July 1, 2011

Sinopsis Lie To Me Episode 13

Rasanya seperti déjà vu. Merecap Lie To Me episode 13 ini seperti merecap My Princess Episode 14. Saat Yoon Ju memberikan espresso pahit pada Lee Seol dan menyadarkannya, sama seperti yang dilakukan Yoon Ju pada Ah Jung di episode ini.

Sinopsis Lie To Me Episode 13


Saat dipelukan Ki Joon, Ah Jung tak dapat menyembunyikan air matanya. Ki Joon bertanya apakah ada sesuatu yang terjadi hari ini? Ah Jung berkata kalau kata-kata Pak Menteri yang menyebutkan anggota Senat Park yang membuatnya merasa gundah.


Okee… saya pikir peringatan Menteri yang mengetahui tentang pernikahannya yang pura-pura yang membuat Ah Jung menangis sekarang. Ternyata bukan? 

Ki Joon menenangkan karena hal itu bukan masalah dan Ah Jung harus mempercayai Ki Joon. Ah Jung pun mengangguk. Dan Ki Joon mengajak Ah Jung pergi untuk melepas stress.


Cara terbaik untuk melepas stress? Makan. Dan mereka berdua makan makanan yang dijual di pinggir jalan.


Sementara itu Jae Bum dan So Ran merayakan perkawinan mereka kembali dengan menukar kado. Jae Bum memberikan jam tangan cantik berwarna ungu pada So Ran. Dan So Ran pun memberikan hadiah yang ukurannya lebih besar dari jam. Jae Bum pun kegirangan, dan bertanya-tanya hadiah apa yang diberikan So Ran kali ini?


Ternyata hadiahnya adalah buku. Jae Bum sedikit kecewa, tapi mungkin ini buku misteri yang ia inginkan selama ini? So Ran berkata kalau ia tak membelikannya, tapi menurut penjualnya, buku yang ia beli adalah buku bagus. Kemudian ia pamit untuk pergi ke kamar kecil. Jae Bum menduga ada kado lain yang disimpan di dalam kotak hadiah itu. Dibongkarnya semua serpihan-serpihan kertas didalamnya untuk mencari kado yang tersembunyai didalam kotak itu.


Ternyata memang hanya sebuah buku yang diberkan So Ran padanya.


Saat menuju kamar kecil, So Ran melewati keluarga Yoon Ju dan Tante yang sedang menunggu Ki Joon. Ia kemudian menelepon Ah Jung dan pura-pura menanyakan kabarnya. Ia lega mendengar Ki Joon bersama Ah Jung sekarang.


Namun percakapan itu terdengar oleh ibu Yoon Ju yang marah dan mengajak keluarganya pulang saat itu juga. Tante bingung tapi dapat menduga apa yang sedang terjadi.


Ki Joon dan Ah Jung melepas stress dengan cara kedua. Meninju dan memukul. Mereka pergi ke arena permainan dan memukuli karung tinju dan buaya yang muncul dari dalam. Ternyata, di Korea dan Indonesia, cara melepas stress sama, ya..?


Saat Yoon Ju menelepon, Ki Joon tak mengangkatnya. Saat Yoon Ju mengirim SMS, Ki Joon menyembunyikan SMS itu dari Ah Jung. Hal ini membuat Ah Jung menyimpulkan, jika laki-laki yang sedang kencan menyembunyikan SMS yang ia terima, pasti karena gadis lain. Dan Ah Jung mencoba melihat sekali lagi, tapi Ki Joon tetap tak mau memperlihatkannya.


Saat makan es krim, Ki Joon baru menceritakannya. Sebenarnya ia harus menghadiri sebuah pertemuan. Ah Jung bertanya apa pertemuan itu pertemuan urusan kerja atau urusan pribadi. Ki Joon tak menjelaskan lebih banyak, namun ia menjawab keduanya.


Ah Jung mengingatkannya kalau Ki Joon minta ia menceritakan apa yang ia lakukan dengan rinci, dan ia juga minta sebaliknya pada Ki Joon. Ki Joon mengakui kalau Park sebenarnya adalah ayah tiri Yoon Ju, dan dialah yang membuat Ah Jung menangis kan? Jadi bagaimana Ah Jung tahu tentang Park yang menjadi orang tua Yoon Ju?


