May 24, 2012

Spoiler Rooftop Prince Episode 19 : Satu Demi Satu ...

Sinopsis Rooftop Prince Episode 19

Seperti biasa, spoiler ini seperti sinopsis singkat-nya Rooftop Prince episode 19 . Tapi saya masih ingin membuat sinopsis yang cukup lengkap. Belum ready to move on karena hari ini Rooftop Prince tamat.

Spoiler Rooftop Prince Episode 19


Melihat Yi Gak dalam bahaya, Park Ha mendorong Yi Gak ke samping. Tapi ia tak sempat untuk menghindar. Tae Moo pun tak sempat mengerem.


Park Ha pun tertabrak hingga ia terlempar ke sungai.


Tae Moo kaget, menyadari usaha membunuh Yi Gak (yang kesekian juta kalinya) gagal. Ia memundurkan mobilnya, menjemput Se Na yang masih shock ketika keluar dari balik semak-semak dan langsung kabur.


Sesaat, Yi Gak terpaku melihat tubuh Park Ha yang sekarang ada di dalam danau. Sama seperti yang ia lakukan saat melihat mayat Putri Mahkota, ia berlari untuk menyelamatkannya.

Sinopsis Rooftop Prince Episode 19

Tapi berbeda dengan saat di Joseon, kali ini tak ada yang dapat menghentikannya. Ia buru-buru lari masuk ke dalam danau dan meraih tubuh Park Ha.


Ia memanggil Park Ha berulang-ulang seperti sebelumnya, saat di gudang dan di truk berpendingin. Tapi the third takes the charm. Kali ini, Park Ha tak terbangun. Park Ha tak dapat mendengarkan teriakan Yi Gak.


Park Ha pun dilarikan ke rumah sakit.


Se Na masih terpukul atas kejadian kemarin malam. Saat ia ditelpon oleh Yi Gak yang memintanya untuk bertemu, Se Na menyetujui untuk menemuinya tanpa sepengetahuan Tae Moo.


Yi Gak mengajak Se Na untuk mengunjungi Park Ha yang tak sadarkan diri. Ia menceritakan kondisi Park Ha yang sekarang. Karena tabrakan kemarin, Park Ha terluka dan tabrakan itu melukai hatinya. Sekarang ia membutuhkan donor hati agar terselamatkan.

Dan yang dapat menyelamatkan hanyalah Se Na, saudara kandungnya. Walaupun tahu yang ia katakan tak benar, tapi Se Na mengelak kalau ia tak memiliki hubungan apapun dengan Park Ha. Ia pun beranjak pergi.


Tapi Yi Gak menghentikannya. Di taman rumah sakit, ia mengingatkan Se Na kembali tentang reinkarnasi yang dulu pernah ia tanyakan. Ia membuka rahasianya, kalau mereka pernah bertemu di kehidupan sebelumnya.

Dan di kehidupan sebelumnya, reinkarnasi Park Ha telah mengorbankan nyawanya dan menyelamatkan hidup reinkarnasi Se Na. Dan sekarang, Park Ha pun juga seperti itu. Walaupun ia tahu kalau Se Na berbuat jahat padanya, ia tak melaporkan Se Na pada polisi. Bukan hanya untuk kepentingan Yi Gak, tapi ia tahu karena ia mengkhawatirkan Se Na. 

Yi Gak memberikan kunci rumah dan memory card pada Se Na. Itu adalah bukti-bukti kejahatan Se Na dan Tae Moo. Tapi ia sudah tak peduli akan hal itu. Yang ia inginkan adalah keselamatan Park Ha.


Se Na tak ingin mendengar lebih banyak lagi. Yi Gak menahannya lagi. Tapi kali ini tangannya tak dapat menyentuh tangan Se Na. Dan Se Na pun melihatnya. Ia yakin ucapan Yi Gak tak main-main.


Se Na semakin terpukul mendengar cerita Yi Gak. Ia pulang dan menemui Tae Moo yang telah menunggunya. Malam ini mereka akan kabur dengan feri. Tapi Se Na menceritakan hal ini pada Tae Moo. Betapa Park Ha terluka parah dan sangat membutuhkan donor hati darinya.


