyDelete
  9. Aku yakin bukan soe yoon yg bunuh dia kan bilang gak bakal bunuh org inget gak?

    ReplyDelete
  10. Kayaknya yg bunuh itu sutradara nya deh mbak... Wkwkwkwkwk
    Terlalu jelas yah... Xixixi
    Tapi saya sangat teramat penasaran dgn kisah akhir akang Jung Woo. Semoga hasil yang ia dapatkan setimpal dengan cobaannya 14 tahun itu...

    ReplyDelete
  11. @mba Fanny n mba Dee... aq ingetnya mi ran itu bukan ibu tiri hyun joong, tp istri tae joo alias ibu tirinya joong woo. Jd Mi ran kakak iparnya hyun joong dong. Kan ibunya hyun joong ibu tirinya tae joo yg usianya sepantaran sama tae joo sndri..
    Ya gak sih? Coba baca lg ep 1... koreksi kalo aq salah,hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yupz, bener banget.. :D

      Delete
  12. Smp ep 8, aku jg msh gak sreg dgn pasangan Yoo Chun - Eun Hye. Beda banget waktu nonton SKKS dan RTP yg rasanya langsung sreg dgn pasangan Yoo Chun.
    Tapi aku suka script drama ini, jadi teteup ngikutin, walaupun sempet terganggu dgn warna lipstick SY yg menurutku terlala menor :-)

    Thanks recapnya Dee, salut msh meluangkan waktu utk ini, ditengah kesibukan si Sulung yg mau EHB. Keep fighting ^_^

    -anit-

    ReplyDelete
  13. ada yg tau ngga ratting terbaru dri IMY?..
    makin seru

    ReplyDelete
  14. episode 8'nya mba...??????



    _amy_

    ReplyDelete
  15. pas baca di awal trus liat di youtube wuihhh menegangkan pantes aja ya kalo si SY dendam banget sms jw halahh haduh sebenrnya aku gak begitu suka masalah dendam deh tapi apa daya karena dari awal ngitkutin yo wes laah ngikut ajaaa meski hati berdebar debar halaah *lebay wkwkwkwwk
    semangat mb deeeeee i tunggu sinop selanjutnyaaahhh wkwkwkw *
    jadi ceritnya anonton di yutub dulu trus baru baca sinopnya becos karena ai gak lancar boso english wkwkwkwwkwkk

    salaaaam kenal penuh cinta wkwkwk

    ICA

    ReplyDelete
  16. kl menurut ku kykynya bukan sy yg bunuh soalnya dia liat sang deuk aja smp histeris gt gmn smp bunuh ..mgkn dia rencana emang mau ngebunuh sang deuk tp udh ada org lain yg bunuh dl.trs si sy liat sapa yg bunuh mknya dia jd gemetaran..perkiraan ku..lanjut mb dee..penasaran..hahaha ^^

    ReplyDelete
  17. Yaeah mantep nih sinopsis Trims yah

    ReplyDelete
  18. nama asli eun jo siapa ya?
    rasanya aku prnh liat didrama apa itu ya?
    lupa aku

    ReplyDelete
  19. @pipit : yang jadi eun joo jang min in ae. yang plg aku ingat sih dia main di Soulmate, jadi cewek yang punya black diary, yang ngerebut pacarnya Soo Kyung. Cuman entah kenapa, setiap liat mukanya dia aku selalu keingetan ama Lee Jia.

    ReplyDelete