Ah Jung tak mau menjawab, dan ganjarannya es krim yang ia makan mampir ke hidungnya. Ah Jung terbelalak melihat kelakuan Ki Joon yang kekanak-kanakan dan membalasnya. Terjadilah perang es krim.


LOL, lagu es krim, perang es krim, ada apa lagi nanti yang berkenaan dengan es krim?

Tante memarahi Ki Joon yang tak datang padahal telah berjanji untuk datang. Ki Joon tak memberikan jawaban pasti, yang membuat Tante menebak kalau Ah Jung lah alasan ketakhadiran Ki Joon.


Ki Joon berkata kalau ia akan meminta maaf pada orang tua Yoon Ju. Tapi ia menekankan kalau ia tak mau meminta bantuan ayah Yoon Ju. Masalah hotel World adalah masalahnya dan ia akan meyakinkan investor Chen dengan caranya sendiri. Ki joon meminta Tante untuk tetap mempercayainya mampu mengurus masalah ini.


Sementara itu salah satu teman Ah Jung dimarahi habis-habisan oleh atasannya karena tak berhasil menyelesaikan pekerjaannya. Saat istirahat, semua makan siang kecuali Ah Jung dan temannya tadi.


Ah Jung menelepon Ki Joon dan bertanya kelanjutan proyek Ki Joon dengan investor Chen. Ia juga menyebutkan tentang kemungkinan hotel World menjadi tempat diselenggarakannya Festival China dan Korea.


Dan teman Ah Jung mendengarkan percakapannya, walau kemudian berlalu pergi.


Ki Joon menemui investor Chen yang sebelumnya sudah didahului terlebih dahulu oleh ayah Yoon Ju. Saat Ki Joon dan ayah Yoon Ju bertemu, ayah Yoon Ju tak dapat menyembunyikan kekesalannya dan menyindir Ki Joon kalau ia merasa gembira dengan pertemuan kemarin.


Investor Chen sedang bermain mahjong dan menyuruh Ki Joon pergi kalau datang bukan untuk bermain. Ki Joon pun duduk dan meminta dibagikan kartu walaupun ia tak bisa memainkannya. Ia berkata kalau ia memang membohongi investor Chen atas pernikahannya. Tapi kebohongan itu terjadi karena rasa cintanya pada Ah Jung.


Sebelumnya, ia mengatakan tak pernah menikahinya (di depan Pak Menteri dan investor Chen) juga karena rasa cintanya. Walaupun saat itu jawaban mereka berbeda, tapi yang mereka rasan di hati mereka sama. Dan ia menyadari kalau kenyataan dan kebenaran adalah dua hal yang berbeda. Karena sebuah kebohongan, ia mungkin akan kehilangan banyak hal, tapi ia juga menemukan sesuatu yang membuatnya mampu melakukan segalanya bagi seseorang.


Ki Joon mengatakan kalau ia tak pernah berbohong dalam bisnis dan meminta investor Chen untuk menyelidikinya. Investor Chen bersedia melakukannya, tapi ia juga mengatakan kali ini Ki Joon harus bersaing dengan yang lainnya.


Di kantor, Ah Jung mendapat berita kalau yang mendapat tender untuk tempat Festival Korea China adalah Hotel World. Kecurigaan teman Ah Jung timbul kembali. Dan ia menyampaikan kecurigaannya pada atasannya, kalau Ah Jung telah dilobi oleh CEO Hotel World yaitu Hyun Ki Joon. Atasannya marah mendengar kecurigaan teman Ah Jung dan memintanya untuk bekerja kembali.


Tapi kecurigaan itu menular juga pada atasan Ah Jung saat Ah Jung menerima telepon dari Ki Joon, tapi menyingkir ke pojok ruangan, sepertinya akan melakukan pembicaraan yang rahasia.


Walaupun pembicaraan itu memang rahasia karena Ah Jung menggoda Ki Joon yang baru pulang dari rapat, dan Ah Jung menduga Ki Joon rapat dengan seorang wanita. Ki Joon hanya tersenyum dan berpesan agar Ah Jung langsung pulang setelah kerja agar tak diculik laki-laki iseng.