Informasi Se Na ini malah membuat Tae Moo senang. Ia menelepon Yi Gak dan mereka pun bertemu.


Ternyata telah terjadi kesepakatan antara mereka berdua. Se Na akan mendonorkan hatinya sementara Yi Gak menyerahkan warisan nenek untuknya.


Namun Tae Moo tak pernah berniat menyuruh Se Na untuk mendonorkan hatinya. Berpura-pura mengajak Se Na ke rumah sakit, Tae Moo malah mengarahkan mobilnya ke arah pelabuhan.


Se Na yang akhirnya mengetahui hal ini, menekan nomor missed call terakhir yang berasal dari Yi Gak. Yi Gak mengangkat telepon dan mendengar percakapan Se Na dengan Tae Moo yang mengatakan arah kepergian mereka malam ini.


Buru-buru Yi Gak melarikan mobilnya ke pelabuhan. Dan kedatangannya mengejutkan Tae Moo.


Tae Moo langsung menduga kalau Se Na yang memberitahukan Yi Gak. Ia menarik Se Na karena kapal akan segera berangkat. Tapi Se Na memberontak. Yi Gak membantu Se Na melepaskan diri dan menyuruh Se Na untuk segera memakai mobilnya untuk segera berangkat ke rumah sakit.


Tapi Tae Moo menghalangi mobil Yi Gak, sehingga Se Na tak berani menggerakkan mobilnya.


Untungnya ketiga Joseoners datang membantu. Young Sul menawarkan diri untuk membantu tapi Yi Gak menyuruh mereka untuk mengawal kepergian Se Na ke rumah sakit.


Satu lawan satu. Tae Moo dan Yi Gak berkelahi. Hampir saja Yi Gak berhasil mengalahkan Tae Moo, jika saja kakinya tak terjepit bongkahan kayu.


Tae Moo tak langsung menghabisi Yi Gak dan malah menyuruh Yi Gak untuk mengucapkan kata-kata terakhirnya. Yi Gak bertanya mengapa Tae Moo mencelakakan Tae Young. Tae Moo tersenyum sinis dan berkata kalau ia selalu menginginkan Tae Young untuk lenyap.

Diam-diam Yi Gak mencoba melepaskan kakinya. Saat Tae Moo mengayunkan kayu untuk menghabisi Yi Gak, Tae Young berkelit dan memukul balik.


Mereka berkelahi lagi, namun tak lama karena beberapa polisi berdatangan mengepung mereka.


Rupanya hal ini telah direncanakan oleh Yi Gak. Polisi dengan mudah meringkus Tae Moo dan Yi Gak menyerahkan recorder pada polisi, rekaman atas kejadian yang baru saja terjadi.

Sinopsis Rooftop Prince Episode 19

Se Na bersiap-siap untuk mendonorkan hatinya pada Park Ha. Berbaring bersebelahan, Se Na menggenggam tangan Park Ha yang masih belum siuman seolah ingin meminta maaf atas semua yang telah terjadi.


Operasi sepertinya berhasil dilakukan. Yi Gak menunggui Park Ha hingga Park Ha yang belum siuman.

Akhirnya Park Ha membuka mata dan kalimat pertamanya pada Yi Gak adalah, "Apakah kau baik-baik saja?"


Kata-kata itu membuat Yi Gak tersenyum, "Kau gadis bodoh. Bagaimana mungkin kau malah mengkhawatirkanku di saat seperti ini. Saat kau tak sadarkan diri, aku bahkan tak merasa hidup. Jangan lakukan hal seperti ini lagi, ya. Mulai sekarang aku yang akan melakukan segalanya untukmu."


Park Ha mengulurkan tangan, memintanya untuk selalu memegang janji itu.


Yi Gak menemui Taek Soo dan memintanya untuk mengurus perusahaan sampai Tae Young sadar kembali. Taek Soo berterima kasih pada Yi Gak karena telah menyelamatkan perusahaan, "Bagi kami, kau adalah Tae Young yang sebenarnya."


Se Na menemui Park Ha untuk pamitan. Ia akan menyerahkan diri pada polisi dan meminta Park Ha untuk selalu sehat. Ia pun pergi meninggalkan Park Ha. Tapi Park Ha memanggilnya kembali, "Kakak, aku akan selalu menunggumu."


Di depan lobi, ibu dan CEO Jang mengantarkan kepergian Se Na yang akan pergi ke kantor polisi. Se Na tak mau diantar, ia ingin pergi sendiri. Dengan berkaca-kaca, Ibu memeluk putrinya dan berkata, "Kau telah menyelamatkan Park Ha dan kau telah mulai membayar kesalahanmu. Polisi juga tahu hal itu. Jangan terlalu khawatir. Kau memiliki 2 ibu yang paling kuat di Korea ini."


Tangis Se Na pecah, dan ia semakin terisak-isak saat CEO Jang ikut memeluknya.


Keempat Joseoners tahu waktu mereka semakin sedikit, dan mereka berniat untuk membayar kebaikan hati Park Ha dengan memberikan sesuatu untuknya.


Dan ketiga Joseoners mengumpulkan uang dengan cara mereka sendiri. Young Sul menjadi aktor bela diri, Chi San bermain gayageum di jalanan, dan Man Bo menulis naskah.


Ketiganya sangat populer hingga mereka mampu mengumpulkan uang untuk membeli sebuah cafe. Mereka bekerja sama membersihkan cafe itu. Bahkan sang pangeran juga mau mengepel lantai.


Park Ha akhirnya keluar dari rumah sakit. Cafe telah siap dan mereka sekarang pergi menuju cafe untuk memberikan hadiah itu pada Park Ha.


Saat mobil masuk ke terowongan, cahaya menggelap dan temaram. Saat mobil telah berada di ujung terowongan, Man Bo dan Young Sul berteriak terkejut karena Chi San telah menghilang.


Buru-buru mereka pulang ke rumah, menduga kalau Chi San kembali ke rumah loteng.


Tapi mereka malah menemukan kalau Chi San telah menghilang dari foto kenangan.


Waktu semakin singkat. Park Ha mengundang Yi Gak untuk datang ke bukit tempat mereka biasa bertemu. Yi Gak datang memenuhi undangan Park Ha.


Dengan senyum ceria, Park Ha berkata memanggil Yi Gak dengan Yi Gak-ssi. Bukan panggilan Yang Mulia atau  'bodoh' seperti yang biasa ia gunakan. Dan ia meminta Yi Gak untuk hanya berkata, "Mmmhhh" sebagai ungkapan setuju.


Park Ha pun bertanya, "Kau menyukaiku, kan Yi Gak ssi?"

"Mmmhhh."

"Aku juga menyukaimu."

"Mmmhhh."


Park Ha menutup matanya, mencoba mengumpulkan keberaniannya dan bertanya, "Maukah menikah denganku?"

Aww... so sweet yet so sad.


Yi Gak terpana dan hanya dapat memandang Park Ha. Karena tak ada jawaban, Park Ha membuka mata dan berkata, "Menikahlah denganku. Aku sedang melamarmu. Kau tahu kan apa arti lamaran? Meminta seseorang untuk menikah. Di Joseon juga ada kan hal seperti ini? Kau hanya perlu berkata 'mmmhhh'


Yi Gak membawanya pergi ke cafe yang akan menjadi milik Park Ha. Mereka berasal dari dua jaman yang berbeda. Mereka menyadari kalau sebentar lagi mereka akan berpisah. Maka ia telah menyiapkan cafe ini untuk Park Ha.


Tapi Park Ha tak mau. Ia dapat menghidupi diri sendiri dengan caranya sendiri. Ia tak mau hadiah seperti ini. Ia hanya ingin menikah dengan Yi Gak. Ia tahu waktu mereka sudah semakin singkat. Makanya, ia ingin melewatkan waktu sebagai suami istri meski hanya satu hari saja.