Seuk Bong mengajak Sang Hee dan Yoon Ju piknik ke taman, reunian, melihat pemandangan dan melukisnya. Seuk Bong mengamati kalau pemandangan yang mereka lihat tetap sama seperti dulu. Hanya oranglah yang berubah. Cinta juga dapat berubah.


Sepertinya Seuk Bong membawa mereka berdua bukan hanya untuk piknik. Karena kemudian Sang Hee dan Yoon Ju saling mengakui perasaannya. Sang Hee mengakui sepertinya cinta yang ia rasakan selalu seperti sebuah kejahatan. Dan Yoon Ju juga mengakui kalau mulanya ia menyalahkan Sang Hee. Tapi ia menyadari kalau sebenarnya Sang Hee sebenarnya adalah ujian baginya. Baginya dan Ki Joon. Tapi mereka tak lolos dari ujian itu.


Sang Hee memintanya untuk berubah, dan menjadi lebih cantik. Yoon Ju berjanji untuk berubah, karena ia tak ingin terluka lagi.


Ki Joon dan Sekretaris Hoon bekerja lembur mempersiapkan proposal untuk investor Chen. Saat itu Manager Park datang dan memberitahukan kalau mereka memenangkan tender Festival Korea – China. Mereka bergembira dan Ki Joon memberitahu Manager Park jika setelah ini mereka akan sangat sibuk karena investor Chen juga setuju untuk mempertimbangkan hotel World kembali.

Dan keesokan harinya Ki Joon masih sibuk mengurusi pekerjaannya. Kali ini masalah datang dari Ah Jung yang menghandle proyek Festival Korea – China, karena ada ketaksesuaian jadwal antara acara yang akan diselenggarakan oleh Kemenbudpar dengan waktu makan yang diadakan di hotel.


Mulanya Ki Joon menganggap  Ah Jung meneleponnya dan bercanda mengenai masalah itu. Tapi ia menyadari kalau Ah Jung mengatakan hal sebenarnya karena Ah Jung tetap menggunakan bahasa formal dan memintanya datang ke kantor untuk membahas masalah ini, jika tidak kerja sama mereka akan batal.


Maka dengan membawa segepok dokumen, Ki Joon mendatangi kantor Ah Jung walaupun Sekretaris Hoon mengeluh kalau Ah Jung tak seharusnya melakukan hal ini karena bukannya Ki Joon dan Ah Jung sedang pacaran?


Ki Joon datang ke ruangan Ah Jung dan menaruh dokumen itu dengan keras, membuat semua orang kaget. Apalagi saat Ah Jung dan Ki Joon berdebat menyalahkan satu sama lain, penyebab jadwal hotel dan acara saling bertubrukan. Sampai akhirnya atasannya harus menengahi mereka.


Saat makan siang, Ki Joon dan Ah Jung makan siang bersama. Ki Joon mengeluh karena Ah Jung menggunakan kekuasaannya untuk menyeret Ki Joon ke sini. Tapi Ah Jung tak mempermasalahkannya jika hal itu dapat membawa Ki Joon ke sisinya untuk makan siang. Hehehe..


Dan Ki Joon pun heran dan menggoda, mengapa Ah Jung merahasiakan hubungan mereka di kantor, sementara hubungan mereka sudah diketahui oleh pegawai hotelnya? Pada saat itu juga kedua rekan Ah Jung melihat mereka dan Ah Jung buru-buru berdiri dan mengucapkan selamat tinggal dengan sopan.


Malam itu, mereka berdua lembur di tempat yang berbeda, walaupun mereka tetap saling ber-SMS di sela-sela mereka bekerja. Dan saat Ah Jung selesai kerja, ia kaget melihat Ki Joon menunggu di depan kantornya. Ah Jung bertanya mengapa Ki Joon tak langsung pulang? Apakah Ki Joon tak lelah?

“Aku lelah karena seseorang. Tapi jika aku pulang, aku akan kangen pada orang itu. Dan malah membuatku semakin lelah.”
Aww.. 

Sambil menyentuh pipinya, Ki Joon mengatakan ingin menghabiskan hari ini bersama Ah Jung, membuat Ah Jung canggung, karena hari ini hanya tersisa malam. Dan? Ki Joon tersenyum geli menyadari kecanggungan Ah Jung, ia mengatakan kalau ia hanya ingin bersantai dengan Ah Jung.


Ah Jung menelepon ayahnya untuk ijin pulang lebih malam namun ia berbohong dengan menggunakan alasan pekerjaan. Untungnya ayahnya juga akan pulang malam karena harus lembur di kantor juga. Dan kemanakah Ki Joon membawa Ah Jung pergi?


Saunalah tempatnya. Salah satu alasannya adalah tempat itu salah satu tempat umum yang buka 24 jam. Ah Jung dan Ki Joon duduk dengan memakai handuk yang lucu, makan telur rebus yang harus dipecahkan ke atas kepala agar rasanya lebih enak, dan kemudian memutuskan masuk ke ruang pendingin.


Namun sebelum sampai ke tujuan, Ah Jung mendapati kenyataan kalau bukan hanya dirinya yang lembur di sauna, tapi ternyata ayahnya juga!


Kekeke..

Ayah dan anak itu langsung saling menuduh. Dan ayahnya langsung menuduh Ki Joon yang berani membawa putrinya pergi malam-malam tak menghiraukan lingkungan mereka. Bagaimana jika citra Ah Jung rusak dan ia tak dapat menikah? Ah Jung adalah putri yang berharga bagi ayah.


Hehehe.. ayah masih belum mengakui Ki Joon sebagai calon menantunya.

Ae Kyung langsung membela Ki Joon yang merasa senasib, tak dapat menikah karena tak mendapat restu dari anggota keluarga yang lain.


Di tempat lain ada pertandingan minum minuman bersoda, dan siapa yang meminum paling cepat, dialah yang menang. Mendengar kata minuman bersoda, Ki Joon langsung berbisik mengingatkan Ah Jung,“Seperti Cola?” yang membuat Ah Jung terkekeh geli.


Melihat pertandingan itu, ayah menatap Ki Joon dengan tatapan menantang. Dan dimulailah pertandingan minum kedua antara calon mertua dan menantu.


Kali ini si menantu tak kuat meminum softdrink itu, baru separuh botol, ia sudah KO. Dan ayahlah yang menang! Ah Jung berteriak gembira karena mendapat hadiah kedua berupa beruang besar. Dan Ae Kyung pun sama gembiranya karena mendapat vacumm cleaner.


Keesokan harinya, Ki Joon menemui investor Chen sebelum ia pulang ke China. Ia menyerahkan proposal proyeknya yang telah direvisi dan berterima kasih karena investor Chen memberikan kesempatan padanya sekali lagi. Entah nanti hotel World menang ataupun kalah, ia percaya suatu saat nanti investor Chen pasti akan bekerja sama dengannya.


Investor Chen beranjak pergi, namun ia kembali untuk bersalaman dengan Ki Joon. Sekretaris Hoon memperhatikan kalau mood investor Chen belum terlalu baik.


Kemudian Ki Joon menemui ayah Yoon Ju. Mula-mula ia minta maaf karena membuatnya menunggu saat makan malam yang lalu. Tapi makan malam itu adalah ide tantenya, bukan dirinya. Jika ia ingin mendapatkan proyek dari investor Chen, ia ingin mendapatkan dengan tangannya sendiri, karena hubungannya dengan Yoon Ju telah berakhir 3 tahun yang lalu.


Ayah Yoon Ju mengakui karena Yoon Ju bukan anak kandungnya membuat ia memperhatikan Yoon Ju lebih banyak lagi, dan ia sebenarnya ingin mendengar Ki Joon memanggilnya ayah mertua. Tapi Ki Joon bertanya retoris, apakah pohon yang mati dapat mengeluarkan bunga? Ayah tertawa dan mengakui pantas saja Yoon Ju menyukainya.


Tante bertemu dengan para direktur yang dipecat Ki Joon (melalui Manager Park) dan kemudian bertemu dengan Ki Joon yang akan pergi ke Cina untuk mencari investor baru. Tante tak menyukai keputusan Ki Joon tapi menyerahkan pada Ki Joon untuk menyelesaikan kekacauan ini walaupun ia sudah tak memiliki banyak waktu lagi.