Yi Gak tak mau karena ia tak mau meninggalkan kenangan pahit untuk Park Ha. Tapi bagi Park Ha, kenangan itu bukanlah kenangan pahit dan tidak menyakitkan. Ia ingin menikah, dan ia ingin menikahi Yi Gak. 


Tapi Yi Gak menolak dan meminta Park Ha untuk tak keras kepala. Menahan agar air matanya tak keluar karena Yi Gak tak mengabulkan permintaannya, Park Ha pergi meninggalkan Yi Gak.


Park Ha menghabiskan waktunya seharian dengan bekerja, bekerja dan bekerja. Man Bo dan Young Sul mengkhawatirkan kondisinya.


Mereka, yang kemana-mana membawa ransel karena takut sewaktu-waktu mereka akan menghilang, melaporkan hal ini pada Yi Gak.


Man Bo berlutut pada Yi Gak meminta maaf atas kekurangajarannya untuk bertanya padanya, "Apakah Yang Mulia membuat marah Park Ha dengan menjaga jarak dengannya karena takut Yang Mulia akan menghilang?"


Young Sul pun ikut berlutut karena ingin memberikan nasehatnya, "Seorang pria tak pantas melakukan hal seperti ini."


Yi Gak pun menemui Park Ha yang akan menjemur baju. Dengan nada keras ia berkata, "Apakah kau merasa lebih baik dengan membuatku mengkhawatirkanmu terus menerus? Baiklah, aku akan menuruti permintaanmu."


Tapi Park Ha belum mengerti maksud Yi Gak. Setelah Yi Gak berkata kalau ia akan menikahi Park Ha, baru Park Ha mengerti. Dan mereka pun berpelukan bahagia.


Yi Gak mengajak Park Ha untuk pergi ke istana tempat ia bermukim di jaman Joseon. Di bawah sebuah gazebo, ia menggali tanah dibawahnya dan tersenyum saat ia menemukan apa yang ia cari. Sebuah keping giok yang dulu pernah ia kubur saat ia kecil. 


Ia memberikannya pada Park Ha. Park Ha menjadikan keping giok itu sebagai bandul dan meminta Yi Gak untuk memasangkan pada lehernya. 


Tanpa membuang waktu, mereka langsung mempersiapkan pernikahan. Gedung pernikahan telah dibooking dan mereka melihat-lihat tempatnya. Young Sul dan Man Bo bahkan telah menghafalkan wedding march dan menyanyikannya saat Park Ha dan Yi Gak berpura-pura berjalan menuju pelaminan.


Selesai melihat-lihat, mereka pun meninggalkan ruangan dan masuk ke dalam lift.
Tak disangka, lift macet dan lampu otomatis padam. Ketika lift kembali bergerak dan lampu menyala kembali, hanya tinggal Yi Gak dan Park Ha.


Man Bo dan Young Sul telah menghilang.


Yi Gak meraih tangan Park Ha, menggenggamnya kuat tak ingin melepasnya. Tak ingin kehilangan. Ia belum siap untuk menghilang. 


Mereka terpaku diam dalam lift yang membawa mereka turun. 


Sepanjang hari mereka habiskan berdua. Tak mengungkit-ungkit kejadian di lift itu, tapi kedua tangan mereka tetap saling menggenggam. 


Bahkan ketika akan tidur, mereka berbaring saling menggenggam. Yi Gak tak lepas-lepas menatap Park Ha. Ia meminta maaf dan berterima kasih pada Park Ha, membuat Park Ha semakin sedih. Ia tak ingin mendengar kata-kata itu dari Yi Gak.


Maka Yi Gak berkata, "Aku mencintaimu."


Mereka pun menyiapkan pernikahan mereka sendiri. Di rumah loteng mereka. Park Ha memberikan kalung berbandul keping emas yang mirip dengan kalung keping gioknya. Ia memakaikan kalung itu di leher Yi Gak, dan Yi Gak berjanji akan selalu memakainya.


Di halaman rumah loteng yang telah mereka hias dengan bunga,  mereka pun mengucapkan janji pernikahan.


Park Ha memulainya dengan berkata, "Saya akan menjadikan Yi Gak sebagai suami saya,"

Dan Yi Ga pun meneruskan, "Saya akan menjadikan Park Ha sebagai istri saya,"

"Akan selalu mencintai,"

"Akan selalu menghargai,"

"Sampai kematian memisahkan kami,"

"Kami akan selalu bersama selamanya."


Dan mereka pun berkata bersama-sama, "Janji."


Yi Gak mencium Park Ha yang tak kuasa menahan air matanya. Dan seakan ciuman itu adalah kunci pembukanya, disaksikan Park Ha, tubuh Yi Gak perlahan-lahan menghilang.


Park Ha terpaku, tak mampu menggerakkan badannya. Tapi Yi Gak mengangguk perlahan padanya, menenangkannya. Park Ha mengangguk, seakan mampu melepas Yi Gak tapi air matanya terus mengalir di pipi.


Yi Gak yang semakin menipis mengulurkan tangan, membelai pipi Park Ha ingin menghapus air mata itu. Tapi ia semakin tipis dan tipis..


.. hingga menghilang dari pandangan Park Ha.


Tangis Park Ha pecah dan berkata pada udara yang mengelilinginya, "Apakah kau sudah pergi? Apakah kau dapat mendengarku? Harusnya aku mengucapkan selamat tinggal padamu. Harusnya aku berkata jaga dirimu baik-baik.."

Tak ada jawaban.


Hanya tiba-tiba angin datang dan menerbangkan kelopak-kelopak bunga mawar pergi.


Komentar : 


Apakah angin datang membawa kalimat terakhirnya? 


Angin, katakan padanya kalau Park Ha akan selalu bisa menjaga dirinya sendiri. Katakan padanya kalau ia juga harus menjaga diri baik-baik.

Angin, katakan padanya kalau Park Ha akan menyimpan cinta ini selamanya.

56 comments :

  1. hahaha,, jadi bener ya mbak,, Senna mau nyerahin diri ke polisi,, aku kira mw pergi keluar negeri,, semalem subnya ga lengkap, jadi bingung sendiri,, Wah,, malem ini episot terakhirnya,, semoga happy end dan gak open ending,,,

    ReplyDelete
  2. (T_T) Huaaaaaaaaa. . .
    gk rela bgt klo Yi Gak kmbali k Era Joseon.....
    Pnasaran,, gmn y ending ny ??
    Yo,, Fighting Mbk dee . .

    ReplyDelete
  3. aaaaaazzzzz gimana tamatnya inii :")

    ReplyDelete
  4. siang mbak Dee..
    salam kenal.. ^^
    selama ini aku cuma SR, cuma pengen bilang thank you spoiler-nya.. ^^

    ReplyDelete
  5. Huahhhh, park ha sama yi gak akhirnya menikah, ga sampe beberapa menit udah menghilang aja.
    berarti episode terakhir kembali ke jaman joseon ya.

    ReplyDelete
  6. nangis baca spoilernya mbak dee...
    ternyata sena pny hati nurani jg..
    klo yi gak plg trz park ha sm siapa donk...
    :'(

    ReplyDelete
  7. semoga akhir yh happy,sedih eps ini T__T

    ReplyDelete
  8. so sad...liat Park Ha nangis.. tapi jadi gak sabar nunggu malam, endingnya.. masih ngarep Park Ha ama Yi Gak, mungkin gak ya..

    ReplyDelete
  9. ending yang menyedihkan berbanding terbalik sama rooftop yang udah sangat cantik,, penegn lee gak tetep sama park ha. tae young tukeran posisi donk sama lee gak ^^

    ReplyDelete
  10. ya ampun... aku sampe nangis, padahal aku belum nnton filmnya yang episode 19..

    ReplyDelete
  11. Mbk dee,,bru baca sinopnya ja air mataQ da jatuh,,so sad...