Ah Jung menggoda Ki Joon yang selalu datang menemuinya di tempat kerja. Ia khawatir kalau ada yang melihat mereka berkencan dan Ah Jung belum siap menghadapinya. Ki Joon pun bertanya apakah Ah Jung malu? Bukankah dulu ia malah yang berbohong telah menikah? Tapi Ah Jung tetap tak mau membuka hubungan mereka karena ia adalah Pegawai Negeri Sipil.


Ki Joon tak mengerti apa hubungan antara berkencan dengan PNS? Ah Jung menjelaskan kalau ketahuan, hal ini akan menyebar di media massa.


Tapi hal ini sangat menyedihkan, karena ia akan sangat merindukan Ah Jung. Bagaimana mungkin  Ki Joon akan merindukannya kalau ia selalu ada di sisinya? Ternyata kedatangan Ki Joon kali ini adalah untuk pamit pergi ke Cina. Dan selama setahun.


Ah Jung kaget. Tapi ternyata itu hanya gurauan Ki Joon saja, karena Ah Jung tetap harus membiasakan dirinya yang akan sering pergi keluar negeri. Ah Jung balik bergurau kalau ia akan mencari pacar lain untuk mengisi kekosongannya, yang membuat Ki Joon berteriak kesal.


Ki Joon berada di bandara, bersiap-siap untuk pergi. Dan Ah Jung ternyata mengantarkannya dan memberikan pulpen keberuntungannya (yang ia dapatkan dari Ki Joon) dan meminta Ki Joon menggunakannya saat menandatangani sesuatu. Ki Joon pun beranjak masuk ke dalam ruang boarding namun mengingatkan Ah Jung kalau ia tak pergi keluar negeri untuk sekolah seperti dalam drama, dan ia pasti akan kembali.


Dan seperti menunggu saat yang tepat, ada berita yang tersebar yang memberitahukan tentang Ki Joon yang menggunakan pernikahan palsu untuk mendekati investor Chen dan mendapatkan proyek tersebut.


Yoon Ju yang kebetulan melihat berita ini di televise kaget dan langsung bertanya pada ibunya, apakah ini tindakan ayahnya? Ibu meyakinkan Yoon Ju kalau ayahnya tak mungkin melakukan hal ini. Tapi Yoon Ju ingin bertanya langsung pada ayah besok.


Sepertinya ini hasil karya para direktur yang tak suka karena mereka dipecat oleh Ki Joon.


Tante marah mendengar hal ini, dan malah curiga Ki Joon pergi ke Cina untuk menghindari berita ini. Sekretaris Hoon melaporkan kalau ia telah memberitahukan hal ini pada Ki Joon tapi Ki Joon tak menanggapi dengan serius. Tante semakin kesal dan menyuruh Sekretaris Hoon untuk menghubungi Ki Joon lagi.


Ah Jung kaget mendapati berita yang menghebohkan itu. Atasan Ah Jung heran, bagaimana mungkin Ki Joon mampu berbohong seperti ini?

Ah Jung segera pergi dan mencoba menghubungi Ki Joon, tapi tak ada hasilnya. Ia menuju ke hotel World dan mendapati kalau Sekretaris Hoon dan Manager Park pun mendapat hasil yang sama dengannya. Mereka berjanji akan menghubungi Ah Jung saat berhasil menelpon Ki Joon.


Saat berjalan keluar, ia bertemu dengan Yoon Ju yang ingin mengajaknya bicara. Menurut Yoon Ju, hal ini tak pernah terjadi pada Ki Joon sebelumnya. Dan Ah Jung pasti merasa tak nyaman dan terluka karena berita itu.


Tapi perasaan Ah Jung lebih pada menyesal dan menyesal sebesar-besarnya. Dan Yoon Ju memberikan pil pahit bertanya pada Ah Jung apakah ia pernah berpikir bagaimanakah menjadi istri Ki Joon?Ki Joon menanggung beban berat sejak kecil dan Ki Joon tak pernah mengeluh. Ah Jung bertanya apa maksud Yoon Ju?