    ReplyDelete
  12. Aq mengeluarkan air mata. disaat Yi gak ingin menghapus air mata Park Ha tp tak berdaya karna tubuhnya semakin menipis. Ini sangat menyentuh perasaan saya mba. huaaaaaa

    ReplyDelete
  13. di episode 20 kisashnya kembali ke zman joseong ya ......
    pgen liat tae moo dizaan joseong .... apa tae moo ttp jd sepupunya Yi gak.....
    emmm gx sbr epsode terakhir....

    ReplyDelete
  14. Dear mbak Dee...
    aku selalu membaca sinopsismu, tapi nggak pernah ngasih komentar.
    Episode ini benar-benar nyesek...Mungkin kelopak bunga yang berterbangan menandakan bahwa Tae Yong sadar....Aku sudah nonton videonya di epdrama, tp lom ada subtitlenya. Thank you mbak Dee..
    Nggak sabar nunggu episode 20.

    ReplyDelete
  15. Acha acha hwaitiiiingggg
    Makasih sinopsis atopun spoilerx..keren buanggggeetttt...top markotop
    salam kenal ya mba dee...mmmyaccchh

    -M.J-

    ReplyDelete
  16. mbak dee,,,,,,ini nonton dimana?gambarnya kurang baik.tapi ceritanya ampun......aku belum sempat nonton....sedih banget ......nangis bombay diepisode terakhir.

    mudah2an endingnya happy ending ya...^^
    mksh udh ngasih spoilernya ep 19nya

    ReplyDelete
  17. jangann kembali ke joseon...
    hiks hiks hiks

    knp mereka kembalinya satu persatu?
    waktu ke jaman modern mrk kan sama-sama!
    kalau mereka kembali ke joseon apakah mereka menggunakan baju jaman modern?
    menurutku kalau mrk kembali ke joseon, mereka akan berada di mana saat mrk hilang.

    makasih spoilernya

    ReplyDelete
  18. aduh... aku nangis -___-

    ReplyDelete
  19. mbak dee makasi buat spoilernya..

    wah,sepertinya waktu yi gak pergi, si tae yong sadar kali...

    ReplyDelete
  20. nti malem ep terakhir ya . . . wah, lom rela klo tamat . . . huhuhu . . . ending yg bener unpredictable

    ReplyDelete
  21. btw, klo disini park ha selamat, trus yg di jaman joseon gmn nasib bu yong dan hwa yong ya?
    trus jawaban teka teki lee gak ap donk?

    ReplyDelete
  22. Teka tekinya akankah terjawab di episode 20?
    Gak sabar menanti >.<
    Happy ending harus!

    *diana*

    ReplyDelete
  23. klo parkha bisa selamat,ap mgkn buyoung jg sbnrnya selamat...?diselamatkan ayahnya,itulah knp ayahnya gak trlihat sedih... Tp kayaknya buyoung memang udah meninggal... Klo yongsul,manbo sllu gendong ransel kemanamana biar bisa dibawa ke joseon,,,knp yigak ga bisa bawa parkha ya.... Kasihan parkha ditinggalin...T_T klo yigak ga bisa brsama parkha,smga taeyoung bangun dgn memory yigak selama dijaman modern.... Gag sabar nunggu tamatnya,,, happy end pliiiiiiissssss.... Mbak dee ttp semangat nulis ya....semangatsemangatsemangat... Ditunggu sinopsis lengkap&detail'y,,, Thanks mbak dee...

    ReplyDelete
  24. Gubrraaaaaaaaakk.... alahaiiii..sediih bangetts. huhuhuhuh.. ga rela ga rela. :((
    malam ni eps trakhir. hhuhu

    ReplyDelete
  25. @all: thank you juga. Sedikit curhat: siang ini saya sempat bete karena macet di tol yang biasanya cuman 10 menit jadi 40 menit-an. Mana bensin udah tipis pula. Jadi setiap comment dan tweet yang masuk di handphone, selalu buat saya senyum-senyum. You really make my day, gals.
    So thank you ya..
    Banyak pertanyaan yang belum terjawab. Di epi 20, mungkin akan terjawab, mungkin juga nggak.
    Tapi karena ini drama fantasi, let us imagine what the drama doesn't tell us.

    Untuk ep terakhir, saya pernah melihat spoiler foto Yi Gak dengan pakaian Joseon di gazeboo tempat ia mengubur keping giok. Kaya mengambil sesuatu.
    Tapi setelah dihub dengan episode 19, mungkin ia tak mengambil, tapi menaruh sesuatu di bawah gazebo itu. Mungkin yang dikubur adalah kalung pemberian Park Ha. Dan mungkin setelah itu ia meninggal (makanya Park Ha menangis membaca sejarah Joseon) dan di jaman 2012 Tae Young sadar. *masih keukeuh jawaban teka-tekinya reinkarnasi* Tae Young pergi menemui Park Ha, meyakinkan Park Ha kalau ia adalah Yi Gak. Park Ha tak percaya dan Tae Young membuktikannya dengan menggali bawah gazebo dan memberikan kalung keping emas pada Park Ha.
    Kayanya si happy ending. Karena di lagunya Jay Park selalu terucap happy ending. Jadi pasti happy ending *tebakan maksa*

    @Chasya : aku kemarin streaming, dan ngecapture gambar dari situ. Tapi entah kenapa streaming ku jelek banget. Jadi gambarnya seadanya. Makanya agak malu juga mau nampangin itu di postingan sinopsis. Nunggu dapat gambar yang bagus dulu. :)

    ReplyDelete
  26. hmmm..
    boleh jg tuh mbak..
    hehehehehe...
    tp kok lbh suka klo park ha sm yi gak ya?
    hehehehehe..
    mbak dee klo streaming dmn?

    ReplyDelete
  27. @winda: Cek ke twitter ku, ya..

    ReplyDelete
  28. twitter nya mbak dee apa ya??
    hehehehehe

    ReplyDelete
  29. http://www.twitter.com/deekutudrama liat twit ku yang terakhir.

    ReplyDelete
  30. Galau bgt dtambah king2hearts may unni fanny..season ini drakornya unpredictable n kelas nya naek smua..

    ReplyDelete
  31. *anggraini*

    maap ni mbk dee, cm mau tanya, ini spoiler apa sinop, panjang betull?!

    *hehehe...
    Tp gpp, seneng2 aja ko ad postingan rooftop prince.. Ga nyangka yi gak menikah sm park ha, ko ngerasa ganjal ya.. Kan dr 2 jaman berbeda.whateverlah, yg jelas ampe nangis2 bacanya..

    Hwaiting mbk dee..
    Ditunggu detail sinop scpatnya..

    ReplyDelete
  32. hiks...hiks...hiks... aq nangis baca spoiler nya mba dee... sedih banget episode ini... aq mau cepet beli dvd nya biar aq bis puas lihat yi gak sama park ha :D

    bagus dech akhirnya Se Na sadar... punya hati nurani jg..

    kapan sinop lengkap eps 19 nya keluar mba dee

    AQ dibuat nangis sma Mba Dee N mBA fANNy

    tanggung jawab loch :D
    SEMANGAT YACH MBA

    rENCana nya hbs ini mau buat sinop Drakor apa mba Dee?

    ReplyDelete
  33. mav dee makasie,,,,smangad,,smangad,,,


    vha2

    ReplyDelete
  34. baca spoiler aja bisa nangis, menghayati, apalagi nonton langsung, T____T

    kasian banget parkha, ngarepin happy ending bangetlah T___T

    ReplyDelete
  35. ahh,, RTP udah mau abis..jadi sedih.. :(
    tapi udah ga sabar tunggu episode 20'a.. hehe

    buat mba dee makasih ya mba.. fighting unnie!