Maksud Yoon Ju adalah setelah bertemu dengan Ah Jung, Ki Joon mungkin melihat dunia yang berbeda untuk pertama kalinya, dan Ah Jung yang menarik Ki Joon dari perangkap dunianya sendiri. Dan menjadi istri Ki Joon tak sesederhana yang dipikirkan Ah Jung, karena ia harus mau menyerahkan segalanya karena Ki Joon juga mungkin sudah kehilangan banyak hal karenanya.


Yoon Ju meminta Ah Jung memikirkan kembali masak-masak.

Hari ini pil pahit yang diterima Ah Jung tak hanya satu, tapi dua. Yang kedua berasal dari tante yang yang meminta Ah Jung untuk mengembalikan Ki Joon padanya. Saat ini adalah saat paling penting dalam kehidupan Ki Joon dan ia tak mampu membiarkan Ki Joon merusak masa depannya sendiri.


Ah Jung memahami ucapan tante dan berkali-kali minta maaf.

Selama perjalanan pulang, Ah Jung memikirkan ucapan Tante dan Yoon Ju. Saat duduk di bangku kenangan mereka, ia tak dapat menyembunyikan kesedihannya dan ia pun menangis.


Namun sesampainya di rumah, ia telah memutuskan kalau ia akan melakukan sesuatu. Ia menghubungi Jae Bum dan meminta nasihat hukum padanya. Ia meminta Jae Bum untuk menjadi kuasa hukumnya.


Keesokan harinya, ia pergi ke kantor dan menaruh surat pengunduran dirinya ke meja atasannya. Dan ia pun menuju hotel World. Manager Park berusaha menghentikannya, tapi Ah Jung tetap menemui para wartawan. Dengan suara lantang, ia berkata kalau Hyun Ki Joon tak berbohong.

“Kebohongan itu, aku yang melakukannya. Aku yang mengatakan kalau aku telah menikah dengan Hyun Ki Joon.”
Para wartawan pun ramai dan menanyakan siapa Ah Jung sebenarnya. Ia pun menyebutkan nama dan jabatannya di Kemenbudpar.

Sementara itu Ki Joon telah tiba di bandara dan dikerubuti wartawan.  

Selanjutnya : Episode 14

Artikel terkait:

3 comments :

  1. thank's mbak dee,walaupun ltm dah tamat saya msh suka baca sinopsis dari mbak dee.Walaupun banyak yang pro dan kontra drama ini tapi tidak tau mengapa saya sangat menyukai drama ini,mungkin karena chemistry antara KJW dan YEH,benar2 drama percintaan yang sempurnah menurut pendapat aku,tapi soal cerita ya memang minim konflik.ya saya sama dengan pendapat mbak dee karakter sanghee hanya di awal cerita menonjol,drama ini ceritanya seakan2 terburu2,coba ya klo ep lebih panjang dan lebih banyak konflik mungkin lebih seru..

    ReplyDelete
  2. aish! iya ya, (baru sadar) sama-sama pergi tuh para lelaki.. T.T
    kesian yang ditinggalin hiks-
    same with u mbak dee..
    poor sang hee kalo cuma dijadiin pelengkap kesedihan,
    padahal karakternya keren-
    eh mbak, nuat ngevote keajaiban dunia itu harus reg dulu ya?

    ReplyDelete
  3. @dhea rey:mungkin karena dramanya emang keburu-buru juga, jadi scriptnya nanggung. http://kutudrama.blogspot.com/2011/04/lie-to-me-drama-in-rush.html Bener-bener untung ada YEH dan KJH. Chemistry YEH tuh bagus banget sama tiap male lead di dramanya dia. Jadi penasaran gimana kalao YEH dipasangin ama Lee Min Ho yang juga punya chemistry keren dengan tiap female lead-nya. kekeke..ngarep.com
    @dira : iya dira. Harus register dulu. Gampang kok. Cuman ngeklik 7 daerah, dan daftarin nama dan email, terus klik konfirmasi email.Kita sudah nyumbangin satu suara. Kalo mau daerah kita naik posisi, kita cari 6 daerah lain yang posisinya turun. Ayo, vote! vote! vote! :)

    ReplyDelete