    ReplyDelete
  36. Ditggu sinopsis nya bener2 sedih,

    ReplyDelete
  37. mbak, kok aku buka dari laptop gak bs ya?
    mlh bs nya buka dari hp..
    =.="

    ReplyDelete
  38. sedih banget T___T
    ditunggu sinopsis 20nya yah :)

    ReplyDelete
  39. akhirnya lotus juga jawaban teka-teki yi gak ^^ banyak yg jawab bener karena dikaitin sama nama bo yoong ^^

    wuuu bu young ambil manisan yg beracun buat nyelamatin pangeran ^^ dia minta supaya dia tukeran baju sama princess yg kakaknya sendiri

    chisan nggemesin... di joseon pgn makan hamburger ^^

    ~happy katrie~

    ReplyDelete
  40. aku pernah baca di salah satu forum, dia bilang kalo hampir di setiap episode ada ornamen kupu-kupu... sekitar 30 ornamen yg tersebar di berbagai tempat. ada yg di lantai, baju, pegangan lemari, jepit rambut, lukisan, dll.... hebat juga yach desainer dan tim kreatifnya... seperti mbak Dee yg jeli banget liat micky's symbols everywhere :)

    ~happy katrie~

    ReplyDelete
  41. sedih banget mba dee..



    semangat mba dee utk buat sinopsis RP epi 19 & 20

    ReplyDelete
  42. sampai episode 19 masih buat sy bertanya2,,, benar2 sulit ditebak.... stlh lee gak hilang ke joseon lee gak kembali lagi ke jaman modern gak??
    trs park ha sm tae young asli tidak?? tae young asli msh hidup atau sdh mati???
    semakin penasaran.................. sy tunggu ep. terakhir nya ya............ :) trmksh

    ReplyDelete
  43. ternyata juga waktu press conference, yochun udah make kalung emas pemberian park ha ^^

    ~happy katrie~

    ReplyDelete
  44. eh sorry... salah liat... abis kalungnya mirip... hihihi

    ReplyDelete
  45. gimana gimana gimana ? saya harus gimana, rasanya gak siap kehilangan Yi Gak :(
    move on.nya gimana ini ? huweee~ T.T
    mbak dee, lengkapnya d tunggu :D
    siapsiap nyesek ga bisa move on dari Yi Gak sama Park Ha,
    jeongmal gumawo mbak dee atas recapsnya,^^

    ReplyDelete
  46. nntn ep terakhir beneran berlinang air mata,,walaupun subnya ga jelas,,ga rela bener2 ga rela,,kenapa yigak ga blk lgi,,,hikss

    ReplyDelete
  47. Hikssss....duh ending nya nyesek banget buat yigak dan buyong ya....hiks hiks hiks...

    ReplyDelete
  48. uwahhhhhhhhh...sedihhh
    ka,ijin save gambarnya yah...mksih

    ReplyDelete
  49. mengharukan sekali..
    pingin tahu tanatnya gimana...

    ReplyDelete
  50. mbak dee, diriku beneran nangis pas lihat ending episode 19 seperti itu,

    ReplyDelete
  51. hiiks hiks T_T so sad
    baca sinopsisnya aja udh nyesek gini apa lagi filmnya yahh. soalnya kemaren baru nnton smpe episode 10. saking pensaran jadi nanya mbah google dan ketemu blog ini mbak.. ayoo mbak lanjutin saya tunggu yahh. pensaran ama endingnya. gimana yah wktu joseoners kembali ke masa mereka dengan gaya modern?? hahahhahaha

    ReplyDelete
  52. hiks..nangis bacanya.....mau onton pilm nya ah....baru baca aja uda berurai air mata....

    ReplyDelete
  53. -herichan-

    huhuhuhu...hikz...hikz...
    Berlingan air mata, antara sedih ceritanya n mau berakhir ceritanya. Padahal blm lama kita ngakak liat tingkah lucu mereka, eh masuk ending berderai air mata. Ga rela deh mereka balik ke joseon. Aduh jd pengen nyari dvdnya deh.

    ReplyDelete
  54. Aku dah liat semua episodenya,..aku nggak tau mau sedih ato senneng,..
    aku sedih soalnya yg meninggal bukan putri mahkota,tapi Buyong,adiknya,..
    sennengnya,tae yong sama park Ha di akhirann,..tp berubah jadi lee gak (?) . . . .wktu mereka ketemuan....

    ReplyDelete
  55. pada lebaaay plus alaay semua

    ReplyDelete